Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Demam Tifoid di Wilayah Kerja Puskesmas Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues Rahmayani, Rahmayani; Rosita, Sri; ZA, Raudhatun Nuzul; Salamah, Umi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3471

Abstract

Latar Belakang Masalah: Demam tifoid adalah infeksi yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Biasanya menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Kasus yang parah dapat menyebabkan komplikasi serius atau bahkan kematian. Berdasarkan data yang diperoleh dari Profil Kesehatan Provinsi Aceh di tahun 2019 hingga 2020 kasus demam tifoid terjadi peningkatan 60 % dengan jumlah 3.254 kasus. Berdasarkan rekapitulasi laporan demam tifoid sekabupaten Gayo Lues pada tahun 2018 hingga 2020 kasus demam tifoid masih tinggi yaitu 483 kasus. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sarana air bersih, penggunaan jamban, dan personal hygiene dengan kejadian demam tifoid di wilayah Kerja Puskesmas Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues. Metode Penelitian: Penelitian berbentuk survey analitik dengan teknik case control dan gabungan metode probability sampling. Penelitian dilaksanakan pada 19 Januari s.d 08 Februari 2022. Data dianalisis dengan menggunakan statistik chi-squre. Hasil analisa bivariat dari 104 responden, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 51 kasus dan 51 kontrol. Hasil penelitian: Diperoleh bahwa ada hubungan antara sarana air bersih (P. 0,002), penggunaan jamban (P. 0,001), dan personal hygiene (P. 0,002) dengan kejadian demam tifoid.. Saran: Diharapkan kepada setiap ibu untuk menjaga kebersihan diri, keluarga, dan lingkungan dalam mencegah penyakit demam tifoid dan kepada instansi terkait supaya melaksanakan sosialisasi secara maksimal.Kata Kunci : Demam tifoid, sumber air bersih, penggunaan jamban dan personal hygieneProblem Background: Typhoid fever is a life-threatening infection caused by Salmonella Typhi bacteria. It usually spreads through contaminated food or water. Severe cases can cause serious complications or even death. Based on data obtained from the Aceh Province Health Profile in 2019 to 2020, typhoid fever cases increased by 60% with a total of 3,254 cases. Based on the recapitulation of typhoid fever reports in Gayo Lues Regency from 2018 to 2020, typhoid fever cases were still high, namely 483 cases. Research objectives: This study aims to determine the relationship between clean water facilities, latrine use and personal hygiene with the incidence of typhoid fever in the Rikit Gaib Community Health Center work area, Gayo Lues Regency. Research Method: Research takes the form of an analytical survey with case control techniques and a combination of probability sampling methods. The research was carried out from January 19 to February 8 2022. Data was analyzed using chi-square statistics. Bivariate analysis results from 104 respondents, with the number of samples in this study being 51 cases and 51 controls. Research results: It was found that there was a relationship between clean water facilities (P. 0.002), use of toilets (P. 0.001), and personal hygiene (P. 0.002) with the incidence of typhoid fever. Suggestion: Every mother is expected to maintain personal hygiene, families, and the environment in preventing typhoid fever and to related agencies to carry out maximum outreach.Keywords : Typhoid fever, clean water sources, use of latrines and personal hygiene 
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI 1 SABANG Yusuf, Namira; Rahmayani, Rahmayani; Qadri, Lailatul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5181

Abstract

AbstrakLatar Belakang : Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama pada kelompok remaja, anemia ditandai dengan rendahnya konsentrasi hemoglobin (Hb) yang disebabkan oleh rendahnya produksi sel darah merah, meningkatnya kerusakan eritrosit, kehilangan darah yang berlebihan dan defisiensi Fe yang berperan besar dalam kejadian anemia. Di Provinsi Aceh, remaja putri usia 10-18 tahun sebanyak 57,1% mengalami anemia dengan jenis anemia defisiensi zat besi. Dan dari survei awal yang penulis lakukan ditemukan 10 orang siswi menderita anemia dari 14 orang siswi yang diperiksa Hb nya dengan klasifikasi 9 orang anemia ringan dan 1 orang anemia sedang. Hasil wawancara terhadap 10 orang siswi yang mengalami anemia di SMA Negeri 1 Sabang diketahui bahwa 7 orang siswi mengalami gangguan konsentrasi belajar sehingga prestasinya menurun, 8 orang siswi belum memahami dengan benar tentang anemia, 9 siswi mengalami siklus pendek, lama menstruasi lebih dari 7 hari. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Sabang. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswi kelas 1 dan kelas 2 SMA Negeri 1 Sabang yang berjumlah 117 orang dan menjadi sampel penelitian sebanyak 54 orang. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 07 sampai dengan 17 Juli 2017. Analisa data menggunakan analisis Chi-Square. Hasil Penelitian : dari hasil penelitian diketahui yang mengalami anemia dari 54 responden yaitu sebanyak 29 orang (53,7%). Responden rata-rata berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 23 orang (42,6%) serta memiliki pola menstruasi yang tidak normal yaitu sebanyak 32 orang (59,3%). Kesimpulan dan Saran : ada hubungan pengetahuan, pola menstruasi dengan kejadian anemia. Diharapkan pihak sekolah dapat mengadakan kegiatan pemeriksaan Hb setiap bulannya kepada siswi, dan memberikan penyuluhan tentang penanggulangan anemia pada remaja putri. Dan bagi peneliti lain dapat menjadi informasi tambahan bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan serta melakukan  penelitian lebih mendalam tentang anemia dengan variabel dan design penelitian yang berbeda. 
Pengetahuan Ibu Post Partum Tentang Pantangan Makan dalam Budaya Madeung dengan Penyembuhan Luka Perineum Rosita, Sri; Rahmayani, Rahmayani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2343

Abstract

Latar Belakang Masalah: Luka perineum merupakan salah satu penyebab perdarahan  pasca persalinan, sehingga membutuhkan asupan nutrisi yang cukup. Adanya budaya pantangan makan akan berdampak pada lamanya penyembuhan luka. Pengetahuan ibu sangat mempunyai peran penting terhadap tindakan ibu untuk melakukan pantangan makan selama masa madueng dalam budaya aceh. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu post partum tentang pantangan makan dalam penyembuhan luka perineum di wilayah kerja Puskesmas Samadua. Metode Penelitian yang digunakan deskriptif analitik dengan desain cross sectional studi. Sampel penelitian ini sebanyak 45 orang ibu post partum dengan teknik purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji chi square untuk mengetahui hubungan variabel. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada  hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang pantangan makan dengan penyembuhan luka perineum dengan nilai p-value sebesarr 0,000 dengan interval kepercayaan 95%. Dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, Disarankan kepada  petugas Puskesmas Samadua untuk meningkatkan pengetahuan  ibu  dengan upaya memberikan penyuluhan  tentang gizi serta dampak pantangan makan dalam budaya madeung yang dapat berdampak merugikan kesehatan ibu dan bayi. Kata kunci : Pengetahuan, luka perineum, pantangan makan Background of the Problem: Perineal wound is one of the causes of postpartum hemorrhage, so it requires adequate nutritional intake. The existence of a culture of dietary restrictions will have an impact on the duration of wound healing. Mother's knowledge has an important role in the mother's actions to abstain from eating during the Madueng period in Acehnese culture. The purpose of the study: to determine the relationship between knowledge of post partum mothers about dietary restrictions in healing perineal wounds in the working area of the Samadua Community Health Center. The research method used is descriptive analytic with a cross sectional study design. The sample of this study was 45 post partum mothers with purposive sampling technique. Data analysis was carried out using the chi square test to determine the relationship between variables. The results showed that there was a significant relationship between maternal knowledge about dietary restrictions and perineal wound healing with a p-value of r 0.000 with a 95% confidence interval. It can be concluded that Ha is accepted and H0 is rejected. It is recommended to Samadua Health Center officers to increase mother's knowledge by providing counseling about nutrition and the impact of dietary restrictions in the madeung culture which can have a detrimental impact on the health of mothers and babies.Keywords: Knowledge, perineal wound, dietary restrictions
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Hygiene Sanitasi dengan Konsumsi Jajan Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya Rosita, Sri; Rahmayani, Rahmayani; ZA, Raudhatun Nuzul; Munandar, Aris
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2828

Abstract

Latar Belakang Masalah: Banyak hal yang dapat menyebabkan suatu makanan menjadi tidak aman, salah satu di antaranya dikarenakan terkontaminasi. Pengetahuan tentang makanan dan kesehatan adalah faktor internal yang mempengaruhi konsumsi makanan jajanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Prilaku Hygiene Sanitasi Dengan Konsumsi Jajan Siswa Pada Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Teunom dengan menggunakan jernis penelitian deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD di Kecamatan Teunom. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik proporsional sampling dengan jumlah sampel sebanyak 72 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada responden di 6 SD Kecamatan teunom. Analisa data menggunakan uji chi quare. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan konsumsi jajan siswa SD di Kecamatan Teunom (p=0,02) dan ada hubungan perilaku hygiene dengan konsumsi jajan siswa SD di Kecamatan Teunom (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan yang rendah dan perilaku hygiene yang kurang dapat mempengaruhi konsumsi jajan tidak sehat Pada Siswa Sekolah DasarKecamatan teunom. Diharapkan kepada sekolah agar dapat memberikan bekal informasi kepada siswa dan orang tua siswa untuk menyiapkan bekal makan sehat setiap anak berangkat sekolah.  Kata kunci : Pengetahuan, Perilaku Hygiene, Konsumsi JajanBackground of the Problem: There are so many things that can cause a food to be unsafe, one of which is due to contamination. Knowledge about food and health are internal factors that influence consumption of street food. This study aims to determine the relationship between knowledge and behavior of hygiene sanitation and snack consumption of students in school children in Teunom District in 2021, using descriptive analytic types of research. The population in this study were all elementary school students in Teunom District. The sampling technique in this study used a proportional sampling technique with a total sample of 72 people. The data was collected by distributing questionnaires to respondents in 6 SD Teunom sub-districts from 10 to 17 February 2021. Data analysis used the chi quare test. The results showed that there was no relationship between knowledge and snack consumption of elementary school students in Teunom District (p = 0.274) and there was a relationship between hygiene behavior and snack consumption of elementary school students in Teunom District  (p = 0.000). The conclusion of this study is that low knowledge and poor hygiene behavior can affect the consumption of unhealthy snacks in school students in Teunom District. It is hoped that schools can provide information to students and parents of students to prepare healthy food supplies for every child going to school.Keywords: Knowledge, Hygiene Behavior, Snack Consumption
Hubungan Karakteristik Individu dan Perilaku Dengan Kejadian Asma Pada Pasien Di Poly Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Simeulue Rahmayani, Rahmayani; Rosita, Sri; ZA, Raudhatun Nuzul; Rafiansyah, Rafiansyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3771

Abstract

ABSTRACTLatar Belakang : Menurut Data Puskesmas Simeulue Timur (2014) penderita asma di wilayah kerja Puskesmas Simeulue Timur sebanyak 32 orang. Dan yang menderita penyakit asma di wilayah Puskesmas ini adalah bervariasi antara anak-anak, remaja dan orang dewasa. Dari studi pendahuluan yang penulis lakukan dilapangan dengan wawancara kepada 5 orang masyarakat, diketahui bahwa pengetahuan masyarakat masih kurang tentang penyakit asma, mereka hanya tahu bahwa asma timbul karena factor keturunan, bukan akibat makanan dan yang lainnya. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan karakteristik individu dan perilaku dengan kejadian asma pada masyarakat di Puskesmas Simeulue Timur Kabupaten Simeulue. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang berkunjung ke poly penyakit dalam RSUD Simeulue yang berjumlah 157 pasien dari bulan Januari-Mei 2016. Dan yang menjadi sampel penelitian sebanyak 61 pasien. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11-15 Juli 2016. Analisa data menggunakan analisis Chi-Square. Hasil Penelitian : dari hasil penelitian diketahui ada hubungan antara pekerjaan dengan kejadian Asma di Poly Penyakit Dalam RSUD Kabupaten Simeulue dengan p value 0,001. ada hubungan antara perilaku dengan kejadian Asma di Poly Penyakit Dalam RSUD Kabupaten Simeulue dengan p value 0,001. Kesimpulan: ada hubungan pekerjaan dan perilaku dengan kejadian Asma di Poly Penyakit Dalam RSUD Kabupaten Simeulue. Dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyakit asma dan cara pencegahannya serta pengobatan yang baik untuk penderita penyakit asma.Kata Kunci: Pekerjaan, Perilaku, Kejadian AsmaBackground: According to East Simeulue Health Center data (2014), there are 32 people suffering from asthma in the East Simeulue Health Center work area. And those who suffer from asthma in this Puskesmas area vary between children, teenagers and adults. From a preliminary study that the author conducted in the field by interviewing 5 people in the community, it is known that the public's knowledge is still lacking about asthma, they only know that asthma arises due to hereditary factors, not due to food and other things. Research Objective: To determine the relationship between individual characteristics and behavior and the incidence of asthma in the community at the East Simeulue Community Health Center, Simeulue Regency. Research Method: This research is a quantitative study using analytics with a cross sectional design. The population of this study were outpatients who visited the internal medicine polyclinic at Simeulue District Hospital, totaling 157 patients from January-May 2016. And the research sample was 61 patients. This research was conducted on 11-15 July 2016. Data analysis used Chi-Square analysis. Research Results: From the research results it is known that there is a relationship between work and the incidence of Asthma in the Internal Medicine Clinic of Simeulue District Hospital with a p value of 0.001. There is a relationship between behavior and the incidence of asthma in the Internal Medicine Clinic of Simeulue District Hospital with a p value of 0.001. Conclusion: there is a relationship between work and behavior with the incidence of Asthma in the Internal Medicine Clinic of Simeulue District Hospital. Can provide education to the public about asthma and how to prevent it as well as good treatment for asthma sufferers.Keywords: Occupation, Behavior, Asthma Incidence
Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Tentang Polycystic Ovary Sindrome (PCOS) Terhadap Pengetahuan Remaja Putri di SMA Negeri 4 Kota Banda Aceh ZA, Raudhatun Nuzul; Rahmayani, Rahmayani; Meilina, Rulia; Jannah, Miftahul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2840

Abstract

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) yang menyerang wanita usia subur pada usia remaja dapat menyebabkan gangguan menstruasi, kelebihan berat badan, Terdapat jerawat, Hirsutism, kerontokan rambut dan Penggelapan kulit di area leher. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, dengan menggunakan one group pretest posttest design, penelitian dilaksanakan pada tanggal 31 Mei s/d 10 Juni 2022, populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri yang bersekolah di SMA Negeri 4 Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik menggunakan proportional random sampling yaitu 76 orang. Data diolah dan dianalisa menggunakan uji T-dependent sampel paired. Sebelum dilakukan intervensi penyuluhan kesehatan tentang Polycystic Ovary Sindrome (PCOS) di dapatkan bahwa sebagian besar pengetahuan responden berada pada kategori kurang sebanyak 37 responden (48,7%), sesudah dilakukan intervensi penyuluhan kesehatan tentang Polycystic Ovary Sindrome (PCOS), sebagian besar pengetahuan responden berada pada kategori kurang sebanyak 32 responden (42,1%) dan pada kategori baik sebanyak 26 responden (34,2%), Terdapat efektivitas penyuluhan kesehatan tentang Polycystic Ovary Sindrome (PCOS) terhadap pengetahuan remaja putri dengan nilai p-value=0,000. Terdapat efektivitas penyuluhan kesehatan tentang Polycystic Ovary Sindrome (PCOS) terhadap pengetahuan remaja putri Diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi bagi guru dan petugas UKS dalam melakukan sosialisasi bagi siswa/remaja tentang dampak negatif yang ditimbulkan karena Polycystic Ovary Sindrome (PCOS) di lingkungan sekolah.Kata kunci: PCOS, Remaja Putri, Penyuluhan KesehatanPolycystic Ovary Syndrome (PCOS) which affects women of childbearing age in their teens can cause menstrual disorders, overweight, acne, hirsutism, hair loss and darkening of the skin in the neck area. This research is a quasi-experimental study, using a one group pretest posttest design, the research was conducted from May 31 to June 10, 2022, the population in this study were female teenagers who attended Senior High School 4 city of Banda Aceh. The sampling technique used a technique using proportional random sampling, namely 76 people. Data were processed and analyzed using a paired sample T-dependent test. Before carrying out the health counseling intervention about Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) it was found that most of the respondents' knowledge was in the less category as many as 37 respondents (48.7%), after carrying out health education interventions about Polycystic Ovary Syndrome (PCOS), most of the respondents' knowledge 32 respondents (42.1%) were in the poor category and 26 respondents (34.2%) were in the good category. There was the effectiveness of health counseling about Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) on the knowledge of young women with a p-value = 0.000. There is the effectiveness of health counseling about Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) on the knowledge of young women. It is hoped that this research can provide information for teachers and UKS officers in conducting outreach to students/adolescents about the negative impacts caused by Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) in the school environment.Keywords : PCOS, Tenageer, Health Counseling
ANALISIS PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS IV PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SD 101766 BANDAR SETIA Suyit Ratno; Fenny Rizky Amelia; Ilda Zahratunisa; Eunike Gracia Sormin; Putri Adhelia Br Damanik; Rahmayani Rahmayani; Natasya Ruth Panjaitan; Sasri Agustina Putri; Aulia Dea Ananda
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 9 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana pembelajaran interaktif dapat meningkatkan kreativitas siswa kelas IV dalam pelajaran IPAS di SD 101766 Bandar Setia. Dengan cara wawancara dan membaca berbagai referensi, hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran interaktif bisa meningkatkan kreativitas siswa lewat pendekatan inkuiri, penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi, dan pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Meski begitu, ada tantangan seperti kurangnya fasilitas pendukung dan perlunya pelatihan guru agar lebih mahir menggunakan teknologi. Temuan ini diharapkan bisa membantu mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif untuk sekolah dasar.
CARA MEMBACA DAN MENGAPRESIASI SASTRA ANAK Tania Eviana; Iasyah Fakharany; Putri Adhelia Br Damanik; Rahmayani Rahmayani; Suci Salsabila; Nadia Dwi Utami; Ayu Nadira Wulandari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sastra anak memiliki peran penting dalam perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak. Pemahaman yang baik terhadap cara membaca dan mengapresiasi sastra anak dapat membantu meningkatkan minat baca serta keterampilan literasi sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknik membaca yang efektif serta strategi yang dapat meningkatkan apresiasi sastra anak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi dan wawancara terhadap anak usia 5-8 tahun, orang tua, serta pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik membaca nyaring efektif untuk meningkatkan keterlibatan anak dalam membaca, sedangkan membaca interaktif dapat meningkatkan daya kritis serta pemahaman cerita. Selain itu, apresiasi sastra anak dapat ditingkatkan melalui diskusi cerita, bermain peran, serta pemanfaatan ilustrasi dalam buku. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam cakupan usia dan belum mengukur dampak jangka panjang dari teknik yang diterapkan. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas subjek penelitian dan menggunakan pendekatan kuantitatif guna mengukur efektivitas strategi membaca secara lebih mendalam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dan orang tua dalam memilih metode yang tepat untuk menumbuhkan minat baca serta apresiasi terhadap sastra anak sejak dini.
Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka dan Tantangan Pengimplemengtasiannya Di SDN 106806 Cinta Rakyat Fahrur Rozi; Asiah Ramadhani; Dhea Ananda Br Barus; Dwi Wulan Joy Lumbantobing; Mutiah Mutadayyaniah Marbun; Nadya Tesalonika Simbolon; Rahmayani Rahmayani; Yohana Oktaferin Situmorang
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas penerapan Kurikulum Merdeka di SDN 106806 Cinta Rakyat serta tantangan yang dihadapinya. Diluncurkan pada awal tahun 2022, Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada sekolah untuk menyesuaikan kurikulum sesuai dengan kebutuhan lokal dan konteks siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran, tantangan yang dihadapi oleh para guru, serta motivasi siswa dalam pelaksanaan kurikulum baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Kurikulum Merdeka menawarkan pendekatan pembelajaran yang lebih terstruktur dan memberikan fleksibilitas kepada guru, terdapat tantangan signifikan seperti rendahnya motivasi belajar siswa dan kesiapan infrastruktur. Artikel ini juga menekankan pentingnya menerapkan strategi interaktif dalam pembelajaran guna meningkatkan keterlibatan siswa.
TANTANGAN DALAM MERENCANAKAN PEMBELAJARAN  KURIKULUM MERDEKA DI SDN 101766 BANDAR SETIA DAN SOLUSINYA Ernita Pasaribu; Alya Sania Putri; Rahmayani Rahmayani; Siti Annisa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas perubahan kurikulum dalam sistem pendidikan di Indonesia, dengan fokus pada penerapan Kurikulum Merdeka serta tantangan dan solusi yang dihadapi. Sejak diperkenalkan, Kurikulum Merdeka bertujuan memberikan lebih banyak kebebasan kepada sekolah dan guru dalam merancang pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara dengan seorang guru di SDN 101766 Bandar Setia untuk menggali tantangan yang dihadapi dalam merencanakan dan menerapkan pembelajaran sesuai dengan kurikulum baru ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka mencakup ketidaksesuaian antara desain kurikulum yang bersifat universal dengan kondisi nyata di lapangan, serta kesulitan guru dalam menghadapi perubahan yang terus menerus. Selain itu, kurangnya pelatihan dan sumber daya juga menjadi hambatan dalam pelaksanaan pendidikan karakter yang terintegrasi dalam Kurikulum Merdeka. Artikel ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan untuk guru, peningkatan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
Co-Authors Adisty Garandina Ainsyah, Ainsyah Alya Sania Putri Amini, Hijratun Andi Uceng Aris Munandar Artika Pertiwi, Artika Asiah Ramadhani ASNIMAR ASNIMAR, ASNIMAR Aulia Dea Ananda Awaluddin Awaluddin Ayu Nadira Wulandari Azhar, Wahyu Baharuddin Baharuddin Batubara, Apriany Ramadhan Deliana, Deliana Dewiyani, Evi Dhea Ananda Br Barus Djam'an, Nurwati Dwi Wulan Joy Lumbantobing Ernita Pasaribu Eunike Gracia Sormin Fachrur Rozi Fahrur Rozi Fauzan Azima Fenny Rizky Amelia Fitra, Apriyus Hamzah, Diza Fathamira Harahap, Lila Mawaddah Hariyanti Hamid Hasymiah, Hasymiah Hidayati Ruslaini Husna Husna Husna, Malaul Iasyah Fakharany Ilda Zahratunisa Iskandar Iskandar Khairani Syahfitri Khairunnisa, Armelia Khoirun Nisa LUKMAN, LUKMAN Mansur, Yuwarman Marniati Marniati, Marniati Maryam, Nilam Meilina, Rulia Miani, Riza Miftahul Jannah Miranti, Fehmita Misriani, Misriani Muhammad Ilham Musdalifa Musdalifa Muthi’ah Syifa Isnaini Mutia Sari, Shinta Mutiah Mutadayyaniah Marbun Muttazimah, Muttazimah Nadia Dwi Utami Nadya Tesalonika Simbolon Natasya Ruth Panjaitan Novizar Nazir Nuraisyah Syahrun Nurdin Arsyad, Nurdin Nurlaila Nasution Nurwandri, Andri Putri Adhelia Br Damanik Qadri, Lailatul Rafiansyah, Rafiansyah Rahmawaty, Rahmawaty Ratna Wilis Ratno, Suyit Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Riyadi, Alif Andaru Rosita Rosita RR. Ella Evrita Hestiandari Samsir Samsir, Samsir Santy, Putri Saraswati, Lucia Sasri Agustina Putri Sendy, Beby Sitepu, Lily Amanda Siti Annisa Sri Rahayu Ningsih Sri Rosita Subagio, Selamat Suci Dahlya Narpila Suci Salsabila Syahid, Abdur Rahman Tania Eviana Umi Salamah Yohana Oktaferin Situmorang Yuliana, Maya Yulidar Yulidar Yunita Yunita Yunita, Ayuwari Yusuf, Namira Za, Raudhatun Nurul Zetra Hainul Putra