p-Index From 2021 - 2026
9.784
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Jurnal Pendidikan Usia Dini Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini AL-ATHFAAL : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Indonesian Journal of Educational Counseling Journal of Teaching and Learning in Elementary Education Jurnal Ilmiah POTENSIA Perspektif Ilmu Pendidikan VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pelita PAUD FIKRAH Aulad : Journal on Early Childhood Islamic Guidance and Counseling Journal Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Habitus: Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Psychosophia: Journal of Psychology, religion, and humanity MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Didaktika: Jurnal Kependidikan Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Journal of Early Childhood Education Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan PERDULI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Aktual : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN International Conferences On Early Childhood Education Proceedings Jipmor: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Humaniora Jurnal Pelita PAUD PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Eduprof Exploration In Early Childhood Research International Conferences on Early Childhood Education Proceedings Fikrah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI: TINJAUAN PUSTAKA Nadia Estu Ningtias; R Sri Martini Meilanie; Nurbiana Dhieni
Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, & Antropologi Vol 9, No 1 (2025): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v9i1.104238

Abstract

Pendidikan seks pada anak usia dini merupakan isu yang semakin mendapat perhatian dalam dunia pendidikan, terutama terkait upaya perlindungan diri anak sejak usia dini. Anak usia 5-6 tahun berada pada masa krusial dalam mengenal tubuhnya, memahami batasan, serta membentuk identitas diri. Namun, pendekatan dan media pembelajaran yang digunakan dalam mengenalkan pendidikan seks pada kelompok usia ini masih menjadi tantangan bagi pendidik dan orang tua. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran pendidikan seks anak usia dini melalui metode literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media visual berbasis narasi, seperti buku cerita bergambar terbukti efektif dalam membantu anak memahami konsep tubuh pribadi, hak atas tubuh, serta keberanian melapor. Selain itu, media berbasis permainan dan diskusi terbimbing juga memiliki dampak positif terhadap pemahaman anak secara menyeluruh. Buku bergambar memungkinkan anak memaknai pesan melalui ilustrasi dan cerita sesuai dengan dunia mereka, sementara pendekatan bermain menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa pemilihan media pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan ramah anak sangat penting dalam mendukung efektivitas pendidikan seks di jenjang pendidikan anak usia dini. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Pendidikan Seks, Media Pembelajaran  ABSTRCTSex education in early childhood is an issue that has received increasing attention in the world of education, especially related to efforts to protect children from an early age. Children aged 5-6 years are at a crucial time in recognizing their bodies, understanding boundaries, and forming self-identity. However, the approach and learning media used in introducing sex education in this age group is still a challenge for educators and parents. This article aims to examine various learning media used in learning early childhood sex education through the literature review method. The results show that narrative-based visual media, such as picture storybooks, are effective in helping children understand the concept of personal body, body rights, and the courage to report. In addition, game-based media and guided discussions also have a positive impact on children's overall understanding. Picture books allow children to interpret messages through illustrations and stories according to their world, while the play approach creates a fun learning atmosphere. The conclusion of this study confirms that the selection of interactive, contextual and child-friendly learning media is crucial in supporting the effectiveness of sex education in early childhood education.Keywords: Early Childhood, Sex Education, Learning Media 
Profesionalisme Pendidik PAUD Melalui Pendampingan Reflektif Dampak Terhadap Kualitas Interaksi Anak Usia Dini Ratu Linda Martina Andryani; Sofia Hartati; Nurbiana Dhieni
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 8 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i8.12734

Abstract

Early Childhood Education (ECE) serves as a crucial foundation in developing quality human resources, with the 0–6 year age range constituting a golden period of brain development. However, the reality in Indonesia reveals that the quality of ECE teachers remains suboptimal, with approximately 52% yet to meet minimum academic qualifications. This study aims to explore the relationship between reflective mentoring programs and the enhancement of ECE teacher professionalism, as well as its impact on the quality of early childhood interactions. Employing a qualitative approach through systematic literature review, data were gathered from empirical journals, books, and national and international research reports published within the last 5 years, and analyzed using content analysis and thematic synthesis. The findings indicate that reflective mentoring implemented through coaching, mentoring, and structured peer observation significantly enhances teachers' pedagogical competence, self-reflective capacity, and emotional responsiveness. This improvement in professionalism, in turn, demonstrably affects the quality of teacher-child interactions, characterized by greater warmth, increased child engagement, and consistent emotional support. Indonesia's Teacher Professional Education Program (PPG) is identified as having substantial institutional potential as a vehicle for reflective mentoring, although its implementation still requires strengthening to be more contextual and sustainable.
Implementasi Model Parenting Tatap Muka dan Digital untuk Meningkatkan Pemahaman Pendidikan Seksual Orang Tua di Satuan PAUD: - Asep Munajat; M. Syarif Sumantri; Nurbiana Dhieni; Sri Wulan; Dadan Rahmat
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7343

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi model parenting dalam meningkatkan pemahaman pendidikan seksual pada orang tua anak usia dini. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan guru PAUD, orang tua, dan pengurus Bina Keluarga Balita (BKB) sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan seksual melalui pertemuan tatap muka efektif meningkatkan interaksi langsung dan komunikasi dua arah antara pendidik dan orang tua. Program techno parenting berbasis aplikasi Android turut memperluas akses informasi, memberikan fleksibilitas belajar, serta meningkatkan literasi digital orang tua dalam mendampingi anak di era teknologi. Selain itu, keterlibatan ayah memperkuat keseimbangan peran dalam pengasuhan. Sinergi ketiga komponen ini membentuk sistem dukungan edukatif yang komprehensif, meningkatkan pemahaman orang tua tentang pendidikan seksual, serta mendorong penerapan pola asuh digital yang sehat, adaptif, dan preventif terhadap risiko kekerasan seksual sejak dini.
Kotak Nusantara Sebagai Media Permainan Membantu Guru Mengenalkan Literasi Budaya Indonesia pada Anak Usia Dini Rina Jayani; Sri Wulan; Nurbiana Dhieni
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1402

Abstract

Mengenalkan budaya Indonesia sejak usia dini dapat menumbuhkan nilai toleransi dan rasa cinta tanah air. Namun, guru PAUD seringkali menghadapi keterbatasan media pembelajaran yang relevan dan menarik untuk mengenalkan budaya kepada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman guru dalam menggunakan Kotak Nusantara, sebuah media permainan berbasis pendekatan Montessori, sebagai sarana mengenalkan literasi budaya Indonesia kepada anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek empat guru kelas berbeda di Sekolah Aluna Montessori, Jakarta. Setiap guru mengajar siswa yang berbeda dan menggunakan media selama dua bulan dalam proses pembelajaran rutin. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan koding terbuka dan model Miles & Huberman. Hasil penelitian yaitu 1) Guru dapat mengenalkan literasi budaya secara konkret pada anak usia dini, 2) Pengetahuan budaya yang perlu dikenalkan kepada anak sudah tersedia pada Kotak Nusantara, 3) Terdapat buku panduan yang membantu guru dalam mengenalkan literasi budaya melalui Kotak Nusantara. Dengan demikian, Kotak Nusantara efektif sebagai media alternatif  membantu guru dalam mengenalkan literasi budaya di pendidikan anak usia dini.
Penerapan Kegiatan Book-Sharing dalam Meningkatkan Pemahaman Cerita dan Minat Baca Anak usia 4-5 Tahun Vika Ramadhiana; Nurbiana Dhieni; Nurjannah Nurjannah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1535

Abstract

Kemampuan untuk memahami cerita dan minat baca yang anak miliki merupakan dua aspek penting dalam perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kegiatan book-sharing dalam meningkatkan pemahaman cerita dan minat baca pada anak usia 4-5 tahun di dua Lembaga TK Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta data yang dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru dan dokumentasi selama aktivitas kegiatan book-sharing di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan book-sharing dilakukan secara rutin dengan metode interaktif yang melibatkan ekspresi vokal, penggunaan gambar, serta pertanyaan terbuka untuk merangsang pemahaman cerita. Anak menunjukkan peningkatan dalam memahami alur, karakter, serta pesan moral dalam cerita. Selain itu, terdapat perubahan positif pada sikap anak terhadap buku, ditandai dengan meningkatnya ketertarikan anak untuk memilih buku secara mandiri dan keinginan untuk mendengar cerita lebih lanjut. Faktor pendukung dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi ketersediaan buku bergambar yang sesuai usia, peran aktif guru dalam membimbing interaksi, serta suasana kelas yang kondusif. Penelitian ini merekomendasikan penerapan book-sharing sebagai bagian dari strategi literasi awal yang menyenangkan dan bermakna dalam pendidikan anak usia dini.
Policy Directions for Early Childhood Education Teacher Development in Indonesia in the Merdeka Belajar Era: A Systematic Literature Review Zaida, Nur Aini; Hartati, Sofia; Dhieni, Nurbiana; Akhlak, Faza Karimatul; Hidjanah
JOYCED: Journal of Early Childhood Education Vol. 6 No. 01 (2026): JOYCED: Journal of Early Childhood Education
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI (PIAUD) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/joyced.2026.61-04

Abstract

Purpose – Existing studies on Early Childhood Education (ECE) teacher development in Indonesia during the Merdeka Belajar era remain fragmented. This study aims to synthesize evidence on policy directions, implementation challenges, and recommendations for ECE teacher development. Design/methods/approach – A Systematic Literature Review guided by the PRISMA 2020 framework was conducted. Data were retrieved from Google Scholar using Publish or Perish with six keyword combinations related to ECE policy, teacher development, Merdeka Belajar, and the Merdeka Curriculum. From 120 initial records, 30 studies were selected and analyzed through thematic synthesis involving coding and theme development. Findings – Five themes emerged: policy and regulatory development, teacher professional development, Merdeka Curriculum implementation, digital literacy and technology integration, and implementation challenges with future policy recommendations. The findings indicate a shift toward curriculum flexibility, child-centered learning, authentic assessment, teacher autonomy, and contextual learning practices, providing practical directions for strengthening ECE teacher development policies. The findings highlight ECE teacher development as a systemic process shaped by policy, institutional support, and professional learning. Research implications/limitations – Strengthening ECE teacher development requires sustained mentoring, professional learning communities, digital inclusion, welfare support, and impact-based evaluation. The review is limited to studies retrieved from Google Scholar using selected keywords. Originality/value – This study provides a comprehensive synthesis of policy directions, challenges, practical insight and recommendations for strengthening ECE teacher development in Indonesia. Article classification – Systematic Literature Review.
Kebutuhan Pengembangan Profesional Guru TK Dalam Sistem Perlindungan Anak di Sekolah Mutiara Magta; Nurbiana Dhieni; Sri Wulan
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 11 No 2 (2026): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.11.2.138-149

Abstract

Kindergarten (TK) teachers hold a strategic position in the child protection system due to their intensive daily interactions with young children. This study aims to describe the professional development needs of kindergarten teachers in the field of child protection. This study used a survey research method involving 82 kindergarten teachers spread across the provinces of Jakarta and West Java as respondents. Data collection was conducted using a Likert-scale questionnaire distributed using G-form. The analysis results showed that all three dimensions of need were in the highly needed category: the knowledge dimension obtained the highest mean (M=3.61), followed by the skills dimension (M=3.55), and the professional development support dimension (M=3.51). Overall, more than 93% of respondents stated that they strongly needed capacity building in all aspects measured. The item with the highest score was recognizing signs of violence and neglect (M=3.65), while incident documentation received the lowest score but was still highly needed (M=3.41). These findings emphasize the urgency of a structured, sustainable professional development program that is based on the real needs of PAUD teachers in the field, particularly in the field of child protection.
Project Based Learning Workshop for Panggang Island & Pramuka Island, Seribu Island PAUD Educators Nurbiana Dhieni; Sri Wulan; Winda Gunarti; Dewi Sartika; Haula Millati Azka
Aktual: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Aktual: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat May 2024
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/aktual.v2i2.188

Abstract

This activity aims to increase the knowledge of 80% of teachers about the practice of Project Based Learning in early childhood education learning. The Project Based Learning workshop activities were held on Panggang and Pramuka islands, the Thousand Islands, and were attended by 14 teachers. The method uses lectures and workshop activities. The pre-test and post-test results showed that the average knowledge increased from 26.43 to 54.29. Based on the results of the Wilcoxon test analysis, a p-value of 0.002 < 0.05 was obtained, which means that the level of knowledge of the respondents changed before and after the Project Based Learning workshop was conducted. So, it can be concluded that the implementation of the project based learning workshop has been carried out well, from planning to implementation. Apart from that, teachers are also enthusiastic about the activities that have been carried out and are able to participate in the activities well.
Co-Authors Ade Dwi Utami Agustin, Remalianti Ali Djamhuri Annisa Nur Wahyuningsih Annisa Nur Wahyuningsih Aryanti Aryanti Asep Munajat Asep Supena Asep Supena. Atik Masruroh Ayu, Ayu Mustika Sari Azizah Muis, Nurbiana Dhieni, Dadan Rahmat Dadan Suryana Damayanti, Rd. Ranie Della Raymena Jovanka Dewi Nurarifah Dewi Sartika DEWI SARTIKA Dewi Sartika Dewi Sartika Edwita, Edwita Eka Pratiwi Eka Yunita, Eka Eka, Eka Pratiwi Elina Sitompul Elindra Yetti Elindra Yetti Endry Boeriswati Esra Sangelia Sinaga Fachrul Rozie Fahad Ainun Najib Faradiba, Yasmin Fardiah Fardiah Farida Mayar Farida Samad Farny Sutriany Jafar Faza Karimatul Akhlak Festy Kartika Siwi Fridani, Lara Hapidin, Hapidin Haula Millati Azka Haula Millati Azka Hidjanah Ifina Trimuliana Ilza Mayuni Iman Utama, Windi Wulandari Indra Jaya Juih, L. Julius Juriana Juriana Karnadi Kristian, Wemni Lara Fridani Lestiawati, I Made M Syarif Sumantri M. Syarif Sumantri M. Syarif Sumantri Made Ayu Anggreni Maria, Ilga Mas'ud, Sitti Habiba Mega Ria Agustina Mei Naswinarsih Meilanie, R Sri Martini Miftahulkhairah Anwar Misyana, Misyana Mohamad Syarif Sumantri Mohamad Syarif Sumantri Muhamad Syarif Sumantri Muhammad Syarif Sumantri Murtafiah Murtafiah Mutiara Magta NI GUSTI AYU MADE YENI LESTARI, NI GUSTI AYU MADE YENI nila fitria Ningtias, Nadia Estu Nur Wahyuningsih, Annisa Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Oktarina Dwi Handayani R Sri Martini Meilanie Ramadan, Mariana Panji Ratu Linda Martina Andryani Raudhatul Jannah Rihana Rihana Rihana, Rihana Rina Jayani Rohita Roostin, Erna Santosa Murwani Saputri, Meeisya Eka Sintha Puspa Paramitha Sofia Hartati Sri Indah Pujiastuti Sri Martini Meilanie Sri Wulan Sri Wulan Sri Wulan Sri Wulan, Sri Suharti Suharti Suharti Suryadi Suryadi Syarah, Erie Siti Syarif Sumantri Syifauzakia, Syifauzakia Tita Norma Gita Tjipto Sumadi Trully Kusumawardhani, Trully Utin Supartini Vika Ramadhiana Widjayatri, Rr. Deni Winda Gunarti Yenti Juniarti Yufiarti Yuli Pujianti YULI PUJIANTI Yuliani Eka Putri Yuni Dwi Suryani Zahrah Zakiyyatur Rahmah Muis Zaida, Nur Aini