Claim Missing Document
Check
Articles

Isolation and Identification of Rhizosphere Bacteria Associated with Taro (Colocasia esculenta L. Schott) as Plant Growth Promoting Rhizobacteria Makitalentu, Feybe; Mustafa, Irfan; Suharjono, Suharjono
The Journal of Experimental Life Science Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jels.2022.012.02.01

Abstract

Taro is one of the food crops that has the potential to maintain food security. It has a high carbohydrate content and nutrients with a low glycemic index value. Taro is widely cultivated with intercropping techniques, especially in Kedungkandang District, Malang City. However, this technique caused a decrease in talas tubers production with only 7-10 tons ha-1. This number was lower than the total optimal production with 20.7 tons ha-1 of taro tubers. Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR), one of the most potential biofertilizers, can solve this problem with abilities such as phosphate-solubilizing, production of IAA, and nitrogen fixation. This research aimed to analyze the potency and identify the species of taro rhizosphere bacteria that had the best ability as PGPR agents. Taro rhizosphere bacteria were isolated using Pikovskaya medium and TSA (Tryptic Soy Agar) respectively. The PGPR abilities were evaluated on the phosphate-solubilizing, production of IAA, and nitrogen fixation. A total of 12 isolates for phosphate-solubilizing bacteria and ten isolates of IAA-producing bacteria. The highest concentration of phosphate solubilization was P1 isolate, with the concentration of 6.8 μg.mL-1; while I4 isolate had the highest potency for IAA production with the concentration of 23.11 μg.mL-1. Isolates P1 and I4 were selected for the nitrogen fixation ability test. P1 isolate shows the highest ammonia concentration of 2.52 μg.mL-1, and it was identified as Stenotrophomonas rhizophila with a similarity of 99.91% with Stenotrophomonas rhizophila R2A2 67. The potential isolates can be used as PGPR agents or biofertilizers to increase the production of taro plants.      Keywords: Colocasia esculenta, IAA, Nitrogen, PGPR, Phosphate.
Kajian Literatur: Terapi Cairan Pada Sepsis Purwanto, Diyna Rusayliya; Suharjono, Suharjono; Nurmainah, Nurmainah
Jurnal Pharmascience Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v12i1.20168

Abstract

Sepsis merupakan kondisi yang mengancam jiwa dan perlu penanganan tepat waktu untuk mengurangi angka kematian. Terapi cairan merupakan salah satu landasan manajemen sepsis. Terapi cairan atau resusitasi bertujuan untuk memperbaiki kekurangan volume darah untuk memastikan curah jantung dan perfusi darah organ normal serta untuk melindungi fungsi organ. Namun, panduan terapi cairan yang benar dan optimal pada pasien dengan sepsis masih menjadi masalah yang sulit karena tanda-tanda klinis dari respon cairan yang sulit, terutama pada pasien anak. Tinjauan naratif ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pemilihan jenis terapi cairan pada pasien sepsis. Jenis terapi cairan yang sering digunakan pada pasien sepsis adalah kristaloid dan koloid. Balanced kristaloid direkomendasikan sebagai cairan resusitasi lini pertama pada pasien dengan sepsis karena murah, tersedia secara luas, dan menyebabkan lebih sedikit efek samping serius. Namun, pertimbangan dalam memilih jenis terapi cairan pada sepsis lebih disarankan agar dilakukan pendekatan secara individu, menyesuaikan dengan kondisi klinis pasien sepsis.
Pemasaran E-Commerce Produk Inovasi Di Kelompok Tani Tirto Wangi Kabupaten Jember ALI, FANDYKA YUFRIZA; Pratita, Dian Galuh; Suwardi, Suwardi; Prasetyo, Hari; Rosdiana, Eva; Suharjono, Suharjono
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 2 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v2i1.29

Abstract

Kegiatan penyuluhan merupakan kegiatan yang rutin dilakukan di kalangan kelompok tani sebagai upaya dalam diseminasi ilmu pengetahuan kepada anggota kelompok tani. Kemajuan teknologi juga ikut membawa kemajuan bagi sektor pertanian termasuk kegiatan penyuluhan dengan memanfaatkan ICT (Information and Communication Technology) dalam berbagai kegiatan. Masa pandemic COVID 19 memaksa masyarakat dan seluruh sector baik komunikasi, perdangangan, Pendidikan, dan pelayanan jasa untuk ikut berlomba dengan teknologi karena seluruh kegiatan dilakukan dengan jarak jauh. Oleh karena itu kegiatan ini bertujuan melihat pengetahuan dan keterampilan penggunaan ICT dalam hal ini adalah e-commerce dan strategi pemasaran pada kelompok tani. Secara lebih spesifik kegiatan pengabdian dilakukan di Kelompok Tani Tirto Wangi Kabupaten Jember dengan metode penyuluhan dan demonstrasi secara langsung. Selain itu juga menggunakan questioner untuk melihat pengetahuan responden sebelum dan setelah dilakukan kegiatan. Anggota kelompok tani memiliki kemampuan dalam menghasilkan produk – produk inovasi sebagai factor input pertanian dengan bahan organic. Secara lebih lanjut, responden yang merupakan anggota kelompok tani tidak mengenali akan strategi pemasaran dan hanya menjual produk inovasi mereka secara langsung pada orang – orang sekitar dan kolega. Penetapan harga disesuaikan dengan biaya yang dikeluarkan dalam memproduksi suatu barang, dan promosi dilakukan hanya sekedar mensosialisasikan jika ada yang menanyakan. Sebelum dilakukan penyuluhan, para responden mulai menyadari arti penting dari strategi pemasaran yang meliputi produk, place, price, promotion. Selain itu sebelum dilakukan demonstrasi penggunaan e-commerce, para responden tidak memahami cara mengoperasikan e-commerce sebagai pelaku usaha. Demostransi sangat memberikan manfaat bagi para responden dengan respon yang sangat baik dari para responden selama kegiatan.
Germination and Early Seedling Growth of Three Arabica Coffee Varieties at Four Seed Soaking Water Temperatures Wibowo, Ari; Aprillia Wijaya, Stefani; Suharjono, .
Pelita Perkebunan (a Coffee and Cocoa Research Journal) Vol. 39 No. 1 (2023)
Publisher : Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iccri.jur.pelitaperkebunan.v39i1.540

Abstract

It takes three weeks to analyze the germination percentage of Arabica coffee seeds germinated using paper and a three-day water-soaking method. This 3- week period is considered too long for seed distribution to remote areas. Thus, we need to modify this germination test needs to be modified to have a shorter test time. Temperature treatment is one method to break the seed dormancy period for faster germination. This study aimed to obtain a faster and more precise method of germination test on Arabica coffee seeds. This study employed a 3 x 4 factorial complete randomized block design with three replications in which Arabica coffee varieties of Gayo-1, Kartika-1, and Sigararutang as the first factor and the temperature of the soaking water of the seeds (25 0C, 50 0C, 75 0C, and 90 0C) as the second factor. The research was conducted at the Plant Breeding Laboratory, Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute (ICCRI), for four months. Findings showed that the interaction between treatments was only found in seed germination percentage. Soaking in room temperature water (control) for three days was better than using water at 50 0C, 75 0C, and 90 0C on the germination percentage, sprout length, and vigor index. Observations of Arabica seed germination could be shortened to 14 days compared to the standard 21-day observation. During the seedling phase, the shoot growth and root growth of the Arabica coffee seeds soaked in water at 50 0C showed no significant difference from the control. Soaking at 75 0C and 90 0C damaged the embryo and resulted in rotten seeds. Different varieties led to different germination percentages, sprout lengths, and fresh weight of seedling shoots. The method of soaking at 50 0C for 30 minutes could be used as an alternative in germination test of Arabica coffee seeds because it showed small negative effect on germinated seed and seedling quality but it shorten thetesting time for three days.
EFIKASI DAN KEAMANAN INHIBITOR PCSK9 DALAM PENCEGAHAN STROKE ISKEMIK: LITERATURE REVIEW Shofia Ummu, Lathifa; Suharjono, Suharjono
Pharmacoscript Vol. 8 No. 1 (2025): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v8i1.2047

Abstract

Stroke iskemik merupakan kelainan neurologis yang ditandai dengan berkurangnya suplai darah ke otak sehingga mengalami kekurangan oksigen dan nutrisi kemudian menjadi nekrotik. salah satu penyebab stroke iskemik yang paling umum adalah terbentuknya aterosklerosis yang dikaitkan dengan kejadian stroke berulang. Penggunaan inhibitor PCSK9 dapat diberikan sebagai terapi pencegahan stroke iskemik dan kejadian stroke berulang sehingga perlu dilakukan kajian tentang efikasi dan keamanan inhibitor PCSK9 dalam pencegahan stroke dan penurunan angka kejadian stroke berulang. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pencarian artikel dibatasi pada rentang waktu antara 2013 – 2023. Inhibitor PCSK9 secara signifikan dapat menurunkan LDL-C dan trigliserida sehingga mengurangi pembentukan aterosklerosis yang merupakan penyebab utama kejadian stroke. Kesimpulannya, inhibitor PCSK9 dapat digunakan sebagai pencegahan stroke iskemik dan stroke berulang tetapi pada beberapa penelitian belum menunjukkan keamanan ditandai dengan adanya efek samping kejang dan reaksi terhadap tempat suntikan sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.
Efektifitas dan Keamanan Terapi Sodium Glucose Co-transporter 2 (SGLT2) Inhibitor pada Gagal Jantung: Narrative Literatur Review Diniah, Melisa Nur; Suharjono, Suharjono
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 12 No. 1 (2025): March
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v12i1.5866

Abstract

Heart Failure (HF) is a clinical syndrome due to structural or functional defects in the myocardium causing impaired ventricular filling or ejection of blood. HF is currently divided into 3 types namely HFrEF, HFpEF, and HFmEF. In the last 5 years, treatment in HF patients has been updated to be able to use SGLT 2 inhibitor therapy. Initially, SGLT2 inhibitors were a therapy given to patients with type 2 diabetes mellitus. This recommendation was given because SGLT2 inhibitors can reduce the risk of cardiovascular death and reduce the incidence of repeated hospitalizations in HF patients. The safety of SGLT2 inhibitor administration is also reported to not cause serious side effects.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Ridwan Achmad Ridwan, Achmad Agriawan Sudirman Ahmad Nasir ahmad, abraham Andri Geger Noviantoro Aprillia Wijaya, Stefani Ari Wibowo Arief Bachtiar Arina Dery Puspitasari Assiddiqy, Miftah Farid Atmajani, Wanudya Bagiyo, Harry Bagiyo, Harry Bagyo Yanuwiadi Bambang Eko Wahyono Bambang Sidharta Bambang Sudarmanto Budi Suprapti Budiatin, Aniek Setya Budiatin, Aniek Setya Chairunnisa Chairunnisa Chris Alderman Chrismawan A, Chrismawan A Chrismawan Ardianto Dea Ayu Nabilah Debora Shinta Liana Desiani, Ekanita Dewi Wara Shinta Didik Hasmono Dinda Monika Nusantara Ratri Diniah, Melisa Nur Djafar, Zaenab Dwiyatna, Surya Elvan Dwi Widyadi Emiliana Kasmudjiastuti Emy Sulistyo Astuti Endang Retnowati Eni Susanti Faizal Mustamin Fandyka Yufriza Ali Fasich Fasich Fransiska Maria Christianty Gratia, Veronica Hari Prasetyo Hasria Alang Heru Purwanto Hubby, Hubby I Gede Edy Sagitha I Ketut Mandikin Ilham Rizqy Isnain Imam Faozi Imam Susilo Indira D. Kharismawati Irfan Mustafa Irma Novrianti Irma Novrianti Irvina Harini Isnaeni Jaka Susila Jikrona, Rafi Joni Kusnadi Joni Wahyuhadi, Joni Jufri Ubrusun Junaidi Khotib Kenyo Alexandra Oktaviani Khaerani Khaerani Khusnul Fitri Hamidah Kusuma Arum Ningsih Kuwatno Kuwatno Lestiono, . Lestiono, . Lewi Tigor Simorangkir Lisa Narulita Lisa Narulita Liziyyannida Liziyyannida M. Yusuf Assegaf Mahardian R, Mahardian R Mahardian Rahmadi Mahfudz Mahfudz Makitalentu, Feybe Marcha Debby Saraswati Mareta Rindang Andarsari Medina, Farah Meita Rafika Fitriani Mohammad Akram Muhammad Aminuddin, Muhammad Muhammad Fathoni, Muhammad Mulja Hadi Santosa Narulita, Lisa Nasir, Ahmad Neldi, Vina Nia Kurniawan Nur Afni NUR CHAKIM Nurmainah Nurmainah Nurrofik, Agus Paulus Sugianto Prasetyanti, Intan Kris Prastuti Asta Wulaningrum Pratita, Dian Galuh Primadi Avianto Purwanto, Diyna Rusayliya Rahman, Gilang Mauladi Rahmawati Raising Ria Rositasati Riefkah Bilal risha fillah fithria Risthanti, Reine Risa Rosdiana, Eva Rudi Safarudin Rudi Wardana Rusdiana, Silvia Rusdiana, Silvia Safarudin, Rudi Sahayuna, Dara Demi Samirah Samirah Samirah Samirah, Samirah Sari, Erni A Semedi S J Shafira Muti Ardiana Shahroni, Abdul Mutholib Shofia Ummu, Lathifa Simorangkir, Lewi Tigor Sindy, Sulih Probo SJ, Semedi Solihin, Imron Sudirman, Agriawan Sukardiman Sumarno . Sumarno Sumarno Suryadi Suryadi Susilo, Dwi Hari Sutrisnaningsih, Evy Sari Suwardi Suwardi Toetik Aryani Tri Ardyati Umami, Zahra Veronica Gratia WENNY PUTRI NILAMSARI Widhiati Widhiati Widyadi, Elvan Dwi Wiwid Samsulhadi Wulan Panduwi Melasari Yance Anas yance yance Yen Yen Ari Indrawijaya YOGA DWI JATMIKO Yogiarto Yogiarto Yulia Ayu Purnamasari Yulistiani Yulistiani Yulistiani Yulistiani, Yulistiani Yulistiani, . Yuniati T Yuniati T Yuniati T, Yuniati Yusfar, Yunarti Yustiana Yustiana, Yustiana Zamrotul Izzah Zulfiana, Risa