p-Index From 2021 - 2026
8.543
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia UNEJ e-Proceeding Jurnal Pendidikan Biologi Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat DIDAKTIKA BIOLOGI: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Seminar Nasional Pendidikan IPA Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal SOLMA IJEMS (Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability) Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Jurnal EDUTECH Undiksha Journals of Ners Community JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Inovasi Pendidikan AVICENNA PROGRES PENDIDIKAN Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Indonesian Journal of Laboratory Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Journal of Community Mental Health and Public Policy LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Journal of Education Research Ensiklopedia: Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Saburai Journal of Educational Sciences Journal of Innovation and Research in Primary Education CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement Borobudur Educational Review Al Basirah Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Indonesian Research Journal on Education Guruku: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan (JPKMK) Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Journal of Community Empowerment Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Jurnal Pendidikan MIPA Proceeding Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Jurnal Kegiatan Pengabdian Mahasiswa (JKPM) Jurnal Teknokes JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Social Science and Education Hamidah: Jurnal Ilmu Hadis
Claim Missing Document
Check
Articles

Design and Implementation of a Web-Based Application for Media and Laboratory Reagents Management with QR Code Feature Kuwandari, Fira; Susanti, Rahmi; Grey, Michael Alfian; Inderiati, Dewi
Jurnal Teknokes Vol. 16 No. 3 (2023): September
Publisher : Jurusan Teknik Elektromedik, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Planning needs, purchasing, determining the availability of practical materials, and keeping an eye on the state of the actual or real amount are the first steps in practical material management operations. This task is completed to ensure the accuracy of the bookkeeping records in order to reduce variations in inventory levels. The goal of the study is to manage media practice materials and QR Code-based laboratory reagents as efficiently as possible. In this study using the Waterfall method which is included in the SDLC (Software Development Life Cycle) model. The laboratory equipment inventory application is made using a sublime text editor and uses PHP, HTML, CSS programming languages and bootstrap frameworks to make the application look more attractive. The system's use demonstrates the efficiency and precision with which data on laboratory equipment is recorded in order for the leadership to make decisions regarding the proper quantity of teaching and learning aids to be purchased. The unique feature of this system is the direct smartphone connection of the notification, which makes it simpler for users to keep track of inventory flow. The inventory service notification system through WhatsApp is expected to contribute to improving the quality of academic services and meeting the needs of its users. From the results of this study states that the application design used can be a solution in overcoming previous problems so as to achieve effective and efficient data collection activities.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta didik Melalui Media Papan Tempel pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IVA SDN 005 Palembang Fadila, Puja Nur; Susanti, Rahmi; Dedy, Adrianus; Chaniago, Efriyeni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1422

Abstract

Faktor penentu keberhasilan hasil belajar salah satunya adalah dalam proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini dilakukan tujuannya untuk melihat peningkatan hasil belajar peserta didik di kelas IVA SD Negeri 005 Palembang pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dengan menggunakan media papan tempel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengambilan data pada penilitian ini degan cara observasi, dokumentasi, dan tes. Yang menjadi subjek penelitian yakni kelas IVA yang berjumlah keseluruhannya adalah 30 peserta didik. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan sebanyak 3 siklus. Dimana dalam penelitian ini terdapatnya kenaikan yang meningkat dalam hasil belajarnya. Pada siklus 1 terdapat presentase kelulusan 27% dengan rata-rata nilai 59,33 katagori sangat rendah. Sedangkan pada siklus 2 presentase ketuntasan mencapai 47% dengan rata-rata 68,33 katagori sedang, kemudian pada siklus 3 mengalami kenaikan 87% dengan rata-rata nilai 79,33 sangat tinggi. Sehingga terbukti jelas dengan menggunakan media papan tempel dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila peserta didik kelas IVA SD Negeri 005 Palembang.AbstractOne of the determining factors for the success of learning outcomes is the ongoing learning process. This research was carried out with the aim of seeing an increase in student learning outcomes in class IVA at SD Negeri 005 Palembang in the Pancasila Education subject using sticky boards. This research uses the classroom action research (PTK) method. The data collection technique in this research is by means of observation, documentation and tests. The research subjects were class IVA, with a total of 30 students. This classroom action research (PTK) was carried out in 3 cycles. Where in this research there was an increasing increase in learning outcomes. In cycle 1 there was a pass percentage of 27% with an average score of 59.33 in the very low category. Meanwhile in cycle 2 the percentage of completeness reached 47% with an average of 68.33 in the medium category, then in cycle 3 there was an increase of 87% with an average value of 79.33 which was very high. So it is clearly proven that using the sticky board media can improve learning outcomes in the Pancasila Education subject for class IVA students at SD Negeri 005 Palembang.
Kondisi Kesehatan Masyarakat Berdasarkan Survei dan Observasi di Kelurahan Bukuan, Kota Samarinda Adrianto, Ratno; Susanti, Rahmi; Danu Putra, Muhammad Rangga; Eka Dewi Sitepu, Abira Ivanca; Fajri, Audya Nada; Wahyudi, Ayu Huwaidah; Hutauruk, Hutauruk; Nauli, Ruth Sekar; Jumliana, Jumliana; Ulfah, Meilida; Nur, Syalmitha Auralia; Khotimah, Vika Khusnul
Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Vol.5 No.1 Juli (2023) : Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkmm.v5i1.9692

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan linier yang tidak sesuai dengan umur atau panjang lebih dari -2 SD median standar pertumbuhan anak dari WHO. Persentase balita stunting di Kalimantan Timur sebesar 27.6% atau telah berada di bawah rerata persentase nasional 37,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatan masyarakat dinilai dari survei dan observasi yang dapat mempengaruhi kejadian stunting.  Penelitian ini dilaksanakan di RT 01 dan RT 02 Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Provinsi Kalimatan Timur menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan data secara sekunder dan primer melalui wawancara langsung yang dipandu kuesioner. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang memberikan gambaran umum mengenai pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah dilakukan edukasi. Hasil penelitian menunjukkan secara epidemiologi terdapat 64% responden menderita ISPA dan 34% menderita Hipertensi. Dalam dunia kesehatan, ditemukan terdapat 14% responden sering mengonsumsi mie instan, secara kesehatan lingkungan terdapat 31% responden mengolah sampah dengan dibakar, berdasarkan tingkat pengetahuan dan sikap perilaku merokok terdapat 44.9% responden merokok di dalam rumah dan berdasarkan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja terdapat 56.5% remaja tidak menerima informasi tentang kesehatan reproduksi remaja dari orang tua. Dapat disimpulkan bahwa terdapat 6 masalah yang berkaitan dengan penegtahuan dan perilaku hidup sehat sebagai faktor risiko yang mempengaruhi kejadian stunting. Sehingga diharapkan peran tenaga kesehatan dan kader dapat lebih menyebarluaskan informasi pencegahan stunting dengan pengembangan inovasi program pencegahan stunting terbaru.
Identifikasi Determinan Angka Kematian Neonatal di Kalimantan Timur Menggunakan Moran’s I dan Local Indicator Of Spatial Autocorrelation (LISA) Wati, Agustina; Susanti, Rahmi; AB, Ismail
Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Vol.4 No.2 Desember (2022) : Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkmm.v4i2.8584

Abstract

Latar Belakang & Tujuan: Salah satu indikator derajat kesehatan suatu daerah ditunjukkan dengan angka kematian neonatal (AKN). Disparitas AKN di Kalimantan Timur cukup tinggi, dimana AKN tertinggi berada di Kabupaten Kutai Barat (17,5 per 1.000 kelahiran hidup), sedangkan AKN Kota Samarinda (3,2 per 1.000 kelahiran hidup). Dengan melakukan analisis spasial dapat diketahui determinan AKN di suatu wilayah sehingga dapat dilakukan intervensi yang sesuai. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian non reaktif dengan menggunakan data sekunder dari publikasi Profil Kesehatan Kalimantan Timur 2019 dan dianalisis menggunakan indeks Moran’s dan Local Indicator Of Spatial Autocorrelation (LISA) dengan α=0,05. Hasil: Penelitian menunjukkan determinan AKN yang memiliki hubungan spasial adalah persalinan oleh tenaga kesehatan (0,019), komplikasi kebidanan ditangani (0,037), dan komplikasi neonatal ditangani (0,038). Hubungan spasial Low-High terjadi antar kabupaten Mahakam Ulu dengan Kutai Barat dan Kutai Kartanegara. Kesimpulan: Terdapat hubungan spasial antara kabupaten Mahakam Ulu dengan kabupaten Kutai Barat dan Kutai Kartanegara. Saran penelitian ini adalah perlu adanya pemerataan ketersediaan pelayanan kesehatan, akses terhadap pelayanan kesehatan, jumlah tenaga kesehatan, kemampuan pelayanan kesehatan ibu dan anak di rumah sakit maupun puskesmas terutama di kabupaten Mahakam Ulu dan sekitarnya yaitu kabupaten Kutai Barat dan Kutai Kartanegara.
Sindrom Makan Malam dan Hubungannya dengan Beban Belajar pada Pelajar SMAN 11 Kota Samarinda Noviasty, Reny; Susanti, Rahmi; Ifroh, Riza Hayati; Mushoffa, Muhammad Nadzir
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2021): JIK-April Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i1.371

Abstract

Sindrom makan malam merupakan salah satu perilaku makan menyimpang yang apabila tidak dideteksi secara dini dapat menyebabkan gangguan gizi pada remaja. Sindroma makan malam sebelumnya telah banyak diteliti pada mahasiswa, untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kecenderungan terjadinya sindrom makan malam pada remaja yang lebih muda yang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), serta melihat hubungannya dengan kepercayaan diri dan beban kerja terkait belajar.Penelitian ini dilakukan dengan desain studi cross sectional pada 71 orang siswa-siswi SMAN 11 Kota Samarinda, dengan menggunakan kuesioner NEQ untuk mengukur Sindroma Makan Malam, Rosenberg Self-Esteem Scale untuk mengukur kepercayaan diri dan Subjective Workload Asessment Technique (SWAT) untuk mengukur beban kerja pada Pelajar.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat 38,0% pelajar yang mengalami sindro makan malam. Berdasarkan hasil uji koefisien kontingensi diketahui bahwa terdapat hubungan signifikan (p=0,030) antara beban kerja pelajar dengan Sindroma makan malam, namun tidak terdapat hubungan signifikan antara kepercayaan diri pelajar dengan sindroma makan malam.Sindroma makan malam ditemukan pada pelajar dan berhubungan dengan beban kerja pelajar, sehingga penting untuk memperhatikan beban belajar para remaja untuk memastikan bahwa remaja tidak berisiko untuk mengalami perilaku makan meyimpang yang dapat berdampak pada masalah gizi dan kesehatan remaja
KORBAN ATAU PELAKU SCHOOL BULLYING ? (ARE YOU VICTIMS OR BULLIES?) Susanti, Rahmi; Ifroh, Riza Hayati; Wulansari, Ika
Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i1.643

Abstract

Indonesia saat ini mendapatkan peringkat kedua terbesar setelah Jepang pada kasus bullying atau kekerasan terhadap anak di sekolah. Terdapat 1.051 anak menjadi korban kekerasan di Indonesia dan 70% anak-anak usia 8 - 12 pernah menjadi pelaku kekerasan atau bullying di sekolah. Anak korban bullying cenderung untuk mengalami gejala somatisasi lebih tinggi dibanding dengan anak-anak yang lain. Sakit kepala berulang hingga sulit tidur merupakan contoh-contoh gejala somatisasi yang dapat terjadiMetode survei deskriptif dilaksanakan pada penelitian ini dengan melibatkan 300 anak usia sekolah dasar. Sebanyak 31 butir pernyataan digunakan untuk mengidentifikasi kecenderungan perilaku school bullying pada anak di kecamatan sambutan dan kecamatan samarinda kota. Data yang diperoleh dianalisis secara univariatMayoritas responden berusia 8 – 10 tahun yakni sebesar 242 anak dan sisanya berusia 11 – 14 tahun yakni 58 anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak lebih cenderung memiliki perilaku sebagai korban bullying yakni berjumlah 154 anak. Pelaku bullying cenderung dilakukan oleh laki laki dibandingkan perempuan yakni sebanyak 66 anak Angka school bullying di kecamatan sambutan cenderung lebih banyak terjadi dibandingkan di kecamatan samarinda kota. Berdasarkan kategori school bullying ditemukan 51,3% anak cenderung sebagai korban bully. Pelaku dan korban bully di sekolah sebaiknya dapat diberikan pemahaman bahwa tindak bully tidak diperkenankan dan dukungan serta kepedulian pada anak yang menjadi korban.Kata kunci : kesehatan mental, pelaku, intimidasi di sekolahIndonesia is currently ranked second largest after japan in the case of bullying or violence against children in school. There are 1.051 children victims of violence in Indonesia and 70% of children aged 8-12 years have been The Bully of violence in schools. Child victims of bullying tend to experience higher symptoms of somatization compare with other children. Reccurent headaches to sleeplessness are examples of possible somatization symptoms.Descriptive survey method was carried out in this study involving 300 school-aged children. 31 statements were used to identify trends in school bullying behavior in the sub-district of Samarinda Kota and Sambutan. The data obtained were analyzed by univariate technique.The majority of respondents aged 8-10 years of 242 children and the rest aged 11-14 years ie 58 children. The results showed that children were more likely to have behaviors as victims of bullying which amounted to 154 children. Bullies tend to be done by boy than girl ie 66 children.The number of school bullying in the sub-district of Sambutan large than Samarinda Kota. Based on the categories school bullying found 51.3% of the children as victims. Bullies and victims in school are given the understanding that bully acts are not allowed and care also support victims. Keywords : Health Mental, Bullies, School BullyingDOI: 10.5281/zenodo.1405375
Partisipasi Peserta Didik pada Program Adiwiyata Melalui Kegiatan Pengelolaan Sampah di Sekolah Ardianti, Yessy Retno; Amizera, Susy; Susanti, Rahmi
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.10605

Abstract

This research aims to determine the form of implementation of participation and the level of student participation in waste management at school. The method used in this research is descriptive qualitative research which aims to describe and analyze student participation in waste management through the Adiwiyata program which has been implemented in schools. The results of research on the implementation of student participation in managing types of waste at Adiwiyata High School in Palembang City include the use of trash bins based on type, and waste management participation activities by students. The use of trash cans by students has been implemented, but there are still students who have not thrown rubbish into trash cans based on the type. Student participation activities in waste management based on type include composting, clean Fridays, collecting, sorting and recycling waste, as well as a healthy canteen. The level of student participation in organic waste management has a percentage of 64.8% in the active category, inorganic waste management has a percentage of 71.3% in the active category, and B3 waste management has a percentage of 56.3% in the quite active category at Adiwiyata High School in Palembang City.
Produktivitas Kerja Saat Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) pada Dosen FKM Universitas Mulawarman di Masa Pandemi Covid-19 Susanti, Rahmi; Amelia, Dinda Tasya; Damaiyana, Fina; Bernadine, Oryza Regina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 1 (2021): JIKM Vol. 13, Edisi 1, Februari 2021
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v13i1.172

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Virus corona yang terus meningkat menyebabkan sekolah dijalankan secara Work From Home (WFH) dengan online. Produktivitas kerja menjadi suatu permasalahan jika pekerja bekerja di rumah, termasuk seorang dosen. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan produktivitas kerja pada saat Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) dimasa Pandemi. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional yang berjenis kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 31 tenaga kependididkan dan dosen dengan teknik sampel yaitu total sampling. Analisis data yang digunakan ialah analisis univariat, bivariat dengan uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Hasil: Hasil analisis menggunakan uji wilconxon signed rank test didapatkan nilai sig sebesar 0.219 > 0.05 yang berarti H0 diitolak. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan produktivitas kerja pada tenaga kependidikan dan dosen pengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman pada saat Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) di masa pandemi. Work Productivity Differences in Education and Teachers of Faculty of Public Health when WFH (Work From Home) and WFO (Work From Office) at FKM Lectures of Mulawarman University during Pandemic Abstract Background: The corona virus which continues to increase causes schools to run online as WFH (Work From Home). Various problems arise due to the rules for lecturers to teach at home, one of which is the productivity of the lecturers. Purpose: This study aims to determine the differences in work productivity during WFH (Work From Home) and WFO (Work From Office) during the Pandemic. Methods: The design of this study was a cross sectional quantitative type. The total population was 31 education staff and lecturers with the sampling technique using the total sampling technique. The data analysis used was univariate, bivariate analysis with the Wilcoxon Sign Rank Test with a confidence level of 95%. Results: The results of the analysis using the Wilcoxon signed rank test obtained a sig value of 0.219> 0.05, which means that H0 is rejected. Conclusion: There was no difference in work productivity among teaching staff and lecturers at the Faculty of Public Health, Mulawarman University during the Work From Home (WFH) and Work From Office (WFO) during the pandemic.
STRESS AND DYSPEPSIA SYMPTOMS AMONG STUDENTS IN INDONESIA: A CROSS-SECTIONAL STUDY Susanti, Rahmi; Rahayu, Annisa Aulia; Hasmi, Anisa Aulia
Journal of Community Mental Health and Public Policy Vol. 7 No. 1 (2024): OCTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Terapan untuk Kesehatan Jiwa (Lenterakaji)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51602/cmhp.v7i1.166

Abstract

Background: Dyspepsia syndrome is a common health issue among adolescents, with a global prevalence estimated at 20-30%. In Indonesia, the 2018 Riskesdas data indicated that the prevalence among those aged 15-24 was 18.3%. Factors associated with dyspepsia syndrome in adolescents include gender, stress, eating frequency, and specific food consumption. Purpose: This study aims to analyze the relationship between respondent characteristics (gender, stress, eating frequency, food consumption, smoking habits, and exercise) and dyspepsia incidence among adolescents living in boarding houses. Methods: This study used a cross-sectional design, involving 52 respondents. Data was collected via questionnaires and analyzed with the chi-square test. Result: Most respondents were female (82.7%), had poor eating frequency (86.5%), poor stress conditions (84.6%), preferred spicy foods (75%), consumed caffeine (80.8%), and rarely exercised (84.6%). The analysis revealed a significant association between stress conditions and dyspepsia syndrome (p=0.022), while gender, eating frequency, food consumption, smoking habits, and exercise showed no association. Conclusion: Poor stress conditions are a risk factor for dyspepsia syndrome in adolescents. Efforts are needed to reduce stress levels through education on stress management and healthy dietary practices to prevent dyspepsia syndrome. Abstrak Latar Belakang: Sindrom dispepsia adalah masalah kesehatan yang sering dialami remaja, dengan prevalensi global diperkirakan mencapai 20-30%. Di Indonesia, data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi dispepsia pada kelompok usia 15-24 tahun adalah 18,3%. Faktor-faktor yang diduga berkaitan dengan sindrom dispepsia pada remaja meliputi jenis kelamin, stres, frekuensi makan, dan konsumsi makanan tertentu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik responden (jenis kelamin, stres, frekuensi makan, konsumsi makanan, kebiasaan merokok, dan olahraga) dengan kejadian sindrom dispepsia pada remaja yang tinggal di asrama. Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan total 52 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Mayoritas responden adalah perempuan (82,7%), memiliki frekuensi makan yang buruk (86,5%), kondisi stres yang buruk (84,6%), menyukai makanan pedas (75%), mengonsumsi kafein (80,8%), dan jarang berolahraga (84,6%). Analisis menunjukkan bahwa kondisi stres berhubungan signifikan dengan sindrom dispepsia (p=0,022), sementara jenis kelamin, frekuensi makan, konsumsi makanan, kebiasaan merokok, dan olahraga tidak berhubungan. Kesimpulan: Kondisi stres yang buruk adalah faktor risiko sindrom dispepsia pada remaja. Upaya untuk mengurangi tingkat stres melalui pendidikan manajemen stres dan pola makan sehat sangat diperlukan untuk mencegah sindrom dispepsia.
Edukasi Pencegahan Covid-19 Melalui Media Poster dan Spanduk Pada Warga Kelurahan Panji Kecamatan Tenggarong Susanti, Rahmi; Erika, Tahsya
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Juni
Publisher : LPPPM STAI Darul Hikmah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35309/dharma.v1i2.36

Abstract

Coronavirus is a disease that causes respiratory infections. Like other respiratory illnesses, COVID-19 can cause mild symptoms including runny nose, sore throat, cough and fever. Print media is one of the educational media to find out the dangers and prevention of COVID-19 transmission and access to health information. The activities of distributing posters and installing banners are aimed at increasing public awareness about the dangers and prevention of COVID-19 transmission and access to health information. This activity was in the form of distributing posters directly to residents' homes and installing banners in the Gang Nidatul Khair RT area. 12 Panji Village, Tenggarong District, Kutai Kartanegara Regency on November 28, 2020 with 15 posters and 1 banner about the dangers and prevention of COVID-19. 19 and access to health information. This activity has received a pretty good reception by the community as shown by the information presented, it is hoped that it can increase knowledge and increase public awareness about the dangers and importance of preventing COVID-19 and access to health information.
Co-Authors Abdania, Hazizah Tausia Adellia, Yerita Adeng Slamet Adrianto, Ratno Adrianus Dedy, Adrianus Akbar, Rifky Irlika Aldri Frinaldi Alfania, Nadiah Aliza Anggraini, Nur Amelia, Dinda Tasya Amizera, Suzy Amrin, Maya Nani Triana Andi Baso, Ismail Anggraeni, Diva Nabilah Anggraini, Nike Anjeli , Maya Anzelina, Dhea Eprillia Ardianti, Yessy Retno Ariansyah, David Ariyanti, Rea Arundina, Asyifa Arya Yuliansyah Putra Asari, Sendila Ernesy Asri Arumsari, Asri Asrianti, Tanti Aswandari, Aswandari Auralia, Syalmita Auralia, Syalmitha Baso, Ismail Andi Bernadine, Oryza Regina Camara Indriani, Dilla Chaniago, Efriyeni Choirul Jannah Dewi Wijayanti , Siti Damaiyana, Fina Danu Putra, Muhammad Rangga Deluciana, Chelsea Novalin Dewi Inderiati Dhelcia Bayumi, Karina Diva Nabilah Anggraeni Effendi Nawawi, Effendi Efriyeldi, Efriyeldi Eka Dewi Sitepu, Abira Ivanca Eltamimi, Ahmed Elvira Destiansari Erika, Tahsya Fadila, Puja Nur Fajri, Audya Nada Fardinelly, Syahria Giyatri, Canda Dwi Grey, Michael Alfian Hapsari, Melani Putri Hartono Hartono Hasmi, Anisa Aulia HASNIYATI, SYARI Hazizah Tausia Abdania Herdani, Yaumilia Ismiranti Putri Heri Gunawan Hutauruk, Hutauruk Huwaidah, Ayu Ifroh, Riza Hayati Ifroh, Riza Hayati Ike Anggraeni Innayatullah, Fatiah Irfansyah Baharuddin Pakki Iriyani Kamaruddin, Iriyani Ismail AB, Ismail Ivanca, Abira Jumliana, Jumliana Karmila, Juwita Karno, Budi Puspito Ketang Wiyono Khoiron Nazip, Khoiron Khotimah, Vika Khusnul Khusnul, Vika Kodri Madang, Kodri Kurniasari, Dita Kuswandari, Fira Kuwandari, Fira Machdalena Vianty Maharani, Siti Dewi Mahardika, Nabila Makmum Raharjo Maraharani, Siti Dewi Marno Martin, Dliya Syahirah Eka Masithah Maulidia, Syafira Meijustika, Rindah Meilinda Meilinda Melinda Melinda Melly Ariska Miftahul Jannah Miftahussa’adah, Miftahussa’adah Muhammad Rangga Muhammad Riski, Muhammad Mushoffa, Muhammad Nadzir Nabilla Nabilla Nada, Abira Ivanca Audya Nada, Audya Nadya Zahira Shafa nasywa azzahra, rania Nauli, Ruth Sekar Nike Anggraini Nizayati, Fariyus Noviasty, Reny Nur, Syalmitha Auralia Nuraini Putri, Valendira Nurfadilla Okta Cahyaningrum, Alya Oktaria, Sely Oktaviani, Raeza Noorinda Pasha, Yuliana Pikku, Herlina Pohan, Indah Ramadhani Puspita, Erna Eka Putra, Arya Yuliansyah Putri Yunita, Senia Putri, Apriliana Dwi Putri, Maharani Chintya Rahayu, Annisa Aulia Rahmadhini, Noprika Rangga, M. Riyanto Riyanto Rosada, Mita Sardianto Markos Siahaan, Sardianto Markos Sardianto Markos, Sardianto Septiana, Resma Shafa, Nadya Zahira Silaban, Vandy Siti Huzaifah, Siti Somakim, Somakim Sombolinggi, Gavrila Meil Sriyono Sriyono Suhud, Hary Kharisma Suratmi Suratmi, Suratmi Susanti, L.R. Retno Susy Amizera Syafar, Syahria Fardinelly Syafruddin Nasution Tania, Ayu Tibrani, Masagus Mhd Ulfah, Meilida Umi Chotimah Utami, Nurfika Putri Wahyudi, Ayu Huwaidah Warda Warda Wati, Agustina Widuri, Ratih Winanda, Wenny Winanda, Wenny Wulansari, Ika Yenny Anwar Yerita Adellia Yeyen Apriyani, Yeyen Yosef, Yosef Yulianti, Rica Zulkifli Dahlan