p-Index From 2021 - 2026
5.943
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Al-'Adalah Jurnal KALAM WALISONGO Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Islam Futura Jurnal Pendidikan Islam Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam KONTEMPLASI: JURNAL ILMU-ILMU USHULUDDIN Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya JURNAL IQRA´ Insaniyat: Journal of Islam and Humanities AJIS : Academic Journal of Islamic Studies ALQALAM Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman RELIGIA Harmoni Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) IJOIS: Indonesian Journal of Islamic Studies International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Salimiya : Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam Jurnal Penelitian Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Pancasila International Journal of Applied Social Science FENOMENA: Journal of Social Science Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Kontemplasi : Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Epaper Bisnis: International Journal Entrepreneurship and Management Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman EDUKASI Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Jurnal Studi Keislaman Jurnal Pendidikan Progresif International Journal of Education Management and Religion As-Sulthan Journal of Education Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Multidisciplinary Reseach Fajar: Media Komunikasi dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal KALAM

Abdurrahman Wahid: Universalisme Islam dan Toleransi Naim, Ngainun
KALAM Vol 10 No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v10i2.8

Abstract

Artikel ini membahas pemikiran Abdurrahman Wahid tentang universalisme Islam dan toleransi. Pemikiran tentang universalisme Islam dan toleransi penting dibahas di tengah menguatnya gerakan Islam radikal di Indonesia. Eksistensi dan aksi kelompok Islam radikal membahayakan terhadap keharmonisan masyarakat Indonesia yang multikultural. Hal ini disebabkan karena cara pandang mereka yang monolitik dan sikap mereka yang intoleran. Respon kreatif dan konstruktif penting dilakukan untuk membendung laju pertumbuhan Islam radikal. Pada perspektif ini, pemikiran Abdurrahman Wahid menemukan relevansinya untuk diangkat dan direkonstruksi. Data untuk penulisan artikel ini adalah buku, jurnal, dan sumber-sumber tulisan lain yang relevan. Data-data yang ada kemudian dianalisis sesuai dengan topik tulisan. Tulisan ini menemukan bahwa pemikiran Abdurrahman Wahid tentang universalisme Islam berkontribusi terhadap terbangunnya toleransi dalam masyarakat Indonesia yang multikultural. Rekonstruksi pemikiran Abdurrahman Wahid ini penting dilakukan sebagai ikhtiar kreatif menghadirkan Islam yang ramah.
KEBANGKITAN SPIRITUALITAS MASYARAKAT MODERN Naim, Ngainun
KALAM Vol 7 No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v7i2.457

Abstract

Menurut August Comte, semakin modern sebuah masyarakat maka agama seharusnya semakin ditinggalkan. Namun realitas justru sebaliknya, dalam kompleksitas kehidupan modern, masyarakat justru semakin haus terhadap nilai-nilai spiritualitas. Fenomena inilah yang oleh Harvey Cox disebut sebagai turning east. Tulisan ini mengkritisi dinamika kebangkitan spiritualitas yang sedemikian pesat. Spiritualitas ternyata tidak harus selalu berkaitan dengan Tuhan. Pada spirirualitas dengan model semacam ini, spiritualitas hanya berfungsi sebagai pelarian psikologis, obsesi, dan kebutuhan ruhaniah sesaat. Maka yang muncul adalah usaha untuk menjadikan spiritualitas bukan sebagai bagian integral dari kehidupan, tetapi sekedar pemuasan rasa ingin tahu, dan sebagai terapi atas beragam persoalan hidup yang kian rumit. Pada kondisi semacam ini, esensi dan hakekat spiritualitas bukan lagi menjadi persoalan yang penting. Bagi para konsumen spiritualitas ini, hal yang penting adalah tujuan mereka tercapai. Mereka tidak memperdulikan akan kemana orientasi spiritualitas yang digelutinya, apa rujukan agamanya, dan seperti apa relasinya dengan Tuhan. Bahkan, Tuhan pun bukan lagi hal yang penting bagi mereka..
Existential Anxiety and the Dynamics of Religiosity: A Philosophical–Theological Perspective Muslih , Mohammad Muslih; Naim, Ngainun; Affandi, Muchammad Taufiq
KALAM Vol 19 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/202519228337

Abstract

This article explores the dynamic role of religion in responding to contemporary human anxiety, particularly through a reflection on the interrelation between reason, language, and faith. In a modern context characterized by fragmentation of meaning and psychological stress, religion is often perceived as outdated or merely symbolic. This paper argues that the root of the problem lies not in religious teachings themselves, but in how they are understood, conveyed, and lived. Using a conceptual-qualitative and interdisciplinary approach that integrates linguistic studies, existential philosophy, and the psychology of religion, this study emphasizes the importance of religion as a space for dialogue and responsiveness rather than a system that silences questions. The article discusses three main subthemes: (1) the role of language as a medium of existential expression in religion; (2) the function of reason in interpreting dynamic faith; and (3) religion’s role as a responsive answer to human anxiety. The analysis of these subthemes suggests that mature religiosity promotes openness, spiritual freedom, and moral maturity. Thus, this article offers a framework for interpreting religion that is not only theologically relevant but also existentially and ethically impactful in daily life.