Claim Missing Document
Check
Articles

Test of Various PGR and Concentrations to Shoot Cuttings on Chrysant Plant (Dendranthema grandiflora T.) Santoso, Mudji; Sitawati, Sitawati; Aprilia, Lia
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chrysanthemum (Dendranthema grandiflora T.) seedling production in Indonesia is still limited, even still far from the requirement. Chrysanthemum is using shoot cuttings as propagation, it needs hormone to accelerate root growth and improve root quality that will ultimately improve the quality plants and fulfill the demand of this flowers. In this study, young coconut water and cow urine are alternative substitutions of synthetic plant growth regulator. The research was conducted in screenhouse which is using plastic UV as roof, at Sidomulyo, Malang with the altitude 700 meter above sea level. The study was conducted April until June 2009. The research was using Randomized Block Design with three repetitions. Treatment tested in this study were consist of: Without PGR (P0); Rootone F 1.2 g l-1 (P1); Rootone F 2.4 g l-1 (P2); Rootone F 3.6 g l-1 (P3); young coconut water 375 ml l-1 (P4); young coconut water 250 ml l-1 (P5); young coconut water 125 ml l-1 (P6); cow urine 150 ml l-1 (P7); cow urine 100 ml l-1 (P8); cow urine 50 ml l1 (P9). The result showed that every treatment had percentage 100% of shoot cutting which was having root formation, except treatment of Rootone F 1.2 g l-1 (P1) and without plant growth regulator (P0) which only got 86.67%. The number of root in treatment young coconut water 125 ml l-1 (P6) 23.17 was not significant different compared with young coconut water 375 ml l-1 (P4). The root length had a high value 2.76 cm by using Rootone F 3.6 g l-1 (P3). Treatment young coconut water 250 ml l-1 (P5) had the high value than the other treatments on variable length of stem, leaf area, number of leaves, flower initiation, and number of flowers.
KEBERHASILAN PERTUMBUHAN STEK GERANIUM (Pelargonium sp) PADA APLIKASI 2 JENIS MEDIA DAN ZAT PENGATUR TUMBUH Hidayat, Pratama Wahyu; Baskara, Medha; Sitawati, Sitawati
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Geranium (Pelargonium sp) merupakan tanaman hias pot yang memiliki bunga yang beraneka warna dan biasa di perbanyak dengan cara stek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan jenis media dan zat pengatur tumbuh yang memberikan keberhasilan pertumbuhan yang optimal perbanyakan stek tanaman Geranium. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2016 sampai Juni 2016 di Eco Green Park, Jalan Oro-oro Ombo, No. 9A, Kota Batu, dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pasir dan Rootone-F mampu meningkatkan persentase keberhasilan tumbuh sebesar 47,5%, jumlah daun sebesar 83,1% pada umur 86 hst dan luas daun meningkat 34,78% dibandingkan perlakuan media pasir tanpa zat pengatur tumbuh. Aplikasi media pasir dengan penambahan zat pengatur tumbuh air kelapa mampu mempercepat saat munculnya tunas 5 hst serta meningkatkan panjang tanaman 23,43% pada umur 86 hst, jumlah akar 37,83%, panjang akar 47,23%, bobot kering total akar per tanaman 33,33%, bobot kering total tunas per tanaman 87,5% dan rasio Shoot/Root 55,99% dibanding penggunaan media pasir yang tidak diberi zat pengatur tumbuh.
PENGARUH JENIS MEDIA TANAM SISTEM ROOF GARDEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) Fitria, Zahra; Sitawati, Sitawati
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman atap menjadi salah satu alternatif yang bisa dilakukan guna menyiasati lahan di perkotaan yang semakin berkurang. Jika memakai media tanah utuk menanam ubi jalar di atap gedung akan membebani struktur dan kontruksi atap, sehingga perlu adanya alternatif media tanam lain yang lebih ringan, mampu menyimpan air dan bisa menghasilkan produktivitas tanaman ubi jalar yang sesuai. Ubi jalar merupakan salah satu tanaman yang penting, karena tanaman ubi jalar sebagai salah satu komoditas pertanian penghasil karbohidrat untuk keamanan pangan keluarga. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh macam media tanam yang tepat dan ringan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ubi jalar pada konsep roof garden. Penelitian dilaksanakan Maret - Juli 2016 di Lantai 2 Gedung Sentral Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur. Percobaan lapang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari perlakuan jenis media tanam, enam perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali dalam komposisi (1:1) yaitu A= media tanah 100% (kontrol),B = media tanah : arang sekam, C = media tanah : cocopeat, D = media tanah : kompos, E = media tanah : pupuk kandang, F = media tanah : moss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tanaman ubi jalar yang sesuai jika dilihat dari berat basah umbi per tanaman terdapat pada perlakuan media tanah + arang sekam. Media tanam yang ringan (bobot per m3 lebih ringan 56,3% dibanding media tanah dan memiliki dengan produksi yang sama  ± 388,59 g/tan.) dan tepat untuk penanaman tanaman ubi jalar di atap gedung terdapat pada perlakuan media tanah + arang sekam.
RESPON TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir) DENGAN INTERVAL PENYIRAMAN PADA PIPA VERTIKAL Wibowo, Hardi Yanto; Sitawati, Sitawati
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) merupakan tanaman yang dapat tumbuh lebih dari satu tahun dan termasuk kedalam famili Convolvulaceae. Semakin sempitnya lahan produktif di daerah perkotaan tentu menuntut adanya suatu cara untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan terbatas tersebut agar tetap produktif, salah satunya budidaya tanaman dengan sistem vertikultur metode roof garden. Namun sejauh belum diketahui perbandingan jumlah pemberian air yang tepat untuk digunakan pada sistem budidaya vertikultur metode roof garden agar tanaman dapat tumbuh dan memiliki hasil yang optimal. Air ialah komponen penting dalam pertumbuhan tanaman terlebih pada metode roof garden karena keterbatasan air di atap bangunan. Berdasarkan hal ini maka perlu adanya penelitian mengenai jumlah pemberian air yang tepat agar budidaya tanaman kangkung dengan sistem vertikultur metode roof garden dapat menghasilkan hasil yang optimal. Penelitian ini dilaksanakan di atap Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya pada bulan Juli sampai Agustus 2016. Terdapat pengaruh efisiensi air terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat. Perlakuan penyiraman 1 hari 2x akan meningkatkan produksi optimal tanaman kangkung darat, dengan rerata bobot segar total 21,67 (g/tan), sedangkan tanaman dengan penyiraman 3 hari 1x mengakibatkan penurunan bobot segar total sebesar 64,3% dari penyiraman 1 hari 2x.
Co-Authors A.N. Ni’mah Achmad Fauzan Aditya Ramadhani Prabowo Agnestika, Intan Kartika Agnestika, Intan Kartika Agus Suryanto Agus Suryanto Agus Suryanto Aini Nurul Aini, Nurul Ainy, Syifaul Ainy, Syifaul Al Fikriyah, Ulfatul Rosyida Al Fikriyah, Ulfatul Rosyida Aldiani, Zelby Meutia Aldiani, Zelby Meutia Alfikri, Ahmad Labib Alfikri, Ahmad Labib Amanda, Florica Amellia Firdaus Zahra Andi Kurniawan Andik Kurniawan Andy Andy Anna Satyana Karyawati Arfiati, Nurliza Prita Ariani Ariani Arif Budi Prasetya Ariffin, Arifin Armannaena, Tria Arrizqi, Zulfa Ridho Arrizqi, Zulfa Ridho Asih, Lizara Budi Asih, Lizara Budi Ayuningtyas, Fridia Arintya Ayuningtyas, Fridia Arintya Azzahra, Shabrina Laila Azzam, M. Abdullah Bagus Fatkul Hamsyah Bambang Guritno Bayu Permata Putra Budiyono, Debora Cicik Udayana Damaiyant, Dewi Ratih Rizki Damaiyanti, D.R.R. Daraini, Miskah Daraini, Miskah Dewantri, Marshella Yashinta Dewantri, Marshella Yashinta Dewi Ratih Rizki Damaiyanti Dewi Ratih Rizki Damaiyanti Dewi, Ayu Resy Riana Dewi, Ayu Resy Riana Eko Widaryanto Elih Nurlaelih, Euis Euis Elih Nurlalelih, Euis Elih Fahmilia Tutwuri Handayani, Fahmilia Fajarwati, Santi Kusuma Fanisia, Inge Fanisia, Inge Fitria, Zahra Friska Rahma Syafitri Gusmawan, Maretha Widhya Aulyaa Hardi Yanto Wibowo Hayati, Yati Sri Hazrinah, Novia Dwi Hazrinah, Novia Dwi Heddy, Y. B. Suwasono Heddy, Y.B. Suwasono Heddy, Y.B. Suwasono Hendiriau S, M. Hendiriau S, M. Hidayat, Pratama Wahyu Husaimah, Faizil Hurro Husaimah, Faizil Hurro Imaniah, Suci Imaniah, Suci Imansyah, Setyo Ruhafin Imansyah, Setyo Ruhafin Irawan, Joni Irianti, Anggit Anis Irianti, Anggit Anis Izhar, Achmad Izhar, Achmad Jaelani, Sri Joni Irawan, Joni Kartika Yurlisa, Kartika Kartika, Annisa Wuri Karuniawan Puji Wicaksono Kristanti, Bita Kristianingrum, Niko Dima Kurniawan Santoso Kusuma, Essenza Fitria Kusuma, Essenza Fitria Larasati, Emira Dyah Larasati, Emira Dyah Lia Aprilia Lia Aprilia Lilik Setyobudi Lilik Zuhriyah Linda Prasetyorini Lutfiana, Velinda Dewi Maretha Widhya Aulyaa Gusmawan Medha Baskara Mochammad Nawawi Mochammad Roviq Mudji Santoso Mudji Santoso Muhtadi, Much Misbah Nabilah, Roona Roosyidah Naranakubar, Dessy Aulivia One Naranakubar, Dessy Aulivia One Nastiti, Nuralita Ratnasari Nastiti, Nuralita Ratnasari Nawawi, Mochammad Ni’mah, Ani Nurin Ni’mah, Ani Nurin Nihayati, Ellis Ninuk Herlina Nisa, Fitrotun Noerhalim, Adelliawati Novita Agustiarini Nugroho, Agung Nugroho, Agung Nurfathya Dwi Prasanti Agus, Nurfathya Dwi Nurlaelih, Euis Ellih Nurlalelih, Euis Elih Nurul Aini Nurul Fathia, Luki Anisa Nurul Fathia, Luki Anisa Nur’Ain, Shabrina Emilia Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Poppy, Poppy Rizky Damayanti Prasanti Agus, Nurfathya Dwi Prasetyaningsih, Desy Dwi Prasetyaningsih, Desy Dwi Prasundari, Intan Ratri Prasundari, Intan Ratri Pratama Wahyu Hidayat Prayogo, Bangun Prayogo, Bangun Prayogo, Muchammad Prayogo, Muchammad Priyambudi, Erwin Priyambudi, Erwin Puspa Lorina, Mahardika Dianucik Puspa Lorina, Mahardika Dianucik Puspita, Putri Bella Putra, Bayu Permata Putri Bella Puspita Putripertiwi, Dwija Putripertiwi, Dwija Qisthi, Dios R. Ginting, Raimundus Rahmatika, Ikfina Luthfi Rahmatika, Ikfina Luthfi Rahmawati, Risma Dwi Raimundus R. Ginting, Raimundus Ramadhan, Roni Rasyitagani, Tifana Rasyitagani, Tifana Rizqullah, Helmi Rizqullah, Helmi Roona Roosyidah Nabilah Safira, Ajla Safira, Ajla Santoso, Kurniawan Santoso, Mudji Sari Wahyudi, Novita Inka Sari Wahyudi, Novita Inka Sari, Herdyana Lintang Setyobudi, Lilik Siahaan, Christian Daniel Siahaan, Christian Daniel Soemarno Soemarno Sri Soenarti Sudiarso Sudiarso Sudiarso, Sudiarso Sumarsono, Arachis Ratnasari Sumarsono, Arachis Ratnasari Sunaryo Sunaryo Sunaryo, Sunaryo Suriah Suriah Sutinah Made, Sutinah Syafitri, Friska Rahma Syamrusdianti, Fetrisari Syamrusdianti, Fetrisari Syamsuddin, Saidah Taihuttu, Hermina Neltje Tamar, Muhammad Titin Sumarni Tjitra, Karinna VandaLiana Tjitra, Karinna VandaLiana Toto Himawan Udayana, Cicik Uswatunnisa Uswatunnisa, Uswatunnisa Utami, Christa Dyah Vivedru, Faranissa Anggi Vivedru, Faranissa Anggi Wahyuningtyas, Betha Wahyuningtyas, Betha Wardani, Diajeng Setya Werna Nontji, Werna Wibowo, Hardi Yanto Wicaksana, Anang Panca Wulandari, Cahaya Wulandari, Cahaya Y. B. Suwasono Heddy Yuniza, Yuniza Yuniza, Yuniza Zahra Fitria Zahra, Amellia Firdaus Zannah, Miftachul