Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Model Problem Based Learning Mata Pelajaran Geografi Materi Pokok Ketahanan Pangan, Energi, dan Industri di Kelas XI SMA Negeri 3 Pekalongan Lestari, Mugi; Suharini, Erni; Banowati, Eva
Edu Geography Vol 6 No 1 (2018): Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to determine the effectivity of studying geography using problem based learning model to the students learning outcomes and positive responses of student to studying geography that uses problem based learning model. The experimental research done with quarsy experimental design model. Sampling method that used is purposive sampling with XI IPS 2 as experimental class and XI IPS 1 as a control class. Data collecting technique that used is test, questionnaires, observation, and documentation. Analysis data technique that used is normalized gain test and descriptive percentage. The result is: 1) studying geography with problem based learning model is effective to improve students learning outcomes. The cognitive study result in experiment class raised to 0.43 and include to “average” category. The affective and psychomotor study in experiment class is better than control class with “excellent” category. The study result in experiment class are better because of student got a direct experience in studying, so the knowledge that students have aren’t textual, but also more better understanding. 2) the student response to positive learning, include to “very agree” category. The conclusion of this research is problem based learning model is effective to use in studying geography on food security subject Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran geografi menggunakan model problem based learning terhadap hasil belajar siswa dan respon positif siswa terhadap pembelajaran geografi menggunakan model problem based learning. Penelitian eksperimen yang dilakukan menggunakan model quarsy experimental design dengan rancangan nonequivalent control group design. Metode pengumpulan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel kelas XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 1 sebagai kelas kontrol. Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan yaitu test, kuisioner, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalized gain dan deskriptif persentase. Hasil penelitian: 1) Pembelajaran geografi menggunakan model problem based learning efektif untuk mengingkatkan hasil belajar siswa. Hasil belajar kognitif siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 0,43 dan masuk kedalam kategori “Sedang”. Hasil belajar afektif dan psikomotorik siswa di kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol dengan kategori “sangat baik”. Hasil belajar kelas eksperimen lebih baik karena dalam pembelajaran siswa mendapatkan pengalaman langsung, sehingga pengetahuan yang diperoleh siswa tidak hanya tekstual, namun pemahaman yang lebih luas. 2) Respon siswa terhadap pembelajaran positif, masuk kedalam kategori “sangat setuju”. Simpulan penelitian ini adalah model problem based learning efektif diterapkan dalam pembelajaran geografi materi ketahanan pangan.
Implementasi Program Adiwiyata Terhadap Sikap Peduli Siswa Pada Lingkungan Di SMA Negeri 1 Bandar Kabupaten Batang Ardiyanto, Rian; Banowati, Eva; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 6 No 2 (2018): Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is the most appropriate vehicle in providing knowledge, skills, and attitudes about environmental awareness to humans. One of the educational programs that lead to the effort to instill environmental caring attitude to the students is Adiwiyata Program. The purpose of this study is to know the implementation of Adiwiyata program, the attitude of the students' care to the environment and the obstacles in the implementation of the adiwiyata program in SMA Negeri 1 Bandar. The population of this research is all staff of teachers and employees amounting to 53 people and all students of class XI which amounted to 226 students. With Purposive sampling technique obtained class XI IPA 3 and 3 Teachers Adiwiyata team. The data in this research is obtained by using the method of documentation, interview, observation and questionnaire. The data analysis is done by descriptive analysis and scoring. The results showed that the implementation of the adiwiyata program of 4 implemented programs has been implemented in accordance with Adiwiyata school standards according to the criteria of the Ministry of Environment. There are, however, some barriers to lack of funds / budgets for environmental management and protection activities that have not been fully realized and only 20% of RKAS. As much as 83% of students' behavior that cares about the school environment has high criteria. Pendidikan merupakan wahana yang paling tepat dalam memberikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap tentang kepedulian lingkungan kepada manusia. Salah satu program pendidikan yang mengarah pada usaha menanamkan sikap peduli lingkungan pada siswa yaitu Program Adiwiyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program Adiwiyata, sikap peduli siswa pada lingkungan dan hambatan – hambatan dalam pelaksanaan program adiwiyata di SMA Negeri 1 Bandar. Populasi penelitian ini adalah seluruh staff pengajar dan karyawan yang berjumlah 53 orang serta seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 226 siswa. Dengan teknik Purposive sampling diperoleh kelas XI IPA 3 dan 3 guru tim Adiwiyata. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode dokumentasi, wawancara, observasi dan angket. Anilisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program adiwiyata dari 4 program yang diterapkan telah dilaksanakan sesuai dengan standar sekolah Adiwiyata menurut kriteria Kementrian Lingkungan Hidup. Namun terdapat beberapa hambatan mengenai kurangnya dana/anggaran untuk kegiatan pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup yang belum sepenuhnya terealisasikan dan hanya 20% dari RKAS. Sebesar 83% perilaku siswa yang peduli terhadap lingkungan sekolah memiliki kriteria yang tinggi.
Kearifan Lokal Masyarakat Desa Segoromulyo Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang Dalam Menghadapi Bencana Kekeringan Purwanto, Waid Agus; Suharini, Erni; Setyaningsih, Wahyu
Edu Geography Vol 6 No 2 (2018): Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Segoromulyo Village Pamotan Sub-district of Rembang Regency is one of the areas prone to drought disaster every year. In coping with the drought disaster using local wisdom of society. This research is a qualitative research using triangulation. Data obtained by using observation, interview and documentation. The sample of this research is the village head, the device, and the villagers of Segoromulyo. The results of this study show that: (1) the local wisdom form of Segoromulyo Village is the Earth Alms, Fall Mountain and Tamarjan; (2) local wisdom of alms and fall of mountains play a role in the formation of water affilate area. Tamarjan plays a role in the storage of clean water during the rainy season that can be used during the dry season..Desa Segoromulyo Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang merupakan salah satu daerah yang rawan terhadap bencana kekeringan setiap tahunnya. Dalam penanggulangan bencana kekeringan salah satunya menggunakan Kearifan Lokal masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan triangulasi. Data diperoleh dengan menggunakan observasi,wawancara dan dokumentasi. Sampel dari penelitian ini adalah kepala desa, perangkat, dan warga desa Segoromulyo. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) bentuk Kearifan Lokal masyarakat Desa Segoromulyo adalah Sedekah Bumi, Gugur Gunung dan Tamarjan; (2) Kearifan Lokal Sedekah Bumi dan Gugur Gunung berperan dalam pembentukan kawasan imbuhan air. Tamarjan berperan dalam penyimpanan air bersih pada saat musim hujan yang dapat digunakan pada saat musim kemarau.
Perilaku Peduli Lingkungan Masyarakat dalam Pengelolaan Desa Wisata Kandri Kecamatan Gunungpati Wulandari, Ariesta Dwi; Arifien, Moch; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 6 No 3 (2018): Vol 6 (3) 2018
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research purposes are: 1. To describe environment awareness behaviors of Kandri Tourismvillage rural community. 2. To analyze rural community’s roles on Kandri tourism villagemanagement. Environment awareness behaviors and rural community’s roles on Kandri tourismvillage management calculated using Descriptive Percentage (DP) analysis method. There are 6variables to measure environment awareness behaviors which are water management, energymanagement, transportation utilization, waste management, environment awareness and naturaldisaster management. This research result are good water management, excellent environmentawareness and less good transportation utilization, good waste management, excellent environmentawareness and less good natural disaster mitigation. Community’s varied behavior caused by lowlevel of education, the people are still traditionally reasoning in some fields such waste management,people’s minimum knowledge about their dwelling potencies of natural disaster. Penelitian ini bertujuan 1). Mendiskripsikan perilaku peduli lingkungan masyarakat DesaWisata Kandri; 2). Menganalisis peran serta masyarakat dalam mengelola lingkunganDesa Wisata Kandri. Perilaku peduli lingkungan dan peran serta masyarakat dalammengelola Desa Wisata Kandri dihitung dengan menggunakan metode analisisDeskriptif Persentase (DP). Terdapat 6 variabel untuk mengukur perilaku pedulilingkungan masyarakat, yaitu pengelolaan air, pengelolaan energi, penggunaantransportasi, pengelolaan sampah, peduli lingkungan sekitar dan mitigasi bencana alam.Penelitian ini menghasilkan pengelolaan air yang baik, pengelolaan energi sangat baik,penggunaan transportasi kurang baik, pengelolaan sampah yang baik, peduli lingkungansekitar sangat baik dan mitigasi bencana kurang baik. Perilaku masyarakat yang berbedabedahal ini dikarenakan tingkat pendidikan yang masih rendah, pemikiran masyarakatyang masih tradisional seperti dalam pengelolaan sampah, kurangnya pengetahuanmasyarakat mengenai potensi bencana alam yang ada di lingkungan tempat tinggal dankurannya motivasi masyarakat dalam mengikuti sosialisasi.
Submit in any of the following roles if you would like to be able to edit and publish this submission yourself: Journal manager Santoso, Budi Imam; Hardati, Puji; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 7 No 1 (2019): Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i1.30130

Abstract

Facilities and infrastructure are limited, the lack of jobs in Lebo Village causes residents to mobility to other areas. The purpose of this study is to determine the factors that cause residents to do mobility. This study uses a quantitative approach. The population of this study were all households in Lebo Village, which amounted to 1209 households. The sampling method uses Proposiate Area Random Sampling of 10% of the population and produced 120 households. Data collection techniques used are questionnaires, observation and documentation. The data analysis technique uses descriptive percentage (DP). The variables of this study are the driving and pulling factors that cause the population to do mobility.The results of this study indicate factors from Desa Lebo such as the lack of facilities and infrastructure, employment, low employment wages which caused residents to do mobility to other regions. Attractive factors from other areas such as more complete facilities and infrastructure, many jobs, higher wages, entertainment and tourism facilities available. Fasilitas sarana dan prasarana yang terbatas, kurangnya lapangan pekerjaan di Desa Lebo menyebabkan penduduk mobilitas ke daerah lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor yang menyebabkan penduduk melakukan mobilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini semua KK di Desa Lebo yang berjumlah 1209 KK. Metode pengambilan sampel menggunakan Propotionate Area Random Sampling sebesar 10% dari populasi dan dihasilkan 120 KK. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif presentase (DP). Variabel penelitian ini yaitu faktor pendorong dan penarik yang menyebabkan penduduk melakukan mobilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor dari Desa Lebo seperti kurangnya sarana dan prasarana, lapangan pekerjaan, upah pekerjaan rendah yang menyebabkan penduduk melakukan mobilitas ke daerah lain. Faktor penarik dari daerah lain seperti sarana dan prasarana lebih lengkap, lapangan pekerjaan banyak, upah pekerjaan lebih tinggi,tersedia tempat hiburan dan wisata.
Implementasi Program Sekolah Sungai Boyolali Sebagai Upaya Pengurangan Risiko Bencana Oleh Bpbd Kabupaten Boyolali Marlina, Iin; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 7 No 2 (2019): Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i2.30142

Abstract

The purpose of the study was to describe the implementation of the Sekolah Sungai Boyolali program as an effort to reduce disaster risk, obstacles in the implementation of the Sekolah Sungai Boyolali, knowledge and society awareness about disaster risk reduction. Data collection used test instruments, questionnaires, interviews and documentation. Data analysis used descriptive methods to analyze the implementation and obstacles in the Sekolah Sungai Boyolali, descriptive statistical methods to analyze society knowledge and awareness to flood disaster risk reduction. The results of this study indicate that after the implementation of the Sekolah Sungai Boyolali is known society knowledge about flood disaster risk reduction is an average of 74 in the high category. Society awareness about disaster risk reduction is an average of 70,6 in high category. Obstacles in implementation of Sekolah Sungai Boyolali: time of implementation, facilities dan infrastructure in the implementation of socialization and river depuration, final evaluation. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui tentang implementasi program Sekolah Sungai Boyolali sebagai upaya pengurangan risiko bencana, hambatan dalam implementasi Sekolah Sungai Boyolali, pengetahuan dan kepedulian masyarakat tentang pengurangan risiko bencana. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes, angket, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif digunakan untuk menganalisis tentang implementasi dan hambatan dalam Sekolah Sungai Boyolali, metode statistik deskriptif untuk menganalisi pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap pengurangan risiko bencana banjir. Hasil penelitian ini menunjukkan setelah implementasi Sekolah Sungai Boyolaili diketahui pengetahuan masyarakat tentang pengurangan risiko bencana banjir memiliki rata-rata 74 yang termasuk kategori tinggi. Kepedulian masyarakat tentang pengurangan risiko bencana banjir memiliki 70,6 yang termasuk kategori tinggi. Hambatan yang menjadi kendala implementasi Sekolah Sungai Boyolali : waktu pelaksanaan, sarana dan prasarana dalam pelakasanaan sosialisasi dan bersih sungai, evaluasi akhir.
HUBUNGAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 73 JAKARTA Lestari, Dwi Ayu; Suroso, Suroso; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v8i1.38499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat aktivitas belajar siswa pada model discovery learning mata pelajaran geografi di SMA Negeri 73 Jakarta (2) mengetahui hubungan aktivitas belajar menggunakan model discovery learning terhadap prestasi belajar geografi pada siswa di SMA Negeri 73 Jakarta. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 73 Jakarta tahun pelajaran 2016/2017 dengan sampel sejumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase dan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas belajar siswa dengan menggunakan model discovery learning pada mata pelajaran geografi SMA Negeri 73 Jakarta masuk pada kriteria tinggi dengan rata-rata skor sebesar 39,86. Perolehan ini dapat dilihat dari efektivitas belajar siswa dalam kegiatan stimulation, problem statment, data colletion, data processing, verification, serta aktivitas dalam generalization
PENDIDIKAN MITIGASI BENCANA BANJIR MENGGUNAKAN METODE CERAMAH BERBANTU MEDIA VIDEOSCRIBE BAGI MASYARAKAT DESA NGROTO KECAMATAN GUBUG KABUPATEN GROBOGAN Kusuma, Hanum Fintya; Setyaningsih, Wahyu; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v8i1.38503

Abstract

Desa Ngroto Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan merupakan daerah yang rawan terhadap bencana alam yaitu bencana banjir. Untuk mengurangi risiko dampak bencana yang ditimbulkan maka perlu upaya pencegahan yaitu dengan mitigasi bencana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh KK yang tinggal di Desa Ngroto. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan hasil sampel berjumlah 59 Kepala Keluarga di RW 06 Desa Ngroto Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data statistik sederhana (kuantitatif) dengan menggunakan deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Tingkat pengetahuan mengenai mitigasi bencana banjir sebelum adanya pemberian materi adalah 57,54 dalam kategori “Tinggi”, sesudah adanya pemberian materi adalah 87,54 dalam kategori “Sangat Tinggi” Pengetahuan masyarakat mengalami peningkatan sebesar 30%. 2.) Peran serta masyarakat desa Ngroto dalam mitigasi bencana banjir di desa Ngroto dengan menggunakan deskriptif presentase skor rata-rata sebesar 57 dengan kategori “Baik.”
PEMBELAJARAN MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR DENGAN METODE ROLE PLAYING BERBANTU BUKU SAKU EDUKASI BENCANA DI SMA NEGERI 11 SEMARANG Baharsyah, Moch Nasrul; Suharini, Erni; Benardi, Andi Irwan
Edu Geography Vol 8 No 2 (2020): Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The importance of disaster issues in Indonesia encourages the integration of disaster mitigation into the education system, forinstance, the inclusion of disaster mitigation as part of geography subject. However, the implementation of disaster mitigati onlearning still faces several obstacles. This study aimed to describe the implementation and to analyze the effectiveness of roleplaying learning methods assisted by disaster education pocketbook. This research conducted at SMAN 11 Semarang. Thesample of this study was the XI IPS 2 class as the experimental class and XI IPS 3 as the control class. The variable of thisresearch was the role-playing learning method assisted by disaster education pocketbook with sub-variables of teacherperformance, learning outcomes, and students’ response. The study found that implementation of the experimental and controlclasses conducted by researchers obtained teacher performance scores of 89% (experimental class) and 86% (control class), bothof the values were very good. The comparasion of cognitive learning outcomes showed that disaster mitigation learning with therole-playing method assisted by pocketbook on disaster education was more effective than learning with lecture and discussionmethods. Response questionnaire showed an average value of 82.7%, therefore the students were very interested in the learning. __________________________________________________________________Pentingnya permasalahan bencana di Indonesia mendorong pengintegrasian mitigasi bencanadalam sistem pendidikan yang salah satu manifestasinya adalah masuknya mitigasi bencanasebagai bagian dari mata pelajaran geografi. Namun, pelaksanaan pembelajaran mitigasi bencanamasih mengalami beberapa terkait pengembangan bahan ajar serta metode pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan menganalisis efektivitas metodepembelajaran role playing berbantu buku saku edukasi bencana. Penelitian ini dilakukan di SMAN11 Semarang dengan sampel kelas XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 3 sebagai kelaskontrol. Variabel penelitian ini yaitu metode pembelajaran role playing berbantu buku saku edukasibencana dengan sub variabel kinerja guru, hasil belajar, dan tanggapan positif siswa. Penelitianmenunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran kelas eksperimen dan kontrol yang dilaksanakanpeneliti memperoleh nilai kinerja guru sebesar 89 % (kelas eksperimen) dan 86 % (kelas kontrol)yang kedua nilainya termasuk kriteria sangat baik. Perbandingan hasil belajar menunjukkan bahwapembelajaran mitigasi bencana dengan metode role playing berbantu buku saku edukasi bencanalebih efektif dibandingkan pembelajaran dengan metode ceramah dan diskusi. Nilai rerata responsiswa sebesar 82,7 %, sehingga disimpulkan bahwa pembelajaran mendapatkan respon positif darisiswa.
Pengaruh Pengembangan Objek Wisata Curug Tujuh Bidadari Terhadap Perubahan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Keseneng Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang Tahun 2020 Rizkianto, M Eka; Suharini, Erni; Santoso, Apik Budi
Edu Geography Vol 9 No 1 (2021): Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of a tourist attraction in an area certainly involves people who are adjacent to it. For this reason, it is necesarry to conduct a research whether there is an influence between the development of the tourism object and the socio-economic changes that occur how much the changes are. The result showed the development of attractions including high class with a score of 71,83%. While for sosioeconomic changes seen from each aspect, there is employment 73,41%, income 77,15%, education 57,47%, social processes and interaction 78,87 %. This is where the development of tourist object that affect socio-economic changes, namely the economy, knowledge and public awareness of tourism. Pengembangan suatu objek wisata pada suatu kawasan pastinya melibatkan masyarakat yang berada berdekatan dengan objek wisata tersebut. Untuk itu perlunya diadakan penelitian adakah pengaruh antara pengembangan objek wisata dan perubahan sosial ekonomi yang terjadi dan seberapa besar perubahan itu. Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui potensi pariwisata Curug Tujuh Bidadari di Desa keseneng, 2) menganalisa apakah ada pengaruh pengembangan objek wisata Curug Tujuh Bidadari terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat di Desa Keseneng. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan objek wisata termasuk golongan tinggi dengan skor 71,83%., sedangkan untuk perubahan sosial ekonomi dilihat dari tiap bidang yaitu pekerjaan 73,41%, pendapatan 77,15 (tinggi), pendidikan 57,47%, proses dan interaksi sosial 78,87%. Disinilah pengembangan objek wisata berpengaruh terhadap perubahan sosial ekonomi yaitu perekonomian, pengetahuan serta kesadaran masyarakat terhadap kepariwisataan.
Co-Authors - Hariyanto A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Bagus Primadoni Adi Nugroho Ahmad Yazidun Nafi, Ahmad Yazidun Alfian, Denis Ali Ahmadi Ali Djamhuri Ananto Aji, Ananto Andi Irwan Benardi, Andi Irwan Apik Budi Santoso Aprillia Findayani Ardiyanto, Rian Ardiyanto, Rian Arif Purnomo Arif Purnomo Arif Widiyatmoko, Arif Arifien, Moch Arifien, Moch Ariyani Indrayati Ashabul Kahfi Asriati Asriati, Asriati Astuti, Eni Ayu Azhary, Luqman Bagus, Santoso Bagus, Santoso Baharsyah, Moch Nasrul Bambang Sumardjoko Bitta Pigawati Budi, Sanjoto Tjaturahono Budi, Sanjoto Tjaturahono Budiati, Roisyah Cahyani, Yulia Fegy Cakrawala Singka Ismail, Cakrawala Singka DENI SETIAWAN Desi Inayati, Desi Desi Setiyadi Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Aliffina Yulianoor Rinto Diana Diana Dwi Anna Hastuti, Dwi Anna dwi ayu lestari, dwi ayu Dwi Novi Susanti, Dwi Novi Edi Kurniawan Edi Kurniawan Eko Handoyo Eko Handoyo Endhar Gilang Pradipta, Endhar Enni Suwarsi Rahayu Eristiawan, Rivano Riefky Ervando Tommy El-Hanif Eva Banowati Fadly Husain Fajri, Zulfikar Ardiansyah Fathur Rokhman Ferani Mulianingsih Ferani Mulianingsih Gayuh, Supangkat Gayuh, Supangkat Hariyanto Hariyanto Hashim, Mohmadisa Hayuningtyas, Ninditya Enggawati Heri Tjahjono Hulinggi, Mawardi Husna Fauzia Imam Faizin, Imam Indianasari Indianasari Jamal, Jamal Isnan Juhadi Juhadi Jumadil, Jumadil Kahfiani Irdoka, Kahfiani Kinanthi, Yumna Kirani, Nabila Salsa Kusuma, Hanum Fintya M. Rifky Abu Zamroh Maharani, Okvi Maisah, Aisirotul Mardiyati, Sofi Marlina, Iin Marlina, Iin Martiyani, Risma Meggy Novitasari Mintarsih Arbarini Mohammad Amin Mohammad, Nezar Ely Mohammad, Nezar Ely Mugi Lestari, Mugi Muh. Sholeh Mukhlas, Abd Basith Mulyono Mulyono Muttaqin, Muhammad Fauzan Nayan, Nasir Nigrum, Prisma Tia Nisa, Lana Shofiatun Nisa, Lana Shofiatun Nona Chalista Aurora Nur Cahyo Nugraha, Ahmad Hutama Adhi Nugraha, Ahmad Hutama Adhi Nugroho, Mas Aditia Nugroho, Mas Aditia Prasadi, Anggi Hary Prasetyo, Syntya Juli Puji Hardati Purwadi Suhandini Purwanto, Waid Agus Purwanto, Waid Agus Rahma Hayati Rahma Hayati Rahmiati, Devi Ramadhani, Katrina Rangkuti, Henra Abadi Rangkuti, Henra Abadi Rizkianto, M Eka RR. Ella Evrita Hestiandari S Martono S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Safitri, Dia Nita Ayuk Sanjoto, Tjaturrahono Budi Santoso, Budi Imam Santoso, Budi Imam Saptono Putro Saputro, Febri Wahyu Satya Budi Nugraha Sembiring, Rinawati Siswandari, Vanda Estetika Siti Asiah Siti Fathonah Sriwidiastuty, Asi Sriyono Sriyono Sungkowo Edy Mulyono Suroso Suroso Sutardji Sutardji Thriwaty Arsal Titi Prihatin Tjaturahono Budi Sanjoto Tri Atmaja, Hamdan Tri Joko Raharjo Tri Suminar Tuti Supriyanti Asofi Ulum, Muhamad Roudhotul Ulum, Muhamad Roudhotul Umami, Zalika Vina Nurul Husna Vina Wiranata Wagiran Wagiran Wahyu Setyaningsih Wardani, Eva Kusuma Widiatmoko, Arif Widiyaningsih, Nova Wirasanti, Avionita Wiyanto - Wulandari, Ariesta Dwi Wulandari, Ariesta Dwi