Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Sikap Pola Interaksi Keluarga Dalam Reconstituted Nuclear Family Terhadap Kesejahteaan Keluarga Shelomitha Fransiska; Dewi Dolifah; Amanda Puspanditaning Sejati
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2381

Abstract

Tingginya angka perceraian di Indonesia berdampak pada meningkatkan jumlah reconstituted nuclear family, yaitu keluarga yang terbentuk kembali setelah perceraian dan memiliki dinamika interaksi yang lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan melihat apakah sikap pola interaksi dalam keluarga berhubungan dengan tingkat kesejahteraan keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 67 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian disusun oleh peneliti sendiri dengan mengadaptasi indikator dari Family Function Scale-Indonesia Version (FFS-I). Data dianalisis seara univariat untuk menggambarkan kategori sikap pola interaksi dan kesejahteraan, serta secara bivariat menggunakan uji Spearman Rank untuk menilai hubungan antarvariabel. Uji validitas menghasilkan 14 item layak pakai untuk variabel sikap pola interaksi dan 10 item untuk variabel kesejahteraan dengan reliabilitas sangat baik (0.962 dan 0.930). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori sikap pola interaksi dan kesejahteraan yang tinggi Uji bivariat menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara sikap pola interaksi dan kesejahteraan (ρ = 0,838; p < 0,01). Penelitian ini menyarankan perlunya penguatan sikap pola interaksi kelurga untuk mendukung kesejahteraan pada reconstituted nuclear family.
Hubungan Kebiasaan Menonton Video Mukbang dengan Tingkat Hedonic Hunger Pada Mahasiswa Keperawatan NurFadilah, Syfa Dini; Dolifah, Dewi; Ridwan, Heri
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1366

Abstract

Perkembangan media digital mendorong perubahan cara individu berinteraksi dengan makanan, termasuk melalui konten mukbang yang semakin populer di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis hubungan kebiasaan menonton video mukbang dengan tingkat hedonic hunger pada mahasiswa keperawatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kuantitatif dengan desain cross sectional dengan melibatkan 344 mahasiswa keperawatan dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Kebiasaan Menonton Video Mukbang dan Kuesioner The Power of Food Scale (PFS), serta dianalisis dengan statistik deskriptif dan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 344 responden, dalam kebiasaan menonton video mukbang sebagian besar berada pada kategori sedang sebanyak 208 responden (60,47%). Tingkat hedonic hunger sebagian besar berada pada kategori sedang sebanyak 186 responden (54,07%). Berdasarkan uji korelasi Pearson diperoleh p-value sebesar p < 0,001 (<0,005) menunjukkan ada hubungan kebiasaan menonton video mukbang dengan tingkat hedonic hunger pada mahasiswa keperawatan. Oleh karena itu, diperlukan program edukasi terkait perilaku makan di kalangan mahasiswa.
Hubungan Intensitas Kunjungan Lansia Ke Posbindu Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Desa Licin Pradipta, Dea Vega; Dolifah, Dewi; Rahmat, Delli Yuliana
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1383

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami oleh lansia dan sering tidak terdeteksi karena muncul tanpa keluhan, sehingga pemeriksaan kesehatan secara teratur menjadi penting untuk mencegah komplikasi. Pos Pembinaan Terpadu berperan sebagai layanan kesehatan masyarakat yang menyediakan pemeriksaan rutin untuk mendeteksi faktor risiko sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengetahui intensitas kunjungan lansia ke Pos Pembinaan Terpadu, menggambarkan kejadian hipertensi, serta menganalisis hubungan antara intensitas kunjungan dengan kejadian hipertensi di Desa Licin. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan 93 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kuesioner terstruktur dan data sekunder dari catatan Pos Pembinaan Terpadu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia tidak melakukan kunjungan secara teratur (61,3%) dan sebagian besar lansia mengalami hipertensi berdasarkan hasil catatan pemeriksaan terbaru (52.7%), meskipun sebelumnya 60.2% melaporkan tidak memiliki riwayat hipertensi. Analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara intensitas kunjungan dan kejadian hipertensi dengan nilai p kurang dari 0.001. Lansia yang tidak rutin berkunjung memiliki peluang lebih tinggi mengalami hipertensi dibandingkan yang rutin melakukan pemeriksaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kunjungan rutin ke Pos Pembinaan Terpadu berperan penting dalam deteksi dini dan pengendalian hipertensi. .
The Relationship of Family Support to Control Adherence in Hypertension Patients in Hegarmanah Village Apriliani, Intan; Dewi Dolifah; Delli Yuliana Rahmat
NERS Jurnal Keperawatan Vol. 21 No. 2 (2025): NJK Volume 21, Number 2
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.v21i2.290

Abstract

Hypertension is a chronic disease that is the leading cause of morbidity and mortality worldwide, including in Indonesia. Hypertension management depends on medication and requires patient compliance in undergoing routine check-ups at health facilities. However, the level of compliance among hypertensive patients in undergoing routine check-ups is still relatively low. One factor that influences compliance is family support, which can take the form of emotional, instrumental, informational, or appreciative support. Previous studies have shown a relationship between family support and compliance with hypertension control, but generally still view family support in general terms. Not many studies have examined each aspect of family support (emotional, instrumental, informational, and appreciation) more specifically, especially in areas with high prevalence, such as Hegarmanah Village, which makes this study unique. This study aims to investigate the relationship between family support and adherence to routine check-ups among hypertensive patients in Hegarmanah Village, the service area of the Jatinangor Community Health Center. This study used a descriptive quantitative design with a cross-sectional approach. The population in this study consisted of 357 people, and the sample size used was 85 respondents selected using purposive sampling. The respondents in this study were hypertensive patients living in Hegarmanah Village and registered at the Jatinangor Community Health Center. The inclusion criteria included: (1) diagnosed with hypertension with above-normal blood pressure, (2) undergoing routine health checks at least in the last 3 months, and (3) living with family. The measurement tools used were a family support questionnaire adopted from previous researchers and a check-up compliance questionnaire modified from the Morisky Medication Adherence Scale. The data were analyzed using the chi-squared test. The chi-squared test results showed a p-value <0.001, indicating a significant relationship between family support and patient compliance in controlling hypertension. It was found that respondents with good family support had good control compliance, totaling 19 respondents (24.1%), while those with relatively little family support had low compliance, totaling four respondents (5.1%). Based on Cramer's V value of 0.382, the strength of the relationship between the two variables is in the moderate category. This suggests that the higher the level of family support received by patients, the greater the likelihood of patients complying with hypertension control. Family support plays a significant role in encouraging patients to undergo routine follow-up care. Family-based interventions are expected to be part of health care strategies to improve patient compliance.
Hubungan Literasi Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Seksual pada Remaja Pertengahan Rahmat, Delli Yuliana; Dolifah, Dewi; Kelana Setiadi, Diding
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v7i1.14759

Abstract

Reproductive health literacy is an individual's ability to access, understand, assess, and apply information regarding reproductive functions and processes, which is expected to influence adolescent sexual behavior. This study aimed to determine the relationship between reproductive health literacy and the sexual behavior of middle adolescents. A quantitative research design with a correlational approach was employed, involving 137 respondents selected through accidental sampling. Data were collected using validated and reliable Likert-scale questionnaires for reproductive health literacy and sexual behavior. Data analysis was performed using the Fisher’s Exact Test. The results indicated that the majority of respondents possessed good reproductive health literacy (85.4%), while only a small percentage reported engaging in sexual behavior (1.5%). Statistical analysis yielded a p-value of 0.272 (p > 0.05). In conclusion, there is no significant relationship between reproductive health literacy and the sexual behavior of middle adolescents at SMA N 1 Cimalaka. Efforts to prevent risky sexual behavior include strengthening family roles, providing counseling, fostering positive social environments, monitoring media use, and encouraging participation in organized activities, sports, arts, and religious programs. Limitations of this study include a design that cannot establish causality and an imbalanced data distribution that may influence the analysis.
OPTIMALISASI PERAN PERAWAT PUSKESMAS DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA PADA MASA PANDEMI COVID 19 MELALUI PROGRAM PELATIHAN COMMUNITY MENTAL HEALTH NURSING (CMHN) Reni Nuryani; Dewi Dolifah; Ayu Prameswari Kusuma Astuti; Popi Sopiah; Sri Wulan Lindasari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1276-1285

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak terhadap kesehatan jiwa masyarakat seperti mengalami perubahan reaksi emosional berupa ketakutan akan penularan, perasaan stigmatisasi, kesepian, kebosanan, kemarahan, kegelisahan, kecemasan dan rasa ketidakpastian. Semakin seseorang merasa cemas yang berlebihan maka kekebalan tubuh  menurun dan bila tidak segera diatasi akan berdampak terjadinya masalah kesehatan jiwa yang lebih berat sehingga diperlukan upaya promosi, pencegahan, pengobatan dan rehabilitasi secara menyeluruh untuk mempertahankan kesehatan jiwa melalui pelayanan kesehatan jiwa masyarakat oleh perawat puskesmas sebagai pemberi pelayanan primer. Kualitas pengetahuan dan keterampilan perawat dalam menjalankan peran perawat pemegang program kesehatan jiwa dapat menentukan keberhasilan pelayanan kesehatan jiwa di masayrakat sehingga perlu dilakukan pelatihan tentang peran perawat dalam pelayanan keperawatan kesehatan jiwa yang berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada msyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat puskesmas dalam memberikan pelayanan keperawatan kesehatan jiwa berbasis komunitas yang meliputi: kemampuan manajemen pelayanan keperawatan kesehatan jiwa komunitas dan pemberian asuhan keperawatan kesehatan jiwa komunitas pada masa pandemik Covid 19. Metodelogi yang digunakan yaitu pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan model Community Mental Health Nursing (CMHN), dilakukan dengan cara daring selama 2 hari dan 1 hari pendampingan praktek lapangan dengan luring kepada 36 perawat pemegang program kesehatan jiwa Se-Kabupaten Sumedang serta dilakukan 3 kali monitoring dan evaluasi. Hasil yang ditemukan dalam kegiatan ini terlaksananya kegiatan pelatihan dan pendampingan CMHN pada perawat puskesmas, adanya peningkatan pengetahuan dengan rata-rata skor 20 dan kemampuan perawat puskesmas dalam melakukan manajemen pelayanan kesehatan jiwa sebesar 25. Perawat dapat menerapkan program CMHN.
Co-Authors Agustin, Salma Fajrian Ahmad Purnama Hoedaya Ahmad Purnama Hoedaya Ahmad Purnama Hoedaya Aini, Yasinta Nurul Aisyah Mulyanti AKHMAD FAOZI Akhmad Faozi Amanda Puspanditaning Sejati Amelia, Lienji Anissa Ayuningsih Anita Natasya Anugrah, Rikman Apriliani, Intan Ashari, Oky Asmara, Rimba Aprillia Ayu Prameswari Ayu Prameswari Kusuma Astuti Ayu Prameswari Kusuma Astuti Azzahirah, Meutya Nabilah Berlian Meirawati Cahyani, Tasya Ergian De Intan Fitria Della Afrilliani Sutaryo Delli Yuliana Rahmat Delli Yuliana Rahmat Diding Kelana Setiadi Fadilah Siti Nurwahyuni Febriana, Linda Fitria, De Intan Hani Siti Hasifa Haryeti, Popon Helmi Akmal Fauzan Hikmat Pramajati Hoedaya, Ahmad Purnama Iman Yazid Abdillah Intan Tarlina Azahra Ira Apriani Nurbaeti Iyos Sutresna Jeje Jajuli Kelana Setiadi, Diding Khoirunnisa Nabilatun Rofifah Kurnia, Ai Lindayani, Emi Marni Siti Nuradha Mazaya, Betsy Elisse Megasari Megasari Mulyana, Egi Andrian Mulyani, Ira Sri Mulyanti, Aisyah Nariswari, Raina Azhari Neng Diana Putri Andini Niam, Raffila Syifaun ningrum, dedah - Nisya Aulia Septiani Novia Ramadhani Nurbaeti, Ira Apriani Nurfadilah, Syfa Dini Nurwahyuni, Fadilah Siti Nuryani, Reni Pradipta, Dea Vega Prameswari, Ayu Purnama, Ahmad Puspita, Dini Aulia Putra, Subhan Manggala Rafika Rosyda Rahmat, Delli Yuliana Rahmat, Delli Yuliana Ramadan, Fitriah Andriyani Ridwan, Heri Ririn Rindayani Riva Nurizkiah Safanah, Ashila Nur Safanah, Ashila Nur Salsabila, Shafa Sanggara, Renalda Dhava Sari Oktavia Depyanti Sejati, Amanda Puspanditaning Selvia, Dina Shafa Aghniya Tsurayya Shelomitha Fransiska Siti Fatimah Zahra Sopiah, Popi Sri Wulan Linda Sari Sukaesih, Nunung Siti Syifa Nur Ayuni Tuti Alawiyah Tuti, Tuti Alawiyah Widyadhari Wulan Lindasari, Sri Wulandari, Anisa Yuliana, Delli Yusy Yus Sinta Dewi