Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Pada Pemberitaan Internasionalisasi Bahasa Indonesia Di Media Antaranews.Com Sari, Wulan Permata; Setyonegoro, Agus; Priyanto, Priyanto
ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2025): Isolek: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra (Maret 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/isolek.v3i1.417

Abstract

This study aims to analyze news coverage regarding the internationalization of the Indonesian language in Antaranews.com. The focus of this research is to identify the representation of the Indonesian language within media discourse and to understand the construction of reality built through the news coverage. This study employs a qualitative approach using Norman Fairclough’s Critical Discourse Analysis (CDA) method. The data in this research consist of four news texts analyzed through Fairclough's three dimensions of CDA: the textual dimension, the discursive practice dimension, and the social practice dimension. Data collection was carried out through documentation techniques, while data validity was ensured through internal validity. Based on the results, it can be concluded that the news coverage of the internationalization of the Indonesian language on Antaranews.com constructs a discourse that emphasizes nationalism and pride in UNESCO’s recognition. In the textual dimension, the news narratives highlight national achievements and cultural diplomacy as the main factors behind UNESCO’s recognition. In the discursive practice dimension, discourse strategies are identified that aim to strengthen the legitimacy of national policies related to the internationalization of the Indonesian language. Meanwhile, in the social practice dimension, Antaranews.com coverage demonstrates how the media shape public understanding regarding the global position of the Indonesian language.
ANALISIS EKOLINGUISTIK TERHADAP PEMBERITAAN ISU LINGKUNGAN DI PROVINSI JAMBI Setyonegoro, Agus; Putri, Lulu’ Nurullita Liadi; Priyanto, Priyanto
Pena Literasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.8.1.112-121

Abstract

Penelitian ini membahas representasi isu lingkungan dalam pemberitaan media massa daring di Provinsi Jambi melalui pendekatan ekolinguistik. Fokus utama kajian ini adalah pada makna ideologi, sosial, dan budaya yang tersirat dalam teks berita terkait lingkungan. Pengumpulan data dilakukan terhadap berita-berita yang diterbitkan oleh TribunJambi.com, BatanghariNews.com, dan SmartLestari.UNJA.ac.id dalam rentang waktu 2021 hingga 2023. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teori analisis wacana kritis Norman Fairclough yang dipadukan dengan teori ekolinguistik dari Stibbe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna ideologi tercermin melalui penggunaan istilah seperti negara hijau, kampus berkelanjutan, dan strategi nasional, yang menggambarkan keberpihakan terhadap pelestarian lingkungan sebagai nilai dan kebijakan. Pada dimensi sosial, media menampilkan peran aktif mahasiswa, komunitas lokal, dan pemerintah dalam membentuk narasi kolaboratif melalui program seperti gerakan menanam pohon dan edukasi lingkungan. Sedangkan pada dimensi budaya, ditemukan bahwa kegiatan lingkungan dikaitkan dengan nilai lokal seperti gotong royong, serta diposisikan sebagai bagian dari tradisi dan identitas komunitas. Secara umum, penelitian ini menegaskan bahwa bahasa dalam media tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai alat pembentuk kesadaran ekologis masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan wacana lingkungan yang lebih inklusif, kritis, dan kontekstual di ranah jurnalistik dan kebijakan publik. Kata kunci: ekolinguistik; pemberitaan lingkungan; media massa; Jambi
Pelanggaran Prinsip Kesantunan dan Prinsip Kerja Sama dalam Wawancara Najwa Shihab dengan Anies dan Muhaimin di Kanal Youtube Gulo, Della Silvi; Purba, Andiopenta; Setyonegoro, Agus
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v9i2.2143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk dan faktor pelanggaran prinsip kesantunan dan prinsip kerja sama dalam wawancara Najwa Shihab dengan Anies dan Muhaimin di Kanal Youtube. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data pada penelitian ini berupa seluruh tuturan dengan sumber dari tokoh-tokoh dalam dalam video Najwa Shihab, Anies, dan Muhaimin pada video di kanal youtube Najwa Shihab yang berjudul “Eksklusif : Blak-blakan Anies - Muhaimin Mata Najwa”. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap dengan teknik lanjutan yaitu teknik catat dan transkrip data. Data kemudian dianalisis dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pada penelitian menunjukkan Pelanggaran prinsip kesantunan yang paling banyak dilakukan yaitu pada maksim maksim kebijaksanaan dan pujian yang didominasi oleh pewawancara, sedangkan pada pelanggaran prinsip kerja sama yang paling mendominasi adalah kedua narasumber dengan pelanggaran terbanyak pada maksim kuantitas dan maksim cara. Faktor pelanggaran kesantunan yang paling ditemukan yaitu memojokkan mitra tutur dan faktor pelanggaran prinsip kerja sama yang paling banyak ditemukan yaitu mengabaikan maksim
IMPLEMENTASI MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPOSISI PADA SISWA KELAS VIII DI MTS LABORATORIUM UIN STS JAMBI Wulandary, Ryana Putri; Purba, Andiopenta; Setyonegoro, Agus; Wini, Lusia Oktri
Lintang Aksara Vol. 2 No. 1 (2023): Lintang Aksara
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jla.v2i1.32236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model experiential learning dalampembelajaran menulis teks eksposisi pada siswa kelas VIII di MTs Laboratorium UIN STSJambi. Bedasarkan langkah-langkah model experiential learning yaitu pengalaman konkret,observasi reflektif, konseptualisasi abstrak, eksperimentasi aktif. Penelitian ini menggunakanmetode penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian ini berupa hasil wawancara penelitidengan guru bahasa indonesia dan hasil belajar siswa dalam kegiatan proses pembelajaranmenulis teks eksposisi dan sumber data berupa RPP dan bahan ajar yang berkaitan denganproses Langkah-Langkah pembelajaran experiential learning yang dilaksanakan.Pengambilan data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan tes.Nantinya data tersebut akan di analisis dengan cara, reduksi data, penyajian data danpenarik kesimpulan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model experientiallearning merupakan sebuah model yang sangat cocok digunakan dalam pembelajaranmenulis teks eksposisi karena model tersebut menggunakan pengalaman peserta didik yangakhirnya dapat mempermudah pemahaman materi serta mengaktifkan peserta didik dalampembelajaran. Hal ini terbukti dengan hasil kerja peserta didik diatas KKM (KriteriaKetuntasan Minimal) Selain itu model experiential learning bukan hanya mengutamakanpengalaman peserta didik saja namun membuat pengalaman baru yang berkesan pada diripeserta didik.Kesimpulan penelitian ini meunjukkan bahwa implementasi model experientiallearning dalam pembelajaran menulis teks eksposisi di kelas VIII di MTs Laboratorium UINSTS Jambi berjalan sesuai dengan langkah-langkah model experiential learning.
Analisis Tindak Tutur Ekspresif Para Tokoh dalam Film Jembatan Pensil Hidayanti, Fitri; Setyonegoro, Agus; Oktri Wini, Lusia
Lintang Aksara Vol. 4 No. 1 (2025): Lintang Aksara
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jla.v4i1.44277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk serta fungsi tindak tutur ekspresif dalam film Jembatan Pensil berdasarkan pendekatan pragmatik. Tindak tutur ekspresif merupakan salah satu jenis tindak tutur yang digunakan penutur untuk mengungkapkan kondisi psikologis atau emosional terhadap suatu situasi. Kajian ini penting dilakukan karena film sebagai media komunikasi audiovisual kerap merefleksikan ekspresi budaya, sosial, dan emosional melalui dialog tokoh-tokohnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) sebagai teknik pengumpulan data. Data penelitian berupa tuturan tokoh dalam film Jembatan Pensil yang mengandung tindak tutur ekspresif. Hasil analisis menunjukkan terdapat tujuh jenis tindak tutur ekspresif yang ditemukan dalam film, yaitu: berterima kasih, meminta maaf, memberi selamat, memuji, menyampaikan belasungkawa, menyalahkan, dan marah, dengan total 29 data. Tindak tutur ekspresif marah merupakan jenis yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa film Jembatan Pensil tidak hanya menyampaikan pesan sosial tentang pendidikan, tetapi juga menggambarkan ekspresi emosional karakter secara nyata melalui bahasa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kajian pragmatik, khususnya dalam memahami penggunaan bahasa ekspresif dalam media film.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM KETERRAMPILAN BERBICARA PADA SISWA FASE D DI SMP NEGERI 24 KOTA JAMBI Karina Pradipta Sukandi; Agus Setyonegoro
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35228

Abstract

This study aims to determine the effect of the use of audio-visual media on the speaking skills of eighth grade students (phase D) at SMP Negeri 24 Kota Jambi. The background of this study is based on the low speaking skills of students caused by a lack of variety in learning methods and minimal use of technology-based learning media. This study used a quantitative approach with a Pre-Experimental Design (One Group Pretest-Posttest Design) method. The research sample consisted of 32 eighth-grade students from SMP Negeri 24 Kota Jambi, selected using purposive sampling. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, tests, and documentation. The data were analyzed using normality tests, homogeneity tests, t-tests, and N-Gain tests with the help of the SPSS version 31 program. The results showed that the average pretest score was 13.22 and the average posttest score was 22.22. Based on the t-test results, a significance value of 0.001 < 0.05 was obtained, which means that there was a significant difference between the pretest and posttest results. In addition, the N-Gain test results showed an increase in the moderate category, with an average score of 6.2. Thus, it can be concluded that the use of audio-visual media has a significant effect on improving students' speaking skills. This study implies that Indonesian language teachers can utilize audio-visual media as an effective learning tool.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM KETERRAMPILAN BERBICARA PADA SISWA FASE D DI SMP NEGERI 24 KOTA JAMBI Karina Pradipta Sukandi; Agus Setyonegoro
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35230

Abstract

This study aims to determine the effect of the use of audio-visual media on the speaking skills of eighth grade students (phase D) at SMP Negeri 24 Kota Jambi. The background of this study is based on the low speaking skills of students caused by a lack of variety in learning methods and minimal use of technology-based learning media. This study used a quantitative approach with a Pre-Experimental Design (One Group Pretest-Posttest Design) method. The research sample consisted of 32 eighth-grade students from SMP Negeri 24 Kota Jambi, selected using purposive sampling. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, tests, and documentation. The data were analyzed using normality tests, homogeneity tests, t-tests, and N-Gain tests with the help of the SPSS version 31 program. The results showed that the average pretest score was 13.22 and the average posttest score was 22.22. Based on the t-test results, a significance value of 0.001 < 0.05 was obtained, which means that there was a significant difference between the pretest and posttest results. In addition, the N-Gain test results showed an increase in the moderate category, with an average score of 6.2. Thus, it can be concluded that the use of audio-visual media has a significant effect on improving students' speaking skills. This study implies that Indonesian language teachers can utilize audio-visual media as an effective learning tool.
Pengaruh Media Audiovisual Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Berita Kelas XI SMA Negeri 10 Kota Jambi Putri, Pijariani Mutiara; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Setyonegoro, Agus
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jptd.v8i1.25498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh media audio visual dalam pembelajaran menulis teks berita siswa kelas XI SMA Negeri 10 Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid kelas XI SMA Negeri 10 Kota Jambi. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas F1 yang berjumlah 35 orang siswa. Analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji homogenitas, uji normalitas dan uji hipotesis. Dari hasil data dengan cara uji hipotesis maka menunjukkan nilai sig (2 tailed) = 0,00 < 0,05 sesuai dengan kriteria uji t tes jika sig (2 tailed) lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data yang diperoleh dapat diketahui, adanya pengaruh media audiovisual terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 10 Kota Jambi. Dengan hasil nilai rata- rata sebelum dan sesudah diberi perlakuan mengalami peningkatan dari 63,4 menjadi 76,3. Kata Kunci: Audio visual, hasil belajar, menulis teks berita.
Nilai Pendidikan Karakter Dalam Cerita Rakyat Jambi dan Relevansinya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Wahyuningsih, Isti; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Setyonegoro, Agus; Dewi, Yusra; Purba, Andiopenta
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 13, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v13i2.544

Abstract

The purpose of this study was to describe the value of character education contained in Jambi folklore and its relevance to learning Indonesian in junior high schools. This research is in the form of qualitative descriptive. The data of this study is the value of character education in twelve Jambi folk tales and the data source is the bilingual Jambi Folklore book with twelve story titles, namely 1) Black Water and Clear Water, 2) Swearing Stone, 3) Buffalo Stone, 4) Likat Lake, 5) Datuk Blood Putih, 6) Datuk Kerungkung Bebulu, 7) Dideng Dang Ayu, 8) Girls with Long Hair, 9) Lubuk Bujang Girls, 10) Smooth People, 11) Rice as Big as a Coconut, 12) Tama Tujeuh. The findings from this study include: there are five aspects of character education proclaimed by the Ministry of Education and Culture, namely religious, nationalist, independent, mutual cooperation and integrity and Jambi folklore is relevant to learning Indonesian in junior high school because it can be used as teaching material. 
Analyzing Political Rhetoric in the 2024 Indonesian Election: A Critical Discourse Analysis Approach And Its Implications for Civic and Media Education Agus Setyonegoro; Eko Kuntarto; Saharudin Saharudin; Desti Angraini
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7703

Abstract

Political campaign rhetoric offers a rich context for fostering critical media literacy and civic reasoning in higher education. In the wake of Indonesia’s 2024 general election, campaign discourse has permeated digital platforms, shaping public perception and political engagement. This study applies Norman Fairclough’s dialectical-relational Critical Discourse Analysis (CDA) to online campaign materials published between November 2023 and February 2024. The research investigates how rhetorical strategies reflect power dynamics and ideological framing, while also exploring CDA’s applicability as a pedagogical tool in civic and media education. Analysis reveals recurring discursive patterns, including aggressive diction, strategic ambiguity, instrumental truth claims privileging practicality over evidence, and the erosion of empathetic or constructive language. These features often steer public narratives toward polarized, personality-driven debate formats, diminishing deliberative quality and civic trust. Findings underscore the civic implications of political discourse and support the integration of CDA-based tasks—such as metaphor audits, stance tracking, and ethical reframing—into curricula like SKOM4314 (Perencanaan Pesan dan Media). Positioned as both method and pedagogy, CDA enables students to critically engage with language, identify manipulative rhetoric, and produce evidence-based counter-discourse. The study contributes to discourse-analytic and educational scholarship by demonstrating how analysis of political language can directly inform instructional design aimed at strengthening democratic participation.