Articles
Resiliensi Buruh Yang Ter-PHK Akibat Pandemi Covid-19
Suci Fitriani;
Eny Purwandari
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 19, No 1 (2022): Socia: Jurnal Ilmi-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/socia.v19i1.38692
Resiliensi berperan penting dalam kehidupan sebagai solusi bagi individu yang sedang mengalami kesulitan, tekanan, ataupun trauma dalam hidup. Resiliensi merupakan proses menyesuaikan diri secara baik dalam menghadapi suatu kondisi yang sulit seperti Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap tenaga kerja akibat Pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan tentang resiliensi buruh yang ter-PHK akibat bencana pandemi covid-19. Informan penelitian ini terdiri dari 5 orang dengan kriteria tenaga kerja yang terkena PHK akibat covid-19 dan sudah berkeluarga. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, serta analisis data secara deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, tenaga kerja yang terkena PHK mampu bangkit dari keadaan yang sulit dan perasaan sedih mereka. Mereka mampu menghadapi masalah dengan tenang, sabar, serta tetap produktif dengan melakukan suatu usaha untuk menghasilkan uang. Faktor resiko, faktor protektif, dan karakteristik individu yang kuat berpengaruh dalam pembentukan resiliensi masing-masing subjek. Kelima subjek juga dapat mengambil hikmah dari musibah yang menimpa, serta memiliki harapan hidup yang lebih baik untuk kedepannya
POLA TRANSMISI NILAI TOLERANSI Pendekatan Ekologi Perkembangan Manusia pada Masyaraat Kota Singkawang
Depy Eka Rachmawati;
Dwi Arsinta Kusumawati;
Tri Khasanah;
Eny Purwandari
TOLERANSI: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama Vol 14, No 1 (2022): JANUARI - JUNI
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/trs.v14i1.18233
Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki tingkat kemajemukan yang sangat tinggi. Hal ini menjadi kekayaan sekaligus tantangan bagi bangsa ini untuk menjaga harmonisasi dalam kehidupan bermasyarakatnya. Meski demikian, kasus intoleransi masih terus terjadi di Indonesia hingga saat ini. Maka dari itu, menjadi urgensi untuk mengkaji pola transmisi nilai toleransi pada masyarakat multi-religi dan multi-etnik. Pengumpulan data pada riset ini dilakukan di Kota Singkawang, sebagai representasi wilayah yang juga memiliki kemajemukan tinggi dalam hal agama dan etnik. Selain itu Kota Singkawang juga sebagai kota tertoleran kedua di Indonesia tahun 2020 versi SETARA Institute. Riset ini bertujuan untuk mengeskplorasi pola transmisi nilai toleransi pada masyarakat multi-religi dan multi-etnik di Kota Singkawang. Riset ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data, dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD), wawancara dan jurnal harian. Temuan dalam riset ini ialah pola transmisi nilai toleransi yang dibangun dalam empat lapisan lingkungan pada sistem kehidupan individu, yaitu lingkungan keluarga, lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat dan lingkungan pemerintah & LSM
Membangun Kepercayaan Diri Remaja Melalui Pelatihan Public Speaking Guna Menghadapi Era Industri 4.0
Tri Mashudi;
Rina Mariana Hesti;
Eny Purwandari
Abdi Psikonomi Vol 1, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (883.175 KB)
|
DOI: 10.23917/psikonomi.v1i2.214
Komunikasi merupakan kebutuhan bagi manusia. Kemampuan komunikasi bersifat fitrah dan naluriah. Keterampilan berkomunikasi juga harus dimiliki siswa abad 21 yang harus memiliki keterampilan 4C. Tantangan dalam public speaking adalah mampu mengendalikan rasa takut dan menyampaikan informasi dengan percaya diri, mampu menyusun topik, materi dan gagasan, serta membuat pendengar mengingat dan melakukan perubahan atas gagasan yang diterimanya. Bakat, lingkungan dan latihan merupakan faktor yang membentuk public speaking yang baik. Program pelatihan public speaking yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara di muka umum dan kepercayaan diri. Pelatihan public speaking juga menjadikan individu berpikir terbuka, kritis, dan berempati pada lingkungan sekitarnya. Setelah pelatihan para siswa meningkat rasa percaya diri, motivasi dan antusiasnya. Hal ini dikarenakan manfaat yang diperoleh bisa menunjang keterampilan akademik, organisasi dan juga menunjang karir mereka di masa depan.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PSYCHOLOGICAL CONCEPTS OF LEARNING IN HANDLING SPEAKING DELAY IN EARLY CHILDREN
Faruq Faruq;
Nureyzwan Sabani;
Agus Sukarno;
Eny Purwandari
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 23, No 1: Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/humaniora.v23i1.19126
Language learning for early childhood is directed at the ability to communicate, both orally and in writing. However, in reality there are still early childhood who have speech delays. The purpose of this review article is to review various journal articles regarding the handling of speech delay in early childhood. The method used is a literature review method with reference sources obtained from the Publish or Perish 7 program and Google Scholar. The criteria for articles used as references are journals published during 2015-2021 and full text can be accessed. The results of the selected article review stated that the teacher's efforts in handling speech delays in early childhood were the teacher doing classroom management, applying modeling methods, correcting word errors, inviting children to tell stories and using body movements, and selecting appropriate and interactive learning methods. Parents' efforts in handling speech delays in children are by increasing parents' knowledge about the concept of speech delay and having good storytelling skills, parents must know 10 signs of a child experiencing speech delay. Handling speech delay in children requires collaboration between schools, parents and the environment to help improve communication between children and their environment.
PELATIHAN KARIR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGAMBILAN KUPUTUSAN KARIR SISWA
Faruq Faruq;
Muhammad Fahmi Aziz;
Laksmy Dewi Sukmakarti;
Siti Rahmawati;
Eny Purwandari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.2008
Perencanaan karir sangat dibutuhkan bagi siswa SMA untuk membantu dalam memilih jenis studi lanjut dan pemilihan rencana kerja, akan tetapi masih banyak siswa yang bingung akan karir apa yang akan dijalani di kemudian hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini memiliki tujuan sebagai upaya meningkatkan pengambilan keputusan karir siswa, dengan menggunakan metode pelatihan dengan kombinasi dari metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab serta adanya evaluasi program secara online diakhir sesi. Mitra kegitan PKM ini adalah siswa SMA Negeri 1 Plaosan Magetan dan SMA Negeri 3 Magetan yang belum memiliki gambaran karir, belum menentukan pilihan karir dan karir siswa masih diatur oleh orang tua/keluarga. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKM ini adalah terjadi peningkatan pengambilan keputusan karir peserta PKM melalui pelatihan karir yang diberikan berdasarkan nilai rata-rata pada pengukuran awal adalah 63.38 dan nilai rata-rata pengukuran akhir 88.00 dan adanya perubahan pengambilan keputusan karir yang akan di jalankan peserta di kemudian hari. Dengan demikian pelatihan ini efektif untuk meningkatkan keputusan karir siswa dan berkontribusi untuk ranah pendidikan, khususnya pendidikan tingkat SMA untuk mempersiapkan karir siswa pasca lulus sekolah
Self-efficacy, academic motivation, self-regulated learning and academic achievement
Mehmed Alafgani;
Eny Purwandari
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling Volume 5 Number 2 December 2019
Publisher : Program Studi bimbingan Konseling PPs UNM Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (110.39 KB)
|
DOI: 10.26858/jppk.v5i2.10930
This study aims to empirically prove that the relationship between self-efficacy, academic motivation, self-regulated learning and academic achievement. In addition, empirically proved the mediating role of self-regulated learning on self-efficacy, academic motivation and student achievement. This study used quantitative expansive method. The sample of this study was 246 students of an Islamic senior high school recruited using census technique; thus, the entire population was used as the sample of the study. Data were collected using a questionnaire and were analyzed using Structural Equation Model (SEM). The results empirically show that there is a relationship between self-efficacy, academic motivation, self-regulated learning and academic achievement. However, there is no relationship between self-regulated learning and academic achievement.
Waktu Luang Remaja: Kajian Fenomenologis
Eny Purwandari;
Rini Lestari;
Usmi Karyani;
Setia Asyanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (538.178 KB)
Kegiatan dan aktifitas rutin yang dilakukan seseorang seakan mengarah pada kegiatan yang mekanis. Oleh karena itu banyak orang berharap mempunyai waktu luang dengan harapan sebagai release time, free time. Waktu luang menjadi berharga bagi seseorang, termasuk pada remaja. Usia dengan ciri utama pencarian identitas diri. Fenomena waktu luang remaja menjadi kajian yang penting untuk diketahui. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologis. Sebanyak 2004 orang usia remaja awal terlibat di dalam pengisian angket terbuka. Data dianalisis secara konten dengan pemberian koding. Hasil menunjukkan bahwa waktu luang remaja didominasi oleh bentuk kegiatan kesenangan yang cenderung tidak produktif (35,9%). Namun kegiatan olah raga cukup menjadi pilihan remaja dalam mengisi waktu luang (29,2%), menyusul kegiatan kesenangan yang produktif. Kegiatan ekstrakurikuler sekolah sama sekali tidak menjadi pengisi waktu luang, termasuk kegiatan kemasyarakatan, keagamaan, dan seni. Berdasarkan fenomena ini akan menjadi rekomendasi yang bisa ditindaklanjuti baik oleh pemegang kebijakan, sekolah, keluarga, maupun kelompok-kelompok komunitas yang anggotanya didominasi remaja.
PENGARUH COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY PADA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR ANAK TUNA LARAS
Maharso Adhi Nugroho;
Eny Purwandari
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 7, No 02 (2022): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35720/tscners.v7i02.362
Latar Belakang; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Cognitive Behavioral Therapy terhadap peningkatan motivasi belajar anak tuna laras SLB E Bhina Putera Banjarsari Surakarta.Metode; Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental yang akan mengungkap bagaimana pengaruh intervensi okupasi terapi menggunakan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) pada peningkatan motivasi belajar anak tuna laras. Hasil; Penelitian ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar anak tuna laras baik dalam skor maupun kategori menurut angket motivasi ARCS setelah pemberian intervensi CBT. Rata-rata sebelum pemberian intervensi adalah 2.78 atau dalam kategori motivasi “cukup baik” dan setelah pemberian intervensi menjadi 3.69 atau dalam kategori “baik”.Kesimpulan; Berdasarkan analisa data penelitian diperoleh hasil bahwa ada pengaruh Cognitive Behavioral Therapy pada peningkatan motivasi belajar anak tuna laras.
Training on religious coping strategies for educators in the face of the Covid-19 pandemic
Eny Purwandari;
Ajeng Nova Dumpratiwi;
Daliman Daliman;
Faruq Faruq;
Fitriana Dwi Hastuti;
Depy Eka Rachmawati
Community Empowerment Vol 7 No 8 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31603/ce.5537
Covid-19 has changed the learning system to be online-based which makes educators experience stress and fatigue. This condition is caused by low knowledge of technology, criticism from students' parents, a learning atmosphere that is not conducive, limited access to home visits, until students are infected with Covid-19. The purpose of the training on religious coping strategies is to improve understanding of the coping strategies of educators during Covid-19. The training on religious coping strategies was carried out online assisted by zoom meeting software by involving 37 educators at the junior high, high and vocational levels consisting of 15 men and 22 women in the Surakarta Residency area. Activities carried out by pre-test, psychoeducation of religious coping, post-test, and program evaluation. The results of community service activities show an increase in the understanding and awareness of educators in dealing with the Covid-19 pandemic. The learning process with religious coping strategies makes mentally tougher to face the pandemic.
Learning and Memory of Early Childhood Tahfiz Quran: A Systematic Review
Tarmilia Tarmilia;
Feby Fadjaritha;
Intan Wahyu Istiqomah;
Eny Purwandari;
Fonny Dameaty Hutagalung
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.1707
Some of Tahfiz houses which were built to teach memorising Quran have difficulty in choosing a method that is suitable for the psychological development of early childhood. This study aims to examine the method of memorising the Quran in terms of psychological theory. This study uses a qualitative systematic review method following PRISMA with stages: Identification; Screening; Eligibility; and Included. The three stages of reviewing journal articles are: searching for journal articles, mapping themes, and analysing based on inclusion criteria. The result is that there are two suitable methods for early childhood, namely Bayani based on the verbal mnemonic technique and Kaisa based on the mnemonic physical response. This finding is expected to be developed by further research and be useful for tahfiz houses teachers to choose the method of memorising the Quran for early childhood according to psychological development