Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya buruh tani dalam memenuhi kebutuhan Pendidikan Anak Maryana, Maryana; Hasrul, Hasrul; Suryanef, Suryanef; Fatmariza, Fatmariza
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 1 (2025): Eleventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i1.634

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendiskripsikan profil buruh tani di Nagari Tanjuang Kaliang dan mengetahui upaya buruh tani dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan upaya yang dilakukan buruh tani dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak di Nagari Tanjuang Kaliang adalah dengan melakukan beberapa upaya. Profil buruh tani di Nagari Tanjuang Kaliang menunjukan Buruh tani adalah orang/ petani yang bekerja dibidang pertanian tetapi tidak mempunyai lahan sendiri, hanya menggarap lahan milik orang lain untuk menerima upah atas balas jasa yang diberikan buruh tani dan memiliki rumah yang masih semi permanen dan buruh tani juga memiliki pendidikan yang rendah. Upaya yang dilakukan oleh buruh tani ini dalam membiayai pendidikan anaknya yaitu dengan cara melakukan penguatan sistem yaitu dengan cara bekerja selain pekerjaan pokoknya. yaitu buruh tani melakukan usaha beternak, buruh tani melakukan usaha jualan kecil-kecilan di depan rumah, dan buruh tani mengikuti arisan.
Implementasi kebijakan program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Khusran, Khusran; Hasrul, Hasrul; Suryanef, Suryanef; Rafni, Al
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 1 (2025): Eleventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i1.659

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh komunikasi yang tidak efektif, keterbatasan sumber daya pelaksana, sikap pelaksana yang tidak sesuai kriteria, serta kelemahan dalam memahami prosedur yang memicu polemik dan distorsi sosial di masyarakat terkait kebijakan bantuan langsung tunai di Desa Kampung Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi kebijakan program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Desa Kampung Tengah, dilihat dari aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, serta kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode studi kebijakan dengan informan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dilakukan melalui musyawarah desa khusus dan sosialisasi kepada masyarakat. Sumber daya yang terlibat terdiri dari perangkat desa dan badan permusyawaratan desa. Disposisi kebijakan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Desa Kampung Tengah menunjukkan tidak adanya pengangkatan pelaksana di luar perangkat desa. Struktur birokrasi dilaksanakan melalui Peraturan Kepala Desa. Kendala yang ditemui termasuk kurangnya pemahaman masyarakat tentang kriteria penerima bantuan.
Penanaman nilai-nilai karakter bagi pemuda melalui karang taruna Faizah, Nurul; Indrawadi, Junaidi; Suryanef, Suryanef; Montessori, Maria
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.451

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya penanaman nilai-nilai karakter pada pemuda melalui kegiatan organisasi karang taruna Tugu Muda di desa Koto Baru Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin akibat dari maraknya penyimpangan moral oleh pemuda di Desa Koto Baru. Salah satunya adalah penyalahgunaan narkoba yang semakin banyak terjadi dari tahun ke tahun. Pemuda sebagai salah satu faktor yang bisa diandalkan dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Dalam pembangunan Masyarakat dibutuhkan kontribusi Masyarakat maupun program kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah untuk memperbaiki kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Salah satu organisasi yang dapat digunakan sebagai tempat menumbuhkan nilai-nilai karakter yaitu organisasi kepemudaan karang taruna. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian karakter pemuda adalah bertakwa, dapat dipercaya, jujur, adil, amanah, kerja keras, rendah hati, berbakti kepada orangtua dan berguna bagi sesama. Berdasarkan pengamatan dan wawancara yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa karakter pemuda dapat dibentuk dengan adanya kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan karang taruna Tugu Muda.
The Impact of Political Literacy Education and Learning on the Political Participation of First-Time Voters Ahead of the 2024 Election in Kerinci Regency Revalina, Atiqah; Suryanef, Suryanef; Rafni, Al; Putra, Eka Vidya; Ockta, Yovhandra
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 9, No 1 (2024): Special Issue
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v9i1.5925

Abstract

In a democratic country, political literacy is a very important aspect in elections because the higher the political literacy of its citizens, the higher the quality of democracy implementation in the country. Political literacy will create a politically literate society, if there is a lack of political literacy, it will have an impact on the quality of participation. This study aims to find out the level of political literacy of novice voters, find out the level of political participation of novice voters and find out the quality of the correlation between the political literacy of novice voters and their political participation ahead of the 2024 general election. This research is located in Air Hangat Barat District, Kerinci Regency. This study uses a descriptive-correlational method. The data collection technique used is a questionnaire. The sampling technique used is probability sampling, which is simple random sampling. Data analysis was carried out by Pearson correlation test analysis, which was first carried out as a prerequisite for analysis, there was a significant positive relationship between the political literacy of novice voters and political participation ahead of the 2024 election, showing a significance value of p < 0.05. The value of the product moment correlation between x and y is only at 0.409 from the interval of 0.40-0.599, so it is concluded that it is "quite strong" even though it is not at a very high level, because not only political literacy affects novice voters to participate but many other factors can influence novice voters to participate in activities ahead of the general election.
Mengenal Lika-Liku Politik Indonesia dari Orde Lama ke Masa Reformasi Sofia, Desmi; Fernandes, Reno; Suryanef, Suryanef
Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora
Publisher : Revolt Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63082/jksh.v1i4.27

Abstract

Jurnal ini membahas evolusi politik Indonesia dari masa Orde Lama, Orde Baru, hingga era Reformasi, dengan menyoroti dinamika kekuasaan, perubahan sistem pemerintahan, serta tantangan dalam membangun demokrasi. Setiap periode memiliki karakteristik tersendiri, Orde Lama dengan eksperimen demokrasi parlementer yang berujung pada sentralisasi kekuasaan; Orde Baru yang menghadirkan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi melalui pendekatan otoritarian; serta era Reformasi yang membuka ruang demokrasi namun masih dihadapkan pada tantangan prosedural dan budaya politik lama. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis literatur untuk menelusuri kontinuitas dan perubahan praktik politik di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun secara formal Indonesia telah bertransformasi menjadi negara demokratis, praktik politik lama seperti dinasti politik, politik transaksional, dan lemahnya penegakan hukum masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, reformasi politik perlu diarahkan tidak hanya pada perubahan kelembagaan, tetapi juga pada perbaikan budaya dan etika politik.
Pendidikan Politik dan Kesadaran Demokrasi di Era Reformasi: Sebuah Tinjauan Kritis Sirait, Khairunnisa; Fernandes, Reno; Suryanef, Suryanef
Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora
Publisher : Revolt Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63082/jksh.v1i4.29

Abstract

Era reformasi membawa dinamika pada kebebasan berpendapat dan berpolitik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secra kritis dan mengevaluasi sejauh mana pendidikan politik berperan dalam membentuk kesadaran politik atau justru menghilangkan kesadaran demokrasi. Hasil yang ditemukan bahwa terdapat tantangan yang dihadapi pendidikan poltik  yang bersumber pada kesadaran poltik dimasyarakat. Seperti: munculnya polarisasi politik diseabkan adanya penyebaran informasi hoaks, dan ujaran kebencian, kultur politik yang masuh dipengaruhi KKN, politik identitas, dan akses dan kualitas pendidikan poltik yang belum merata dimana kurikulum yang kurang integrative didalam mengembangkan partisipasi dan berpikir kritis. Hal ini tentunya, membawa pengaruh pada partispasi dan apatisme politik pada masyarakat. Dalam hal ini, dperlukan revitalisasi kembali pelaksanaan pendidikan dan penguatan kesadaran demokrasi di era reformasi, sehingga menghasilkan pendidikan poltik yang efektif sebagai upaya dalam meningkatkan kesadaran demokrasi di masyarakat.
Peran Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Generasi Muda Pasca-Reformasi Dewi, Ratna; Fernandes, Reno; Suryanef, Suryanef
Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora
Publisher : Revolt Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63082/jksh.v1i4.30

Abstract

Reformasi 1998 menandai perubahan besar dalam sistem politik dan pendidikan di Indonesia, termasuk terbukanya ruang partisipasi politik bagi generasi muda. Namun, tingkat partisipasi politik pemuda masih tergolong rendah, sebagaimana ditunjukkan oleh data BPS (2022) yang mencatat hanya 33,4% pemuda aktif dalam diskusi politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi politik generasi muda pasca-reformasi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis 4 dokumen kurikulum resmi, 10 jurnal akademik, dan 6 regulasi pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum merdeka, melalui penguatan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dan pendekatan pembelajaran berbasis proyek, memberikan peluang besar untuk menanamkan nilai demokrasi, berpikir kritis, dan partisipasi sosial-politik sejak dini. Temuan ini diperkuat oleh teori pendidikan kritis Paulo Freire, yang menempatkan peserta didik sebagai agen perubahan sosial. Meskipun demikian, tantangan implementasi tetap ada, seperti keterbatasan pelatihan guru, budaya sekolah yang belum demokratis, dan rendahnya literasi politik digital.Optimalisasi kurikulum merdeka memerlukan dukungan kebijakan, penguatan kapasitas pendidik, dan lingkungan belajar yang partisipatif untuk mendorong keterlibatan politik generasi muda secara aktif dan bertanggung jawab.
Voter Education for First Time Voters through Rumah Pintar Pemilu Rafni, Al; Suryanef, Suryanef
Journal of Moral and Civic Education Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.754 KB) | DOI: 10.24036/8851412312019171

Abstract

Voter education for first time voters is important given the group’s potential in contributing to 30% of overall voters. Unfortunately, the potential is not well managed through systematical and comrprehensive voter education. Rumah Pintar Pemilu (Election Smart House/RPP) is one of the priorities of the Election Commission (KPU) that functions as a voter education service center. It has become a facility for first time voters to understand about the election and democracy in general. This research used research and development (R&D) method. Data was collected through deep interview, focus group discussion (FGD), and documentation study. The result shows the RPP’s potential in serving voter education for first time voters and how RPP is developed as a political education facility in cities/regencies. Keywords: voter education, first time voters, learning resources ABSTRAK Pendidikan pemilih bagi pemilih pemula menjadi penting mengingat potensi suara yang ada pada kelompok ini memiliki kontribusi lebih kurang 30% dari jumlah pemilih. Sayangnya potensi sebesar itu seringkali tidak dikelola dengan baik melalui pendidikan pemilih yang sistematis dan komprehensif. Kehadiran Rumah Pintar Pemilu (RPP) sebagai salah satu program prioritas Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berfungsi sebagai pusat layanan pendidikan pemilih menjadi wahana tersendiri bagi pemilih pemula untuk mengerti tentang pemilu dan kehidupan demokrasi pada umumnya. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan atau Research and Development (R&D). Data penelitian dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menggambarkan potensi RPP dalam memberikan layanan pendidikan pemilih bagi pemilih pemula dan bagaimana RPP dikembangkan sebagai sarana pendidikan politik di kabupaten/kota. Kata Kunci: pendidikan pemilih, pemilih pemula, sumber belajar
First-Time Voter Education Through the Democracy Volunteer Movement Suryanef, Suryanef; Rafni, Al
Journal of Moral and Civic Education Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/8851412422020499

Abstract

Ahead of the 2014 election, the General Election Commission established a group of facilitators to educate the public about the election (voter education), called Democracy Volunteer (Relawan Demokrasi), in cities/regencies throughout Indonesia. Democracy Volunteer is a program aimed at increasing political participation and election quality. One of the target groups for the voter education is first-time voters. First-time voters are perceived to have distinctive political behavior; their political actions are qualitatively different from other segments of voters. They are also classified as the technology savvy generation. This paper intends to elaborate the Democracy Volunteers' efforts in implementing voter education for first-time voters, and reveal the most suitable voter education model for this segment of voters. The research used qualitative method through focus group discussions and in-depth interviews. The results show that a voter education model for first-time voters is needed in order that Democracy Volunteers carry out the voter education effectively in achieving the expected goals.
Implementasi Nilai Musyawarah Mufakat dalam Perencanaan Pembangunan Nagari Nufus, Latifah; Suryanef, Suryanef; Rafni, Al; Putra, Ideal
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi nilai musyawarah mufakat dalam perencanaan pembangunan Nagari. Penelitian ini memiliki latar belakang pentingnya nilai musyawarah mufakat dalam perencanaan pembangunan Nagari, karena masyarakat yang merupakan makhluk sosial tidak bisa hidup sendiri dan saling membutuhkan bantuan satu sama lain. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Adapun pemilihan informan ditentukan dengan teknik purposive sampling dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan belum terlaksananya dengan baik implementasi nilai musyawarah mufakat dalam perencanaan pembangunan Nagari, minimnya kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam musyawarah perencanaan pembangunan Nagari, dan belum optimalnya penerapan nilai Saiyo sakato dalam musyawarah perencanaan pembangunan Nagari.
Co-Authors Afdal Afdal Afriva Khaidir Ahmad Ahmad Aini, Zahratul Akbar, Amin Akbar, Fadil Akmal Akmal Akmal S, Muhammad Al Rafni Albelia Joni, Chindy Alfitriadi Zurian Alisa, Merlin Tri Aloha Aloha Aloha, Aloha Alvin Gumelar Hanevi Ardi Ardi Arfan, Rocky Aulia Haq, At-Thahirah Aulia Rahmi, Wika Ayu Azhari Ayu Septika Azizah, Cici Nur Azwar Ananda Azzahra, Dinda Beni Saputra Bobbi Noptin Anggra Dasri Rati Desi Wulandari Dewi, Susi Fitria Efida, Yanti Eka Putri, Wulanda Eka Vidya Putra Eki Aris Cendika Elvi Wahyu Jenia Erianjoni Erianjoni Ernawati Ernawati Ernita Arif Ersya, Muhammad Prima Ezy Ulandari Fatmariza Fatmariza Filma Alia Sari Fitri Eriyanti Fitri, Hilwa Alfiani Fresty Dinia Gusriyanda, Gusriyanda Hamdi, Irwan Hamid, Sifahtullah Hanevi, Alvin Gumelar Hanifa Fadila Hariyanti Hariyanti Hasri Wahyuni Hasrul Hasrul, Hasrul Hasrul Piliang Hazirin, Tasya Humaira Henni Muchtar Hidayat, Adryan Hilmi Tamela Putri Husnul Khotimah Ideal Putra Ikhsanur Rahman Ilham Saputra Ilmi, Sabrina Tri Annisa imami, Muh Khairul Wajedi Indah Wati Indra, David Indrawadi, Junaidi Irma Tiolita Pakpahan Irwan Irwan Isnarmi Moeis Juliana, Sepsi Amelia Karim, Zulakbal Abd Khusran, Khusran Laras Konija Putri Larasati Larasati Larasati, Richi Laurensius Arliman S Lestari, Nopia Lhaystari Dea, Faujian Lisna Waty Ritonga Lubis, Fintarisa Maharani, Vina Kurnia Maidila, Winda Putri Maria Montessori Marisa, Yola Marni, Sistri Maryana Maryana, Maryana Mayoga Pratama Melani Elfitri Miftahul Fikri Muhammad Akmal Muhammad Tegar Fredy Nabila Sufah Nada Elva Susanti Nandini, Silvira Netra Yulita Novela Rizka Nufus, Latifah Nurhastuti Nurhastuti Nurman Nurman Nurman S Nurman S NURUL FAIZAH Nurwahyuni Okma Sandra Permady, Gigieh Cahya Pratama, Mayoga Putri Fadilah Putri Maidila, Winda Putri, Reza Eka Rahim Yusnedi, Fajri Rahmat, Afdhalur Rahyu, Sami Ramadani, Yori Ramadhan, Aditya Wahyu Rara Suryani Ratna Dewi Rehan Febri Reno Fernandes Revalina, Atiqah Reza Novriana Rina Satty Welly Riani Rina Wati Riny Syavira Rismanola, Zilfa Rismawati Rismawati Rizal, Putri Syahrani Rocky Arfan Saefudin Kartasasmita Sakinah, Gita Sari Salsabila, Suci Sandra, Jerli Novia Saputra, Kiki Sarmiati Sarmiati Simanjuntak, Kurnia Debora Sirait, Khairunnisa Siska Oktariza Siti Fatimah Sofia, Desmi Sukmawati, Indah Syafira Saisa Billah Syahdiah, Utami TAKDIR SAILI Tjung Hauw Sin, Tjung Hauw Vara Mareta Yanela Vinny Olifvia Wahdina Yola Safitri Wirdanengsih, Wirdanengsih Yenti, Pani Rahma Yosi Febriani Yovhandra Ockta Yulanda, Yola Yulia Fitria Yusnanik Bakhtiar Zakaria, Jaffry Zikra Zikra