p-Index From 2021 - 2026
6.002
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Briket dari Sampah Upakara di Desa Adat Kedongan Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung-Bali I Wayan Suanda; I Ketut Widnyana; Kadek Intan Rusmayanthi; Agustinus Dei; Kadek Yuniari Suryatini
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 1 (2026): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v4i1.3541

Abstract

Keindahan alam Bali dengan kehidupan sosial religius disertai tatanan kehidupan sosial umat Hindu yang mayoritas dianut masyarakat Bali menjadi tujuan wisata. Kunjungan wisatawan ke Bali yang terus meningkat memberikan kesempatan untuk tumbuhnya lapangan kerja. Kesempatan berusaha yang tinggi melahirkan ide, daya cipta, dan kreasi untuk beraktivitas bagi memasyarakat. Peningkatan taraf hidup masyarakat Bali dapat menghidupkan kesenian, adat, sosial budaya dan menjalankan kegiatan spiritual keagamaan dengan mengadakan upakara/upacara. Aktivitas kehidupan yang terus meningkat disertai munculnya kesenian yang mendukung kepariwisataan dapat menghasilkan suatu bahan sisa berupa limbah atau sampah. Sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas upakara/upacara dan aktivitas kepariwisataan volumenya terus bertambah dan menumpuk di tempat pengelolaan sampah sementara (TPS) maupun di TPS3R yang dikhawatirkan dapat memberi kesan negatif terhadap pariwisata Bali, mengganggu kesehatan dan lingkungan. Untuk mengurangi tumpukan sampah dan terjaganya lingkungan bersih diperlukan tata kelola sampah berbasis sumber melalui pemberdayaan masyarakat dengan alih teknologi agar menjadi bernilai ekonomi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Tim dosen pengabdian dari beberapa perguruan tinggi memberikan solusi alternatif, yaitu: “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Briket Sampah Upakara”, dengan alih teknologi berupa pembuatan tungku pembakaran sampah organik menjadi Briket atau Bio-arang untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini diikuti dengan antusias tinggi ditandai kehadiran peserta dengan diskusi dan meningkatnya pengetahuan serta keterampilan masyarakat tentang pengelolaan sampah menjadi briket.
Integrasi STEM dalam Pemberdayaan Masyarakat: Inovasi POC dan Kompos Plus sebagai Simulasi Proses Redoks untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Hijau Agrippina Wiraningtyas; Olahairullah Olahairullah; Irma Rubianti; Muhammad Subhan; I Ketut Widnyana; Putu Eka Pasmidi Ariati
JURNAL REDOKS : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA DAN ILMU KIMIA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Redoks : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/re.v9i1.4147

Abstract

Sektor pertanian di daerah tertinggal seperti Desa Mangge Na’e, Kabupaten Dompu, menghadapi masalah multidimensi yang saling berkaitan, meliputi ketergantungan tinggi pada input kimia yang mahal, minimnya akses irigasi yang andal, pemborosan limbah organik, serta kerentanan ketahanan pangan dan gizi yang tercermin dari angka stunting sebesar 13,56%. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk menjawab tantangan tersebut melalui integrasi pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) dengan fokus pada inovasi teknologi tepat guna berbasis prinsip kimia redoks. Melalui metode participatory action research (PAR), masyarakat diajak terlibat langsung dalam simulasi dan produksi Pupuk Organik Cair (POC) Plus dan Kompos Plus dari limbah rumah tangga dan pertanian. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga aspek: (1) aspek produksi dengan rerata produksi POC 50 liter/bulan, pengurangan ketergantungan pupuk kimia hingga 60%, dan penurunan penggunaan pestisida sintetis sebesar 50%; (2) aspek kapasitas masyarakat yang tercermin dari peningkatan pengetahuan kader posyandu sebesar 85%, serta penguasaan keterampilan teknologi dan matematika dalam mengelola usaha tani; dan (3) aspek ekonomi-lingkungan berupa penghematan biaya produksi, peningkatan akses pangan bergizi melalui 25 unit Taman Gizi keluarga, serta terbangunnya model ekonomi hijau berbasis sirkularitas lokal. Program ini membuktikan bahwa integrasi STEM tidak hanya menyelesaikan masalah teknis, tetapi juga membangun literasi sains dan kelembagaan masyarakat yang berkelanjutan. Model ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah tertinggal lain guna mendorong ketahanan pangan, kemandirian energi, dan pertumbuhan ekonomi inklusif.
EFEKTIVITAS ISOLAT Trichoderma spp. DALAM PENGENDALIAN PENYAKIT AKAR GADA (Plasmodiaphora brassicae Wor.) PADA SAWI HIJAU (Brassica rapa) Ni Putu Pandawani; I Ketut Widnyana; I Ketut Sumantra
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.265 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas dosis dan usia biakan dari isolat Trichoderma spp. dalam pengendalain penyakit akar gada pada tanaman sawi. RAK Faktorial digunakan pada penelitian dengan 2 faktor dan  3 ulangan. Faktor pertama adalah dosisdari isolat Trichoderma spp. yang terdiri dari 3 level dosis, yaitu 500 ml; 250 ml dan 0 ml. Faktor kedua adalah usia biakan dari isolate Trichoderma spp. yang terdiri dari 3 lever usia biakan isolate Trichoderma spp yaitu usia biakan 1 minggu; usia biakan 2 minggu dan usia biakan 3 minggu. Pada tanaman sawi yang terinfeksi penyakit akar gada, perlakuan beberapa dosis isolat Trichoderma spp. dan perlakuan beberapa usia biakan dari Trichoderma spp. memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap variabel tinggi tanaman sawi, daun tanaman sawi dan persentase penyakit. Perlakuan dari isolat Trichoderma spp. dosis 500 ml menghasilkan tinggi tanaman 21,68% dan  daun tanaman 26,63 %  lebih tinggi secara nyata dibandingkan  dengan tinggi tanaman dan  daun pada perlakuan  tanpa pemberian isolat Trichoderma spp. Perlakuan  dari isolat Trichoderma spp. dengan usia biakan 2 minggu,  menghasilkan tinggi tanaman 12,80 % dan daun 16,04% nyata lebih tinggi, dibandingkan dengan  tinggi dan daun tanaman pada perlakuan isolat Trichoderma spp. usia biakan 1 minggu . Persentase penyakit akar gada pada tanaman sawi pada perlakuan kombinasai isolat Trichoderma spp. dosis biakan 500 ml dan usia biakan isolat Trichoderma spp 2 minggu,  mencapai 0 %,  yang berarti tanpa adanya serangan penyakit akar gada. DOI: 10.37637/ab.v3i1.422
Co-Authors A. A. Ketut Sudiana Abdul Muis Agrippina Wiraningtyas, Agrippina Agustinus Dei Aloisius Loka Son Anik Yuesti Aplorida Lingu Lango Aplorida Lingu Lango Aset, Arselinus Baiq Harly Widayanti Cokorda Javandira Darmawan, I Kadek Ari Denda Riratih Denok Lestari Deviani, Ni Wayan Dewa Gede Wiryangga Selangga Dewa Putu Aris Sadana Dewa Putu Oka Prasiasa Dwi Cahya, Ida Ayu Pradnya Dwie Kristina Juliastini Eka Lestari Farida Hanum Frizkiawan I Sompalele Gidion Lobo Lenga Helena Murni Hendra Pribadi Huda, Ahmad Akromul I G.N. Alit Wiswasta I GD Yudha Partama I GD. Yudha Partama I Gede Yudha Partama I Gusti Ayu Diah Yuniti I Gusti Ayu Rai I Gusti Ngurah Alit Wiswasta I Gusti Ngurah Anom I Gusti Ngurah Anom I Ketut De Supartana I Ketut Suada I Ketut Sumantra I Komang Sukendra I Made Budiasa I Made Diarta I Made Kartika I Made Subrata I MADE SUKERTA I Made Tamba I Made Wahyu Wijaya I Made, Budiasa I NENGAH MULIARTA I Nyoman Gede Maha Putra I Nyoman Patra I Nyoman Suta I Putu Sujana I Wayan Cipta, I Wayan I Wayan Seputra Kuspianto I Wayan Suanda Ida Bagus Swaputra Irma Rubianti Irma Rubianti jamila mustabi Kadek Ayu Ekasani Kadek Intan Rusmayanthi Kadek Yuniari Suryatini Kuspianto, I Wayan Seputra Leni Marlina Listihani, Listihani Muhammad Subhan Ni Gst. Ag. Gde Eka Martiningsih Ni Putu Eka Pratiwi Ni Putu Pandawani Ni Putu Sukanteri Ni Wayan Ekayanti Nik, Nikolas Nyoman Utari Vipriyanti Olahairullah Olahairullah Olahairullah, Olahairullah Pandango, Semi Pande Komang Suparyana Partama, I GD Yudha Patra, I Nyoman Prabawa, Panca Dwi Putra, I Nyoman Gde Maha Putu Ayu Adi Atseriyani Diahantari Putu Edi Yastika Putu Edi Yastika Putu Eka Pasmidi Ariati Putu Fajar Kartika Lestari Putu Lasmi Yulianthi Sapanca Putu Lasmi Yulianti Sapanca Putu Lasmi Yuliyanthi Sapanca Putu Lasmi Yuliyanthi Sapanca, Putu Lasmi Yuliyanthi PUTU SEKARWANGI SARASWATI Putu Suwardike Rasyid Ridha Rasyid Ridha Rikardus Tinja Sapanca, Putu Lasmi Yulianthi Sapanca, Putu Yulianthi SATRIYAS ILYAS Semadi, Gusti Ngurah Yoga Semi Pandango Sri Jumiyati Sudirman Daeng Massiri Syukur Umar Tauladan, Anan Wardana, Miko Andi Wayan Maba Wedayani, Ni Made Wijaya, I Made Wiratama, I Gusti Ngurah Made Wiswasta, I Gusti Ngurah Alit Yakobus Pffeferius Edvend Saba Agu Yastika, Putu Edi Zofar Agluis Banunaek