p-Index From 2021 - 2026
9.879
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kajian Gender Jurnal Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan) JRK (Jurnal Riset Komunikasi) JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) MetaCommunication; Journal Of Communication Studies JURNAL CENDEKIA HUKUM JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JURNAL KOMUNIKATIO JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan) Ensiklopedia of Journal Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Societas : Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial AL MUNIR : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Pendidikan dan Konseling MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Hikmah Jurnal Ranah Komunikasi Warta Pengabdian Andalas: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks Jurnal Dakwah dan Komunikasi Education and Social Sciences Review KomunikA Majalah Ilmiah Tabuah: Ta`limat, Budaya, Agama dan Humaniora Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema Linguistic, English Education and Art (LEEA) Journal Journal of Pragmatics and Discourse Research Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu komunikasi (JIPIK) Journal Publicuho Jurnal Kependudukan dan Pembangunan Lingkungan (JKPL) Mediator: Jurnal Komunikasi Jurnal Mediakita : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Audiens PSIKOTES: JURNAL ILMU PSIKOLOGI, KOMUNIKASI DAN KESEHATAN Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Komunikasi Keluarga dalam Mendidik Anak di Era Revolusi Industri 4.0(Studi Kasus Komunikasi Orang Tua Terhadap Anak Dalam Membangun Akhlakul Karimah) Jamil, Mistra; Sarmiati, Sarmiati; Arif, Ernita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SSN: 2614-6754 (print)ISSN: 2614-3097(online)Halaman 3694-3707Volume 5Nomor 2Tahun 2021Jurnal Pendidikan Tambusai3694Pola Komunikasi Keluarga dalam Mendidik Anak di Era Revolusi Industri 4.0(Studi Kasus Komunikasi Orang Tua Terhadap Anak Dalam Membangun Akhlakul Karimah)Mistra Jamil1, Sarmiati2, Ernita Arif3Program Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Andalase-mail: mistrajamil89@gmail.comAbstrakPenelitian ini membahas tentang pola komunikasi keluarga dalam mendidik anak di era revolusi industri 4.0 (Studi Kasus Komunikasi Orang Tua Terhadap Anak Dalam Membangun Akhlakul Karimah). Proses komunikasi orang tua dengan anak dalam memberikan pemahaman tentang nilai-nilai akhlakul karimah. Manusia akan menjadi sempurna jika mempunyai akhlak terpuji serta menjauhkan segala akhlak tercela. Hal ini tentunya memerlukan komunikasi antara orang tua dengan anak. Komunikasi yang baik antara orang tua dengan anak akan membuat makna pesan dalam membangun akhlakul karimah yang diterima anak sesuaidengan makna pesan yang disampaikan oleh orang tua kepada anak. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pola komunikasi keluarga dalam membangun akhlakul karimah di era revolusi industri 4.0. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan dianalisis menggunakan teori Skema Hubungan dalam Keluarga oleh Koerner dan Fitzpatrick, tujuannya agar mengetahui pola komunikasi keluarga dalam membangun akhlakul karimah di era revolusi industri 4.0. Hasil penelitian menunjukkan polakomunikasi keluarga dalam membangun akhlakul karimah di era revolusi industri 4.0 adalah menerapkan disiplin dan perilaku prososial. Komunikasi orang tua dengan anak dalam penerapan disiplim dan perilaku prososial bervariasi antara dinamika komunikasi tinggi, sedang, dan rendah. Komunikasi dinamika tinggi terjadi saat orang tua menerapkan disiplin pada anak, sedangkan dinamika sedang dan rendah terjadi ketika orang tua menerapkan perilaku prososial
Minangkabau Women's Communication Style As A Bundo Kanduang In Era 4.0 Fitri, Wahyu; Arif, Ernita; Sarmiati, Sarmiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i2.1475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis gaya komunikasi perempuan Minangkabau sebagai bundo kanduang di era 4.0. Dimana dalam budaya Minangkabau perempuan (bundo kanduang) berperan dan memiliki tanggungjawab yang tinggi dalam keberlangsungan setiap lini kehidupan. Peranan bundo kanduang menyangkut moral anak, kemenakan dan kaumnya dimana bundo kanduang ini bertanggungjawab memberikan contoh serta pengajaran tentang: agama, tata krama, sopan santun dan budaya yang berkembang di tengah masyarakat. Pada era 4.0 bundo kanduang dapat terbantu dalam memberikan informasi dan mengetahui info serta kejadian terkini dari anak, kemenakan dan kaum. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif, penenlitian ini akan mengakaji gaya komunikasi perempuan Minangkabau berdasarkan konteks budaya dimana gaya komunikasi dan cara berinteraksi bundo kanduang dianggap dapat meningkatkan kembali marwah dan mengembalikan fungsi bundo kanduang sebagai pelestari budaya di tengah kehidupan anak, kemenakan dan kaumnya. Penelitian ini dibantu dengan teori dramaturgi dari erving goffman dan konsep gaya komunikasi dari alo liliweri. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dengan subjek penelitian (bundo kanduang) berserta anak, kemenakan dan kaum yang berada di sekeliling subjek, observasi dan pengumpulan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan memaparkan bahwa gaya komunikasi dalam interaksi bundo kanduang dengan anak, kemanakan dan kaumnya lebih terlihat berhasil menarik minat ketika bundo kanduang menggunakan gaya santai (relatexed style), gaya atentif (attentive style), gaya terbuka (open style) dan gaya bersahabat (friendly style).
Hubungan Komunikasi Interpersonal Orang Tua dengan Motivasi Belajar Siswa SD Negeri di Kota Sungai Penuh Prayoga, Dani; Arif, Ernita; Sarmiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2267

Abstract

Komunikasi pendidikan dapat diartikan sebagai komunikasi yang terjadi dalam suasana pendidikan. Dengan demikian, komunikasi pendidikan adalah proses perjalanan pesan atau informasi yang merambah bidang atau peristiwa-peristiwa pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui , komunikasi interpersonal orang tua dengan motivasi belajar siswa SDN di kota Sungai Penuh. Jenis penelitian ini adalah peneliti deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitianamenggunakan metode survei dengana menyebarkan kuesioner pada objek penelitian sebanyak 100 responden yangamerupakan siswa SDN (sekolah dasar negeri) di kota Sungai Penuh. Teknikapengambilan sampel yangadigunakan adalah teknik simple random sampling. Teori integrasi sosial digunakan untuk menganalisis penelitian. Analisis data yangadigunakan adalah analisisaregresi linear sederhana. Terdapat hubungan komunikasi interpersonal orang tua dengan motivasi belajar siswa, dengan hubungan sebesar 22,5%. Koefisienaregresi x sebesara0,614. Artinya, setiapapenambahan 1 nilaiakomunikasi interpersonal, maka nilai motivasi belajar bertambah sebesar 0,614.
Pengalaman Komunikasi Korban Trauma KDRT (Studi Fenomenologi Java Institute Hypnotherapy Bandung) Handayani Syarief, Holy; Arif, Ernita; Sarmiati, Sarmiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4216

Abstract

Kekerasan Dalam Rumah Tangga merupakan fenomena sosial yang selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Ibarat sebuah gunung es yang permukaannya terlihat sedikit, tetapi apabila ditelusuri lebih dalam, maka terlihat bahwa tindak kekerasan banyak terjadi tidak hanya secara fisik, psikis, seksual tetapi juga ekonomi. Dan semua bentuk kekerasan terhadap perempuan dapat meninggalkan trauma bagi korban, dan berpengaruh terhadap kualitas hidup korban di masa depan. Oleh karena itu, penelitian ini melihat bagaimana pengalaman komunikasi korban trauma KDRT sebelum, saat hypno dan setelah dilakukan hypnotherapy. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengalaman komunikasi dari korban trauma KDRT. Subyek penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi dan wawancara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa pengalaman komunikasi korban trauma KDRT sebelum dilakukan hypnotherapy yaitu adanya perasaan sakit hati, tidak dihargai, direndahkan, dan merasa sering di bohongi oleh pasangan. Sementara perubahan dari pengalaman korban KDRT pasca hypnotherapy yang dirasakan oleh korban adalah timbulnya perasaan nyaman, lebih ringan, lebih rileks dan merasa lebih bahagia, sehingga muncul perubahan dalam sikap dan emosi menjadi lebih positif dibandingkan sebelum dilakukan hypnotherapy.
LEGAL ASSISTANCE FOR THE POOR TO REACH JUSTICE Arliman S, Laurensius; Suryanef, Suryanef; Arif, Ernita; Sarmiati, Sarmiati
JCH (Jurnal Cendekia Hukum) Vol 7, No 2 (2022): JCH (JURNAL CENDEKIA HUKUM)
Publisher : LPPM STIH Putri Maharaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33760/jch.v7i2.556

Abstract

Legal aid to the poor has a fairly important position in every criminal, civil and administrative justice system, including Indonesia. The concept of legal aid to the poor is related to a person's rights to exercise these rights, therefore legal aid is carried out by legal experts and experienced people in order to carry out their profession. The purpose of this study is to explain legal aid for the poor to achieve justice. This research uses normative legal research which is described descriptively. The results of the study explain that legal protection is an action or effort to protect the community from arbitrary actions by authorities that are not in accordance with the rule of law, to create order and peace, thus enabling humans to enjoy their dignity as human beings. There are ten rules related to legal aid to the poor, both at the constitutional level to the law, Internal Regulations that apply to the Supreme Court and Internal Regulations that apply to the Ministry of Law and Human Rights, as a pattern and legal standing for the provision of legal aid for the poor. poor people in Indonesia. The provision of legal aid to the poor is a form of justice for the poor. The concept of legal aid to the poor is related to a person's rights to exercise their rights under the same law.
Kemajuan teknologi dan tantangan tradisi studi kasus mengeksplorasi peran komunikasi keluarga tokoh agama di kota padang dalam membentuk etika generasi post gen z Zaqia, Afri Nur; Arif, Ernita; Sarmiati, Sarmiati
Education and Social Sciences Review Vol 5, No 1 (2024): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr401200

Abstract

Generasi Z merupakan generasi pertama yang sejak dini sudah terpapar oleh teknologi. Teknologi-teknologi tersebut berupa komputer atau media elektronik lainnya seperti telepon seluler, jaringan internet, bahkan aplikasi media sosial. Dampak negative dari perkembangan teknologi ini menyebabkan perubahan tingkah laku dan etika mereka menurun. Lingkungan pertama dan utama yang berpengaruh terhadap perkembangan anak untuk mengontrol kemajuan teknologi ini adalah lingkungan keluarga, keluarga menjadi faktor utama bagi anak-anak untuk mulai menerima berbagai pendidikan yang pertama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemajuan teknologi dan tantangan tradisi cukup mempengaruhi etika dan pola komunikasi yang harus diterapkan oleh tokoh agama di Kota Padang, baik dengan komunikasi langsung dan aturan atau dengan cara diskusi dan terbukanya diskusi bersama anak generasi post gen Z.
From Tweets to Thrills: The Evolution of Digital Storytelling on YouTube through Nessie Judge's Horror Narratives Diego, Diego; Lestari , Yayuk; Sarmiati, Sarmiati
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 7 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v7i1.1583

Abstract

This research investigates the widespread and even impact phenomenon generated by the audience's enthusiasm for YouTube content presented by Nessie Judge. Nessie Judge's unique narrative style has successfully sparked strong enthusiasm among YouTube subscribers, who eagerly await each episode of her content with excitement. This study holds significant significance as it examines Nessie's storytelling ability, often supported by compelling evidence and presented from a deep perspective. The horror genre in the story "Cerita KKN Desa Penari" ("The Story of Village Penari's Internship Program") is effectively conveyed through the use of background sound that creates tension, providing an intense experience for listeners. This phenomenon is not merely entertainment; it also encourages viewers to actively participate in the story interpretation process. Through the application of the six Critical Media Literacy (CML) concepts in analyzing media content, this research emphasizes the importance of critical media literacy as a tool to navigate the complex world of information. Critical media literacy offers profound insights and the ability to see beyond the presented message, which becomes increasingly crucial in an era deeply connected to media. This research encourages a deeper understanding that goes beyond the surface meanings of media messages. Through critical analysis, this study provides the potential for audiences to become more critical in understanding and interacting with media. This research provides profound insights into the impact of media content, particularly from Nessie Judge. However, factors influencing the audience's level of critical understanding of this content remain. The research underscores the importance of critical media literacy in facing the evolving media era, enabling audiences to interpret media messages in a more informed and critical manner. The contribution of this study has a significant impact on the development of knowledge, especially in the cultivation of critical understanding of media content and its role in the evolution of the modern media environment.
Intercultural Communication Between Traders And Buyers In Padang Panjang Culinary Market Roem, Elva Ronaning; Istiyanto, S.Bekti; Sarmiati, Sarmiati; Vanisya, Winda
Mediator: Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 2 (2024): Mediator: Jurnal Komunikasi (Sinta 2)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v17i2.3276

Abstract

The province of West Sumatra offers a variety of tourist attractions, one of which is the contemporary culinary scene in Padang Panjang. This city attracts visitors from various regions within West Sumatra as well as from outside the province. The diversity of culinary offerings, including both traditional and modern dishes, makes Padang Panjang a popular culinary destination. This research aims to explore tourists' perceptions of the night culinary market in Padang Panjang, which has become one of the city's main attractions. The study uses a qualitative approach to delve into the dynamics of communication between traders and customers at the market. Data was collected through direct observation, interviews with traders and visitors, and document analysis. The research findings show that the harmony of interactions at the culinary market is achieved through various communication strategies, including intercultural, interpersonal, and non-verbal communication. The study identifies two prominent communication patterns: the use of easily understood language and smiling as practical strategies to connect traders and customers from diverse backgrounds. Tourists' perceptions of the culinary market indicate that the food stalls offer high-quality food, which leaves them satisfied and eager to return.
DISCOURSE STRATEGIES IN PROMOTING SUSTAINABLE AGRICULTURE: A MULTICULTURAL APPROACH BY THE SOLOK RADJO FARMER COOPERATIVE Khaira, Intan Nabila; Sarmiati, Sarmiati; Azwar, Azwar
Journal of Pragmatics and Discourse Research Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jpdr.v5i1.862

Abstract

This study explores the persuasive communication strategies employed by the Solok Radjo Farmers' Cooperative to promote sustainable agricultural practices and multicultural values. Using Fairclough's discourse analysis framework, the research examines how language, metaphors, and narratives are utilized in individual and group contexts to influence farmer behavior and perceptions. Data collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis reveal a multifaceted communication approach that aligns with local cultural norms. At the individual level, managers adopt personalized language, employing local idioms and emotional appeals to build trust and resonate with farmers personal experiences. In group settings, inclusive discourse and cultural symbols emphasize collective responsibility and solidarity, fostering a sense of shared purpose. Key strategies include metaphors, such as comparing land stewardship to family care, and success narratives that highlight tangible benefits of sustainable practices. These strategies not only facilitate the adoption of sustainable methods but also create a cohesive community identity grounded in multicultural values. The findings underscore the importance of tailoring communication to cultural and social contexts to enhance the effectiveness of sustainability initiatives. Insights from this study offer practical guidance for cooperatives globally, illustrating how culturally sensitive communication can advance sustainability goals and strengthen community cohesion.
KOMUNIKASI PERANGKAT NAGARI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DANA DESA Listyawati, Dewi; Sarmiati, Sarmiati; Asmawi, Asmawi
JISPO Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 1 (2019): JISPO Vol 9 No 1 2019
Publisher : Faculty of SociaI and Political Sciences (FISIP), Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jispo.v9i1.4143

Abstract

There is distrust and suspicion between the community and the nagari government in managing village funds. The nagari tool argues that the community does not care about managing village funds if the funds do not directly touch the community. While the community does not understand the village fund program and has very little curiosity about the distribution of village funds. According to residents, village funds are only for nagari devices and for the people around them and the development that has been done is considered not to come from village funds. Communication solutions to these problems include providing more understanding to the community of the Nagari government. They should more often disseminate information about village funds and programs that will be implemented to the village community. Those who work as nagari devices should be people with adequate education and ability to deal with problems related to village funds, for example the ability to prepare village fund reports or provide good services and information to the community. The community should care about the village fund program and the development program that will be implemented, participate in the village meetings held.
Co-Authors - Afrizal Abdurrahman Zuhdi Ade Dasrial Ade Faulina Afrizal Afrizal Agung Praymesa ahmad, Asmawi Aisyah Nabila Al-Zuhriy Annisa Anindya annisa werif ramayeni Asmawi Asmawi Asmawi Asmawi Asmawi Asmawi Asmawi Asnawi Asnawi Asrinaldi Asrinaldi Aulira M Tan Azwar Azwar Azwar, Azwar Charlie Ch Legi Chatra, meraldy Dafrizal Dafrizal Dani Prayoga Deby Fortunela Fortunela Dewi Faradilla Dewi Listyawati Dewi Nila Utami Dewi Surya Rahmi, Dewi Surya Dewi, Rahma Surya Dewi, Rahmi Surya Dhiki Hamdhany Diego Diego Diego Diego Diego Diego Diego, Diego Eka Ona Sutera Eka Ona Sutra Elfitra Elfitra Elva Ronaning Roem Emeraldy Chatra Ernita Arief Ernita Arif Fadhil Ahmad Farhan Muwaffaq Fatriana, Disya Faulina, Ade Firgi Nurdiansyah Fortunela, Deby Fortunela Ghina Novarisa Handayani Syarief, Holy Henny Suryani Susanta Hidayah Quraisy, Hidayah Holy Handayani Syarief Ika Primastuti Putri Ilham Havifi Imam Havifi Indraddin Intan, Intan Nabila Khaira Istiyanto, S.Bekti Jamil, Mistra Kaurdiansyah, Septa Khaira, Intan Nabila Khalili, Iqbal Laurensius Arliman S Laxmy Defilah Leni Marsih Lestari , Yayuk Lestari, Yayuk Lisa Kurnia Listyawati, Dewi M, Sukri M. Nur Muhammad Nawir Muryadi Eko Priyanto Muwaffaq, Farhan Nadia Restu Aufiana Nesthy Kheren Nesthy Kheren Nadia Novi Elian Novia Amirah Azmi Noviafni, Fitri Nilam Nurul ‘Ain Oktarina Oktarina Oktarina Oktarina Pratiwi Rahmadani Praymesa, Agung Putri Rahmania Putri, Syafni Nolla Rachmah, Yesi Isnaini Rahma Dinantia Junaidi Rahmat Rio Yuherdi Rahmi Surya Dewi Rinaldi Rinaldi Rio Alfian Rizka Fadillah Sari Marta Sari Marta Sazili Saman Sri Lestari Nengsih Suranta Tarigan, Muhammad Iqbal Surtika, Memi Suryanef Suryanef Syahra, Rivana Izzati Tiana James, Narimalaromisa Tifanny, Nazlya Tiwi, Elsa Ummul Khair Azmi Vanisya, Winda Viona Putri Yarisda Vitania Yulia Wahyu Fitri Welda Yulia Winda Vanisya Yarisda, Viona Putri Yesi Isnaini Rachmah Yessi Ratna Sari Yulia, Vitania Zainal Zainal Zakri, Rahmania Zaqia, Afri Nur