Claim Missing Document
Check
Articles

Peranan Program PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat) Terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat Hutan Desa Kalimendong Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo Wirasanti, Avionita; Tjahjono, Heri; Suharini, Erni
Geo-Image Vol 9 No 1 (2020): Geo-Image
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v9i1.38637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam mengikuti program PHBM, tujuan selanjutnya adalah untuk mengetahui tingkat pendapatan masyarakat, dan mengetahui hubungan antara keduanya. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif dan analisis statistik. Berdasarkan hasil pengolahan data yang ada tingkat partisipasi masyarakat Desa Kalimendong dalam Program PHBM termasuk dalam kategori tinggi karena nilai yang di dapat mencapai rata-rata 65,47%. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh sistem pembinaan dari pihak Perhutani maupun dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan RIMBA MULYA yang sering melibatkan petani dalam berbagai kegiatannya. Pendapatan masyarakat yang mengikuti program PHBM mengalami kenaikan cukup baik walaupun masih dalam kategori sedang dengan rata-rata nilai persentase sebesar 31.06%. Hal tersebut sesuai dengan kondisi dilapangan dimana, sistem pembinaan dari pihak Perhutani maupun dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan RIMBA MULYA yang sering melibatkan petani dalam berbagai kegiatannya. Sedangkan untuk tingkat pendapatan dipengaruhi oleh luas lahan yang dimiliki oleh petani peserta PHBM yang masih tergolong sempit yaitu kurang dari 0,5 ha. Faktor yang paling mempengaruhi hal tersebut adalah luas lahan garapan yang dimiliki oleh petani.
Kapasitas Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Tanah Longsor di Kecamatan Candisari Kota Semarang Mukaromah, Mukaromah; Suharini, Erni; Tjahjono, Heri
Geo-Image Vol 9 No 1 (2020): Geo-Image
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v9i1.38640

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) Menganalisis tingkat kapasitas masyarakat di Kecamatan Candisari dalam menghadapi bencana tanah longsor dan (2) Menganalisis upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana tanah longsor di Kecamatan Candisari. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis deskriptif. Penelitian dilakukan pada wilayah rawan longsor di Kecamatan Candisari Kota Semarang yakni Kelurahan Candi, Jomblang, Karang Anyar Gunung dan Tegalsari. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh KK yang ada pada lokasi penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik dalam pengumpulan data yaitu dokumentasi, kuisioner, dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh hasil yaitu kapasitas masyarakat Kecamatan Candisari secara umum memiliki tingkat kapasitas tinggi secara teori. Dapat diartikan bahwa masyarakat Candisari sudah memiliki kemampuan dasar yang memadai untuk menghadapi ancaman bencana tanah longsor. Untuk upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah pada tingkat kelurahan dan BPBD Kota Semarang secara umum sudah baik dengan adanya beberapa upaya yang telah dilakukan guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana tanah longsor.
Kajian terhadap Dampak dan Adaptasi Warga dalam Menghadapi Banjir di Kecamatan Periuk Kota Tangerang Tahun 2020 Eristiawan, Rivano Riefky; Suharini, Erni
Geo-Image Vol 10 No 2 (2021): Geo-Image
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periuk District is an area that almost every year experiences flood disasters. The flood that occurred had an impact both material and non material. The purpose of this research is (1) Descripting the distribution of floodprone areas in the Periuk District of Tangerang City. (2) Identify the impacts caused by flooding. (3) Formulating the form of adaptation of residents in facing floods. The area that will be used as the research sampel is the area of RW 08 Periuk Village. The sampling technique for the respondents used the propotional random sampling technique with sampe size of 30 households. Variables in the study consisted of flood distribution, flood impacts and adaptation forms. The analysis technique is percentage descriptive analysis and descriptive comparative analysis. The results showed that flooding in Periuk District is a flood of shipments coming from the upstream area. Flooding occurred in the area of Periuk Village, Gebang Raya Village and Gembor Village. The impact caused by flooding in RW 08 area of Periuk Village is high category with 60% of residents affected by flooding. The resulting impact is damage to residents' houses, disruption of social activities and loss of property. The adaptations made by residents in RW 08 Periuk Village have made adaptations such as physical, social and economic adaptations. The adaptation rate of the citizens is as much as 53% of the population has a high level of adaptation and as much as 47% has a moderate adaptation rate. Kecamatan Periuk merupakan wilayah yang hampir setiap tahunnya mengalami bencana banjir. Banjir yang terjadi memberikan dampak baik secara material maupun non-material. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan sebaran daerah rawan banjir di Kecamatan Periuk Kota Tangerang. (2) Mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan akibat banjir. (3) Merumuskan bentuk adaptasi warga dalam menghadapi banjir. Wilayah yang akan dijadikan sebagai sampel penelitian adalah wilayah RW 08 Kelurahan Periuk. Teknik pengambilan sampel responden menggunakan teknik propotional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 KK. Variabel dalam penelitian terdiri dari sebaran banjir, dampak banjir dan bentuk adaptasi. Teknik analisis adalah analisis deskriptif persentase dan analisis komparatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan banjir di Kecamatan Periuk merupakan banjir kiriman yang berasal dari daerah hulu. Banjir terjadi di wilayah Kelurahan Periuk, Kelurahan Gebang Raya dan Kelurahan Gembor. Dampak yang diakibatkan banjir di Wilayah RW 08 Kelurahan Periuk termasuk kategori tinggi dengan tingkatan 60% warga mengalami dampak banjir. Dampak yang diakibatkan adalah rusaknya rumah warga, terganggunya kegiatan sosial dan kerugian harta benda. Adaptasi yang dilakukan warga di RW 08 Kelurahan Periuk telah melakukan adaptasi seperti adaptasi fisik, sosial dan ekonomi. Tingkat adaptasi warga yaitu sebanyak 53% warga memiliki tingkat adaptasi tinggi dan sebanyak 47% memiliki tingkat adaptasi sedang.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU RUMAH TANGGA DENGAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN PASARBATANG KABUPATEN BREBES TAHUN 2015 Asriati, Asriati; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat pendidikan ibu rumah tangga di Kelurahan Pasarbatang (2) mengetahui pemeliharaan kebersihan lingkungan di Kelurahan Pasarbatang (3) mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu rumah tangga terhadap pemeliharaan kebersihan lingkungan di Kelurahan Pasarbatang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan angket. Metode analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pendidikan ibu rumah tangga di Kelurahan Pasarbatang tergolong sangat rendah. Ibu rumah tangga yang tahun sukses ≤6 tahun terdapat 208 orang atau 47,70%, tahun sukses 7 – 9 tahun sebanyak 84 orang atau 19,27%, tahun sukses 10 – 12 tahun sebanyak 95 orang atau 21,79%, dan tahun sukses >12 tahun sebanyak 49 orang atau 11,24%. Terdapat 159 orang atau 36,47% memiliki tingkat pemeliharaan kebersihan lingkungan sangat tinggi, 249 orang atau 57,11% memiliki tingkat pemeliharaan kebersihan lingkungan tinggi dan 28 orang atau 6,42% memiliki tingkat pemeliharaan kebersihan lingkungan rendah serta 0 atau 0% untuk kriteria sangat rendah. This research aims to (1) know the level of housewife education in the village Pasarbatang (2) to the maintenance of environmental cleanliness in the Village Pasarbatang (3) to know the relationship of education level housewife towards the maintenance of environmental cleanliness in the Village Pasarbatang. This research uses a quantitative approach. Sampling using proportional random sampling technique. Methods of data collection in this research is the observation, documentation and quesioner. The data collectting method of this research use percentage descriptive. The results showed the level of housewife education in the village Pasarbatang relatively very low. Housewife who ≤6 years successful years there were 208 people or 47.70%, a successful year 7-9 years as many as 84 people or 19.27%, year success 10-12 years as many as 95 people or 21.79%, and year successful > 12 years as many as 49 people or 11.24%. There are 159 people or 36.47% have a maintenance level of environmental hygiene is very high, 249 people or 57.11% have a maintenance level of environmental hygiene high and 28 people or 6.42% have high levels of environmental hygiene Low maintenance and 0 or 0% to criteria very low.
TINGKAT PARTISPASI PENDUDUK DALAM UPAYA PELESTARIAN TANAMAN MANGROVE DIDESA PECAKARAN KABUPATEN PEKALONGAN Inayati, Desi; Suharini, Erni; Sriyono, Sriyono
Edu Geography Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kondisi tingkat pendidikan masyarakat di Desa Pecakaran, (2) Partisipasi penduduk dalam upaya pelestarian tanaman mangrove, (3) Hubungan tingkat pendidikan dengan partisipasi penduduk dalam upaya pelestarian tanaman mangrove.Populasi penelitian ini adalah masyarakat Desa Pecakaran yang berjumlah 1014 orang. Sampel yang digunakan sebesar 10% maka diperoleh 104 responden yang dipilih dengan metode stratified random sampling. Hasil penelitian tingkat pendidikan responden tergolong “rendah” dengan rerata pendidikan dasar 62,5% dilandasi dengan sebagian besar masyarakat dengan tingkat pendidikan lulus SD dan lulusan SMP dan partisipasi masyarakat tergolong “sangat rendah” yaitu dengan skor 88% terutama pada sub variabel memelihara tanaman mangrove dari kerusakan kurangnya peran partisipasi masyarakat. Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan partisipasi penduduk dalam upaya pelestarian tanaman mangrove ini ditandai hasil perhitungan tabel r product moment dengan taraf kesalahan ditetapkan 5% (taraf kepercayaan 95%) dan N=104, maka harga r tabel=0,195. Harga r hitung lebih besar dari r tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.Kesimpulannya ada hubungan positif dan nilai koefisien antara tingkat pendidikan dan partisipasi penduduk dalam upay pelestarian tanaman mangrove. This study aims to determine (1) The condition of public education at the village level Pecakaran, (2) participation of the population in the preservation of mangrove plants, (3) Relationship with the education level of the population's participation in the preservation of mangrove plants. The study population was the village community Pecakaran totaling 1014 people. The sample used by 10% of the obtained 104 respondents selected by stratified random sampling method. Results of research education level of respondents classified as "low" with the average of 62.5% of basic education based on the majority of people with education level graduating from elementary school and junior high school graduates and community participation classified as "very low" at the score of 88%, primarily in sub-variables preserve mangroves lack of damage to the role of community participation. There is a relationship between level of education and participation of the population in the preservation of mangroves is marked on the calculation table r product moment with the specified error level of 5% (95% confidence level) and N = 104, then the price table r = 0.195. Prices r count larger than r table so Ho rejected and Ha accepted. In conclusion there is a positive relationship and the coefficient between level of education and participation of the population in Mason preservation of mangrove plants. This study aims to determine (1) The condition of public education at the village level Pecakaran, (2) participation of the population in the preservation of mangrove plants, (3) Relationship with the education level of the population's participation in the preservation of mangrove plants. The study population was the village community Pecakaran totaling 1014 people. The sample used by 10% of the obtained 104 respondents selected by stratified random sampling method. Results of research education level of respondents classified as "low" with the average of 62.5% of basic education based on the majority of people with education level graduating from elementary school and junior high school graduates and community participation classified as "very low" at the score of 88%, primarily in sub-variables preserve mangroves lack of damage to the role of community participation. There is a relationship between level of education and participation of the population in the preservation of mangroves is marked on the calculation table r product moment with the specified error level of 5% (95% confidence level) and N = 104, then the price table r = 0.195. Prices r count larger than r table so Ho rejected and Ha accepted. In conclusion there is a positive relationship and the coefficient between level of education and participation of the population in Mason preservation of mangrove plants.
KETERAMPILAN MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) BERDASARKAN KURIKULUM 2013 Susanti, Dwi Novi; Suharini, Erni; Banowati, Eva
Edu Geography Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan mahasiswa dalam menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013, mengetahui hubungan pemahaman dengan keterampilan dalam menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013, dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi mahasiswa dalam menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 127 dan sampel sebanyak 70 responden dengan teknik sampling purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan analisis statistik Chi Kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dalam menyusun RPP Kurikulum 2013 sudah termasuk kriteria terampil. Berdasarkan hasil analisis statistik Chi Kuadrat menunjukkan bahwa ada hubungan antara pemahaman dengan keterampilan dalam menyusun RPP Kurikulum 2013. Kendala yang dihadapi mahasiswa dalam menyusun RPP Kurikulum 2013 dapat diidentifikasi antara lain kisi-kisi dan instrumen penilaian, merumuskan indikator, menyusun LKS, evaluasi, langkah-langkah kegiatan pembelajaran, penyusunan bahan ajar, tujuan pembelajaran, penentuan media dan sumber pembelajaran. This study aims to determine students' skills in preparing lesson plans based on the curriculum in 2013, knowing the relationship of understanding with skills in preparing lesson plans based on the curriculum in 2013, and identify barriers faced by students in preparing lesson plans based on the curriculum of 2013. The population in this study as many as 127, and a sample of 70 respondents with a purposive sampling techniques. Data collection technique used documentation, testing, and questionnaires. Data were analyzed using descriptive analysis and statistical analysis of the percentage of Chi Square. The results showed that students in preparing the RPP Curriculum 2013 has been included skilled criteria. Based on the results of the statistical analysis Chi Square showed that there is a relationship between the understanding of the skills in preparing the RPP Curriculum 2013. Constraints faced by students in preparing the RPP Curriculum 2013 can be identified include grilles and instrument ratings, formulating indicators, prepare worksheets, evaluation, step- step learning activities, preparation of teaching materials, learning objectives, determining media and learning resources.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII DI SMP NEGERI 4 BUMIAYU KABUPATEN BREBES TAHUN AJARAN 2016/2017 Nugraha, Ahmad Hutama Adhi; Suharini, Erni; Sriyono, Sriyono
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pelaksanaan model pembelajaran Examples Non Examples pada pembelajaran IPS Geografi. 2) Mengetahui efektivitas model pembelajaran Examples Non Examples terhadap hasil belajar IPS Geografi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Bumiayu. Sampel penelitian ini adalah kelas VII-C (kelas eksperimen) dan kelas VII-D (kelas kontrol) yang dipilih secara purposive sampling. Metode pengumpulan datayang digunakan adalah dokumentasi, observasi, tes, dan angket. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan pembelajaran dapat terlaksana dengan baik dimana persentase kinerja guru kelas eksperimen dan kelas kontrol masuk kategori baik. Aktivitas siswa pada kelas eksperimen sebesar 72% lebih baik daripada kelas kontrol dengan persentase sebesar 62%. Hasil post-test menunjukan hasil rata-rata kelas eksperimen sebesar 77,33, dan hasil rata-rata kelas kontrol sebesar 71,33. Hasil uji-t menunjukan bahwa thitung (2,285) > ttabel (1,67). Hasil uji ukuran efek menunjukan bahwa besaran efek sebesar 0,59 dan masuk kategori sedang. Simpulan penelitian ini yaitu, penggunaan model pembelajaran Examples Non Examples lebih efektif daripada model pembelajaran konvensional pada materi sumber daya alam. Abstract ___________________________________________________________________ This research aims to: 1) Determine the implementation of learning model Examples Non Examples at IPS learning Geography. 2) Assess the effectiveness of the learning model Examples Non-Examples for learning outcomes IPS Geography. The population of this study were students of class VII SMP Negeri 4 Bumiayu. The sample was a class VII-C (experimental class) and class VII-D (control group) were selected by purposive sampling. The method of collecting data that is used is the documentation, observation, testing, and questionnaires. Methods of data analysis using descriptive analysis and t-test percentage. Based on the results of research show learning can be done well in which the percentage of the performance of teachers experimental and control classes in the category of good. Activities of students in the experimental class is 72% better than the control class with a percentage of 62%. Post-test results showed an average yield of 77.33 experimental class, and the average yield control class yield of 71.33. T-test results showed that thitung (2.285)> ttable (1.67). Effect Size result showed that effect size yield of 0.59 and in the category medium. The conclusion of this study namely, the use of Examples Non Examples learning model is more effective than conventional learning models in matter of natural resources.
PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN SISWA SEKOLAH ADIWIYATA PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI JAWA TENGAH TAHUN 2016 Nugroho, Mas Aditia; Hariyanto, Hariyanto; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku peduli lingkungan siswa dan faktor yang membedakan pada sekolah adiwiyata perdesaan dan perkotaan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku peduli lingkungan siswa sekolah adiwiyata perdesaan dan perkotaan berbeda dari aspek kebersihan kelas, pengelolaan air, pengelolaan energi, pengelolaan sampah dan kepedulian lingkungan sekitar. Perbedaan perilaku peduli lingkungan sekolah adiwiyata perdesaan dan perkotaan tersebut dikarenakan beberapa faktor antara lain faktor individu siswa, luas sekolah, kegiatan lingkungan sekolah adiwiyata, dan fasilitas sarana prasarana sekolah adiwiyata tersebut. Perbedaan tersebut dapat menjadikan pembenahan sekolah dalam melaksanakan pendidikan berbasis lingkungan, agar mampu menciptakan siswa-siswa yang cinta dan peduli terhadap lingkungannya. Hal demikian yang menjadi tujuan utama dibentuknya sekolah adiwiyata. Abstract ___________________________________________________________________ This study aims to review determine Behavioral Environmental Care Students And factor distinguishes the Adiwiyata School of Rural and Urban. Techniques using questionnaire data collection, documentation, and interviews. Data analysis using descriptive analysis and descriptive percentage. Research shows that school Student Conduct Environmental Care in Rural and Urban Adiwiyata different from the aspect of cleanliness class, air management, energy management, waste management and concern for the Neighborhood. Differences in Behavior Environmental Care in Rural and Urban Adiwiyata school is due to several factors Other factors BETWEEN individual student, school area, activities Adiwiyata school environment, and has used the Adiwiyata school infrastructure. That difference can be made revamping hearts implement school-based Education Environment, in order to creates student-Capable Students Against The Love and Care for the environment. It thus Yang Become Top destinations Adiwiyata school establishment.
PARTISIPASI MASYARAKAT KELURAHAN TINJOMOYO KECAMATAN BANYUMANIK TERHADAP UPAYA PENANGGULANGAN BENCANA TANAH LONGSOR Ulum, Muhamad Roudhotul; Banowati, Eva; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui partisipasi masyarakat Kelurahan Tinjomoyo Kecamatan Banyumanik terhadap upaya penanggulangan tanah longsor. Mengetahui hambatan masyarakat dalam berpartisipasi terhadap upaya penaggulangan bencana tanah longsor di Kelurahan Tinjomoyo Kecamatan Banyumanik. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi masyarakat terhadap upaya penanggulangan bencana tanah longsor meliputi pra bencana (73%) dalam kriteria baik, tanggap darurat bencana (77%) dalam kriteria baik, dan pasca bencana (72%) masuk kriteria baik. Secara keseluruhan partisipasi masyarakat terhadap upaya penanggulangan bencana masuk kategori baik dengan persentase 73%. Kesimpulan di atas meliputi partisipasi masyarakat sudah aktif dengan dilibatkan dalam tahapan pra bencana, saat terjadi potensi bencana, tanggap darurat dan pasca bencana di kawasan rawan bencana. Hambatan mayarakat antara lain 1) faktor kesibukan masyarakat terhadap pekerjaan. 2) faktor pendidikan yang sebagian besar SMA. 3) kurangnya kemampuan berkumunikasi timbal balik untuk berbicara dengan bahasa yang benar. 4) pengahasilan yang pas-pasan untuk kehidupan rumah tangga. Abstract___________________________________________________________________The purpose of this research is to know the participation of the people of Tinjomoyo Subdistrict of Banyumanik Subdistrict on the effort to overcome the landslide. Knowing the community obstacles in participating in the effort to overcome the landslide disaster in Kelurahan Tinjomoyo Banyumanik Subdistrict. The results of the study showed that community participation in the effort of preventing landslide disaster included pre-disaster (73%) in good criteria, disaster response (77%) in good criteria, and post disaster (72%). Overall community participation on disaster management efforts is categorized as good with percentage of 73%. The above conclusions include active community participation by being involved in the pre-disaster stage, during potential disaster, emergency response and post disaster in disaster prone areas. Obstacles include 1) the community's busyness of the work. 2) the educational factors that are mostly high school. 3) lack of reciprocal communication skills to speak the correct language. 4) a mediocre income for household life.
Prospek Menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri Sma Negeri Di Kabupaten Temanggung Tahun 2017 Nisa, Lana Shofiatun; Setyowati, Dewi Liesnoor; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the preparation of the implementation of Adiwiyata Mandiri program in each school and to know high schoo that has the highest prospect to go to school Adiwiyata Mandiri. The results showed: SMA N 1 Temanggung 10 schools built and newly build 4 schools, SMA N 3 Temanggung and SMA N 1 Pringsurat not yet have a target school, SMA N 1 Candiroto has 10 schools built and has been built. The driving factors of coaching activities are good support from bebrapa parties and the environment, human resources meet, and school interest. Inhibiting factors are funding, too many required schools, distance, complicated administration. The prospect to go to Adiwiyata Mandiri's highest school is SMA N 1 Candiroto which is SMA N 1 Temanggung with the guidance activities which is done is general coaching, maintenance of school building 88.75% and 40%, construction of land use and school facilities 54, 43% and 20%, development of school extracurricular activities, creativity building and innovation of school residents 50% and 16.67%, development of environmental action activities conducted by outsiders such as making biopori, tree planting, construction of infrastructure facilities to overcome the problems The environment of 76% and 30%, the construction of infrastructure facilities to support environmental learning 53% and 22%, the maintenance of environmentally friendly school infrastructure facilities 97% and 40%, the improvement of the maintenance and maintenance of school sanitation facilities 90% and 40% Construction of electricity, water and ATK 80% and 40%, development of qualitative improvement As an environmentally friendly healthy canteen service 80% and 40%. Third and fourth is SMA N 3 Temanggung and SMA N 1 Pringsurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persiapan pelaksanaan program Adiwiyata Mandiri pada masingmasing sekolah dan untuk mengetahui SMA Negeri yang memiliki prospek paling tinggi untuk menuju sekolah Adiwiyata Mandiri. Hasil penelitian menunjukkan: SMA N 1 Temanggung baru membina 4 sekolah, SMA N 3 Temanggung dan SMA N 1 Pringsurat belum memiliki sekolah binaan, SMA N 1 Candiroto sudah membina 10 sekolah. Faktor pendorong kegiatan pembinaan yaitu dukungan baik dari bebrapa pihak dan lingkungan, SDM memenuhi, dan ketertarikan sekolah. Faktor penghambatnya adalah dana, sekolah yang disyaratkan terlalu banyak, jarak,administrasi rumit. Prospek untuk menuju sekolah Adiwiyata Mandiri yang tertinggi adalah SMA N 1 Candiroto dalam kegiatan pembinaannya paling terendah adalah pembinaan dalam hal pembinaan pengembangan ekstrakulikuler sekolah yaitu 42%, sedangkan untuk yang paling tinggi adalah pembinaan dalam hal pemeliharaan sarana prasarana yang ramah lingkungan yaitu sebesar 97%. Kedua adalah SMA N 1 Temanggung, paling tinggi yaitu pada kegiatan pembinaan perawatan gedung sekolah, pemeliharaan sarana prasarana yang ramah lingkungan, peningkatan pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas sanitasi sekolah, dan pemanfaatan listrik, air, dan ATK yaitu sebesar 40%. Ketiga dan keempat adalah SMA N 3 Temanggung dan SMA N 1 Pringsurat.
Co-Authors - Hariyanto A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Bagus Primadoni Adi Nugroho Ahmad Yazidun Nafi, Ahmad Yazidun Alfian, Denis Ali Ahmadi Ali Djamhuri Ananto Aji, Ananto Andi Irwan Benardi, Andi Irwan Apik Budi Santoso Aprillia Findayani Ardiyanto, Rian Ardiyanto, Rian Arif Purnomo Arif Purnomo Arif Widiyatmoko, Arif Arifien, Moch Arifien, Moch Ariyani Indrayati Ashabul Kahfi Asriati Asriati, Asriati Astuti, Eni Ayu Azhary, Luqman Bagus, Santoso Bagus, Santoso Baharsyah, Moch Nasrul Bambang Sumardjoko Bitta Pigawati Budi, Sanjoto Tjaturahono Budi, Sanjoto Tjaturahono Budiati, Roisyah Cahyani, Yulia Fegy Cakrawala Singka Ismail, Cakrawala Singka DENI SETIAWAN Desi Inayati, Desi Desi Setiyadi Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Aliffina Yulianoor Rinto Diana Diana Dwi Anna Hastuti, Dwi Anna dwi ayu lestari, dwi ayu Dwi Novi Susanti, Dwi Novi Edi Kurniawan Edi Kurniawan Eko Handoyo Eko Handoyo Endhar Gilang Pradipta, Endhar Enni Suwarsi Rahayu Eristiawan, Rivano Riefky Ervando Tommy El-Hanif Eva Banowati Fadly Husain Fajri, Zulfikar Ardiansyah Fathur Rokhman Ferani Mulianingsih Ferani Mulianingsih Gayuh, Supangkat Gayuh, Supangkat Hariyanto Hariyanto Hashim, Mohmadisa Hayuningtyas, Ninditya Enggawati Heri Tjahjono Hulinggi, Mawardi Husna Fauzia Imam Faizin, Imam Indianasari Indianasari Jamal, Jamal Isnan Juhadi Juhadi Jumadil, Jumadil Kahfiani Irdoka, Kahfiani Kinanthi, Yumna Kirani, Nabila Salsa Kusuma, Hanum Fintya M. Rifky Abu Zamroh Maharani, Okvi Maisah, Aisirotul Mardiyati, Sofi Marlina, Iin Marlina, Iin Martiyani, Risma Meggy Novitasari Mintarsih Arbarini Mohammad Amin Mohammad, Nezar Ely Mohammad, Nezar Ely Mugi Lestari, Mugi Muh. Sholeh Mukhlas, Abd Basith Mulyono Mulyono Muttaqin, Muhammad Fauzan Nayan, Nasir Nigrum, Prisma Tia Nisa, Lana Shofiatun Nisa, Lana Shofiatun Nona Chalista Aurora Nur Cahyo Nugraha, Ahmad Hutama Adhi Nugraha, Ahmad Hutama Adhi Nugroho, Mas Aditia Nugroho, Mas Aditia Prasadi, Anggi Hary Prasetyo, Syntya Juli Puji Hardati Purwadi Suhandini Purwanto, Waid Agus Purwanto, Waid Agus Rahma Hayati Rahma Hayati Rahmiati, Devi Ramadhani, Katrina Rangkuti, Henra Abadi Rangkuti, Henra Abadi Rizkianto, M Eka RR. Ella Evrita Hestiandari S Martono S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Safitri, Dia Nita Ayuk Sanjoto, Tjaturrahono Budi Santoso, Budi Imam Santoso, Budi Imam Saptono Putro Saputro, Febri Wahyu Satya Budi Nugraha Sembiring, Rinawati Siswandari, Vanda Estetika Siti Asiah Siti Fathonah Sriwidiastuty, Asi Sriyono Sriyono Sungkowo Edy Mulyono Suroso Suroso Sutardji Sutardji Thriwaty Arsal Titi Prihatin Tjaturahono Budi Sanjoto Tri Atmaja, Hamdan Tri Joko Raharjo Tri Suminar Tuti Supriyanti Asofi Ulum, Muhamad Roudhotul Ulum, Muhamad Roudhotul Umami, Zalika Vina Nurul Husna Vina Wiranata Wagiran Wagiran Wahyu Setyaningsih Wardani, Eva Kusuma Widiatmoko, Arif Widiyaningsih, Nova Wirasanti, Avionita Wiyanto - Wulandari, Ariesta Dwi Wulandari, Ariesta Dwi