Claim Missing Document
Check
Articles

REPRESENTASI IDEOLOGI POLITIK DPR RI DAN RAKYAT : KOMPARASI WACANA KRITIS TEUN A. VAN DIJK PADA NETRAL.CO.ID. DAN DETIK.COM Nabila Ardania; Mursia Ekawati; Linda Eka Pradita
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 22 No 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v22i1.470

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengkomparasikan tentang dua teks berita dari portal Netral.co.id dan Detik.com dengan topik sama  melalui lensa analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk. Kemudian dikomparasikan dengan teori framing yang fokus pada ideologi entitas di dalamnya. Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah menganalisis secara mendalam struktur teks pada berita dengan memperhatikan dimensi teks, dimensi kognisi sosial, dan dimensi konteks sosial,serta komparasi framing antara kedua berita. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik baca catat dilakukan untuk menemukan data, dan analisis data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian  menunjukkan analisis wacana kritis yang dilakukan pada kedua portal media menunjukkan perbaan dari segi penulisan, penempatan media, dan kekuasaan.  Perbedaan tersebut juga dianalisis dengan komparasi teori framing yang ditinjau dari empat elemen, yaitu definisi masalah, penyebab masalah, penilaian moral, dan penyelesaian yang menunjukkan bahwa ideologi pada entitas yang sama dalam kedua teks berita memiliki penonjolan yang berbeda. Meski studi wacana pada Detik.com sudah banyak dilakukan, masih minim ditemukan penelitian uang mengkomparasikan framing ideologis media arus utama dengan potral Netral.co.id. KATA KUNCI: Analisis wacana kritis; berita; komparasi; van dijk;   REPRESENTATION OF POLITICAL IDEOLOGY BETWEEN DPR RI AND CITIZEN: A COMPARATIVE VAN DIJK’S DISCOURSE ANALYSIS ON NETRAL.CO.ID AND DETIK.COM     ABSTRACT: This study aims to compare two news articles from the Netral.co.id and Detik.com portals, both of which cover the same topic, through the lens of Teun A. Van Dijk's critical discourse analysis. It is then compared with framing theory, which focuses on the ideology of the entities within it. The primary objective of this study is to analyse the structure of news texts in depth, considering the dimensions of text, social cognition, and social context, as well as comparing the framing between the two news articles. The method employed is qualitative, with a descriptive approach. Reading and note-taking techniques are used to gather data, and data analysis is conducted through reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that a critical discourse analysis conducted on both media portals reveals similarities in terms of writing, media placement, and power.  These differences were also analysed by comparing framing theory across four elements: problem definition, problem causes, moral assessment, and solutions. This analysis revealed that the ideology of the same entity in both news texts had different emphases. Although discourse studies on Detik.com have been conducted extensively, there remains a lack of research comparing the ideological framing of mainstream media with that of the Netral.co.id portal. KEYWORDS: Critical discourse analysis; news; comparative; van dijk  
Kohesi dan Koherensi Wacana pada Berita Daring Channel Okezone.Com dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar Teks Berita Kelas VII Mukhibatur Rohmah; Irsyadi Shalima; Mursia Ekawati
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i01.4628

Abstract

  Materi teks berita dalam praktik yang diajarkan di tingkat SMP masih terbatas pada pengenalan struktur dasar dan unsur-unsur berita seperti 5W+1H. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kohesi dan koherensi wacana pada berita daring yang dipublikasikan di channel Okezone.com. Selanjutnya, data dan sumber data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode simak dengan teknik catat. Adapun metode dan teknik analisis datanya menggunakan metode agih dengan teknik dasar BUL yang dilanjutkan dengan menggunakan teknik ganti, sisip, dan teknik baca markah. Dengan demikian, diperoleh hasil penelitian berupa (1) 4 jenis kohesi gramatikal yaitu referensi, substitusi, elipsis, dan konjungsi, (2) 5 jenis kohesi leksikal yaitu repetisi, sinonim, antonim, hiponim, dan kolokasi, serta (3) 13 jenis koherensi yang terdapat pada Berita Terpopuler di channel Okezone.com. Kemudian, implikasi dari analisis data tersebut menunjukkan beberapa cara menulis teks berita yang efektif dan padu. Oleh karena itu, wacana yang terdapat pada Berita Terpopuler di channel Okezone.com telah memenuhi dan mendukung terciptanya teks berita yang mudah dipahami dan memiliki nilai keterbacaan yang tinggi. Dengan demikian, pelatihan dan pengembangan bahan ajar berbasis kohesi dan koherensi dapat memperluas wawasan serta keterampilan peserta didik dalam menyusun teks berita yang lebih komunikatif. Kata Kunci: bahan ajar, berita terpopuler, kohesi, koherensi  
Efektivitas Model Project Based Learning (PjBL) Berbasis Budaya Lokal Magelang terhadap Keterampilan Menulis Teks Berita Siswa Fase F1 SMA Negeri 1 Salaman Santika Rahayu Ningsih; Mursia Ekawati; Jendriadi
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i01.4637

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaranBahasa Indonesia di jenjang SMA. Namun, hasil observasi di SMA Negeri 1 Salaman menunjukkan masih rendahnya kemampuan menulis peserta didik, khususnya dalam menulis teks berita.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Project Based Learning (PjBL)berbasis budaya lokal Magelang terhadap keterampilan menulis teks berita siswa Fase F1. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas F1.3 sebagai kelas eksperimen dan kelas F1.4 sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 35 peserta didik. Instrumen yang digunakan meliputi testulis, angket, observasi, dan wawancara. Hasil analisis data menggunakan SPSS 24.0menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil posttest kedua kelas (Sig. 0,043< 0,05), serta nilai N-Gain kelas eksperimen (0,3068) lebih tinggi dibanding kelas kontrol(0,1180). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa model PjBL berbasis budaya lokal Magelangterbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks berita. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan budaya lokal serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara optimal. Kata kunci: Project Based Learning, budaya lokal, teks berita, keterampilan menulis, Kurikulum Merdeka.
Korelasi Penguasaan Kosakata dengan Keterampilan Menulis Teks Argumentasi Siswa Kelas XI di SMK Negeri 2 Magelang Annisa Oktaviyana; Mursia Ekawati; Sri Wulandari
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IN PRESS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v9i1.4660

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis teks argumentasi siswa kelas XI di SMK Negeri 2 Magelang, yang ditandai dengan minimnya penguasaan kosakata. Meskipun siswa telah terbiasa berkomunikasi secara lisan, banyak siswa yang belum mampu menggunakan kosakata secara efektif dalam tulisan formal. Selain itu, siswa belum menerapkan pembiasaan literasi yang optimal turut mempengaruhi minimnya penguasaan kosakata siswa. Oleh karena itu, penguasaan kosakata merupakan salah satu unsur penting dalam keterampilan berbahasa, khususnya keterampilan menulis teks argumentasi. ​Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini berkaitan dengan bagaimana tingkat penguasaan kosakata siswa, bagaimana tingkat keterampilan menulis teks argumentasi siswa, dan apakah terdapat korelasi antara penguasaan kosakata dengan keterampilan menulis teks argumentasi siswa. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan tingkat penguasaan kosakata siswa; (2) mendeskripsikan tingkat keterampilan menulis teks argumentasi siswa, dan (3) mendeskripsikan hasil korelasi antara penguasaan kosakata dengan keterampilan menulis teks argumentasi siswa. Fokus penelitian diarahkan pada korelasi antara variabel penguasaan kosakata dan keterampilan menulis teks argumentasi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan desain korelasional. Populasi penelitian sebanyak 179 siswa kelas XI dari jurusan MPLB dan PM. Sampel ditentukan melalui teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes objektif untuk mengukur penguasaan kosakata dan tes unjuk kerja untuk mengukur keterampilan menulis teks argumentasi siswa. Teknik snalisis data mencakup statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi product moment. ​Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penguasaan kosakata dan keterampilan menulis teks argumentasi siswa berada dalam kategori sedang dengan rata-rata skor masing-masing sebesar 85,93 dan 81,71. Terdapat indikator yang masih perlu ditingkatkan, meliputi penguasaan konjungsi argumentatif, penggunaan bahasa dan diksi yang tepat. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penguasaan kosakata dengan keterampilan menulis teks argumentasi dengan diperolehnya nilai r-hitung sebesar 0,314 dan signifikansi sebesar 0,008. ​Simpulan dari penelitian ini adalah penguasaan kosakata siswa yang semakin baik maka semakin baik pula keterampilan menulis teks argumentasi siswa. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pengajaran kosakata secara terintegrasi dalam pembelajaran menulis, termasuk perlunya perencanaan dan strategi pembelajaran yang menekankan pada penguatan kosakata dan struktur kebahasaan agar siswa mampu menulis teks dengan baik. Kata kunci: korelasi, penguasaan kosakata, keterampilan menulis, teks argumentasi
Moral lessons in Javanese folk song: An appraisal theory analysis of 'Gundul-Gundul Pacul’ Farikah; Herpindo; Sukron Mazid; Jendriadi; Sri Wulandari; Mursia Ekawati; Mimi Mulyani; Rifki Hamdani; Dwi Winarsih
Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching Vol. 10 No. 1 (2026): Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/metathesis.v10i1.3854

Abstract

Traditional folk songs can function as cultural texts through which communities communicate and preserve moral and social values. This study examines how evaluative linguistic resources construct moral meanings in the Javanese folk song "Gundul-Gundul Pacul." Using a qualitative text-analysis approach, the study applies Systemic Functional Linguistics (SFL) and the Appraisal framework to analyze the song's lyrics in terms of Attitude, Engagement, and Graduation, as well as ideational, interpersonal, and textual meanings. The findings show that the lyrics construct negative evaluations of arrogant and irresponsible behavior and represent the consequences of inappropriate leadership. Judgment is particularly evident in the evaluation of arrogant behavior, while Appreciation contributes to the representation of negative outcomes. The lyrics predominantly present evaluation directly, and repetition functions to strengthen the force and prominence of the moral message. These evaluative resources construct broader meanings related to leadership, responsibility, humility, and the consequences of arrogance. The study demonstrates that Appraisal Theory combined with an SFL perspective can provide a systematic linguistic account of how moral and cultural meanings are constructed in traditional folk songs.
Penguatan Kapasitas Guru Bahasa Inggris SMP/MTs Kabupaten Magelang melalui Implementasi Deep Learning dan Interactive Teaching Farikah Farikah; Mimi Mulyani; Rifki Hamdani; Mursia Ekawati; Heru Nur Rohmat D. S.
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku4273

Abstract

Kualitas pengajaran bahasa Inggris di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs) di Kabupaten Magelang masih menghadapi tantangan, terutama dalam penerapan metode yang mendorong keterlibatan siswa secara aktif sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas guru bahasa Inggris melalui penerapan pendekatan pembelajaran mendalam dan pengajaran interaktif. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan MGMP Bahasa Inggris dan melibatkan serangkaian lokakarya berjenjang—pengenalan konsep, praktik merancang strategi interaktif, pengembangan media pembelajaran yang menyenangkan, dan pendampingan penyusunan rencana pembelajaran (RPP). Sebanyak 49 guru bahasa Inggris berpartisipasi aktif dalam program ini. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman guru tentang prinsip-prinsip pembelajaran mendalam, kemampuan mereka merancang media pembelajaran kreatif tingkat A1, dan kompetensi mereka dalam menghasilkan rencana pembelajaran inovatif yang selaras dengan praktik pengajaran interaktif. Hasil ini menyoroti efektivitas pendampingan berbasis praktik dan lokakarya kolaboratif dalam meningkatkan kapasitas pedagogis. Studi ini menyimpulkan bahwa dukungan sistematis dan kolaborasi berkelanjutan sangat penting untuk mendorong pembelajaran bahasa Inggris yang inovatif dan berpusat pada siswa di sekolah menengah.
Penanaman Nilai Multikultural melalui Buku Pelajaran Bahasa Inggris di Tingkat SMP: Tinjauan Materi Riyan Prasetyo; Mursia Ekawati
Prosiding Seminar Nasional Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya: Semnas Kabastra Vol. 1 No. 1 November (2024): Prosiding Seminar Nasional Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya: S
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the inculcation of multicultural values in English textbooks at the junior high school level in Indonesia. In an increasingly diverse educational context, it is important for curriculum and learning materials to integrate multicultural values in order to form students who have awareness and tolerance of cultural differences. Through a qualitative approach, this study examines English textbooks used in several junior high schools, focusing on representations of cultural diversity, tolerance, inclusivity and equality. The content, images and narratives presented in the textbooks were analyzed. The results showed that despite efforts to integrate multicultural values, there was still a lack of in-depth presentation of local and global cultural diversity. This study recommends revising the learning materials to better reflect the multicultural reality in Indonesia and the world, as well as proposing more effective teaching strategies in instilling multicultural values to students.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Affif Mudrikah Afifah Nurlaili Khoirunnisa Afifah Qodri Rinjani Alhafidz, Zidan Rizka Andini, Jihan Widya Anggun Fitria Anindhi Annisa Oktaviyana Asri Wijayanti Assifa Zanuba Qotrunnada Astuty Astuty Belinda Salma Putri Widiantantri Bondan Prakoso Botok Riana Cahyo Yusuf Choirunisa Dwi Astarini Dewi Puji Lestari Dwi Winarsih Dzikrina Dian Cahyani Eriana, Anida Faizah, Inayah Isnaini Farikah Fifit Firmadani Fiki Mahya Mafaza Finda Sruniyati Firstya Evi Dianastiti Fitriya Ningrum Fityatur Rohmah Fransiscus Xaverius Samingin Frida Nurul Hidayah Fuad Arsyad Galih Allam Ilafi Gilang Fadhilia Arvianti Hakim, Sholihul Hamdani, Rifki Hapsari, Theresia Pinaka Ratna Ning Herpindo Herpindo Herpindo Herpindo herpindo, herpindo Heru Nur Rohmat D. S. Imam Baihaqi Inayatul Fatonah Indah Purika Sari Isnaini Hidayati Isti Rahayu Jendriadi, Jendriadi Liana Shinta Dewi Linda Eka Pradita Linda Eka Pradita Linda Eka Pradita, Linda Eka Mazid, Sukron Ma’ruf, Amar Miftahula Rizqin Nikmatullah Mimi Mulyani Molas Warsi Nugraheni Muhammad Nur Afiq Mukhibatur Rohmah Muktiana, Riski Nabila Ardania Nadivia Nazla Syafa Naila Nihayah Nuha Nur Umara Rafi Permata Sari, Eva Affiananda Pertiwi Juli Astuti Pradana, Tito Yoga Prihastiwi, Dian Agustina Putri Nugraheni Puspita Qodri Rinjani , Afifah Rahmawati, Fatih Rangga Asmara Rangga Asmara, Rangga Retno Asih Retno Puji Astuti Rifki Hamdani Risma Anjarsari Riyan Prasetyo Riyan Prasetyo Rizal, M. Daniel Fahmi Rizky Dian Safitri Roechanatul Janah Rosalia Aisyiah Rahmawati Santika Rahayu Ningsih Savina Ambarini Igayanti Shalima, Irsyadi Sisviana, Ety Siti Ngiyatul Lailiyah Sri Wulandari Tatik Fitri Kuswanti Vindi Fatika Sari Wanda Hibasari Wardani, Hana Tri Winasti Rahma Diani Yulia Esti Katrini Yulia Esti Katrini Yundanti, Nandifa Hastha