p-Index From 2021 - 2026
6.816
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Komunikasi Pembangunan Jurnal Penyuluhan Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Jurnal Manajemen dan Agribisnis JOURNAL AGRIBUSINESS Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Agro Ekonomi Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Jurnal Penelitian Tanaman Industri Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE) Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Forum Agribisnis AGRISE Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) E-Journal AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen Agro Ekonomi Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Jurnal SEPA (Social Economic and Agribusiness Journal) Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian AGROMIX JURNAL AGRIBISAINS Agro Bali: Agricultural Journal Jurnal Penelitian Tanaman Industri (Littri) Jurnal Agro Ekonomi Journal of Agri Socio Economics and Business Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan Business Review and Case Studies Jurnal Agristan Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Journal of Management, Accounting, General Finance and International Economic Issues (MARGINAL) Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Dinamika Pertanian Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan (JESP)
Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Kemitraan Closed Loop Terhadap Pendapatan Dan Efisiensi Usahatani Cabai Yanuar, S.P, M.Si, Rahmat; Rachmaniah, Muthia; Yanuar, Rahmat; Tinaprilla, Netti; Rachmania, Meuthia; Harti, Heri
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.1.180-199

Abstract

Jawa Barat menjadi sentra komoditas cabai di Indonesia dengan urutan kedua penghasil cabai terbanyak Indonesia tahun 2020 sebanyak 14,32% dari produksi cabai nasional , tepat dibawah Jawa timur dengan produksi 28,28% dari produksi cabai nasional. Kemitraan adalah bentuk kerjasama yang bermanfaat bagi pihak yang telah bersepakat, biasanya kemitraan dibentuk dan dilakukan antara pihak yang telah bersepakat dan telah diikat oleh suatu perjanjian, SOP ataupun kontrak. Tujuan penelitian ini adalah apakah ada dampak kemitraan closed loop terhadap pendapatan petani cabai kemitraan dengan petani non mitra di Kabupaten Garut dan Sukabumi? Analisis data yang dilakukan meliputi metode analisis data kualitatif yang dipaparkan secara deskriptif pada analisis keragaan usahatani. metode analisis kuantitatif menggunakan analisis pendapatan usahatani, analisis perbandingan penerimaan dan biaya (R/C Ratio)dan analisis uji beda untuk mengetahui tingkat efisiensi usahatani komoditas cabai petani mitra dan non mitra di Kabupaten Garut dan Sukabumi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keuntungan usahatani cabai petani closed loop lebih menguntungkan (Rp 89 889 654/ha/musim dengan R/C=2.06). Walaupun produktivitas dan kualitas cabai yang dihasilkan oleh petani closed loop (8.691 ton/ha) relatif sama dengan petani non closed loop (8.491 ton/ha) namun terlihat bahwa harga yang diterima petani closed loop lebih tinggi (Rp 15 457/kg) dibandingkan dengan harga yang diterima oleh petani non closed loop (Rp 11 998/kg).
Pengaruh Penggunaan Benih Bersertifikat Terhadap Produksi dan Efisiensi Teknis Usahatani Kentang di Kecamatan Pangalengan Nugraheni, Santi Sulistya; Tinaprilla, Netti; Rachmina, Dwi
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.389-401

Abstract

Rata-rata konsumsi pangan komoditas kentang di Indonesia sebanyak 2.20 kg/kapita/th dan meningkat rata-rata sebesar 9% dari tahun 2013. Tingkat konsumsi kentang Indonesia masih dibawah negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand. Peningkatan laju konsumsi kentang lebih tinggi dibandingkan dengan laju pertumbuhan produksi kentang di Indonesia. Peningkatan produksi kentang dapat dilakukan melalui peningkatan produktivitasnya. Tingkat produktivitas kentang di Indonesia masih tergolong rendah dan berfluktuatif dengan rata-rata produktivitas kentang sebesar 18,23 ton/hektar. Tingkat produktivitas tersebut masih dibawah beberapa negara produsen utama kentang di dunia. Peningkatan produktivitas kentang dapat dilakukan dengan peningkatan efisiensi teknis produksi atau penggunaan benih bersertifikat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penggunaan benih kentang bersertifikat terhadap produksi dan efisiensi teknis usahatani kentang di Kecamatan Pangalengan sebagai salah satu sentra produksi kentang di Kabupaten Bandung. Analisis efisiensi teknis usahatani kentang menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas Stochastic Frontier Analysis. Total responden pada penelitian ini sebanyak 70 orang petani kentang, dengan rincian 30 orang menggunakan benih kentang bersertifikat dan 40 orang menggunakan benih kentang non sertifikat. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan benih kentang bersertifikat dapat meningkatkan produksi kentang. Secara keseluruhan tingkat efisiensi teknis usahatani kentang di Kecamatan Pangalengan rata-rata 70,10%, artinya upaya peningkatan efisiensi masih diperlukan. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai efisiensi teknis usahatani kentang dengan benih bersertifikat dan non sertifikat artinya penggunaan benih bersertifikat belum mampu meningkatkan nilai efisiensi teknis usahatani kentang. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap efisiensi teknis yaitu status kepemilikan lahan.
ANALISIS KEMITRAAN PT SIMPLY FRESH ORGANIC DENGAN PETANI SAYURAN ORGANIK DI KABUPATEN CIANJUR JAWA BARAT Marito, Sinta; Budi Priatna, Wahyu; Tinaprilla, Netti
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2023.11.2.395-407

Abstract

Kemitraan adalah hubungan antara dua orang atau lebih yang memiliki tujuan yang selaras, dan membentuk kesepakatan untuk melakukan usaha bersama-sama. Kemitraan juga diartikan sebagai hubungan kerjasama yang saling memberikan keuntungan. Kerjasama yang saling menguntungkan akan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha untuk terus mengembangkan dan terus meningkatkan hasil usaha yang dilakukan secara bersama. Kepemitraan sendiri memiliki peran penting bagi petani yang kesulitan menjual produk usahataninya. Pelaksanaan kemitraan oleh PT Simply Fresh Organic dengan petani sayuran organik sangat membantu dalam petani dalam proses kegiatan usahatani sayuran organik sampai dengan jaminan pasar yang sudah tersedia. Bantuan modal, pembinaan dan juga sarana produksi oleh perusahaan mitra membantu petani dalam meningkatkan pendapatannya. Adapun penelitian bertujuan untuk melihat (1) Pola kemitraan yang dijalankan oleh oleh PT Simply Fresh Organic dengan petani mitra sayuran organic kemudian akan dilihat kategori hubungan tingkat kemitraan yang sedang terjalin (2) Mengalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan petani untuk bermitra. Adapun hasil dari penelitian adalah (1) Pola kemitraan yang terjalin antara petani sayuran organik dengan PT Simply Fresh Organic adalah pola kemitraan operasional agribisnis (KOA), dengan tingkat derajat kemitraan berada pada kemitraan prima utama, (2) Faktor – factor yang yang signifikan atau berpengaruh terhadap keputusan petani untuk bermitra yaitu faktor Pendidikan dan frekuensi mengikuti penyuluhan.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Willingness to Pay Konsumen Beras Organik di Sumatera Barat Nafisah, Nurul; Tinaprilla, Netti; Suprehatin, Suprehatin
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.2.296-305

Abstract

Saat permintaan domestik terhadap produk organik meningkat, harga menjadi kendala utama dalam pembelian produk organik. Oleh karena itu, sebagian besar konsumen masih tidak membeli produk organik sementara beberapa konsumen membelinya secara rutin. Penelitian ini bertujuan guna melakukan analisis terkait kesediaan membayar (WTP) konsumen beras organik di Sumatera Barat serta berbagai faktor yang memengaruhi. Penelitian ini menggunakan data primer hasil survei terhadap 100 konsumen beras organik pasar modern di Sumatera Barat. Kriteria responden yaitu konsumen produk beras oganik, orang dewasa, memiliki pendapatan dan bertanggung jawab atas belanja pangan baik bagi diri sendiri ataupun keluarga. Data dianalisis menggunakan metode contingent valuation dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WTP konsumen beras organik merah dan putih berbeda dibandingkan dengan harga beras organik di Sumatera Barat saat ini. Kesediaan konsumen membayar beras merah organik lebih tinggi sebesar 2%, sedangkan untuk beras putih organik lebih rendah 0,01% daripada harga penawaran. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa determinan signifikan WTP konsumen beras organik adalah pendapatan, organik harga beras dan gaya hidup sehat. Determinan usia, jenis kelamin, pendidikan, isu kesehatan, kualitas, kemasan, dan akses produk tidak signifikan memengaruhi willingness to pay beras organik di Sumatera Barat Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk merumuskan strategi penetapan harga beras organik di pasar lokal.
Preferensi Konsumen terhadap Atribut Eksternal Beras Organik di Yogyakarta Mahmud, Sania; Octovanny Mahmud, Sania S.; Pambudy, Rachmat; Tinaprilla, Netti
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.2.370-379

Abstract

Yogyakarta Special Region Province is the region displayed by Google Trends for the highest searches for the word “organic rice” on the period June 2019 – May 2020. Consumer preferences are very important because they are closely related to increased consumption. Organic rice business actors need to know the purchasing decision process and consumer preferences scientifically in determining the right marketing strategy and can be competitive in the market. Therefore, the purpose of this study is to analyze the purchasing decision process and the combination of organic rice attributes that are in accordance with the preferences of organic rice consumers in Yogyakarta. This study has a sample size of 111 respondents domiciled in Yogyakarta. The sampling method was carried out by purposive sampling. The analysis methods used are descriptive analysis and conjoint analysis. The results of the study show that the combination of organic rice attributes that are in accordance with the preferences of organic rice consumers in Yogyakarta is organic rice with an organic certificate with a utility value of 0.298; white with a utility value of 0.615; soft claims with a utility value of 0.157; and vacuum-packed with a utility value of 0.167. Future suggestions are given to farmers, agricultural extension workers, and organic rice entrepreneurs to have integrity with each other to develop the organic rice business.
Determinant Factors Of Climate-Smart Rice Cultivation Production In Pasuruan: Translog Production Function Approach Isnurdiansyah, Isnurdiansyah; Tinaprilla, Netti; Utami, Anisa Dwi
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.223-240

Abstract

The agricultural sector is a contributor to greenhouse gas (GHG) emissions and a vulnerable victim of climate change at the same time. Climate change has affected food stability and security, including rice. It is an essential commodity to pay attention to in terms of quantity, quality, and continuity. ice cultivation practices can threaten it. Climate-smart rice cultivation (CSRC) can be a solution and needs to be introduced to respond to these challenges. CSRC is one of the programs carried out by The World Agroforestry Center (ICRAF) through The ‘Rejoso Kita Phase 2’ project in Pasuruan District to respond to existing farming practices that are unsustainable, such as excessive use of rice seeds, water for irrigation, fertilizer use, and pesticide use. This study aims to determine the production factors of CSRC using the transcendental logarithmic (Translog) production function approach. One hundred sixty-eight farmers in Pasuruan were involved in the farmer household survey collected through a structured digital questionnaire. The constructed production function model utilized nine variables. Seeds, N fertilizer, P fertilizer, K fertilizer, chemical pesticide, and chemical pesticide variables were statistically significant, with only variable of K fertilizer having a negative effect. Meanwhile, land size, organic fertilizer, and labor are not significant. The average productivity of farmers is higher than the average productivity of Pasuruan District. Combating global warming can be achieved without sacrificing yields, and it can provide a better understanding to encourage wider adoption of CSRC innovation technology. Intensive extension and mentoring related to CSRC components for farmers is an essential policy implication that needs to be implemented to maximize rice productivity and reduce negative externalities.
Co-Authors Achmad Fachruddin Achmad Fachruddin Adilla Adistya Adreng Purwoto Ahmad Syariful Jamil Ahmad Syariful Jamil Ahsanah Mukarromah Arifin Ainurrahman, Fahmi Alexandro Ephannuel Saragih Ali Djamhuri Amalia Ulpah Amin, Amirullah Muh Amzul Rifin Andriyono Kilat Adhi Arwan Arwan B. SANIM Bayu Krisnamurthi Bosawer, Adriana Luciana Brigitta Dyah Utami Immanuella Burhanuddin Burhanuddin Chairun Nisa Chairun Nisa Cindy Khaerunisa, Almira Cordanis, Astried Priscilla D. B. Hakim Deda Annasia Yuliastri Dewi Mulia Sari Dian Fauzi Dwi Rachmina Dwi Rachmina Dwi Rachmina DWI SURYANTO Erna Wahdiana Ernan Rustiadi Eva Farichatul Aeni Faizaty, Nur Elisa Faizaty, Nur Elisa Fariyanti, Anna Fauzi, Dian Febrina Mahliza Felicia Nanda Ariesa Felicia Nanda Ariesa Feryanto Feryanto Feryanto Feryanto Feryanto Feryanto Feryanto Hammad Akram Harianto Harianto Haris F. Aldila Haris Fatori Aldila Harmini Harmini, Harmini Harti, Heri Hasibuan, Iqbal Fairuz Hasriati Hasriati Hasriati Hasriati, Hasriati Hayani, Irma Heny K Daryanto Herawati Herawati Herawati Herawati I.Rani Mellya Sari ILMA SATRIANA DEWI IPB, Suharno Isma Nurhikmah Apupianti Isnurdiansyah, Isnurdiansyah Joko Purwono Khaerunisa, Almira Cindy Kusumarini, R.R. Ajeng Pratiwi Indah Levana Masitajasmin Putri Lina Samhina Lina Samhina Lukman M Baga Lukman M Baga2 Lukman M. Baga Luksi Paryatno Luthfi Nur’azkiya M Ardian Fadly M.S, Muhammad Farhan Mahmud, Sania Manalu, Doni Sahat Tua Marito, Sinta Maryance Vivi Murnia Bana Maryono Maryono Mega Mustika Muhamad Arief Bangun Sanjaya Muhammad Firdaus Mutammam Mutammam N. Kusnadi Nafisah, Nurul Nasution, Siti Sarah Almuizzah Ni Wayan Surya Darmayanti Nugraheni, Santi Sulistya Nunung Kusnadi Nurul Risti Mutiarasari Nurzakiah, Sitty Octovanny Mahmud, Sania S. Permata, Kurnia Intan Purwoto, Adreng Putri Larasati Widhiasih Putri Larasati Widhiasih Putri, Septiyana Nur Fitriyani putri, suryani eka Putri, Tursina Andita Rachmad Pambudy Rachmania, Meuthia Rachmaniah, Muthia Rahman, Fahmi Ainur Ratna Winandi Ratna Winandi Ratna Winandi Ratna Winandi Ratna Winandi Redini Shaqilha Zakaria Redini Shaqilha Zakaria Ridwan Umar Hanafi Rita Nurmalina Rizki Rahmawati Cendrawasih Sandita, Tia Santi Sulistya Nugraheni Sarah Nur Nafisah Sarah Nur Nafisah Sari Rachmawati Sarini Sri Utari Shabrina Ghaissan Shafina Nabilah Silke Zorena Jono Silke Zorena Jono Sri Hery Susilowati SRI HERY SUSILOWATI Stephanie, Hanny Suharno Suharno Suharno Suprehatin Suprehatin Suprehatin Susilowati, Sri Hery Syafri, Zelin Relavebrian Syuja' Hakim, Muhammad Alief Tane, Conny Belinda Tanti Novianti Theresia, Valentina Tiara Putri Sajuthi Tiffany Rahma Abdillah Ujang Sumarwan Ulpah Jakiyah Utami, Anisa Dwi Valentina Theresia Valentina Theresia Vela Rostwentivaivi Wahyu Budi Priatna Winda Adelita Saragih Wulandari, Kartika Yanti Nuraeni Muflikh Yanuar, Rahmat Yanuar, S.P, M.Si, Rahmat Yulia Yulia Yusalina Yusalina Zalwa Nahla Lubis Zubedi, Faradiba Faruk