Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN JENIS INFEKSI DENGAN DERAJAT KEPARAHAN PASIEN DBD DI RSUP SANGLAH DENPASAR TAHUN 2021 Milaviwanda, Luh Komang Ayu; Wande, I Nyoman; Putu Sutirta Yasa, I Wayan; Lestari, Anak Agung Wiradewi
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 4 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i04.P14

Abstract

DBD merupakan penyakit dengan kasus yang tinggi setiap tahunnya, termasuk di RSUP Sanglah Denpasar. Perawatan DBD masih bersifat suportif, sehinga perencanaan perawatan yang lebih dini tentunya akan memberikan prognosis yang lebih baik serta dapat mengurangi mortalitas. Penelitian ini dilakukan untuk meneliti hubungan jenis infeksi dengan derajat keparahan DBD di RSUP Sanglah agar dapat mengetahui prognosis pasien dan merencanakan perawatan lebih dini. Studi ini menggunakan desain cross-sectional dengan metode deskriptif untuk mengetahui prevalensi masing-masing jenis infeksi dan masing-masing derajat keparahan, serta metode analitik untuk mengetahui hubungan variabel jenis infeksi dengan variabel derajat keparahan. Sampel penelitian adalah pasien DBD yang dirawat di RSUP Sanglah pada periode Januari-Desember 2021 yang memiliki rekam medis lengkap dengan hasil tes darah dan tes serologi, pasien tidak mengkonsumsi obat-obatan imunosupresan, serta bukan merupakan pasien dengan immunocompromised. Dari 85 sampel, didapatkan prevalensi infeksi primer sebesar 18,8% dan infeksi sekunder sebesar 81,2%. Prevalensi derajat I sebesar 34,1%, derajat II sebesar 28,2%, derajat III sebesar 30,6%, dan derajat IV sebesar 7,1%. Didapatkan hubungan yang cukup bermakna antara jenis infeksi dengan derajat keparahan DBD. Infeksi sekunder ditemukan lebih banyak pada derajat ? II dengan nilai p adalah 0,001 dan 95% CI 1,6 – 4,4. Kata kunci : DBD, infeksi dengue, derajat keparahan.
HEMATOLOGICAL PROFILE OF HIV/AIDS PATIENTS AT UDAYANA UNIVERSITY HOSPITAL Prabasari, Pande Visca Gayatri; Wiradewi Lestari, Anak Agung; Wande, I Nyoman; Sutirta Yasa, I Wayan Putu
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 1 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i01.P12

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) is a virus that will enter the body and infect white blood cells (lymphocytes), causing human immunity to decrease. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) is the final stage that will appear after the HIV virus attacks the immune system, causing a variety symptoms. One of the complications that can be found in HIV / AIDS is hematological abnormalities such as anemia, thrombocytopenia, leukopenia and lymphopenia which can disrupt the quality of life of people with HIV / AIDS. The aims of this study to determine the hematological profile of people with HIV / AIDS such as the prevalence of anemia, thrombocytopenia, leukopenia, and lymphopenia. This study used a descriptive method with a cross-sectional approach involving 31 people. Data collection used medical records data at Udayana University Hospital. The results obtained from 31 people diagnosed with HIV/AIDS showed the majority were male at 71%, in the age group of 18-39 years at 45,1%, and in stage IV at 83,9%. Most HIV/AIDS patients experience a decrease in hemoglobin levels by 64.5%, a decrease in lymphocyte percentages by 54.8%, a normal platelet counts of 96.8%, and a normal leukocyte counts of 71%. It can be concluded that the prevalence of anemia is 64,5%, lymphopenia is 54.8%, thrombocytopenia is 3,2%, and leukopenia is 16.1% in people with HIV / AIDS.
Karakteristik Pasien Dengan Gigitan Ular Di RSUP Sanglah Bali Periode 2019-2020 pradnya wibawa, komang budhi; Mulyantari, Ni Kadek; Yasa, I Wayan Putu Sutirta
E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 8 (2022): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2022.V11.i8.P12

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki risiko gigitan ular yang cukup tinggi. Bisa ular yang mengandung berbagai macam enzim polipeptida serta protein yang bersifat hematotoksik dapat menyebabkan berbagai gejala mulai dari bengkak, kelumpuhan hingga kematian. Pemberian Anti Bisa Ular (ABU) memegang peranan penting dalam menurunkan angka mortalitas dari gigittan ular. Penting untuk mengetahui karakteristik dari kasus gigitan ular agar penanganan sesuai dapat segera diberikan. Tujuan : Studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pasien yang menjadi korban gigitan ular di RSUP Sanglah. Metode Studi ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dimana data hanya diambil pada satu waktu tertentu. Sampel yang dimasukkan dalam studi ini berupa pasien gigitan ular yang terdaftar di RSUP Sanglah selama periode penelitian. Pasien dengan data rekam medis yang tidak lengkap diekslusi dari studi ini. Hasil : Didaapatkan sebanyak total 50 pasien yang memenuhi kriteria inklusi penelitian.Usia beragam dari 5 tahun hingga 77 tahun dengan rerata 38.06 + 17.0 tahun. Sebagian besar pasien merupakan mahasiswa (32%) disusul oleh petani (26%) dan IRT (14%). Jenis kelamin yang mendominasi adalah lelaki dengan persentase 64%. Seluruh pasien mendapatkan tatalaksana berupa anti bisa ular, dan tidak ada yang memiliki komorbiditas. Sebanyak 74% kasus mendapatkan lokasi gigitan pada kaki. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa karakteristik pasien gigitan ular di RSUP Sanglah merupakan pasien dewasa, laki-laki, berprofesi sebagai mahasiswa, dan digigit pada bagian kaki. Seluruh pasien mendapatkan terapi ABU. Kata Kunci : Venom, Gigitan , Ular
EFEK PROTEKTIF BEKUL BALI (Ziziphus jujuba Mill.) TERHADAP SKOR KERUSAKAN PANKREAS DAN HISTOPATOLOGI PULAU LANGERHANS TIKUS TERINDUKSI DIET TINGGI LEMAK Tri Pramartha, I Nyoman; Sutirta Yasa, I Wayan Putu; Dharma Santhi, Desak Gde Diah; Wiradewi Lestari, Anak Agung
E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2022.V11.i06.P08

Abstract

Diet tinggi lemak merupakan faktor risiko sindrom metabolik yang dapat menimbulkan penyakit diabetes melitus tipe 2. Prevalensi diabetes terus meningkat dan merupakan penyebab utama dari 1,6 juta kematian global serta komplikasi diantaranya gagal ginjal, kebutaan, gagal jantung, hingga amputasi tungkai bawah. Tujuan penelitian ini menguji efek protektif buah bekul bali atau=Ziziphus jujuba Mill. (Zj) terhadap skor kerusakan pankreas dan histopatologi pulau Langerhans tikus yang diberikan diet tinggi lemak. Desain penelitian yang digunakan yaitu post-test dengan grup kontrol. Populasi dalam penelitian (n=25) tikus:Wistar jantan”(Rattus norvegicus).berumur 3-4 bulan dengan berat 180-200 g. Tikus secara acak dibagi kedalam lima kelompok yaitu: normal dengan diet standar (K-) dan diet tinggi lemak yang diberikan selama 56 hari dan perlakuan selama 14 hari berupa: plasebo (K+); ekstrak dosis 200 mg/kg Zj(rendah); ekstrak dosis 400 mg/kg Zj(sedang); ekstrak dosis 800 mg/kg Zj(tinggi). Data hasil pengamatan skor kerusakan pankreas kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan kelompok K+ memiliki skor kerusakan pankreas yang tinggi dan bermakna dibandingkan kelompok K- (p<0,01). Pada kelompok perlakuan, pemberian ekstrak dosis tinggi berhasil menunjukkan skor kerusakan pankreas paling rendah dan bermakna dibandingkan K+ (p<0,01). Sedangkan ekstrak dosis sedang dan rendah, meskipun menunjukkan skor yang lebih rendah dibandingkan K+, namun secara statistik tidak berbeda bermakna. Hal ini menunjukkan adanya efek terapi yang dose-dependent. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan ekstrak etanol bekul bali (Ziziphus jujuba Mill.) memiliki potensi untuk dapat dikembangkan sebagai obat terkait efek protektifnya. Kata Kunci: bekul bali (Ziziphus jujuba mill.), skor kerusakan pankreas, histopatologi pulau langerhans, diet tinggi lemak
GAMBARAN PROFIL LIPID DAN RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT PADA PASIEN SINDROM KORONER AKUT DI RSUP SANGLAH TAHUN 2021 Dharayani, Luh Anandita; Yasa, I Wayan Putu Sutirta; Lestari, Anak Agung Wiradewi; Wande, I Nyoman
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 5 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i05.P07

Abstract

Sindrom koroner akut (SKA) merupakan kumpulan gejala yang dikarenakan jantung mengalami penurunan volume aliran darah akibat plak aterosklerosis. Plak ini dapat dipengaruhi oleh profil lipid pada pasien SKA. Untuk mengetahui karakteristik, gambaran profil lipid dan rasio neutrofil limfosit pasien sindrom koroner akut, telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif cross-sectional. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di RSUP Sanglah Denpasar menggunakan rekam medis sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan 362 sampel dengan kesimpulan terbanyak jenis kelamin laki-laki. Kasus terbanyak terjadi pada pasien kelompok umur masa manula, yaitu >65 tahun, dengan diagnosa terbanyak pada STEMI. Berdasarkan profil lipid yaitu kolesterol total terbanyak kategori baik, LDL terbanyak kategori optimal, HDL terbanyak kategori rendah, dan trigliserida terbanyak kategori normal. Selanjutnya, rasio kolesterol total/HDL, rasio LDL/HDL, rasio trigliserida/HDL, dan rasio neutrofil limfosit termasuk kategori tinggi.
Hubungan Profil Lipid dengan Lama Rawatan dan Luaran Klinis Pasien Stroke Iskemik di RSUP Prof. Dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah Indrayani, Pande Kadek Putri Rahayu; Yasa, I Wayan Putu Sutirta; Lestari, Anak Agung Wiradewi; Wande, I Nyoman
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 07 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i07.P04

Abstract

Ischemic stroke is a neurological condition due to the blockage of cerebral arteries or veins, leading to disrupted blood flow and oxygen supply to the brain. One of the causes of ischemic stroke is abnormalities in lipid profile levels. This study aims to determine the correlation between lipid profiles with the length of stay and clinical outcomes in patients with ischemic stroke. This study is cross-sectional research using secondary data from ischemic stroke patients admitted to Prof. Dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah General Hospital between January 1, 2021, and January 31, 2023, who meet the inclusion and exclusion criteria. Out of 215 study subjects included in this research, 137 (63.7%) were male, and 78 were female. Additionally, 192 (89.3%) were aged ? 45 years, and 23 (10.7%) were <45 years. Spearman's analysis showed a weak negative correlation between the length of stay and total cholesterol levels (r = 0.174, p = 0.010), LDL (r = 0.152, p = 0.026), and HDL (r = 0.141, p = 0.039), but no significant correlation was found with triglyceride levels (r = 0.020, p = 0.767). The results of this study also indicated a correlation between clinical outcomes and total cholesterol (p = 0.029) and LDL (p = 0.039), but not with triglyceride levels (p = 0.090) and HDL (p = 0.115). However, further research with a cohort method is needed to establish a direct correlation between lipid profiles with length of stay and clinical outcomes in ischemic stroke patients. Keywords : Ischemic Stroke, Length of Stay, Outcome
HUBUNGAN MELEWATKAN SARAPAN TERHADAP KEJADIAN OVERWEIGHT DAN OBESITAS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Swari, Kadek Gyna Yadnya; Mulyantari, Ni Kadek; Yasa, I Wayan Putu Sutirta
E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 3 (2022): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2022.V11.i03.P18

Abstract

ABSTRAK Overweight dan obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi sorotan dunia bahkan di Indonesia sekalipun. Prevalensi overweight dan obesitas dari tahun ketahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan setiap tahunnya. Mahasiswa kedokteran termasuk ke dalam golongan dewasa muda. Mahasiswa kedokteran memiliki komitmen akademik dan non akademik yang dapat berpengaruh terhadap perubahan pola makan, khususnya melewatkan sarapan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan melewatkan sarapan terhadap kejadian overweight dan obesitas pada mahasiswa fakultas kedokteran universitas udayana. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlas sampel pada penelitian ini berjumlah 42 mahasiswa/i dengan Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Melewatkan sarapan diukur menggunakan kuesioner sedangkan indeks massa tubuh diukur dengan menggunakan alat pengukur timbangan badan dan tinggi badan. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji chi-square didapatkan nilai signifikan 0,004 < 0,05. Ini berarti terdapat hubungan melewatkan sarapan terhadap kejadian overweight dan obesitas pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Hasil penelitian ini diharapkan mahasiswa lebih memperhatikan sarapan pagi dan penelitian selanjutnya diharakan dapat memasukkan kategori food recall 24 hours. Kata Kunci: Sarapan, Overweight, Obesitas
Pengabdian kepada Masyarakat dalam Upaya Pemanfaatan Ubi Ungu untuk Kesehatan Hidup Sehari-hari Jawi, I Made; Sutirta Yasa, I Wayan Putu; Purnamasidhi, Cokorda Agung Wahyu; Pujawan, I Made Naris; Suardika, Anom; Tirtha Yasa, I Nyoman Wawan; Pratiwi, Cokorda Agung; Divasta, I G Mahapraja
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tentang umbi ubi jalar ungu memiliki khasiat terhadap kesehatan melalui tingginya kadar antioksidan, antikarsinogenik, dan antiinflamasi. Kandungan antosianin yang cukup tinggi menjadi kunci utamanya. Oleh karenanya, antioksidan yang terkandung di umbi ubi jalar ungu tersebut sangat bermanfaat mencegah penyakit degeneratif. Seiring berjalannya waktu, kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hidup sehat mulai meningkat. Solusi yang diterapkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah melalui program pengabdian terkait pemanfaatan ubi ungu untuk mencegah penyakit degeneratif pada lansia. Program ini menargetkan 60 masyarakat karang lansia di Desa Celuk, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan mereka terkait zat yang terkandung di dalam ubi ungu, cara pengolahan ubi ungu, dan manfaat kesehatan yang diperoleh dari ubi ungu. Metode pelaksanaan kegiatan ini dikemas menarik dengan hiburan, praktek pembuatan jus ubi ungu, sesi diskusi interaktif, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas program. Hasil dari program ini menunjukan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dan khasiat ubi ungu untuk kesehatan hidup sehari-hari, dengan rata-rata peningkatan yang didukung oleh hasil uji statistik. Dengan demikian, pengabdian kepada masyarakat dalam upaya pemanfaatan ubi ungu untuk kesehatan hidup sehari-hari dapat meningkatkan kesadaran masyarakat karang lansia terkait pentingnya menjaga kesehatan di usia tua. Diperlukan perluasan cakupan program pengabdian ini ke wilayah-wilayah lain dan mengintegrasikan evaluasi jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan kesadaran masyarakat dan perubahan perilaku yang diharapkan. Kata Kunci: Desa Celuk, Lansia, Pengabdian masyarakat, Ubi Ungu Abstract Community Service in an Effort to Utilise Purple Sweet Potato for Daily Living Health Research shows that purple sweet potato tubers have health benefits through high levels of antioxidants, anticarcinogenic, and anti-inflammatory substances. The high anthocyanin content is the main key. Therefore, the antioxidants contained in purple sweet potato tubers are very useful in preventing degenerative diseases. As time goes by, public awareness of the importance of healthy living begins to increase. The solution implemented to overcome this problem is through a community service program related to the use of purple sweet potatoes to prevent degenerative diseases in the elderly. This program targets 60 elderly communities in Celuk Village, with the aim of increasing their knowledge regarding the substances contained in purple sweet potatoes, how to process purple sweet potatoes, and the health benefits obtained from purple sweet potatoes. The method of implementing this activity is packaged attractively with entertainment, practice of making purple sweet potato juice, interactive discussion sessions, and evaluation through pre-test and post-test to measure the effectiveness of the program. The results of this program show a significant increase in public knowledge regarding the benefits and properties of purple sweet potatoes for daily health, with an average increase supported by statistical test results. Thus, community service in efforts to utilize purple sweet potatoes for daily health can increase awareness of the elderly community regarding the importance of maintaining health in old age. It is necessary to expand the scope of this service program to other areas and integrate long-term evaluation to ensure continued community awareness and expected behavioral changes. Keywords: Celuk Village, Elderly Population, Community Service, Purple Sweet Potato.
The Role of Sembung (Blumea balsamifera) Leaf Extract in Preventing Atherosclerosis in Hyperlipidemia Rat Models I Made Jawi; I Wayan Putu Sutirta Yasa; I Gede Widhiantara; Anak Agung Ngurah Subawa; Putu Angga Wiradana; Naw, Sin War
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol. 16 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v16i2.6673

Abstract

This study aims to prove that administering BBLE as a natural antioxidant can prevent atherosclerosis by maintaining lipid profiles, antioxidant enzymes, and netrin-1 levels in hyperlipidemia in rat models. The research subjects were 20 adult male Wistar rats (Rattus norvegicus), which were divided into 2 groups using a randomized pretest and posttest control group design. Before treatment and after treatment for 3 months, lipid profiles, MDA, SOD, and netrin-1  were examined. The control group was only given high-cholesterol diets (HCD), while the treatment, apart from HCD, was also given BBLE 4mg/day. The data obtained was tested using paired t-test and group t-test. The results of the study showed that there was a significant decrease in netrin-1 in the control group (p<0.05) after being given HCD for three months. In the treatment group, it also decreased but it was not significant (p>0.05). Netrin-1 levels in the treatment group were higher than the control (p<0.05). The lipid profile experienced a significant increase in HDL in the treatment group accompanied by a significant decrease in MDA and an increase in SOD (p<0.05) when compared with the control group. This study concludes that administering BBLE at a dose of 4 mg/day to rats given HCD caused an increase in netrin-1 levels accompanied by improvements in lipid profiles and prevention of oxidative stress. The findings of this study reveal the novelty of BBLE in treating and maintaining blood vessel function in mice given HCD by increasing netrin-1 levels.
Generalized Joint Hypermobility Associated with Shoulder Pain and Disability in Competitive Swimmers in Denpasar City Valari, Putu Kavita Krisnina; Puspa Negara, Anak Agung Gede Angga; Kamayoga, I Dewa Gede Alit; Sutirta Yasa, I Wayan Putu
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 3 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i03.p01

Abstract

Introduction: Generalized joint hypermobility conditions in competitive swimmers can be advantageous as they may enhance athletes' movement speed in the water but can also be a risk factor for shoulder pain. Hypermobility, coupled with repetitive movements, leads to an increased workload on supporting structures, such as muscles, ligaments, and tendons, without sufficient recovery time, thus damaging tissues. The accumulation of loading and tissue damage leads to shoulder pain and disability. This study aims to determine the relationship between Generalized Joint Hypermobility and shoulder pain and disability in competitive swimmers in Denpasar City. Method: This study is an observational analytical study with a cross-sectional approach. The sampling technique used purposive sampling. The sample size obtained from this study was 54 individuals. The joint hypermobility condition was measured using the Beighton score. The Shoulder Pain and Disability Index (SPADI) questionnaire assessed shoulder pain and disability complaints. Results: Based on non-parametric Spearman's rho analysis, the correlation coefficient between Generalized Joint Hypermobility and shoulder pain and disability was obtained at r = 0.686 and r = 0.657, respectively, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). Conclusion: This study concludes a significant correlation between generalized joint hypermobility, shoulder pain, and disability in competitive swimmers in Denpasar City. Keywords: generalized joint hypermobility, shoulder pain, shoulder disability, competitive swimmers
Co-Authors Adhitya, Putu Gde Surya Agung Nova Mahendra Agung Wiwiek Indrayani Airin Que Ali Djamhuri Amaral, Meriana Barreto Anak Agung Gede Sudewa Djelantik Anak Agung Ngurah Subawa Anak Agung Wiradewi Lestari Anak Agung Wiradewi Lestari, Anak Agung Anom Suardika Astini, Dewa Ayu Agung Alit Suka Bagus Komang Satriyasa Bastianus Alfian Juatmadja Benny Supono Calvin Jonathan Cokorda Agung Wahyu Purnamasidhi Cokorda Istri Dewiyani Pemayun D.P.G. Jananuraga Maharddhika Desak Gde Diah Dharma Santhi Dewa Ayu Putu Rasmika Dewi Dewi, Ni Kadek Ari Kusuma Dharayani, Luh Anandita Dharma Santhi, Desak Gde Diah Dina Sophia Margina Divasta, I G Mahapraja Fatqur Rochman Feliciano Pinto, Feliciano Ferbian Milas Siswanto Gde Ary Putra Kamajaya Gede Agus Eka Tirta Putra Gede Agus Suwiryawan Gusti Ngurah Sutapa Hamsu Kadriyan Haneetha Yogarajah I A Putri Wirawati I Dewa Made Sukrama I Gde Raka Widiana I Gde Suranaya Pandit I Gede Juliarta I Gede Widhiantara I Gst Agung Dwi Mahasurya I Gusti Agung Dyah Ambarawati I Gusti Agung Ngurah Radhitya Wijaya Radhitya Wijaya I Gusti Kamasan Arijana I Gusti Made Aman I Kadek Arya Candra I Kadek Septiawan I Ketut Agus Somia I Ketut Suastika I Ketut Suwiyoga I Made Ady Wirawan I Made Bagus Cahya Wibawa I Made Bakta I Made Dwikayana I Made Jawi I Made Oka Adi Parwata I Made Sudarmaja I Made Tomik Nurya Wardana I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Nyoman Wande I Nyoman Wande I W. Sudarsa I Wayan Gede Artawan Eka Putra I Wayan Rosiana I Wayan Sumardika I Wayan Wita I. B. T. Wibawa Manuaba, I. B. T. Wibawa I. B. Tjakra Wibawa Manuaba I. K. Widiana, I. K. I.A.A. Widhiartini I.B.GDE ANANTA MAHESVARA IBN Dwipayana Manuaba Ida Ayu Kemala Wasita Manuaba Ida Bagus Made Suryatika Ida Bagus Ngurah Ida Bagus Putra Manuaba Ida Bagus Verry Kusumaningrat Ida Bagus Wayan Kardika Ida Kurniawati, Ida IGA Ayu Ratih Pradnyadewi Ignatius Ferdi Yuatmadja Indah Pramita Indradewa, Rhian Indrayani, Pande Kadek Putri Rahayu Intan Astariani Kamayoga, I Dewa Gede Alit Karta Sawenda Ketut Siki Kawiyana Ketut Suega Ketut Suryana Ketut Tuti Parwati Merati Ketut Widyani Astuti Lesmana, Cokorda Agung Bagus Jaya Lesmana, I Wayan Lolik Luh Putu Sukma Diyanti Made Ayu Widyaningsih Made Dyah Khrisnadewi MADE RATNA SARASWATI . Melania Antonia Barreto Cerqueira Michael Christian Widjaja Milaviwanda, Luh Komang Ayu N. K. Niti Susila, N. K. Naw, Sin War Ni Gusti Ayu Putu Lestari Santika Dewi Ni Kadek Mulyantari Ni Kadek Nita Utami Ni Ketut Susilawati Ni Ketut Susilawati Ni Luh Candra Mas Ayuni Ni Luh Wayan Pani Ambarasari Ni Made Dharma Laksmi Ni Made Linawati Ni Nyoman Mahartini Ni Nyoman Mahartini Ni Nyoman Mahartini Ni Putu Oktaviani Rinika Pranitasari Ni Putu Widya Nandasari Ni Wayan Ari Anindita Sari Ocktaviana Saputri, Legis Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Pande Komang Gede Bayu Wikrama Permatasari, Anak Agung Ayu Putri Poniman, S. Prabasari, Pande Visca Gayatri pradnya wibawa, komang budhi Pratiwi, Cokorda Agung Pujawan, I Made Naris Purnamawati, Susy Puspa Negara, Anak Agung Gede Angga Putu Angga Wiradana Putu Astawa Putu Budhiastra Putu Diani Wirayanti Raka-Sudewi A. A. Romdhoni, Achmad Chusnu Rudi Wisaksana S. Herawati, S. Sagung Novita Widyaningrat Saisnu Supta, I Wayan Santosa, I Gusti Ngurah Putra Eka Sianny Herawati Sri Maliawan Sri Wahyuni Susy Purnawati Swari, Kadek Gyna Yadnya Thaha .. Tirtha Yasa, I Nyoman Wawan Tjokorda Gde Agung Suwardewa Tjokorda Gede Oka Tri Pramartha, I Nyoman Valari, Putu Kavita Krisnina Wayan Suardana Widiyanti, I Gusti Ayu Wijaya Kusuma Yayang Christian Yenny Kandarini