p-Index From 2021 - 2026
15.174
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Prosiding Seminar Nasional MIPA Media Komunikasi FPIPS Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran International Journal of Community Service Learning International Journal of Language and Literature WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Natural Science and Engineering Journal of Psychology and Instructions International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha JURNAL PENDIDIKAN MIPA Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Dharmas Education Journal (DE_Journal) Journal for Lesson and Learning Studies JURNAL PENDIDIKAN IPS Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Abdi Masyarakat Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Ilmiah Tri Hita Karana
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA ., Luh Putu Sri Widnyani; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA dengan menggunakan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V di SD N 5 Belimbing dan SD N 1 Sanda dengan jumlah sampel sebesar 42 siswa, dibagi menjadi kelompok kontrol dan eksperimen. Data sikap ilmiah siswa dikumpulkan menggunakan metode kuesioner dan data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan sikap ilmiah dalam pembelajaran IPA secara signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Quantum dengan model pembelajaran konvensional (F=11,237; p
PENGARUH PEMBELAJARAN MASALAH TERBUKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IV ., Ni Kadek Nuraeni; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran masalah terbuka dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap di Gugus VI Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus VI Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 165 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN 4 Sangsit yang berjumlah 21 orang dan siswa kelas IV SDN 8 Sangsit yang berjumlah 21 orang. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 10,72 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,02. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran masalah terbuka dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 38,90 dan kelompok kontrol adalah 26,24. Hal ini berarti bahwa eksperimen > kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran masalah terbuka berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas IV semester genap di Gugus VI Kecamatan Sawan.Kata Kunci : kemampuan pemecahan masalah matematika, pembelajaran masalah terbuka This study aims to determine differences in mathematical problem solving ability among the students who were taught by using open-ended learning and the students who were taught by using conventional learning in the second semester of the fourth grade students in Cluster VI District of Sawan in the academic year 2015/2016. This research was a quasi-experimental research. The population of this research were all fourth grade students in Cluster VI District of Sawan in the academic year 2015/2016 which amounted to 165 people. Samples of this research that fourth grade students of SDN 4 Sangsit which consisted of 21 people and fourth grade students of SDN 8 Sangsit which consisted of 21 people. The data were collected using the methods of tests. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained tarithmetic = 10.72 and ttable (at significance level of 5%) = 2.02. That means tarithmetic > ttable, and it can be interpreted that there are signifficance difference toward mathematical problem solving ability between the students who were taught by using open-ended learning and the students who were taught by using conventional learning. Of the average ( ) is calculated, known to the average of experimental group is = 38,90 and the control group is = 26,24. That means the experimental > control, and it can be concluded that the application of open-ended learning has a positive effect on mathematical problem solving ability of the fourth grade students in the second semester of Cluster VI District of Sawan.keyword : mathematical problem solving ability, open-ended learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V ., Gusti Ayu Kade Emi Saptayanti; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dan model pembelajaran konvensional siswa kelas V di SD Gugus Singasari Kecamatan Pekutatan Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post test only control group design. Sampel sebanyak 2 kelas, yang terdiri atas 55 orang. Kelas eksperimen dan kelas control ditentukan dengan tekhnik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metodeo bservasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dengan uji-t. Berdasarkan analisis data dengan uji-t, diperoleh nilai thitung sebesar 45,70 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,006 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran teams games tournment dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 39,11 dan kelompok kontrol adalah 26, 09. Hal ini berarti eksperimen > kontrol, menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran teams games tournament berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus Singasari Kecamatan Pekutatan tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Hasil belajar matematika, teams games tournament The aims of this study are to know the significant differences of the student’s learning outcomes on match between the students who were taught by using cooperative learning model teams games tournament and the students who were taught using conventional learning model of the five grade students in Cluster Singasari District of Pekutatan School Year 2015/2016. This research was a quasi-experimental design with non-equivalent post-test only control group design. The Samples were two classes which consisted of 55 students. The Experimental class and control class were determined by random sampling technique. The data were collected using the methods of observation and tests. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics through t-test. Based on the analysis of data with t-test, obtained tarithmetic 45,70 and ttabel =2,006 at significant level is 5%. The results show that tarithmetic > ttabel, so it can be interpreted that there are differences in mathematics learning outcomes significantly between students who take to the lesson with teams games tournament learning model and students following the study with conventional learning model. Of the average ( ) is calculated, known ( ) experimental class was 39,11 and the control class was 26,09. This means that eksperimental > control, result showed that application cooperative learning model teams games tournament type learning outcomes on mathematics significantly of the five grade students in Cluster Singasari District of Pekutatan School Year 2015/2016.keyword : learning outcomes on mathematics, teams games tournament
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., Luh Salvia Antari; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Pangkungparuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dan sampel penelitian ini adalah kelas IVA SD N 1 Pangkungparuk yang berjumlah 23 orang dan siswa kelas IVB SD Negeri 1 Pangkungparuk yang berjumlah 21 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data dinalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional, dengan t = 2,06 dan signifikan < 0,05. Rata-rata hasil belajar IPA ekperimen adalah 15,30 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kontrol sebesar 12,67. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : think pair share, hasil belajar IPA This study aims to determine the difference of science learning outcomes between students who follow the learning with cooperative learning model Think Pair Share type and students who follow the learning with conventional learning in fourth grade students SD Negeri 1 Pangkungparuk. This type of research is quasi experimental research. Population and sample of this research is class IVA SD N 1 Pangkungparuk which amounted to 23 people and student grade IVB SD Negeri 1 Pangkungparuk which amounted to 21 people. Learning result data is collected by using objective test. Data were analyzed using t-test. The results of this study indicate that there are differences of science learning outcomes between students who were taught by using cooperative learning model Think Pair Share type and students who were taught by using conventional learning, with t = 2.06 and significant
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2016/2017 GUGUS VII KECAMATAN KUBUTAMBAHAN ., Ni Kadek Sukreni; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11035

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model think pair share dan konvensional. 2) Untuk mengetahui pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran think pair share dan minat terhadap hasil belajar IPA. 3) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan pada kelompok siswa yang memiliki minat tinggi, antara yang mengikuti pembelajaran dengan model think pair share dan konvensional. 4) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan pada kelompok siswa yang memiliki minat rendah.Pembelajaran dengan model think pair share dan konvensional adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Bontihing yang berjumlah 89 orang. Sedangkan sampel dari penelitian ini berjumlah 40 orang untuk kelas eksperimen dan 49 orang untuk kelas kontrol. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes menggunakan instrumen tes pilihan ganda, sedangkan tingkat minat belajar siswa dikumpulkan dengan metode non-tes menggunakan instrumen kuisioner minat belajar.Pembelajaran dengan model think pair share dan konvensional adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Bontihing yang berjumlah 89 orang. Sedangkan sampel dari penelitian ini berjumlah 40 orang untuk kelas eksperimen dan 49 orang untuk kelas kontrol. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes menggunakan instrumen tes pilihan ganda, sedangkan tingkat minat belajar siswa dikumpulkan dengan metode non-tes menggunakan instrumen kuisioner minat belajar.Kata Kunci : Kata–kata kunci: think pair share, minat belajar, hasil belajar ABSTRACT The purpose of this study is1) To know the difference of science learning outcomes are significant between groups of students who follow the learning with the model of think pair share and conventional. 2) To know the effect of significant interaction between thinking pair share model and interest to science learning outcomes. 3) To know the difference of science learning outcomes that are significant in the group of students who have high interest, among which follow the learning with the model of think pair share and conventional. 4) To know the difference of science learning outcomes that are significant in the group of students who have low interest. Learning with the think pair share and conventional model is a quasi-experimental research. The population of this study are all students of grade V of SD in Bontihing Village, amounting to 89 people. While the sample of this study amounted to 40 people for the experimental class and 49 people for the control class. Student learning result data was collected by using test method using multiple choice test instrument, while student interest level was collected by non-test method using questionnaire interest learning instrument. Learning with the think pair share and conventional model is a quasi-experimental research. The population of this study are all students of grade V of SD in Bontihing Village, amounting to 89 people. While the sample of this study amounted to 40 people for the experimental class and 49 people for the control class. Student learning result data was collected by using test method using multiple choice test instrument, while student interest level was collected by non-test method using questionnaire interest learning instrument.keyword : Keywords: think pair share, interest in learning, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA ., Luh Made Diah Sukmayani; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan motivasi belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional; (2) perbedaan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional; (3) perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Klungkung tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 175 orang. Sampel penelitian yaitu kelas IV SDN 1 Semarapura Klod yang berjumlah 46 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner untuk mengukur motivasi belajar dan tes untuk mengukur hasil belajar IPS. Data yang diperoleh, dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji analisis multivariat (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F = 125,711 dan Sig.= 0,000); (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F = 18,964 dan Sig.= 0,000); (3) terdapat perbedaan yang signifikan motivasi belajar dan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F = 73,425 dan Sig.= 0,000). Jadi model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik daripada model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model STAD, motivasi belajar dan hasil belajar IPS This study aims to know: (1) the differences of learning motivation among students who take the learning with STAD and students who follow learning with conventional learning models; (2) the differences of learning achievement in IPS among students who take the learning with STAD and students who follow learning with conventional learning models; (3) the differences of learning motivation and learning achievement in IPS among students who take the learning with STAD and students who follow learning with conventional learning models. The type of research is quasi-experimental. The population was grade IV Gugus IV Klungkung district in Academic Year 2014/2015 with 175 people. The research sample is class IV SDN 1 Semarapura Klod with 46 people. Questionnaires and objective tests were used to measure learning motivation and learning achievement of social studies students. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis and multivariate analysis test (MANOVA). The research results indicate that: (1) the difference of learning motivation among studies follow the model of cooperative learning STAD and students who take the conventional learning model (F = 125,711 and Sig.= 0,000); (2) the difference of learning achievement in IPS among students follow the cooperative of learning model STAD and students who take the conventional learning model (F = 18,964 and Sig.= 0,000); (3) the difference between learning motivation and learning achievement of social studies students who take cooperative learning model STAD and students who take the conventional learning model (F = 73,425 and Sig.= 0,000).keyword : model STAD, learning motivation and learning achievement in IPS
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Putu Ardi Wiranata; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Rancangan penelitian menggunakan “post-test only control group design” dengan analisis data uji-t. Populasi penelitian ini yaitu siswa yang ada di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 sejumlah 224 siswa. Sampel Diambil menggunakan teknil random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan perhitungan thitung = 45,65 > ttabel = 2,021 dengan signifikasi < 0,05. Rata-rata hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning lebih tinggi daripada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional 31,58 > 24,96. Hal ini menunjukkan model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : problem based learning, hasil belajar. This study aims to determine the difference between IPA learning outcomes between groups of students who were taught using a problem based learning model with a group of students who were taught using instructional model of konvensional. The study design used "post-test only control group design" with t-test data analysis. The population of this study are students in Gugus XV District Buleleng 2016/2017 lessons a number of 224 students. Sample Taken using teknil random sampling. The results showed that there was a significant difference of science learning outcomes between groups of students who were studied with problem based learning model and groups of students who were learned by using konvensional model with thitung = 45,65 > ttabel = 2,021 with signifikasion < 0,05. The average learning outcomes of the students group that were taught by problem based learning model was higher than the group of students who were taught by konvensional model 31,58 > 24,96. This shows the instructional model of problem based learning has a significant effect on the science learning outcomes.keyword : problem based learning, learning outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS ., Kadek Selvia Narayani; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar pada mata pelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 5 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan multimedia presentasi pembelajaran. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 5 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 34 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda yang berjumlah 20 butir. Data yang terkumpul ini selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik diskriptif. Hasil penelitian dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) dalam pembelajaran IPS kelas V SD Negeri 5 Banyuning menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari rata-rata 66% pada siklus I menjadi 84% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tie think pair share (TPS) dalam pembelajaran IPS di klas V SD Negeri 5 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan terjadi karena siswa termotivasi untuk belajar dengan adanya diskusi kelompok yang berisikan kegiatan berpikir (think), berpasangan (pair) dan berbagi (sharing). Penulis menyarankan agar (1) siswa hendaknya mengikuti proses pembelajaran dengan baik, sehingga mampu menerima pembelajaran yang disampaikan oleh guru, (2) guru hendaknya menerapkan model-model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa, (3) pihak sekolah hendaknya meningkatkan kualitas pembelajaran dan menyediakan media pembelajaran untuk membantu siswa dalam kegiatan pembelajaran. Kata Kunci : Kata-kata kunci : think pair share, hasil belajar. This study aims to determine learning outcomes in social studies, fifth grade students of SD Negeri 5 Banyuning year academic 2015/2016. after the implementation of cooperative learning model Think Pair Share (TPS) aided learning multimedia presentation. This is a a classroom action research. The subjects were fifth grade students at SDN 5 Banyuning 2015/2016 school year totaling 34 people. Data collected by the instruments of learning outcomes in the form of a multiple choice test of 20 items. The collected data is going to analyzed using descriptive statistical analysis. The result of the application of cooperative learning model think pair share (TPS) in learning social studies class V SD Negeri 5 Banyuning showed that an increase in student achievement from an average of 66% in the first cycle to 84% in the second cycle. Based on these results it can be concluded that the implementation of cooperative learning model tie think pair share (TPS) in social class learning in class V SD Negeri 5 Banyuning 2015/2016 school year to improve student learning outcomes. The increase occurred because students are motivated by the discussion group that contains the activity of thought (think), pairs (pair) and sharing (sharing). The authors suggest that (1) students should follow the lessons well, so it can be taught by the teacher, (2) teachers should implement learning models that match the characteristics of students, (3) the school should improve the quality of learning and provide learning media to help students in learning activities.keyword : Key words : think pari share, the result of the study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MEANS-ENDS ANALYSIS (MEA) DENGAN SETTING BELAJAR KELOMPOK BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD ., Ketut Teddi Harto; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar siswa pada kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional, (2) deskripsi hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan model MEA dengan setting belajar kelompok, dan (3) pengaruh yang signifikan metode MEA dengan setting belajar kelompok terhadap hasil belajar dalam mata pelajaran Matematika pada siswa kelas IV SD di Desa Bebetin Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen (quasi experiment) dengan rancangan desain non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SD di Desa Bebetin tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 45 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 45 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar Matematika. Bentuk tes hasil belajar Matematika yang digunakan adalah tipe uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung 3,23 > ttabel 2,00 dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model MEA dengan setting belajar kelompok yaitu 30,18 yang berada pada kategori sangat tinggi dan siswa yang belajar menggunakan metode ceramah yaitu 25,53 yang berada pada kategori tinggi, sehingga terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model MEA dengan setting belajar kelompok dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan metode ceramah. Jadi terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan model MEA dengan setting belajar kelompok.Kata Kunci : model MEA, belajar kelompok, hasil belajar Matematika This study aimed to determine : ( 1 ) description of the learning outcomes of students in the control group that followed the conventional learning methods , ( 2 ) description of the learning outcomes of students in the experimental group who followed the model of learning with MEA with group learning setting , and ( 3 ) the influence of the significant method of MEA with group learning setting on learning outcomes in Mathematics in fourth grade student at Bebetin Village Academic Year 2013/2014 . The study was quasi-experimental ( quasi experiment ) with a design draft of non equivalent post - test only control group design . The study population was all students in elementary school in the Bebetin village academic year 2013/2014 , amounting to 45 people . Samples collected by random sampling , amounting to 45 people . The data collected in this study is the result of learning Mathematics . Mathematics achievement test form used is the type of description . The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical t-test . The results showed that t 3.23 > 2.00 ttable and supported by the difference in the average score obtained by the students who learned using the MEA model of group learning setting is 30.18 which is the category of very high and students learn to use the method lecture is 25.53 which was the high category , so there are differences in mathematics achievement significantly between groups of students learn to use the model of MEA with group learning setting with a group of students who are learning to use the lecture method . So there is a significant effect on the application of the MEA with group learning setting.keyword : models of MEA , group learning , learning outcomes Mathematics
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARANTALKING STICK BERBANTUAN KARTU SOAL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA ., A.A. Gede Agung Wisnu; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6995

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui peningkatan keaktifan siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA SDN 2 Banjar Bali dengan penerapan model pembelajaran talking stick berbantuan media kartu soal dan (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA SDN 2 Banjar Bali dengan penerapan model pembelajaran talking stick berbantuan media kartu soal. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian, yaitu siswa kelas IV SDN 2 Banjar Bali tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 21 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 4 kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode observasi dengan instrumen lembar observasi untuk data keaktifan belajar dan metode tes dengan instrument tes hasil belajar untuk data hasil belajar. Analisis data yang digunakan, yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus I, tingkat persentase rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 73,1% dengan kategori “cukup aktif” dan tingkat persentase rata-rata hasil belajar siswa adalah 71,67% dengan kategori “sedang”, serta ketuntasan klasikal hasil belajar siswa mencapai 61,9%, Berdasarkan hasil ini, menunjukkan bahwa indikator keberhasilan yang ditetapkan belum terpenuhi. Pada siklus II, persentase rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 83,57% dengan kategori “aktif” dan persentase rata-rata hasil belajar siswa adalah 85% dengan kategori “tinggi”, serta ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada siklus II ini mencapai 85,71%. Hal ini berarti, indikator keberhasilan yang ditetapkan sudah terpenuhi pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran talking stick berbantuan kartu soaldapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Banjar Bali.Kata Kunci : model pembelajaran talking stick, media kartu soal, keaktifan, hasil belajar. This research aimed: (1) to determine the increase learning activeness of fourth grade students in science subjects at SDN 2 Banjar Bali with the implementing of Talking Stick Learning Model aided question card media and (2) to determine the increase learning outcomes of fourth grade students in science subjects at SDN 2 Banjar Bali with the implementing of Talking Stick Learning Model aided question card media. This research is classroom action research (CAR) with research subjects, namely the fourth grade students of SDN 2 Banjar Bali academic year 2015/2016, which has 21 students. This research was conducted in two cycles, consisting of 4 meetings. Data collecting in this research was conducted using the observation method with the observation sheet instruments for learning activeness data and testing methods with test instrument of learning outcomes for learning outcomes data. Analysis of the data used, namely quantitative descriptive analysis. Based on research results, in the first cycle, the average percentage of students learning activeness was 73.1% with the category of "active enough" and the average percentage of student learning outcomes was 71.67% with the category of "moderate", and classical completeness achieving student learning outcomes was 61.9%, Based on these results, showing that indicators of success set have not been met. In the second cycle, the level of the average percentage of students' learning activeness is 83.57% with the category of "active" and the level of the average percentage of student learning outcomes is 85% to the category of "high", and classical completeness student learning outcomes in this second cycle reached 85.71%. Its means that the indicators of success set are met in the second cycle. Based on the results, it can be concluded that implementing of talking stick learning model aided question card can improve activeness and learning outcomes of fourth grade student SDN 2 Banjar Bali. keyword : talking stick learning model, question card media, activeness, outcomes learning.
Co-Authors ., A.A. Gede Agung Wisnu ., Desak Ketut Paramita ., Eva Roosyana Dewi ., Gusti Ayu Kade Dwi Nirmala Dewi ., Gusti Ayu Kade Emi Saptayanti ., Gylank Okka Prathama I.W. ., I Gede Wisnu Antara ., I Gusti Ayu Nyoman Prawidayanti ., I Gusti Ayu Winda Dwi Wahyuni ., I Ketut Dedi Agung Susanto Putra ., I Made Bagus Susila Putra ., I Made Dwita Saraswatha ., I Made Helly Mahayana ., I Putu Yogi Karnanda ., Ida Ayu Kade Marta Adnyani ., Kadek Ayu Nataliani ., Kadek Rai Puspitawangi ., Kadek Selvia Narayani ., Kadek Yuni Artati ., Ketut Indah Arfika Yani ., Komang Hendrawan ., Luh Budiasih ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd. ., Luh Putu Sri Widnyani ., Luh Salvia Antari ., Made Yuni Paramita ., Muhammad Hasim ., Ni Kadek Nuraeni ., Ni Kadek Sukreni ., Ni Kadek Susi Oktapiani ., Ni Luh Diah Noviyanti ., Ni Made Ayu Permita Budiani ., Ni Made Dwi Kartika ., Ni Putu Seni Armini ., Ni Putu Sri Widiyastuti ., Ni Wayan Yuniari ., Putu Ardi Wiranata ., Putu Ayu Riska Candrayani ., Putu Frendita Muliantika Ade Ayu Sri Wulandari Adnyani, Komang Alit Darma Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Afni, Nur' Agung Yulia Astuti Agustina, I Gusti Ayu Tri Alexander Hamonangan Simamora Anak Agung Dwi Mas Juliastari Andryani, Ni Kadek Dessy Riris Anfal, Wahyuddin Antara, I Kadek Nika Antari, Putu Lusi Ardiari, Ni Putu Asnita Eka Ari, Ni Luh Putu Merta Aryandani, Ni Made Sintya Astuti, Agung Yulia Aulia Deviana Purnamayani Bagus Putu Aryana Basilius Redan Werang Bayu, I Made Krisna Daniel Happy Putra Darmayanti, Ni Nyoman Karina Mas Desak Putu Parmiti Deswinta Febiyanti Devi, Kadek Sri Trisna Dewa Nyoman Sudana Dewi, Luh Gede Ayu Rusiana Dewi, Luh Gede Santhika Dewi, Luh Monik Septiani Dewi, Ni Wayan Tutik Santika Dharmayanti, Putu Ary Dinna Tertiana Divayuda, I Putu Gede Bagus Tedja Donnie Weda Dharmawan . Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Eryang, Ni Wayan Putu Dila Febiyanti, Deswinta Gede Elga Pranata ., Gede Elga Pranata Gede Eva Ariska Putra ., Gede Eva Ariska Putra Gusti Ayu Made Indah Setiawati Gusti Ayu Made Mia Arisandhi Gusti Ngurah Sastra Agustika Hadiwinata, Simon Hiranmayena, Ni Putu Candra I Dewa Gede Satria Juniarta . I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede N. Suta Waisnawa I Gede Yudi Setiawan ., I Gede Yudi Setiawan I Gst. Ayu Agung Windha Laksmi Dewi I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ayu Tri Agustina I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Kadek Agus Sudiandika I Kadek Agus Sudiandika I Kadek Agus Sudiandika I Kadek Ira Widiana I Kadek Suartama I Ketut Agus Budiartana . I Ketut Agus Budiastawa Putra . I Ketut Gading I Komang Sudarma I Made Candiasa I Made Darsana I Made Gunamantha I Made Hendra Sukmayasa I Made Margunayasa I Made Suarjana I Made Sujana I Made Tegeh I Made Wiraguna . I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Adi Pratama, I Putu Adi I Putu Agistyawangsa I Putu Agus Adi Saputra I Putu Windu Pratama I W. Gylank Okka Prathama I Wayan Eka Mahendra I Wayan Permaswitra ., I Wayan Permaswitra I Wayan Susanta I Wayan Widiana Ida Ayu Alit Artini H . Ida Ayu Mas Utami Putri Ida Bagus Ngurah Manuaba . Ign. Wayan Suwatra Ignatius I Wayan Suwatra Ismiatul Jannah . Jian-Bang Deng Kade Sathya Gita Rismawan Kadek Ayu Wahyuni Kadek Dian Indah Sari Kadek Ermi Rosalina . Kadek Hery Martin Edy Permana ., Kadek Hery Martin Edy Permana Kadek Siska Wulandari Kadek Sri Trisna Devi Kadek Yudiana Kadek Yuliantini ., Kadek Yuliantini Kandi, Ni Nyoman Andi Sri Ketut Pudjawan Ketut Sedana Arta Ketut Sri Puji Wahyuni Ketut Suma Ketut Teddi Harto . Komang Asriningsih . Komang Nitha Eliyani Komang Suandewi Komang Sujendra Diputra Kusumayani, Ni Kadek Mila Kusumayani, Ni Kadek Mila Ledang, Herlince Beri Lestari, Ni Putu Yeni Luh Dian Mahayani Luh Made Diah Sukmayani ., Luh Made Diah Sukmayani Luh Putu Riyanti Yulia Dewi . Luh Putu Sri Lestari M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Si Drs. Gede Raga . Made Agus Adi Setyawan Made Merri Tarisna Made Sastrini . Made Sumantri Made Vina Arie Paramita Made Wery Dartiningsih Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahendra, I Gede Ricky Manu, Ferderika Nofriyanti Maria Goreti Rini Kristiantari Mariantini, Luh Maritza Agustin Monica Virly Egithareina Mahendra N Putri Sumaryani Nanditasari, Kadek Dwi Ni Kadek Adnyani ., Ni Kadek Adnyani Ni Kadek Dessy Riris Andryani Ni Kadek Elsya Charlina Ni Kadek Sintayani Ni Ketut Sri Mahendri Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Ketut Warmi Juliantari Ni Komang Astari Ni Komang Ayu Wahyuni Ni Komang Nanda Mega Utami Ni Luh Gede Sulistyawati Ni Luh Made Mita Oktaviani Ni Luh Pande Latria Devi Ni Made Radha Dwi Goestiani ni made sri sukmawati Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Sumarniti . Ni Putu Asih Rosalina ., Ni Putu Asih Rosalina Ni Putu Nita Loka Ni Putu Riska Damayanti Ni Putu Sri Artini . Ni Putu Sri Ratna Dewi Ni Wayan Anisa Rianti Ni Wayan Arini Ni Wayan Eka Widiastini Ni Wayan Nopi Adnyani ., Ni Wayan Nopi Adnyani Ni Wayan Rati Ni Wayan Sunita Ni Wayan Tutik Santika Dewi Nicanta, Flower Nice Maylani Asril Nyoman Adi Sudhira Nyoman Jampel Nyoman Sri Mayuni . Oktariani, Reza Parmithi, Ni Nyoman Pradnyani, Putu Sagita Prathama, I W. Gylank Okka Premana, Dewa Nyoman Dede Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Purnamayani, Aulia Deviana Putra, I Gede Diyana Putra, I Gede Made Yoga Dwi Putri, Ni Komang Indah Melantini Putu Aditya Antara Putu Ari Udayani . Putu Citra Arni Kusumaningrum . Putu Dharma Komala Suarsi Putu Eka Krisnayani . Putu Elsa Yulian Vitriani Giri ., Putu Elsa Yulian Vitriani Giri Putu Listya Candra Dewi Putu Nanci Riastini Ranting, Ni Wayan Rezaldi Rismayanti, Ni Made Rismayasa, Kadek Ady S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Santra, Putu Santra, Putu Saputra, I Putu Agus Adi Saputra, I Putu Agus Adi Saputra, Made Darma Sayang Pradnyani, I Dewa Ayu Septiana, I Gede Yudha Setiawan, Nyoman Rudi Sri Hardiningsih sri sukmawati, ni made Sripangjaya, Komang Agus Suandewi, Komang Suandewi, Ni Km. Suarsi, Putu Dharma Komala Suartawan, I Dewa Gede Sudiandika, I Kade Agus Sudiandika, I Kadek Agus Sugita Utami, Ida Ayu Nyoman Trisna Sulaksana, I Made Harman Sulistianingsih, Kadek Ferna Supartayasa, I Ketut Rauh Suprabawa, Nyoman Suriani, Luh Yeni Suryani, Ni Komang Suryani, Ni Komang Suryantari, Ni Made Ayu Susanti, Kadek Ayu Citra Susanti, Ni Komang Novi Susanti Swiyadnya, I Made Gede Tiarawati, Putu Tirtawati, I Gusti Ayu Tri Utami, Ida Ayu Putri Trisna, Gusti Ayu Putu Sukma Tunas Arnawa, I Ketut Tunas Arnawa, I Ketut Udayani, Ni Komang Restu Tri Krisnanti Wahyuni, I Gusti Ayu Winda Dwi Wahyuni, Ni Komang Ayu Wahyunita, I Gusti Ayu Widya Tri Wayan Eka Paramartha Widiadnyani, Kadek Widiari, Luh Eka Ratna Wiratsari, Kadek Tatanika Yuniari, Ni Putu Anik Yuswantara, I Kadek Jodi