Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Keputihan (Flour Albus) pada Remaja Putri di Pesantren Modern Al-Zahrah Bireuen Batubara, Apriany Ramadhan; Rahmayani, Rahmayani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2490

Abstract

Latar Belakang : Kesehatan reproduksi menjadi masalah yang serius sepanjang daur kehidupan. Keputihan merupakan masalah yang sering terjadi dan cukup mengganggu bagi sebagian besar wanita. Di Indonesia sebanyak 75% wanita pernah mengalami keputihan minimal satu kali dalam hidupnya dan 45% di antaranya bisa mengalami keputihan  sebanyak dua kali atau lebih. Kasus kanker leher rahim 90% ditandai dengan keputihan, yang lama kelamaan akan berbau busuk karena adanya proses infeksi dan nekrosis (kematian) jaringan akibat kanker tersebut. Remaja merupakan salah satu bagian dari populasi yang beresiko mengalami keputihan yang memerlukan perhatian khusus. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian keputihan (Flour Albus) pada remaja putri di Pesantren Modern Al-Zahrah Bireuen. Metode : Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Pesantren Al-Zahrah Bireuen. Populasi dalam  penelitian  ini adalah  seluruh santriwati jenjang SMA sebanyak 118 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara Total Populasi. Analisa hasil digunakan dengan uji chi square. Hasil : Dari hasil uji chi square pada faktor tingkat stres dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) menunjukkan nilai p value (0,003) < α (0,05) dan RP = 3,13. CI = 1,50 – 6,52.  berarti ha diterima dan ho ditolak, artinya ada hubungan yang signifikan dan tingkat stress sedang 3,13 kali berisiko terhadap keputihan. Pada faktor personal hygiene menunjukkan nilai p value (0,003) < α (0,05) dan RP = 4,22. CI = 1,54 – 11,59, yang bermakna ada hubungan dan personal hygiene kurang baik 4,22 kali berisiko terhadap keputihan. Pada faktor penggunaan sabun pembersih kewanitaan p value (0,024) < α (0,05) dan  RP = 2,6, CI = 1,30 – 5,21 artinya ada hubungan dan menggunakan sabun pembersih kewanitaan berisiko 2,6 kali terhadap kejadian keputihan. Pada faktor penggunaan pantyliner menunjukkan nilai p value (0,001) < α (0,05) dan RP = 3,49, CI = 1,63 – 7,47 yang memiliki arti ada hubungan dan menggunakan pantyliner berisiko 3,49 kali terhadap kejadian keputihan. Kesimpulan : Ada hubungan faktor tingkat stress, personal hygiene, penggunaan sabun pembersih kewanitaan, penggunaan pantyliner dengan kejadian keputihan (Flour Albus) pada remaja putri di Pesantren Modern Al-zahrah Bireuen. Diharapkan kepada seluruh Santriwati agar informasi tentang cara mengatasi keputihan dan apa yang dapat menyebabkan munculnya keputihan yang di alami agar tidak berujung menjadi keputihan tidak normal yang akan membahayakan organ reproduksi nya.Kata kunci     : Tingkat Stres, Personal Hygiene, Penggunaan Sabun Pembersih Kewanitaan,    Penggunaan Pantyliner, Keputihan (Flour Albus)Background : Reproductive health becomes a serious problem throughout the life cycle. Vaginal discharge is a problem that often occurs and is quite disturbing for most women. In Indonesia as many as 75% of women have experienced vaginal discharge at least once in their life and 45% of them can experience vaginal discharge twice or more. 90% of cervical cancer cases are characterized by vaginal discharge, which over time will smell foul due to the infection process and tissue necrosis (death) due to the cancer. Adolescents are one part of the population at risk of experiencing vaginal discharge that requires special attention. Objective : This study aims to determine the factors associated with the incidence of vaginal discharge (Flour Albus) in adolescent girls at the Modern Islamic Boarding School Al-Zahrah Bireuen. Method : This study uses an analytical survey with a cross sectional approach. The research was conducted at the Modern Islamic Boarding School Al-Zahrah Bireuen. The population in this study were all 118 high school students. Sampling in this study was carried out in total population. Analysis of the results used with chi square test. Results : From the results of the chi square test on the stress level factor with a 95% confidence level (α = 0.05) it shows the p value (0.003) < (0.05) and RP = 3.13. CI = 1.50 – 6.52. means that ha is accepted and ho is rejected, meaning that there is a significant relationship and the stress level is 3.13 times the risk of vaginal discharge. The personal hygiene factor shows the p value (0.003) < (0.05) and RP = 4.22. CI = 1.54 – 11.59, which means that there is a relationship and poor personal hygiene 4.22 times the risk of vaginal discharge. In the factor of using feminine hygiene soap, p value (0.024) < (0.05) and RP = 2.6, CI = 1.30 - 5.21 meaning that there is a relationship and using female cleansing soap has a risk of 2.6 times the incidence of vaginal discharge. . In the factor of using pantyliners, the p value (0.001) < (0.05) and RP = 3.49, CI = 1.63 - 7.47 which means there is a relationship and using pantyliners has a risk of 3.49 times the incidence of vaginal discharge. Conclusion: There is a relationship between stress levels, personal hygiene, the use of feminine hygiene soap, the use of pantyliners with the incidence of vaginal discharge (Flour Albus) in adolescent girls at the Al-zahrah Bireuen Modern Islamic Boarding School. It is hoped that all students will receive information about how to deal with vaginal discharge and what can cause the appearance of vaginal discharge that is experienced so that it does not end up becoming abnormal vaginal discharge which will harm their reproductive organs.Keywords        : Stress Level, Personal Hygiene, Use of Female Cleaning Soap, Use of Pantyliner, Vaginal discharge (Flour Albus)
INTEGRASI MOTIVASI DAN PELATIHAN DALAM MENDORONG EFEKTIVITAS KERJA PETUGAS KIA PUSKESMAS SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR Rosita, Sri; Rahmayani, Rahmayani; Yani, Evi Dewi; Yunita, Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4846

Abstract

Latar Belakang Masalah: Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan salah satu indikator penting dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Efektivitas kerja petugas KIA sangat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, termasuk motivasi kerja dan pengalaman pelatihan yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dan pelatihan dengan efektivitas kerja petugas KIA di Puskesmas Simpang Tiga, Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi seluruh petugas KIA yang berjumlah 41 orang dan dijadikan sampel secara total. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motivasi dan pelatihan, sedangkan variabel terikat adalah efektivitas kerja petugas. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan observasi langsung, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,2% responden memiliki motivasi kerja rendah, dan 56,1% belum pernah mengikuti pelatihan. Terdapat hubungan signifikan antara motivasi (p=0,019) dan pelatihan (p=0,004) dengan efektivitas kerja petugas KIA. Disarankan agar dilakukan pelatihan teknis secara berkala yang relevan dengan tugas KIA, serta penguatan strategi peningkatan motivasi kerja melalui supervisi, penghargaan, dan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung.
PENGARUH EDUKASI DENGAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DI PRODI KESEHATAN GIGI POLTEKKES KEMENKES ACEH Rahmayani, Rahmayani; Rosita, Sri; Yunita, Yunita; Yani, Evi Dewi; Miani, Riza
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4872

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi kasus penyakit menular seksual di Aceh pada laki-laki mencapai 79% dan Aceh Besar mencapai 28%. Tingginya kasus penyakit menular seksual disebabkan kurangnya pengetahuan dan sikap negatif masyarakat terhadap tindakan pencegahan penyakit.Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh edukasi media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap mahasiswa dalam pencegahan penyakit menular seksual di Prodi Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ialah seluruh mahasiswa Prodi Kesehatan Gigi tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 320 orang, sampel penelitian sebanyak 76 orang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Hasil Penelitian: dari hasil penelitian bahwa variabel pengetahuan (p value =0,000) dan sikap (p value =0,000) yang menunjukkan ada pengaruh antara edukasi dengan media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap mahasiswa dalam upaya pencegahan penyakit menular seksual di Prodi Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh.Kesimpulan: ada pengaruh antara edukasi dengan media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap mahasiswa dalam upaya pencegahan penyakit menular seksual. Agar mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai sumber edukasi yang tersedia seperti mengikuti seminar kesehatan di kampus, mengakses modul pembelajaran online tentang PMS, dan aktif dalam kegiatan peer education (pendidikan sebaya) sehingga meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap ke arah positif yang mendukung terbentuknya perilaku kesehatan
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TAPAKTUAN Rosita, Rosita; Rahmayani, Rahmayani; Husna, Husna; Rosita, Sri; Yani, Evi Dewi; Yunita, Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4891

Abstract

Latar Belakang: Data yang didapatkan di Puskesmas Tapaktuan diketahui bahwa di wilayah kerja Puskesmas Tapaktuan, ada 8 Posbindu yang tersebar di 8 desa. Jumlah Masyarakat yang berkunjung ke posbindu rata-rata berumur 40 tahun ke atas. Pada tahun 2024 jumlah kunjungan posbindu di masing-masing desa yaitu Air berudang 94 jiwa, Gunung kerambil 124 jiwa, Lhok Keutapang 143 jiwa, Hilir 85 jiwa, Tepi air 94 jiwa, Hulu 230 jiwa, Padang 97 jiwa, Jambo apha 81 jiwa. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kunjungan pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (POSBINDU PTM) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tapaktuan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua Masyarakat yang berumur 40 tahun ke atas di wilayah Puskesmas Tapaktuan berjumlah 948 orang. Dan sampel penelitian setelah dicari dengan menggunakan rumus Slovin berjumlah 91 orang. Analisis digunakan univariat dan bivariat. Hasil Penelitian: hasil penelitian ini menunjukan bahwa kunjungan Posbindu PTM tidak aktif sebanyak 54,9%, pengetahuan responden kategori kurang baik sebanyak 57,1%, peran kader dengan kategori kurang berperan sebanyak 52,7%, jarak tempuh dengan kategori jauh sebanyak 59,3%. Berdasarkan hasil analisis menggunakan chi square diketahui bahwa pengetahuan dengan nilai p=0,036, peran kader p=0,001, jarak tempuh p=0,003. Kesimpulan: pengetahuan, peran kader dan jarak tempuh memiliki hubungan yang signifikan dengan kunjungan Posbindu PTM di wilayah kerja Puskesmas Tapaktuan. Diharapkan kepada tenaga Kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui penyuluhan terkait penyakit tidak menular dan menginformasikan manfaat mengunjungi posbindu serta diharapkan keluarga untuk dapat mendukung anggota keluarganya yang memiliki resiko menderita PTM agar segera melakukan pemeriksaan salah satuntya dengan rutin mengunjungi posbindu.   
Implementasi Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) di Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Rosita, Sri; Rahmayani, Rahmayani; ZA, Raudhatun Nuzul; Asnimar, Asnimar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3772

Abstract

ABSTRACTLatar Belakang Masalah: Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) mempunyai tiga indikator penting yang harus diterapkan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan peserta JKN di FKTP. Adapun ketiga indikator tersebut adalah angka kontak ≥ 150 per mil, rasio rujukan rawat jalan non spesialistik ≤2%,dan rasio peserta prolanis terkendali ≥ 5%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Pelaksanaan Kapitasi Berbasis Kinerja  (KBK) Di Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan indept interview, observasi, dan telah dokumen sebagai cara untuk mengumpulkan data. Informan penelitian ini berjumlah 5 orang dengan teknik Purposive Sampling. Analisis data secara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan Angka Kontak mencapai target pada zona aman dengan kriteria rating 4 dengan capaian angka kontak ≥150% nilai capaian 1,6. Rasio Rujukan Rawat Jalan Kasus Non Spesialistik mencapai target pada zona aman dengan kriteria rating 4 dengan capaian Rasio Rujukan Rawat Jalan Kasus Non Spesialistik ≤ 2%  nilai capaian 2 dan Rasio peserta prolanis tidak mencapai zona aman dengan kriteria rating 1 dengan capaian Rasio peserta prolanis terkendali <3% nilai capaian 0. Diharapkan Puskesmas Meuraxa melakukan koordinasi dengan kepala desa dan kader puskesmas serta optimalisasi  penjadwalan konsultasi dan pemeriksaan penunjang secara rutin dan kunjungan ke rumah.Kata kunci: Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK), Prolanis.Background of the Problem: Performance Based Capitation (KBK) have three indicators that are applied as an effort to improve the quality of services for JKN participants at the FKTP. The three indicators are contact rate ≥ 150 per mile, non-specialist outpatient referral ratio ≤2%, and Prolanis participant ratio controlled ≥ 5%. The purpose of this study was to analyze the implementation of performance-based capitation (KBK) at the Meuraxa Public Health Center, the Banda Aceh City. This study used a qualitative approach using in-depth interviews, observation, and documents as a way to collect data. The number of informants in this study were 5 people with purposive sampling technique. Data analysis in qualitative research consists of the stages of data reduction, data presentation, drawing conclusions, and verification. The results showed that the contact number reached the target in the safe zone with a rating criterion of 4 with a contact number achievement ≥150%, an achievement value of 1.6. Outpatient Referral Ratio for Non-Specialistic Cases reached the target in the safe zone with rating criteria 4 with the achievement of Outpatient Referral Ratio for Non-Specialistic Cases ≤ 2%, score of 2 and the ratio of prolanis participants not reaching the safe zone with rating criteria 1 with the achievement of controlled prolanist participant ratio 3% achievement value 0.1. It is hoped that the Meuraxa Health Center will coordinate with the village head and puskesmas cadres as well as optimize the scheduling of consultations and routine supporting examinations and home visits.Keywords: Performance Based Capitation (KBK), Prolanis
Pengembangan media pembelajaran interaktif berbantuan Microsoft PowerPoint pada materi ciri-ciri dan pertumbuhan makhluk hidup untuk siswa sekolah dasar Fitra, Apriyus; Miranti, Fehmita; Rahmayani, Rahmayani; Putra, Zetra Hainul
Indonesian Journal of Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics Education Vol. 1 No. 2 (2022): November 2023
Publisher : Indonesian Journal of Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

This research has two objectives, namely, to develop learning media based on interactive microsoft power point for characteristics and growth of living things, and to determine whether learning media is appropriate to use interactively as a medium in learning characteristics and growth of living things in third grade of elementary school. The study used ADDIE development model consisting of 5 stages starting from analysis, design, development, implementation, and evaluation The participants for the impelemtation of the media was five third grade students from a public elementary school in Pekanbaru, Riau, Indonesia. The findings indicated that the level of feasibility of learning media using interactive microsoft power point was declared feasible based on the self evaluation by the researchers and students’ opinion. Students were interested and able to understand the material presented through an interactive display that was designed. Learning media using interactive power point has been carried out in a trial phase in increasing student motivation and enthusiasm for learning. Therefore, the interactive power point learning media developed is feasible in supporting student learning of characteristics and growth of living things and is effective in increasing student learning concentration and motivation.
Analisis Kesulitan Mahasiswa Dalam Mengerjakan Soal Kalkulus Vektor Pada Materi Medan Vektor Terutama Pada Gradien Dan Turunan Berarah Suci Dahlya Narpila; Adisty Garandina; Rahmayani Rahmayani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan mahasiswa dalam memahami dan menyelesaikan soal kalkulus vektor, khususnya pada materi medan vektor yang mencakup konsep gradien dan turunan berarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan dua orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan berupa soal konseptual dan aplikatif serta lembar observasi untuk merekam proses berpikir mahasiswa saat mengerjakan soal. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menuliskan notasi turunan parsial dengan tepat, menyusun komponen gradien secara lengkap, serta menerapkan langkah-langkah sistematis dalam penyelesaian soal turunan berarah, seperti evaluasi titik, normalisasi vektor arah, dan perhitungan dot product. Walaupun beberapa jawaban akhir benar, masih ditemukan kekeliruan dalam proses dan penyajian penyelesaian. Temuan ini mengindikasikan perlunya pembelajaran yang lebih menekankan pada pemahaman konseptual, ketelitian prosedural, serta penggunaan notasi matematis yang sesuai kaidah dalam materi kalkulus vektor.  
Legal Protection of the Bensu in Trademark from an Intellectual Property Perspective (Case Study of Central Jakarta District Court Decision 57/Pdt.Sus-Hki/Mark 2019/Pn Niaga Jkt.Pst) Rahmayani, Rahmayani; Sendy, Beby
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 10, No 1 (2025): February 2025, Disaster and Disease in History
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v10i1.33951

Abstract

Trademark disputes reflect one of the intellectual property law conflicts that have attracted widespread attention in Indonesia. One of them is the Bensu trademark dispute involving Ruben Samuel Onsu, a public figure and PT Ayam Geprek Bensu Sujono, a business entity that claims exclusive rights to use the name "Bensu". The dispute is in the spotlight because it not only concerns the formal legal aspects related to trademark registration, but also considers the concept of first use and good faith in conducting business. In addition, the complexity of this case provides an overview of how trademark disputes can affect legal protection for business actors, especially in the highly competitive food and beverage industry. As one of the important cases in the Commercial Court, this case provides an important decision for the application of trademark law principles in Indonesia and becomes the basis for evaluating intellectual property rights protection in the future
Pengalaman Remaja dalam Proses Kebangkitan dan Pemulihan Diri Setelah Mengalami Trauma Akibat Cyberbullying pada Era Digital Sri Rahayu Ningsih; Muthi’ah Syifa Isnaini; Hidayati Ruslaini; Nurlaila Nasution; Khairani Syahfitri; Rahmayani Rahmayani
Jurnal Pendidikan Dirgantara Vol. 2 No. 3 (2025): Agustus : Jurnal Pendidikan Dirgantara
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupendir.v2i3.615

Abstract

Bullying is a recurring issue and has become a widespread concern, particularly among children and adolescents in school environments. Schools, which should ideally be safe spaces for learning, building friendships, and experiencing personal growth, often turn into places of fear and psychological distress for some students. This is largely due to the frequent violation of human rights (HR) that often goes unaddressed or is underestimated. Bullying can take many forms, including verbal, psychological, physical abuse, and increasingly, cyberbullying. Each of these forms can cause serious harm not only to the victims—who may suffer from emotional and mental trauma—but also to the perpetrators, who may experience long-term psychological consequences and develop deviant or aggressive behavior patterns. In Indonesia, bullying remains a significant issue and a major concern in the education sector. Nearly every school has faced incidents of bullying in one form or another. Cyberbullying, in particular, is harder to monitor and control since it often occurs outside the school’s jurisdiction and is carried out through social media platforms. Efforts to tackle bullying must go beyond merely protecting and supporting the victims. A comprehensive approach is necessary, one that also focuses on preventive education. Students, teachers, and parents must be consistently educated on the negative impacts of bullying, the importance of empathy, and a deeper understanding of human rights. Moreover, strict and clear sanctions must be imposed on perpetrators as a form of legal enforcement and deterrence. With a holistic strategy that involves all elements of the school and the wider community, it is hoped that educational institutions can truly become safe, inclusive, and supportive environments. Such conditions are essential for fostering not only academic growth but also the psychological well-being and character development of the nation's children.
Al-Maṣlaḥah al-Mursalah sebagai Sumber Hukum (Studi Analisis Pendapat al-Syāfi’ī dalam Kitab al-Risālah): Al-Maṣlaḥah al-Mursalah as a Source of Law (al-Syāfi'ī's Opinion Analysis Study in Book of al-Risālah) Rahmayani, Rahmayani; Muttazimah, Muttazimah; Nuraisyah Syahrun
AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2024): AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/qiblah.v3i2.1365

Abstract

Many classical and contemporary scholars use al-Maṣlaḥah al-mursalah as a source or method of adopting Islamic law on issues that have not been explained in detail in the texts, whether in the Al-Qur'an or hadith. The aim of the research is to find out the views of Imam al -Syāfi'ī regarding the position of al-maṣlaḥah al- mursalah as a source of law and his opinion about al-maṣlaḥah al-murlah as a source of law in the book al-Risālah. The formulation of the problem raised is; First, what is Imam al-Syāfi'ī's view regarding the position of al-maṣlaḥah al-mursalah as a source of law. Second, what is Imam al-Syāfi'ī's opinion in the book al-Risālah regarding al-maṣlaḥah al-mursalah as a source of law. Researchers use qualitative research with library research methods which focus on the study of manuscripts and texts, using normative and conceptual approach methods. The results can be concluded as follows; Firstly, Iman al-Syāfi'ī does not reject al-maṣlaḥah al-mursalah absolutely, but he considers that the use of this method must be based on several conditions. This opinion is strengthened by the opinion of the scholars of the Second Syāfi'ī school, the results of the researcher's analysis of al-maṣlaḥah al-mursalah as a source of law in the book al-Risālah, that Imam al-Syāfi'ī does not mention the rejection or permissibility of blaspheming with methods or sources the. It is hoped that the implications of this research will be a reference for a mujtahid when he wants to establish a law using the al-maṣlaḥah al-murlah method.
Co-Authors Adisty Garandina Ainsyah, Ainsyah Alya Sania Putri Amini, Hijratun Andi Uceng Aris Munandar Artika Pertiwi, Artika Asiah Ramadhani ASNIMAR ASNIMAR, ASNIMAR Aulia Dea Ananda Awaluddin Awaluddin Ayu Nadira Wulandari Azhar, Wahyu Baharuddin Baharuddin Batubara, Apriany Ramadhan Deliana, Deliana Dewiyani, Evi Dhea Ananda Br Barus Djam'an, Nurwati Dwi Wulan Joy Lumbantobing Ernita Pasaribu Eunike Gracia Sormin Fachrur Rozi Fahrur Rozi Fauzan Azima Fenny Rizky Amelia Fitra, Apriyus Hamzah, Diza Fathamira Harahap, Lila Mawaddah Hariyanti Hamid Hasymiah, Hasymiah Hidayati Ruslaini Husna Husna Husna, Malaul Iasyah Fakharany Ilda Zahratunisa Iskandar Iskandar Khairani Syahfitri Khairunnisa, Armelia Khoirun Nisa LUKMAN, LUKMAN Mansur, Yuwarman Marniati Marniati, Marniati Maryam, Nilam Meilina, Rulia Miani, Riza Miftahul Jannah Miranti, Fehmita Misriani, Misriani Muhammad Ilham Musdalifa Musdalifa Muthi’ah Syifa Isnaini Mutia Sari, Shinta Mutiah Mutadayyaniah Marbun Muttazimah, Muttazimah Nadia Dwi Utami Nadya Tesalonika Simbolon Natasya Ruth Panjaitan Novizar Nazir Nuraisyah Syahrun Nurdin Arsyad, Nurdin Nurlaila Nasution Nurwandri, Andri Putri Adhelia Br Damanik Qadri, Lailatul Rafiansyah, Rafiansyah Rahmawaty, Rahmawaty Ratna Wilis Ratno, Suyit Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Riyadi, Alif Andaru Rosita Rosita RR. Ella Evrita Hestiandari Samsir Samsir, Samsir Santy, Putri Saraswati, Lucia Sasri Agustina Putri Sendy, Beby Sitepu, Lily Amanda Siti Annisa Sri Rahayu Ningsih Sri Rosita Subagio, Selamat Suci Dahlya Narpila Suci Salsabila Syahid, Abdur Rahman Tania Eviana Umi Salamah Yohana Oktaferin Situmorang Yuliana, Maya Yulidar Yulidar Yunita Yunita Yunita, Ayuwari Yusuf, Namira Za, Raudhatun Nurul Zetra Hainul Putra