p-Index From 2021 - 2026
9.897
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNIK MODUL Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan IMAJI NALARs Jurnal Pengembangan Kota Tesa Arsitektur SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur Jurnal Sejarah Citra Lekha Jurnal Tataloka Nature: National Academic Journal of Architecture Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan Jurnal Arsitektur ARCADE Journal of Architectural Research and Design Studies Jurnal Arsir Journal of Architectural Design and Urbanism TAJDID Mandalika Mathematics and Educations Journal Border: Jurnal Arsitektur Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Journal of Education Research DIMENSI: Journal of Architecture and Built Environment Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) International Journal of Architecture and Urbanism Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur Jurnal Riset Rumpun Ilmu Hewani (JURRIH) Eduvest - Journal of Universal Studies International Journal of Nursing and Midwifery Research Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal MAIYAH International Journal of Health Sciences Journal of Advanced Health Informatics Research Proceeding Seminar Nasional IPA The Eastasouth Journal of Information System and Computer Science Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran Jurnal Arsitektur ARCADE Genbinesia Journal of Biology Jurnal Pelita Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

ARSITEKTUR RUMAH TRADISIONAL DI KAWASAN KAMPUNG KAPITAN PALEMBANG Aziz, A. Malik Abdul; Rukayah, R. Siti; Wijayanti, Wijayanti
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2020
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung kapitan merupakan sebuah kampung etnis tionghoa yang ada di kota Palembang. Kampung ini berdiri setelah berakhirnya masa pemerintahan Kesultanan Palembang dikarenakan penjajahan Belanda pada tahun 1821. Disini dibangunlah rumah-rumah yang menjadi kediaman masyarakat Cina. Hal ini menciptakan sebuah kawasan permukiman yang dimana dipengaruhi oleh tiga budaya yaitu budaya Cina, Belanda, dan Palembang. Pencampuran budaya ini membuat kawasan ini memiliki ciri khas rumah tradisional yang unik jika dibandingkan dengan rumah limas tradisonal Palembang pada umumnya. Akan tetapi identitas rumah tradisional ini terancam semakin menghilang karena kurangnya perawatan rumah dari pemilik rumah. Walau beberapa rumah sudah terdaftar sebagai bangunan cagar budaya nasional, masih kurangnya tindakan dari pemerintah daerah untuk mengkonservasi rumah-rumah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi arsitektur rumah tradisional di kawasan Kampung Kapitan sebagai dokumentasi yang bermanfaat untuk kajian koservasi bangunan bersejarah. Metode penelitian yang digunakan adalah diskriptif kualitatif yang dimana dilakukannya survei lapangan lalu didukung dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya pencampuran langgam budaya pada elemen bangunan pola ruang, fasad, bahan bangunan, sistem konstruksi, dan ornamen di rumah tradisional Kampung Kapitan
KARAKTERISTIK ATRIBUT TERHADAP PERILAKU PENGGUNA PADA PUSAT KULINER DI KOPLAKAN BLORA Dargayana, Glandisepa Chahyanita; Tri H., Suhargo; Rukayah, Siti
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2020
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Renovation will not succeed if the designer does not consider user attributes, so the results of the design will be changed according to the needs of user attributes. This happened in Koplakan Blora, which was more spacious and modern, but they complained about the lack of visitors after the renovation. This study aims to determine the characteristics of post-occupant users, interests, responses, and expectations of Koplakan users. Using descriptive qualitative research methods with instrument attributes (comfort, sociality, visibility, legibility) of the user, knowing the relationship between perceptions and user attributes, and knowing the comfortable space settings for the user. The results of the study are based on the required attributes, the user needs a large counter, the location of the sign that is easily visible to visitors, the size of a low counter barrier to be able to socialize with other traders, the shape of the building that is in accordance with the local culinary center
PENATAAN PASAR TRADISIONAL, PUSAT PERBELANJAAN DAN TOKO MODERN STUDI KASUS KECAMATAN ROWOSARI KABUPATEN KENDAL Mujiono, Untung; Sari, Suzanna Ratih; Rukayah, Siti
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2020
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seeing the very important role of traditional markets for the community, it is necessary to examine several things that can affect the smoothness or success in increasing people's income. Therefore, to improve and maintain the role of traditional markets, there needs to be involvement or coordination with agencies to support the welfare and success of traditional market traders. So, in this study, the location was taken by considering the welfare of the traditional market in Rowosari Village. There is a traditional market that has been around for a long time and is managed by the village government. Descriptive method is used in this research which explains the situation in Rowosari Traditional Market. From the results of the study, Rowosari Traditional market plays a role in increasing the income of the community who generally come from the Rowosari region and surrounding areas. 
MORFOLOGI ALUN-ALUN LASEM Santoso, Rohman Eko; Sari, Suzanna Ratih; Rukayah, R. Siti
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2020
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lasem is a sub-district on the east side of Rembang regency which is directly adjacent to the province of East Java. Lasem Square has existed since the kingdom era in 1513 and is constantly undergoing changes followed by a reduction in the area, function and activities therein. Along with the shrinking area and even the disappearance of the square that occurred from time to time, it is necessary to research the typology and morphology of the square to be used as a basis for revitalizing the Lasem square. This study aims to analyze the morphology of the Alun-alun Lasem, using historical reference data, books, field surveys, interviews, mapping and digitizing. In this study using descriptive qualitative analysis methods, as ingredients to add analysis based on field findings. Based on the results of this study it was found that the Typology and Morphology of the Lasem Square was influenced by government and ruling policy factors in its era. This is indicated by the changes in the square in terms of the extent, functions and activities that exist within and in the supporting area and its surroundings.
KARAKTER VISUAL GANG GAMBIRAN KAWASAN PECINAN, SEMARANG Lestari, Kristiani Budi; Sari, Suzanna Ratih; Rukayah, R. Siti
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2021
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Chinese culture played a major role in forming the identity of the semarang city, which is seen by the Chinatown as both economic and Tionghoa cultural center in Semarang. As a result of growing economic activity, the building with Chinese architectural in Chinatown had physical changes that adjusted the needs of the region’s residents. This resulted a change in the visual quality of the Semarang Chinatown as a historic settlement in Semarang. However, observations have shown that there are still quite a few historical houses, especially in Gang Baru, Gang Gambiran, Gang Besen. The study aims to learn how houses in the Gang Gambiran as one of the corridors that still maintain traditional characteristics on the facade may affect the characteristics of space in the Semarang Chinatown. The study employed qualitative methods with the facade of buildings in Gang Gambiran as a component that affected the visual character of the region. That indicator became the guide in data collection and analysis. As a result, the visual character of the Chinatown in the Gang Gambiran as one of the corridors in Semarang Chinatown settlement was strongly influenced by a dwelling that still retained the architectural significance of China.Abstrak: Kebudayaan Tionghoa berperan besar dalam membentuk identitas kota Semarang, hal tersebut terlihat dengan adanya Kawasan Pecinan (Chinatown) sebagai kawasan sentra ekonomi yang padat dan juga pusat kebudayaan warga Tionghoa di Semarang. Akibat kegiatan ekonomi yang semakin bertumbuh, bangunan dengan ciri arsitektur Tionghoa di Pecinan mengalami perubahan fisik bangunan yang menyesuaikan dengan kebutuhan penghuni kawasan. Hal tersebut mengakibatkan perubahan kualitas karakter visual kawasan Pecinan Semarang sebagai permukiman bersejarah di Semarang. Namun, dari pengamatan yang dilakukan ditemukan masih cukup banyak bangunan, khususnya tipe hunian di dalam beberapa koridor yang masih mempertahankan bentuk fasad sesuai ciri khas arsitektur Tionghoa. Bangunan-bangunan tersebut khususnya berada di koridor Gang Baru, Gang Gambiran, Gang Besen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hunian di Gang Gambiran sebagai salah satu koridor yang masih terdapat ciri khas tradisional pada fasad bangunan dapat mempengaruhi karakteristik ruang di Kawasan Pecinan Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan fasad bangunan di Gang Gambiran sebagai komponen yang mempengaruhi karakter visual kawasan.  Indikator tersebut menjadi patokan di dalam pengumpulan data dan analisa. Hasil dari penelitian ini adalah karakter visual Kawasan Pecinan di Gang Gambiran sebagai salah satu koridor di Kawasan Pecinan Semarang cukup kuat dipengaruhi oleh hunian yang masih mempertahankan ciri khas arsitektur China.
INVENTARISASI ARSITEKTUR BANGUNAN CAGAR BUDAYA KANTOR POS SEMARANG (Memikirkan Kembali Peluang Fungsi Kantor Pos di Era Digital) Rukayah, R. Siti; Juwono, Sudarmawan
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 5 No 3 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2021
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: During the Dutch colonial period, Daendeles (1808) built a 1000km postal highway from Anyer - Panarukan. Now the road is known as the pantura (north coast route). The main function is to facilitate communication between regions controlled by Daendeles. One of the buildings that influenced the construction of the postal highway was the first post office in Batavia (1746) and the second post office in Semarang (1750). In the city of Semarang, along with the development of the city to the south and the existence of road infrastructure towards the kingdom of Mataram (Surakarta and Jogjakarta), several branch post offices were built in the Bangkong area and the Post Office Jalan Dr. Wahidin. The building is the center of postal services and operations in the city of Semarang and its surroundings. However, along with the development of the postal industry process, it has pushed service rooms to be more efficient, resulting in a reduction in the need for workspaces which results in a lot of space that can be used for other functions. This opportunity to revitalize the old post office building can be integrated with the potential of the Old Town area which has been developed as a mainstay tourism destination for the city of Semarang. Taking into account this potential, the purpose of this paper is to map and inventory the architectural potential of the Semarang post office which is very urgent to do. The method used is to conduct observations and interviews in a structured manner. The focus of the study is on the potential of architecture, including architectural space and character, as well as the potential of the existing environment or area. The result of the building inventory to preserve that not only focuses on the physical building but also how the activities in it are still attached to the function of the building.Abstrak: Pada masa colonial Belanda, Daendeles (1808) membangun jalan raya pos sepanjang 1000km dari Anyer - Panarukan dan kini dikenal dengan jalur pantura. Fungsi utama adalah memperlancar komunikasi antar daerah yang di kuasai Daendeles. Salah satu bangunan yang berpengaruh terhadap dibangunnya jalan raya pos adalah Kantor pos pertama di Batavia (1746) dan Kantor pos kedua di Semarang (1750). Di Kota Semarang seiring dengan perkembangan kota ke arah Selatan dan telah adanya infrastruktur jalur jalan kearah kerajaan Mataram (Surakarta dan Jogjakarta) maka dibangunlah kantor pos cabang di kawasan Bangkong dan Kantor pos jalan Dr. Wahidin. Bangunan tersebut menjadi salah satu tulang punggung pelayanan dan operasional pos di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya. Namun seiring dengan perkembangan proses industri pos telah mendorong ruang pelayanan semakin efisien sehingga terjadi pengurangan kebutuhan ruang kerja yang mengakibatkan banyak ruang yang bisa dimanfaatkan untuk fungsi lain. Peluang ini dapat diintegrasikan dengan potensi kawasan Kota Tua telah dikembangkan sebagai ruang publik dan destinasi pariwisata andalan Kota Semarang. Dengan memperhatikan adanya potensi tersebut tujuan paper ini adalah melakukan mapping dan inventarisasi potensi arsitektur kantor pos Semarang yang sangat mendesak untuk dilakukan. Metode yang dilakukan adalah melakukan survey lapangan dan wawancara secara terstruktur. Adapun fokus kajian adalah pada potensi arsitektur mencakup ruang dan karakter arsitektur, serta potensi lingkungan atau kawasan yang ada. Hasil dari inventarisir bangunan adalah upaya untuk melestarikan yang tidak hanya berfokus pada fisik bangunan saja tetapi juga bagaimana aktivitas di dalamnya masih tetap melekat dengan fungsi bangunannya. 
MORFOLOGI DARI KAMPUNG NELAYAN MENJADI KAMPUNG BAHARI Iskandar, Puteri; Rukayah, R. Siti; Suprapti, Atik
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2022
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung nelayan identik dengan masyarakatnya yang bekerja sebagai nelayan. Tingkat Pendidikan, kondisi sosial dan ekonomi masyarakatnya yang rendah berpengaruh pada kualitas lingkungan dan standar kelayakan permukiman. Intervensi Pemerintah Kota Semarang dalam rangka menata dan meningkatkan kualitas lingkungan kampung nelayan Tambak Lorok dengan tahap awal menjadikan kampung nelayan Tambak Lorok sebagai kampung bahari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap morfologi yang terjadi dari kampung nelayan menjadi kampung bahari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan survey kelapangan dan serial peta yang diambil dari beberapa sumber. Selanjutnya, penyampaian data-data historis dan kondisi Kampung Tambak Lorok kini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan berkurangnya jumlah masyarakat yang bekerja sebagai nelayan morfologi yang semula adalah membentuk order pusat dengan ujung cabang-cabangnya sebagai dermaga menjadi berkurang. Morfologi yang terbentuk dari kampung nelayan menjadi kampung bahari adalah morfologi arah daratan diakibatkan perkembangan dari koridor utama yang semula kecil dan kini berubah menjadi besar.
BIBLIOMETRIK ANALISIS: KONSEP STUDI URBAN ARCHITECTURE DI INDONESIA TAHUN 2017-2022 Motoh, Denny Bayuaji; Rukayah, R. Siti
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2023
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Penelitian ini ingin melihat bagaimana konsep urban architecture di indonesia berkembang dalam 5 tahun terakhir secara luas.  Pergeseran disiplin ini telah membuka cara pandang baru dalam memandang lanskap binaan yang tidak dibatasi oleh asumsi normatif nilai estetika universal atau karya individu, arsitek, atau patron sebagai subjek kajian utama. Perkembangan arsitektur perkotaan di seluruh dunia ditunjukkan dalam penelitian ini, yang memanfaatkan bibliometrik untuk melakukannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan. Sumber data berasal dari database artikel di Scopus. Pemilahan data dilakukan dalam 5 tahun terakhir yaitu dari tahun 2017 hingga 2022 dengan sitasi tertinggi sehingga diperoleh data sebanyak 74 artikel. Data artikel jurnal kemudian diunduh dari database Scopus dalam format tipe RIS yang diimpor ke perangkat lunak Vosviewer untuk dianalisis. Jumlah publikasi Scopus terkait konsep arsitektur perkotaan di Indonesia mengalami penurunan rata-rata 11% dalam 5 tahun terakhir. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Universitas Indonesia memperoleh persentase 40% dalam kontribusinya terhadap arsitektur perkotaan. 19,7% konsep arsitektur perkotaan dicakup oleh teknik, diikuti oleh ilmu lingkungan dan studi bumi dan planet. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran dalam arsitektur dan Indonesia merupakan kata kunci terbesar dalam konsep arsitektur perkotaan di Indonesia.Abstrak: This study wants to see how the concept of urban architecture in Indonesia has developed in the last 5 years broadly. This disciplinary shift has opened a new way of looking at the built landscape that is not limited by normative assumptions of universal aesthetic values or the work of individuals, architects, or patrons as the main subject of study. The development of urban architecture around the world is demonstrated in this study, which makes use of bibliometrics to do so. This research uses qualitative research methods with literature study. The data source comes from the article database on Scopus. Data sorting was carried out in the last 5 years, namely from 2017 to 2022 with the highest citations so that data were obtained as many as 74 articles. The journal article data was then downloaded from the Scopus database in RIS type format which was imported into the Vosviewer software for analysis. The number of Scopus publications related to urban architectural concepts in Indonesia has decreased by an average of 11% in the last 5 years. The results of this study indicate that the University of Indonesia obtains a percentage of 40% in its contribution to urban architecture. 19.7% of urban architectural concepts are covered by engineering, followed by environmental science and earth and planetary studies. The findings of this study indicate that size in architecture and Indonesia is the biggest keyword in the concept of urban architecture in Indonesia.
PENGARUH SETING SKYBRIDGE PANDANARAN TERHADAP ATRIBUT KENYAMANAN DAN AKSESIBILITAS PENGGUNA Widianingrum, Permata; Indrasaptono, Djoko; Rukayah, Siti
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2022
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Pandanaran is one of the most congested roads in Semarang city, which is strategically located and known as the center of souvenir area of Semarang. The souvenir center on Jalan Pandanaran is often considered a source of congestion due to the unorganized parking area on the side of Pandanaran street. To slove this problem, Semarang City Government built a parking building at Semarang City Health Office. The parking building has 11 floors that can accommodate cars and motorbikes and equipped with elevator and Skybridge as connecting route. However, in reality there are still many people not to use the skybridge. The purpose of this research to determine the effect of Pandanaran skybridge setting on the convenience and accessibility attributes users of Pandanaran street. This research uses descriptive quantitative methods with research data obtained through questionnaires. Data analysis used descriptive statistical analysis techniques and place-centered mapping. The result of this research is that many visitors to the souvenir center use skybridge as the main link between the parking building and the souvenir area. Some of the reasons visitors use skybridge to get to the souvenir area is short travel time, providing a sense of convenience and safety. Abstrak: Pandanaran merupakan salah satu jalan yang cukup padat di Kota Semarang yang terletak strategis dan dikenal sebagai pusat oleh-oleh Semarang. Pusat oleh-oleh di Jalan Pandanaran seringkali dianggap menjadi sumber kemacetan dikarenakan tidak tertatanya area parkir di sisi Jalan Pandanaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Semarang membangun gedung parkir yang menempati lahan Dinas Kesehatan Kota Semarang. Gedung parkir tersebut memiliki 11 lantai yang dapat menampung mobil dan motor serta dilengkapi lift dan skybridge sebagai jalur penghubung. Namun, pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang lebih memilih untuk tidak menggunakan skybridge. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terkait seting skybridge pandanaran terhadap atribut kenyamanan dan aksesibilitas pengguna jalan pandanaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan data penelitian yang diperoleh melalui kuesioner. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan place-centered mapping. Hasil dari penelitian ini adalah banyak pengunjung pusat oleh-oleh yang menggunakan skybridge sebagai penghubung utama antara gedung parkir menuju Kawasan oleh-oleh. Beberapa alasan pengunjung menggunakan skybridge untuk menuju pusat oleh-oleh salah satunya waktu tempuh yang singkat serta memberikan rasa nyaman dan aman
PENGARUH ELEMEN PEMBENTUK RUANG UNIT RUMAH SUSUN TERHADAP KENYAMAN FISIK STUDI KASUS: RUMAH SUSUN DI KABUPATEN SEMARANG Aribowo, Muhamad Wisnu; Rukayah, Siti; Pandelaki, Edward Endrianto
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2023
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to analyze whether the architectural design of flat residential units in Semarang Regency is in accordance with the residents' expectations, namely flats that are livable, of high quality, and able to accommodate all the needs and activities of flat residents. The object of this research is flats in Semarang Regency, namely Ambarawa flats, Ungaran A and Ungaran B flats. (Karyono, 2013) states that 4 comforts are influenced by building design, namely spatial, thermal, audio and visual comfort which should be present to meet resident demands. The sample method in this research is random sampling, the sample results obtained were 131 people consisting of 52 residents of Ambarawa flats, 48 respondents of flats A and 31 respondents of flats B. The data analysis techniques used are factor analysis, hypothesis testing, chi-square test and regression.Keyword: architecture, space elements, flats house, perception, comfortAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah desain arsitektur unit hunian rumah susun di Kabupaten Semarang sudah sesuai dengan harapan penghuninya yaitu rumah susun yang layak ditinggali,     berkualitas     tinggi,     dan     mampu     mewadahi     segala kebutuhan dan kegiatan warga rusun. Objek   penelitian ini adalah rumah susun di Kabupaten Semarang yaitu rumah susun Ambarawa, rumah susun Ungaran A dan Ungaran B. (Karyono, 2013) menyatakan bahwa 4 kenyamanan yang dipengaruhi desain bangunan yaitu kenyamanan ruang, termal, audio, dan visual yang sebaiknya ada agar memenuhi tuntuan penghuni. Metode sampel dalam penelitian ini yaitu sample random sampling, hasil sampel yang didapatkan  sebesar 131 orang  terdiri dari penghuni rumah susun Ambarawa sebanyak 52 responden, rumah susun  A sebanyak 48 responden dan  B sebanyak 31 responden. Teknik analisis data yang digunakan berupa analisis faktor, uji hipotesis, uji chi-square dan regresi.Kata Kunci: arsitektur, elemen ruang, rumah susun, persepsi, kenyamanan
Co-Authors Abdullah Ali Abdurrahman Ibnu Auf, Abdurrahman Ibnu Abdurrohman Ibnu Auf, Abdurrohman Ibnu Achmad, Fathi Khalidi Adriyani Adam Ady Purwoto Affani, Ririn Afifatun , Siti Agung Budi Sardjono Agung Dwiyanto Agung Nugroho Agus Nuryanto Agusfiana, Ega Dwi Ajeng Sarinastiti, Ajeng Al-Hakim, Rosyid Ali Alsharef Khlil Khalifah, Ali Alsharef Khlil Ali Rachman, Ali Ali, Abdullah Alin Pradita Agustin Andi Asrul Sani, Andi Asrul Anggararatri, Yasinta Annica Etenia Annica Etenia Annica Etenia Aribowo, Muhamad Wisnu Arief Satya Wijaya Arief Satya Wijaya Arung Arafah, Latief Ashri Amalia Hadi, Ashri Amalia Asrul Sahri Siregar Atiek Suprapti Atiek Suprapti Budiarto atik suprapti Aziz, A. Malik Abdul Bagus Wahono, Bagus Bambang Setioko Bambang Supriadi Bambang Supriadi Bambang Suprijadi Bambang Supriyadi Basalamah, Huda Muhammad berliana narimala Budi Sudarwanto Cahya, Mochamad Robby Fajar Dardi, Satriana Dargayana, Glandisepa Chahyanita Deni Wahyu Setiawan deni wibawanto Dewi Astuti Diana Susilowati disa ceria Diwangkara, Naufal Kresna Djoko Indrasaptono Djoko Indrosaptono Dunggio, Abdul Rivai Saleh Dwi Nugroho Wibowo Edi Purwanto Edward E. Pandelaki Edward E. Pandelaki, Edward E. Edward Endrianto Pandelaki Effendi, Setyo Eka Sarofah Erie Kolya Nasution Etenia, Annica Fahmi Syarif Hidayat Fahmi Syarif Hidayat Fajar Cahya, Mochamad Robby Farida Nur Rachmawati fathulia fatmatina Firanti, Aulia Maya FITRI NURCAHYANI Fitria N, Revie Fitriyanstanti, Devi Fredy, Khalid Frisca Ajengtirani Ardiniken Fristy Sulistiani Fuady, Anies Gagoek Hardiman Gbran, Hassan Giovano, Fariz Addo Glandisepa Chahyanita Dargayana Harsritanto, Bangun Indrakusumo Radityo Hassan Gbran Hazmi, Muhammad Zikri Heriyanto, Adi Heru Wibowo Hexa Apriliana Hidayah Huda Muhammad Basalamah Iin Maryati, Iin Ikegwu, Chukwudi Michael Indrasaptono, Djoko Iriani, Restu Isdy Sulistyo Iskandar, Iskandar Iskandar Iskandar, Iskandar Iskandar Iskandar, Puteri Joesron Alisyahbana, Joesron Koko Pradityo, Koko Kristiani Budi Lestari Kusuma, Tegar Lestari, Kristiani Budi Lestari, W Lia Rosmala Schiffer Lia Rosmala Schiffer Lilik Kartika Sari, Lilik Kartika Loretta Ernadia Lutfiana, Nuraini luthfan alfarizi, luthfan maharani saputra, nabila Mahmoud, Hanan Hassan Alsheikh Malaha, Naomi Meirta, Arnia Iga Mira Fitriana Moh. Husein Sastranegara Mohammad Sahid Indraswara Motoh, Denny Bayuaji Mudhofar Muffid Muhammad Abdullah Muhammad Abdullah Muhammad Abdullah Muhammad Haramain Muhammad Qadaruddin Mujiono, Untung Musi, Muhammad Akil Muslih Muslih Muslih Nasution, Erie Nasution, Revie Fitria Nasution, Titi Anggraeni Naufal Kresna Diwangkara Ningsih, Warti Novika, Puke Rizkiana Novitawati Novitawati Nuning Vita Hidayati Nunuk Juli Sufiati Nurmadiah Nurnainah, Nurnainah nurul kusumaningrum Pancawati Dewi Pannyiwi, Rahmat Paramtopo, Dewanggo Haryo Pariaribo, Konstantina M Pella, Yosin Herloheti Permata Widianingrum Permata Widianingrum PRABARINI, HANIFAH FAIRUZA Prabu Aji, Sulistyani Primanisa, Qoyyimah Priyo Susatyo Purbanova, Reni Puteri Iskandar Putri, Esa Putri, Esa Rinjani Cantika Qamarya, Nurul R. Rusli Rachmayanie, Arieska Avianda Rahmatiah Rahmatiah Rany, Azhar Hasna Reangga Perkasa, Reangga Rohayah, Nur Rohman Eko Santoso Rosyid Ridlo Al-Hakim Saputra, M. Khalid Fredy Saputra, Satria Helly Sari, Suzana Ratih Sastranegara, Moh. Husien Septana Bagus Pribadi Setijanto Setyoningsih , Sri Setyowati, Endang Ariyani Shofie, Athia Maulida Tsania Sigit Ashar Setyoaji, Sigit Ashar Siti Patimah Soraya, Dhita Rasyida Sri Ariyanti Sri Riani, Sri Stella Prita Anugeraheni Sudarmawan Juwono Sudarmawan Juwono Sufiati, Nunuk Juli Sugiono Sutomo, Sugiono Suhargo Tri H. Suminar, Saka Surya, Sara SURYANI Suzana Ratih Sari Suzanna Ratih Sari Suzanna Ratih Sari Suzzana Ratih Sari titien murtini Titien Woro Murtini Titien Woro Murtini Titien Woro Murtini Titien Woro Murtini Titien Woro Murtini, Titien titin murtini, titin Titin Woro Murtini Tondok, Santalia Banne Tri H., Suhargo Untung Mujiono Vivi Kurnia Putri W. Lestari Wahyuti, Wahyuti Wardani, Ivien Aryo Puspita Wijayanti . Wijayanti Wijayanti Windiariani Lestari Windiarini Lestari Wuriani, Wuriani Yermi, Yermi Yudi Nugraha Bahar Yunita Kristina YUUSHIINA DINI HAPSARI, YUUSHIINA DINI