Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

The Influence of Free Nutritious Food Program on Students' Learning Motivation At SMPN 1 Sungguminasa, Gowa Regency Syamsidah, Syamsidah; Qur’ani, Besse; Burhanuddin, Izmi; Amir, Syarah Syam
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78855

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the effect of a free nutritious food program on the increase of students’ learning motivation at SMP Negeri 1 Sungguminasa, Gowa Regency. A quantitative approach was employed with a one-group pretest-posttest design. The study sample was 90 randomly selected students. Data were collected through a questionnaire to measure learning motivation before (pre-test) and after (post-test) the program. Descriptive analysis showed a significant increase in learning motivation. The average score of student motivation increased from 2.732 (category "Enough") in the pretest stage to 4.083 (category "High") in the posttest stage. Based on the normality assumption test, the data were not normally distributed, so the hypothesis analysis was continued with the Wilcoxon Signed-Rank test. The test showed an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000, which proved that there was a significant difference between student learning motivation before and after the intervention was significantly different. This finding confirms that fulfilling basic nutritional needs is an important foundation to support student academic success and motivation Kata Kunci: Influence; Free Nutritious Food; Learning Motivation; Students
The Effectiveness of Problem-Solving-Oriented Basic Chemistry Micro-Modules to Improve Students' Critical Thinking Skills Jusniar, Jusniar; Syamsidah, Syamsidah; Zubair, Sakinah
ChemEdu Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v6i3.76709

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of Problem-Solving-Oriented Basic Chemistry Micro-Modules in enhancing students’ critical thinking skills. The method employed refers to the calculation of N-Gain for each critical thinking indicator, namely interpretation, analysis, inference, deduction, and evaluation. The results indicate that all indicators improved, with the highest gains in deduction (0.59) and evaluation (0.64), categorized as medium–high, while interpretation showed the lowest gain (0.32), categorized as low–medium. These findings suggest that problem-solving-based learning is effective in fostering students’ logical, critical, and reflective thinking, although interpretation still requires additional reinforcement strategies. Therefore, the implementation of micro-modules with a problem-solving orientation is recommended as an innovative approach in basic chemistry instruction to strengthen students’ higher-order thinking skills.
Implementasi Robot Tempat Sampah dan Penyedot Debu Berbasis Mikrokontroler Arduino sebagai media edukasi dan solusi kebersihan Zainuddin, Zainuddin; Fakhri, M. Miftach; Syamsidah, Syamsidah; Yahya, Muhammad; Karim, Sugeng A.
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/inovasi.v5i2.79067

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi dua permasalahan prioritas di kalangan kelompok siswa, yaitu rendahnya kesadaran siswa terhadap kebersihan lingkungan dan minimnya media pembelajaran interaktif berbasis teknologi untuk mengenalkan konsep Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM). Solusi yang ditawarkan adalah pengembangan dan implementasi Robot Tempat Sampah dan Penyedot Debu Berbasis Mikrokontroler Arduino. Robot ini dirancang untuk memiliki dua mode operasional: mode manual yang dikendalikan melalui smartphone menggunakan komunikasi Bluetooth, dan mode otomatis di mana robot dapat bergerak sendiri berdasarkan sensor untuk mendeteksi sampah dan debu. Robot juga diintegrasikan dengan sistem penyedot debu di bagian bawah untuk membersihkan lantai secara efektif. Penerapan teknologi ini didukung melalui pelatihan dasar pemrograman Arduino dan workshop perakitan robot kepada siswa. Melalui program ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan (dengan target minimal 70% siswa menunjukkan perubahan perilaku positif) dan memberikan pengalaman langsung bagi minimal 80% siswa dalam bidang robotika dan pemrograman mikrokontroler. Program ini mencerminkan sinergi antara edukasi, teknologi, dan kepedulian terhadap lingkungan.Kata kunci: Robot Tempat Sampah, Penyedot Debu, Arduino, Mikrokontroler, STEM, Kebersihan Lingkungan, Pembelajaran Berbasis Proyek.
Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kroket Dalam Mata Kuliah Pengolahan Makanan Kontinental Nurainun, Nurainun; Ratnawati, Ratnawati; Syamsidah, Syamsidah
HomeEC Vol 20, No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v20i2.80152

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk; (1) mengetahui tahapan pengembangan video pembuatan kroket untuk mata kuliah pengolahan makanan kontinental; (2) mengetahui kelayakan video pembuatan  kroket. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan 4D. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa konsentrasi tata boga jurusan PKK FT UNM. Pengumpulan data melalui metode dokumentasi, observasi, studi pustaka dan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan media video pembelajaran pembuatan kroket melalui tahapan: (1) menganalisis kondisi awal dan kebutuhan pembelajaran; (2) tahapan design dan membuat media pembelajaran; (3) validasi oleh ahli materi dan ahli media dan, produk pada uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar; (4) tahapan evaluasi dan finalisasi produk. Kualitas media pembelajaran dinyatakan sangat valid oleh validator ahli media dengan nilai 100% dan ahli materi dengan nilai 97,90%. Hasil uji kelayakan melalui angket respon peserta didik yang menjaring data terkait kelayakan perangkat pembelajaran pada uji coba skala kecil dihasilkan rata-rata presentase 95,31% dan skala besar 98,92% sehingga dapat dikatakan layak untuk digunakan dalam mata kuliah pengolahan makanan kontinentalKata kunci: Kroket, Pengolahan Makanan Kontinental, Video Pembelajaran