p-Index From 2021 - 2026
8.024
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI Media Statistika Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Jurnal Gaussian Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang I-ECONOMICS: A Research Journal on Islamic Economics Jurnal Pendidikan Islam JURNAL MAHKAMAH SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam JURNAL KOMUNIKATIO Jurnal Sosial Humaniora Journals of Ners Community JAKP (Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik) FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi JURNAL PENELITIAN Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Pendidikan Pemuda Nusantara Bulletin of Community Engagement Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Sylva Lestari Lux Mensana: Journal of Scientific Health Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Islam Bulletin of Indonesian Islamic Studies Margin : Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah Jurnal Fokus Elektroda (Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Moderasi : Journal of Islamic Studies Jurnal Penelitian Manabia: Journal of Constitutional Law Asian Journal of Law and Humanity el hisbah: Journal of Islamic Economic Law Al-Hukkam : Journal of Islamic Family Law Karimah Tauhid Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Insan Pengabdian Indonesia Taawun: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Ihsanniat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kusuma : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Administratie: Jurnal Administrasi Publik
Claim Missing Document
Check
Articles

EKSTRAK BAWANG MERAH MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH Zahroh, Roihatul; Rahmawati, Rita; Yahya, Mohammad
Journals of Ners Community Vol 4 No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v4i2.65

Abstract

ABSTRAKBawang merah (Allium ascalonicum) mengandung quercetin dianggap memilikipotensi sebagai agen hipoglikemik melalui penghambatan enzim alfa amilase yangberperan dalam pencernaan karbohidrat. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengevaluasi pengaruh ekstrak bawang merah dalam menurunkan kadar glukosa darahpada tikus hiperglikemik.Penelitian ini untuk menilai pengaruh ekstrak bawang pada tikus yang dijadikanhiperglikemia menggunakan induksi aloxxan. Penelitian ini merupakan penelitian TrueExperiment. Sampel terdiri dari 12 tikus Mus musculus berumur 3-4 bulan, jenis kelaminjantan yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok 1 tikus dengan pemberian air suling(kontrol) dan kelompok 2 dengan ekstrak bawang merah yang diberikan 1,5 ml / kg.Kemudian dianalisis menggunakan uji one way ANOVA dengan tingkat signifikansiα<0,05.Pada kelompok diabetes diberi ekstrak bawang merah, menunjukkan ada perbedaanyang signifikan sebelum dan setelah pemberian ekstrak bawang (p = 0.029) selama 7 hari.Kadar Gula Darah Berarti tikus sebelum dan sesudah perlakuan diberikan 233,83-101,6mg/dL.Ekstrak bawang merah (Allium ascalonicum) dapat menurunkan kadar glukosadarah pada tikus hiperglikemik dengan penurunan yang signifikan dalam bawang ekstrak1,5 ml / kg berat badan per hari selama seminggu. Oleh karena itu ekstrak bawang dapatmenjadi alternatif herbal dalam menurunkan kadar glukosa darah.Kata kunci: Ekstrak bawang merah, Kadar glukosa darahABSTRACTShallot (Allium ascalonicum) contains quercetin considered has a potential ashypoglycemic agent through its inhibition acting to alpha amylase enzyme which play arole in carbohydrate digestion. The aim of the present study is to evaluate the effect ofonion extract in blood glucose level reduction in hyperglycemic rats.This study to assess the effect of onion extract on mice Blood Sugar is used as theinduction of hyperglycemia with aloxxan. This study is an experimental research Pre andPost Test Control Group Design. Sample consisted of 12 mice Mus musculus tail 3-4month-old male who were divided into two groups. Group 1 mice by administering distilledwater (control) and group 2 with the shallot extract given 1.5 ml / kg. Then analyzed usingone way ANOVA test with significance level α <0.05.In the diabetic group given the extract of red onion, shows there are significantdifferences before and after administration of onion extract (p = 0029) for 7 days. BloodSugar Levels Mean of mice before and after treatment is given from 233.83 to 101.6Extracts of onion (Allium ascalonicum) can lower blood glucose levels inhyperglycemic rats with significant decrease in the onion extract 1.5 ml / kg body weightper day for a week. therefore onion extract may be an alternative in a decrease in bloodsugar levels.Keywords: Onion extract, Blood glucose level
PENDIDIKAN KESEHATAN JIWA MENINGKATKAN KEKEBALAN IMUN DARI STRES PADA LANSIA Rahmawati, Rita; Rindayati, Rindayati
Journals of Ners Community Vol 5 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v5i1.69

Abstract

ABSTRAKStres adalah sesuatu yang menciptakan dari perubahan yang mengganggukeseimbangan steady state dan perlu untuk mendapatkan lebih dengan. Proses perubahanpada orang-orang tua adalah semua tentang perubahan pada aspek fisik, aspek psikologis,dan aspek sosial. Proses ini membuat pengaruh timbal balik dan menciptakan kondisi yangpotensial untuk stres. Jika orang-orang tua diberi pendidikan kesehatan mental, untuk efekmereka akan kebal dari stres itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmenjelaskan pengaruh pendidikan kesehatan mental terhadap tingkat kekebalan stres padaorang-orang tua.Desain penelitian menggunakan metode Pre Eksperimental dengan One-Group PreTest-Post-test, dengan responden 31 sampel yang diambil menggunakan teknik PurposiveSampling. Data dianalisis dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Uji dengan tingkatnilai ρ = 0,000. Ada pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan mental terhadaptingkat kekebalan stres pada orang tua.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kekebalan stres pada lansia sebelumpendidikan kesehatan mental diberikan mencapai 77,41% dari responden yang tidakmemiliki kekebalan terhadap stres, dan 22,58% responden memiliki kekurangan kekebalantubuh terhadap stres. Tingkat kekebalan stres pada orang-orang tua setelah pendidikankesehatan mental diberikan menjadi 9,68% dari responden yang tidak memiliki kekebalanterhadap stres, 87,10% responden memiliki kekurangan kekebalan terhadap stres, dan 6,45% dari responden memiliki kekebalan terhadap stres.Berdasarkan hasil dari penelitian ini bahwa pendidikan kesehatan mental yangmempengaruhi tingkat kekebalan stres pada orang tua.Kata kunci: Pendidikan Kesehatan Mental, Gelar kekebalan Stres, Lansia.ABSTRACTStress is something that create from change that interfere the balancing of steady stateand need to get over with. This changing process on the old people is all about the changeon physical aspect, psychological aspect, and social aspect. These process create areciprocal influence and create potential condition for stress. If those old people given amental health education, for the effect they will immune from the stress itself. The objectiveof this study was to explain the effect of mental health education towards the immunedegree of stress on the old people.The research design was used Pre Experimental method with the One-Group PreTest-Post Test Design, with 31 sample respondent which are taken by Purposive Sampling.Data were analyzed by using Wilcoxon Signed Ranks Test with value level ρ = 0,000.There is a significant effect of mental health education towards the immune degree ofstress on the elderly.The immune degree of stress on the old people before the mental health education wasgiven reached 77,41 % of respondent who don’t have the immune towards stress, and22,58 % of respondent have a lack of immune towards stress. The immune degree of stresson the old people after the mental health education was given becoming 9,68 % of respondent who don’t have the immunity towards stress, 87,10 % of respondent have alack of immunity towards stress, and 6,45 % of respondent have the immunity towardsstress.Based on the result from this research that the mental health education affecting theimmune degree of stress on the elderly.Keywords: Mental Health Education, Immune Degree of Stress, Elderly.
PIJAT REFLEKSI MENURUNKAN TINGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA (Reflection Pressure Decrease Depresion Level in Elderly) Rahmawati, Rita; Syah, Hengky Firman
Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v6i1.72

Abstract

ABSTRAK Terapi pijat refleksi adalah terapi kesehatan dengan memberikan tekanan ke zona refleksi. Depresi adalah penyakit psikologis dengan gangguan perasaan atau emosi sebagai gejala. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efek terapi pijat refleksi untuk menurunkan tingkat depresi pada lanjut usia.Penelitian ini merupakan Pra-eksperimental dengan satu kelompok pre post test design. Sampel diambil menggunakan purposive sampling, sesuai dengan kriteria inklusi dengan besar sampel yaitu 14 lanjut usia. Variabel independen adalah terapi pijat refleksi dan variabel dependen adalah tingkat depresi. Pengambilan data penelitian ini dilakukan di Panti Tresna Wreda Lamongan pada bulan Januari-Februari 2014. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan observasi.Hasil perhitungan dari tingkat depresi menggunakan Wilcoxon test didapatkan nilai signifikansi p= 0,002 (α<0,05) berarti ada pengaruh terapi pijat refleksi untuk menurunkan tingkat depresi pada lanjut usia.Pijat refleksi dapat digunakan sebagai alternatif tindakan untuk menurunkan tingkat depresi pada lanjut usia di panti wreda, sehingga para lansia merasakan kenyamanan tinggal di panti. Kata kunci: Terapi Pijat Refleksi, Tingkat depresi, Lanjut Usia. ABSTRACT Reflection pressure’s theraphy is medical theraphy which gives a pressure into the reflection’s zone. Depresi is the psychological disease with feeling disoder as the symptom. The aim of this research is to evaluate te effect of reflection pressure’s theraphy to decrease the depresion’s level in elderly.This research was a pre-experimental with one group pre post test design. Samples were recruited using purposive sampling, taken according to inclusion criteria with sample size of 14 elderly. The independent variable was reflection pressure’s theraphy and the dependent variable was depresion’s level in elderly. Data were collected using questionarrea and observation.The calculate result of the depresion’s level using Wilcoxon signed rank test with significant of value p=0.002 (p<0,05) it means that there was the effect of reflection’s pressure’s theraphy to reduce the dpresion’s level in elderly.From the result needed a good management for reflection pressure’s theraphy to decrease the depresion’s level in elderly, so that the elderly can be comfort to stay at elderly’s home. Keywords : reflection pressure theraphy, depresion’s level, elderly.
KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN Rahmawati, Rita; Fikri, Aan Maudlihul
Journals of Ners Community Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v5i2.93

Abstract

ABSTRAKMutu pelayanan keperawatan merupakan gambaran total sifat dari suatu produkatau jasa pelayanan yang berhubungan dengan kemampuannya untuk memberikankebutuhan kepuasan. Sehingga untuk memenangkan sebuah persaingan dalam merebutpersaingan pasar, maka rumah sakit harus bisa memberikan jaminan rasa kepuasan padapasien. Masalah yang terjadi adalah kurang ramah atau kurang profesional perawat dalampelayanan keperawatan yang sangat terkait dengan kepuasan pasien dirumah sakit. Tujuanpenelitian ini untuk menganalisis hubungan mutu pelayanan keperawatan dengan tingkatkepuasan pasien.Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian 33 pasien.Pengambilan sampel dengan purposive sampling, didapatkan sampel sebanyak 31responden sesuai kriteria inklusi. Variabel independen adalah mutu pelayanan keperawatandan variabel dependen adalah tingkat kepuasan pasien. Data diambil menggunakan teknikwawancara dan observasi.Hasil uji statistik spearman rho dengan taraf signifikan nilai p < 0,05. Hasilpenelitian ini menunjukkan nilai p= 0,586. Hal ini menunjukkan tidak ada hubungan mutupelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien.Tenaga perawat di rumah sakit merupakan tenaga paling banyak kontak danberinteraksi dengan pasien, sehingga pasien cenderung mengamati apa yang merekalakukan. Maka bila perawat menunjukkan mutu pelayanan keperawatan yang baik akanmenyebabkan meningkatnya tingkat kepuasan kepada pasienKata kunci: Mutu pelayanan keperawatan dan tingkat kepuasan pasienABSTRACTQuality of nursing service was the total of the nature of description a product orservice related to its ability to provide satisfaction to the patients needs. Problems thatoccur in the Dahlia were less friendly or less professional in nursing services. So to win acompetition in seizing market, the hospital most be able to guarantee of satisfaction inpatients.The research aim was to analyze the correlation quality with patients satisfactionlevel.The research was used cross sectional design. The population were 33 patients.Sample were selected by purposive sampling, the sample were 31 respondens withinclusion criteria. The independent variable was a quality of nursing service anddependent variable was patiens satisfaction level. The data were collected by usinginterview and questionnaire.The research result using spearman rho with the ρ < 0.05 significance degree. Theresult of this research was ρ = 0.586. It’s mean no correlation quality of nursing care withpatients satisfaction level.Most of patients intend to observed the quality of nursing service, because nursesare most interactive with patients. If nurses show good quality of nursing service, then itwill increase patients satisfaction level.Keywords : Quality of nursing service and Patient satisfaction level.
PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DALAM PELAKSANAAN CUCI TANGAN Rahmawati, Rita; Susanti, Mey
Journals of Ners Community Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v5i2.106

Abstract

ABSTRAKInfeksi nosokomial adalah infeksi yang didapat pasien saat proses pelayanankesehatan di rumah sakit. Salah satu cara untuk mencegah infeksi nosokomial denganmencuci tangan. Mencuci tangan adalah proses secara mekanis melepaskan kotoran darikulit/ tangan menggunakan sabun dan air bersih. Tujuan dari penelitian ini untukmenjelaskan hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat tentang pencegahan infeksinosokomial dengan pelaksanaan mencuci tangan.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian iniadalah perawat di ruang Flamboyan, Gardena, dan Wijaya Kusuma di RSUD Ibnu SinaGresik, dengan menggunakan purposive sampling, diambil 36 responden berdasarkankriteria inklusi. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner dan observasi.Setelah data yang ada ditabulasi kemudian dianalisis dengan menggunakan uji korelasirank spearman dengan nilai signifikan α< 0,05.Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan perawattentang pencegahan infeksi nosokomial dengan mencuci tangan, dengan tingkat signifikan0,246 (α)> 0,05. Sikap menunjukkan tidak ada hubungan antara sikap perawat tentangpencegahan infeksi nosokomial dengan mencuci tangan, tingkat signifikan 0,285 (α)> 0,05.Pengetahuan dan sikap positif perawat tentang pencegahan infeksi nosokomialdiperlukan untuk meningkatkan pelaksanaan mencuci tangan di ruangan. Jika tujuan itutercapai, itu bisa mengurangi infeksi nosokomial di rumah sakit.Kata kunci: pengetahuan, sikap, infeksi nosokomial, cuci tanganABSTRACTNosocomial infection was the infection which is gotten by the patient, on theprocess of nursing in hospital. The one way to prevent nosocomial infection was washinghands. Washing hands was the process which mechanically release debris from hands skinused body soap or pure water. The aim of this research was to explain the connectionbetween knowledge and nurse attitude about the prevention of nosocomial infection withwashing hands in RSUD Ibnu Sina Gresik.This research used a cross sectional design. Population in this research was nursesin the Flamboyan Ward, Gardena Ward and Wijaya Kusuma Ward in RSUD Ibnu SinaGresik. With using purposive sampling, 36 respondents taken based on inclusion criteria.This research data is taken by using questionnaire and trough observation. After tabulatedexisting data, it is analyzed by using test of rank spearman’s correlation with significantstandart 0.05.Results of research showed there were no correlation between nurse’s knowledgeabout prevented nosocomial infection with washing hand, with level of significant 0.246(α)>0.05. And also with the attitude was showing there was no correlation between nurse’sattitude about prevented nosocomial infection with level of significant 0.285 (α)>0.05.From the result of this research, knowledge and nurse positive attitude about theprevention of nosocomial infection needed to increase in order the washing hands implementation could be running. If the goal had been reached, it could minimizenosocomial infection in hospital.Keywords : knowledge, attitude, nosocomial infection, washed hand’s practice
SPIRITUAL CARE MEMBACA DOA DAN DZIKIR TERHADAP KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI SEKSIO SESAREA (Influence of Spiritual Care a Prayer and Dhikr for the Anxiety of Patients Pre Surgery Caesarean Section) Rahmawati, Rita; Muhimmi, Aliyatul
Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v7i1.117

Abstract

ABSTRAK Kecemasan pasien preoperatif seksio sesarea penyebabnya bisa karena takut terhadap nyeri atau kematian. Kecemasan bisa dikurangi dengan pemberian spiritual care membaca doa dan dzikir yaitu bentuk intervensi perawat dalam pemenuhan kebutuhan spiritual dengan membantu mengajarkan doa dan tehnik relaksasi berdzikir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh spiritual care membaca doa dan dzikir terhadap kecemasan pasien pre operasi seksio sesarea.Desain penelitian yang digunakan adalah jenis Quasy experimental. Populasi yang diteliti adalah seluruh pasien yang akan menghadapi operasi seksio sesarea yang pertama di Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik dengan jumlah 38 responden. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 34 pasien dan dibagi menjadi 17 responden dengan perlakuan spiritual care membaca doa dan dzikir dan 17 responden kelompok kontrol dengan mendengarkan murrotal Alquran. Pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur HARS sebelum dan sesudah pemberian spiritual care membaca doa dandzikir dan sebelum dan sesudah pada kelompok mendengarkan murrotal Alquran. Analisis menggunakan uji statistik Wilxocon Signed Rank Test dan Man-Whitney Test dengan tingkat kemaknaan α < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan setelah diberikan perlakuan tingkat kecemasan menurun dari cemas berat yaitu 29% resonden menjadi tidak cemas yaitu 52,9% responden. Hasil analisa uji statistik didapatkan nilai α = 0.000 yang berarti ada pengaruh spiritual care membaca doa dan dzikir terhadap kecemasan pasien pre operasi seksio sesarea.Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkanperawat dapat menjadikan spiritual care membaca doa dan dzikir sebagai intervensi dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pada pasien yang akan menghadapi pembedahan khususnya seksio sesarea. Kata kunci: Spiritual care membaca doa dan dzikir, kecemasan pre operasi seksio sesarea ABSTRACTAnxiety of the preoperative caesarean sectionpatients can be caused from the fear of pain or death.  Anxiety can be decreased by giving spiritual care praying and dhikr, are one of the nurse intervention the form of spiritual fulfillment by helping teach prayer and dhikr relaxation techniques. This concept focused in the thinking addressed to the creator. This research aim was to know influence of spiritual care a prayer and dhikr for the anxiety of patients pre surgery caesarean section.This research used Quasy Experimental design. The population in this study was all of the patients who would face the first caesarean section in Muhammadiyah hospital with the total 38 patients. The total sample which fulfilling inclusion criteria as 34 patients and divided into 2 groups which 17 respondents given spiritual care treatment a prayer and dhikr and 17 respondents was control grouplistening murrotalAlquran. Collecting the data used structured interview HARS before and after the treatment.Statistical analysis used Wilxocon Signed Rank Test and Man-Whiteney Test with the level of significance α < 0,05.The result showed the level anxiety of the respondents decrease from severe anxiety (29% of the resondents) to be not worry (52, 9% of the respondents). Statistical analysis found that α = 0.000, it meansthere was an influence of spiritual care a prayer and dhikr for the anxiety of patients pre surgery caesarean section.Base on this study nurse is expected to give spiritual care, a prayer and  dhikirintervention fulfilling the spiritual needs of patients who will face surgery. Keywords: Spiritual care a prayer and dhikir, anxiety to preoperative caesarean section
HUBUNGAN KEBIASAAN MINUM KOPI TERHADAP TINGKAT HIPERTENSI (Correlation Habit of Drinking Coffee to the Level of Hypertension) Rahmawati, Rita; Daniyati, Dian
Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v7i2.266

Abstract

ABSTRAK Kopi merupakan salah satu minuman favorit di dunia. Konsumsi kopi mempengaruhi hipertensi telah lama menjadi perdebatan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pada frekuensi tertentu kebiasaan minum kopi dapat meningkatkan tekanan darah (hipertensi). Hipertensi merupakan penyakit yang timbul akibat adanya interaksi berbagai faktor resiko yang dimiliki seseorang. Kopi dapat mempengaruhi tekanan darah karena adanya kandungan kafein. Kafein memiliki efek terhadap tekanan darah secara akut, terutama pada penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan kebiasaan minum kopi terhadap tingkat hipertensi.Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional, subjek penelitian sebanyak 58 orang, subjek penelitian ini adalah warga wilayah kerja puskesmas nelayan kabupaten gresik yang berusia 45-65 tahun, diambil secara Purposive sampling. Kebiasaan  minum kopi dilihat dari frekuensi kopi, jenis kopi, lama minum kopi, kekentalan kopi diambil menggunakan kuisioner dan wawancara terstruktur, dan tingkat hipertensi menggunakan observasi. Analisis statistik yang dilakukan adalah uji statistik spearmans rho dengan nilai standar <0,05.Hasil didapatkan nilai signifikan (2-tailed)= 0,000 yang berarti ada hubungan kebiasaan minum kopi terhadap tingkat hipertensi,  sedangkan nilai korelasi r= 0,809 artinya ada derajat hubungan sangat kuat antara kebiasaan minum kopi terhadap tingkat hipertensi. Penelitian ini menunjukkan ada hubungan kebiasaan minum kopi terhadap tingkat hipertensi di wilayah kerja puskesmas nelayan kabupaten gresik yang dilihat dari frekuensi kopi, jenis kopi, lama minum kopi dan kekentalan kopi,  rata-rata pasien yang mempunyai kebiasaan minum kopi berat mengalami hipertensi.Kata Kunci    : kebiasaan minum kopi, tingkat hipertensi ABSTRACT             Coffee is one of the favorite drink in the world. Consumption of coffee affect hypertension has long been debate Some experiments show that at the frequency certain the habit of drinking coffee can increase blood pressure (hypertension). Hypertension is a disease that occur due to the interaction of a risk factor owned someone. The coffee can affect blood pressure because of the content caffeine. Caffeine is increases blood pressure. This study aim was to explain the correlation habit of drinking coffee to the level hypertension.The experiment used Cross Sectional design, the subject of research as many as 58 respondents, the subject of this study in working area Puskesmas Nelayan Kabupaten Gresik aged 45-65 years, taken in Purposive sampling. The habit of drinking coffee seen from the frequency of coffee, the kind of coffee, long drinking coffee, viscosity coffee taken used a questionnaire and  planned manner of interviews, and the hypertension taken used a observations. Analyze statistics do is test statistics spearmans rho with the value of the standard <0.05.The results of research obtained with analyze the Test statistics spearmans rho established value significant ( 2-tailed ) = 0,000 which means the correlation habit of drinking coffee to the level hypertension, while the value of correlation r= 0,809 means that there is very strong degress relationship between the habit of drinking cofee to the level hypertension.The results of this research shows there is the correlation habit of drinking coffee to the hypertension in working area Puskesmas Nelayan Kabupaten Gresik wich seen from the frequency of coffee, the kind of coffee, long drinking coffee, and viscosity coffee, the average patients who have the habit of the weight of drinking coffee heavy exprerience hypertension. Keywords: the habit of drinking coffee, the hypertension.DOI : 10.5281/zenodo.1405557
PELATIHAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN MENINGKATKAN KELENGKAPAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN (Documentation Training Increase Completeness of Nursing Documentation Rahmawati, Rita; Ula, Fashihatul
Journals of Ners Community Vol 8 No 2 (2017): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v8i2.418

Abstract

 Dokumentasi  keperawatan dalam bentuk dokumen asuhan keperawatan merupakan salah satu alat bukti tanggung jawab dan tanggung gugat atas perbuatan perawat selama menjalankan tugas  pelayanan keperawatan. Program pelatihan pendokumentasian asuhan keperawatan sebaiknya diberikan baik pada perawat yang baru bekerja maupun yang telah ada untuk menghadapi situasi-situasi yang berubah, dengan diberikan pelatihan pendokumentasian ini di harapkan supaya perawat yang baru bekerja di rumah sakit mengetahui cara pengisian yang benar dan di harapkan harus lengkap, dan perawat yang sudah lama bekerja dapat mengetahui apabila ada perubahan-perubahan dalam teknik pengisian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan pendokumentasian asuhan keperawatan terhadap kelengkapan dokumentasi keperawatan.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Preexperimental One Group Pre Post Test Design. Populasi yang diteliti 16 responden di Ruang Dewasa Umum dan Ruang Anak RS PKU Muhammadiyah Sekapuk. Total sampling didapatkan 16 sampel penelitian. Instrumen yang digunakan berupa SAP dan lembar observasi. Analisis menggunakan uji statistik Wilxocon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan α < 0,05.Hasil penelitian didapatkan terdapat peningkatan kelengkapan dokumentasi keperawatan dari yang sebelumya cukup lengkap menjadi lengkap. Uji statistik didapatkan nilai ρ = 0,00 < 0,05 berarti H0 ditolak dan H1 diterima artinya ada pengaruh pelatihan pendokumentasian asuhan keperawatan terhadap kelengkapan dokumentasi keperawatan.Perawat dapat menerapkan pengisian dokumentasi keperawatan secara lengkap untuk mempertahankan kualitas asuhan keperawatan. Pimpinan Rumah Sakit bisa mengadakan pelatihan rutin, setiap orientasi perawat baru maupun perawat yang sudah lama  Kata Kunci : Pelatihan dokumentasi, asuhan keperawatan, kelengkapan   dokumentasi keperawatan.  ABSTRACT Nursing documentation in the form of document nursing care is one evidence of responsibility and accountability for the actions of nurses during duty nursing services. The training program documentation of nursing care should be given to both the nurses who have worked or who have been there to deal with situations that change, to be trained in this documentation in the hope that the nurse who had worked at the hospital knows how to fill in the correct and expected to be complete and nurses who have long worked able to know if there is a changes in filling technique. The research design used in this study is Preexperimental One Group Pre Post Test Design. The studied population of 16 respondents in the room Adults and Children space PKU Muhammadiyah Hospital Sekapuk. Total sampling obtained 16 samples of the study. Instruments used in the form of SAP and observation sheet. Analysis using statistical tests Wilxocon Signed Rank Test with significance level α < 0.05.The result showed there was an increasing completeness of documentation in nursing from the previous complete enough to be complete. The statistical test obtained value ρ = 0.00 < 0.05 mean H0 rejected and H1 accepted meaning there was of effect training on the completeness nursing documentation.Nurses can apply nursing documentation filling completely to maintain the quality of nursing care. Hospital leaders can conduct regular training,every new nurse orientation or senior nurse. Keywords: Training documentation, nursing care, nursing documentation completeness.DOI : 10.5281/zenodo.1401054
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENGONTROLAN INTERDIALITIC WEIGHT GAIN DALAM UPAYA MENSTABILKAN KESTABILAN TEKANAN DARAH (Health Education About The Interdialitic Interruption Interference Control In Establishing Stable Of Blood Pressure Effect) Rahmawati, Rita; Tri W., Vian Sigit
Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i1.631

Abstract

ABSTRAKPasien PGK yang secara rutin menjalani hemodialisis biasanya mengalami perubahan tekanan darah. Salah satu faktor penyebabnya adalah penambahan berat badan diantara waktu dialysis (interdialytic weight gain = IDWG). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang pengontrolan IDWG terhadap kestabilan tekanan darah.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Sampel  berjumlah 34 pasien hemodialisis. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pendidikan kesehatan tentang IDWG sedangkan variabel dependen adalah kestabilan tekanan darah, data diambil menggunakan lembar pengkajian tekanan darah dan kuesioner. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dan mann whitney.Hasil penelitian sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p = 0,000, sedangkan pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan didapatkan nilai p = 0,004, sedangkan perbedaan pada kelompok kontrol dan perlakuan sesudah dilakukan pendidikan didapatkan nilai p = 0,000.      Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar perawat selalu memberikan pendidikan kesehatan pada setiap pasien hemodialisis supaya tekanan darah stabil. Kata kunci : Daun kersen, Glukosa darah, Diabetes Mellitus tipe 2 ABSTRACTPatients  CKD who regularly undergo hemodialysis usually have a change in blood pressure. One factor was the addition of weight between time dialysis (interdialytic weight gain = IDWG). The purpose of this study to determine the effect of health education on controlling the IDWG to the stability of blood pressure.This research was a quantitative research using quasi experiment method with pretest-posttest approach with control group design. The sample was 34 hemodialysis patients. The independent variable in this research is health education about IDWG while the dependent variable is blood pressure stability, data were taken using blood pressure assessment sheets and questionnaires. This study used the Wilcoxon and mann whitney test.Result of research before and after health education in treatment group got value p = 0,000, whereas in the control group before and after the education obtained p value = 0.004, while the difference in the control group and the treatment after the education obtained p value = 0,000.Recommendation result of this research for was nurse always give health education to every patient of hemodialysis so that blood pressure stable.Keywords: CKD, Blood Pressure, Hemodialysis, IDWG, Health EducationDOI: 10.5281/zenodo.1402275
HOMEBASED EXERCISE SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PASIEN LANJUT USIA DENGAN OSTEOARTHRITIS Rahmawati, Rita; Qomariah, Siti Nur
Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v10i1.746

Abstract

Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit kronis yang menyerang tulang rawan sendi dan jaringan di sekitarnya dengan gejala nyeri, kaku dan hilangnya fungsi dari sendi. Tujuan penelitian ini adalah tercapainya kualitas hidup terkait kesehatan yang baik pada lansia.Penelitian HBET ini menggunakan quasy experimental dengan pendekatan one group pre-post test design. Data dikumpulkan dari pasien lanjut usia dengan osteoarthritis di Gresik. Pasien diambil menggunakan teknik consequtive sampling dan didapatkan 26 pasien yang sesuai dengan criteria inklusi melakukan HBET senam lutut selama 2 minggu. Osteoarthritis Knee and Hip Quality of Life (OAKHQOL) untuk mengukur kualitas hidup responden lansia dengan osteoarthritis. Paired t-test digunakan untuk menganalisis pengaruh Home Based Exercise Training (HBET).Didapatkan nilai p<0,0001 pada kualitas hidup. Pasien lansia dengan osteoarthritis yang melakukan HBET senam lutut menunjukkan peningkatan kualitas hidup. HBET dengan senam lutut efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien lanjut usia dengan osteoarthritis.Penelitian selanjutnya perlu dilakukan Home Based Exercise Training dengan penyakit degeneratif yang lain.Kata kunci: Home-Based Exercise Training, kualitas hidup, lanjut usia, osteoarthritisDOI: 10.5281/zenodo.3367799
Co-Authors - Siswandari Abd. Rahman, Ika Marlina Abdul Djohar Abdul Hoyyi Abraham Yazdi Martin Abubakar Iskandar Adisti Permatasari Putri Hartoyo Afrizal Sidik Agung Santoso Agus Rusgiyono Agus Setiawan Agus Suarman Sudarsa Agustifa Zea Tazliqoh Agustina Indriani Agustinus Lolok AHMAD BURHANUDDIN Ahmad Desta Reswandi Alan Prahutama Alan Prahutama Aldila Abid Awali Alfahari Anggoro, Alfahari Alinda Allima Stefiana Insani Ambariyani Ambariyani, Ambariyani Angga Saputra Anggita Puri Savitri Anggraeni, Devina Nurul Anggraeni, Nadiya Anggraini Susanti Kusumawardani Ani Mardiantari Ani, Adesi Rizki Indri Anik Djuraidah Anindya Aryu Inayati Anjas, Muhammad Annikmah Farida Annikmah Farida, Annikmah Annisa Nur Fathia Anton Suhartono Anwar, M. Syaiful Aprilia, Fadillah Apriliani, Afmi Arif Kurnia Wijayanto Aripin, Khairul Arsyad, Mufid Asep Mulyana Asep Mulyana Asep Yoyo Wardaya Asmuni Hayat Assayuti, Muhammad Jalaludin Aulia Ikhsan Azahari, Ratnasari Azhari, Ratnasari Aziz, Hilmy Azzahra Nur Safitri Bawamenewi, Venni Alfrianni Betha Noranita Bhinekawati, Henny Budi Warsito Bunyamin Chrysmandini Pulung Gumauti, Chrysmandini Pulung Chyntia Arum Widyastusti Cinta, Nur Cuhandi Danil, Mahmud Daniyati, Dian Dede Syahrudin Dedy Douglas Harianja Denny Hernawan, Denny Devy, Happy Sista Diah Safitri Diah Safitri Dian Daniyati Dian E Idris Gentini Dina Rosmalia Listya Utami Dwi Ispriyanti Ebeit Devita Simatupang Eka Nurzannah Eko Adi Sarwoko Eko Adyan Sukanianto Elvia Ivada Erfan Sofha Esti Zaduqisti Esti Zaduqisti Esti Zaduqisty Eti karini Euis Salbiah Fajar Heru Setiawan Fajar, Malik FANDI AHMAD Farda Nur Sa&#039;adah Farhati, Muthia Zahra Farida, Annikamah Fatima, Suwanto Fauzi, Kiki Rizki Fikri, Aan Maudlihul Firda Megawati Fitri, Rina Nuzulia Fitria Aprilia Suherman Fitrian Fariz Ichsandi Fitta Setiajiati Gamal Abdel Nasser Masikki Ginung Pratidina Gotfridus Goris Seran Habib Ismail, Habib Hafii Risalam Hanien Nia H Shega Haryadi, Wanda Maulana Hasbi Yasin Hasbi Yasin Herliansyah, Muhammad Rudy Heryati, Ade Ika Sartika Ika Trisnawati A Ikha Rizky Ramadani Ikhwanudin Illahi, Muhammad Jaya Indrakusumah, Faruq Indrayati Galugu Indria Tsani Hazhiah Irhamuddin Istiroha Ita Dwilestari Iwannudin Levina, Geralda Lies Kurnia Irwanti Lina Karlinasari Luthfie, Muhammad Lydon, Novel Anak Lyndon, Novel Anak M. Muslih M. Muslih Husein M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Madani, Hilmi Naufal Maharani Febriana Putri Marthin Nosry Mooy Maruapey, M. Husein Maslachah, Maslachah Mega Susilowati Melati Puspa Nur Fadlilah Moch. Abdul Mukid Moch. Abdul Mukid Mohammad Yahya Mono Pratiko Gustomi Muchammad Aziz Chusen Muhammad Abid Muhyidin Muhammad Afif Muhammad Andi Septiadi Muhammad Hilman Rizki Abdullah Muhammad Husein Maruapey muhammad luthfie Muhammad Rendi Ramdhani Muhammad Yusuf Muhimmi, Aliyatul Mulyana, Ana Mumaiyizah, Mumaiyizah Mursyidah, Euis Mustafid Mustafid Mustafid Mustafid Mustopa, Eliza Nur Fauziah Mutiara Ardin Rifkiani Nabila, Eva Salsa Nabilah, Siti Nafidhatul Firda Eka Syahfitri Nariswari Diwangkari, Nariswari Niken Anggraini Dewi Ningrum, Elis Salsiah Noor Fitri Novian Trianggara Novie Eriska Aritonang Nugraha, Fahri Nugraha, Rayhan Cahya Nur Alfi Khotamin Nur Alfi Khotamin, Nur Alfi Nuranti, Ayu Nurfadhillah, Annisya Nurhikmah Megawati Nuril Faiz Nurohmah, Siti NurRizki, Muhammad NURUL QOMARIYAH Nurul Ramadhany Nurwijayanti Octafinnanda Ummu Fairuzdhiya Onny Kartika Hitasari Oom Komala Pagiling, luther Pratama Ganang Widayaka Pratiko, Mono Puji Retnowati Purnama, Maulana Hasyim Purnamasari, Irma Purwo Jatmiko Putri, Listya Eka R. Oetje Subagdja Rachmawati, Siti Hesti Rahayu Ningtyas Rahman, Muhammad Faizal Rezza Rahmawati, Rizky Devi Rakhmat, Rakhmat Ramdani, Faisal Tri Riana Ikadianti Rifana, Haikal Zaky Rifki Adi Pamungkas, Rifki Adi Rindayati, Rindayati Rini, Etika Risqi, Muhammad Riyan Eko Putri Rizki Taher Dwi Kurniawati Rizqi Izrul Alamsyah Robertus Heri Sulistyo Utomo Roestamy, Martin Ronny Gusnadi Rosyadi, Hanang Rosyidah, Haniatur Rudi Santoso Rukun Santoso Rumuzi, Moh. Rusliandy, Rusliandy Rustandi, Resyiana Saffira Rutinaias Haholongan Sabella, Shalsa Putri Sabhariyah, Riesmiati Samantha, Kenia Sandi Sanjaya, Sandi Santoso, Haris Saprudin Saprudin, Saprudin Sastrawan, Berry Satriawan, Handi Seftina, Any Shifa Seta Satria Utama Shinta Dewi Rismawati Sirojuddin, Wawan SISWOYO Siti Julaeha, Siti Siti Nur Qomariah Soebagdja, R. Oetje Sri Harini Sri Wijayanti Sri Wijayanti St.Nawal Jaya Suarman, Agus Sudarno Sudarno Sugito - Sugito Sugito Sugiyanto - Sukanianto, Eko Adyan Sukarelawati Sukarelawati Sultoni, Muhammad Rafli Suminar, Mimin Suparti Suparti Supriatna, Hendra Susanti, Mey Syah, Hengky Firman Syahfitri, Nafidhatul Firda Eka Syeh Sarip Hadaiyatullah Tarno Tarno Tarno Tarno Tatik Widiharih Tatik Widiharih Thoha, Silvia Milady Azkiya Tohir, M. Abdullah Tri W., Vian Sigit Tri Widyastuti, Ambar Triana Sofiani Triana Sofiani Trianah Shofiani Triastuti Wuryandari Trisnawati A, Ika Ula, Fashihatul Ulfah Juniarti Siregar umah, khoiroh Umam, Misbahul Fuadil Umar A. J, Sabrina Mubarak USWATUN HASANAH Vica Nurani Wahyudin, Cecep Wati, Eka Masitho Wilis Ardiana Pradana Yuanita Syaiful Yuciana Wilandari Yuciana Wilandari Yulianita . Yunisa Ratna Resti Yunita, Norma Yunita, Trizalia Zahroh, Roihatul Zulfa, Iin Dana Zulfikar, Muhamad