Claim Missing Document
Check
Articles

TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL AND CONTENT KNOWLEDGE (TPACK): KEMAMPUAN MAHASISWA CALON GURU PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS ABULYATAMA Raudhatul Munawarah; Tuti Marjan Fuadi; Maulida Maulida
Jurnal Inovasi Pendidikan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LLDIKTI WILAYAH XIII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64958/jipn.v1i1.19

Abstract

Perkembangan teknologi semakin pesat menuntut calon guru untuk tidak hanya menguasai materi atau konten, akan tetapi juga harus mampu menguasai teknologi agar mempermudah dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Technological Pedagigical and Content Knowledge (TPACK) mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Abulyatama. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Pendidikan Biologi berjumlah 51 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode survei, dengan instrumen penelitian kuesioner tertutup. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan TPACK mahasiswa calon guru Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Abulyatama sudah baik. Dari penelitian ini dapat disimpulkan mahasiswa sudah mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran
Sosialisasi dalam Upaya Meningkatkan Minat Membaca Siswa Melalui Media Budaya Bercerita di Sanggar Belajar Klang Lama Kuala Lumpur Malaysia Tuti Marjan Fuadi; Syarifah Farissi Hamama; Siti Dahlia; Dede Rahwati
⁠Meuseuraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Juni-November
Publisher : Universitas Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanggar Belajar (SB) Klang Lama di Kuala Lumpur merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal yang menyediakan layanan belajar bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tidak terfasilitasi pendidikan formal. Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar siswa masih memiliki minat baca yang rendah dan membutuhkan pendekatan pembelajaran yang menarik serta sesuai dengan karakteristik usia mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan minat membaca siswa melalui penerapan media budaya bercerita sebagai strategi literasi yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak. Metode yang digunakan meliputi pendampingan proses belajar mengajar, implementasi media budaya bercerita pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, observasi aktivitas siswa, serta interaksi langsung di kelas. Kegiatan dilakukan di SB Klang Lama dengan jumlah peserta sebanyak 42 siswa usia 5–13 tahun, dengan jadwal pembelajaran reguler Senin–Jumat pukul 08.00–16.00. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan budaya bercerita, khususnya melalui pemilihan cerita rakyat seperti Air Mata Ibu Malin, mampu menarik perhatian siswa, meningkatkan antusiasme mereka dalam menyimak cerita, serta mendorong mereka untuk membaca cerita hingga selesai. Siswa terlihat lebih aktif, fokus, dan menunjukkan peningkatan minat terhadap aktivitas membaca. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan ruang dan kondisi kelas yang berdekatan, pelaksanaan program tetap berjalan lancar dan memberikan dampak positif terhadap motivasi literasi siswa. Dengan demikian, budaya bercerita dapat dijadikan alternatif metode pembelajaran efektif untuk memperkuat minat baca anak PMI di Malaysia.