Claim Missing Document
Check
Articles

SISTEM PENGASUHAN DALAM KURIKULUM KHUSUS SEBAGAI PEMBENTUKAN KARAKTER DI SMA BERBASIS KETARUNAAN Nisa Rahma Danti; Djum Djum Noor Benty; Ahmad Nurabadi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.844 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i42019p232

Abstract

Abstract: The purpose of this research was to provide information about parenting systems in high school based on comprehension. This research uses a qualitative approach with case studies. Data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The process of data analysis using the data analysis process model Miles and Huberman. The results of this study: (1) the care system has three programs developed, namely, study night, self-habituation in the dormitory, physical fitness; (2) character formation stage through parenting consists of three stages, namely, the stage of formation, development and stabilization that is adjusted based on the level; (3) the main characters formed in the care system include, the character of discipline, love for the homeland and nation, tanggon, tough, trengginas, independent, superior, religious; (4) obstacles are found regarding the imbalance of numbers between caregivers and students, and permits that are still not effective; (5) completed by cooperating with each other and coordinating between caregivers and boarding management.Keywords: parenting system, character building, cadets school.  Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai sistem pengasuhan di SMA berbasis ketarunaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses analisis data dengan menggunakan proses analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini: (1) sistem pengasuhan mempunyai tiga program yang dikembangkan yaitu, study night, pembiasaan diri di asrama, kesamaptaan jasmani; (2) tahap pembentukan karakter melalui pengasuhan tertiri dari tiga tahap yaitu, tahap pembentukan, pengembangan dan pemantapan yang disesuaikan berdasarkan jenjangnya; (3) karakter utama yang dibentuk dalam sistem pengasuhan antara lain yaitu, karakter kedisiplinan, cinta tanah air dan bangsa, tanggon, tangguh, trengginas, mandiri, unggul, religius; (4) ditemukan hambatan mengenai belum seimbangnya jumlah antara pengasuh dengan peserta didik, serta perizinan yang masih belum efektif; (5) diselesaikan dengan saling bekerjasama dan berkoordinasi antara pengasuh dengan pihak manajemen asrama.Kata kunci: sistem pengasuhan, pembentukan karakter, sekolah berbasis ketarunaan. 
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA Indah Ratnawati; Ali Imron; Djum Djum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.59 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i32018p284

Abstract

Abstract: Management is the process of utilizing all resources in order to achieve the goals set. The management process includes: planning, organizing, implementation, and supervision. the substance of management that exist in educational institutions and become an important focus in the world of education are learners. the purpose of this study is to explain the character education management of learners through extracurricular activities scouting in SMPN 1 Bandung, Tulungagung. This research uses qualitative approach with descriptive method. data collection methods used in the form of observation, interviews, and documentation. SMPN 1 Bandung, Tulungagung character education in all areas of activity including extracurricular activities scout. Keywords: management, character education, extracurricular scout. Abstrak: Manajemen adalah proses pendayagunaan semua sumber daya dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Adapun proses manajemen meliputi: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Substasnsi manajemen yang ada pada lembaga pendidikan dan menjadi fokus penting dalam dunia pendidikan yakni peserta didik. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menjelaskan manajemen pendidikan karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang ada di SMPN 1 Bandung, Tulungagung. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. SMPN 1 Bandung, Tulungagung pendidikan karakter di semua bidang kegiatan termasuk kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Kata Kunci: manajemen, pendidikan karakter, ekstrakurikuler pramuka.
Faktor-Faktor Motivasi yang Berpengaruh terhadap Loyalitas Anggota OSIS Farida Nuraini; Burhanuddin Burhanuddin; Farida Nuraini; Burhanuddin Burhanuddin; Djum Djum Noor Benty
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.953 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i72021p503-515

Abstract

Abstract: This study aims to determine motivational factors and their influence on the loyalties of intern school student council members. This study is classified as quantitative research with multivariate correlational design. The results showed that: (1) the factors of motivation namely physiological needs, security, social, respect, and self-actualization; (2) factors that encourage loyalties namely membership and duties; (3) physiological needs in the high category, security needs in the high category, social needs in the high category, the need for rewards in the medium category, and the need for self-actualization in the high category, (4) membership in the medium category, and tasks in the high category; (5) there is an influence of motivation on loyalties; simultaneously there is an influence of motivational factors on membership factors, partially the motivational factors that influence the membership factors are the need for appreciation and self-actualization needs, simultaneously there is the influence of motivational factors on task factors, partially motivational factors that affect the task factor are social needs, appreciation needs, and self-actualization needs. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor motivasi dan pengaruhnya terhadap loyalitas Anggota OSIS. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dengan desain correlational multivariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor-faktor motivasi Anggota OSIS yaitu kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri; (2) faktor-faktor yang mendorong loyalitas yaitu keanggotaan dan tugas; (3) kebutuhan fisiologis dalam kategori tinggi, kebutuhan keamanan dalam kategori tinggi, kebutuhan sosial dalam kategori tinggi, kebutuhan penghargaan dalam kategori sedang, dan kebutuhan aktualisasi diri dalam kategori tinggi, (4) keanggotaan dalam kategori sedang, dan tugas dalam kategori tinggi; (5) terdapat pengaruh motivasi terhadap loyalitas; secara simultan terdapat pengaruh faktor-faktor motivasi terhadap faktor keanggotaan, secara parsial faktor motivasi yang berpengaruh terhadap faktor keanggotaan adalah kebutuhan penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri, secara simultan terdapat pengaruh faktor-faktor motivasi terhadap faktor tugas, secara parsial faktor motivasi yang berpengaruh terhadap faktor tugas adalah kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan, dan kebutuhan aktualisasi diri.
Karakteristik Kepemimpinan Pembelajaran Era Digital dan Pemecahan Masalah Pembelajaran Masa Pandemi Covid 19 Djum Djum Noor Benty; Mustiningsih Mustiningsih; Anindya Hapsari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p309

Abstract

Abstract: This Covid-19 pandemic situation makes school principals play an important role in solving problems related to learning problems during the covid 19 pandemic. The purpose of this study is to identify the characteristics of digital era instructional leadership and solving learning problems during the covid 19 pandemic. This study uses a research design descriptive quantitative. Area proportional random sampling is a sampling technique used, with a total sample of 196 people. The results of the study show (1) that instructional leadership skills in the digital era are the most needed factors for building a school climate, which are then followed by exemplary factors, strengthening, learning in the classroom and outside the classroom, preparing the vision, mission, and school goals that contain era learning digital, and learning program management, and (2) the principal's skills in solving learning problems during the Covid 19 pandemic are the most needed decision implementation skills factors, which are then followed by problem identification, evaluation, alternative development, and analysis skills factors. decide on alternatives.Keywords: instructional leadership, problem solving, digital era, covid 19 Abstrak: Situasi pandemi Covid-19 ini menjadikan Kepala sekolah memegang peranan penting dalam pemecahan masalah terkait dengan permasalahan pembelajaran di masa pandemi covid 19. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengidentifikasi karakteristik kepemimpinan pembelajaran era digital dan pemecahan masalah pembelajaran masa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif deskriptif. Area proportional random sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang digunakan, dengan jumlah sampel sebanyak 196 orang. Hasil penelitian menunjukkan (1) keterampilan kepemimpinan pembelajaran era digital paling banyak dibutuhkan faktor membangun iklim sekolah, yang selanjutnya secara berturut-turut diikuti faktor keteladanan, penguatan, belajar di kelas dan diluar kelas, penyusunan visi, misi, dan tujuan sekolah yang berisi pembelajaran era digital, dan pengelolaan program belajar, dan (2) keterampilan kepala sekolah dalam pemecahan masalah pembelajaran masa pandemi Covid 19 paling banyak dibutuhkan faktor keterampilan implemetasi keputusan, yang selanjutnya secara berturut-turut diikuti faktor keterampilan identifikasi masalah, evaluasi, pengembangan alternatif, dan analisis dan memutuskan alternatif.Kata kunci: kepemimpinan pembelajaran, pemecahan masalah, era digital, covid 19
Karakteristik Kepemimpinan Pembelajaran Era Digital dan Pemecahan Masalah Pembelajaran Masa Pandemi Covid 19 Djum Djum Noor Benty; Mustiningsih Mustiningsih; Anindya Hapsari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p309

Abstract

Abstract: This Covid-19 pandemic situation makes school principals play an important role in solving problems related to learning problems during the covid 19 pandemic. The purpose of this study is to identify the characteristics of digital era instructional leadership and solving learning problems during the covid 19 pandemic. This study uses a research design descriptive quantitative. Area proportional random sampling is a sampling technique used, with a total sample of 196 people. The results of the study show (1) that instructional leadership skills in the digital era are the most needed factors for building a school climate, which are then followed by exemplary factors, strengthening, learning in the classroom and outside the classroom, preparing the vision, mission, and school goals that contain era learning digital, and learning program management, and (2) the principal's skills in solving learning problems during the Covid 19 pandemic are the most needed decision implementation skills factors, which are then followed by problem identification, evaluation, alternative development, and analysis skills factors. decide on alternatives.Keywords: instructional leadership, problem solving, digital era, covid 19 Abstrak: Situasi pandemi Covid-19 ini menjadikan Kepala sekolah memegang peranan penting dalam pemecahan masalah terkait dengan permasalahan pembelajaran di masa pandemi covid 19. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengidentifikasi karakteristik kepemimpinan pembelajaran era digital dan pemecahan masalah pembelajaran masa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif deskriptif. Area proportional random sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang digunakan, dengan jumlah sampel sebanyak 196 orang. Hasil penelitian menunjukkan (1) keterampilan kepemimpinan pembelajaran era digital paling banyak dibutuhkan faktor membangun iklim sekolah, yang selanjutnya secara berturut-turut diikuti faktor keteladanan, penguatan, belajar di kelas dan diluar kelas, penyusunan visi, misi, dan tujuan sekolah yang berisi pembelajaran era digital, dan pengelolaan program belajar, dan (2) keterampilan kepala sekolah dalam pemecahan masalah pembelajaran masa pandemi Covid 19 paling banyak dibutuhkan faktor keterampilan implemetasi keputusan, yang selanjutnya secara berturut-turut diikuti faktor keterampilan identifikasi masalah, evaluasi, pengembangan alternatif, dan analisis dan memutuskan alternatif.Kata kunci: kepemimpinan pembelajaran, pemecahan masalah, era digital, covid 19
Manajemen Pesantren Wisata di Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang Kabupaten Malang Ari Mufidah Agustiningsih; Maisyaroh Maisyaroh; Ari Mufidah Agustiningsih; Maisyaroh Maisyaroh; Djum Djum Noor Benty
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i52023p402-411

Abstract

Abstract: An-Nur II Bululawang boarding school launched the pesantren tourism program in 2017. This activity was carried out as a step to develop the Islamic boarding school to become a modern boarding school needed by community nowadays. The aim of this study was to describe the pesantren tourism program and planning, the implementation of pesantren tourism activities, monitoring activities of the programs, identify factors that supports its implementation, constraints, and the solutions. This research used methods of qualitative approach with a case study design. Data were collected using observation techniques, interviews and documentation. Data analyse was performed through the stages of data condensation, presentation, verification, and conclusion. The tourism program is backed up by four factors including (1) the government policy on tourism sector to be introduced at all departments; (2) intention of the founder successor to continue the pesantren program; (3) the intention of pesantren leader to develop pesantren as a modern boarding school; (4) and use this program as a promotion media. Abstrak: Pesantren An-Nur II Bululawang mencanangkan program pesantren wisata ini pada tahun 2017. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah untuk mengembangkan pesantren menjadi pesantren modern yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan program pesantren wisata, pelaksanaan kegiatan pesantren wisata, pengawasan kegiatan pesantren wisata, faktor pendukung, faktor penghambat kegiatan pesantren wisata, dan solusinya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Program pariwisata dilatarbelakangi oleh empat faktor yaitu (1) kebijakan pemerintah di bidang pariwisata yang akan terapkan disegala sektor; (2) niat penerus pendiri untuk melanjutkan program pesantren; (3) niat pemimpin pesantren untuk mengembangkan pesantren sebagai pesantren modern; (4) dan menggunakan program ini sebagai media promosi.
Hubungan antara Kualifikasi Akademik dan Kompetensi dengan Kinerja Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) di SMA Negeri se Kota Malang Icca Nabilah Nisa; Djum Djum Noor Benty; Asep Sunandar; Desi Eri Kusumaningrum
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v4i1.50063

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kualifikasi akademikTAS, mendeskripsikan tingkat kompetensi TAS, mendeskripsikan tingkat kinerja TAS,mengetahui hubungan antara kualifikasi akademik dan kompetensi TAS, mengetahuihubungan antara kualifikasi akademik dan kinerja TAS, mengetahui hubungan antarakompetensi dan kinerja TAS, mengetahui hubungan antara kualifikasi akademik dankompetensi dengan kinerja TAS. Lokasi penelitian ini adalah di SMA Negeri se Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif- korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportional Random Sampling dan Simple Random Sampling. Populasi penelitian berjumlah 270 orang dengan sampel berjumlah 161 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode angket. Analisis data penelitian menggunakan teknik analisis deskriptif, korelasi Product Moment Pearson, dan korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kualifikasi akademik TAS berada dalam kategori sangat tinggi, tingkat kompetensi TAS berada dalam kategori sangat tinggi, tingkat kinerja TAS berada dalam kategori sangat tinggi, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kualifikasi akademik dan kompetensi TAS, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kualifikasi akademik dan kinerja TAS, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi dan kinerja TAS, secara simultan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kualifikasi akademik dan kompetensi dengan kinerja TAS di SMA Negeri se Kota Malang.
Membangun Budaya Organisasi melalui Internalisasi Nilai Spritual dalam Lembaga Pendidikan Hasan Argadinata; Djum Djum Noor Benty
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7871

Abstract

Abstract: Humans are said to be unique creatures with a diversity of personalities and characters that can form a pattern of life order in society. In relation to building superior education, humans in groups work together in an institution or organization led by one person, namely the principal. Each institution has a different style or way of working and usually becomes a characteristic that will later become a positive assumption, belief, or habituation for all members in each institution. The principal has full responsibility and responsibility for the creation of a conducive organizational culture. This study aims to provide an internalization of spiritual values in building organizational culture in educational institutions. Researchers use the literature review method by applying research steps such as topic identification, literature screening, source feasibility, adjusting criteria, describing results, and drawing conclusions. There are five research results: (1) Internalization of the spiritual value of dhuha prayer; (2) Internalization of the spiritual value of reading al-ma'surat and asmaul khusnah; (3) Internalization of the spiritual value of memorizing daily prayers; (4) Internalization of the spiritual value of the tahfidzul Qur'an; (5) Internalization of the spiritual value of congregational prayer during dhuhur and asr.Keywords: organizational culture, educational culture, spiritual values.Abstrak: Manusia dikatakan sebagai makhluk yang unik dengan keanekaragaman kepribadian dan karakter yang dapat membentuk suatu pola tatanan kehidupan di masyarakat. Dalam kaitannya membangun pendidikan yang unggul, manusia secara berkelompok bekerjasama dalam suatu institusi atau organisasi yang dipimpin oleh satu orang yaitu kepala sekolah. Setiap institusi memiliki corak atau cara kerja yang berbeda dan biasanya menjadi ciri khas yang nantinya akan menjadi asumsi, kepercayaan, atau pembiasaan yang bersifat positif bagi seluruh anggota dalam setiap institusi. Kepala sekolah memiliki kewajiban serta tanggungjawab penuh atas penciptaan budaya organisasi yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan sebuah internalisasi nilai spiritual dalam membangun budaya organisasi pada lembaga pendidikan. Peneliti menggunakan metode literature review dengan menerapkan langkah-langkah penelitian seperti identifikasi topik, penyaringan literature, kelayakan sumber, penyesuaian kriteria, pendeskripsian hasil, dan penarikan kesimpulan. Terdapat lima hasil penelitian: (1) Internalisasi nilai spiritual sholat dhuha; (2) Internalisasi nilai spiritual membaca al-ma’surat serta asmaul khusnah; (3) Internalisasi nilai spiritual hafalan do’a harian; (4) Internalisasi nilai spiritual tahfidzul Qur’an; (5) Internalisasi nilai spiritual sholat berjama’ah waktu dhuhur dan ashar.Kata kunci: budaya organisasi, budaya pendidikan, nilai spiritual.
Pengaruh Manajemen MBKM Pertukaran Pelajar Terhadap Penguasaan Pembelajaran Mahasiswa Universitas Negeri Malang Dwi Wahyu Indrawanto; Burhanuddin Burhanuddin; Djum DJum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/m027v7i22024p259

Abstract

Abstract: This study aims to describe: (1) the performance management MBKM student exchange at State University of Malang; (2) the level of students learning mastery at State University of Malang; and (3) effect of student exchange MBKM management on student learning mastery at State University of Malang. This study uses a quantitative research approach with regression design. The research location was conducted at the State University of Malang. The population of the study were 1.199 students enrolled in 2019-2020 who participated in the student exchange program. The samples of the study were selected using a proportional random sampling technique. Results of the study show that MBKM management on student exchange at State University of Malang on the planning function is in  poor category, the organizing function is in good category, the mobilization function is in good category, and the supervisory function is in poor category. The achievement level of student learning mastery at the State University of Malang in the cognitive domain is in poor category, affective domain and psychomotor domain are also in poor category. There is a significant influence of student exchange MBKM management on student learning achievement at Malang State University.Keywords: management, MBKM, student exchange, learning mastery Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tingkat manajemen MBKM pertukaran pelajar di Universitas Negeri Malang; (2) tingkat penguasaan pembelajaran mahasiswa Universitas Negeri Malang; dan  (3) pengaruh manajemen MBKM pertukaran pelajar terhadap penguasaan pembelajaran mahasiswa di Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Universitas Negeri Malang. Populasi dari penelitian adalah seluruh mahasiswa angkatan 2019-2020 yang pernah mengikuti program pertukaran pelajar, yakni sejumlah 1.198 mahasiswa. Adapun sampel dipilih dan ditetapkan  menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan manajemen MBKM pertukaran pelajar di Universitas Negeri Malang pada fungsi perencanaan dalam kategori kurang, fungsi pengorganisasian dalam kategori baik, fungsi penggerakan dalam kategori baik, dan fungsi pengawasan dalam kategori kurang. Tingkat capaian penguasaan pembelajaran mahasiswa Universitas Negeri Malang pada ranah kognitif dalam kategori kurang, ranah afektif dalam kategori kurang, dan ranah psikomotorik dalam kategori kurang.Terdapat pengaruh yang signifikan antara manajemen MBKM pertukaran pelajar terhadap penguasaan pembelajaran mahasiswa Universitas Negeri Malang.Kata kunci: manajemen, MBKM, pertukaran pelajar, penguasaan pembelajaran.
Pengaruh Manajemen MBKM Pertukaran Pelajar Terhadap Penguasaan Pembelajaran Mahasiswa Universitas Negeri Malang Indrawanto, Dwi Wahyu; Burhanuddin, Burhanuddin; Benty, Djum DJum Noor
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/m027v7i22024p259

Abstract

Abstract: This study aims to describe: (1) the performance management MBKM student exchange at State University of Malang; (2) the level of students learning mastery at State University of Malang; and (3) effect of student exchange MBKM management on student learning mastery at State University of Malang. This study uses a quantitative research approach with regression design. The research location was conducted at the State University of Malang. The population of the study were 1.199 students enrolled in 2019-2020 who participated in the student exchange program. The samples of the study were selected using a proportional random sampling technique. Results of the study show that MBKM management on student exchange at State University of Malang on the planning function is in  poor category, the organizing function is in good category, the mobilization function is in good category, and the supervisory function is in poor category. The achievement level of student learning mastery at the State University of Malang in the cognitive domain is in poor category, affective domain and psychomotor domain are also in poor category. There is a significant influence of student exchange MBKM management on student learning achievement at Malang State University.Keywords: management, MBKM, student exchange, learning mastery Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tingkat manajemen MBKM pertukaran pelajar di Universitas Negeri Malang; (2) tingkat penguasaan pembelajaran mahasiswa Universitas Negeri Malang; dan  (3) pengaruh manajemen MBKM pertukaran pelajar terhadap penguasaan pembelajaran mahasiswa di Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Universitas Negeri Malang. Populasi dari penelitian adalah seluruh mahasiswa angkatan 2019-2020 yang pernah mengikuti program pertukaran pelajar, yakni sejumlah 1.198 mahasiswa. Adapun sampel dipilih dan ditetapkan  menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan manajemen MBKM pertukaran pelajar di Universitas Negeri Malang pada fungsi perencanaan dalam kategori kurang, fungsi pengorganisasian dalam kategori baik, fungsi penggerakan dalam kategori baik, dan fungsi pengawasan dalam kategori kurang. Tingkat capaian penguasaan pembelajaran mahasiswa Universitas Negeri Malang pada ranah kognitif dalam kategori kurang, ranah afektif dalam kategori kurang, dan ranah psikomotorik dalam kategori kurang.Terdapat pengaruh yang signifikan antara manajemen MBKM pertukaran pelajar terhadap penguasaan pembelajaran mahasiswa Universitas Negeri Malang.Kata kunci: manajemen, MBKM, pertukaran pelajar, penguasaan pembelajaran.
Co-Authors Aan Fardani Ubaidilah Abida Ferindistika Putri Achmad Supriyanto Agus Gus Yanto Agus Timan Agustinus Hermino Suprema Putra Aisyah, Farhanah Nur Ali Imron Ali Imron Alma'idah Hayuning Sesanti Amat Mukhadis Mukhadis Amelia Dwi Lestari Andini, Indri Arifianisa Andini, Khairunnisa Zahro Angga Kurniawan Anggelia, Evana Anilamsari, Hernika Dwi Anindya Hapsari Argadinata, Hasan Ari Mufidah Agustiningsih Ari Mufidah Agustiningsih Arum, Dora Sekar Asem Sunandar Asep Sunandar Athalla Nauval Bhayangkara Aulia, Erend Meiva Azzahra, Khoirina Najwa Bambang Budi Wiyono Bhayangkara, Athalla Nauval Burhannuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Chusnah, Fika Nisfi Lailatul Daniswara, Farras Putra Penangsang Desi Eri Kusumaningrum Destawati, Diva Rahma Dian Tri Wibawani Dianti, Firda Hana Dika Novita Sari Dika Novita Sari Dita Putri Cahyani Dwi Mubarika, Felisa Dwi Wahyu Indrawanto Farida Nuraini Farida Nuraini fernanda rahmadika putra Fia Nurmaya, Elyya Putri Firda Dwi Pratiwi Firda Dwi Pratiwi Firda Hana Dianti Frizkania Lutfi Annisa Fira Handini, Diah Sri Hanto Nugroho Hasna Dwi Purbaningru Herfanda, Fitri Salwa Husen Surya Dinata Icca Nabilah Nisa Imam Gunawan, Imam Indah Ratnawati Indrawanto, Dwi Wahyu Intan Kurnia Sari, Intan Kurnia Intan Mu’izzah Riyanto Intan Mu’izzah Riyanto Iqbal Ramadhan, Iqbal Izati, Devina Nur Juharyanto Juharyanto Kartika Kartika Latif, Intan Syafii’ul Lestari, Amelia Dwi Lestari, Citra Olivia Lim Kim Hui Lim Kim Hui Lim Kim Hui Lisah, Lisah Lutfiah, Lailatul Mahdiyyah, Hanun Nabilah Maisyaroh Maulana Amirul Adha Mazaya, Dinda Pramaysella Mery Dwi Rohmawati Moch. Haris Purwanto Mubarika, Felisa Dwi Muhammad 'Afwan Mufti Mustiningsih Mutya Alfarina Nisa Rahma Danti Nova Lia Anjani Nova Lia Anjani Nunung Nurjanah Nunung Nurjanah Nur Amaliyah Hanum Nur Safitri, Dyah Ardini Nurabadi, Ahmad Nurul Mustabsyiroh Nurul Ulfatin Nur’aini, Ifa Aprilia Purbaningrum, Hasna Dwi Purwanto, Moch. Haris Putra Suyani, Fa’is Alvian Putra, Agustinus Hermino Suprema Raden Bambang Sumarsono Ramadhani, Fadillah Putra Penangsang Revanda, Khansa Aulia Rochmawati Rochmawati Rochmawati Rochmawati, Rochmawati Salsabila, Hanifah Saputra, Bagus Rachmad Saputra, Fazly Dana Sari Oktavia Ningsih Sari Oktavia Ningsih Sasi Maulina Satria, Sri Wahyuni Eka Septyani, Fiona Dwi Simamora, Fivenella Gunarti Sinaga, Tiodorus Sri Wahyuni Eka Satria SRI WULANDARI Sri Wulandari Sultoni Sultoni, Sultoni Sunarni Sunarni Sunarni Syaharani, Joanicha Ayunda Ubaidilah, Aan Fardani Valdez, Anabelie Villa Wardani, Adetya Dewi Widyaning Rachmawati Wildan Zulkarnain, Wildan Yusuf Sobri, Ahmad