p-Index From 2021 - 2026
14.007
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search
Journal : FARMASAINKES

Formulasi dan Evaluasi Jelly Drink Sari Jeruk Sunkist (Citrus Sinensis (L.) Osbeck) dengan Kombinasi Isolasi Tepung Porang dan Karagenan Juwita, Sukma; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Lubis, Minda Sari; Rafita Yuniarti
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2801

Abstract

Jeruk Sunkist merupakan buah yang banyak disukai oleh semua kalangan masyarakat, agar mudah dalam mengonsumsinya maka dilakukan inovasi dengan membuat jeruk sunkist menjadi sediaan jelly drink. jelly drink yang ada dipasaran masih banyak menggunakan bahan-bahan sintetik sehingga perlu dilakukan modifikasi mengunakan bahan alami, sehingga semua lapisan masyarakat dapat menikmati minuman sehat sehingga terhindar dari minuman yang mengandung zat berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk pembuatan minuman yang sehat dari sari jeruk sunkist dengan kombinasi karagenan dan tepung porang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Pemeriksaan mutu fisik yang dilakukan meliputi organoleptik, kadar vitamin C, total asam, analisis sineresis, viskositas, homogenitas, pH, dan hedonik. Berdasarkan hasil peneletian diketahui bahwa jeruk sunkist dapat diformulasikan sebagai sediaan jelly drink dengan kombinasi karagenan dan tepung porang. Kosentrasi karagenan dan tepung porang mempengaruhi sifat fisikokimia sediaan jelly drink. Hasil evaluasi mutu fisik sediaan dan uji hedonik jelly drink jeruk sunkist menunjukkan bahwa formula F3 merupakan formula terbaik dan paling banyak disukai oleh panelis baik dari segi tekstur, rasa, aroma, warna dan daya hisap.
Formulasi Sediaan Deodoran Stick dari Ekstrak Etanol Daun Jeruk Purut (Citrus Hystrix Dc) sebagai Antiperspirant Riani, Nur Aslin; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Lubis, Minda Sari; Rafita Yuniarti
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2804

Abstract

Jeruk purut (Citrus hystrix DC) merupakan salah satu tanaman yang mudah dijumpai dan banyak tumbuh di Indonesia. Tanaman ini tumbuh pada tempat yang cukup disinari matahari, daun jeruk purut terdapat metabolit sekunder steroid/triterpenoid, tanin, flavonoid, dan alkaloid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi ekstrak daun jeruk purut (Citrus hystrix DC) yang dibuat dalam bentuk sediaan deodorant stick dengan karakteristik yang baik dan untuk mengetahui kosentrasi dari sediaan deodorant stick tersebut dalam menghambat keluarnya keringat. Penelitian dilakukan meliputi pengumpulan sampel daun jeruk purut yang diambil secara purposif dari Kota Taluk Kuantan Riau, dibuat menjadi serbuk simplisia dan diekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan dipekatkan dengan menggunakan rotary evaporator. Simplisia di skrining untuk melihat kandungan senyawa metabolit sekunder pada daun jeruk purut, konsentrasi eksktrak etanol daun jeruk purut untuk pembuatan deodorant stick yang digunakan adalah 1%,2%,3%, kemudian blanko dan sediaan deodorant stick yang dijual dipasar. Evaluasi formulasi sediaan deodorant stick meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji waktu leleh, uji titik lebur, dan uji antiprespiran. Hasil uji sediaan deodorant stick ekstrak etanol daun jeruk purut terhadap antiperspirant dari 20 orang panelis hasil yang di dapat berbeda setiap formulasinya, formulasi yang paling sedikit terdapat terdapat keringat pada kapas yaitu formulasi f4 (+) produk pasar dan formulasi f3 sediaan deodorant stick daun jeruk purut dengan kosentrasi 3%, dimana pada panelis yang paling banyak terdapat keringat dikapas yaitu formulasi f0 (-) blanko . Deodorant stick ektrak etanol daun jeruk purut yang dihasilkan memenuhi persyartan uji pH, uji waktu leleh, uji titik lebur
Formulasi Tablet Hisap Buah Rimbang (Solanum Torvum Sw.) menggunakan Metode Kempa Langsung dengan Variasi Bahan Pemanis Hendraputra, Hardy Handoko; Lubis, Minda Sari; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Rafita Yuniarti
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2805

Abstract

Buah rimbang (Solanum torvum Sw.) mengandung metabolit sekunder alkaloid dan tanin yang dimana senyawa ini memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan memformulasikan tablet hisap buah rimbang variasi pemanis manitol dan stevia dengan rasa dan waktu hancur tablet yang baik. Tablet hisap dibuat dengan metode kempa langsung dengan konsentrasi pemanis manitol dan stevia F1 1:1 (25%;25%), F2 1:2 (16,7%;33,3%), dan F3 2:1(33,3%;16,7%). Kemudian uji mutu fisik tablet hisap meliputi keseragaman ukuran dan bobot, kekerasan, friabilitas, waktu disintegrasi in vitro, disintegrasi in vivo, dan hedonic test yang dilakukan oleh panelis dengan analisis deskriptif, dan analisis data waktu hancur in vitro secara statistik dengan SPSS versi 20 dengan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F1,F2 dan F3 memenuhi syarat sebagai tablet hisap berdasarkan pada hasil keseragaman bobot rata-rata 602 mg, kekerasan rata-rata 11,98 - 10,79 kg, friabilitas 0,50-0,75%, disintegrasi in vitro 5,11 - 2,08 menit, disintegrasi in vivo 3,48 - 1,44 menit, hedonic test pada panelis lebih menerima F3 dengan tingkat kesukaan hingga 83%, ANOVA pada in vitro diperoleh nilai Sig.<0,05 dengan hasil 0,000 kesimpulan H0 ditolak atau H1 diterima. Berdasarkan uji mutu fisik dan hedonic test Formula yang terbaik adalah F3 dengan konsentrasi 2:1(33,3%;16,7%).
Penentuan SPF (Sunprotecting Factor) Ekstrak Etanol Buah Balakka (Phyllanthus Emblica L) Yuni Sartika; Rafita Yuniarti; Gabena Indrayani Dalimunthe; Minda sari lubis
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2817

Abstract

Buah balakka (Phyllanthus emblica L) adalah salah satu buah yang mengandung flavonoid dan vitamin C yang memiliki aktivitas antioksidan. Kemampuan ini dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang dapat merusak kulit. Penggunaan antioksidan pada kosmetik berperan sebagai tabir surya. Tabir surya merupakan sediaan yang dapat menyerap atau memantulkan sinar ultra violet. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui golongan senyawa kimia metabolit sekunder yang terkandung dalam simplisia dan ekstrak etanol buah balakka, mengetahui nilai SPF ekstrak etanol buah balakka dan kemampuannya sebagai tabir surya. Metode yang digunakan buah balakka segar diuji makroskopik, simplisia buah balakka diuji karakteristik, uji skrining fitokimia pada simplisia dan ekstrak etanol buah balakka, penentuan nilai SPF mengunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah berbentuk bulat dan keras, bau khas, warna kuning kehijauan sampai kuning kecoklatan, karakteristik simplisia buah balakka mengandung kadar air 4%, kadar sari larut dalam air 21,5%, kadar sari larut dalam etanol 21,33%, kadar abu total 4,5% dan 0,88% kadar abu tidak larut dalam asam secara keseluruhan memenuhi standar MMI. Serbuk simplisia dan ekstrak etanol buah balakka mengandung senyawa kimia alkaloid, flavonoid, saponinn, tanin, dan steroid triterpenoid. Pengujian SPF pada konsentrasi 1%, 5%, 10%, 15% dan 20% diperoleh hasil secara berturut-turut sebesar 33.57; 37.15; 37.66; 38.09; dan 38.53. Secara keseluruhan nilai SPF yang diperoleh dikategorikan ultra. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol buah balakka memiliki kemampuan sebagai tabir surya.
Penentuan Nilai Spf (Sun Protection Factor Ekstrak Etanol Buah Karamunting (Rhodomyrtus Tomentosa (Aiton) Hassk Siregar, Hikmatussabaria; Rafita Yuniarti; Gabena Indrayani Dalimunthe; Minda Sari Lubis
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2819

Abstract

Buah karamunting (Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) Hassk) adalah salah satu buah yang mengandung senyawa fenolik sehingga memiliki aktivitas antioksidan dan berperan sebagai fotoprotektor karena memiliki kemampuan menyerap sinar UV. Kemampuan ini dimanfaatkan dalam kosmetik sebagai tabir surya. Sediaan tabir surya digunakan untuk memantulkan atau menyerap sinar UV dari sinar matahari sehingga dapat mencegah kerusakan pada kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui golongan senyawa kimia metabolit skunder yang terkandung pada simplisia dan ekstrak etanol buah karamunting, mengetahui nilai SPF ekstrak etanol buah karamunting dan kekempuannya sebagai tabir surya. Metode yang digunakan pada penelitian metode eksperimental. Buah segar karamunting diuji makroskopis, simplisia buah karamunting di uji karakteristik, dilakukan uji skrinig fitokimia pada simplisia dan dan ekstrak etanol buah karamunting, penentuan nilai SPF menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah segar karamunting berbentuk bulat agak lonjong bau khas warna ungu tua. Karakteristik simplisia buah karamunting memiliki kadar air 6 %, kadar sari larut dalam air 14%, kadar sari larut dalam etanol 3,7%, kadar abu total 1,416%, kadar abu tidak larut asam 0,224%, secara keseluruhan memenuhi standar MMI. Skrining fitokimia simplisia dan ekstrak etanol buah karamuting mengandung flavonoid, tanin, steroid dan saponin.Uji SPF ekstrak etanol buah karamunting pada konsentrasi 0,3%, 1%, 5 %, 10% ,15%,diperoleh hasil secara berturut-turut 32,2368266; 33,1123834; 36,0613081; 36,7274117; 37,5760051. Secara keseluruhan nilai SPF yang diperoleh dikategorikan ultra, dan dapat disimpulkan ekstrak etanol buah karamunting memiliki kemampuan tabir surya.
Formulasi Tablet Hisap Serbuk Rimbang (Solanum torvum Sw.) menggunakan Metode Granulasi Basah dengan Variasi Konsentrasi Bahan Pemanis Dewa, Fasca; Lubis, Minda Sari; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Rafita Yuniarti
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2831

Abstract

Buah rimbang (Solanum torvum Sw.) memiliki khasiat sebagai antioksidan, antimikroba, antiplatelet, aktivitas diuretik dan digesif. Pada buah rimbang terdapat banyak vitamin seperti A, B1, C, mineral, protein, solasonin, glukoalkoloid, lemak, asam folat, sterolin, dan flavonoid yang memiki sifat antioksidan Pemilihan tablet hisap sebagai salah satu inovasi untuk merintis jalan dalam mengembangkan obat-obatan tradisional, table hisap diharapkan disukai karena mudah disimpan, dikonsumsi dan kelebihannya yang memiliki rasa enak serta berbentukn permen. Metode yang digunakan pada proses pembuatan tablet ini adalah proses pembuatan tablet hisap dengan menggunakan metode granulasi basah yang didalamnya terdapat uji karakteristik fisik granul dan setelah menjadi tablet dilakukan uji mutu fisik sediaan tablet hisap dan selanjutnya dilakukan uji tingkat kesukaan pada para responden terhadap perbandingan konsentrasi variasi pemanis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil dari mutu karakteristik fisik granul yaitu uji daya alir, sudut diam dan indeks tap mendapatkan hasil yang baik, namun ditiap uji didaptkan hasil terbak pada formula yang berbeda-beda. Mutu sediaan tablet yang meliputi uji keseragaman bobot, kerapuhan, kekerasan dan waktu hancur juga memenuhi syarat pada tiap formula dan saat dilakukan uji kesukaan. Para finalis menyukai tablet hisap formula 1 yaitu dengan perbandingan manitol : sirplus (1 : 1). Kombinasi pemanis yang disukai para finalis adalah kombinasi 1 : 1 yang mana manitol dan sirplus memiliki kombinasi rasa yang pas untuk indra perasa responden.
Pemanfaatan Perasan Sari Buah Nanas (Ananas Comosus (L). Merr) sebagai Masker Gel Kaki Novita Sari, Helsa; Lubis, Minda Sari; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Rafita Yuniarti
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2843

Abstract

Gel memiliki kemampuan melembabkan dengan bahan yang banyak mengandung banyak air, memiliki efek sejuk yang baik digunakan pada cuaca panas. Kemampuan melembabkan suatu sediaan seperti pada gel juga memberikan efek melembutkan, serta mencegah iritasi pada kulit. Sediaan gel lebih banyak digunakan karena rasa dingin pada kulit, mudah menyerap dikulit, dan mudah dicuci. Tujuan penelitian untuk m engetahui masker gel kaki yang mengandung perasan sari buah nanas memiliki karateristik yang baik dan memenuhi syarat, dan untuk mengetahui masker gel kaki yang mengandung perasan sari buah nanas memiliki aktivitas exfoliasi yang baik. Metode yang digunakan pada penelitian ini eksperimental, sampel yang digunakan adalah perasan buah nanas. Data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif dan kualitatif yang diambil dari hasil pengambilan sampel, pengumpulan sampel, identifikasi sampel, pengelolaan sampel, pembuatan perasan, skrining fitokimia, variasi konsentrasi dari formulasi masker gel, uji mutu fisik dan aktivitas exfoliasi perasan buah nanas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perasan sari buah nanas (Ananas comosus (L.) Merr) mempunyai kandungan senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, tanin, saponin, glikosida, steroid dan flavonoid, masker gel kaki perasan sari buah nanas memenuhi persyaratan uji mutu fisik yang meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, dan waktu lama sediaan mengering. Pada uji exfolasi masker gel kaki perasan sari buah nanas memenuhi syarat kelembapan dan elastisitas.
FORMULASI DAN EVALUASI SABUN TRANSPARAN DARI VCO DAN SARI LIDAH BUAYA (Aloe vera (L.) Burm. F.) Rina Azhari; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Nasution, Haris Munandar
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 4 No. 1 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v4i1.3253

Abstract

Lidah buaya adalah salah satu sejenis kaktus yang berasal dari daerah afrika dan termasuk dalam family Liliacea. Lidah buaya memiliki manfaat sebagai obat dan juga sebagai bahan baku pada industri kosmetik. Lidah buaya juga mempunyai berbagai khasiat untuk membuat kulit agar tidak cepat kering dan berfungsi sebagai pelembab. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sari lidah buaya bisa di formulasikan sebagai sediaan sabun transparan dan digunakan sebagai antibakteri. Metode: Metode penelitian ini diawali dengan membuat sari lidah buaya, selanjutnya dibuat formula sabun transparan dengan formula modifikasi dari dewi (2022). kemudian dilakukan pengujian terhadap sabun yang sesuai dengan persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI) 06.3532.1994. Meliputi uji organoleptis, uji kadar air, uji tinggi busa, uji pH, dan uji iritasi pada sukarelawan. Hasil: Hasil dari penelitian yang telah dilakukan bahwasanya sari lidah buaya dapat diformulasikan sebagai sediaan sabun transparan tanpa merubah standar dari sediaan sabun transpran baik pH maupun Organoleptis. Kesimpuan: Dapat disimpulkan sari lidah buaya dapat dijadikan sabun transparan.
GAMBARAN EFEK SAMPING OBAT KEMOTERAPI PASIEN KANKER PAYUDARA DI RSUD Dr. PIRNGADI KOTA MEDAN Ilmi Widya Sari; Kiki Rawitri; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Nasution, Haris Munandar
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 4 No. 1 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v4i1.3352

Abstract

Di seluruh dunia, 40 kasus baru kanker payudara terdeteksi per 100.000 wanita setiap tahun, dengan tingkat kematian 21,5% dan tingkat deteksi kasus baru 30,5%. Kemoterapi, yang bekerja dengan membunuh sel kanker satu per satu, merupakan salah satu pilihan pengobatan. Pada tahun 2021 dan 2023, pasien yang menjalani kemoterapi kanker payudara di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan akan menjadi subjek penelitian ini. Metode penelitian pada penelitian ialah penelitian observasional cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif mulai tahun 2021 hingga 2023. Sebanyak 70 pasien memenuhi kriteria inklusi, dan besar sampel ditentukan dengan menggunakan probability sampling dengan prosedur simple random sampling. Di antara efek samping kemoterapi yang paling umum, menurut penelitian ini, adalah sebagai berikut: mual dan muntah pada 46 pasien (30,1%), alopecia pada 43 pasien (28,1%), anemia pada 29 pasien (19,0%), nyeri pada 18 pasien (11,8%), neutropenia pada 12 pasien (7,8%), konstipasi pada 3 pasien (2,0%), hipersensitivitas kulit, dan sesak napas pada 1 pasien (0,7%). Penelitian menemukan bahwa di antara pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi, mual dan muntah merupakan efek samping yang paling sering dilaporkan.
ANALISIS PENGGUNAAN OBAT KEMOTERAPI KANKER PARU-PARU DI RSUD DR. PIRNGADI KOTA MEDAN Nasution, Vevi Sarah; Sri Wahyuni; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Lubis, Minda Sari
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2025): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v4i2.3708

Abstract

Kanker paru-paru terjadi karena pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru. Di indonesia kanker paru menduduki urutan ketiga dengan jumlah kejadian 34.783 kasus. Kemoterapi merupakan pengobatan anti kanker yang dapat menghancurkan sel tumor dengan cara mengganggu fungsi sel. Pengobatan kemoterapi pada pasien kanker paru beragam dilakukan berdasarkan stadiumnya, yaitu dengan pembedahan, radioterapi dan kemoterapi, sesuai dengan standar dari National Comprehensive Cancer Network (NCCN), Food and drug Administration (FDA), European Medicines Agency (EMA) dan European Society for Medical Oncology (ESMO). Kemoterapi ini diberikan dalam beberapa tahap biasanya 4-6 siklus dan bahkan ada yang seumur hidup. Pemberian kemoterapi ini dengan setiap 21 hari agar mendapatkan efek yang diharapkan dengan efek samping yang masih wajar dan dapat diterima. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan dengan pendekatan cross section secara retrospektif. Pengumpulan obat pasien kanker paru-paru diambil dari rekam medis pasien periode bulan Januari-Desember 2023. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 42 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat yang digunakan oleh 42 pasien kanker paru-paru di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan periode Januari-Desember 2023 adalah vinorelbine 52 obat (32,7%), karboblatin 43 obat (27%), gefitinib 25 obat (15,7%), paclitaxel 12 obat (7,5%), cisplatin 7 obat (4,4%), docetaxel 7 obat (4,4%), pemetrexed 7 obat (4,4%), giotrif 6 obat (3,8%). Dapat disimpulkan bahwa obat paling banyak digunakan oleh pasien kanker paru-paru di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan adalah vinorelbine dan karboplatin. Kata Kunci: Kanker paru-paru, kemoterapi, obat kemoterapi, pengobatan kanker paru-paru.
Co-Authors Adani, Bazlina Adela Octi Dwiyani Adli Nuzula Rahmah Agustina, Meri Ahmad darwis Alma Dhita Shafira Andi Syahputra, Ricky Anny Sartika Daulay Anugrah, Bayu Arianti, Sellin Arina Ashar, Diya Asparyzha, Rhyzha Aulia Fitri, Aulia Aulia, Meisyah Bambang Hermanto Basaniah Basaniah Chairina Milda Chandra, Putra Cindy Marlina Tambunan Claudy Friesta Melanie Cut Erika Maulydya D Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang Debi Meilani Dena, Mutia Dewa, Fasca Dikki Miswanda Dina Sri Novita Dina Veranika Dinda Sari Utami Dison Silalahi, Alistraja Emmy Wiriandini Fadhilah M, Ihsan Fadillah, Nike Fathur Rahman Febiyani, Rica Fithri Pulungan, Ainil Fitri Febriani Fitri, Raissa Ginting, Ovalina Sylvia Br. Girsang, Raflika Azwanda Gita Dwi Puspa Fadillah Hamda, Haikal Handayani, Riska Haris Munandar Nasution Hasibuan , Fika Miah Sasmitha Hendraputra, Hardy Handoko Heru Adha Prayogo Humairah, Dwina Angelina Husna, Miftahul husna, nadiatul Ilmi Widya Sari Isnaria, Vita Jurida, Wike Juwita, Sukma Karlina Butar Butar Kartika, Dinda Dwi Khairil Pahmi Khairunnisa , Ardina Kiki Rawitri Latifah Sahara Pulungan Lestari, Amanda Putri Lestari, Seri Lestari, Sri Indah Linda, Rosa Lisa Amalia Lubis, Aisyah Putri Lubis Lubis, Asira Lubis, Minda Sari M. Arya Wiguna Madani Sirait maghfirah, Suci Mambang, D Elysa Putri Mambang, Elysa Putri Mauliza, Syarifah Misna Rosalinda Hutabarat Muhammad Amin Nasution Muhammad Ricky Ramadhian Muhammad Tegar Tri Rizky Mutiara Rahmah Nasri Nasri, Nasri Nasution, M. Pandapotan Nasution, Nur Sahadah Nasution, Shamila Sufi Aulia Nasution, Vevi Sarah Nasution, Wardah Nia Novranda Pertiwi Nindya Indah Damayanti Ningtias, Anggitha Niswa, Khairun Novita Sari, Helsa Nur Asia, Nur Nur, Hijrotun Nuraisyah Nurfadilla, Kiki Nurliansyah, Nurliansyah Nurmala, Dewi Nurul Haliza Lubis Nurul Hidayah Nurul Salsa Abya Ritonga Olita, Apen Peri , Peri Peri, Peri Puteri, Cut Intan Annisa Rafita Yuliarti Rahma Dona, Rahma Rahma Maulidia Fitri Rahmi , Ulfa Rambe, Robiatun Rambe, Sitiapsah Rangkuti, Cindy Rahayu Rawitri, Kiki Riani, Nur Aslin Ricky Andi Syahputra Ridwan Taher Lubis Ridwanto Ridwanto Rima Marwarni Rina Azhari Risnayanti Ritonga, Oktavia Riza Syafira Rosalinda Mahdalena Sinaga Rosalinda Mahdalena Sinaga sahrianti, Hikmah Samosir, Anzly Hasian Samran, Samran Saragih, Aqilah Mutmainnah Sari Lubis , Minda Sari Lubis, Winda Sari, Syilvi Rinda Sartika Daulay, Anny Savika, Anggraini Selvicahyani, Selvicahyani Shinta Mida Ariani Harahap Sihotang, Laura Indah Restu Silvia Sinaga, Rosalinda Mahdalena Siregar, Hikmatussabaria Siti Anisa Siti Anisa Sitinjak, Iyustri Ririn Situmorang, Lusi Grasia Sri Mulia Ningsih Siregar Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulaiman Riadi Sulwiyatul K Sani Syahputri, Maulida Syarifah Aulia Tasya Ardana Ummu Safura Sirait Vera Estefania Kaban Wardah Tulail Nadila Widya Sari Winda Aulia Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yuli Apriani Br.Lubis Yuni Sartika Yuniarti , Rafita Yuniarti, Rafita Yuniarti, Rapita Zahara, Anisa Zahira Ahmad, Madani Ziza Putri Aisyia Fauzi Zulmai Rani