Claim Missing Document
Check
Articles

Dukungan Kesehatan Jiwa Bersama Teman Sebaya melalui Program Duta Kesehatan Jiwa Sekolah Putri, Triyana Harlia; Ulfah, Ridha; Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab; Zakiah, Mistika; Luthfi, Muhammad; Rahman, Ainun Najib Febrya; Seprian, Dwin; Septiani, Haryati; Priyono, Djoko
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17522

Abstract

ABSTRAK Masalah kesehatan jiwa yang muncul pada remaja dapat menganggu perkembangan remaja. Peran teman sebaya untuk menerima dan merangkul teman yang lainnya merupakan salah satu faktor penting seorang remaja untuk merasa diterima dilingkungan sosialnya. Dukungan teman sebaya dapat berkontribusi dalam mengidentifikasi masalah kesehatan jiwa pada kelompok remaja. Oleh sebab itu diperlukan dukungan kesehatan jiwa dan psikososial (DKJPS) yang didapatkan oleh teman sebaya melalui duta kesehatan jiwa sekolah. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan kesiapsiagaan sekolah melalui dukungan kesehatan jiwa dengan program duta kesehatan jiwa sekolah. Kegiatan diawali dengan pembagian pernyataan Pre-Test pengetahuan mengenai peran serta sebagai duta kesehatan jiwa, lalu memberikan desiminasi ilmu berupa masalah kesehatan jiwa pada remaja, duta kesehatan jiwa, serta peran dan fungsinya. Selanjutnya, membuka sesi diskusi, dan yang terakhir memberikan Post-Test pengetahuan. Pengetahuan siswa terkait dengan peran duta kesehatan jiwa dengan rerata pengetahuan sebelum (4,51 SD=2,23) dan sesudah (9,08 SD=1,51) dengan hasil analisa t-test sebesar p=0,001 yakni terdapat pengaruh desiminasi ilmu dalam meningkatkan pengetahuan serta meningkatkan peran duta sebagai dukungan teman sebaya. Duta kesehatan jiwa dapat berperan dengan maksimal agar masalah kesehatan jiwa di sekolah dapat diidentifikasi dan mendapatkan penanganan yang tepat. Kata kunci: Duta, Kesehatan Jiwa, Remaja   ABSTRACT Mental health problems that arise in adolescents can interfere with adolescent development. The role of peers to accept and embrace other friends is one of the important factors for an adolescent to feel accepted in their social environment. Peer support can contribute to identifying mental health problems in adolescent groups. Therefore, mental health and psychosocial support (DKJPS) is needed which is obtained by peers through school mental health ambassadors. The purpose of implementing this activity is to improve school readiness through mental health support with the school mental health ambassador program. The activity began with the distribution of Pre-Test statements of knowledge regarding the role of mental health ambassadors, then providing dissemination of knowledge in the form of mental health problems in adolescents, mental health ambassadors, and roles and functions. Furthermore, opening a discussion session, and finally providing Post-Test knowledge. Student knowledge related to the role of mental health ambassadors with an average knowledge before (4.51 SD = 2.23) and after (9.08 SD = 1.51) with the results of the t-test analysis of p = 0.001, namely there is an influence of dissemination of knowledge in increasing knowledge and increasing the role of ambassadors as peer support. Mental health ambassadors can play a maximum role so that mental health problems in schools can be identified and receive appropriate treatment. Keywords: Adolescents; Ambassadors; Knowledge
PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI BAGI MASYARAKAT DESA PUNGGUR KECIL Ligita, Titan; Pramana, Yoga; Lili Neri, Ervina; Harlia Putri, Triyana; Rahmawati, Nadia; Kholid Fahdi, Faisal; Tafwidhah, Yuyun; Arfandy, Firza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i4.1402-1406

Abstract

Kejadian hipertensi di Desa Punggur kecil tidak dapat diabaikan sehingga menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu diperhatikan melalui pengenalan tanda dan gejala hipertensi dengan tepat. Ketepatan pencegahan penyakit hipertensi dilakukan melalui kegiatan edukasi dan skrining yang tepat bagi masyarakat yang berisiko mengalami hipertensi. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini melibatkan sejumlah lebih dari 40 masyarakat berusia lanjut. Selain itu, yang turut hadir dalam kegiatan ini adalah petugas Puskesmas dan para kader posyandu. Kegiatan pengabdian Masyarakat diawali dengan pre-tes dan dilanjutkan dengan pemutaran video edukasi mengenai pengendalian tekanan darah (hipertensi). Para peserta mengerjakan soal post test setelah mendapatkan edukasi. Terdapat peningkatan nilai rata-rata pada post test (baik) dibandingkan dengan nilai rata-rata pada pre-test (cukup). Masyarakat usia lanjut ini juga mengikuti senam jari dan pemeriksaan tekanan darah. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah, sebagian besar peserta edukasi masuk dalam kategori Hipertensi Tingkat II. Tim pengabdian kepada Masyarakat ini pun memberikan alat pemeriksaan tekanan darah kepada kader untuk dapat dipergunakan dalam kegiatan pemeriksaan saat berlangsung Posyandu Lansia.
Studi literatur: Dampak psikologis korban cyberbullying di kalangan remaja Putri, Triyana Harlia
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 9 No 1 (2024): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v9i1.1434

Abstract

Bullying atau perundungan tidak hanya terjadi di lingkungan sekolah, tetapi juga terjadi di dunia maya. Remaja merupakan salah satu korban yang kerap merasakan dampak dari perundungan di dunia maya atau cyber-bullying. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran psikologis korban cyber-bullying pada remaja.  Metode literature review telah diterapkan dalam studi ini melalui kerangka SPIDER. Pencarian artikel didapatkan melalui pangkalan data seperti Google Schoolar, ScienceDirect, Sage Publish, PubMed Central, NIH, dan Neliti. Adapun pemilihan artikel dalam studi literature review ini telah ditentukan oleh kriteria inklusi. Terdapat dua belas artikel yang menjabarkan temuan mengenai gambaran psikologis dari cyber-bullying pada remaja. Berdasarkan hasil dari analisa ekstraksi artikel pada psikologis korban cyber-bullying, temuan utama dalam studi literatur ini mengungkapkan bahwa dari dua belas artikel membahas fenomena pada remaja di Indonesia yang mengalami cyber-bullying atau perundungan di dunia maya. Korban dari cyber-bullying di dunia maya mayoritas terjadi pada remaja awal, exclusion menjadi bentuk paling sering dilakukan di platform whatsapp. Remaja yang menjadi korban cyber-bullying mengalami masalah kesehatan mental berubah malu, takut, trauma,putus asa, tidak percaya diri, gangguan konsep diri, depresi, hingga memiliki ide bunuh diri.
Art therapy: Drawing pada pasien dengan masalah keperawatan waham Putri, Triyana Harlia; Fradinta, Aulia; Juliansyah
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 9 No 1 (2024): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v9i1.1435

Abstract

Skizofrenia masuk dalam gangguan jiwa berat dengan tanda dan gejala seperti ganggguan komunikasi, gangguan realitas, afek tidak wajar atau tumpul, dan gangguan fungsi kognitif. Selain dengan terapi orientasi realitas, perawat dalam menangani pasien waham dengan kombinasi terapi generalis dan terapi okupasi. Art therapy drawing menjadi media untuk pasien sebagai katarsis dan asosiasi bebas yang kreatif guna mereduksi emosi-emosi negatif yang masih tersimpan di dalam diri pasien dengan waham. Tujuan penelitian ini Mengetahui hasil dari penerapan implementasi art therapy: drawing dengan masalah keperawatan jiwa waham di UPT Klinik Utama Sungai Bangkong. Jenis Penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian case report yang menggunakan accidental sampling. Instrument yang digunakan The Psychotic Symptom Rating Scales (PSYRATS) dan tanda dan gejala waham. Hasil evaluasi penerapan art therapy drawing menunjukkan penurunan tanda dan gejala waham dengan skor pre 17 dan skor post 12. Hasil evaluasi kemampuan klien tidak signifikan skor pre 4 dan post 6. Hasil evaluasi implementasi art therapy drawing dengan The Psychotic Symptom Rating Scales dengan skor pertama 23 (Intensitas sangat berat) sebelum pemberian intervensi art therapy dan skor kedua 18 (intensitas berat). Implementasi art therapy drawing yang telah diberikan memberi perubahan penurunan terhadap skor tanda dan gejala waham.
Kajian literatur: Gambaran pola asuh orang tua pada remaja selama pandemi Putri, Triyana Harlia
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 9 No 1 (2024): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v9i1.1442

Abstract

Pola asuh orang tua mempunyai kosekuensi yang signifikan terhadap perkembangan anak terutama di periode remaja. Semakin bervariasi pola asuh orang tua semakin membentuk karakter dan pola keputusan yang diambil oleh remaja. Kontribusi orang tua menjadi sangat penting dalam mencegah perubahan perilaku yang bermasalah dan ancaman permasalahan Kesehatan mental. Oleh sebab itu, peneliti tertarik melakukan kajian literatur gambaran pola asuh orangtua pada remaja. Tujuan studi ini yaitu untuk mengidentifikasi gambaran pola asuh orang tua pada remaja selama pandemi. Metode literatur review telah diterapkan dalam studi ini melalui kerangka SPIDER. Pencarian artikel didapatkan melalui pangkalan data seperti Google Schoolar, ScienceDirect, Sage Publish, PubMed Central, NIH, dan Neliti. Adapun pemilihan artikel dalam studi literatur review ini telah ditentukan oleh kriteria inklusi.  Delapan artikel yang telah di ektraksi melaporkan pola asuh demokratis dapat berpengaruh positif pada kesejahteraan emosional remaja. Jenis-jenis pola asuh memiliki dampak berbeda pada pertumbuhan dan perkembangan remaja. Orang tua memberikan kombinasi aspek pola asuh yang baik, seperti kehangatan, struktur, dan dukungan otonomi remaja, penting. Pola asuh demokratis memberikan dampak kesejahteraan emosional yang lebih tinggi, sedangkan pola asuh negatif memberi dampak perilaku agresif. Dampak pola asuh yang tidak tepat mencakup perilaku agresif pada remaja, disiplin rendah, dan motivasi rendah. Pemahaman orang tua terkait pilihan pola asuhnya sangat penting dalam membentuk kesejahteraan emosional remaja.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA MELALUI EDUKASI SELAMA WABAH COVID-19 Harlia Putri, Triyana; Khalid Fahdi, Faisal; Fujiana, Fitri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2995-3000

Abstract

Wabah COVID-19 telah memberikan perubahan serta dampak terhadap kesehatan mental. Kelompok remaja menjadi rentan dan dianggap mengalami perubahan kesehatan mental selama wabah. Beberapa faktor yang memengaruhi kesehatan mental salah satunya berasal dari pengetahuan remaja terhadap kesehatan mental. Aktivitas pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi dalam meningkatkan pengetahuan remaja terhadap perubahan kesehatan mental selama wabah COVID-19-19. Pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan di SMPN 5 Kota Pontianak pada bulan Agustus 2022 berjumlah 31 remaja. Adapun hasil yang dalam kegiatan ini bahwa sebelum diberikan edukasi, pengetahuan remaja tentang masalah kesehatan mental berada dalam kategori buruk sebanyak 64,5% dan setelah diberikan edukasi didapatkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman remaja dalam kategori baik sebanyak 80,6%. Intervensi pengabdian masyarakat ini dengan memberikan edukasi mengenai masalah kesehatan mental dan manajemen stres pada remaja dapat meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan mental dan masalah yang mungkin terjadi akibat stress yang disebabkan wabah wabahc COVID-19. Perlakuan edukasi kesehatan mental dan manajemen stress dapat berpengaruh terhadap pengetahuan mengenai kesehatan mental dimana terjadi peningkatan pengetahuan remaja.
NON-SUICIDAL SELF INJURY (NSSI) AMONG ADOLESCENTS IN SENIOR HIGH SCHOOL AT PONTIANAK CITY Maharani, Dinda; Putri, Triyana Harlia; Novikadarti, Gabby
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 8, No 2 (2025): JKPBK Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v8i2.24768

Abstract

Remaja menjadi populasi yang berisiko melakukan perilaku NSSI. Bentuk koping maladaptif ini terjadi karena remaja rentan mengadapi masalah emosional dalam kehidupannya. Mengetahui gambaran perilaku NSSI pada remaja di kota Pontianak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif, sampel pada penelitian ini berjumlah 272 orang dari kelas X dan XI. Instrumen yang digunakan ialah Inventory of Statement about NSSI (ISAS). Sebanyak197 orang (72,4%), responden yang mengalami perilaku NSSI sedang sebanyak 24 orang (8,8%) dan responden yang mengalami perilaku NSSI berat sebanyak 51 orang (18,8%). Rata-rata perilaku NSSI yang dialami oleh responden sebagian besar adalah melakukan perilaku menarik rambut dengan (M,SD) (3,96, 9,931) serta jumlah minimum sebanyak 0 kali dan jumlah maksimum sebanyak 100 kali. Sedangkan jumlah rata-rata yang paling kecil adalah responden melakukan perilaku menelan zat berbahaya dengan (M,SD) (0,18,1,581) serta jumlah minimum sebanyak 0 kali dan jumlah maksimum sebanyak 24 kali. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar remaja di Kota Pontianak menunjukkan perilaku NSSI, dengan bentuk yang paling umum adalah menarik rambut dan menelan zat berbahaya. Tingkat perilaku NSSI remaja berada dalam level ringan, yang pada umumnya perilaku ini dilakukan dalam jumlah yang bervariasi, dengan sebagian besar responden melakukan perilaku menarik rambut secara berulang. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi dini dan pendekatan preventif untuk mengurangi risiko perilaku NSSI di kalangan remaja, serta program edukasi yang menargetkan remaja dan orang tua mengenai bahaya perilaku NSSI dan cara mengatasi masalah emosional secara sehat.
PENINGKATAN PENGETAHUAN SANTRI SEBAGAI UPAYA PEMBIASAAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT Yuyun Tafwidhah; Triyana Harlia Putri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2849-2856

Abstract

Pondok pesantren memiliki permasalah kesehatan diantaranya memiliki beberapa kesamaan dibandingkan dengan kondisi yang di alami anak sekolah pada umumnya. Akar permasalahan kesehatan tersebut berawal dari kurangnya budaya dalam penerapan PHBS oleh santri. Padahal siswa yang berada pada tahap perkembangan remaja merupakan usia efektif dalam menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat. Sebagai Upaya untuk meningkatkan pengetahuan santri dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat merupakan tujuan dari kegiatan ini. Metode peningkatan pengetahuan dilakukan dengan mendidik 33 santri dengan teknik ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Materi yang disampaikan berupa 8 indikator perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah dengan menggunakan media audio visual dan alat peraga. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan pendidikan. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata pengetahuan siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat adalah 34 sedangkan post-test adalah 77. Hasil analisis menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan pengetahuan dengan nilai 0,000 yang berarti lebih kecil dari p-value 0,005, sehingga dapat disimpulkan pemberian edukasi PHBS teruji dapat menambah pengetahuan pada peserta didik. Adanya peningkatan informasi oleh santri yang berada di Pasantren, dapat menjadikan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai kebiasaan sehari-hari.
Efektivitas Terapi Mindfulness Berbasis Aplikasi Breathe2Relax Terhadap Stres Mahasiswa Tingkat Akhir Mira Agusthia; Utari Christya Wardhani; Novita Rochmayanti; Triyana Harlia Putri
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.12608

Abstract

ABSTRACT Academic stress is defined as a condition of individuals experiencing pressure from the perception and assessment of academic stressors, which are related to science and education in higher education. The prevalence of students in the world who experience stress is 38-71%. Meanwhile, the prevalence of students experiencing stress in Indonesia was 36.7-71.6%. Stress cannot be prevented but it can be managed. Non-pharmacological therapy for stress reduction is application-based mindfulness. The “Breathe2Relax” app is also a portable skill training tool for practicing diaphragmatic breathing. Mindfulness brings students to focus on realizing the conditions they are currently facing, accepting them with sincerity, without reacting and giving judgments. To determine the effectiveness of Mindfulness Therapy based on the Breathe2Relax Application on Final Year Student Stress. Quantitative research quasi-experimental one group pretest - posttest design without a control group and sampling using purposive sampling with a total sample of 34 students. The level of stress before being given mindfulness therapy was moderate stress as many as 32 people (94.1%) and severe stress as many as 2 people (5.9%). The stress level of students after being given mindfulness therapy was 29 people (85.3%) mild stress and 5 people (14.7%) moderate stress. The results of the analysis test showed that there was an effectiveness of mindfulness therapy based on the Breathe2Relax application on stress in final year students at Awal Bros University. p value=0.000 (p0.05). There is an effect of the effectiveness of mindfulness therapy based on the "Breathe2Relax" application on stress in final year students. It is hoped that the research place will conduct counseling guidance as a place of guidance for students so that it can reduce the level of stress that occurs in students. Keywords: Student, Stress, Mindfulness Therapy  ABSTRAK Stress akademik diartikan sebagai suatu keadaan individu yang mengalami tekanan hasil persepsi dan penilaian tentang stressor akademik, yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan pendidikan di perguruan tinggi. Prevalensi mahasiswa di dunia yang mengalami stres didapatkan sebesar 38-71%. Sementara itu prevalensi mahasiswa yang mengalami stres di Indonesia sendiri didapatkan sebesar 36,7- 71,6%. Stres tidak dapat dicegah tetapi bisa dikelola. Terapi non farmakologi penurunan stres yaitu mindfulness berbasis aplikasi. Aplikasi “Breathe2Relax” juga merupakan alat latihan keterampilan portabel untuk melatih pernapasan diafgrama. Mindfulness membawa mahasiswa untuk fokus menyadari kondisi yang dihadapi saat ini, menerimanya dengan penuh keikhlasan, tanpa bereaksi dan memberikan penilaian. Tujuan untuk mengetahui Efektivitas Terapi Mindfulness berbasis Aplikasi Breathe2Relax terhadap Stres Mahasiswa Tingkat Akhir. Penelitian kuantitatif quasi experimental one grup pre test - post test design tanpa kelompok kontrol dan pengambilan sample menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sample sebanyak 34 mahasiswa. Tingkat stres sebelum diberikan terapi mindfulness stres sedang sebanyak 32 orang (94,1%) dan stres berat sebanyak 2 orang (5,9%). Tingkat stres mahasiswa setelah diberikan terapi mindfulness yaitu stres ringan sebanyak 29 orang (85,3%) dan stres sedang sebanyak 5 orang (14,7%). Hasil uji analisis didapatkan bahwa terdapat efektivitas terapi mindfulness berbasis aplikasi Breathe2Relax terhadap stres pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Awal Bros. p value=0,000 (p0,05). Ada pengaruh efektivitas terapi mindfulness berbasis aplikasi “Breathe2Relax” terhadap stres pada mahasiswa tingkat akhir. Diharapkan  tempat penelitian melakukan bimbingan konseling sebagai tempat bimbingan bagi mahasiswa sehingga dapat mengurangi tingkat stres yang terjadi pada mahasiswa. Kata Kunci: Mahasiswa, Stres, Terapi Mindfulness
Deteksi Stunting pada Anak Prasekolah dan Pelatihan Pemantauan Pertumbuhan Anak: Upaya Mewujudkan Generasi Emas Tahun 2045 Zakiah, Mistika; Ulfah, Ridha; Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab; Putri, Triyana Harlia
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i2.930

Abstract

Indonesia is the country with the second highest prevalence of stunting in children under five in Southeast Asia, which in 2022 reached 31.8%. Preschool-age children are one of the groups of children at high risk of stunting. One strategy to overcome nutrition problems is to increase teachers' knowledge about the importance of health checks for students. Community service will be held at the Al-Mumtaz IT Kindergarten in Pontianak Kota District in October. The target is teachers and students. All teachers  of Al-Mumtaz IT Kindergarten  will receive training in stunting detection and education. The procedures for this community service activity are divided into several stages, namely checking the weight and height of students and analyzing the prevalence of stunting, training for teachers in detecting stunting; and providing stunting education to all teachers of Al-Mumtaz IT Kindergarten. Training activities will be carried out in the form of educational video presentations, interactive lectures and stunting early detection examination practices which begin with a pretest and end with a posttest. Then the data will be collected and articles will be made that will be published in the PKM journal, besides that a video of the implementation of the activity will also be made and published in the online media.
Co-Authors -, Rikayoni Abbasiah Abbasiah Adinda, Nurul Aulia Afconneri, Yudistira Afnuhazi, Ridhyalla Agustia, Yuni Agustina, Vanisia Ainun Najib Febrya Rahman Ajani, Anggra Trisna Akhmad, Arif Nur Anggraini, Rara Aprida Manurung Arfandy, Firza Argitya Righo Arief Andriyanto Arief Andriyanto, Arief Arif Nur Akhmad Arinanda, Rizki Putri Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab Aulia Asman Azalia, Dora Hestia Berthy Sri Utami Adiningsih betari, belia Dialika Putri Miftazah Dialika Putri Miptaza Dian Rahmi Dian Rahmi Dias, Maria Frani Ayu Andari Dinda Maharani Dini Tryastuti Djoko Priyono Dora Hesti Azalia Eduarna, Mutiara Suryani Ermiati Ermiati Ersy Aprilya Fransiska Ervina Lili Neri Fadhli, Rohmi Fahdi, Faisal Khalid Faisal Khalid Faisal Khalid Fahdi Faisal Khalid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Fanny Venezuela Fatriona, Emitra Fauzan, Suhaimi Ficky Nazhira Rahma Firza Arfandy Firza Arfandy Firza Arvandy Fitri Fujiana Fitri, Tasya Aulia Fradianto, Ikbal Fradinta, Aulia Fransiska Tania Fransiska Tania Gabby Novikadarti Rahmah Gusti Lestari Handayani Handayani, Reska Hany, Felesia Reynita Harianti Harianti Hartini Hartini Haryati Septiani Hendrayana, Bimo Herawati, Novi Herman Herman Herman Herman Herman Herwanto, Dede Ike Ike Ike, Ike Juliansyah Khalid Fahdi, Faisal Khansa, Marsyabila Puspa Khansa, Masyabila Puspa Kholid Fahdi, Faisal Len, Jenny Firda Lestari, Gangsar Indah M. Ali Maulana Maharani, Dinda Marwa Qatrunnada Mia Audina, Mia milya novera Miptaza, Dialika Putri Mira Agusthia Mistika Zakiah Mita Mita, Mita Muhammad Ikhsan Ghifari Muhammad Luthfi Murtilita, Murtilita Muthia Hana Nadia Rahmawati Nadya Eulalia Nadya Eulalia Narullita, Dewi Nazarudin, Etin Neni Kurnia Hastari Novita Rochmayanti Nuraini, Syarifah Try Nurul Wafda Marpunir Rahmah Nuruliza, Fira Nurwianti, Ismaniar Pavita Arista Widya Priyono, Djoko Putra, Galih Abisatya Hartono Putri Sukma Deri Qatrunnada, Aura Rahayu, Melly Rahmah, Nurul Wafda Marpunir Rahmanadanti Daud Rahmaniza Rahmaniza Rahmaniza, Rahmaniza Rahmawati, Nadia Rahmi, Dian Ramaita Ramaita Ramaita, Ramaita Reska Handayani Ridha Sri Rezeki Ridha Ulfah Rizqy Ananda Rachmaniah Saleha, Nurmukaromatis Sari Eka Pratiwi Sari, Lili Asrika Seprian, Dwin Shalsabila, Zahwa Randa Siska Rafhina Dewi Siti Alfiya Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suseno, Dwi . Syifa Yuni Zayajarda Anwar, Uray Nurul Tafwidhah, Yuyun Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tasya Aulia Fitri Titan Ligita Tyas, Tri Wahuning Tyas, Tri Wahyuning Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Vivi Yuderna Vivianti Dewi Vivianti Dewi Wardhani, Utari Christya Wenny, Bunga Permata Wulandari, Purnita . Yoga Pramana Yuderna, Vivi Yudistira Afconneri Yulanda, Nita Arisanti Yuyun Tafhwidah Zahwa Randa Salsabila Zehro Masitoh Zehro Masitoh