Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Of Millennial Community

Strategi Komunitas Ruang Temu Dalam Menjangkau Peserta Diskusi Dengan Memanfaatkan Media Sosial Arsih, Chairunisa Della; Putra, Ari
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.64983

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi Komunitas Ruang Temu dalam menjangkau peserta diskusi di Kota Bengkulu melalui pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, sebagai sarana utama promosi dan komunikasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Instagram secara strategis melalui iklan digital, unggahan interaktif, dan fitur story memperluas jangkauan informasi, menarik peserta baru, serta mempertahankan keterlibatan peserta lama. Media sosial berfungsi tidak hanya sebagai alat penyebaran informasi, tetapi juga sebagai ruang interaksi dua arah yang memperkuat hubungan sosial di dalam komunitas. Selain promosi digital, keberhasilan komunitas didukung oleh kerja sama dengan ruang publik seperti kafe serta penyesuaian jadwal kegiatan agar inklusif bagi peserta dari luar kota. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi digital melalui media sosial berkontribusi penting terhadap perencanaan pendidikan nonformal, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas, memperkuat jejaring sosial, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam ruang diskusi berbasis komunitas.
Studi Tentang Persepsi Siswa terhadap Proses Pembelajaran Program Paket B di PKBM Mutiara Bintang dan SPNF-SKB Kota Bengkulu Rosadi, Dwi Parsha Putri; Putra, Ari; Gusti, Ririn
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.64985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap proses pembelajaran dalam program Paket B di PKBM Mutiara Bintang dan SPNF-SKB Kota Bengkulu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi naratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap dua siswa yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan aktif mereka dalam program. Analisis data dilakukan secara tematik dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi positif terhadap proses pembelajaran yang bersifat partisipatif, fleksibel, dan aplikatif. Persepsi positif ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kualitas tutor yang mampu memotivasi dan memfasilitasi kebutuhan belajar, metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, fleksibilitas waktu yang memungkinkan siswa menyesuaikan dengan aktivitas sehari-hari, ketersediaan fasilitas penunjang belajar, pembekalan keterampilan vokasional seperti kewirausahaan dan komputer yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Prinsip Andragogi dalam Pembelajaran Kesenian Kuda Lumping di Desa Pal Tiga Puluh Kecamatan Lais Kabupaten Bengkulu Utara Tina Febri Dwi Putri; Ari Putra; Citra Dwi Palenti
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.65029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap motivasi, pengalaman, dan orientasi pembelajaran warga belajar dewasa dalam kesenian kuda lumping di Sanggar Samudra Jaya, Desa Pal Tiga Puluh, Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi warga dipengaruhi oleh faktor internal seperti minat pribadi dan hobi, serta faktor eksternal seperti ajakan teman dan dukungan keluarga. Pengalaman belajar mencakup aspek ekonomi, sosial, dan pengembangan diri, di mana kegiatan kesenian menjadi sarana aktualisasi diri, pelestarian budaya, dan penguatan relasi sosial. Proses pembelajaran mengandung nilai karakter seperti disiplin, kerja sama, dan penghormatan terhadap tradisi, serta berbasis pada pengalaman dan pemecahan masalah. Warga belajar juga menunjukkan kesadaran kritis terhadap pentingnya pelestarian budaya dan memiliki konsep diri yang kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran seni tradisional berbasis budaya lokal mampu memperkuat identitas, membangun solidaritas komunitas, dan berkontribusi pada pelestarian warisan budaya daerah secara berkelanjutan.