Articles
ETNOBOTANI DAN IDENTIFIKASI TUMBUHAN OBAT BAGI IBU PASCA MELAHIRKAN DI DESA KRUENG KLUET KECAMATAN KLUET UTARA ACEH SELATAN
Tuti Marjan Fuadi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 5, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (214.78 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v5i1.2161
Desa Krueng Kluet merupakan salah satu desa yang masyarakatnya masih melaksanakan pengobatan dengan memanfaatkan berbagai jenis tumbuh-tumbuhan sebagai obat untuk mempercepat proses penyembuhan ibu pasca melahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk penyembuhan ibu pasca melahirkan di Desa Krueng Kluet Kecamatan Kluet Utara Aceh Selatan. Jenis penelitian kualitif dengan metode in-depth interview. Informan dalam penelitian ini adalah ibu yang sedang dalam masa nifas (ibu pasca melahirkan), ibu yang pernah melahirkan serta memanfaatkan tumbuhan obat tradisional pasca melahirkan, dan dukun bayi yang telah berpengalaman dalam meracik dan meramu tumbuhan menjadi obat tradisional yang dikonsumsi oleh ibu pasca melahirkan. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan teknik content analysis (analisis isi) yang disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua kategori obat pasca melahirkan yakni obat luar yakni lampok, pilis dan param yang diracik untuk diolesi pada bagian perut, dahi, lengan serta paha. Serta obat yang diminum berbentuk cair seperti jamu. Masyarakat desa Krueng Kluat percaya dengan menggunakan obat tradisional pasca melahirkan dapat melancarkan keluarnya darah nifas, mengencangkan kembali otot perut, menyembuhkan luka pada rahim dan vagina, sebagai alat kontrasepsi, mengembalikan kebugaran dan kesehatan pada tubuh ibu pasca melahirkan serta menurunkan berat badan.
MENGKONTRUKSI KEARIFAN LOKAL DALAM PENGOBATAN TRADISIONAL REPRODUKSI OLEH DUKUN BAYI DI ACEH
Tuti Marjan Fuadi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 3, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK III 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (48.756 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v3i1.2699
Eksistensi dukun bayi dalam era pengobatan modern di Indonesia masih tinggi, terutama di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi kearifan lokal dalam pengobatan tradisional reproduksi oleh dukun bayi di Aceh. Metode penelitian dengan pendeketan etnografi budaya, melalui pengamatan dan wawancara. Hasil penelitian terlihat serangkaian kearifan lokal dalam pengobatan tradional reproduksi oleh dukun bayi di Aceh dapat dilihat pada pengobatan trandisional sebelum persalinan, proses pertolongan persalinan dan pelayanan pasca persalinan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keberadaan dukun Bayi atau Ma’ Blien tidak terlepas dari kebudayaan Indonesia khususnya Aceh. Dalam konteks kearifan lokal reproduksi, Ma’ Blien mengambil peran penting dalam berbagai trandisi pengobatan tradisional reproduksi seperti Urot, Manoe peut ploh peut, Madeung, Sale. Tradisi dan praktik yang dijalankan oleh Ma’ Blien selalu diwarnai dengan nilai-nilai adat dan agama.
PENGOBATAN TRADISIONAL MADEUNG DAN SALE PADA IBU MASA NIFAS DALAM MASYARAKAT ACEH
Tuti Marjan Fuadi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (396.896 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4305
Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang masyarakatnya masih melaksanakan pengobatan tradisional pada ibu pasca melahirkan. Pengetahuan tentang pengobatan tradisional ini diperoleh secara turun temurun. Proses pengobatan madeung dan sale memanfaatkan berbagai jenis tumbuh-tumbuhan sebagai obat untuk mempercepat proses penyembuhan ibu pasca melahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses madeung dan sale sebagai salah satu pengobatan tradisional yang dilakukan oleh masyarakat Aceh dalam upaya penyembuhan ibu masa nifas. Jenis penelitian kualitif dengan pendekatan fenomenologis untuk mengkaji fenomena budaya madeung dan sale dari pandangan dan pengalaman-pengalaman masyarakat. Responden dalam penelitian ini adalah ibu masa nifas dan dukun bayi yang telah berpengalaman dalam meracik dan meramu tumbuhan menjadi obat tradisional yang dikonsumsi oleh ibu masa nifas. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification yang disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses madeung dan sale dilaksanakan selama empat puluh empat hari, dimulai pada hari kedua pasca melahirkan. Kesimpulan bahwa bila dikaji dari sisi medis melakukan madeung dan sale sama prinsipnya dengan sauna. Proses sauna akan menyebabkan tubuh banyak mengeluarkan keringat yang berfungsi dalam memberikan efek pembersihan secara menyeluruh pada kulit dan juga kelenjar keringat. Keadaan berkeringat yang berlebihan ini akan meningkatkan kapasitas detoksifikasi kulit dengan membukanya pori-pori dan mengeluarkan kotoran dari badan. Kotoran tubuh yang tersimpan dalan jaringan lemak kemudian akan mencair dibawah suhu yang tinggi, dan pada akhirnya kotoran tersebut akan dibuang melalui keringat dan saluran pencernaan. Sauna juga mampu menurunkan berat badan karena memiliki kinerja positif pada sistem metabolisme tubuh dengan meningkatkan kecepatan dan intensitas sehingga akhirnya mengakibatkan penurunan berat badan.
KONSEP MERDEKA BELAJAR-KAMPUS MERDEKA (MBKM) : APLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN BIOLOGI
Tuti Marjan Fuadi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 9, No 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IX 2021
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1357.785 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v9i1.11594
Kebijakan merdeka belajar menjadi suatu isu yang ramai didiskusikan didunia pendidikan, konsep yang menyuarakan adanya kemerdekaan dalam belajar ini dilakukan dalam upaya mempersiapkan mahasiswa lulusan perguruan tinggi baik negeri atau swasta agar dapat menghadapi perkembangan zaman serta perubahan yang terjadi sangat cepat. Konsep merdeka belajar berusaha untuk menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan yang lebih unggul dan berkepribadian. Program-program merdeka belajar sangat fleksibel sehingga diharapkan akan mampu menfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya. Artikel ini akan melihat 1) 8 program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) yang tertuang di dalam Buku Panduan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka terbitan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Terbit tahun 2020); 2) Bentuk kegiatan pembelajaran di dalam Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abulyatama, terutama pada TA 2019/2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 program merdeka belajar kampus merdeka antara lain; 1) pertukaran pelajar, 2) magang/praktik kerja, 3) mengajar diinstansi pendidikan, 4) proyek di desa, 5) penelitian/riset, 6) kegiatan kewirausahaan, 7) studi/proyek independent dan 8) proyek kemanusiaan. Pada Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unaya telah menjalankan program pertukaran pelajar dengan Universitas Almuslim dan program asisten mengajar di instansi pendidikan serta program membangun desa/kuliah kerja nyata tematik.
Pelatihan Penggunaan Laboratorium Virtual Bagi Guru IPA
Irdalisa Irdalisa;
Gufron Amirullah;
Husnin Nahry Yarza;
Tuti Marjan Fuadi;
Mega Elvianasti
Surya Abdimas Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v5i4.1352
Pembelajaran daring diakibatkan Covid-19 menuntut guru harus dapat mengadakan praktikum dalam pembelajaran IPA, namun keterbatasan keterampilan guru dalam mendesain praktikum di saat PJJ merupakan suatu permasalahan rumit yang harus dihadapi guru. Pelatihan penggunaan Laboratorium Virtual bertujuan untuk memberikan bekal dan keterampilan bagi guru IPA dalam memanfaatkan laboratorium virtual pada pembelajaran berbasis praktikum. Peserta dari kegiatan ini adalah guru IPA binaan Majelis Dikdasmen PWM DKI Jakarta. Kegiatan pelatihan dilakukan secara daring dengan menggunakan aplikasi laboratorium virtual yang bernama “Laboratorium Maya-Rumah Belajar-Kemendikbud dan penggenalan aplikasi Labster. Peserta pelatihan berjumlah 54 orang. Kegiatan pelatihan terdiri dari tiga kegiatan diantaranya kegiatan pemberian materi, kegiatan praktik penggunaan laboratorium virtual, dan kegiatan evaluasi (tugas). Hasil dari kegiatan ini peserta sangat senang dengan diadakannya pelatihan pengenalan lab virtual, dan berharap kedepannya akan ada lagi pelatihan yang bermanfaat untuk membantu pembelajaran disaat pandemi.
Selection Participants Of Science Olympic In Elementary School Using Fuzzy – Profile Matching Method
I Komang Wiratama;
Tuti Marjan Fuadi;
Emy Yunita Rahma Pratiwi;
Deddy Kurniawan;
I Gede Iwan Sudipa
Jurnal Mantik Vol. 6 No. 2 (2022): August: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35335/mantik.v6i2.2671
Science ability is one of the students' potentials that can be developed and can be competed. Every student's potential in the field of science can be excelled and directed to become ability. Science Olympiad is a forum to show students' abilities so that every elementary school is expected to participate. Schools must, of course, determine prospective participants for the science olympiad, with the selection of potential students with predetermined assessment criteria. In this study, implementing decision support with fuzzy logic for the conversion of criteria values ??and the Profile Matching method in determining the ideal profile of prospective Olympic participants, each student's alternative value on the criteria is obtained by the difference in value with the ideal profile, the smaller the value of the GAP difference, it indicates the best alternative. The results showed that the results of fuzzy and profile decisions were the three best alternatives for students who participated in the science Olympics.
Covid 19: Antara Angka Kematian dan Angka Kelahiran
Tuti Marjan Fuadi;
Irdalisa
Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/jsai.v1i3.767
This paper aims to see the phenomenon of increasing mortality rates and birthrates during the Covid 19 pandemic. Pandemic Covid 19 has a lot of life, the number of victims worldwide reached 1.49 million people, and Indonesia as many as 17.199 people. To break the chain of the spread of the coronavirus, the Indonesian government has implemented a Large-Scale Social Restriction (PSBB) policy. The PSBB policy taken by the government at least influenced the increase in pregnancy rates, so a baby boom was predicted in 2021. The data in this paper comes from literature studies and relevant online newspapers. The results of this study are; 1) The cause of the high death rate due to Covid-19 is caused by individual factors and external factors. 2) The death rate has reached 17,081 with the number of cases 543,975 where Male groups are more prone to becoming victims of Covid 19 than women. Covid-19 victims in men are 55% higher than women. The high number of men exposed to Covid 19 is influenced by biological factors and social factors. 3) The birth rate has increased due to several supporting factors i.e the implementation of PSBB by the government resulted in more time with family, which led to an increase in pregnancy rates. Furthermore, access to health services is difficult so that many married couples do not visit health services for contraceptive programs until many women conceding and unplanned pregnancies.
Paradigma Baru Pendidikan Karakter Era Inovasi Disrptif dan Implementasi Praktisnya Di Era Society 5.0
Petrus Jacob Pattiasina;
Dian Aswita;
Tuti Marjan Fuadi;
Anita Noviyanti;
Emy Yunita Rahma Pratiwi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6984
Dewasa ini, kita diperhadapkan dengan era revolusi industri keempat yang disebut dengan revolusi industri 4.0, atau dengan istilah lain era inovasi disruptif, dimana inovasi ini berkembang dengan sangat cepat, yang berimplikasi pada terciptanya pasar baru. Dunia pendidikan saat ini dalam menghadapi tantangan tersebut harus mampu beradaptasi, agar proses pendidikan sesuai dengan kondisi dan tuntutan zaman. Penelitian ini akan mengelaborasi lebih dalam terkait paradigma baru pendidikan karakter di era inovasi disruptif dan implementasi praktisnya pada era masyarakat 5.0 melalui analisis konten dengan pendekatan filosofis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, paradigma baru sistem pendidikan 4.0 bergaung kencang dalam beberapa tahun terakhir ini. Oleh sebab itu, pemerintah harus menyediakan fasilitas yang memadai dalam menyongsong era Pendidikan 4.0, mengingat pendidikan adalah sebagai garda terdepan dalam membentengi karakter peserta didik dari pengaruh negatif era inovasi disrupsi ini.Guru juga harus meng-upgrade kompetensi dalam menghadapi era Pendidikan 4.0 dan masyarakat 5.0, karena subjek pendidikan karakter yaitu peserta didik yang dihadapi guru saat ini, merupakan generasi era cybernetics yang tidak asing lagi dengan dunia digital. Maka pendidikan merupakan asas terpenting dalam menjaga dan membangun karakter peserta didik diera inovasi dirsuptif dan dalam menghadapi tantangan masa depan.
Edukasi Dampak Hubungan Seksual Terhadap Pengetahuan Remaja di SMA Abulyatama
Tuti Marjan Fuadi;
Putri Raisah;
Natasya Ulfa
Surya Abdimas Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i4.2851
Seks bebas ini banyak terjadi terutama dikalangan remaja. Hal ini dikarenakan kurangnya informasi dan remaja yang tidak memahami tentang dirinya. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi pada remaja untuk meningkatkan pengetahuan tentang dampak hubungan seksual. Pengabdian ini dilaksanakan di SMP Abulyatama kabupaten Aceh Besar. Metode dalam pengabdian ini adalah pendekatan kuantitatif menggunakan pretest dan posttest dengan instrumen kuisioner pengetahuan tentang dampak hubungan seksual. Penyuluhan dilakukan dengan pemaparan langsung. Hasil pengabdian pada 30 remaja menunjukkan sebelum edukasi kesehatan sebagian besar responden dalam kategori pengetahuan baik tentang dampak hubungan seksual yaitu 13 responden (43,3%), sedangkan 17 responden (56,6%) dalam kategori kurang baik. Setelah edukasi kesehatan sebagian besar responden dalam kategori pengetahuan baik tentang dampak hubungan seksual yaitu 26 responden (86,7%), dan 4 responden (13,3%) dalam kategori kurang baik. Kesimpulan dari pengabdian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan baik tentang dampak hubungan seksual setelah dilakukan edukasi.
Efforts to Build Nationalism Values to Vocational High School Students with The implementation of Character Education
Ichsan Ichsan;
Hendy Tannady;
Arief Nuryana;
Tuti Marjan Fuadi;
Purniadi Putra
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47668/pkwu.v11i2.740
In Indonesia, character education first appeared since 2010 to be implemented at all levels of education, from elementary school to university. This is indicated by the presence of character value content in the Lesson Plan (RPP) and learning syllabus. However, these efforts are considered to have not been able to fully deliver the nation's generation into dignified individuals, because the output of educational graduates produced is only limited to giving birth to a high intellectual level but good character values and personality attitudes have not been seen in the life of the nation and state. This type of research is descriptive qualitative. The research subjects were school principals, deputy heads of student affairs and teachers. The research data were obtained through observation, interviews and documentation. The results of the study show that the organization, implementation, evaluation and follow-up of the implementation of policies to strengthen character education related to efforts to instill nationalism values have been carried out with an integration process through intra-curricular, co-curricular, extra-curricular and school culture activities. Suggestions from this study are to continue to increase the intensity of supervision of the implementation of PPK (Strengthening Character Education), improve the quality of PPK activities in an effort to instill character values in students.