Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatakan Kepercayaan Diri Siswa Korban Bullying Melalui Konseling Individu Teknik Homework Assigment Awaliyah, Gus Riries Nahdliyatul; Awalya, Awalya; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v3i1.3755

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi atau temuan empiris tentang meningkatkan kepercayaan diri siswa korban bullying melalui konseling individu rational emotif behavior teknik therapy homework assignment pada siswa kelas VIII A SMP Diponegoro 7 Gumelar. Populasinya adalah siswa SMP Diponegoro 7 Gumelar Kabupaten Banyumasdan sampel yang berjumlah 6 siswa menggunakan purposeive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan kepercayaan diri sebelum dan sesudah treatment. Simpulan dari penelitian ini yakni konseling individu rational emotif behavior therapy teknik home work assignment dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa korban bullying.Oleh karena itu, diharapkan guru pembimbing melakukan penanganan lebih dini jika menemukan siswa yang menjadi korban bullying agar aktifitas serta interaksi sosial mereka di sekolah tidak terganggu. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah konseling individu pendekatan rational emotif behavior therapy dengan menggunakan teknik home work assignment. The purposeof this study is to get information or empirical finding about the increasing confidence of bullied students as the effect of individual counseling rational emotive behavior therapy technique with home-work assignment inclass VIII A Diponegoro 7 Gumelar Junior High School. Population are students in Diponegoro 7 Gumelar junior high school. Purposive sampling technique was used in this study, samples were 6 students of the class VIII A.Data collection techniquesusinginterviews and observations. Data analysis used descriptive percentage, and triangulation of sources. The result of this study showed there were differences in self-confidence before and after treatment.From this research it can be conluded thatthe individual counseling rational emotive behavior therapy with home-work assignment techniques can increase self-confidence of victims of bullying. It is hoped that the teacher as a guide can be more intensively do treatments of students who are victims of bullying, so that activities and social interactions at school are not disturbed. One way that can be used is individual counseling rational emotive behavior therapy approach using a home work assignment technique.
Perbedaan Pemahaman Guru BK Tentang Konseling Kelompok antara Alumni Unnes dan Non-Unnes Budiarti, Desta Rizky; Awalya, Awalya; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v3i2.3766

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pemahaman guru BK alumni Unnes dan guru BK alumni non-Unnes tentang konseling kelompok, dan perbedaan pemahaman diantara keduanya. Jenis penelitian adalah penelitian survey komparatif. Populasi penelitian ini yaitu guru BK di SMP Negeri se-Kota Semarang. Teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Proportional Random Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan tes tentang pemahaman konseling kelompok. Analisis datanya menggunakan analisis kuantitatif yang mencakup deskriptif prosentase dan uji beda t-test polled varian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan, dimana pemahaman guru BK alumni Unnes tentang konseling kelompok berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 84,26% dibandingkan dengan guru BK alumni non-Unnes yang memiliki persentase 63,9% berada pada kategori sedang. Simpulan dari penelitian ini, pemahaman guru BK tentang konseling kelompok antara alumni Unnes lebih tinggi daripada guru BK alumni non-Unnes. The purpose of this study to describe the understanding of BK teacher Unnes graduate and BK teacher non - Unnes graduates about group counseling, and understanding the differences between them . This type of research is a comparative survey research. The population of this study are in Junior High School teacher BK as the city of Semarang. The sampling technique used is proportional cluster random sampling. Methods of data collection using test on understanding group counseling. Analysis of the data using descriptive quantitative analysis that includes the percentage and t - test different test variants polled. The results showed that there were significant differences, where the understanding of BK teacher Unnes graduate abaout the counseling group in the category with a very high percentage of 84.26 % compared to a BK teacher non - Unnes graduates who have a percentage only 63.9 % are in the medium category. The conclusions of this study , understanding BK teacher Unnes graduate higher BK teacher non – Unnes graduates about group counseling
Pengaruh Perilaku Teman Sebaya Terhadap Asertivitas Siswa Hasanah, Ana Mar Atul; Suharso, Suharso; Saraswati, Sinta
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i1.7485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku teman sebaya, gambaran perilaku asertif siswa, dan adanya pengaruh perilaku teman sebaya terhadap asertivitas siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK se-Kabupaten Rembang dengan sampel berjumlah 334 siswa yang diambil secara cluster proportional random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi dan angket. Validitas instrumen menggunakan rumus product moment dan perhitungan reliabilitasnya menggunakan rumus Alpha. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif persentase dan analisis regresi sederhana. Hasil analisis menunjukkan perilaku teman sebaya termasuk dalam kriteria cukup sesuai (65,01%) sedangkan perilaku asertif siswa dalam kriteria tinggi (68,46%), dan pengaruh perilaku teman sebaya terhadap asertivitas siswa sebesar 4,31%. Simpulan dari penelitian ini yaitu adanya pengaruh perilaku teman sebaya terhadap asertivitas siswa. This study is aimed to find out the description of peer’s behavior, the description of the students’ assertive behavior, and the influence of peer’s behavior towards the students’ assertiveness. The populations in this study were all students of Vocational Schools in Rembang regency with samples of 334 students obtained by cluster proportional random sampling. The methods for collecting data used in this study were psychological scale and questionnaire. The validity of the instrument used product moment formula and the reliability calculation used Alpha formula. The techniques for analyzing the data were percentage descriptive analysis and simple regression analysis. The result of the analysis showed that the peer’s behavior belonged to sufficient enough criteria (65.01%) whereas the students’ assertive behavior was in high criteria (68.46%) and the influence of the peer’s behavior towards the students’ assertive behavior was 4.31%. The conclusion of this study is that there is a relationship between the peer’s behavior and the students’ assertiveness. Behavior; peer; assertive
Faktor Determinan Konsep Diri Siswa Kelas VIII di SMP Negeri se-Kota Semarang Rahmawati, Asti; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i1.7487

Abstract

Masa remaja merupakan masa pencarian jati diri. Dalam hubungannya dengan orang lain, konsep diri remaja terbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri siswa dan faktor determinan yang berpengaruh terhadap konsep diri siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kota Semarang dengan sampel sebanyak 336 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan skala konsep diri. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep diri siswa berada pada kategori positif (73,81%). Faktor keluarga, teman sebaya, dan sekolah secara bersama-sama mempengaruhi konsep diri siswa dengan persentase sebesar 43,5%. Faktor yang paling dominan terhadap konsep diri siswa adalah keluarga dengan sumbangan efektif sebesar 18,40% dan sumbangan relatif sebesar 42,31%. Selain itu faktor teman sebaya dengan sumbangan efektif sebesar 12,61% dan sumbangan relatif sebesar 28,98%, serta faktor sekolah dengan sumbangan efektif sebesar 12,50% dan sumbangan relatif sebesar 28,73%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap konsep diri adalah faktor keluarga, disusul dengan teman sebaya dan sekolah. Adolescence is a time to find the identity. In the relationship with other people, adolescent self-concept is formed. The goal of this study is to obtain the descriptioin of self-concept of students and determinant factor that affect them. The type of this study is a survey study. The populations were all 8th grade of State Junior High School students all over Semarang with sample of 336 students. The data were collected by questionnaire and self-concept scale. The data analysis techniques used are descriptive percentage and multiple regression analysis. The result showed that self-concept of students were on positive category (73,81%). Factor of family, peers, and school simultaneously affected the students’s self-concept by 43,5%. Most dominant factor for students’s self-concept was the family with effective contribution of 18,40% and relative contribution by 42,31%. Furthermore, peers factor with effective contribution of 12,61% and relative contribution by 28,98%, and school factor with effective contribution of 12,50% and relative contribution by 28,73%. The result showed that the most affecting factor of self-concept was family, followed by friends and school.
Studi Deskriptif Operasionalisasi dan Hasil Home Visit di SMK Negeri se-Kota Semarang Putro, Petra Adhianto; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i3.7555

Abstract

Penelitian dilaksanakan berdasarkan fenomena di lapangan pada saat penulis melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMK Negeri 1 Semarang dan observasi awal di SMK Negeri 10 Semarang . Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana operasionalisasi dan hasil Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang tahun ajaran 2014/2015.Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian survei. Untuk populasi pada penelitian ini adalah semua guru BK di SMK se-kota Semarang yaitu sejumlah 47 guru BK. Sampel yang digunakan adalah sejumlah populasi yang ada. Sedangkan instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif presentase. Hasil yang ditemukan bahwa operasionalisasi Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang telah dilaksanakan dengan presentase sebesar 70,52%, sedangkan tingkat keberhasilan Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang memiliki tingkat keberhasilan sebesar 70,46%. Simpulan yang didapatkan adalah operasionalisasi Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang telah dilaksanakan dengan cukup baik dan tingkat keberhasilan Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang cukup baik. This study was conducted based on the phenomenon at the time the writer underwent Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) in SMK Negeri 1 Semarang. Also, this study is based on the preliminary observation carried out in SMK Negeri 10 Semarang. This research was conducted to know how the operationalization and results of Home Visit at all State Vocational High Schools (SMK N) in Semarang academic year 2014 / 2015. The type research used by the writer in this study is a survey research. The population in this study were all guidance and counseling teachers at SMK in Semarang city. There were 47 guidance and counseling teachers. The sample used were as many as the population. The data collection instruments used in this study was a questionnaire, while the analysis of the data used in this research is descriptive analysis. The results found that the operationalization of Home Visit at all State Vocational High Schools (SMK) in Semarang has been implemented with a percentage of 70.52%, while the success rate is 70.46%. The conclusion obtained is the operationalization of Home Visit at all State Vocational High Schools in Semarang has been implemented fairly well and the success rate is also pretty good.
Pelaksanaan Asas-Asas BK dalam Pelayanan BK (Ditinjau dari Persepsi Siswa) Jannah, Yasinta Nur Miftakhul; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i3.7566

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada data dan fenomena yang ditemukan di lapangan yang menunjukkan rendahnya pelaksanaan asas-asas bimbingan dan konseling oleh konselor di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan asas-asas BK dalam pelayanan BK di SMA Negeri se-Kabupaten Pati (ditinjau dari persepsi siswa kelas XI) Tahun Ajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA Negeri se-Kabupaten Pati. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik proportionale homogen random sampling dengan sampel sebesar 307 siswa kelas XI. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologis dalam bentuk skala persepsi. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil dari penelitian menunjukkan, gambaran pelaksanaan asas-asas BK secara umum sudah masuk pada kategori baik dengan persentase sebesar 73,45%. Asas yang paling tinggi pelaksanaannya yaitu asas kegiatan dengan persentase sebesar 79,80%. Asas yang masih tergolong rendah persentase pelaksanaannya yaitu asas kekinian dengan persentase sebesar 68,80% dan asas alih tangan dengan persentase sebesar 69,10%. This research is based on data and phenomena found in a field that shows low implementation of guidance and counseling principles by counselor at school. This research aims to find out the implementation of guidance and counseling principles in counseling services toward public senior high school throughout Pati Regency (reviewed from grade XI students’ perceptions) Academic Year 2014/2015. Population of this research are grade XI public senior high school students throughout Pati Regency. Sampling in this research is done by using proportionale homogen random sampling technique with the number of samples 307 of grade IX. Collecting data method using psychological scale in the form of scale perception. Data analysis method which used is descriptive percentage. The result shows description of the implementation of guidance and counseling principles in general has been included in good category with the number percentage of 73.45%. The highest implementation of principles that is activity principle with the number percentage of 79.80%. The relatively low principles that are contemporary principle with percentage of 68.80% and hand over principle with the number percentage of 69.10%.
Meningkatkan Perilaku Belajar Efektif Siswa dalam Layanan Klasikal Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Rizqiyani, Ahmad; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i3.7933

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena yang terjadi pada siswa kelas X-IIS 2 SMA N 1 Muntilan yang memiliki karakteristik perilaku belajar efektif dalam mengikuti layanan bimbingan dan konseling format klasikal rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan perilaku belajar efektif siswa dalam mengikuti layanan bimbingan dan konseling format klasikal melalui layanan bimbingan kelompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen adalah penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu. Penelitian ini dilaksanakan dengan enam kali pemberian perlakuan pada siswa kelas X-IIS 2 SMA N 1 Muntilan, dengan subjek penelitian 8 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah check list. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan perilaku belajar efektif siswa masuk kategori sangat rendah (15,17%). Setelah diberikan perlakuan melalui bimbingan kelompok terjadi peningkatan perilaku belajar efektif siswa pada kategori tinggi (55,81%). Hal tersebut menunjukkan bahwa perilaku belajar efektif siswa dalam mengikuti layanan bimbingan dan konseling format klasikal dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok. This research was conducted based on the phenomenon that happens to grade X-IIS 2 SMA N 1 Muntilan which has the characteristics of effective learning behavior in following the guidance and counseling service format of classical low. The purpose of this research is to improve effective learning behavior of student in following the guidance and counseling service of classical format through the tutoring service groups. This type of research is research experiments. Experimental research is research that is used to find the influence of certain treatment. The research was conducted with six times the grant of preferential treatment on grade X-IIS 2 SMA N 1 Muntilan, research subject with 8 students. The data collection method used is the check list. Data analysis techniques using deskriptif analysis of percentage and wilcoxon test. The results showed incoming students effective learning behavior category is very low (15,17%). After being given the treatment through the guidance of the Group an increase in effective learning behavior of students in a high category (55,81%). It shows that effective learning behavior of student in following the guidance and counseling service of classical format can be enhanced through the tutoring service groups
Hubungan antara Persepsi Siswa dengan Minat Siswa Mengikuti Layanan BK Format Klasikal Primaheni, Firda; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i4.8825

Abstract

Minat siswa dalam mengikuti layanan BK format klasikal dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal diantaranya adalah persepsi siswa tentang proses pelaksanaan layanan BK format klasikal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi siswa tentang proses pelaksanaan layanan BK format klasikal dengan minat siswa dalam mengikuti layanan BK format klasikal. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah 96 siswa kelas X IPA dan IPS di SMA N 5 Semarang. Data diambil dengan instrumen berupa skala persepsi dan skala minat. Hasil dari uji korelasi menunjukkan bahwa ada hubungan antara antara persepsi siswa tentang proses pelaksanaan layanan BK format klasikal dengan minat siswa dalam mengikuti layanan BK format klasikal yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,348 dengan taraf signifikansi 5%, maka rh> rt. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif namun korelasi tidak cukup kuat antara persepsi siswa tentang proses pelaksanaan layanan BK format klasikal dengan minat siswa dalam mengikuti layanan BK format klasikal. The student interest in participating in a BK’s classical format services is influenced by internal and external factors. Internal factors include the perceptions of students about the process of implementing the service of BK’s classical format. This study aimed to analyze the relationship between students 'perception of the service implementation process of BK’s classical format with students' interest in participating a BK’s services classical format. This research is correlational. Subjects in this study were 96 students of class X science and social studies in high school N 5 Semarang. Data taken with instruments such as the perception of scale and the scale of interest. Results of correlation test showed that there is a relationship between the perceptions of students about the process of implementing the service of BK’s classical formats with the students' interest in participating in the service of BK’s classical format demonstrated by the correlation coefficient (r) of 0.348 with a significance level of 5%, then rh> rt. From these results it can be concluded that there is a positive correlation but not a strong enough correlation between students 'perception of the service implementation process of BK’s classical format with students' interest in participating BK’s classical format service.
Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Terhadap Pelaksanaan Layanan Konseling Individual Nurhadi, Siti; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 5 No 3 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v5i3.13505

Abstract

This research was based on preliminary datas of the interview against the teacher of Junior High School Tegal which shows that the implementation of the individualcounseling services has not to be implemented optimallyyet. The purpose of this research is to predict whether or not there are: (1) influence of internal factors against implementation of individual counseling service, (2)influence of external factors against implementation of individual counseling service, (3) the influence of internal and external factors against implementation of individual counseling services. The population of this research is the entire guidance and counseling teacher of SMP/MTs in Tegal. The methode of data collection using the technique of test and non-test. Data analysis technique using simple linier regression analysis and multiple regression. The result of the analysis indicate a significant and positive influence, there is strong internal factors against implementation of counseling services, external factors against implementation of counseling services, and internal and external factors together against the implementation of individual counselling service
Tingkat Forgiveness dan Prososial antara Siswa Sekolah Umum dan Sekolah Berbasis Agama Kartikaningsih, Kartikaningsih; Suharso, Suharso; Sutoyo, Anwar
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v6i4.17489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat forgiveness dan prososial antara siswa sekolah umum dan siswa sekolah berbasis agama. Jenis penelitian kuantitatif ini menggunakan metode komparatif dan menggunakan uji t-test. Jumlah sampel sebanyak 329 siswa dipilih secara proportionate random sampling. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan uji t-test. Rata-rata tingkat forgiveness berada pada kriteria tinggi yaitu sekolah umum (71,5%) dan sekolah berbasis agama (76,2%). Rata-rata tingkat prososial berada pada kriteria tinggi yaitu (74,76%) pada sekolah umum dan (73,98%) pada sekolah berbasis agama. Hasil uji t-test menunjukkan dengan taraf signifikasi 5% diketahui pada tingkat prososial < , yaitu (1,885 < 1,960). Begitu pula dengan tingkat prososial diketahui < , yaitu (1,619 < 1,960) yang artinya Ha ditolak dan Ho diterima. Dengan demikian tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat forgiveness dan prososial anatara siswa sekolah umum dan siswa sekolah berbasis agama. This study aims to determine differences in forgiveness and prosocial rates between public school students and religious school-based students. This type of quantitative research uses a comparative method and uses a t-test. The number of samples of 329 students is selected by proportionate random sampling. Data analysis technique used is descriptive analysis of percentage and t-test. The average forgiveness rate is in the high criteria of public schools (71.5%) and religious schools (76.2%). The average of prosocial level is in high criteria (74.76%) in public schools and (73.98%) in religious schools. The result of t-test shows that 5% significance level is known at prosocial level t_hitung < t_ (count), that is (1,885 <1,960). Similarly, the prosocial rate is known t_hitung < t_ (count), that is (1,619 <1,960) which means Ha rejected and Ho accepted. Thus there is no significant difference in the level of forgiveness and prosocial between students of public schools and religious school-based students.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agna Susila, Agna Agung Abadi Kiswandono Agus Setiadi Ahmad Rizqiyani, Ahmad Aini, Fadhillah Nurul Ajrina, Alika Rahma Ali Rahmat Amazonia, Putu Cakra Ana Mar Atul Hasanah, Ana Mar Atul Anang M Legowo Andi Setiawan Anggraeni, Tika Anggraini, Weni Anisa Puji Harlina, Anisa Puji Anwar Sutoyo Asep Ardiyanto Aspita Laila Asti Rahmawati, Asti Awalya Awalya, Awalya Azizah, Rizka Chellin Dwi Bambang Soegijono Bambang Tjatur Iswanto, Bambang Tjatur Basri Basri Bregita Rindy Antika, Bregita Rindy Budiharto Budiharto Buhani Buhani Carti Carti, Carti Catharina Tri Anni, Catharina Tri Chrismonita, Verent Nadya Chrisna Bagus Edhita Praja Cristovao A.P, Augusto Dakum, Dakum Danang Januar, Danang Danti Marta Dewi, Danti Marta Desta Rizky Budiarti, Desta Rizky Dharma Panji Pratama, Yulio Dian Herasari, Dian Diyah Ayu Alfiani, Diyah Ayu Dyah Adriantini Shinta Dewi, Dyah Adriantini Shinta Dyah Adriantini Sintha Dewi DYP Sugiharto, DYP edy susanto Eko Nusantoro Ella Wulandari Endang Rifani Faris Fauzi, Muchamad Ferraldinand S, Rafly Fidelis Nitti Firda Primaheni, Firda Fitriana, Rahma Gus Riries Nahdliyatul Awaliyah, Gus Riries Nahdliyatul Habib Muhsin Syafingi Hakim, Hary Abdul Hardiyanto Hardiyanto Hendrasswari, Bayu Peni Heniyatun Heru Mugiarso Hery Dian Septama Jamiatul Akmal Jaya, Tisaga Purnama Jaya, Tisaga Purnama Juliasih, Ni Luh Gede Ratna Kartikaningsih Kartikaningsih Khuluk, Rifki Husnul Kristiawan, Pingkan Rachmadani Kusnarto Kurniawan Layyinatus Syifa, Liftia Leo Ervandy, Anggita Lesmana, Andy Lestari, Devi Mukti Lisa Rahmawati Luciana Haryanto Maitsaa’ Jaudah, Tsuroyyaa Michel, Michel Miftakhatun Riza, Miftakhatun Miskiya, Lu'luatun Muhamad Komarudin Muhammad Irsyad Muhammad, Fadil Muhsin Syafingi, Habib Mulyono Mulyono Munawaroh, Eem Muslikah Muslikah, Muslikah Noviana Prasetyaningtyas, Noviana Noviany, Noviany Noviasari, Dilli Trisna Nurhasanah Nurhasanah Nury Supriyanti Ordas Dewanto Parwatih, Indah Petra Adhianto Putro, Petra Adhianto Prabowo, Aji Pramastanti, Wielina Ika Pramastanti, Wielina Ika Pratama, Dian Septiani Priyono, Lusyawati Wahyu Priyono, Lusyawati Wahyu Puji Sulistyaningsih Qotrunnada, Tiara Rasida, Asda Ratna Sulistiyanti, Sri Resananda, Arif Riko Noviadi Rinawati Rinawati Robai, Robai Robai, Robai Rochma, Anis Firdatul Rosdiana, Gesti Sakinah Faizah, Sakinah Salsabilla, Arifa Rahmatika Santoso, Adelia Kindanly Nanda Saputra, Fikie Saputri, Monita Mawar Sari, Ni Luh Gede Ratna Sarwan, Sarwan Sinta Saraswati Siti Nurhadi, Siti Siti Nurjanah Sophian, Ali Sri Hartati, Maria Theresia Sri Hartati, Maria Theresia Sudibyo Sudiyono Sudiyono Sugiyo Sugiyo, Sugiyo Sunawan Sunawan Supriyo Supriyo Suryawan, Ari Susilawati, Susilawati Titin Yulianti Trecy Whitny Santoso, Trecy Whitny Trina, Innamaa Trisna Noviasari, Dilli Tutut Yunita Retnomanisya, Tutut Yunita Waluyan, Vrimadieska Ayuanissa Yasinta Nur Miftakhul Jannah, Yasinta Nur Miftakhul Yulia Kurniaty Yulianto, Yoga Farhan Zipora Sembiring Zulaicha, Annisaa Siti