p-Index From 2021 - 2026
9.335
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Digital Transformation of Local Language, Literature, and Culture in the Era of Society 5.0 Nurjanah, Nunuy; Srihilmawati, Rostika; Muntako, Berian
International Journal of Language and Culture Vol. 3 No. 1 (2025): International Journal of Language and Culture
Publisher : CV. Goresan Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63762/ijolac.v3i1.25

Abstract

Indonesia’s linguistic and cultural diversity is seriously threatened due to globalization, technological acceleration, and the declining intergenerational transmission of local languages. This study explores the strategic role of digital transformation in preserving local language, literature, and culture within the framework of Society 5.0. Using a qualitative descriptive approach, the paper analyzes various digital initiatives—such as educational websites, mobile applications, and multimedia content—as tools for revitalization and dissemination. Results show that digital platforms support documentation and access and strengthen literacy, 21st-century competencies (5C), and cultural identity among younger generations. Furthermore, the research highlights the importance of multisector collaboration and community-based sustainability models to overcome challenges such as limited digital infrastructure, lack of linguistic documentation, and human resource constraints. Digitalization thus emerges not merely as a technological adaptation, but as a transformative movement for cultural resilience, innovation, and global relevance. The findings offer a framework for integrating local heritage into the future digital ecosystem.
The Role of the Family Environment in Fostering a Reading Literacy Culture among Elementary School Children Aisyah; Nurjanah, Nunuy; Ulug'bek, Xoduk
International Journal of Language and Culture Vol. 3 No. 1 (2025): International Journal of Language and Culture
Publisher : CV. Goresan Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63762/ijolac.v3i1.26

Abstract

Literacy is not only about reading and writing skills, but also includes the ability to understand and use information critically, so that a culture of reading literacy is critical in developing children's knowledge and insight. However, literacy conditions in Indonesia are still low. Therefore, the family environment plays a vital role as the primary foundation in fostering a culture of reading literacy in elementary school children through role models, support, and provision of facilities that support reading activities at home. The study aimed to identify the most influential family factors in building a literacy culture and formulate practical strategies that parents can apply to create a home environment conducive to developing elementary school children's literacy. This study uses a qualitative descriptive method. Data was collected through documentation studies of relevant literature to build a conceptual framework and an in-depth understanding of the topic. Data analysis was carried out through three main stages: data reduction, data presentation, and drawing and verifying conclusions. The study results showed that the family environment plays a vital role in fostering a culture of reading literacy in elementary school children through role models, emotional support, and adequate reading facilities. The active involvement of parents in children's literacy activities has been shown to increase interest in and improve reading habits from an early age.
Linguistic Interference and Integration in the Television Program 'Enah Bikin Enak' Broadcasted on Trans 7 Rahmadini, Risma Hikmah; Assidiq, Muhamad Hasbi; Setiawan, Budi Rahayu; Adzimarismahikmah@upi.edu, Derin Fauzan; Azizah, Annisa; Widyastuti, Temmy; Nurjanah, Nunuy
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 7 No. 1 (2025): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v7i1.5904

Abstract

The dynamics of language use in multilingual Indonesian society give rise to language interference and integration. This study aims to identify the forms of language interference and integration in the television show 'Enah Bikin Enak' aired on Trans 7. This research uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through literature study and documentation of several show episodes. The data were analyzed to find forms of interference and language integration between Sundanese and Indonesian. The results showed several forms of interference in phonology, morphology, and syntax. In addition, regional vocabulary and expressions are integrated into the Indonesian language used in the show. These findings reflect the dynamics of language use in mass media, which cannot be separated from the influence of social and cultural developments.
Penerapan Media Pembelajaran Aplikasi Canva terhadap Kemampuan Menulis Aksara Sunda Rahmawati, Ira; Nurjanah, Nunuy; Isnendes, Retty
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 10 No 1 (2024): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v10i1.3785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas penerapan media pembelajaran berbasis teknologi, khususnya aplikasi Canva, dalam meningkatkan kemampuan menulis aksara Sunda. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest one group. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X di sebuah sekolah menengah atas di Kuningan. Kelompok eksperimen menerima pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Canva. Data dikumpulkan melalui tes menulis aksara Sunda sebelum dan setelah intervensi. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan menulis aksara Sunda pada kelompok eksperimen. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan media pembelajaran aplikasi Canva dapat efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis aksara Sunda pada siswa sekolah menengah atas. Implikasi pedagogis dari penelitian ini mendukung integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa daerah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis aksara Sunda.
Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Sunda Sopy; Nurjanah, Nunuy
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 10 No 1 (2024): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v10i1.3787

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMPN 1 Pangandaran yang terdiri dari 32 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument: (1) tes asesmen diagnostik, (2) lembar observasi aktivitas peserta didik, dan (4) tes hasil belajar. Data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Aktivitas peserta didik mengalami peningkatan, dan (2) rata-rata hasil belajar bahasa Sunda peserta didik berada diatas nilai KKM dengan tingkat ketuntasan klasikal sebesar 87,5%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik.
Struktur Naratif dan Nilai Budaya dalam Wawacan Selarasa: Analisis Teks Naskah Kuno Hasil Transliterasi di Situs Sipena Rukmanah, Hani; Ruhaliah; Nurjanah, Nunuy
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 11 No 1 (2025): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v11i1.4531

Abstract

Penelitian ini menganalisis teks naskah kuno Wawacan Selarasa karya Ruhaliah yang telah di transliterasi dan dipublikasikan pada situs SiPena Perpustakaan Nasional. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk memahami struktur naratif, tokoh, serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam teks tersebut. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan analisis isi terhadap teks transliterasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif-interpretatif guna mengungkap makna mendalam dari setiap bait cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wawacan Selarasa memiliki struktur naratif yang kuat dengan tema perjuangan, spiritualitas, dan kepercayaan terhadap takdir. Selain itu, ditemukan adanya unsur mitologi dan simbolisme yang mencerminkan nilai-nilai budaya masyarakat Sunda kuno. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa teks wawacan dapat menjadi sumber penting dalam memahami sejarah, budaya, dan sistem kepercayaan masyarakat masa lalu. Kata Kunci: Wawacan Selarasa, Naskah kuno, Struktur naratif, Nilai budaya
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BAHASA DAERAH (BAHASA SUNDA DAN BAHASA JAWA) BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI OLAHRAGA UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI BERBAHASA SISWA Nurjanah, Nunuy; Hendrayana, Dian; Suherman, Agus
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i4.6599

Abstract

Learning regional languages ??(Sundanese and Javanese) in schools often faces the problem of low student interest and engagement due to teaching methods that have not been optimally integrated with the local cultural context. This study focuses on developing an innovative local wisdom-based regional language learning model, integrating traditional sports to create meaningful and enjoyable learning. The key stages of this research used qualitative methods through literature studies, analyzing various relevant primary and secondary sources to formulate a conceptual model. The main findings of this study indicate that combining regional languages ??with traditional sports can be an effective medium for improving students' language competencies, both oral and written, as well as understanding contextual meanings. Another finding is that this model also fosters positive attitudes towards preserving local culture. It is concluded that the developed model, which is contextual, communicative, and interactive, is effective for actively internalizing ancestral cultural values ??and is aligned with the principles of the Independent Curriculum. ABSTRAKPembelajaran bahasa daerah (Sunda dan Jawa) di sekolah seringkali menghadapi latar belakang masalah berupa rendahnya minat dan keterlibatan siswa akibat metode pengajaran yang belum terintegrasi secara optimal dengan konteks budaya lokal. Penelitian ini berfokus pada pengembangan model pembelajaran bahasa daerah berbasis kearifan lokal yang inovatif, dengan mengintegrasikan olahraga tradisional untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Tahapan penting penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka, dengan menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan untuk merumuskan model konseptual. Temuan utama dari studi ini menunjukkan bahwa penggabungan bahasa daerah dengan olahraga tradisional dapat menjadi media yang efektif untuk meningkatkan kompetensi berbahasa siswa, baik lisan maupun tulisan, serta pemahaman makna secara kontekstual. Temuan lain adalah bahwa model ini juga menumbuhkan sikap positif terhadap pelestarian budaya lokal. Disimpulkan bahwa model yang dikembangkan yang bersifat kontekstual, komunikatif, dan interaktif efektif untuk menginternalisasi nilai-nilai budaya leluhur secara aktif dan selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN AKHLAK NABAWI DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI PADA TINGKAT SMP/MTS Mizan, Abdullah; Sa’diyah, Maemunah; Bahruddin, Bahruddin; Supriatna, Nisrina Khairunnisa; Nurjanah, Nunuy
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i4.7512

Abstract

The paradigm shift in education in Indonesia demands innovations in learning that are relevant to the needs of the 21st century. One of the main challenges is the low quality of moral education, which serves as the foundation for shaping students’ character at the junior high school (SMP/MTs) level. This issue arises due to the limited availability of structured learning models aligned with the values of Nabawi morals. This study aims to develop and implement a systematically designed Nabawi moral education program to foster students’ positive behavior, strengthen the role of teachers, and involve parents as educational partners. The research method used is research and development (R&D) with the ADDIE model, consisting of needs analysis, design, expert validation, limited trials, implementation with target groups, and evaluation and FGD (Focus Group Discussion), through both qualitative and quantitative data analysis. The results show that the development of this Nabawi moral education program effectively enhances students’ understanding of moral values, strengthens teachers’ instructional skills, and fosters collaboration between schools and parents. The program has been validated by four experts religious expert, material/language expert, design expert, and media expert resulting in a score of 15 (95%), indicating that the program is highly feasible to be applied at the SMP/MTs level. Therefore, this program is considered feasible to be implemented as a contextual and applicable Islamic value-based character education model. ABSTRAKPerubahan paradigma pendidikan di Indonesia menuntut adanya inovasi dalam pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Salah satu tantangan utama adalah rendahnya kualitas pendidikan akhlak yang berfungsi sebagai pondasi pembentukan karakter siswa di tingkat SMP/MTs. Masalah ini muncul karena masih terbatasnya model pembelajaran yang terstruktur dan sesuai dengan nilai-nilai akhlak Nabawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan program pendidikan akhlak Nabawi yang dirancang secara sistematis agar mampu membentuk perilaku positif siswa, memperkuat peran guru, serta melibatkan orang tua sebagai mitra pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) model ADDIE dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, validasi ahli, uji coba terbatas, serta implementasi pada kelompok sasaran dan evaluasi, dan FGD (Focus Group Discussion), analisis data penelitian ini kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan program pendidikan akhlak Nabawi ini efektif meningkatkan pemahaman siswa mengenai nilai moral, memperkuat keterampilan guru dalam mendidik, serta menumbuhkan kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Program ini telah divalidasi oleh empat ahli yaitu ahli bidang agama, ahli bidang materi/bahasa, ahli bidang desain, ahli bidang media diperoleh skor 15 (95%) yang menunjukkan bahwa program ini termasuk ke dalam kategori sangat layak untuk diterapkan di tingkat MTs dan SMP. Dengan demikian, program ini layak untuk diterapkan sebagai model pendidikan karakter berbasis nilai Islam yang kontekstual dan aplikatif.
Digitalization of Language, Literature, Regional Culture and its Learning as a Transformation of the Society 5.0 Era Nurjanah, Nunuy; Sutisna, Ade
International Journal of Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ijms.v3i4.3907

Abstract

The existence of regional languages continues to experience a decline in the number of speakers in the world, especially in Indonesia. In order to stop this situation, it is necessary to have prevention efforts. One of these efforts is digitization as a form of transformation in the era of society 5.0. This digitization effort is an act of transforming the form or transfer of print, audio and video media into digital form. This paper aims to describe certain media that can be used as innovations in language-based digital learning, especially Sundanese. The media are in the form of digital learning applications (MABS: Sundanese Teaching Materials).
The Level of Comprehension and Reading Speed of the Short Story Duét Maut Among Class XI-1 Students of SMAN 22 Bandung Ilyas, Erick Muhammad; Nurjanah, Nunuy; Davronbek, Kurbonov
International Journal of Language and Culture Vol. 3 No. 2 (2025): International Journal of Language and Culture
Publisher : CV. Goresan Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63762/jsjdzm48

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between the level of comprehension and reading speed of students, the sample of which was students of SMAN 22 Bandung class XI-I. The data analysis technique was a test technique. Quantitative data analysis techniques were used to analyze the results of the reading comprehension test in the form of average scores. The data analysis procedure was to measure reading speed (KM) and measure reading ability (KMP). Based on the results of the study, it was found that the students' reading speed was 149.05 wpm with a reading comprehension of 59.07. This shows that the students' reading speed is still below the high school criteria of 250 wpm. Students are said to understand the contents of the reading if the level of comprehension reaches 40-60. In line with this statement, students can be said to understand the contents of the reading because they have a level of comprehension of 59.07. Therefore, it can be concluded that students tend to read carefully to better understand the contents of the reading text, which ultimately affects their reading speed to be below standard, while the understanding of the contents meets the student's standards.
Co-Authors Abdullah Mizan ADE SUTISNA, ADE Adzimarismahikmah@upi.edu, Derin Fauzan Agus Suherman Ahmad, Ali Monas Aisyah Ameliawati, Sasti Annisa Azizah Aripin, Indri Yani Assidiq, Muhamad Hasbi Awaliah, Yatun Romdonah Azizah, Annisa Budi Rahayu Setiawan Ciptro Handrianto, Ciptro Danan Darajat Davronbek, Kurbonov Dede Kosasih Dedi Koswara Deni Abdul Ghoni Denny Adrian Nurhuda Denny Adrian Nurhuda Derin Fauzan Adzimarismahikmah@upi.edu Dingding Haerudin Edi Rohaedi Edi Rohaedi Edi Suhaedi Ema Siti Muliawati Eulis Entin Farid Rizqi Maulana Fatima Bolushova Haris Santosa Nugraha Hendrayana, Dian Herlina, Yeni Hernawan Hernawan Ilyas, Erick Muhammad Imas Siti Masitoh Isnendes, Chey Retty Kurniasih Kurniasih Maemunah Sa’diyah Masruroh, Mia Maulia Depriya Kembara Mauludi, Nugraha Mizan, Abdulah Mizan, Abdullah Muhamad Hasbi Assidiq Muhammad Ghifari Sharih Al-Iman Muhammad zaki tamami Muliawati, Ema Siti Mulyani, Noni Muntako, Berian Nandi Sanusi Muhamad Idris nia kurniasih Nisrina Khairunnisa Supriatna Nurhuda, Denny Adrian Nurhuda, Trifalah Nursolah, Mila O. Solehudin Oleh Solehudin Rahmadini, Risma Hikmah Rahman Rahman Rahman, M Arinal Ranu Sudarmansyah Retty Isnendes Ridho, Haqi Risma Hikmah Rahmadini Rizki Muhamad Nur Rostika Srihilmawati Rostika Srihilmawati Rostika Srihilmawati RUHALIAH Dr., RUHALIAH Rukmanah, Hani Rukmanah, Hani Siti Ruslan, Ujang Ruswendi Permana Sandi Setiawan Sa’diyah, Maemunah Setiawan, Budi Rahayu Sidik, Fajar Mauliana Sidiq, Ridwan Siswahyudianto Sofia, Poppy Sopy Sopy Srihilmawati, Rostika Supriatna, Nisrina Khairunnisa Tamami, Muhammad Zaki Tanti Sri Wahyuni Temmy Widyastuti Temmy Widyastuti Temmy Widyastuti Tri Agustini Gandaresmi Ujang Ruslan Ulug'bek, Xoduk Usep Kuswari Vinia Marliyani Winci Firdaus Yayat Sudaryat Yudistira Fitra Sabarudin Yuliani Yuliani Yuliani Yuliani Yusuf, Dery Maulana Zuhdi, Hafidz Ali Zul Fahmi, Lisan Shidqi