Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI LITERATUR Surya Handika, Aditya; Mulyadiprana, Ahmad; Merliana, Anggit
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12222

Abstract

This study aims to analyze the role of Project Based Learning (PjBL) in developing elementary school students’ critical thinking skills through a literature review approach. Critical thinking is an essential 21st-century skill that needs to be developed from an early age; however, in practice, students' critical thinking skills remain relatively low due to teacher-centered learning. This study employs a qualitative approach using a literature review method by examining relevant scientific journals and books. Data collection was carried out through the stages of identification, selection, and analysis based on specific criteria, including empirical studies focusing on elementary school students, Project Based Learning, and critical thinking skills. The data were analyzed using descriptive qualitative techniques by grouping, comparing, and synthesizing the findings of previous studies. The results indicate that Project Based Learning is effective in improving students’ critical thinking skills through active involvement in problem-solving, analysis, and evaluation processes. In addition, PjBL enhances students’ collaboration, communication, and responsibility in learning. Therefore, Project Based Learning can be considered an effective alternative learning model to improve the quality of learning in elementary schools.
EFEKTIVITAS MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN NILAI-NILAI PANCASILA SISWA SEKOLAH DASAR: KAJIAN LITERATUR Wulandari Rahayu, Shindi; Mulyadiprana, Ahmad; Moh Irma Ari Irawan, Tb
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48180

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Teams Games Tournament (TGT) learning model in improving elementary school students’ conceptual understanding of Pancasila values through a literature review. This study is motivated by the low level of students’ conceptual understanding of Pancasila values, where students tend to memorize rather than understand and apply these values in their daily lives. This research employs a qualitative approach using a literature review method by analyzing various relevant studies that have been published. The data were obtained from scientific articles selected based on specific criteria related to the TGT model, elementary school learning, and conceptual understanding of Pancasila values. The data analysis technique used content analysis, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the TGT learning model is effective in improving students’ conceptual understanding, learning motivation, activeness, and learning outcomes. Learning activities through group discussions, academic games, and healthy competition create an active and enjoyable learning environment, which helps students understand and apply Pancasila values in their daily lives. Therefore, the TGT model can be recommended as an alternative learning model in Pancasila education at the elementary school level.
Pengaruh Model CIRC terhadap Keeterampilan Membaca Pemahaman Isi Teks Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ai Destri Aryanti; Dwi Alia; Ahmad Mulyadiprana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3874

Abstract

Penelitian ini disusun sebagai salah satu pengembangan strategi dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam keterampilan membaca pemahaman di sekolah dasar dengan melihat bagaimana pengaruh model pembelajaran CIRC terhadap keterampilan membaca pemahaman isi teks di kelas IV. Tujuan penelitian ini untuk melihat peningkatan keterampilan membaca pemahaman melalui penerapan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) pada Tema “Di Bawah Atap” melalui teks wacana berupa cerpen Kelas IV SDN Sambongpari Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan melalui metode penelitian eksperimen model pre-eksperimental design tipe one group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN Sambongpari yang berjumlah 23 siswa terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Penelitian terdiri dari 3 siklus 4 tahap pertemuan, yaitu: pretest, treatmen pertama, treatment kedua, dan posttest. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan dalam keterampilan membaca pemahaman isi teks siswa melalui penerapan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) terbukti pada hasil pretest dan posttest. Kesimpulan ini diperoleh melalui perolehan nilai sebelum perlakuan yang menunjukan nilai rata- rata 45,65 dan setelah perlakuan nilai rata-rata 84,35. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil penelitian yang menunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Oleh karena itu, model CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman isi teks di kelas IV SDN Sambongpari. Sehubung dengan keterbatasan peneliti dalam melakukan penelitian maka peneliti sarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan pengujian mengenai efektivitas model CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dengan permasalahan yang lebih luas.
Hubungan pola asuh permisif dengan perkembangan psikososial peserta didik kelas V di Sekolah Dasar Elsa Lestari; Ahmad Mulyadiprana; Resa Respati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26853

Abstract

Abstract This study aims to explore the relationship between permissive parenting and the psychosocial development of fifth-grade students at SDN Anaka. The research employs a correlational method with Spearman's test to measure the relationship between the independent variable (permissive parenting) and the dependent variable (psychosocial development). Data were collected using questionnaires distributed to 35 parents and students, selected through purposive sampling. The results indicate a significant and strong relationship between permissive parenting and psychosocial development, with a Spearman correlation coefficient of 0.946 at a 99% confidence level (p < 0.01). Linear regression analysis revealed that an increase of one unit in permissive parenting improves psychosocial development scores by 1.167 units. This study highlights the importance of appropriately applied permissive parenting in supporting children's psychosocial development, particularly in fostering responsibility, self-confidence, and tolerance. These findings provide insights for parents, educators, and policymakers to improve parenting strategies to optimize child development. Keywords: permissive parenting, psychosocial development, students. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pola asuh permisif dengan perkembangan psikososial peserta didik kelas V di SDN Anaka. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan uji Spearman untuk mengukur hubungan antara variabel independen (pola asuh permisif) dan variabel dependen (perkembangan psikososial). Data diperoleh melalui angket yang diberikan kepada 35 orang tua dan peserta didik, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh permisif memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan dengan perkembangan psikososial peserta didik, dengan koefisien korelasi sebesar 0,946 pada tingkat kepercayaan 99% (p < 0,01). Analisis regresi linear menunjukkan bahwa peningkatan satu unit pada pola asuh permisif dapat meningkatkan skor perkembangan psikososial sebesar 1,167 unit. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan pola asuh permisif secara tepat untuk mendukung perkembangan psikososial anak, khususnya pada aspek tanggung jawab, kepercayaan diri, dan toleransi. Hasil ini diharapkan menjadi panduan bagi orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan untuk memperbaiki strategi pengasuhan demi mendukung perkembangan anak secara optimal. Kata Kunci: pola asuh permisif, perkembangan psikososial, peserta didik.
Studi Literatur: Analisis Faktor-Faktor Pembentuk Kesejahteraan Subjektif Pada Peserta Didik Sekolah Dasar Nia Elinda; Ahmad Mulyadiprana; Rifqy Muhammad Hamzah
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i2.2162

Abstract

Kesejahteraan subjektif (subjective well-being) peserta didik di sekolah dasar sering kali terabaikan dalam praktik pembelajaran, padahal aspek ini sangat krusial dalam mendukung pencapaian prestasi akademik dan kebahagiaan anak di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor pembentuk kesejahteraan subjektif peserta didik sekolah dasar sekaligus merumuskan strategi untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan suportif. Metode penelitian yang digunakan adalah Literatur Review atau studi kepustakaan (library research). Penelusuran literatur difokuskan pada artikel jurnal dan dokumen ilmiah yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir menggunakan basis data Google Scholar, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dan sintesis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan subjektif anak dibentuk oleh interaksi kuat antara faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi konsep diri, kapasitas emosional, dan spiritualitas. Sementara itu, faktor eksternal sangat didorong oleh kehangatan pengasuhan keluarga, dukungan emosional dari guru, serta iklim sekolah yang bebas dari perundungan (zero-bullying). Kesimpulannya, praktik pengajaran di sekolah dasar harus menerapkan pendekatan whole-child yang tidak hanya berorientasi pada target akademik, tetapi juga mengintegrasikan Pembelajaran Sosial-Emosional (SEL) dan peningkatan kompetensi relasional pendidik. Upaya komprehensif ini esensial untuk memastikan agar peserta didik dapat mencapai kondisi mental yang positif dan merasa bahagia selama menjalani proses pendidikannya.
Internalisasi Nilai Sopan Santun Melalui Pembiasaan Magic Words di Sekolah Dasar: Kajian Literatur Ainun Nurul Fatonah Rusdiana; Ahmad Mulyadiprana; Rifqy Muhammad Hamzah
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i2.2203

Abstract

Nilai sopan santun merupakan fondasi karakter bangsa yang kini mengalami degradasi signifikan di kalangan siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep Magic Words yang mencakup empat ungkapan kunci: "maaf", "tolong", "terima kasih", dan "permisi" sebagai instrumen efektif dalam menginternalisasi nilai sopan santun pada siswa kelas rendah sekolah dasar melalui pendekatan kajian literatur sistematis. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis 22 sumber relevan yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2026, mencakup jurnal nasional dan internasional bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembiasaan Magic Words secara konsisten terbukti mampu membentuk karakter sopan santun anak melalui tiga mekanisme utama: penguatan pemahaman moral (moral knowing), pembentukan perasaan moral (moral feeling), dan pengembangan tindakan moral (moral action). Temuan literatur juga mengungkapkan bahwa efektivitas internalisasi Magic Words meningkat secara signifikan ketika dipadukan dengan media visual-interaktif, keteladanan guru, dan dukungan lingkungan keluarga yang konsisten. Kajian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan Magic Words bukan sekadar ritual verbal, melainkan strategi pedagogis yang terukur dan bermakna dalam membentuk pribadi anak yang sopan, empatik, dan berkarakter mulia. Artikel ini merekomendasikan integrasi Magic Words dalam program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di sekolah dasar secara sistematis dan berkesinambungan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN TOLERANSI SISWA SEKOLAH DASAR Sani Elfajira; Ahmad Mulyadiprana; Tb. Moh. Irma Ari Irawan
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11159

Abstract

ABSTRACT Amid the increasing challenges of social, cultural, and religious diversity in Indonesia, fostering tolerance among elementary school students has become an urgent necessity that must be supported by appropriate learning media. However, systematic studies examining the effectiveness of learning media in the context of tolerance education remain limited, particularly regarding flipbook media, which have been less frequently investigated compared to other forms of media. This study aims to examine the effectiveness of various learning media in promoting tolerance through a systematic literature review (SLR) method. The literature was collected from the Google Scholar and Garuda databases using relevant keywords and subsequently screened based on inclusion and exclusion criteria. Out of 50 articles initially identified, 11 articles met the criteria and were selected for analysis. The findings indicate that media such as videos, pop-up books, podcasts, and posters are effective in enhancing students' understanding of and attitudes toward tolerance. Flipbooks based on local wisdom were also found to be feasible and practical; however, research on this medium remains very limited compared to other types of media. These findings provide practical contributions for teachers in selecting relevant instructional media, while also highlighting opportunities for further research on flipbooks as an innovative character education medium aligned with the implementation of the Merdeka Curriculum. ABSTRAK Di tengah meningkatnya tantangan keberagaman sosial, budaya, dan agama di Indonesia, penanaman sikap toleransi pada siswa sekolah dasar menjadi kebutuhan mendesak yang harus didukung oleh media pembelajaran yang tepat. Namun, kajian sistematis mengenai efektivitas media dalam konteks pendidikan toleransi masih terbatas, terutama untuk media flipbook yang jarang diteliti dibandingkan media lain. Penelitian ini bertujuan menelaah efektivitas berbagai media pembelajaran dalam menumbuhkan sikap toleransi melalui metode systematic literature review (SLR). Literatur dikumpulkan dari database Google Scholar dan Garuda dengan kata kunci relevan, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Dari 50 artikel yang ditemukan, sehingga diperoleh 30 artikel dari 50 artikel awal untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa media seperti video, pop-up book, podcast, dan poster terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan sikap toleransi siswa. Flipbook berbasis kearifan lokal juga dinilai layak dan praktis, namun penelitiannya masih sangat terbatas dibandingkan media lain. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam memilih media yang relevan, sekaligus membuka peluang penelitian lanjutan mengenai flipbook sebagai inovasi media pembelajaran karakter yang sesuai dengan implementasi Kurikulum Merdeka.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) TERHADAP MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI FOTOSINTESIS Maulani, Alfiyah; Mulyadiprana, Ahmad; Ramadhani Putri, Agnestasia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13257

Abstract

The aim of this research is to describe the level of effectiveness of using the Children Learning In Science (CLIS) learning model on student misconceptions regarding photosynthesis material in fourth grade elementary school. This is motivated by the lack of variety in the learning process which can cause students to have misconceptions about certain material. The research method used was quasi experimental design with Nonequivalent Control Group Design. The population came from 2 class IV students at SDN Kebon Baru 09 Pagi, South Jakarta in the 2023/2024 academic year using a saturated sampling technique involving a total of 54 students. There were 27 students in each class, where class IVA was the control group and class IVD was the experimental group. The instrument used was a description test of 10 questions which was carried out at 2 meetings (pretest and posttest). Based on data analysis, it can be concluded that by providing treatment to the experimental group by implementing the CLIS learning model, there was an increase in student understanding. It can be seen in the comparison that the difference in the logit value of students' abilities in the experimental group is 1.954 while the control group is only 1.425. Apart from that, it can be seen from the increase in the percentage value that the experimental group reached 17.19% while the control group only reached 10.88%. Furthermore, it can be seen in the decrease in the number of students who have misconceptions in questions 6, 7, 8, and 9. Therefore, it can be concluded that implementing the CLIS model is said to be effective because it can increase understanding and reduce or minimize the occurrence of misconceptions among students, especially regarding photosynthesis material.
Co-Authors Aam Sumia Aan Kusdiana Aan Kusdiana Ade Yulianto Agis Setiyadi Agnestasia Ramadhani Putri Ai Destri Aryanti Ainun Nurul Fatonah Rusdiana Akhmad Nugraha Andrea Gunawan Anggi Saputra Anggit Merliana Anti Santika Anjarani Aprilia, Elsa Rahma Aprilianti Apriliya, Seni Arip Nurohmat Aryanti, Ai Destri Azzahra, Syifa Berliana Frysca Amelia Budi Susetyo Cahyami, Hartika Chairunnisaa Chairunnisaa Citra Pratiwi Dea Sukmawati Dewi Febrianita Br Ginting Dian Indihadi Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dini Nuraeni Dini Virgiana Dirgantara, Ruby Moka Yoga Dwi Alia DWI ALIA, DWI Elsa Lestari Endang Lutfhi Utami Fadilah, Hinda Aulia Faizah, Hanifah Fajrin, Fiqri Farah Oktaviana Faujiyah, La'ala Hilda Fauzi Gusman Febriny Alif, Risya Feby Febriyanti Feby Ruliandita Fibrila Neteria Firda Oktafia Fitri Avrianty Ghullam Hamdu Haerani, Zulpa Hana Hasna Azizah Herna Nurfadilah Hesty Nurhayati Hidayat, Syarip Hodidjah Hodidjah Hurilaini, Melki Ika Fitri Apriani Ina Puspitasari Indah Mafazatin Nailiah Irmawan, Dodi Jihan Sarah Irianti Karlimah Karlimah Khotimatuzzahara Khotimatuzzahara L, Epon Nur’aeni Lailia Kurniawati Maulani, Alfiyah Moh Irma Ari Irawan, Tb Momoh Halimah Muhammad Rijal Wahid Muharram Mulyana, Edi Hendri Nadeak, Helcion Cita Nana Ganda Nia Elinda Niken Puji Astuti Nisrina Haifa Noeraisyiah, Syanie Novi Maulani Adkhilni Novitasari, Selvi Nur'aini Nur'aini Nur, Lutfi nurmala, Mela Pidi Mohamad Setiadi Putri Esa Lestari Putri, Erika Mutiara Raden Mohamad Herdian Bhakti Refda Cahya Buana Respati, Resa Revina Oktaviani Riezma Dwi Larasati Rifqy Muhammad Hamzah Romi Pasrah Rosa Rahmawati Rosarina Giyartini Ruby Moka Yoga Dirgantara Sani Elfajira Saputra, Erwin Rahayu Sari, Lidia Purnama Sari, Sanita Seni Apriliya Sephia Ulul Azmi Septiana, Yusman Sipa Urohmah Sisca Mustika Tiara Siti Maesaroh Siti Quraini Nurfadilah Siti Vina Luthpiana Sri Widati Suci Wening Nastiti Sufyan Syafiq Rahmatullah Suni Samrotul Fuadina Surya Handika, Aditya Syarip Hidayat Tb. Moh. Irma Ari Irawan Thasya Susilawati Trieni Widya Ramdhani Trisnani, Suksma Wibowo, Wahyu Setyo Widia Aprilianti Widya, Mamad Wita Siti Mahmudah WS, Rustono Wulandari Rahayu, Shindi Yulia, Raida Yulianto, Ade yuni futriani Yusuf Suryana