Claim Missing Document
Check
Articles

EXPLORING SUFISTIC VALUES IN THE CONTEXT OF ADAT BASANDI SYARAK: A STUDY OF IBN TAYMIYYAH'S SUFISM AND ITS RELEVANCE TO SOUTHEAST ASIAN ISLAMIC TRADITIONS Hadi, Rahmad Tri; Samad, Duski; Gazali, Gazali; Ahmad
Al-A'raf : Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat Vol. 21 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/ajpif.v21i2.10419

Abstract

This study explores Sufistic values within the Minangkabau philosophy of “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” (ABS-SBK) through the lens of Ibn Taymiyyah’s Sufism. Known for his critiques of excessive mysticism, Ibn Taymiyyah also advocates a balanced Sufism that integrates devotion to God with social benefit. This research adapts his ideas to the Minangkabau context, emphasizing the compatibility between Islamic spirituality and local traditions. Using a descriptive-analytical method with an integrative approach, the study draws on Ibn Taymiyyah’s works as primary sources, supplemented by relevant secondary literature. The findings highlight key Sufistic elements in ABS-SBK, including self-purification, simplicity in living, the integration of spirituality with social responsibilities, critical engagement with bid‘ah, alignment of adat (custom) with syarak (Islamic law), and the pivotal roles of religious scholars (ulama) and cultural leaders (pemangku adat). Additionally, it identifies Sufistic dimensions in the cultural role of Bundo Kanduang in Minangkabau society. This study offers a novel perspective by bridging Ibn Taymiyyah’s moderate Sufism with Minangkabau’s local wisdom, providing a model for harmonizing Islamic principles with indigenous traditions. Its implications extend to broader discussions on contextualizing Islamic spirituality within diverse cultural settings.
EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN KELUARGA PADA KAMPUNG KB DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI SUMATRA BARAT Remiswal, Remiswal; Samad, Duski; Firman, Arham Junaidi
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 14.2
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.579 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2021.14.2.102

Abstract

Pelaksanaan pendidikan keluarga pada Kampung KB di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatra Barat untuk mengatasi masalah kependudukan belum pernah dievaluasi sejak dicanangkan tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pendidikan keluarga pada Kampung KB di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatra Barat. Penelitian ini menggunakan desain studi evaluatif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif di Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kota Solok yang dipilih secara purposif pada tahun 2018 pada periode bulan Juli hingga Oktober. Sumber data dalam penelitian ini meliputi OPD-KB Kab/Kota, PLKB, Ketua, Kader, dan seksi Kampung KB, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua PKK dan 50 PUS yang ditentukan secara systematic random sampling pada masing-masing Kampung KB. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian: pertama, pembinaan dan penggerakkan pendidikan keluarga oleh pengelola program Kampung KB masih belum memperlihatkan posisi sentral dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan teknis keluarga. Kedua, sarana dan prasarana pendidikan keluarga pada setiap Kampung KB masih belum terealisasi dengan semestinya. Ketiga, langkah dan upaya strategis dari Pemerintah belum terlihat untuk pencapaian indikator program Kampung KB dalam pelaksanaan pendidikan keluarga. Keempat, PUS memiliki pengetahuan dan partisipasi pada setiap kegiatan dan program yang diselenggarakan oleh Kampung KB. Hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya komitmen dan sinergi pemerintah, pengelola, masyarakat, dan stakeholder dalam menyukseskan pendidikan keluarga pada Kampung KB.
PESANTREN DAN PEMBAHARUANNYA ARAH DAN IMPLIKASI KASUS PESANTREN GONTOR Hendrayadi, Hendrayadi; Samad, Duski
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29377

Abstract

Penelitian ini membahas peran dan perubahan Pesantren Gontor sebagai institusi pendidikan agama dan kebudayaan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pesantren Gontor memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan agama dan kebudayaan Islam. Selain itu, Pesantren Gontor telah mengalami beberapa perubahan, termasuk perubahan kurikulum, metode pengajaran, dan penggunaan teknologi, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan partisipasi siswa.
Local Wisdom 'Sumbang Duo Baleh' Its Role in Shaping the Religious Character of Elementary School Students Wahyuni, Resti; Samad, Duski; Zalnur, Muhammad
International Journal of Islamic Studies Higher Education Vol. 4 No. 2 (2025): July
Publisher : Islamic Studies and Development Center in collaboration with Department of Islamic Education Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/insight.v4i2.237

Abstract

Religious character is an important dimension in basic education that aims to shape students to be faithful, pious, and have noble character in accordance with the values of Islamic teachings. This study aims to analyze the role of local wisdom Sumbang Duo Baleh in shaping the religious character of elementary school students. Sumbang Duo Baleh is twelve Minangkabau customary prohibitions rooted in the philosophy of Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. The study was conducted at elementary school, which integrates local Minangkabau content into the curriculum. The research method used a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that although there are still obstacles in the form of limited teaching materials and differences in the level of teacher understanding, the implementation of Sumbang Duo Baleh contributes significantly to strengthening students' religious character. The values instilled include behavior that respects others, maintains politeness in dress and speech, and fosters awareness of personal responsibility before Allah SWT. This integration of local wisdom also fosters positive habits in students' daily lives, such as disciplined worship, polite speech, and avoiding reprehensible behavior. These findings confirm that the use of Sumbang Duo Baleh as local content is relevant and effective in supporting the development of students' religious character while simultaneously strengthening Minangkabau cultural identity amidst the currents of modern education.
The Leadership Concept of Kyai in Pesantren: A Literature Analysis Based on Modern Educational Management Perspectives Bustari, Bustari; Samad, Duski; Mamat, Firdaus ST.
ALSYS Vol 5 No 4 (2025): JULI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v5i4.6570

Abstract

This study examines the leadership of kyai within the pesantren education system through a literature review grounded in modern educational leadership theories. While the role of the kyai has traditionally been analyzed from religious and normative standpoints, academic engagement with this leadership role through the lens of contemporary educational management remains limited. This article specifically explores the relevance of three modern leadership models, transformational leadership, servant leadership, and instructional leadership in understanding the multifaceted role of the kyai as both spiritual and educational leaders in pesantren. The findings indicate that the leadership characteristics of the kyai align closely with these models: as agents of change (transformational), as community servants (servant leadership), and as key drivers of educational quality (instructional leadership). This alignment suggests that integrating modern leadership theories can enhance the management and educational outcomes of pesantren without undermining their traditional values. The study concludes by recommending further empirical research to investigate the practical implementation of these leadership concepts in addressing contemporary challenges within Islamic boarding schools.
PERAN TAREKAT DALAM MEMBANGUN SPIRITUALITAS UMAT ISLAM KONTEMPORER Hasanah, Uswatun; Samad, Duski; Zulheldi, Zulheldi
FIKRAH Vol 8 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v8i1.20612

Abstract

Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan diiringi dengan munculnya perubahan sosial, budaya, dan pertumbuhan ekonomi merupakan bukti bahwa teknologi dan informasi di indonesia mulai tumbuh ke arah positif. Sufisme telah melahirkan berbagai kepribadian yang besar dan mempunyai intelektual serta gagasan yang hebat salah satunya yaitu memberikan penawaran gagasan pembebasan kepada masyarakat. Keagungan sufi seringkali diukur melalui kebenaran yang diterimanya dan memiliki jalan spiritual yang bersumber pada AlQur’an dan sunnah nabi. Terdapat beberapa doktrin yang disusun oleh para sufi diantaranya yaitu doktrin yang mengkonfirmasi dan menjabarkan kebenaran sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah. berkepanjangan ditambah dengan menurunnya bimbingan spiritual sehingga menyebabkan berbagai bentuk perilaku asusila yang meningkat secara drastis. Selain itu juga ditambah dengan berbagai macam situasi perkembangan zaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran tarekat dalam membangun spiritualitas umat islam kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini yaitu tarekat memiliki peranan dalam membangun spiritualitas seperti moral, pendidikan, kesabaran, ketaatan, memperbaiki hubungan dengan Allah, memperbaiki hubungan dengan sesama.
THE TRANSFORMATION OF IJTIHAD AND FATWA IN THE ERA OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE: AN EPISTEMOLOGICAL AND TECHNOLOGICAL STUDY Rego, Dipalpa; Samad, Duski; Firdaus
As-Sulthan Journal of Education Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rise of Artificial Intelligence (AI) has significantly influenced Islamic legal reasoning, particularly in data processing, textual analysis, and the acceleration of jurisprudential decision-making. This study examines how AI reshapes methodological approaches to ijtihād, redefines the authority of fatwa institutions, and interacts with the epistemological foundations of Islamic law. Employing a qualitative method through literature review, the research engages classical usūl al-fiqh texts and contemporary works on AI and Islamic ethics. The findings reveal that AI acts as an assistant to ijtihād by enhancing analytical efficiency, yet it cannot replace human jurists due to its inability to comprehend maqāṣid, moral judgement, and socio-cultural context. The study also identifies the need for a “collective AI-assisted ijtihād model” to maintain accuracy, objectivity, and normative legitimacy. It concludes that AI must operate within the framework of maqāṣid al-sharīʿah and digital ethics to ensure that fatwas remain valid, adaptive, and accountable.
Implementasi Hadis dalam Pembentukan Etika Sosial dan Profesi Ahmad, Arbi Salam; Samad, Duski; Mamad, Firdaus ST
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan peradaban manusia di era modern membawa kemajuan pesat dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan profesi. Namun, di balik kemajuan tersebut muncul berbagai tantangan sosial seperti menurunnya solidaritas, melemahnya kepedulian, serta meningkatnya pelanggaran etika profesional. Fenomena ini menunjukkan adanya krisis moral yang memerlukan pedoman etik berlandaskan nilai spiritual dan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi dan implementasi nilai-nilai hadis dalam pembentukan etika sosial dan profesi di era modern. Metode penelitian yang digunakan ialah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui telaah terhadap hadis-hadis sahih dan literatur terkait etika Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa hadis menekankan kejujuran, amanah, empati, dan tanggung jawab sebagai dasar pembentukan integritas sosial dan profesional. Implementasi nilai-nilai profetik tersebut terbukti relevan untuk memperkuat karakter individu dan menumbuhkan budaya kerja yang bermoral, sehingga mampu menjadi solusi strategis dalam menghadapi krisis etika di tengah arus globalisasi.
PARADIGMA JALAN TENGAH: Reaktualisasi Nilai Moderasi Beragama dalam Bingkai Kebangsaan Soim, Muhammad; Samad, Duski; Ashadi, Andri
Nusantara Journal for Southeast Asian Islamic Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/nusantara.v21i2.38648

Abstract

Penelitian ini membahas moderasi beragama sebagai kerangka etika sosial dan fondasi kebangsaan dalam konteks masyarakat Indonesia yang plural. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini menganalisis relevansi moderasi beragama dengan teori pluralisme, integrasi sosial, nasionalisme inklusif, serta ekologi moral. Hasil kajian menunjukkan bahwa moderasi beragama tidak hanya memahami keberagamaan sebagai posisi tengah secara teologis, tetapi sebagai orientasi moral yang menuntun praktik sosial dalam mengelola perbedaan. Moderasi berperan menghubungkan identitas keagamaan dengan identitas kebangsaan, sehingga agama dapat berkontribusi secara konstruktif dalam ruang publik tanpa memaksakan klaim kebenaran yang eksklusif. Kajian ini menegaskan bahwa moderasi beragama merupakan syarat penting bagi stabilitas sosial dan integrasi bangsa, serta menjadi modal moral bagi pembangunan masyarakat Indonesia yang damai, inklusif, dan berkeadaban.
THEMATIC INTERPRETATION AS AN INTEGRATIVE ‎EPISTEMOLOGICAL MODEL FOR CONTEMPORARY ‎ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION ‎ Fadly, Ahmad; Samad, Duski; Mamad, Firdaus
International Journal of Multidisciplinary Reseach Vol. 1 No. 5 (2025): Desember
Publisher : International Journal of Multidisciplinary Reseach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the thematic interpretation method (tafsir maudhu’i) as a significant approach to engaging the Qur’an with contemporary knowledge. The research is driven by the urgency to bridge Qur’anic guidance with the rapid advancement of modern sciences, which often lack ethical and spiritual grounding. The objectives are to outline the fundamental principles of tafsir maudhu’i, evaluate its contribution to the development of contemporary disciplines, and assess its broader implications for Islamic epistemology. Utilizing a library-based method, the study reviews both classical sources and recent scholarship. The findings indicate that tafsir maudhu’i demonstrates an integrative and context-sensitive character, offering applicable ethical foundations that can guide the interaction between revelation and social realities. Furthermore, this method provides a conceptual framework for constructing a paradigm of knowledge that unites scriptural insights with the demands of modern society. The research concludes that tafsir maudhu’i functions not only as a hermeneutical tool but also as an epistemological model capable of renewing Islamic thought in addressing global challenges.