p-Index From 2021 - 2026
8.826
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Keragaman Tumbuhan Sebagai Sumber Pakan Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis Raffles) di Kawasan Wisata Cikakak Wangon Nasution, Erie Kolya; Rukayah, Siti
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.257 KB)

Abstract

Monyet ekor panjang merupakan salah satu jenis primata yang sifatnya omnivora yaitu pemakan segala yang dapat ditemukan di hutan dan menyukai buah-buahan , pucuk daun, kulit batang dan insect. Penelitian ini dilaksanakan bulan Oktober sampai Desember 2018.dengan metode survei. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragamaman tumbuhan sebagai sumber pakan dan aktivitas harian monyet ekor panjang di kawasan Wisata Cikakak Wangon.Pengamatan jenis tumbuhan digunakan metode jalur yaitu penjelajahan kawasan hutan kemudian dicatat jenis tumbuhan sebagai sumber pakan, bagian yang dimakan dan aktivitas harian monyet ekor panjang.Dari hasil penelitian diperoleh 45 jenis tumbuhan yang termasuk pohon,perdu, dan herba yang dapat dimanfaatkan monyet ekor panjang sebagai sumber pakan dan aktivitas harian monyet ekor panjangJenis tumbuhan yang dominan adalah Syzigium polyanthum dan Ficus sp. Ficus benjamina , Syzigium polyanthum, Barringtonia spicata dan Schima wallichii, jenis ini dijadikan sebagai tempat tidur dan berlindung karena mempunyai tajuk cukup tebal, cabang banyak dan tumbuhan ini sering digunakan sebagai sumber pakan.
Kontribusi Biologi dalam Ilmu Forensik Hakim, Rosyid Ridlo Al; Putri, Esa Rinjani Cantika; Rukayah, Siti; Nasution, Erie Kolya
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2022: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biologi forensik merupakan cabang ilmu forensik yang menggunakan pendekatan biologis dari skala jasad hingga molekuler dalam mengungkap suatu kebenaran bukti hayati. Dalam penerapannya, biologi forensik melibatkan banyak bidang ilmu lain untuk memaksimalkan pengungkapan bukti kebenaran. Biologi forensik dewasa ini telah berkembang menjadi bagian penting dalam ilmu forensik dan kriminologi untuk mengungkap kasus kejahatan kriminal. Studi ini memberikan penjabaran bagaimana ilmu biologi dapat berkontribusi dalam ilmu forensik, dari segi pandangan, fundamental ilmu forensik hayati, dan peran biologi dalam mengungkap kebenaran.
Pengaruh Pola Asuh dan Tingkat Pendidikan Orang Tua melalui Perilaku Sosial Anak terhadap Kesiapan Sekolah Anak Rukayah, Siti; Rachman, Ali; Novitawati, Novitawati
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1266

Abstract

Salah satu faktor yang menjadi penentu kesiapan sekolah anak adalah pola asuh orang tua. Tingkat pendidikan orang tua memberikan dampak yang besar terhadap pola interaksi dengan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pola asuh orang tua dan tingkat pendidikan orang tua melalui perilaku sosial terhadap kesiapan sekolah anak di PAUD Gugus I Kecamatan Martapura Timur, Banjar, Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis jalur. Sampel penelitian sebanyak seratus tiga puluh delapan orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen yang terdiri dari pola asuh orang tua dua puluh item, tingkat pendidikan orang tua empat belas item, perilaku sosial dua puluh tiga item, kesiapan sekolah anak dua puluh dua item yang telah diuji validitas dan realibilitasnya. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pola asuh orang tua terhadap kesiapan sekolah anak, tingkat pendidikan orang tua terhadap kesiapan sekolah anak, perilaku sosial terhadap kesiapan sekolah anak, pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial, tingkat pendidikan orang tua terhadap perilaku sosial, pola asuh orang tua terhadap kesiapan sekolah anak melalui perilaku sosial, tingkat pendidikan orang tua terhadap kesiapan sekolah anak melalui perilaku sosial.
PERAN GURU PAI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS X BISNIS RITAIL SMK NEGERI 1 KOTABUMI Rukayah, Siti; Setyoningsih , Sri; Patimah, Siti; Afifatun , Siti; Arung Arafah, Latief
Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/ilmuna.v6i2.2081

Abstract

This research is motivated by the number of delinquency among students. The purpose of this study is to look at the role of PAI teachers as educators in shaping student character. This research uses qualitative methods of field study research. With the subject of 6 respondents. Data collection techniques in this study used observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques use data reduction, data presentation and conclusion drawing.The results showed that the role of PAI teachers in the formation of student character is needed by students because the presence of PAI teachers who act as parents of students certainly has a very large role in order to educate students to become ihsani humans. The role of PAI teachers in the formation of student character includes: Empowerment, exemplary, intervention, integrated, sekrening. The strategies carried out by PAI teachers in the formation of student character include: Habituation of 3S (Greetings, greetings, smiles), Habituation of dhuha and dzuhur prayers in congregation, Habituation of reading short letters, recitation of prayers, Habituation of being disciplined, Habituation of being honest. The supporting factors come from external factors, namely good pedagogical and professional competence of teachers, creativity in the implementation of learning. Inhibiting factors consist of internal factors, namely from the person of each learner due to the lack of education and parental guidance given to children since childhood and external factors external factors are one of the inhibiting factors from outside the city community environment which is acu acu to various kinds of problems that exist in students, even though society is a continued education from the school level, because the community environment is usually called non-formal education is also very influential on student life, especially in the formation of student character.
Fish Community Assessment in Serayu Moveable Dam Post-Catastrophic Mortality Wibowo, Dwi Nugroho; Rukayah, Siti; Ikegwu, Chukwudi Michael
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol. 17 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v17i3.22928

Abstract

Catastrophic mortality occurred in the fish community at Serayu Movable Dam in 2022. The phenomenon was caused by severe water quality alteration due to sediment flushing from Panglima Besar Soedirman Dam. After the incident, the fish community in the reservoir has never been evaluated. This study aimed to assess the fish community status in the Serayu Movable Dam post-catastrophic mortality in 2022. The study was conducted using a survey method, and fish samples were collected three times at six sampling sites at an interval of two weeks. Fish identification was done using the identification key in the references. Various community and water quality parameters were measured. The data obtained were analyzed descriptively by comparing them with standards in the literature. A total of 27 species were identified with a richness index of 4.564, relative abundance of 0.037, diversity index of 2.111, evenness index of 0.693, and dominance index of 0.259. The data proved that the fish community in Serayu Movable Dam has recovered after two years of catastrophic mortality in 2022. It could be due to the characteristic of the riverine ecosystem that can revert due to the continuous replacement of water from various tributaries that flow into the Serayu River in the upstream part of the Serayu Movable Dam, as shown by good water quality. It can be concluded that high ichthyofauna diversity was observed in the Serayu Moveable Dam post-catastrophic mortality. The data are essential scientific bases for sediment flushing management at P.B. Soedirman Dam and management of freshwater fish community in Serayu Movable Dam. 
Transformasi Ruang Profan Menjadi Sakral: Studi Tradisi Buka Luwur Vivi Kurnia Putri; Purwanto, Edi; Rukayah, R. Siti; Sardjono, Agung Budi
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 12 No 2 (2025): December
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v12i2a2

Abstract

The Buka Luwur tradition is a cultural ritual held annually on the 15th of Muharram in Kaliputu Village. This tradition serves as a form of respect to an ancestor, Mbah Depok Soponyono. The procession involves local community members who carry ritual items such as kain luwur (sacred cloth), offerings (sesajen), jenang (traditional porridge), and tumpeng (cone-shaped rice), all of which are considered cultural symbols. The ritual begins with a procession on foot from the main road of Kaliputu Village to the tomb of Mbah Depok Soponyono. This study aims to examine how the Buka Luwur ritual transforms public space into sacred space through meaningful cultural symbols that shape a temporary cultural space. A qualitative approach with a case study method was used, involving the subjective experiences of the local community. The findings reveal that the interaction between cultural symbols and collective community action can symbolically transform a space into a sacred one. Ritual elements such as kain luwur, offerings, jenang, tumpeng, and the procession route function as markers with deep spiritual, social, and cultural meaning for the community—signifying the construction of a temporary cultural space.
Co-Authors Abdullah Ali Abdurrahman Ibnu Auf, Abdurrahman Ibnu Abdurrohman Ibnu Auf, Abdurrohman Ibnu Achmad, Fathi Khalidi Adriyani Adam Ady Purwoto Affani, Ririn Afifatun , Siti Agung Budi Sardjono Agung Dwiyanto Agung Nugroho Agus Nuryanto Agusfiana, Ega Dwi Ajeng Sarinastiti, Ajeng Al-Hakim, Rosyid Ali Alsharef Khlil Khalifah, Ali Alsharef Khlil Ali Rachman, Ali Ali, Abdullah Alin Pradita Agustin Andi Asrul Sani, Andi Asrul Anggararatri, Yasinta Annica Etenia Annica Etenia Annica Etenia Aribowo, Muhamad Wisnu Arief Satya Wijaya Arief Satya Wijaya Arung Arafah, Latief Ashri Amalia Hadi, Ashri Amalia Asrul Sahri Siregar Atiek Suprapti Atiek Suprapti Budiarto atik suprapti Aziz, A. Malik Abdul Bagus Wahono, Bagus Bambang Setioko Bambang Supriadi Bambang Supriadi Bambang Suprijadi Bambang Supriyadi Basalamah, Huda Muhammad berliana narimala Budi Sudarwanto Cahya, Mochamad Robby Fajar Dardi, Satriana Dargayana, Glandisepa Chahyanita Deni Wahyu Setiawan deni wibawanto Dewi Astuti Diana Susilowati disa ceria Diwangkara, Naufal Kresna Djoko Indrasaptono Djoko Indrosaptono Dunggio, Abdul Rivai Saleh Dwi Nugroho Wibowo Edi Purwanto Edward E. Pandelaki, Edward E. Edward Endrianto Pandelaki Effendi, Setyo Eka Sarofah Erie Kolya Nasution Etenia, Annica Fahmi Syarif Hidayat Fahmi Syarif Hidayat Fajar Cahya, Mochamad Robby Farida Nur Rachmawati fathulia fatmatina Fitria N, Revie Fitriyanstanti, Devi Fredy, Khalid Frisca Ajengtirani Ardiniken Fristy Sulistiani Gagoek Hardiman Giovano, Fariz Addo Glandisepa Chahyanita Dargayana Harsritanto, Bangun Indrakusumo Radityo Hazmi, Muhammad Zikri Heriyanto, Adi Heru Wibowo Hexa Apriliana Hidayah Huda Muhammad Basalamah Iin Maryati, Iin Ikegwu, Chukwudi Michael Indrasaptono, Djoko Iriani, Restu Isdy Sulistyo Iskandar, Iskandar Iskandar Iskandar, Iskandar Iskandar Iskandar, Puteri Joesron Alisyahbana, Joesron Koko Pradityo, Koko Kristiani Budi Lestari Kusuma, Tegar Lestari, Kristiani Budi Lia Rosmala Schiffer Lia Rosmala Schiffer Lilik Kartika Sari, Lilik Kartika Loretta Ernadia Lutfiana, Nuraini luthfan alfarizi, luthfan maharani saputra, nabila Mahmoud, Hanan Hassan Alsheikh Malaha, Naomi Meirta, Arnia Iga Mira Fitriana Mohammad Sahid Indraswara Motoh, Denny Bayuaji Mudhofar Muffid Muhammad Abdullah Muhammad Abdullah Muhammad Abdullah Muhammad Haramain Muhammad Qadaruddin Mujiono, Untung Musi, Muhammad Akil Muslih Nasution, Erie Nasution, Revie Fitria Nasution, Titi Anggraeni Naufal Kresna Diwangkara Ningsih, Warti Novika, Puke Rizkiana Novitawati Novitawati Nuning Vita Hidayati Nunuk Juli Sufiati Nurnainah, Nurnainah nurul kusumaningrum Pancawati Dewi Pannyiwi, Rahmat Paramtopo, Dewanggo Haryo Pariaribo, Konstantina M Pella, Yosin Herloheti Permata Widianingrum Permata Widianingrum PRABARINI, HANIFAH FAIRUZA Prabu Aji, Sulistyani Primanisa, Qoyyimah Priyo Susatyo Purbanova, Reni Puteri Iskandar Putri, Esa Putri, Esa Rinjani Cantika Qamarya, Nurul R. Rusli Rachmayanie, Arieska Avianda Rahmatiah Rahmatiah Rany, Azhar Hasna Reangga Perkasa, Reangga Rohayah, Nur Rohman Eko Santoso Rosyid Ridlo Al-Hakim Saputra, M. Khalid Fredy Saputra, Satria Helly Sari, Suzana Ratih Sastranegara, Moh. Husien Septana Bagus Pribadi Setijanto Setyoningsih , Sri Setyowati, Endang Ariyani Shofie, Athia Maulida Tsania Sigit Ashar Setyoaji, Sigit Ashar Siti Patimah Soraya, Dhita Rasyida Sri Ariyanti Sri Riani, Sri Stella Prita Anugeraheni Sudarmawan Juwono Sudarmawan Juwono Sufiati, Nunuk Juli Sugiono Sutomo, Sugiono Suhargo Tri H. Suminar, Saka Surya, Sara Suzana Ratih Sari Suzanna Ratih Sari Suzanna Ratih Sari Suzzana Ratih Sari titien murtini Titien Woro Murtini Titien Woro Murtini Titien Woro Murtini Titien Woro Murtini Titien Woro Murtini, Titien titin murtini, titin Titin Woro Murtini Tondok, Santalia Banne Tri H., Suhargo Untung Mujiono Vivi Kurnia Putri W. Lestari Wahyuti, Wahyuti Wardani, Ivien Aryo Puspita Wijayanti . Wijayanti Wijayanti Windiariani Lestari Windiarini Lestari Wuriani, Wuriani Yermi, Yermi Yudi Nugraha Bahar Yunita Kristina YUUSHIINA DINI HAPSARI, YUUSHIINA DINI