Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Lingkungan Sekolah Dan Media Pembelajaran Visual Terhadap Hasil Belajar Di SMAN 1 Tompaso: Penelitian Allen A. CH. Manongko; Johny Taroreh; Bravo Reandy Miracle Rori
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan sekolah dan media pembelajaran visual terhadap hasil belajar siswa di SMAN 1 Tompaso. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya kondisi lingkungan belajar yang kondusif serta pemanfaatan media pembelajaran yang efektif dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto, di mana peneliti tidak memberikan perlakuan khusus terhadap variabel yang diteliti, melainkan mengkaji hubungan antarvariabel berdasarkan kondisi yang telah ada. Lingkungan sekolah dan media pembelajaran visual ditetapkan sebagai variabel bebas, sedangkan hasil belajar siswa sebagai variabel terikat. Pengumpulan data dilakukan melalui angket tertutup untuk mengukur persepsi siswa terhadap lingkungan sekolah dan penggunaan media pembelajaran visual, serta dokumentasi nilai hasil belajar siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis regresi untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang kondusif dan penggunaan media pembelajaran visual yang tepat berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Temuan ini menegaskan bahwa penciptaan lingkungan sekolah yang mendukung serta optimalisasi media pembelajaran visual perlu mendapat perhatian serius dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.
Analisis Kualitas Layanan TikTok Shop Dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Melalui Electronic Service Quality di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Manado : Penelitian Anjelina Situmorang; Johny Taroreh; Allen CH. Manongko
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi kualitas layanan elektronik (E-Service Quality/E-SERVQUAL) dan implikasinya terhadap kepuasan pelanggan pengguna TikTok Shop di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Manado. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan platform social commerce yang memadukan fitur hiburan dan transaksi jual beli dalam satu aplikasi, sehingga kualitas layanan digital menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat kepuasan dan loyalitas pengguna. Dimensi kualitas layanan yang dikaji meliputi efisiensi, keandalan, pemenuhan pesanan, privasi, daya tanggap, kompensasi, dan kemudahan kontak. Wawancara ekstensif, observasi partisipan, dan catatan tertulis merupakan bagian dari proses pengumpulan data untuk penelitian kualitatif deskriptif ini. Sepuluh informan dalam penelitian ini meliputi dua profesor Program Studi Pendidikan Ekonomi dan delapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi. Metodologi Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, digunakan untuk melakukan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna TikTok Shop merasa puas terhadap efisiensi aplikasi yang memudahkan proses transaksi, kecepatan pengiriman produk, serta keamanan data yang terjamin. Meskipun demikian, sejumlah sumber menyatakan pendapat bahwa masih ada ruang untuk perbaikan dalam tanggapan yang diberikan oleh layanan pelanggan, khususnya dalam hal ketepatan waktu pemrosesan pengaduan dan pengembalian barang. Kebahagiaan dan loyalitas pelanggan sama-sama meningkat dengan layanan elektronik berkualitas tinggi. Temuan studi ini diharapkan dapat membantu pengelola TikTok Shops di Indonesia untuk menyempurnakan rencana mereka dalam perluasan perdagangan sosial dan peningkatan penawaran layanan digital mereka.
ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN ADMINISTRASI DI SMA Febrianija Br Tarigan; Jenny Nancy Kaligis; Johny Taroreh
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i2.10696

Abstract

ABSTRACT The quality of school administrative services plays an important role in supporting the effectiveness of educational management and the satisfaction of school stakeholders, as it directly affects the smooth implementation of academic and non-academic activities. This study aims to analyze the quality of administrative services, identify the obstacles encountered, and describe efforts to improve services at SMA Negeri 1 Tomohon. The study employed a descriptive qualitative approach using observation, in-depth interviews, and Focus Group Discussions (FGD) for data collection. The research informants consisted of the principal, administrative staff, teachers, students, and parents as users of school administrative services. This approach enabled the researcher to obtain a comprehensive understanding of the actual conditions of administrative services from various perspectives. The findings revealed that the administrative services had been implemented in an orderly, structured, and responsive manner according to users’ needs. However, the main obstacles were the limited optimization of system digitalization, limited human resources, and workload fluctuations that affected service effectiveness during certain periods. Improvement efforts were carried out through regular service evaluations, the development of digital archiving systems, and the enhancement of administrative staff competencies through training. In addition, institutional commitment became an important supporting factor in promoting sustainable service improvement. Therefore, strengthening an integrated digital-based administrative system is a key strategy for creating more effective, adaptive, and user-oriented services in the modern education era. ABSTRAK Kualitas layanan administrasi sekolah memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas manajemen pendidikan dan kepuasan warga sekolah karena berpengaruh langsung terhadap kelancaran kegiatan akademik maupun nonakademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan administrasi, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta mendeskripsikan upaya peningkatan layanan di SMA Negeri 1 Tomohon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD). Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, staf administrasi, guru, siswa, dan orang tua sebagai pengguna layanan administrasi sekolah. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai kondisi riil pelayanan administrasi dari berbagai perspektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan administrasi telah berjalan cukup tertib, terstruktur, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna. Namun, kendala utama masih ditemukan pada belum optimalnya digitalisasi sistem, keterbatasan sumber daya manusia, serta fluktuasi beban kerja yang memengaruhi efektivitas pelayanan pada periode tertentu. Upaya peningkatan dilakukan melalui evaluasi layanan secara berkala, pengembangan sistem pengarsipan digital, dan peningkatan kompetensi tenaga administrasi melalui pelatihan. Selain itu, komitmen kelembagaan menjadi faktor penting dalam mendukung perbaikan layanan secara berkelanjutan. Dengan demikian, penguatan sistem administrasi berbasis digital yang terintegrasi menjadi strategi utama dalam menciptakan layanan yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna di era pendidikan modern.
HOW PRINCIPAL LEADERSHIP AND SCHOOL CULTURE SHAPE TEACHER PERFORMANCE: A PHENOMENOLOGICAL STUDY Zefanya Hana Hartanti; Johny Taroreh; Jerry Rommy Herter Wuisang
EDUCATIONE Volume 4, Issue 2, July 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/edu.v4i2.228

Abstract

Teacher performance is frequently treated as an individual attribute, although teachers enact professional competence within organizational conditions created by leadership and shared culture. This study explored how principal leadership and school organizational culture shaped teachers’ perceived performance in an Indonesian public senior high school. A qualitative phenomenological design involved 11 participants: the principal, a vice principal, and nine homeroom teachers. Data were generated through in-depth interviews, direct observations, and analysis of school documents, then examined through iterative data reduction, data display, conclusion drawing, and cross-source verification. Five interconnected findings emerged: communicative and participatory leadership; motivational and supportive supervision; professional trust that strengthened teacher autonomy; a disciplined and collaborative school culture; and a synergistic relationship between leadership practices and cultural routines. Participants associated these conditions with stronger motivation, punctuality, instructional effectiveness, independence, work quality, and organizational commitment. The study concludes that leadership does not improve teacher performance as an isolated personal style; its influence becomes durable when communication, supervision, trust, and collaboration are embedded in everyday organizational practices. The findings benefit school leaders by identifying practical mechanisms for developmental supervision, participatory decision-making, and culture building. Future research should use multi-site, longitudinal, and mixed-method designs to test the transferability and temporal stability of the proposed leadership–culture mechanism.
FROM DIGITAL ACCESS TO PERCEIVED ACADEMIC VALUE: A DOCUMENTARY CASE SYNTHESIS Sherina Wulan Komalig; Johny Taroreh; Amsje Norma Winokan
EDUCATIONE Volume 4, Issue 2, July 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/edu.v4i2.243

Abstract

Digital access does not automatically create academic value when evaluative skills, connectivity, assessment, and attention are uneven. This study examined how institutional policy, curriculum integration, student digital practices, and implementation constraints shaped the perceived learning value of digital literacy in Grade XI at SMA Negeri 1 Amurang, Indonesia. Because the available record did not include raw transcripts, participant counts, fieldwork dates, or numerical achievement data, the article is presented as a documentary qualitative case synthesis rather than a reanalysis of primary data. The synthesis draws on the study report's summaries of interviews with students, teachers, and school leaders, classroom and laboratory observations, curricula, lesson plans, academic records, and student digital products. Reported evidence indicates that ethical-use policies, teacher development, broad in-school access, and a recurring 30-minute literacy period supported implementation. Cross-subject content creation and use of Google services, AI tools, and Canva were perceived to strengthen conceptual clarification, collaboration, and assignment quality. These benefits were constrained by unequal home access, unstable networks, distraction, and inconsistent assessment criteria. No causal effect on grades was estimated. The study offers a provisional institutional-curricular implementation heuristic in which policy and infrastructure enable opportunities, curriculum and pedagogy convert them into purposeful practice, and assessment, ethics, self-regulation, family support, and access conditions shape perceived academic value. Future multi-site research should test these relationships with performance-based digital-literacy measures and longitudinal achievement indicators.
Co-Authors . Animah . Hasnawati . Hasnawati ., Ni’mawati ., Ni’mawati Agnes Rooroh Agung Rai Putri Alin Juliana Kairupan Allen A. CH. Manongko Allen CH Manongko Amelda Sakul Amsje Norma Winokan Angeligue Sorongan Animah, . Anita Tandayu Anjelina Situmorang Bellarmino Paat Bravo Reandy Miracle Rori Bunga, Veronika Nely Caren Hormati Cecilia Lelly Kewo Cheris Laloan Cleimen M. Gerungan Damo, Tantri Madya Defyano Ranti Devid Aring Edwin Wantah Edwin Wantah Elean, Julius Eudia Runtu Febrianija Br Tarigan Febriyani Maureen Lidya Rattu Febriyanti Rattu Febryani Rattu Fianesa F.G. Mamangkey Firginia Pando Gian Tulangow Gilly Marlya Tiwow Herman Philips Dolonseda Hezky Tuda Hormati, Caren M. C. I Kadek Satria Arsana Irna Yulya Br Sembiring Iwan Kandori Jefri Tumimomor Jenny Nancy Kaligis Jerry Rommy Herter Wuisang Jerry Wuisang Jerry Wuisang Jesiccaa Tumilaar Jetly Owen Singal Jetty D. Lempas Jety Deisye Lempas Joubert Dame Joubert Dame Julius Elean Juwita Tumbel Kairupan, Alin Juliana Kaparang, Olivia Kemur, Stevan Korengkeng, Nola Korengkeng, Noula Laloan, Cheris Larito, Rudy Lasut, Stevie A. Linda Rumbayan Luis Ruusen Macpal, Vonny Silvia Makaliwe, Niny Meike Mamentu Ni Ketut Sukriyaningsih Niââ‚ÂÂÂà Niny Makaliwe Niny Makaliwe Niny Makaliwe Niny Makaliwe Nola Korengkeng Noula Korengkeng Oktaviani Pesak Olivia Novianti Palinggi Olvie Lalamentik Oroh, Silfana Oroh, Silvana Paat, Bellarmino Palinggi, Olivia Novianti Pesak, Oktaviani Putri, Agung Rai Rantung , Gina Anggina Rattu, Febriyanti Rivaldo Kumayas Rivaldo Manaese Rivaldo Manaese Rosita . Rosita . Rudy Larito Rumbayan, Linda Runtu, Eudia Ryan Kumayas Ryan Kumayas Sakul, Amelda Sembiring, Irna Yulya Br Serina Paendong Serina Paendong Shelty D. M. Sumual Sherina Wulan Komalig Silfana Oroh Silvana Oroh Sinoritha, Julia Sjeddie Watung Sjedie Watung Sorongan, Angeligue Sry Susanti Sumaga Stanny Sicilia Rawung Stany Rawung Sualang, Marsel Sumaga, Sry Susanti Takaonselang, Yetty Tamboto, Henry Jeheskiel Daniel Tandayu, Anita Tani, Jonathan P. S. Tantri Madya Damo Tirtania Sasea Tulangow, Gian Veronika Nely Bunga Watung, Sjedie Yance Tawas Yetty Takaonselang Zefanya Hana Hartanti