Claim Missing Document
Check
Articles

Modul Pembelajaran Untuk Anak Usia Dini Di Kelas Inklusi Ashari, Novita; Palintan, A. Tien Asmara
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol 3, No 3: November 2020
Publisher : Jurusan PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.856 KB) | DOI: 10.36709/jrga.v3i3.14410

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul pembelajaran untuk anak usia dini di kelas inklusi yang valid. Penelitian ini dilakukan di kelas inklusi TK Wihadatul Ummah Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Pada penelitian ini akan dijelaskan secara rinci uji validasi isi dari modul tersebut. Validasi isi dilakukan oleh dua orang professional Judgement. Validasi modul pembelajaran untuk anak usia dini di kelas inklusi dinyatakan valid pada aspek komponen dengan nilai 3,42, aspek format dengan nilai 3,43, aspek isi dengan nilai 3,3, aspek bahasa dan tulisan 3,38. Validasi modul pembelajaran untuk anak usia dini dinyatakan sangat valid pada aspek ilustrasi, tata letak tabel dan diagram dengan nilai 3,5 dangan aspek manfaat buku dengan nilai 3,75. Untuk nilai rata-rata total kevalidan modul pembelajaran untuk anak usia dini di kelas inklusi  x = 3,46 sehingga modul tersebut dapat dikatakan memenuhi kriteria kevalidan.
Kematangan Sosial pada Remaja di Panti Asuhan Fahmi Makassar Novita Ashari
Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol 4 No 1 (2021): Agama Sosial dan Budaya
Publisher : LPPM Institut Pesantren KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/almada.v4i1.1108

Abstract

This study aims to see how the social maturity of adolescents at the Fahmi Orphanage Makassar. The research will use qualitative research methods. Qualitative research is the stage of the research approach and understanding that is sourced from the method of phenomena that occur in social life as well as problems between individuals. The subjects in this study were adolescents, both boys, and girls who were at the Fahmi Orphanage in Makassar. The results of this study are the social maturity of adolescents at the Fahmi Orphanage known by their family background. Adolescents who come from intact families have high self-confidence so that their social maturity is also good. Meanwhile, for adolescents who come from families who have low self-confidence so that their social maturity is not good.
Pengenalan Matematika Permulaan melalui Praktek Shalat di Kelompok A RA Umdi Taqwa Parepare Novita Ashari; Nayla Wahdania Hasanuddin; Dian Rahma Rasyid; Hariska Hariska; Umrah Jabal Rahmah; Siti Mayang Kundia; Nurul Izzah; Nurdiana Bakri
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 1 No 1 (2021): June
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.446 KB) | DOI: 10.30984/spectrum.v1i1.165

Abstract

The study was intended to acquire an information on prior mathematical introduction through the shatuous practice of ara umdi taqwa parepare group, an extensive background of the study that previously had not been used to practice mathematics through shallows on a relatively early education, using qualitative case study methods. (1) There are 15 of the 20 children who are able to recognize the number 1-10, given the application of the prayer the required number of prayers. (2) 18 out of 20 children point to objects based on the number of them, in the application of prayer to guess the movements of the prayer. (3) 18 of the 20 children were able to point to the number symbol for the application of the prescribed mediums (4) There are 14 of the 20 who are able to list 1-10, with the application of prayer, sort the motion in the morning prayer, sort the movement in the shalnt of the dawn. (5) There are 4 of the 20 children able to connect the ithreshold of number 1-10. To the application of prayer sort the number of magrib prayer prostrates through the media of the number stick. (6) There are 13 of the 20 children who are able to calculate the number 1-10, with the application of the prayer measuring the number of obligatory prayers. So of those 20 kids there are two kids who haven't improved into totally how much they want to achieve. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai pengenalan matematika permulaan melalui praktek shalat di kelompok A RA Umdi Taqwa Parepare. Latar belakang dari penelitian ini yaitu sebelumnya belum ada penerapan pembelajaran matematika melalui praktek shalat di jenjang pendidikan anak usia dini, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. (1) Ada 15 dari 20 anak yang mampu mengenal angka 1-10, pada penerapan shalat menyebutkan jumlah shalat wajib. (2) Ada 18 dari 20 anak menunjuk benda berdasarkan jumlahnya, pada penerapan shalat menebak gerakan shalat. (3) Ada 18 dari 20 nak yang mampu menunjuk lambang bilangan pada penerapan shalat menujuk angka dari media yang di sediakan. (4) Ada 14 dari 20 anak yang mampu mengurutkan angka 1-10, pada penerapan shalat mengurutkan gerakan dalam shalat subuh. (5) Ada 4 dari 20 anak yang mampu menghubungkan lambang bilangan 1-10, pada penerapan shalat menghubungkan jumlah sujud shalat magrib melalui media stik angka. (6) Ada 13 dari 20 anak yang mampu menghitung angka 1-10, pada penerapan shalat menghitung jumlah rakaat shalat wajib. Jadi dari 20 anak terdapat 2 anak yang benar-benar belum mengalami perkembangan pada keseluruhan indikator yang ingin dicapai.
Pengenalan Pola Hidup Bersih dan Sehat Melalui Exprimen Sains pada Anak Usia Dini di Kelompok B TK Putri Ramadhani Novita Ashari; Putri Indah Sari; Armi Nadilah Asnar; Harianti Harianti; Megawati Megawati; Mogawani Mogawani; Ema Ainun Kholilah; Lisma Widyarni
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 1 No 2 (2021): December
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.937 KB) | DOI: 10.30984/spectrum.v1i2.172

Abstract

The lack of knowledge and understanding of children in Putri Ramadhani Kindergarten about Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is because children have not been motivated to maintain a clean and healthy lifestyle, children have not carried out direct experiments on maintaining cleanliness. Children are only introduced through visual images. The purpose of this study was to provide understanding to children about a Clean and Healthy Lifestyle through scientific experiments. The implementation of the introduction of a healthy and clean lifestyle that has been carried out at the Putri Ramadhani Kindergarten has been carried out well by the children, this is shown in the increase in the cleanliness of children aged 4-5 in the Putri Ramadhani Kindergarten which amounted to 10 children. Of the 4 indicators of clean and healthy living that children are accustomed to, namely washing hands before eating without being asked, knowing the order of washing hands, closing their own lunch after eating without being asked, knowing the dangers of germs, viruses, and bacteria. Abstrak Kurangnya pengetahuan dan pemahaman anak di TK Putri Ramadhani tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) hal tersebut dikarenakan anak belum termotivasi untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat anak belum melakukan eksprimen langsung tentang menjaga kebersihan. Anak hanya di kenalkan melalui visual gambar saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada anak Pola Hidup Bersih dan Sehat melalui ekperimen sains. Pelaksanaan pengenalan pola hidup sehat dan bersih yang telah dilakukan pada TK Putri Ramadhani telah terlaksanakan dengan baik oleh anak, hal ini ditunjukkan pada kebersihan anak usia 4-5 di TK Putri Ramadhani yang berjumlah 10 anak meningkat. Dari 4 indikator hidup bersih dan sehat yang dibiasakan anak yaitu mencuci tangan sebelum makan tanpa disuruh, mengetahui urutan mencuci tangan, menutup bekal sendiri setelah makan tanpa disuruh, mengetahui bahaya kuman, virus, dan bakteri.
PENGENALAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA DI KELOMPOK B TK AISYIYAH 3 KOTA PAREPARE Novita Ashari; Fitriani Mustamin; Rasmida Razak; Kusma Hariyati; Nurmadinah Nurmadinah; Salmawati Salmawati; Kurniawati Kurniawati; Reshi Hadriyahrahmadana
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol 5, No 2 (2022):
Publisher : Jurusan PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengenalan konsep matematika melalui permainan ular tangga di Kelompok B TK Aisyiyah 3 Kota Parepare. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif menggunakan jenis penelitian studi kasus dimana peneliti memaparkan hasil temuan dengan apa adanya berdasarkan data di lapangan. Permainan ular tangga memiliki pengaruh dalam mengembangkan kemampuan pengenalan konsep matematika pada Kelompok B, yang mencakup konsep angka, pola dan hubungan – hubungannya, geometri dan  orientasi spasial, serta pengukuran. Berdasarkan kegiatan penelitian yang dilakukan maka peneliti menemukan hasil bahwa terjadi peningkatan kemampuan pengenalan konsep matematika anak melalui permainan ular tangga.
KONSEP DIRI WARIA (FENOMENA WARIA DI AKADEMI PARIWISATA MAKASSAR) Novita Ashari
JIVA : Journal of Behavior and Mental Health Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiva.v2i2.1769

Abstract

ABSTRACTThis study aims to describe the self-concept of the transgender and the process of forming the self-concept of the transgender. The data analysis of the research results was carried out qualitatively. The approach used is a phenomenological approach, where the subjects studied are transgender women who study at the Makassar Tourism Academy. The results of the study prove that Subject 1 (NN) and subject 2 (OP) have a negative self-concept because they are unable to position themselves as a whole, being male or female. After all, they can play two genders at once, confusing gender, while 3 (ED) has a positive self-concept because the subject is positive about him.Keywords : self-concept, transgender  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan konsep diri kaum waria dan proses pembentukan konsep diri kaum waria. Analisis data hasil penelitian dilakukan secara kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi, dimana subjek yang diteliti adalah waria yang kuliah di Akademi Pariwisata Makassar. Hasil penelitian membuktikan bahwa Subjek 1 (NN) dan subjek 2 (OP) memiliki konsep diri yang cenderung negatif dikarenakan belum mampu memposisikan diri seutuhnya menjadi laki-laki atau perempuan karena mampu memerankan dua jenis kelamin sekaligus dalam kehidupannya sehingga mengalami kebingungan identitas jenis kelamin, sementara subjek 3 (ED) memiliki konsep diri yang cenderung positif dikarenakan penilaian positif terhadap dirinya.
Shadow Teacher Training for Autistic Children at Raudhatul Athfal Ashabul Kahfi, Parepare City Tadzkirah; Novita Ashari; Tri Ayu Lestari Natsir; Nadia; Muftihatul Khaeriyah Syukri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari Vol. 1 No. 8 (2022): November 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmb.v1i8.1742

Abstract

Shadow teacher training for autistic children aims to increase the knowledge and abilities of educators, especially Kindergarten teachers/Raudhatul Athfal in developing shadow teacher learning tools for autistic children. This training was held on November 5, 2022 for four days and assistance was provided for making individual learning programs. The initial stage of the training reviews the importance of accompanying teachers, because it will motivate autistic children to be more focused and programmed in learning activities. The second stage of the training is to explain and describe the main tasks and responsibilities of the accompanying teacher. The third stage of the training is the practice of how to shadow teacher therapy for autistic children. The final stage of the training is evaluation, this activity is intended as an indicator of the success of the training. The results of this training found that core teachers were increasingly skilled in handling and able to treat autistic children and know the responsibilities of the shadow teacher.
Meningkatkan Kognitif Anak Melalui Eksperimen Menanam Tomat Untuk Anak Kelompok B Di PAUD Melati Binaan SKB Parepare Novita Ashari; Tri Ayu Lestari; Ummul Khaeriyah; Ruzqiatil Hukm; Wiwi Aprianti; Sadjena Anjani; Hasmiati Hasmiati; Nurul Fatimah
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v8i2.13135

Abstract

Tujuan yang ada dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah eksperimen menanam tomat mampu meningkatkan kognitif anak Kelompok B di PAUD Melati Bianaan SKB parepare.. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data penelitian ini ialah peserta didik kelompok B usia 5-6 tahun di PAUD Melati Binaan SKB Parepare sebanyak 16 anak. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen pertanyaan atau pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan adanya peningkatan kognitif anak dari eksperimen menanam tomat. Seperti sebelum dilakukan eksperimen sebanyak 8 orang anak yang masih belum mengetahui langkah-langkah menanam tanaman tomat dan setelah eksperimen diberikan jumlah anak yang mengetahui langkah-langkah menanam tomat meningkat sebanyak 16 orang anak. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan eksperimen menanam tanaman tomat meningkatkan kognitif anak-anak kelompok B di PAUD Melati Binaan SKB Parepare.
PENERAPAN MODEL TOKEN EKONOMY DALAM MENINGKATKAN AKTIVE LEARNING PADA ANAK DI TK FADILAH Novita Ashari; Tadzkirah Tadzkirah; Kusma Hariyati; Nurdiana Bakri; Siti Mayang Kundia; Nurul Fatimah; Sutiha Sutiha
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 8 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v8i2.7110

Abstract

Abstrak Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk mendapatkan informasi tentang bagaimana penerapan model Token Ekonomy dalam meningkatkan active learning pada anak di TK Fadilah Parepare. Dalam penelitian ini metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, peneliti memperlihatkan hasil yang diperoleh berdasarkan data yang ada di lapangan. Untuk pengumpulan data melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Melalui penerapan token ekonomy pada anak di TK Fadilah terdapat perubahan pada anak dalam meningkatkan Active learningnya. Hal ini sesuai dengan indikator active learning yaitu pembelajaran memiliki tujuan dan dapat dipahami dengan sederhana, active learning hendaknya memberikan pandangan baru kepada siswa tentang topik yang akan dibahas, active learning dapat berfungsi apabila adanya permasalahan yang menjadi pusat untuk diselesaikan, pembelajaran bersifat umpan balik, active learning memberikan siswa kesempatan untuk mengembangkan sikap terbuka terhadap hasil pembelajaran. Dari indikator active learning tersebut berdasarkan kegiatan model token ekonomy peneliti menemukan bahwa adanya peningkatan active learning pada anak melalui penerapan token ekonomy.
PENGENALAN MATEMATIKA PERMULAAN MELALUI PAPAN ANGKA PADA KELOMPOK A DI RA ITTIHAD LABATU Novita Ashari; Hasma Indah; Suridha; Sabahan Nurrahmah; Riana Putri
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v3i1.1382

Abstract

Matematika permulaan sudah bisa dikenalkan pada anak usia 4-5 tahun, namun dalam pengimplemetasiannya masih banyak mendapatkan kendala. Pengenalan konsep matematika di RA Ittihad Labatu masih menggunakan media sederhana sehingga perkembangan matematika permulaan belum berkembang secara maksimal. Penggunaan media edukatif dalam meningkatkan matematika permulaan sangat berpengaruh. Bagi anak usia dini, berhitung bukan hanya menghitung deret angka saja, melai nkan sebuah proses yang menyenangkan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman pada anak mengenai konsep matematika permulaan pada anak usia 4-5 melalui media papan angka. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode kualitatif deskriptif, dimana penelitian dilakukan dengan turun secara langsung di lapangan untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan dalam penelitian seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak kelompok A di RA Ittihad Labatu yang berjumlah 15 orang yang terdiri dari 9 laki-laki dan 6 perempuan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan media papan angka dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan matematika permulaan pada anak
Co-Authors A. Tien Asmara Palintan Abd. Rauf Ibrahim Abdul Rauf Ag, Novy Herlanda Anjani, Sadjena Annisa, Putri Aprianti, Wiwi Arina Mustaka, Nurul Armi Nadilah Asnar Armi Nadilah Asnar Asmara Palintan, Andi Tien Asmara Palintan, Tien Asnar, Armi Nadilah Asni Asni Asni Asni Asqia, Nurul Asqia, Nurul At, St. Hajar Dilla aulia, Fitriani sulva Aulya Rahmadhani Ayu Lestari Natsir, Tri Azis, Andi Sri Ramadana Bakri, Nurdiana Balgis Balgis Dewi Salistina, Dewi Dian Rahma Rasyid Dian Rahma Rasyid Dilla AT, St. Hajar Ema Ainun Kholilah Ema Ainun Kholilah Fahrani Dasman, Elsa Febrianti, Riska Fidrayani Fidrayani Fitriani Mustamin Fitriani Mustamin Halifah, Syarifah Harianti Harianti Hariska Hariska Harpina Harpina Haryati, Kusma Hasanuddin, Nayla Wahdania Hasma Indah Hasmi Hasmiati Hasmiati Hasmiati, Hasmiati Heni Pujiastuti Jalil, Nurlina Khaeriyah, Ummul Kholilah, Ema Ainun Kurniawati Kurniawati Kurniawati Kusma Hariyati Kusma Hariyati Lestari, Amanda Lestari, Tri Ayu Lisma Widyarni Megawati - Megawati Megawati Megawati Megawati Misbar, Nurul Fadilah Mogawani Mogawani Mogawani Mogawani Mogawani, Mogawani Muftihatul Khaeriyah Syukri Mustamin, Fitriani mutiara mutiara Nadia Nadia Nadia Nayla Wahdania Hasanuddin Nayla Wahdania Hasanuddin Noor Fitri Nur Zhafirah Nuraida Nurazizah Nurazizah Nurdiana Bakri Nurdiana Bakri Nurfadilah, Nini Nurhamna Nurhaskin Nurmadinah Nurmadinah Nurmadinah Nurul Asqia Nurul Fatimah Nurul Fatimah Nurul Izzah Nurul Nisya Nurul Nisya Nurzhafirah Nurzhafirah, Nurzhafirah Palintan, A. Tien Asmara Palintan, Tien Asmara Putri Indah Sari Rading, Astira Rahma, Miftahul Rahmadhani, Aulya Rahmah, Umrah Jabal Rasmida Razak Rasyid, Dian Rahma Razak, Rasmida Reshi Hadriyahrahmadana Riana Putri Riska Febrianti Rismayanti Rismayanti Ruzqiatil Hukm Sabahan Nurrahmah Sadjena Anjani Saifuddin Saifuddin Salmawati Salmawati Salmawati Salmawati Salmawati Salmawati, Salmawati Samaun, Siti Salina Binti Sari, Astiara Amalia Sari, Putri Indah Siti Mayang Kundia Siti Mayang Kundia Sri Wahyuni Sriwahyuni, Siti Raodah ST Hajar Dilla AT Suridha suridha, Suridha Suryanita Zyaniah Sutiha Sutiha Sutiha Syarifah Halifah Syukri, Muftihatul Khaeriyah Tadzkirah Tadzkirah Tadzkirah Tadzkirah Tadzkirah, Tadzkirah Tadzkirah, Tadzkirah Tien Asmara Palintan Tri Ayu Lestari Tri Ayu Lestari Natsir Ummi Rahayu Ummul Khaeriyah Umrah Jabal Rahmah Wahyuni, Siti Raodah Sri Wiwi Aprianti Yenny Rahmawati Zyaniah, Suryanita