p-Index From 2021 - 2026
9.381
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Responsibilities and Roles of Nurses About Patient Health Confidentiality at Home Sick Saputra, M. Khalid Fredy; Cahya, Mochamad Robby Fajar; Rukayah, Siti; Dunggio, Abdul Rivai Saleh; Nasution, Titi Anggraeni; Fitriyanstanti, Devi
International Journal of Health Sciences Vol. 2 No. 1 (2024): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v2i1.261

Abstract

Every National Development Efforts must based with outlook health in meaning development national must notice health society and is not quite enough answer party Good government or public. Violation law in implementation service health if happen can requested accountability law or in other words done enforcement law. All identified information regarding health status patient, condition medical, diagnosis, prognosis, and action medical and all other information of that nature personal, must guarded confidentiality by someone nurses, even after death. Research result show that form Legal Responsibilities of Nurses Must Save Patient Health Secrets, consisting of on not quite enough answer related administration with permission as nurse, bear it answer related civil law with default nor deed oppose law, as well not quite enough answer related crimes with violation fulfilling prohibitions element follow criminal. Factors that become obstacles and solutions not quite enough answer law nurse to confidential health patient, starting from action breach of contract committed by the nurse. That matter happen Because nurse negligent or not on purpose leak confidential health patient as well as nurse consider condition health patient is matter normal and not confidential. Consequence law for negligent nurse to must save confidential health patient will law oriented administrative, civil and criminal.
ASPEK PERTUMBUHAN DAN REPRODUKSI IKAN BREK (Puntius orphoides, Valenciennes) PADA HABITAT WADUK PB SOEDIRMAN DAN SUNGAI KLAWING Affani, Ririn; Setijanto; Sari, Lilik Kartika; Nasution, Erie Kolya; Rukayah, Siti
Proceeding Seminar Nasional IPA 2022
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan reproduksi ikan bek (Puntius orphoides) di Waduk PB Soedirman, Banjarnegara dan Sungai Klawing, Purbalingga. Aspek pertumbuhan meiliputi hubungan panjang berat dan faktor kondisi. Aspek reproduksi meliputi rasio kelamin, Tingkat Kematangan Gonad (TKG), Indeks Kematangan Gonad (IKG) dan fekunditas. Penelitian di Waduk PB Soedirman dilakukan bulan Oktober dan November 2017, sedangkan di Sungai Klawing dilakukan bulan Juni dan Juli 2018. Sampel Ikan Brek yang diperoleh selama penelitian berjumlah 76 ekor dengan total 46 ekor tertangkap di Waduk PB Soedirman Banjarnegara dan sebanyak 30 ekor tertangkap di Sungai Klawing Purbalingga. Pola pertumbuhan Ikan Brek di waduk bersifat isometrik sedangkan di sungai bersifat isometrik dan allometrik negatif. Faktor kondisi Ikan Brek di waduk dan sungai berkisar 0,99-1,17. Rasio kelamin di waduk secara keseluruhan 1,55 : 1 (60,87 % jantan dan di sungai 39,13 % betina) dan 6,5 : 1 (86,67 % jantan dan 13,33 % betina). TKG adalah I-IV dengan IKG waduk dan sungai berkisar 0,14-32,36 untuk jantan dan 2,38-18,14 untuk betina. Fekunditas hanya terjadi di waduk berkisar 9.634-41.789 butir. Kondisi kualitas air di Waduk PB Soedirman dan Sungai Klawing dalam keadaan baik untuk kehidupan Ikan Brek.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Meronce Manik-Manik Di TK Muslim Terpadu Dinado Kudus Jawa Tengah Rukayah, Siti; Musi, Muhammad Akil; Rahmatiah, Rahmatiah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus melalui kegiatan meronce menggunakan manik-manik pada anak kelompok B TK Muslim Terpadu Dinado Kudus. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anak kelompok B yang masih rendah perkembangan motorik khususnya pada keterampilan motorik halus anak serta kegiatan pembelajaran hanya sebatas pada Lembar Kerja Anak. Penelitian tindakan kelas (PTK) dalam 2 siklus dengan tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan, tindakan pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 15 anak. Pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil setelah dilakukan penelitian tindakan kelas terdapat peningkatan motorik halus pada prasiklus mencapai 20%, siklus I mencapai 77%, siklus II 98% anak memperoleh kriteria baik. Hasil penelitian sudah melebihi indikator keberhasilan 90%, dan oleh karenanya penelitian sudah dianggap berhasil. Dengan demikian, kegiatan meronce dengan manik-manik dapat meningkatkan keterampilan motorik halus kelompok B TK Muslim Terpadu Dinado Kudus.
Pemanfaatan Ruang di Kawasan Pecinan Meester Jatinegara Berbasis pada Aktivitas Ekonomi Astuti, Dewi; Hardiman, Gagoek; Rukayah, R. Siti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembanganya kota telah mengalami perubahan struktur ruang fisik maupun aktivitas sosial budaya pada masyarakatnya, akan tetapi ada beberapa bagian tertentu dalam kawasan yang memiliki latar belakang sejarahyang tidak lekang oleh waktu. Kawasan Pecinan Meester Jatinegara dalam kajian ini merupakan sebuah gambaran kondisi masa lalu dan perkembangannya saat ini. Kajian penelitian ini memfokuskan mengenai pentingnya ruang dalam dimensi waktu yang dilihat dari perubahan sosial budaya. Sebagai sebuah bentuk peninggalan sejarah sebuah kota, kawasan Pecinan juga memiliki karakteristik aktivitas ekonomi, sosial dan budaya sesuai dengan ciri-cirinya sebagai daerahperdagangan. Kajian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif danpemikiran berdasarkan fenomena empiris di Kawasan Pecinan Meester Jatinegara dengan strategi penelitian induktif yang dilakukan untuk mengembangkan pengetahuan konseptual dan kaitannya dengan pemanfaatan ruang kawasan Pecinan yang berdasarkan aktivitas ekonomi. Hasil dari kajjian ini adalah temuan mengenai pemanfaatan ruang kawasan Pecinan Meester jatinegara yang berdasarkan pada aktivitas ekonomi.
MORPHOLOGY OF BATAAFSE PETROLEUM MAATSCHAPPIJ BECOME PERTAMINA SEMARANG AS A CONSERVATION EFFORT Paramtopo, Dewanggo Haryo; Rukayah, R Siti
Border: Jurnal Arsitektur Vol. 5 No. 1 (2023): JUNE 2023
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Architecture and Design, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/border.v5i1.741

Abstract

Conservation can be used as a process of maintaining a place as an effort to preserve cultural values. Conservation includes maintenance and may be appropriate to the situation including preservation, restoration, reconstruction and adaptation. Conservation buildings also have architectural, aesthetic, historical, documentary, archaeological, economic and social values. The Bataafse Petroleum Maatschappij Cultural Heritage Building, which is currently a Pertamina building, is a cultural heritage building with registration number 92. This company is the forerunner of Pertamina Indonesia. There was a change from The Bataafse Petroleum Maatschappij 1920 to PT. Pertamina Persero has gone through five name changes, namely PN. Permina 1957, PN. Pertamina 1961, PN. Pertamina, Pertamina 1971, and the last change to PT. Pertamina Persero in 2003 the change of name was related to a change in function so that from the change in function the aim of the research was to analyze the morphology of the cultural heritage building of the oil industry building to become Pertamina's office as a conservation effort with research limitations in 1920 and 2023. The research method carried out was qualitative with descriptive method. Because the method describes the actual phenomenon in the field and then analyzes it. The qualitative research process develops dynamically according to the information obtained and the conditions of the research subjects.
Diversitas, Deskripsi Tumbuhan dan Sumber Pakan Alami Monyet Ekor Panjang di Perbukitan Kebasen, Banyumas Kusuma, Tegar; Hidayah, Hexa Apriliana; Nasution, Erie Kolya; Hakim, Rosyid Ridlo Al; Rukayah, Siti
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 8, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v8i2.5174

Abstract

Keanekaragaman tumbuhan merupakan tumbuh-tumbuhan yang terdiri atas beberapa spesies hidup bersama pada suatu tempat. Keberadaan tumbuhan sebagai tempat bernaung saat hujan, tempat berlindung dari pemangsa, dan sumber pakan bagi primata. Monyet ekor panjang ditemukan di Perbukitan Kebasen, Banyumas yang merupakan habitat alami dan menjadi sumber pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman tumbuhan sebagai pakan monyet ekor panjang. Metode penelitian dengan survei dengan teknik sampling secara transek dan menghitung indeks keanekaragaman (H'). Hasil penelitian diketahui spesies tumbuhan yang tumbuh sebanyak 52 spesies dari 37 familia dengan total 310 individu. Indeks keanekaragaman (H') tumbuhan yang diperoleh pada tingkat pohon sebesar 2,52 atau keanekaragaman spesies sedang, tingkat pancang sebesar 1,79 atau keanekaragaman spesies sedang, dan tingkat semai sebesar 2,66 atau keanekaragaman spesies sedang. Tumbuhan yang dimanfaatkan monyet ekor panjang sebagai pakan sebanyak 15 spesies dari 12 familia. Tumbuhan tersebut meliputi sirsak (Annona muricata), pulai (Alstonia scholaris), pinang (Areca catechu), berenuk (Crescentia cujete), ketapang (Terminalia catappa), keruing (Dipterocarpus verrucosus), ajan kelicung (Dyospyros macrophylla), angsana (Pterocarpus indicus), saga (Adenanthera pavonina), melinjo (Gnetum gnemon), waru (Hibiscus tiliaceus), ilat-ilatan (Ficus callosa), beringin (Ficus benjamina), keming (Ficus microcarpa), dan kelat jambu (Syzygium grande). Bagian-bagian yang dimakan meliputi daun, daun muda, dan buah. 
Keanekaragaman dan Kelimpahan Ektoparasit pada Ikan Betutu (Oxyeleotris marmorata Bleeker, 1852) di Waduk Panglima Besar Soedirman Rohayah, Nur; Setyowati, Endang Ariyani; Rukayah, Siti
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2021: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.469 KB)

Abstract

Ikan betutu (Oxyeleotris marmorata Bleeker, 1852) merupakan jenis ikan air tawar yang dapat ditemukan salah satunya di Waduk Panglima Besar Soedirman. Penyakit pada ikan dapat disebabkan oleh parasit, salah satunya dari golongan ektoparasit. Serangan ektoparasit dapat mengakibatkan penurunan kualitas ikan, seperti kerusakan pada bagian tubuh ikan (sirip gripis, timbul luka), pertumbuhan lambat dan penurunan berat badan. Penelitian ini tentang keanekaragaman dan kelimpahan ektoparasit pada ikan betutu (O. marmorata Bleeker, 1852) di Waduk PB. Soedirman. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan ektoparasit serta mengetahui organ yang paling tinggi tingkat serangan ektoparasitnya pada ikan betutu (O. marmorata Bleeker, 1852) di Waduk PB. Soedirman. Penelitian ini menggunakan metode survey, pengambilan sampel secara purposive random sampling yang dilakukan selama bulan Agustus 2020 sampai September 2020 dalam dua kali pengambilan sampel di Waduk PB. Soedirman dengan tiga titik lokasi (Karang Kemiri, Wanadadi dan Karang Jambe). Jumlah sampel yang didapat yakni 60 ekor dan jenis ektoparasit yang ditemukan adalah Oodinium sp., Dactylogyrus sp. dan Glochidium. Kesimpulan pada penelitian ini, keragaman ektoparasit pada ikan betutu adalah kategori sedang, sebesar 1.06. Kelimpahan ektoparasit tertinggi didapatkan pada Oodinium sp. 45%, kemudian Dactylogyrus sp. 32.2% dan terendah Glochidium sebesar 22.8%. Organ yang paling banyak terinfeksi ektoparasit adalah organ insang yaitu Oodinium sp. sebesar 62.7%, Dactylogyrus sp. 99% dan Glochidium 91.8%.
Status Reproduksi Ikan Senggaringan (Mystus nigriceps valenciennes, 1840) di Waduk P.B. Soedirman Banjarnegara, Jawa Tengah Novika, Puke Rizkiana; Sulistyo, Isdy; Rukayah, Siti
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2021: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.98 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul "Status Reproduksi Ikan Senggaringan (Mystus nigriceps Valenciennes, 1840) di Waduk P.B. Soedirman Banjarnegara, Jawa Tengah" yang telah dilaksanakan pada bulan Maret dan Agustus 2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rasio jantan dan betina, TKG, IGS, fekunditas, diameter telur, dan ukuran pertama kali matang kelamin ikan senggaringan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survei dengan teknik purposive random sampling dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan bantuan Microsoft Excel. Ikan yang ditangkap 62 ekor ikan senggaringan yang terdiri dari 31 ekor ikan jantan dan 31 ekor ikan betina. Hasil penelitian ini menunujukan rasio kelamin ikan senggaringan tergolong seimbang. Ikan senggaringan jantan pada TKG III berjumlah 14 ekor dan betina berjumlah 15 ekor, selama penelitian TKG yang didapatkan hanya pada kisaran I – III. IGS ikan senggaringan jantan berkisar 0,03 % – 1,29 % dan betina berkisar 0,10 % - 15,65 %. Ukuran pertama kali matang kelamin ikan senggaringan jantan dengan panjang 20,32 cm dan betina dengan panjang 18,97 cm. Diamter telur pada bulan Maret berkisar 0,3842 mm – 0,7042 mm dan bulan Agustus berkisar 0,4071 mm – 0,5611 mm. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa ikan senggaringan di Waduk Panglima Besar Soedirman tergolong stabil.
Upaya Konservasi Species Asli melalui Kajian Reproduksi dan Lingkungan Ikan Wader Pari (Rasbora argyrotaenia Blker, 1854) di Waduk P.B. Soedirman Banjarnegara Rukayah, Siti; Lestari, Windiariani
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2021: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.514 KB)

Abstract

Wader pari (Rasbora lateristriata, Bleker, 1854) merupakan jenis ikan species asli yang dieksploitasi secara berlebihan di alam karena rasanya yang enak dan harganya mahal. Aspek reproduksi merupakan hal yang penting diketahui untuk upaya konservasi. Penelitian berjudul Upaya Konservasi Species Asli Melalui Kajian Reproduksi dan Lingkungan Ikan Wader Pari (Rasbora argyrotaenia, Bleker, 1854) di Waduk PB. Soedirman Banjarnegara. Tujuan penelitian untuk mengetahui aspek reproduksi (rasio kelamin, TKG, IGS, fekunditas, ukuran pertama matang kelamin) dan aspek lingkungan (kualitas fisika dan kimia air). Pengambilan sampel dilakukan empat kali (Oktober – Maret 2021). Metode penelitian yang digunakan yaitu survei dengan teknik purposive random sampling dan dianalisis secara deskriptif. Wader pari yang diperoleh sebanyak 784 ekor, yang terdiri atas ikan jantan 279 ekor betina 505 ekor. Ukuran tubuh kisaran panjang 2,7 – 12,5 cm, berat tubuh 0,5 – 39,2 g. Rasio kelamin menunjukan 1:2, dengan TKG 1-IV, IGS wader pari jantan berkisar 0,01-1,50% dan wader betina berkisar 0,85% – 17,97 %. menunjukkan bahwa wader pari pada bulan Oktober – November 2020 menjelang memijah. Fekunditas total berkisar 60-12.941 butir. Ukuran pertama kali matang kelamin untuk jantan 7,32 cm dan 5,38 cm untuk betina. Lingkungan wader pari di Waduk PB. Soedirman menunjukan kondisi yang layak untuk kehidupan (temperatur 26 – 320C; kecerahan 0,75 – 2,34 m; kecepatan arus 0,035 – 0,93 m/dt; kedalaman 2,6 -10,9 m; pH 7-8,1; O2 terlarut 3,4 - 8,8 ppm; CO2 bebas 0,12-3,5 ppm). Upaya konservasi yang perlu dipertimbangkan khususnya selama bulan Oktober – Novenber diberlakukan pembatasan penangkapan karena wader pari pada kondisi menjelang memijah, sehingga populasi wader pari terjaga eksistensi.
Karakteristik Dimorfisme dan Gambaran Histologis Gonad pada Benih Ikan Nila Hasil Alih Kelamin Bhagawati, Dian; Rachmawati, Farida Nur; Rukayah, Siti
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.863 KB)

Abstract

Kegiatan alih kelamin pada ikan sangat mungkin dilakukan mengingat proses deferensiasi gonad saat embriodapat dimanipulasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengamati morfologi organ seks sekunder dangambaran histologis gonad benih ikan nila hasil alih kelamin. Proses pengalihan kelamin dilakukan denganteknik perendaman menggunakan hormon 17α- Metiltestosteron (MT). Pembuatan stok larutan berhormonmengacu pada Zairin (2002), yaitu dengan melarutkan 112,5 mg hormon 17-α metiltestosteron dalam 250 mlalkohol 96%. Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan cara merendam benih ikan nila berumur tujuh hari,sebanyak 1000 ekor dalam 5 ml stok larutan berhormon yang dicampur dengan 15 liter air yang diaerasi, danperendaman dilakukan selama 24 jam. Benih yang telah diperlakukan kemudian dipelihara dalam 4 drum plastik,dengan kepadatan 250 ekor dalam 200 liter air. Identifikasi jenis kelamin dilakukan berdasarkan pengamatankarakter morfologi dan jumlah lubang urogenital serta pewarnaan gonad menggunakan larutan asetokarmin.Pengamatan dilakukan setelah satu, dua dan tiga bulan pasca perendaman, terhadap 10 ekor benih dari tiapdrum. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa secaramorfologis perbedaan jenis kelamin benih ikan nila mulai dapat dikenali dengan mudah setelah berumur duabulan. Benih ikan nila jantan memiliki satu lubang dan betina dua lubang. Pengamatan hitologis gonad jugalebih mudah dilakukan setelah benih berumur dua bulan. Gonad yang diwarnai asetokarmin mampumenggambarkan sel bakal sperma, yaitu berupa titik-titik kecil berjumlah banyak, sedangkan sel bakal telurberupa bulatan besar dan inti terdapat di tengah dengan warna lebih pucat.
Co-Authors Abdullah Ali Abdurrahman Ibnu Auf, Abdurrahman Ibnu Abdurrohman Ibnu Auf, Abdurrohman Ibnu Achmad, Fathi Khalidi Adriyani Adam Ady Purwoto Affani, Ririn Afifatun , Siti Agung Budi Sardjono Agung Dwiyanto Agung Nugroho Agusfiana, Ega Dwi Airin Dian Nagari Ali Rachman, Ali Alin Pradita Agustin Andi Asrul Sani, Andi Asrul Anggararatri, Yasinta Annica Etenia Annica Etenia Annica Etenia Arief Satya Wijaya Arief Satya Wijaya Arnia Iga Meirta Arung Arafah, Latief Ashri Amalia Hadi, Ashri Amalia Asrul Sahri Siregar Athia Maulida Tsania Shofie Athia Maulida Tsania Shofie Atiek Suprapti Atiek Suprapti Budiarto atik suprapti Aulia Safira Aziz, A. Malik Abdul Bagus Wahono, Bagus Bambang Supriadi Bambang Suprijadi Bambang Supriyadi Basalamah, Huda Muhammad berliana narimala Budi Sudarwanto Cahya, Mochamad Robby Fajar Daffa Maulana Rifli Daffa Maulana Rifli Dardi, Satriana Dargayana, Glandisepa Chahyanita Deni Wahyu Setiawan deni wibawanto Dewi Astuti Diana Susilowati disa ceria Diwangkara, Naufal Kresna Djoko Indrasaptono Dunggio, Abdul Rivai Saleh Edi Purwanto Edi Purwanto Edward E. Pandelaki Edward Endrianto Pandelaki Eka Sarofah Erie Kolya Nasution Etenia, Annica Fahmi Syarif Hidayat Fahmi Syarif Hidayat Fajar Cahya, Mochamad Robby Farida Nur Rachmawati Fariz Addo Giovano fathulia fatmatina Fitria N, Revie Fitriyanstanti, Devi Fredy, Khalid Frisca Ajengtirani Ardiniken Fristy Sulistiani Gagoek Hardiman Gbran, Hassan Giovano, Fariz Addo Glandisepa Chahyanita Dargayana Hanifah Fairuza Prabarini Harsritanto, Bangun Indrakusumo Radityo Hassan Gbran Heru Wibowo Hexa Apriliana Hidayah Huda Muhammad Basalamah Indrasaptono, Djoko Iriani, Restu Isdy Sulistyo Iskandar, Iskandar Iskandar Iskandar, Iskandar Iskandar Iskandar, Puteri Ivien Aryo Puspita Wardani Joesron Alisyahbana, Joesron Koko Pradityo, Koko Kristiani Budi Lestari Kusuma, Tegar Lestari, Kristiani Budi Lia Rosmala Schiffer Lilik Kartika Sari, Lilik Kartika Loretta Ernadia Luqman Nashirudin Nafiq Lutfiana, Nuraini luthfan alfarizi, luthfan Malaha, Naomi Mira Fitriana Mohammad Sahid Indraswara Mudhofar Muffid Muhamad Wisnu Aribowo Muhammad Abdullah Muhammad Abdullah Muhammad Abdullah Muhammad Haramain Muhammad Qadaruddin Mujiono, Untung Musi, Muhammad Akil Muslih nabila maharani saputra Nasution, Revie Fitria Nasution, Titi Anggraeni Naufal Kresna Diwangkara Ningsih, Warti Novika, Puke Rizkiana Novitawati Novitawati Nuning Vita Hidayati Nunuk Juli Sufiati Nurmadiah Nurnainah, Nurnainah nurul kusumaningrum Pancawati Dewi Pannyiwi, Rahmat Paramtopo, Dewanggo Haryo Pariaribo, Konstantina M Pella, Yosin Herloheti Permata Widianingrum Permata Widianingrum Prabu Aji, Sulistyani Priyo Susatyo Puji Hadianti Ardhana Reswari Purbanova, Reni Puteri Iskandar Putri, Esa Rinjani Cantika Qamarya, Nurul R. Rusli Rachmayanie, Arieska Avianda Rahmatiah Rahmatiah Rany, Azhar Hasna Reangga Perkasa, Reangga Rohayah, Nur Rohman Eko Santoso Rosyid Ridlo Al-Hakim Saputra, M. Khalid Fredy Sari, Suzana Ratih Septana Bagus Pribadi Setijanto Setyo Effendi Setyoningsih , Sri Setyowati, Endang Ariyani Siti Patimah Soraya, Dhita Rasyida Sri Ariyanti Sudarmawan Juwono Sudarmawan Juwono Sufiati, Nunuk Juli Sugiono Sutomo, Sugiono Suhargo Tri H. Suminar, Saka Surya, Sara SURYANI Suzana Ratih Sari Suzanna Ratih Sari Suzanna Ratih Sari Suzzana Ratih Sari titien murtini Titien Woro Murtini Titien Woro Murtini Titien Woro Murtini Titien Woro Murtini Titien Woro Murtini, Titien titin murtini, titin Titin Woro Murtini Tondok, Santalia Banne Tri H., Suhargo Untung Mujiono Vivi Kurnia Putri Vivi Kurnia Putri W. Lestari Wahyuti, Wahyuti Wijayanti . Wijayanti Wijayanti Wijayanti Wijayanti Windiariani Lestari Wulasty Digda Yumnahanin Wuriani, Wuriani Yermi, Yermi Yudi Nugraha Bahar Yunita Kristina YUUSHIINA DINI HAPSARI, YUUSHIINA DINI