Articles
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS KELAS V SEKOLAH DASAR
Sofian, Eri;
Wahyuni, Rika;
Setyowati, Rini
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 1 (2025): MARET
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36636/primed.v5i1.5139
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN15 Singkawang; 2) Untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDN 15 Singkawang;3) Untuk mengetahui hubungan antara kemampuan membaca pemahaman dengan kemampuan pemecahan masalahmatematis siswa kelas V SDN 15 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional denganpendekatan kuantitatif dan desain penelitian assosiatif. Penelitian ini dilakukan di SDN 15 Singkawang. Sampel dalampenelitian ini adalah kelas 5A dan 5B yang berjumlah 30 siswa. Teknik dan instrumen pengumpulan data yangdigunakan yaitu tes kemampuan membaca pemahaman dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa: (1) Berdasarkan hasil perhitungan kemampuan membaca pemahaman tergolongtinggi dengan rata-rata keseluruhan 70; (2) Kemampuan pemecahan masalah matematis matematika siswa tergolongtinggi dengan rata-rata keseluruhan 78; (3) Terdapat hubungan Hubungan antara kemampuan membaca pemahamandengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDN 15 Singkawang dengan koefisien korelasisebesar 0.777 berada pada kategori tinggi dan nilai koefisien determinasi sebesar 60,37%.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA KELAS IV
Anggreni, Dian;
Wahyuni, Rika;
Mertika, Mertika
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 1 (2025): MARET
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36636/primed.v5i1.5269
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan peningkatan antara kemampuan berfikir kritissiswa pada pembelajaran IPA yang menggunakan model cooperative tipe think pair share dengan pembelajaran yangmenggunakan pembelajaran langsung pada siswa kelas IV SD, untuk mendeskripsikan seberapa besar pengaruh modelcooperative tipe think pair share terhadap kemampuan berfikir kritis siswa pada pembelajaran IPA kelas IV SDNSingkawang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan quasi experimental design, danbentuk nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini ada siswa kelas IV SDN 71 Singkawang yangberjumlah 38 siswa. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling sehingga sampel yangdigunakan berjumlah 38 yang terdiri dari kelas IVA dan IVB. Kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B sebagaikelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes berupa tes kemampuanberfikir kritis siswa. Teknik analisis data yang yang digunakan analisis kuantitatif berupa Uji-t, Effect Size. Hasilpenelitian menunjukan bahwa : 1) Terdapat perbedaan peningkatan antara kemampuan berfikir kritis siswa padepembelajaran IPA yang menggunakan model cooperative tipe think pair share dengan pembelajaran langsung padasiswa kelas IV SDN 71 Singkawang. Hal ini dapat ditunjukan berdasarkan taraf signifikansi sebesar 0,033< 0,05. 2)Terdapat pengaruh model think pair share terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPA kelas IV SDdengan kategori sedang (0,690).
ANALISIS IDENTIFIKASI SEKTOR UNGGULAN DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2010 (PENDEKATAN INPUT-OUTPUT)
Wahyuni, Rika;
yunani, Mar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam hal penyusunan perencanaan alternatif strategi baru selanjutnya, begitu banyak pilihan alat analisis yang ditawarkan. Tiap-tiap alat analisis ini pastinya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Seperti halnya indikator tingkat kemakmuran yang ditunjukkan oleh PDRB ini, besarnya nilai sektor yang ditunjukkan melalui PDRB ini tidak mampu menunjukkan fakta dilapangan karena nilai sektor yang tercantum di PDRB tersebut hanya bersifat (share) atau hanya mampu menunjukkan berapa besar sumbangan atau kontribusinya dari tiap sektor yang ada, namun tidak mampu mengungkap seberapa besar keterkaitan yang dijalin antara sektor satu dengan sektor lainnya sebagai penggerak roda perekonomian. Oleh karena itu, dalam penelitian ini digunakan analisis input-output karena analisis input-output adalah suatu analisis atas perekonomian wilayah secara komprehensif karena melihat keterkaitan antarsektor ekonomi di suatu wilayah secara keseluruhan. Dengan demikian, apabila terjadi perubahan tingkat produksi atas sektor tertentu, dampaknya terhadap sektor lain dapat dilihat. Selain itu, analisis ini juga terkait dengan tingkat kemakmuran masyarakat di suatu wilayah melalui input primer (nilai tambah). Artinya, akibat perubahan tingkat produksi sektor-sektor tersebut, dapat dilihat seberapa besar kemakmuran masyarakat bertambah atau berkurang. Keyword: Identifikasi, Input-output, Backward linkage, Forward linkage.
Penerapan Model Contextual Teaching and Learning Berbasis Etnomatematika Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa
Ega, Ega;
Wahyuni, Rika;
Anitra, Rien
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 5 No. 1 (2024): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51179/asimetris.v5i1.2334
Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dan aktivitas serta respon belajar siswa ketika diterapkannya model CTL berbasis etnomatematika. Jenis dan desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Design dengan rancangan penelitian yang digunakan berbentuk Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 23 Singkawang pada semester genap tahun 2022/2023. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 23 Singkawang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VA dan VB yang dijadikan sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Untuk teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji N-gain, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t-dua sampel, persentase aktivitas, dan persentase respon siswa. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep setelah diterapkannya model CTL berbasis etnomatematika dan yang menggunakan model pembelajaran langsung pada materi bangun ruang. Perbedaan peningkatan tersebut ditandai dengan nilai yaitu 0,1429 < 2,005. Aktivitas siswa tergolong sangat tinggi setelah diterapkannya model CTL berbasis etnomatematika, diperoleh persentase 80,36% dengan kategori sangat tinggi dan persentase respon siswa mencapai 89% dengan kategori sangat baik terhadap model CTL berbasis etnomatematika, Dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis menggunakan model CTL berbasis etnomatematika di SD Negeri 23 Singkawang.
Development And Implementation of 5M Activity Based Digital Learning With a Cultural Approach
Husna, Nurul;
Mariyam, Mariyam;
Wahyuni, Rika;
Utami, Citra;
Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi;
Rosmaiyadi, Rosmaiyadi;
Buyung, Buyung
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 9, No 1 (2024): Volume 9 Number 1 March 2024
Publisher : STKIP Singkawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26737/jetl.v9i2.5067
Today's educational transformation has led to digital-based learning. STKIP Singkawang is one of the universities implementing digital-based learning. The aim of this research is to determine the results of development, implementation, and student learning outcomes in implementing 5M activity-based digital learning with a cultural approach. The research method uses research and development (R&D) with a 4D development model without dissemination stages, namely the define, design, and develop stages. The research results show that the results of the development and implementation of digital modules for SBM courses can be presented more interactively, where all activities carried out in class are presented in writing in digital modules that contain 5M activities and are carried out synchronously and asynchronously. The majority of students' learning outcomes get very high scores, and student responses to learning are very positive.
PENERAPAN MODEL PQ4R: PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECTION, RECITE, REVIEW UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL
Riana, Elva;
Wahyuni, Rika;
Mariyam, Mariyam
MES: Journal of Mathematics Education and Science Vol 9, No 1 (2023): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/mes.v9i1.8144
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Model PQ4R (Preview, Question, Read, Reflection, Recite, Review) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi Aritmatika Sosial. Jenis penelitan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitan yang digunakan Quasi Experimental dengan rancangan penelitian yang digunakan berbentuk Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitan adalah seluruh kelas VII Mts Ash-Shomadiyah Singkawang dengan jumlah total siswa 55 orang. Sampel penelitan diambil menggunakan teknik adalah Sampling Jenuh. kelas VIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIB sebagai kelas control. Instrumen tes berupa tes essay yang telah diujicobakan, reliabilitas sebesar 0,88 dengan kriteria sangat tinggi. Hasil analisis data menunjukan bahwa; 1) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pecahan masalah matematis siswa pada materi aritmatika sosial antara siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan model PQ4R dan model pembelajaran langsung sebesar 0,45 dan 0,17 degan perbedaan peingkatan sebesar 6,60 2) Aktivitas siswa tergolong aktif setelah diterapkannya model PQ4R pada materi aritmatika sosialdi kelas VII MTs Ash-Shomadiyah Singkawang sebesar 67% tergolong tinggi. 3) Minat belajar siswa tergolong tinggi setelah diterapkannya model PQ4R pada materi aritmatika sosial kelas VII MTs Ash-Shomadiyah Singkawang dengan kategori sangat tinggi.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PADA BANGUN DATAR KELAS III
melati, melati;
Maharyani, Dina Anika;
Wahyuni, Rika
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 7 No. 1: APRIL (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jrpd.v7i1.12856
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi bangun datar kelas III SD Negeri 1 Singkawang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian quasi eksperimental design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 5 Singkawang, dan pengambilan dengan teknik purposive sample. Kelas yang dijadikan sampel adalah kelas III B sebagai kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran Discovery Learning, dan III C sebagai kelas kontrol yang diberikan pembelajaran konvensional. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t dua sampel dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan : (1) data penelitian dianalisis menggunakan uji-t dua sampel diperoleh t_hitung= 8,133, sedangkan t_tabel pada taraf signifikan 5% dengan dk = 48 adalah 2,306 sehingga t_hitung> t_tabel. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas yang diberikan model pembelajaran Discovery Learning lebih baik dibanding kelas yang diberikan pembelajaran konvensional; (2) Dengan menggunakan uji effect size diperoleh nilai ES= 0,9 > 0,8 dengan kategori tinggi, sehingga menunjukkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning berpengaruh besar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi bangun datar kelas III SD Negeri 5 Singkawang; (3) hasil perhitungan aktivitas siswa diperoleh rata-rata sebesar 94% dengan kategori sangat tinggi; (4) motivasi belajar siswa terhadap model pembelajaran Discovery Learning pada materi bangun datar sebesar 75% maka dapat dikategorikan baik.Kata kunci: Model Pembelajaran Discovery Learning, Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis
HUBUNGAN KEAKTIFAN BERTANYA DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI MADRASAH IBTIDAIYAH DARUL FALAH SELAKAU
Hadri;
Dina Anika Marhayani;
Rika Wahyuni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.23019
This research aims to determine whether or not there is a relationship between active questioning and students' mathematics learning outcomes. This research method is correlation/relationship research with a quantitative approach. The population in this study were all fourth grade students at Madrasah Ibtidaiyah Darul Falah Selakau. The sampling technique in this research is Purposive Sampling. The sample in this research was class IV students at Madrasah Ibtidaiyah Darul Falah Selakau, totaling 30 students. Data was obtained through mathematics learning outcomes test instruments and student questioning activity questionnaires. The materials used in the mathematics learning outcomes test are rectangles and squares. The data analysis technique used is Pearson product moment correlation. The results of the research show that: 1) The activeness of asking questions by fourth grade students at Madrasah Ibtidaiyah Darul Falah Selakau is relatively high, based on the calculation of student scores with an overall average of 67. 2) Students' mathematics learning outcomes in rectangles and squares are relatively high with an average overall 71.5. 3) There is a relationship between students' activeness in asking questions and students' mathematics learning outcomes with a correlation coefficient (r) of 0.7 in the strong or high category and a coefficient of determination of 49%. So from the results of the research that has been carried out it can be concluded that there is a relationship between active questioning and students' mathematics learning outcomes in rectangular and square material.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING BERBANTUAN MEDIA QUESTION BOX TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MATERI KUBUS DAN BALOK
Havisa Wilanda Rhamadani;
Rika Wahyuni;
Erdi Guna Utama
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.32025
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V yang menggunakan model pembelajaran problem posing berbantuan media question box di SDN 81 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Kuantitatif dengan desain penelitian Pre Experiment dengan bentuk one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 81 Singkawang dan sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh siswa kelas V yang berjumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik pengukuran dan teknik observasi langsung, Instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu, lembar tes dan lembar pengamatan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji paired sample t-test, N-gain dan persentase aktivitas belajar. Adapun Hasil penelitian menunjukan bahwa. 1) Uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan nilai sig 0,000<0.05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V sesudah menggunakan model pembelajaran problem posing berbantuan media question box di SDN 81 Singkawang. 2) uji N-Gain penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V sebelum dan sesudah diajarkan model pembelajaran problem posing berbantuan media question box SDN 81 Singkawang, adapun hasil dari uji N-Gain yaitu dengan nilai 0,39 berada pada kriteria sedang. 3) untuk mengetahui aktivitas belajar siswa yaitu dengan mencari rata-rata persentase keseluruhan, adapun hasil yang didapat sebesar 66,5% dengan kriteria aktif. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlu adanya model pembelajaran problem posing berbantuan media question box berdampak positif pada keaktifan siswa dalam prses belajar khususnya materi volume kubus dan balok. Dampak dari penelitian ini yaitu membuat poses pembelajaran jadi lebih bermakna karena siswa belajar melalui pengalaman nyata dengan kehidupan mereka sehingga materi mudah dipahami. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan sebelum dan sesudah diajarkan model pembelajaran problem posing berbantuan media question box terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V di SDN 81 Singkawang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM DENGAN VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI LUAS BANGUN DATAR DI KELAS V SDN 84 SINGKAWANG
Liana;
Rika Wahyuni;
Mariyam
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.32383
This study aims to: 1) determine the differences between the experimental class and the control class after the implementation of the flipped classroom learning model with learning videos on students' mathematical problem-solving abilities in class V of SDN 84 Singkawang, 2) determine whether the interest in learning mathematics is high after the implementation of the flipped classroom learning model with learning videos in class V of SDN 84 Singkawang. The type and design of the research used is experimental research with a Quasi Experiment design in the form of Post-test Only. The population in this study were class V students of SDN 84 Singkawang. The samples in this study were classes VA and VB which were used as the experimental class and the control class. Data analysis techniques in this study were normality tests, homogeneity tests, hypothesis tests using independent sample t-tests and percentages of student learning interests. Based on the results of the data analysis, it can be concluded that: 1) There is a difference in students' mathematical problem-solving abilities between students who applied the Flipped Classroom learning model with Learning Videos and students who applied the direct learning model, 2) Students' interest in learning is classified as very high after the application of the Flipped Classroom learning model with Learning Videos, an average score of 83.52 is obtained with a very high category.