Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Citra Diri dengan Kepercayaan Diri Remaja Putri di SMP Negeri 1 Kota Jambi Sonia Tian Suhartini; Akmal Sutja; Fellicia Ayu Sekonda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar fenomena lapangan yang menunjukkan bahwa terdapat remaja putri yang tidak percaya diri dengan penampilan yang dimiliki. Remaja putri tersebut merasa bahwa dirinya kurang menarik karena memiliki masalah seperti berat badan berlebih atau masalah wajah seperti jerawat yang berlebihan. Hal ini dikhawatirkan berdampak pada kegiatan belajar yang diikuti oleh remaja putri menjadi kurang efektif karena kurangnya kepercayaan diri mengakibatkan remaja putri menjadi lebih pasif dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan antara perhatian orang tua dengan perilaku agresif pada siswa. Penelitian ini tergolong penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif, dengan sampel sebanyak 92 orang siswi (remaja putri) yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik persentase dan korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis membuktikan bahwa citra diri siswi (remaja putri) berada pada tingkat yang tinggi dengan persentase sebesar 67,7% dan kepercayaan diri siswi (remaja putri) berada pada tingkat yang tinggi dengan nilai persentase sebesar 63,5%. Pengujian hipotesis membuktikan bahwa terdapat hubungan yang positif dan berarti antara citra diri dengan kepercayaan diri pada siswi (remaja putri) di SMP Negeri 1 Kota Jambi. Dengan hasil tersebut maka hipotesis awal yang diajukan diterima dan menolak hipotesis lainnya. Hasil penelitian ini memberikan implikasi terhadap bimbingan dan konseling untuk lebih optimal dalam memfasilitasi perkembangan diri siswa (remaja putri). Salah satu bantuan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dapat dilakukan melalui pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Hal ini karena bimbingan kelompok merupakan proses pemberian bantuan yang diberikan pada individu dalam situasi kelompok; ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah pada siswa dan mengembangkan potensi siswa. Proses pemberian bantuan ini dapat difokuskan pada penyampaian informasi yang tepat seperti pemahaman pribadi, penyesuaian diri, dan masalah hubungan antar pribadi. Informasi diberikan terutama dengan tujuan untuk memperbaiki dan mengembangkan pemahaman diri individu dan pemahaman terhadap orang lain.
Hubungan Body Image Dengan Kepercayaan Diri Remaja Putri Pada Kelas X SMAN 11 Kota Jambi Citra Annisa; Akmal Sutja; Siti Amanah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3053

Abstract

Body Image merupakan konsep yang memiliki berbagai macam dimensi. Dimensi tersebut ditunjukan dengan bagaimana individu merasakan, berpikir, berperilaku berdasarkan pengalaman psikologis seperti bagaimana penilaian individu terhadap penampilan fisiknya. Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang berupa keyakinan atau kemampuan diri seseorang sehingga tidak terpengaruh oleh orang lain dan dapat bertindak sesuai kehendak, gembira, optimis, cukup toleran, dan bertanggung jawab. Kepercayaan diri tumbuh dari kesadaran individu bahwa individu tersebut mempunyai kemauan yang kuat untuk melakukan segala sesuatu sehingga dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jumlah populasi sebanyak 109 orang siswi dengan menggunakan teknik simple random sampling. Berdasarkan perhitungan menggunakan uji korelasi, hasil yang didapatkan adalah hubungan memadai dengan tingkat korelasi kategori sedang sebesar 0,515%. Artinya semakin tinggi body image maka semakin tinggi pula kepercayaan diri remaja putri.
Studi Kasus Pernikahan Wanita Usia Dini Di Desa Adipura Kencana Kecamatan Bahar Selatan Kabupaten Muaro Jambi Ega Elsa Febrinda; Akmal Sutja; Hera Wahyuni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3060

Abstract

Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh seseorang yang berusia remaja atau dibawah usia yang telah ditentukan oleh undang-undang perkawinan No. 16 tahun 2019 yang menjelaskan tentang usia seseorang yang dapat melakukan pernikahan yaitu laki-laki yang berusia 19 tahun dan perempuan yang berusia 19 tahun. Meskipun pemerintah telah menetapkan usia ideal menikah untuk perempuan. Kenyataannya masih banyak remaja perempuan yang menikah pada usia di bawah 19 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menidentifikasi faktor penyebab wanita melakukan pernikahan dini di Desa Adipura Kencana Kecamatan Bahar Selatan Kabupaten Muaro Jambi. Untuk mengetahui permasalahan yang menyeluruh dan lebih mendalam, dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif berupa studi kasus. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa faktor utama yang menyebabkan pernikahan dini di Desa Adipura Kencana adalah karena kemauan dari diri sendiri, faktor ekonomi, dan faktor pendidikan.
Pengaruh Kemandirian Belajar terhadap Keberhasilan Belajar Siswa di SMA Negeri 2 Batanghari Beta Aditya Yolanda; Akmal Sutja; Hera Wahyuni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk bertujuan untuk mendorong seseorang agar mampu lebih unggul dalam hal mengembangkan potensi diri dan meraih keberhasilan dalam belajar. Penelitian ini dibatasi pada tanggung jawab siswa dalam mempersiapkan materi yang akan dipelajari serta pencapaian/nilai ketuntasan siswa pada setiap mata pelajaran. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kemandirian belajar terhadap keberhasilan belajar siswa di SMA Negeri 2 Batanghari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dengan sampel penelitian sebanyak 125 siswa ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan leger nilai dan angket. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara variabel X dan variabel Y yang ditafsirkan rendah tapi pasti dengan determinasi berada pada angka 0.084 atau 8,4%. Dalam hal ini kemandirian belajar mempengaruhi keberhasilan belajar siswa sehingga kemandirian belajar sangat diperlukan dalam proses pendidikan, agar mampu mencapai tujuan pembelajaran yang membuat siswa menjadi lebih aktif dalam mengembangkan potensinya sehingga mampu mencapai keberhasilan belajar sesuai dengan apa yang dia inginkan.
Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Agresif Siswa di SMPN 20 Batanghari Asdi Kurniawan; Akmal Sutja; Freddi Sarman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3264

Abstract

Belrdasarkan felnolmelna yang ditelmukan ollelh pelnelliti di SMPN 20 Batanghari, mellalui wawancara delngan guru BK (Bimingan dan Kolnselling) pada hari selnin tanggal 6 Delselmbelr 2021, pelnelliti melndapatkan infolrmasi bahwa telrdapat siswa yang melnunjukkan pelrilaku agrelsif di lingkungan selkollah. Pelrilaku agrelsif ini ditunjukkan delngan adanya siswa yang selcara belrgantian masuk kel ruang guru BK karelna mellakukan pelrilaku agrelsif selpelrti keltahuan belrkata kasar, mellakukan kelkelrasan kelpada telman ataupun adik kellas. Sellain itu ada juga siswa yang keltahuan belrkellahi karelna saling melngeljelk antar satu sama lain, melrusak fasilitas selkollah dan adu mulut. Maka dari itu tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang relevan antara kontrol diri dan perilaku agresif yang terjadi di sekolah tersebut. Penelitian ini membahas tentang kontrol diri siswa dan perilaku agresif pada siswa. Yang mana perilaku agresif disini lebih berfokus pada perilaku agresif dalam bentuk verbal. Schnelidelrs dalam (Syamaun, 2019), melnyatakan bahwa pelrilaku agrelsif dapat belrsifat velrbal dan dapat pula belrsifat noln-velrbal. Agrelsif velrbal dapat belrupa melnghina, melmaki, marah, dan melngumpat. Sedangkann kontrol diri merupakan kelmampuan individu untuk melnahan kelinginan atau dolrolngan selsaat yang belrtelntangan delngan tingkah laku yang tidak selsuai delngan nolrma solsial. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jumlah populasi sebanyak 218 orang siswa. Penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Tingkat signfikasi atau taraf kesalahan yang ditentukan oleh peneliti sebesar 0,05 sehingga didapatlah sampel sebanyak 141 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket. Deskripsi data dilakukan dengan mengunakan KIN (Kontinum Interval Normatif), dan selanjutnya menggunakan uji normalitas, uji linieritas, uji hipotesis, dan uji korelasi dengan bantuan SPSS 20 untuk menganalisis data. Pada aspek hubungan kontrol diri dengan perilaku agresif siswa, terdapat hubungan yang signifikan antar keduanya sebesar 0,567% yang mana hubungan keduanya berada pada kriteria sedang (hubungan memadai) dan dari hasil R hitung menunjukan angka negative yang berarti hubungan antara kontrol diri dengan perilaku agresif bersifat berlawanan arah yang artinya jika kontrol diri meningkat maka perilaku agresif akan menurun dan jika kontrol diri menurun maka perilaku agresif meningkat.
Identifikasi Perencanaan Karir Siswa Kelas XI SMA Negeri 10 Muaro Jambi Destia Srihaniza; Akmal Sutja; Fellicia Ayu Sekonda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3266

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasakan fenomena lapangan yang menunjukan beberapa siswa yang merasa ragu dalam memilih pendidikan lanjutan, belum yakin dengan cita-cita yang dimiliki , belum mampu memilih peminatan dan kair yang sesuai potensi diri, memilih pendidikan lanjutan dan karir karena ikut-ikutan teman sebaya, memilih pendidikan dan karir berdasarkan minat orangtua dan kurangnya informasi siswa mengenai perencaan karir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perencanaan karir siswa kelas XI di SMA Negeri 10 Muaro Jambi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriftif. Jumlah sampel adalah 162 orang siswa. Pada penelitian ini teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik random sampling. Alat pengumpul data pada penelitian ini berupa wawancara dan angket. Hasil penelitian pada indikator penilaian diri diperoleh skor 81% dengan kategori tinggi. Pada indikator menelaah dan eksplorasi jabatan diperoleh skor 80% dengan kategori tinggi. Pada indikator menyusun jadwal kegiatan diperoleh skor 84% dengan kategori tinggi. Pada indikator Mengantisipasi masalah yang mungkin timbul diperoleh skor 79% dengan kategori sedang. Pada indikator Meninjau rencana dan kemampuan dengan besarnya nilai persentase rata-rata yang diperoleh adalah 72% dengan kategori sedang. Simpulan penelitian identifikasi perencanaan karir siswa kelas XI SMA Negeri 10 Muaro Jambi berada pada kategori tinggi dengan perolehan skor sebesar 80%. Hasil penelitian ini memberikan implikasi terhadap bimbingan dan konseling untuk lebih optimal membantu siswa dalam mengembangkan informasi karir dan perencanaan karir siswa maupun potensi lainnya yang akan membentuk generasi yang cerdas sehingga ketika lulus siswa sudah memiliki perencanaan karir akan minat dirinya yang akan digunakan untuk jenjang karir yang diputuskan.
Pengaruh Interaksi Teman Sebaya terhadap Kepercayaan Diri Siswa di Mts N 2 Kota jambi Putri Andriyani; Akmal Sutja; Freddi Sarman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3370

Abstract

Peserta didik sangat membutuhkan orang lain, terutama interaksinya dengan teman sebaya. Dalam kegiatan pembelajaran terdapat proses interaksi antar teman sebaya yang dapat membentuk kepercayaan diri siswa. Apabila siswa memiliki hubungan yang kurang baik dengan teman sebayanya maka akan berpengaruh terhadap kepercayaan dirinya. Kemudian akan berdampak pula proses pembelajarannya disekolah, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur seberapa besar keberhasilan dan pengaruh yang signifikan interaksi teman sebaya terhadap kepercayaan diri siswa disekolah dan diharapkan adanya pengaruh yang signifikan pada interaksi teman sebaya terhadap kepercayaan diri siswa di MTSN 2 Kota Jambi. Subjek penelitian ini siswa MTSN 2 Kota Jambi dengan populasi 387 siswa dan dijadikan sampel sebanyak 80 siswa. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan ex post facto, penelitian yang dilakukan setelah kejadian atau penelitian yang dilakukan untuk meneliti peristiwa yang sudah pernah terjadi kemudian untuk mencari tahu factor penyebab dari factor yang diteliti. Teknik penarikan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling yaitu pengambilan sampel secara acak. Alat pengumpulan data pada penelitian ini yaitu berupa wawancara, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa suku tesis pertanyaan pada BAB I telah terjawab yaitu adanya pengaruh yang signifikan antara interaksi teman sebaya terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII MTS N 2 Kota Jambi dengan nilai signifikan 0,04 < 0,05 yang dimaknai bahwa variable interaksi teman sebaya (X) terbukti memiliki pengaruh besar 17,3% terhadap variable kepercayaan diri siswa (Y) dimaknai sangat tinggi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan informasi bagi penelitan berikutnya
Studi Kasus Pola Asuh Orangtua Tunggal Terhadap Rasa Percaya Diri Remaja di Desa Simpang Sungai Duren Kabupaten Muaro Jambi Kurnia Mutiara Indah; Akmal Sutja; Siti Amanah
Jurnal Paramaedutama Vol 1 No 1 (2023): Paramaedutama
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai perilaku yang akan terjadi sebagai dampak dari salahnya pola asuh  orang tua  pada usia remaja yaitu anak menjadi nakal, bersuara keras tidak pada tempatnya, melawan orang tua, suka menghindar dari sosial dan kurangnya percaya diri. Pola pengasuhan tersebut tentunya sangat berpengaruh terhadap rasa percaya diri anak. Pola pengasuhan yang salah tentunya dapat membuat anak tidak memiliki rasa percaya diri yang baik. Banyaknya kasus ini membuat peneliti ingin melihat lebih jauh  mengenai pola asuh orang tua tunggal terhadap rasa percaya diri remaja.penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pola asuh orang tua tunggal terhadap remaja yang memiiki rasa percayadiri yang rendah di Desa Simpang Sungai Duren Kec. Jambi Luar Kota Kab. Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang dan informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang. Dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai alat pengumpul data serta triangulasi data sebagai teknik analisis data dalam penelitian ini.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diberikan oleh kedua orang tua tunggal partisipan saat ini adalah pola asuh demokratis. Meski tak seluruh dari pola asuh tersebut sama antara partisipan 1 dan partisipan 2 hasil analisis data menunjukkan bahwa pola asuh yang digunakan keduanya bersifat demokratis. Hasil penelitian pun juga menujukkan bahwa saat ini remaja memiliki rasa percaya diri yang rendah. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh tersebut tidak berpengaruh buruk terhadap rasa percaya diri remaja dikarenakan pola asuh yang diberikan tidak jauh berbeda dari pola asuh sebelumnya dan hal yang membuat mereka tidak percaya diri adalah kehilangan peran orang tua mereka yang sudah tiada.
Pengaruh Pemberian Layanan Informasi Sebagai Pencegahan Terhadap Perilaku Pelecehan Seksual pada Anak Usia Sekolah di Sekolah Menengah Pertama Negeri 12 Kota Jambi Ayu Arimbi; Akmal Sutja; Freddi Sarman
Jurnal Paramaedutama Vol 1 No 1 (2023): Paramaedutama
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai Kasus pelecehan seksual pada anak menjadi masalah yang meningkat tiap tahunnya, bahkan muncul jenis kasus baru dimana anak menjadi pelaku pelecehan seksual terhadap anak lainnya. Salah satu faktor sukarnya penuntasan masalah ini ialah sulit mendeteksi terjadinya pelecehan seksual karena anak sebagai korban juga tidak paham bahwa yang ia alami ialah pelecehan. Sehingga, dirasa penting pemberian informasi pelecehan seksual pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian layanan informasi terhadap tingkat pengetahuan siswa akan perilaku  pelecehan seksual, sebagai salah satu bentuk pencegahan pelecehan seksual pada anak usia sekolah. Penelitian yang dilakukan di Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) 12 Kota Jambi ini menggunakan pre-test dan post-test design yang termasuk pada penelitian true eksperimen. Penelitian difokuskan pada populasi kelas VII dan menggunakan dua kelas yaitu kelas VIII.1 dan kelas VIII.2, dengan jumlah siswa masing-masing 29 orang. Berdasarkan selisih hasil pre-test dan  post-test, terdapat perbedaan tingkat pengetahuan pelecehan seksual pada kelas kontrol dengan selisih  nilai 21,773 dan kelas eksperimen dengan selisih nilai 6,479. Dalam menganalisis data menggunakan SPSS versi 26.0 digunakan Independent T-test, dengan hasil output menunjukkan Sig.0,042, yang kurang dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan penting antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dalam hal peningkatan pengetahuan tentang pelecehan seksual. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian layanan informasi berdampak signifikan terhadap peningkatan pengetahuan tentang pelecehan seksual yang merupakan langkah penting dalam pencegahan pelecehan seksual pada anak usia sekolah.
HUBUNGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN SIKAP SOPAN SANTUN SISWA TERHADAP GURU DI SMP Wirda Rahmatillah; Akmal Sutja; Affan Yusra
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 7 No. 02 (2023): Volume 07 Number 02, November 2023
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v7n02.p146-154

Abstract

Penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian korelasi, yang menjelaskan bagaimana hubungan antar dua variabel, penelitan ini membahas masalah-masalah terkait sopan santun siswa terhadap guru, sopan santun siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya faktor eksternal karena adanya oleh siswa, salah satunya yaitu adanya konformitas teman sebaya. tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan kualitas sikap sopan santun siswa terhadap guru dan konformitas teman sebaya dan mengungkapkan hubungan antara konformitas teman sebaya dan sikap sopan santun siswa terhadap guru. Pengumpulan data penelitian menggunakan angket yang terdiri dari angket untuk dua variabel. Adapun untuk penarikan sampel menggunakan teknik Total Sampling, Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 70 orang siswa kelas VII tahun ajaran 2022/2023 SMP. Penelitian ini menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konformitas teman sebaya memiliki persentase sebesar 73% sedangkan sikap sopan santun siswa terhadap guru 53%. uji hipotesis m,nunjukkan analisis korelasi kedua variabel tersebut adalah r = 0.525. terdapat terdapat hubungan positif signifikan konformitas teman sebaya dengan sikap sopan santun siswa terhadap guru dan termasuk ke dalam korelasi 0.41-0.70 yang artinya korelasi sedang :hubungan memadai. Berdasarkan hasil penelitian, Peneliti memberikan saran untuk Guru BK dapat membuat program tentang layanan konseling dalam rangka mengedukasi siswa terkait konformitas teman sebaya serta sikap sopan santun. Kata Kunci: Konformitas Teman Sebaya, Sopan Santun Siswa Terhadap Guru.
Co-Authors Afrelia Afrelia Agustina, Feni Andre Kurniawan Andri Ramadhan Anggraini, Novita Ayu Angriani, sherly Annisa Rahmawati Antiko, Tegar Ayu Aqmi, Maya Shirol Ariana, Asa Ayu Arif Prabowo Asdi Kurniawan Aswita, Yeni Ayu Arimbi Ayuningtyas, Ega Beta Aditya Yolanda Chintya Chintya Citra Annisa Coerla Baseka, Eggy Dede Ayu Firnanda Desti Sarimadana Destia Srihaniza Dezaneru, Rio Dinny Rahmayanty Ega Elsa Febrinda Erda Mardayati Eva Irawati Fahmi, Irham Feby Kurnia Wijaya Feby Kurnia Wijaya Fellicia Ayu Sekonda Fellicia Ayu Sekonda Fitriana Fitriana Freddi Sarman Freddi Sarman Freddi Sarman Freddi Sarman Galuh Ayu Pramudita Harahap, Nur Hasanah Hendra, Robi Hera Wahyuni Heri Usmanto Hutagaol, Haliza Khairiyah Ida Ayu Putu Sri Widnyani Iqbal Rizki Ramadhan, Muhammad Kaffah, Fisalmi Kartika Widyawati Krismonita Krismonita Kurnia Mutiara Indah Kurniawan, Muhamad rizal hari Kusaini, Utami Niki Linsa Cristen Nia Ginting Lolan Wiko Putra M. Harsa Pradika Maya Shirol Aqmi Meli Ismawati Mila Restu Utami Mohamad Muspawi Mufti, Ansari Muhammad Alridho Lubis MUHAMMAD ZULFIKAR Mustamiroh, Mustamiroh Nainggolan, Nataldo nelyahardi, nelyahardi Nur Jannah Nurmalia Dewi Okta rini, Aslama Panigoro, R.A. Rafika Pratama , Zikri Antoni Purnama Sari, Fetty Putri Andriyani Putri Tri Rizki Qodriyah Qodriyah Rahma Desti Rahma Desti Rahmatillah, Wirda Rahmayanti, Dinny Rasimin Rasimin, Rasimin Repti Suci Sentri Retno Juwita Anugrah Rezki Widya Yusmensy Ridho Sapirman Ridian Yuwinda Rimata Deby Pratiwi Riska Riska Rosihan Jauhari Rully Andi Yaksa Rully Andi Yaksa Sabrina Anjani Sahputri, Ayu Kusniah Sarman , Freddi Sekonda, Fellicia Ayu Siti Amanah Siti Amanah Siti Amanah Siti Tiara Maulia, Siti Tiara Sonia Tian Suhartini Sri Devi, Agustina Sri Rahmah Ramadhoni Sri Yanti Barus Sulaiman Rambe, Roma Rizki Sulis Indriyani Susiana Susiana Syah Raihan Mullatifa Sylvia Vannesa Tri Yunida Veni Mariyani Verawati, Bunga Wahyu Fitriana Wahyu Fitriana Wahyuni , Hera Wirda Rahmatillah Wiwin Ariga Wulandari, Resti Yantoro, Yantoro Yola Dwi Candri Yulianti Yulianti Yulianti Yulianti Yusra, Affan Yuwida Sari Zarpina Yanti Zubaidah Zubaidah R, Zubaidah Zubaidah Zubaidah