Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN MASJID DILUAR TANAH WAKAF DIDESA BATANG HARI RAWA PITU PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG WAQAF Fajar, Malik; Iwannudin; Ita Dwilestari; Rita Rahmawati
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 4 (2025): Juli
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas pengembangan pembangunan masjid di luar tanah wakaf di Desa Batang Hari Rawa Pitu dan analisis perspektif Undang-Undang Wakaf No. 41 Tahun 2004 terkait hal tersebut. Masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah kurangnya kejelasan status hukum tanah yang digunakan untuk pembangunan masjid, karena tanah tersebut tidak diwakafkan secara sah, sehingga berpotensi menimbulkan masalah hukum di masa depan, baik mengenai hak atas tanah maupun pengelolaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan pembangunan masjid di luar tanah wakaf di Desa Batang Hari, Kecamatan Rawa Pitu, serta menganalisisnya dari perspektif hukum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam kepada pihak-pihak terkait, yaitu Wakif (pemberi tanah) dan Nadzir (pengelola wakaf), serta kajian dokumen hukum terkait peraturan wakaf di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pembangunan masjid memiliki dampak positif dalam hal sosial dan keagamaan, pengelolaan tanah yang digunakan tidak sesuai dengan ketentuan hukum wakaf yang berlaku, sehingga dapat berisiko menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari. Penelitian ini menyarankan agar ada kepastian hukum mengenai status tanah dan pengelolaan masjid sesuai dengan Undang-Undang Wakaf No. 41 Tahun 2004 untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan pengelolaan wakaf. Kata Kunci: Pembangunan Masjid, Tanah Wakaf, Undang-Undang Wakaf No. 41 Tahun 2004, Pengelolaan Wakaf, Masalah Hukum.   Abstract This study discusses the development of a mosque outside of waqf land in Batang Hari Rawa Pitu Village and analyzes the perspective of Law No. 41/2004 on Waqf in relation to the issue. The primary problem addressed in this research is the lack of legal clarity regarding the land used for mosque construction, as the land has not been officially endowed as waqf, which could potentially lead to legal issues in the future concerning land rights and management. The purpose of this research is to analyze the legal, social, and administrative aspects related to mosque development outside of waqf land, as well as the legal perspective outlined in Law No. 41/2004 on Waqf. The research uses a qualitative approach with in-depth interviews with relevant parties, including the waqf donor (Wakif) and the waqf manager (Nazir), as well as document analysis of relevant legal regulations on waqf in Indonesia. The findings indicate that although the mosque development has positive social and religious impacts, the land used for the mosque does not comply with the waqf law, which could lead to legal issues in the future. The study suggests that there should be legal certainty regarding the status of the land and the management of the mosque in accordance with Law No. 41/2004 on Waqf to ensure the sustainability and success of waqf management. Keywords: Mosque Development, Waqf Land, Law No. 41/2004 on Waqf, Waqf Management, Legal Issues
Implementasi Sistem Informasi Masjid (Simas) Kemenag Sebagai Instrumen Penguatan Good Governance dalam Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Bogor Herliansyah, Muhammad Rudy; Rita Rahmawati; Muhammad Luthfie
Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik Vol. 10 No. 1 (2025): April
Publisher : Laboratorium Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jakp.10.1.182-198.2025

Abstract

This study explores the implementation of the Ministry of Religious Affairs’ Mosque Information System (SIMAS) as a tool to strengthen good governance in mosque management within Bogor Regency. Despite increasing digitalization in public services, the application of such systems in religious institutions remains under-examined. This research addresses this gap by analyzing how SIMAS contributes to improving transparency, accountability, participation, responsiveness, and fairness in mosque governance. The study aims to describe the operationalization of SIMAS, identify factors that enable or hinder its success, and evaluate its effectiveness in supporting mosque administration. Using a qualitative approach, data were collected through interviews and direct observations to capture the perspectives of stakeholders involved in SIMAS implementation.Findings indicate that SIMAS positively influences governance by promoting more open, responsive, and participatory mosque management. These improvements are vital for aligning religious service delivery with broader good governance principles. The study also offers practical recommendations for the Ministry of Religious Affairs and mosque administrators to enhance system performance and public service outcomes.Theoretically, the research contributes to public administration literature by extending Van Meter and Van Horn’s policy implementation model. It introduces three additional dimensions sustainability, monitoring and evaluation, and innovation which are crucial for understanding the long-term success of digital governance tools in religious and public institutions.
Pendampingan Legalitas Masjid Melalui Sertifikasi Tanah Wakaf Dalam Rangka Perlindungan Aset Keagamaan di Desa Simbarwaringin, Kec. Trimurjo, Kab. Lampung Tengah Ismail, Habib; Arsyad, Mufid; Rahmawati, Rita; Anjas, Muhammad; Seftina, Any Shifa
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): SEPTEMBER-DESEMBER
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v5i3.4726

Abstract

The main problem faced by Darussalam Mosque in Simbarwaringin Village, Trimurjo District, Central Lampung Regency, is the absence of a waqf land certificate since the mosque was established in 1980. This condition has caused legal uncertainty, potential disputes, and weak protection of religious assets. The obstacles include the lack of official waqf documentation, limited understanding of mosque administrators regarding legalization procedures, and conflicts in asset management, such as the kindergarten (TK) building on waqf land with non-transparent management. The purpose of this assistance activity is to provide understanding to the community and mosque administrators about the importance of waqf legalization, strengthen the nazhir institution, and accelerate the certification process of waqf land in order to obtain clear legal protection. The method used is the Asset-Based Community Development (ABCD) approach by positioning Darussalam Mosque as the main asset. The assistance was carried out through socialization of waqf regulations, legal education, facilitation of community deliberations, tracing the origin of the waqif, preparation of supporting documents, and coordination with the Waqf Pledge Deed Official (PPAIW), Religious Affairs Office (KUA), and the National Land Agency (BPN). The results of the assistance showed an increase in the community’s legal awareness, the formation of an official nazhir body consisting of at least five members, and the strengthening of mosque institutional governance. In addition, the legalization process opened opportunities to restore the management of waqf assets that had previously lacked transparency so that they return under nazhir’s control. Thus, waqf certification not only provides legal certainty over mosque land but also promotes the empowerment of mosque institutions as centers of worship, social activities, and education in Simbarwaringin Village.
Pembinaan Desa Sadar Hukum Keluarga di desa Totomulyu, Kecamatan.Way Bungur, Kabupaten. Lampung Timur Rahmawati, Rita; Purwo Jatmiko; Ahmad Desta Reswandi; Afrizal Sidik; Rudi Santoso; Ahmad Burhanuddin; Syeh Sarip Hadaiyatullah
Jurnal Insan Pengabdian Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Insan Pengabdian Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/jouipi.v2i1.276

Abstract

Masyarakat desa pada umumnya memiliki tingkat kesadaran hukum yang rendah sehingga mengakibatkan adanya permasalahan hukum. Dengan masih rendahnya tingkat pendidikan mungkin adalah salah satu faktor tidak memahami hukum. Untuk mengatasi kurangnya pemahaman tentang hukum, maka rasanya perlu kiranya diperlukan adanya implementasi Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) secara efektif dan berkesinambungan sehingga masyarakat benar-benar memahami pentingnya hukum di desa Patean Kecamatan Batuan. Penelitian dalam kajian ini adalah tipe penelitian hukum normatif. Penelitian hukum normatif adalah penelitian hukum yang dilakukan dengan memilih bahan pustaka atau data sekunder. Teknik pengumpulan data digunakan dalam kajian ini adalah pengumpulan bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Menurut Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji, berdasarkan kekuatan mengikatnya bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik Analisis Data merupakan suatu metode atau cara untuk mengolah sebuah data menjadi informasi sehingga karakteristik data tersebut menjadi mudah untuk dipahami dan juga bermanfaat untuk menemukan solusi permasalahan. Dalam kajian ini analisa data dilakukan secara deskriptif analisis. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional mengeluarkan peraturan nomor PHN.HN.03.05- 73 Tahun 2008 tentang Pembentukan dan Pembinaan Keluarga Sadar Hukum dan Desa/Kelurahan Sadar Hukum. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana implementasi dari peraturan tersebut dalam rangka mewujudkan kesadaran hukum di masyarakat, dengan didasarkan pada kriteria penilaian dari peraturan tersebut sebagai indikator dalam menentukan bahwa suatu desa/kelurahan termasuk desa/kelurahan sadar hukum.
Pendampingan Penerapan Manajemen Pada Komunitas Bank Sampah di Kabupaten Lampung Timur Trisnawati A, Ika; Rahmawati, Rita
Jurnal Insan Pengabdian Indonesia Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Insan Pengabdian Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/jouipi.v2i2.280

Abstract

Waste thrown away by the community and business units will cause environmental problems, if it is not managed properly and correctly. All parties become responsible for the waste problem which is getting bigger as the population increases. Not only the government but the full participation of the community in managing household waste is very helpful in overcoming the waste problem. Apart from being expected to save the environment from pollution properly and correctly, waste management can also provide economic value, in the form of income from waste management. The existence of this economic value further motivates the community to get involved in waste management. Since 2017, East Lampung Regency, as one of the districts in Lampung Province, has provided support for waste management with Waste Bank Institutional Management. The East Lampung Regency waste bank community under the auspices of the East Lampung Regency Environment, Settlement and Land Service, is an example of a community that actively carries out waste management activities with the community. In terms of management, it is still traditional and has not yet implemented an effective and efficient management system. Every organization will achieve its goals by implementing a management system that has been established if the economic functions of management are implemented within it. The economic functions of management consist of 4 main activities, namely Planning, 2 Organizing, 3 Actuating (Directing) and Controlling (Supervision). The aim of this assistance is the application of economic management functions, so that all activities in the Waste Bank Community will be orderly, focused in achieving the set goals. Using the ABCD Method is the right method to realize this. The result of this service is waste bank management training which consists of Planning, Organizing, Implementing, directing, controlling and supervising the aim of increasing capabilities. and the creativity of the Waste Bank management. This waste bank management will realize and achieve the general goals and specific goals of each waste bank, traditional management.
KERATON KASEPUHAN DAN STRATEGI PARIWISATA BERKELANJUTAN Rahmawati, Rita; Wijayanti, Sri; Levina, Geralda; Aziz, Hilmy; NurRizki, Muhammad; Mulyana, Asep
Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IAI Pangeran Dharma Kusuma Segeran Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/kjpkm.v2i1.345

Abstract

Keraton Kasepuhan di Cirebon, sebagai salah satu warisan budaya dan sejarah penting di Indonesia, memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pariwisata berkelanjutan yang dapat diterapkan di Keraton Kasepuhan dengan mempertimbangkan aspek pelestarian budaya, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Metodologi yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan pengelola keraton, analisis dokumen, serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keraton Kasepuhan menghadapi tantangan dalam hal manajemen sumber daya, keterlibatan masyarakat, dan pemeliharaan infrastruktur bersejarah. Strategi yang diusulkan meliputi pengembangan program edukasi budaya, promosi digital, dan kolaborasi dengan pihak swasta untuk meningkatkan fasilitas pariwisata tanpa merusak nilai historis. Dengan implementasi strategi ini, Keraton Kasepuhan diharapkan dapat menjadi model pengelolaan pariwisata berkelanjutan yang mendukung pelestarian warisan budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
KEPERCAYAAN DAN KOMITMEN PASIEN DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN LOYALITAS Rahmawati, Rita; Sabhariyah, Riesmiati
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.1

Abstract

ABSTRAKLoyalitas adalah penggunaan berulang dari layanan secara konsisten oleh pasien. Peran utama perawat yang melakukan interaksi 24 jam kepada pasien adalah kepercayaan pasien dan komitmen pasien terhadap pelayanan keperawatan. Aspek yang berpengaruh dalam hal ini adalah kemampuan, kebaikan hati, integritas, hubungan tetap stabil dan kemampuan untuk mempertahankan hubungan. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan hubungan kepercayaan dan komitmen pasien dalam pelayanan keperawatan dengan loyalitas pasien.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi adalah pasien rawat inap Rumah Sakit Semen Gresik. Total sampel adalah 28 responden, diambil sesuai dengan kriteria inklusi. Independen variabel adalah kepercayaan dan komitmen pasien, dan variabel dependen adalah loyalitas pasien. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara terstruktur, kemudian data dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rho.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan dan loyalitas pasien (p = 0,000), dari aspek kemampuan (p = 0,009), aspek kebaikan hati (p = 0,001), aspek integritas (p = 0,000) dan dari komitmen hubungan dengan loyalitas (p = 0,000) dari aspek hubungan tetap stabil (p = 0,001), aspek kemampuan untuk mempertahankan hubungan (p = 0,000).Kepercayaan dan komitmen pasien dalam asuhan keperawatan di instalasi rawat inap ada hubungan yang bermakna dengan loyalitas. Aspek yang perlu ditingkatkan perawat dalam memberikan pelayanan adalah kemampuan dan kebajikan.ABSTRACT Loyalty was a repeat purchase of a services consistently by the patient. The key role was patient trust and commitment. Influential aspect in this regard was the ability, benevolence, integrity, the relationship remains stable and the ability to maintain relationship. This study aims was to explain relation between trust and commitment patients in nursing care with patients loyalty. Design used in this study was cross sectional design. The population was patient inpatients Semen Gresik Hospital. Total sample was 28 respondents, taken according to inclusion criteria. The independents variables were trust and commitment of patients, and the dependen variables was loyalty of patients. Data were collected using structured questionnaire, with Spearman Rho correlation analize.The result showed that there was significant correlation between trust and the loyalty of patients (p=0.000), from the aspects ability (p=0.009), aspects benevolence (p=0.001), aspects integritas (p=0.000) and than relationship commitment with loyalty (p=0.000) from the aspects relationship remains stable (p=0.001), aspects the ability to maintain relationships (p=0.000).The trust and commitment to patients in nursing care in inpatient installation there is a meaningful relationship. Aspects that need to be improved ability and benevolence.Keywords : Trust, Commitment, Loyalty.
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN OSTEOARTRITIS (SENDI LUTUT) PADA PASIEN LANJUT USIA Rahmawati, Rita; Sirojuddin, Wawan
Journals of Ners Community Vol 3 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i2.12

Abstract

ABSTRAK Osteoartritis adalah kelainan sendi yang paling banyak ditemukan terutama pada orang tua. Prevalensi osteoartritis di Indonesia cukup tinggi yaitu 5% pada usia kurang dari 40 tahun, 30% pada usia 40-60 tahun dan 65% pada usia lebih dari 61 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor obesitas, riwayat trauma sendi dan tingkat penggunaan yang berlebihan dari sendi dengan kejadian osteoartritis (sendi lutut) pada pasien usia lanjut.Desain penelitian ini adalah deskriptif analitis, pengambilan data dengan metode Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien usia lanjut di interne BP4 / RS Karang Tembok Surabaya. Sampel dalam penelitian ini adalah 65 responden yang diambil melalui purposive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor obesitas, riwayat trauma sendi, dan tingkat penggunaan sendi yang berlebihan, dan variabel terikat adalah kejadian osteoartritis pada pasien usia lanjut. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan kuesioner dan hasil dianalisis dengan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikan p<0,05.Berdasarkan hasil uji statistik tidak terdapat hubungan yang signifikan antara trauma sendi dan penggunaan sendi dengan kejadian osteoartritis pada pasien lanjut usia. Korelasi yang signifikan ditemukan pada obesitas dengan kejadian osteoartritis pada pasien lanjut usia di ruang interna BP4 / RS Karang Tembok Surabaya dengan r = 0,437, yang berarti korelasi menengah.Perawat dan tenaga kesehatan yang lain diharapkan mampu memberikan edukasi. Edukasi diharapkan meningkatkan pengetahuan penderita mengenai penyakit osteoartritis sehingga pengobatan menjadi lebih mudah serta dapat diajak bersama-sama untuk mencegah kerusakan organ sendi lebih lanjut. Kata kunci: Lansia, Obesitas, Trauma Sendi, Osteoartritis. ABSTRACT Osteoartritis is disparity of the joint at most found especially at the elderly. Prevalence osteoartritis in Indonesia high enough that is 5% at the age less than 40 years old, 30% at the age 40-60 years old and 65% at the age more than 61 years old. The purpose of this study is to identify the correlation between of obesity factor, a history of the joints trauma and the level of excessive use of the joints with the osteoartritis incident (knee joint) in elderly patients.This research design is descriptive analytic, data retrieval with Cross Sectional method. Population in this study are the elderly patient in the interne BP4/ Karang Tembok Hospital of Surabaya. Sample in this research is 65 respondent which taken through purposive sampling. Independent variables in this study were the obesity factor, a history of the joints trauma, and the level of excessive use of the joints, and the dependent variable is the osteoartritis incidence in elderly patients. The data was collected using observation sheets and questionnaires and the results analyzed by Spearman Rank test with significant level p<0,05.Based on statistical test the results found no significant correlation between history of the joints trauma and the use of the joints with osteoartritis incidence in elderly patients. Significant correlation found in obesity with osteoartritis incidence in elderly patients in the interne BP4/ Karang Tembok Hospital of Surabaya with 0.437 degrees of correlation coefficient, which means a middle correlation. The overweight persons, it’s more likely to suffer from osteoartritis incidence.Nurses and other health workers are expected to provide education. With the knowledge of patient education regarding the disease is expected to be increased and the treatment of osteoarthritis becomes easier and can be taken together to prevent further organ damage joints. Keywords: Elderly, Obesity, History of the Joints Trauma, The Joint Use Level, Osteoartritis (Knee Joint).
POVIDONE IODINE 10% (BETADINE) DAN DAUN SIRIH DALAM MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA BERSIH MARMUT Rahmawati, Rita; Rosyadi, Hanang
Journals of Ners Community Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v4i1.31

Abstract

ABSTRAK Penyembuhan luka adalah proses yang kompleks dan dinamis mengembalikan anatomi kontinuitas dan fungsi. Mempercepat proses penyembuhan dalam perawatan luka menggunakan bahan tambahan seperti betadine, normal Salin, H2O2. Penelitian ini membandingkan efektivitas povidone iodine 10% (betadine), Piper Bettle L dalam mempercepat proses penyembuhan luka bersih itu.Desain penelitian True Experiment dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest dan dilakukan dengan metode simple random. Sebanyak 27 sampel dibagi dalam 3 kelompok: (1) luka bersih kelompok perawatan dengan Piper betle L, (2) kelompok perawatan luka bersih dengan betadine, (3) kelompok kontrol. Data dianalisis dengan menggunakan uji anova.Hasil penelitian menunjukkan percepatan penyembuhan luka bersih dengan nilai signifikan (F hitung (18,366)> F tabel (5,61), p <0,001). BNT, LSD dan Tukey HSD tes menunjukkan bahwa bersih penyembuhan luka percepatan pada satu kelompok sama dengan kelompok dua (p = 0,729), sedangkan pada kelompok kontrol bersih luka percepatan penyembuhan benar-benar perbedaan dengan kelompok satu (p = 0,000) dan dua ( p = 0,000).Penelitian lebih lanjut disarankan untuk membersihkan perawatan luka dengan menggunakan Piper Bettle L (daun sirih) dan betadine dapat mempercepat proses penyembuhan luka bersih. Kata kunci: Luka Bersih, Piper betle L, Povidone iodine 10% (betadine) ABSTRACT Wound healing is a complex and dynamic process as bring back the continuity anatomy and function. To quicken the healing process in wound care used additional substance such as betadine, Normal Salin, H2O2. However, using that substance is still controversial. This research to compare the effectiveness of povidone iodine 10% (betadine), Piper Bettle L in quickening clean wound’s healing process. True experiment study with pretest-posttest control group design system and conducted with simple random methode. 27 sample is divided in 3 groups : (1) clean wound care group with Piper Betle L, (2) clean wound care group with betadine, (3) control group. Data were analyzed by using One way anova test shows clean wound healing acceleration significantly (F count (18.366) > F tables (5.61), p < 0.001). BNT, LSD and Tukey HSD test indicated that clean wound healing acceleration at group one is equal to group two (p=0.729), while in the control group clean wound healing acceleration is really difference with group one (p=0.000) and two (p=0.000). Further studies are recommended to clean wound care using piper betle L and betadine can quicken clean wound healing process. Keywords : Clean Wound, Piper Betle L, Povidone iodine 10% (betadine)
RESPONS HOSPITALISASI DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA ANAK USIA TODDLER Rahmawati, Rita; Bhinekawati, Henny
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.35

Abstract

ABSTRAKAnak usia toddler yang sakit dan menjalani perawatan di Rumah Sakit akanmengalami hospitalisasi yaitu suatu keadaan yang mengharuskan anak untuk tinggal diRumah Sakit, mengalami pengobatan dan terapi sampai kembali ke rumah. Hospitalisasipada anak dapat menghasilkan respon maladaptif dari anak yang disebabkan oleh faktoryang mempengaruhi jumlah dan kualitas tidur anak selama di Rumah Sakit. Jika anak tidakdapat melakukan coping untuk stimulasi pola tidurnya maka akan terjadi masalah padapola tidur anak, seperti insomnia. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectionaluntuk menghubungkan respon hospitalisasi dengan kejadian insomniapada anak usiatoddler (1-3 tahun) di RS. Nyai Ageng Pinatih Gresik. Teknik pengambilan sampelmenggunakan Purposive Sampling, jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi daneksklusi sebanyak 23 responden. Data dianalisis menggunakan uji statistik Chi Squaredengan χ2 hitung > χ2 tabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia toddler (1-3 tahun) mengalamimaladaptif respon hospitalisasi sebanyak (60%) dan mengalami insomnia sebanyak (70%).Dari analisa uji statistik menggunakan Chi Square didapatkan nilai yang jauh lebih besaryaitu 9,168 > 3,84, berarti H0 ditolak dan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yangsignifikan antara kedua variabel. Dengan demikian, berarti ada hubungan responhospitalisasi dengan kejadian insomnia pada anak usia toddler (1-3 tahun).Dari hasil penelitian tersebut, kepada pelayanan bidang kesehatan untukmempertimbangkan lingkungan dan kenyamanan anak. Untuk orang tua supayamemperkenalkan anak kepada lingkungan rumah sakit, sehingga anak akan mudah untukberadaptasi dengan lingkungan dan tidak mengalami gangguan istirahat selama menjalaniperawatan di rumah sakit.Kata kunci : Toddler, Hospitalisasi, Insomnia.ABSTRACTAge child of Toddler ill and enter hospital it is of course will experience ofhospitalization that is process because reason of which emergency or planning, obligingchild to live in hospital, experiencing treatment and therapy until its repatriating return tohouse. Hospitalization respond at child can generate adaptive responds and ofmaladaptive. With factor are the factor it is of course will influence amount and qualitysleep child during at home pain. If the child unable to do coping for the stimulation of itssleep pattern, hence will have happened sleep pattern trouble, like insomnia.This research used "Cross Sectional" design it was mean to connect hospitalizationrespond at child with occurrence of Insomnia at age child of toddler (1-3 year) momenttaking care of RS. Nyai Ageng Pinatih Gresik, population age child old fellow of toddler(1-3 year). Technique intake that sampling purposive. Amount of sample 23respondent. Data will test by using statistical test of Chi-Square by χ2 count > χ2 table.Result of research indicate that age child of toddler (1-3 year) natural of maladaptivehospitalization respond counted (60%) and natural of occurrence of Insomnia counted(70%). From calculation of statistical test by using Chi-Square got by its value much morebig that was 9,168 > 3,84, meaning H0 refused and can be concluded by that there was relation which significant between both variable. There by hypothesis expressing theirrelation of respond hospitalization with occurrence of insomnia at age child of toddler (1-3year).From resulted of research of above, need the existence for implementation of healtharea to consider child refreshment and environment. To old fellow will introduce to childto new hospital environment, so that child will easy to adapt with the environment anddon’t disturb take a rest and sleep during treatment at hospital.Keywords : Toddler, Hospitalization, Insomnia.
Co-Authors - Siswandari Abd. Rahman, Ika Marlina Abdul Djohar Abdul Hoyyi Abraham Yazdi Martin Adisti Permatasari Putri Hartoyo Afrizal Sidik Agung Santoso Agus Rusgiyono Agustifa Zea Tazliqoh Agustinus Lolok AHMAD BURHANUDDIN Ahmad Desta Reswandi Alan Prahutama Alan Prahutama Aldila Abid Awali Alfahari Anggoro, Alfahari Allima Stefiana Insani Ambariyani Ambariyani, Ambariyani Angga Saputra Anggita Puri Savitri Anggraeni, Devina Nurul Anggraini Susanti Kusumawardani Ani Mardiantari Ani, Adesi Rizki Indri Anik Djuraidah Anindya Aryu Inayati Anjas, Muhammad Annikmah Farida Annisa Nur Fathia Anton Suhartono Anwar, M. Syaiful Aprilia, Fadillah Arif Kurnia Wijayanto Arsyad, Mufid Asep Mulyana Asep Mulyana Asep Yoyo Wardaya Asmuni Hayat Aulia Ikhsan Aziz, Hilmy Azzahra Nur Safitri Betha Noranita Bhinekawati, Henny Budi Warsito Bunyamin Chrysmandini Pulung Gumauti, Chrysmandini Pulung Chyntia Arum Widyastusti Danil, Mahmud Daniyati, Dian Dedy Douglas Harianja Devy, Happy Sista Diah Safitri Diah Safitri Dian Daniyati Dian E Idris Gentini Dina Rosmalia Listya Utami Dwi Ispriyanti Ebeit Devita Simatupang Eka Nurzannah Eko Adi Sarwoko Eko Adyan Sukanianto Elvia Ivada Erfan Sofha Esti Zaduqisti Esti Zaduqisti Fajar Heru Setiawan Fajar, Malik FANDI AHMAD Farda Nur Sa&#039;adah Farida, Annikamah Fatima, Suwanto Fikri, Aan Maudlihul Firda Megawati Fitrian Fariz Ichsandi Fitta Setiajiati Gamal Abdel Nasser Masikki Habib Ismail, Habib Hafii Risalam Hanien Nia H Shega Hasbi Yasin Hasbi Yasin Herliansyah, Muhammad Rudy Ika Trisnawati A Ikha Rizky Ramadani Ikhwanudin Indrayati Galugu Indria Tsani Hazhiah Indriani, Agustina Istiroha Ita Dwilestari Iwannudin Levina, Geralda Lies Kurnia Irwanti Lina Karlinasari M. Muslih M. Muslih Husein M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Madani, Hilmi Naufal Maharani Febriana Putri Marthin Nosry Mooy Maslachah, Maslachah Mega Susilowati Melati Puspa Nur Fadlilah Moch. Abdul Mukid Moch. Abdul Mukid Mohammad Yahya Mono Pratiko Gustomi Muchammad Aziz Chusen Muhammad Abid Muhyidin Muhammad Andi Septiadi Muhammad Hilman Rizki Abdullah Muhammad Husein Maruapey muhammad luthfie Muhammad Rendi Ramdhani Muhammad Yusuf Muhimmi, Aliyatul Mumaiyizah, Mumaiyizah Mustafid Mustafid Mustafid Mustafid Mutiara Ardin Rifkiani Nabila, Eva Salsa Nafidhatul Firda Eka Syahfitri Nariswari Diwangkari, Nariswari Niken Anggraini Dewi Noor Fitri Novian Trianggara Novie Eriska Aritonang Nur Alfi Khotamin Nur Alfi Khotamin, Nur Alfi Nurhikmah Megawati Nuril Faiz Nurohmah, Siti NurRizki, Muhammad NURUL QOMARIYAH Nurul Ramadhany Octafinnanda Ummu Fairuzdhiya Onny Kartika Hitasari Oom Komala Pagiling, luther Pratama Ganang Widayaka Pratiko, Mono Puji Retnowati Purnamasari, Irma Purwo Jatmiko Rahayu Ningtyas Rahmawati, Rizky Devi Rakhmat, Rakhmat Riana Ikadianti Rifana, Haikal Zaky Rifki Adi Pamungkas, Rifki Adi Rindayati, Rindayati Risqi, Muhammad Riyan Eko Putri Rizki Taher Dwi Kurniawati Rizqi Izrul Alamsyah Robertus Heri Sulistyo Utomo Roestamy, Martin Ronny Gusnadi Rosyadi, Hanang Rosyidah, Haniatur Rudi Santoso Rukun Santoso Rumuzi, Moh. Rutinaias Haholongan Sabella, Shalsa Putri Sabhariyah, Riesmiati Samantha, Kenia Santoso, Haris Sastrawan, Berry Satriawan, Handi Seftina, Any Shifa Seta Satria Utama Shinta Dewi Rismawati Sirojuddin, Wawan SISWOYO Siti Nur Qomariah Sri Wijayanti Sri Wijayanti St.Nawal Jaya Sudarno Sudarno Sugito - Sugito Sugito Sukanianto, Eko Adyan Suparti Suparti Susanti, Mey Syah, Hengky Firman Syahfitri, Nafidhatul Firda Eka Syeh Sarip Hadaiyatullah Tarno Tarno Tarno Tarno Tatik Widiharih Tatik Widiharih Thoha, Silvia Milady Azkiya Tri W., Vian Sigit Triana Sofiani Triana Sofiani Trianah Shofiani Triastuti Wuryandari Trisnawati A, Ika Ula, Fashihatul Ulfah Juniarti Siregar umah, khoiroh Umam, Misbahul Fuadil USWATUN HASANAH Vica Nurani Wati, Eka Masitho Wilis Ardiana Pradana Yuanita Syaiful Yuciana Wilandari Yuciana Wilandari Yulianita . Yunisa Ratna Resti Yunita, Norma Zahroh, Roihatul Zulfa, Iin Dana