Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JUPEMA

Penerapan Pembelajaran STEM Berbasis Robotik S4A Arduino Untuk Meningkatkan STEM Teacher Identity Di SMAS Perintis Tanjung Jabung Timur: (Integrating Robotics-Based STEM Learning with S4A Arduino to Strengthen STEM Teacher Identity at SMAS Perintis Tanjung Jabung Timur) Susanti, Nova; Aina, Mia; Sanova, Aulia; Dani, Rahma; Iriani, Dewi
Jurnal JUPEMA Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025 (inprogress)
Publisher : Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jupema.v4i2.49219

Abstract

Strengthening STEM literacy is essential in facing 21st-century challenges that demand critical thinking, creativity, collaboration, and technological literacy. However, the implementation of STEM education in Indonesia still faces obstacles, such as limited technological training for teachers and the lack of student experience in project-based learning. Therefore, this program was designed to provide hands-on and practical experiences through educational robotics.This community service program was conducted at SMAS Perintis Tanjung Jabung Timur with the aim of enhancing students’ STEM literacy and strengthening teachers’ identity as STEM educators (STEM Teacher Identity) through robotics-based learning using the S4A Arduino platform. The implementation method included workshops, hands-on robot programming sessions, mini-project mentoring, and reflective learning activities. A total of 25 students and several teachers actively participated in the program. The evaluation results indicated that more than 85% of participants responded positively, Students stated that learning using S4A Arduino robotics was engaging and relevant to their everyday lives. Approximately 70% of Students successfully completed robotics projects that demonstrated a good understanding of how Arduino components work and function. Despite challenges such as limited tools and time, this program proved effective and relevant. Overall, the activity successfully enhanced 21st-century skills, strengthened teachers’ pedagogical competence, and showed potential for replication in other schools as a support to the STEM curriculum and the Merdeka Belajar (Freedom to Learn) policy. Abstrak. literasi STEM menjadi penting dalam menghadapi tantangan abad ke-21 yang menuntut kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan melek teknologi. Namun, pelaksanaan pendidikan STEM di Indonesia masih menghadapi keterbatasan, seperti kurangnya pelatihan teknologi bagi guru dan minimnya pengalaman siswa dalam pembelajaran berbasis proyek. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dan aplikatif melalui robotika edukatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMAS Perintis Tanjung Jabung Timur untuk meningkatkan literasi STEM siswa serta memperkuat identitas guru sebagai pendidik STEM (STEM Teacher Identity) melalui pembelajaran berbasis robotik menggunakan platform S4A Arduino. Metode pelaksanaan meliputi workshop, praktik hands-on pemrograman robot, pendampingan proyek mini, serta refleksi pembelajaran. Sebanyak 25 siswa dan beberapa guru berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan lebih dari 85% peserta memberikan respons positif siswa menyatakan bahwa pembelajaran menggunakan robotik S4A Arduino menarik dan relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari. Sekitar 70% siswa berhasil menyelesaikan proyek robotik yang menunjukkan pemahaman yang baik tentang cara kerja dan fungsi komponen Arduino. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan alat dan waktu, kegiatan ini terbukti efektif dan relevan. Secara keseluruhan, program ini berhasil memperkuat keterampilan abad ke-21, meningkatkan kompetensi guru, dan berpotensi direplikasi di sekolah lain sebagai dukungan terhadap kurikulum STEM dan kebijakan Merdeka Belajar.
Peningkatan Keterampilan Pedagogis dan Teknologi Guru di Era Digital Melalui Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Terintegrasi Etnosains Menggunakan Heyzine: (Enhancing Teachers’ Pedagogical and Technological Skills in the Digital Era through Training on the Development of Ethnoscience-Integrated Learning Devices Using Heyzine) Dani, Rahma; Muswita, Muswita; Syaiful, Syaiful; Darmaji , Darmaji; Susanti, Nova; Hidayat, M.; Nehru , Nehru; Kurniawan, Wawan
Jurnal JUPEMA Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025 (inprogress)
Publisher : Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jupema.v4i2.51489

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum at MAN 1 Sarolangun, Jambi Province, still faces challenges, particularly in the development of learning devices that integrate local wisdom (ethnoscience) and utilize digital technology. Teachers often struggle to design innovative, contextual, and project-based learning tools, while the use of interactive digital media remains limited. In response, this community service program aims to enhance teachers’ pedagogical and technological skills through training in the development of ethnoscience-integrated learning devices using the Heyzine platform. The primary objectives of the program are to (1) improve teachers’ competence in developing Merdeka Curriculum-based learning devices integrated with ethnoscience, (2) train teachers to use Heyzine for creating interactive digital teaching materials, and (3) produce innovative, contextual, and accessible learning resources for students. Expected outcomes include the production of at least ten interactive learning devices, a comprehensive 'Local Ethnoscience Integration Map,' scientific publications, Intellectual Property Rights (IPR) registration, and dissemination through national journals and mass media.Socially and educationally, this program is expected to increase teacher creativity, student engagement, and the relevance of learning to local cultural contexts. Moreover, the integration of ethnoscience with digital platforms will strengthen the sustainability of Merdeka Curriculum implementation and contribute to educational innovation in the digital era. Abstrak. Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di MAN 1 Sarolangun, Provinsi Jambi, masih menghadapi tantangan, terutama dalam pengembangan alat pembelajaran yang mengintegrasikan kebijaksanaan lokal (etnosains) dan memanfaatkan teknologi digital. Guru sering kesulitan merancang alat pembelajaran inovatif, kontekstual, dan berbasis proyek, sementara penggunaan media digital interaktif masih terbatas. Sebagai tanggapan, program layanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pedagogis dan teknologi guru melalui pelatihan dalam pengembangan alat pembelajaran yang terintegrasi dengan etnosains menggunakan platform Heyzine. Tujuan utama program ini adalah (1) meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka yang terintegrasi dengan etnosains, (2) melatih guru untuk menggunakan Heyzine dalam menciptakan materi pembelajaran digital interaktif, dan (3) menghasilkan sumber belajar inovatif, kontekstual, dan mudah diakses bagi siswa. Hasil yang diharapkan meliputi produksi setidaknya sepuluh perangkat pembelajaran interaktif, peta integrasi etnosaine lokal yang komprehensif, publikasi ilmiah, pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan penyebaran melalui jurnal nasional dan media massa. Secara sosial dan pendidikan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas guru, keterlibatan siswa, dan relevansi pembelajaran dengan konteks budaya lokal. Selain itu, integrasi etnosains dengan platform digital akan memperkuat keberlanjutan implementasi Kurikulum Merdeka dan berkontribusi pada inovasi pendidikan di era digital.
Co-Authors - Afrizal -, Astalini -, Maison Abda Abda Adawiyah, Rabiah Al Al Iftitah, Ismatull Izza Alrizal, Alrizal Amroh Andini, Lusia Andirantony, Andirantony Anggrini, Rindy Puspita Anzani, Ali Via Aprian, Ulfa Zuhroh Twenty Asmara, Popi Astalini Astalini Athanasius Cipta, Athanasius Aulia Sanova Azfin Gustria Bachtiar Bachtiar Bambang Wiyono, Bambang Bastianon, Bastianon Carlie, Jhon Dani, Rahma Darmaji , Darmaji Debora, Vira Defruzer, Defruzer Desi Fitria Dewi Iriani Dhari, Putri Wulan Erlida Amnie Fajarwati, Retno Febri Berthalita Pujaningsih Feehily, Nick Firdausyi, Annisa Nur Gunawan Gunawan Haerul Pathoni, Haerul Hamidah . Hendra, Robi Hendri, Menza Imroatul Mufidah, Imroatul islahudin, Ahmad noor Islami, Azizah Putri Jessika, Jessika Joneska, Alesrin Julinda, Julinda karunia, Erick Khairiyah, Julita Khan, Zafar Kusnadi, Ryo Kusrina, Tity Lestari, Neneng Lidiman Sinaga Lidiman SM Sinaga Lisani, Lisani Liza Husnita Lutvia, Lutvia M. Hidayat Marcella, Zheka Masniari, Deborah Mia Aina Muhammad Joni Muntoha Nasukha Muswita Muswita Nehru , Nehru Nila Anggreiny, Nila Noormawanti, Noormawanti Pasaribu, Dewi Sasmita Pratama, Panduma Putra Pulsande, Ana Sari Purwanto, Agus Eko Putra, Adi Nugraha Rizkika, Rizkika Salahuddin Salahuddin Sandari, Tiara Setia, Meina Oza Siti Syuhada Sofyan Sofyan Susanto Susanto Suseno, Rahayu Syahran, Syahran Syahriyanti, Mita Syaiful . Tisnawati, Nina Wahyono, Dhoni Presti Wajnah, Wajnah Wawan Kurniawan Yahya, Gita Salsabilla Nurma Yani Br Sembiring, May Yulfita Farni Zafri Zafri