Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perangkat Ajar Mata Pelajaran Muatan Lokal Bahasa Sunda Berdasarkan Kurikulum Merdeka Sudaryat, Yayat; Nurjanah, Nunuy; Kuswari, Usep; Haerudin, Dingding; Srihilmawati, Rostika; Darajat, Danan; Sofia, Poppy; Nursolah, Mila
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku1983

Abstract

Tulisan dengan judul Analisis Perangkat Ajar Mata Pelajaran Muatan Lokal Bahasa Sunda Berdasarkan Kurikulum Merdeka berkaitan dengan Pengembangan Perangkat Ajar dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Pada tulisan ini dimuat berbagai informasi berkaitan dengan perangkat ajar mata pelajaran bahasa Sunda sebagai bagian dari KOS. Hal ini sebagai upaya pengadaan karena perangkat ajar Mata Pelajaran Bahasa Sunda tidak disediakan oleh pemerintah, maka dari itu perlu disusun sendiri. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk semua, dibuat sebagai upaya pengembangan mata pelajaran bahasa Sunda di wilayah Jawa Barat.
REVITALISASI BAHASA, SASTRA, DAN BUDAYA SUNDA MELALUI LEARNINGSUNDANESE.COM SEBAGAI MEDIA DIGITAL PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL NURJANAH, NUNUY; SRIHILMAWATI, ROSTIKA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4436

Abstract

Indonesia's cultural diversity encompasses the richness of languages, literature, and local traditions, representing invaluable national heritage. However, the digital era poses significant challenges to preserving traditional culture, including the Sundanese language, literature, and traditions, which face a decline in speakers among younger generations. This study employs a qualitative descriptive approach with data collection techniques involving literature review and digital content analysis of the learningsundanese.com platform to examine its role in revitalizing Sundanese culture. The article aims to highlight the role of the digital platform learningsundanese.com in supporting Sundanese cultural revitalization through interactive, technology-based learning. The platform integrates digital technology with preserving Sundanese language, literature, and traditions, making it an effective educational tool for the broader community, particularly the younger generation. Findings from this study confirm that cultural digitization can serve as a strategic solution to preserving local cultural heritage amidst globalization. However, technical and non-technical challenges, such as infrastructure limitations and digital literacy, must be addressed to ensure the program's sustainability. This article contributes significantly to the literature on cultural revitalization through digital media by offering an innovative model that can be adapted to preserve other cultures in Indonesia. Collaboration between the government, academics, and local communities is crucial to strengthening these efforts sustainably. ABSTRAKKeberagaman budaya Indonesia mencakup kekayaan bahasa, sastra, dan tradisi lokal yang merupakan warisan berharga bangsa. Namun, era digital membawa tantangan serius bagi pelestarian budaya tradisional, termasuk bahasa, sastra, dan budaya Sunda, yang menghadapi penurunan jumlah penutur di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan analisis konten digital pada platform learningsundanese.com untuk menganalisis perannya dalam revitalisasi budaya Sunda. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan peran platform digital learningsundanese.com dalam mendukung revitalisasi budaya Sunda melalui pembelajaran interaktif berbasis teknologi. Platform ini dirancang untuk mengintegrasikan teknologi digital dengan pelestarian bahasa, sastra, dan tradisi Sunda, menjadikannya alat edukasi yang efektif bagi masyarakat luas, terutama generasi muda. Temuan pada tulisan ini menegaskan bahwa digitalisasi budaya dapat menjadi solusi strategis dalam melestarikan warisan budaya lokal di tengah arus globalisasi. Namun, tantangan teknis dan nonteknis, seperti keterbatasan infrastruktur dan literasi digital, perlu diatasi untuk memastikan keberlanjutan program ini. Artikel ini memberikan kontribusi signifikan dalam literatur terkait revitalisasi budaya melalui media digital dengan menawarkan model inovatif yang dapat diadaptasi untuk pelestarian budaya lain di Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal sangat diperlukan untuk memperkuat upaya ini secara berkelanjutan.
Upacara Seren Taun Dalam Perspektif Etnopedagogi Rohaedi, Edi; Nurjanah, Nunuy
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 9 No 1 (2023): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v9i1.2489

Abstract

Upacara seren taun memiliki fungsi dan tujuan untuk menjaga dan mewarisi nilai-nilai yang terkandung dalam budaya lokal sebagai identitas bangsa, serta ungkapan syukur dan do’a masyarakat Sunda atas suka duka yang mereka alami terutama di bidang pertanian selama ini. Etnopedagogi merupakan pendidikan berbasis budaya lokal yang memiliki fungsi dan tujuan sebagai pemertahanan dan pewarisan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya lokal sebagai identitas jati diri bangsa. Etnopedagogi Sunda memiliki tujuan untuk menghasilkan manusia yang unggul atau jalma nu masagi. Kebudayaan Sunda memiliki nilai-nilai yang meliputi (1) Perilaku Nyunda Tri-silas; (2); Catur Jati Diri Insan; (3) Panca Rawayan (Gapura Panca Waluya); jeung (4) Moral Kemanusiaan. Berdasarkan hasil kajian terhadap setiap rangkaian upacara seren taun, setiap gerak yang dihadirkan dalam upacara seren taun itu memiliki makna yang mengandung nilai-nilai kehidupan. Nilai kehidupan itu tergambar jelas dengan apa yang disebut dengan etnopedagogi kesundaan (tri silas, gapura panca waluya, jati diri insan, gapura panca waluya, dan moral kemanusiaan. Dengan adanya nilai etnopedagogi Sunda dapat juga mengangkat citra Sunda itu sendiri tidak hanya di lingkup Jawa Barat namun di lingkup nasional dan juga internasional.
UPACARA SEREN TAUN DALAM PERSPEKTIF ETNOPEDAGOGI Rohaedi, Edi; Nurjanah, Nunuy
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 8 No 2 (2022): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v8i2.2493

Abstract

Upacara seren taun memiliki fungsi dan tujuan untuk menjaga dan mewarisi nilai-nilai yang terkandung dalam budaya lokal sebagai identitas bangsa, serta ungkapan syukur dan do’a masyarakat Sunda atas suka duka yang mereka alami terutama di bidang pertanian selama ini. Etnopedagogi merupakan pendidikan berbasis budaya lokal yang memiliki fungsi dan tujuan sebagai pemertahanan dan pewarisan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya lokal sebagai identitas jati diri bangsa. Etnopedagogi Sunda memiliki tujuan untuk menghasilkan manusia yang unggul atau jalma nu masagi. Kebudayaan Sunda memiliki nilai-nilai yang meliputi (1) Perilaku Nyunda Tri-silas; (2); Catur Jati Diri Insan; (3) Panca Rawayan (Gapura Panca Waluya); jeung (4) Moral Kemanusiaan. Berdasarkan hasil kajian terhadap setiap rangkaian upacara seren taun, setiap gerak yang dihadirkan dalam upacara seren taun itu memiliki makna yang mengandung nilai-nilai kehidupan. Nilai kehidupan itu tergambar jelas dengan apa yang disebut dengan etnopedagogi kesundaan (tri silas, gapura panca waluya, jati diri insan, gapura panca waluya, dan moral kemanusiaan. Dengan adanya nilai etnopedagogi Sunda dapat juga mengangkat citra Sunda itu sendiri tidak hanya di lingkup Jawa Barat namun di lingkup nasional dan juga internasional.
Penerapan Media Pembelajaran Aplikasi Canva terhadap Kemampuan Menulis Aksara Sunda Rahmawati, Ira; Nurjanah, Nunuy; Isnendes, Retty
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 10 No 1 (2024): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v10i1.3785

Abstract

This research aims to investigate the effectiveness of implementing technology-based learning media, especially the Canva application, in improving Sundanese writing skills. The research method used was an experiment with a pretest-posttest designone group. The sample for this research was class X students at a high school in Kuningan. The experimental group received learning using the Canva application. Data was collected through a Sundanese writing test before and after the intervention. The results of data analysis showed a significant increase in the ability to write Sundanese script in the experimental group. These findings confirm that the application of the Canva application learning media can be effective in improving the writing skills of Sundanese script in high school students. The pedagogical implications of this research support the integration of technology in regional language learning to improve students' skills in writing Sundanese script.
Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Sunda Sopy; Nurjanah, Nunuy
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 10 No 1 (2024): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v10i1.3787

Abstract

This research is a classroom action research that aims to increase the activity and learning outcomes of students. The subjects of this study were class VII students of SMPN 1 Pangandaran consisting of 32 students. Data collection techniques used instruments: (1) diagnostic assessment tests, (2) student activity observation sheets, and (4) learning achievement tests. Data were analyzed with descriptive statistical analysis and descriptive analysis. The results of this study indicate that: (1) the activity of students has increased, and (2) the average learning outcomes of Sundanese students are above the KKM score with a classical mastery level of 87.5%. From the results of this study it can be concluded that the application of a differentiated learning model can increase the activity and learning outcomes of students.
Linguistic Interference and Integration in the Television Program 'Enah Bikin Enak' Broadcasted on Trans 7 Risma Hikmah Rahmadini; Muhamad Hasbi Assidiq; Budi Rahayu Setiawan; Derin Fauzan Adzimarismahikmah@upi.edu; Annisa Azizah; Temmy Widyastuti; Nunuy Nurjanah
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 7 No. 1 (2025): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v7i1.5904

Abstract

The dynamics of language use in multilingual Indonesian society give rise to language interference and integration. This study aims to identify the forms of language interference and integration in the television show 'Enah Bikin Enak' aired on Trans 7. This research uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through literature study and documentation of several show episodes. The data were analyzed to find forms of interference and language integration between Sundanese and Indonesian. The results showed several forms of interference in phonology, morphology, and syntax. In addition, regional vocabulary and expressions are integrated into the Indonesian language used in the show. These findings reflect the dynamics of language use in mass media, which cannot be separated from the influence of social and cultural developments.
Religiosity and Interfaith Tolerance Among Students in Indonesian Islamic and General Junior Secondary Schools Rahmat, Munawar; Supriadi, Udin; Fakhruddin, Agus; Surahman, Cucu; Taufiq Abdillah, Hilman; Nurjanah, Nunuy
Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v11i1.44660

Abstract

Religious education plays a critical role in shaping both personal faith and interreligious harmony among students. This study investigates the levels of religiosity and religious tolerance among students attending Madrasah Tsanawiyah (MTs) and general junior secondary schools (SMP) in Indonesia. Employing a descriptive-quantitative research design, data were collected from 400 students—200 from MTs and 200 from SMP in West Java—using two validated questionnaires measuring religiosity and religious tolerance, each comprising 24 items. The findings reveal no significant difference in religiosity between MTs and SMP students, with the majority in both groups scoring high in religiosity (71% and 69%, respectively). However, a significant difference was observed in religious tolerance, with SMP students demonstrating higher tolerance levels (60.5%) compared to MTs students, who mostly showed lower tolerance (67.5%) (t = 7.649, p < .01). Additionally, while no significant correlation was found between religiosity and religious tolerance among MTs students (r = .055, p > .05), a moderate positive correlation was found among SMP students (r = .589, p < .01). These findings suggest that school type influences the development of religious attitudes, with general schools being more effective in fostering both religiosity and tolerance. The study underscores the need for further investigation into the pedagogical approaches used in SMP that successfully promote religious tolerance. It also calls for the development of religious education models in MTs that integrate tolerance-building strategies without compromising religious commitment.
Struktur Naratif dan Nilai Budaya dalam Wawacan Selarasa: Analisis Teks Naskah Kuno Hasil Transliterasi di Situs Sipena Rukmanah, Hani; Ruhaliah; Nurjanah, Nunuy
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 11 No 1 (2025): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v11i1.4531

Abstract

Penelitian ini menganalisis teks naskah kuno Wawacan Selarasa karya Ruhaliah yang telah di transliterasi dan dipublikasikan pada situs SiPena Perpustakaan Nasional. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk memahami struktur naratif, tokoh, serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam teks tersebut. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan analisis isi terhadap teks transliterasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif-interpretatif guna mengungkap makna mendalam dari setiap bait cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wawacan Selarasa memiliki struktur naratif yang kuat dengan tema perjuangan, spiritualitas, dan kepercayaan terhadap takdir. Selain itu, ditemukan adanya unsur mitologi dan simbolisme yang mencerminkan nilai-nilai budaya masyarakat Sunda kuno. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa teks wawacan dapat menjadi sumber penting dalam memahami sejarah, budaya, dan sistem kepercayaan masyarakat masa lalu. Kata Kunci: Wawacan Selarasa, Naskah kuno, Struktur naratif, Nilai budaya
STRATEGI INOVATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA SUNDA: DIGITALISASI MATERI AJAR UNTUK GURU SEKOLAH DASAR Nurjanah, Nunuy; Koswara, Dedi; Nugraha, Haris Santosa; Rukmanah, Hani Siti; Ruslan, Ujang
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4724

Abstract

Sundanese language, as part of the richness of local culture, plays an important role in shaping the identity and character of the younger generation, especially in the West Java region. However, its existence now faces serious challenges due to declining student interest and limitations of conventional learning resources. This study aims to analyze innovative strategies in Sundanese language learning through the digitalization of teaching materials in elementary schools. Digitalization is considered a modern approach capable of increasing student engagement, enriching methods of delivering material, and preserving local cultural values through interactive media. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data were obtained through literature studies and interviews with elementary school teachers. The results show that the use of technology—such as learning applications, audio-visual media, and gamification—can increase students' motivation and understanding of the Sundanese language. However, obstacles such as limited infrastructure, lack of teachers' digital competence, and the scarcity of digital learning resources remain major barriers. Therefore, intensive training for teachers, the development of culturally relevant digital content, and policy support from schools and the government are needed. The digitalization of teaching materials is not only a learning solution but also a strategic means of preserving and actualizing Sundanese culture in the digital era. ABSTRAKBahasa Sunda sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal memiliki peran penting dalam membentuk identitas dan karakter generasi muda, khususnya di wilayah Jawa Barat. Namun, eksistensinya kini menghadapi tantangan serius seiring menurunnya minat siswa dan keterbatasan sumber belajar konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi inovatif dalam pembelajaran Bahasa Sunda melalui digitalisasi materi ajar di sekolah dasar. Digitalisasi dianggap sebagai pendekatan modern yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkaya metode penyampaian materi, serta menjaga nilai-nilai budaya lokal melalui media interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui studi pustaka dan wawancara dengan guru sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi—seperti aplikasi pembelajaran, media audio-visual, dan gamifikasi—dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap Bahasa Sunda. Namun, kendala seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya kompetensi digital guru, dan minimnya sumber belajar digital masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan intensif bagi guru, pengembangan konten digital yang relevan secara budaya, serta dukungan kebijakan dari sekolah dan pemerintah. Digitalisasi materi ajar tidak hanya menjadi solusi pembelajaran, tetapi juga sarana strategis dalam melestarikan dan mengaktualisasikan budaya Sunda di era digital.
Co-Authors ADE SUTISNA, ADE Adzimarismahikmah@upi.edu, Derin Fauzan Agus Fakhruddin Agus Suherman Aisyah Ameliawati, Sasti Annisa Azizah Aripin, Indri Yani Assidiq, Muhamad Hasbi Awaliah, Yatun Romdonah Azizah, Annisa Bahruddin Bahruddin Budi Rahayu Setiawan Ciptro Handrianto, Ciptro Cucu Surahman Danan Darajat Dede Kosasih Dedi Koswara Deni Abdul Ghoni Denny Adrian Nurhuda Derin Fauzan Adzimarismahikmah@upi.edu Dingding Haerudin Edi Rohaedi Edi Rohaedi Edi Suhaedi Elan Sumarna Farid Rizqi Maulana Ganjar Eka Subakti Haris Santosa Nugraha Hendrayana, Dian Herlina, Yeni Hilman Taufiq Abdillah, Hilman Taufiq Ira Rahmawati Isnendes, Chey Retty Kurniasih Kurniasih Marliyani, Vinia Masitoh, Imas Siti Mauludi, Nugraha Mizan, Abdulah Mizan, Abdullah Mokh. Iman Firmansyah Muhamad Hasbi Assidiq Muliawati, Ema Siti Mulyani, Noni Munawar Rahmat Muntako, Berian nia kurniasih Nurhuda, Denny Adrian Nurhuda, Trifalah Nursolah, Mila Oleh Solehudin Rahmadini, Risma Hikmah Rahman Rahman Rahman, M Arinal Ranu Sudarmansyah Retty Isnendes Ridho, Haqi Risma Hikmah Rahmadini Rizki Muhamad Nur Rostika Srihilmawati Rostika Srihilmawati Rostika Srihilmawati RUHALIAH Dr., RUHALIAH Rukmanah, Hani Rukmanah, Hani Siti Ruslan, Ujang Ruswendi Permana Sandi Setiawan Sa’diyah, Maemunah Setiawan, Budi Rahayu Sidik, Fajar Mauliana Sidiq, Ridwan Sofia, Poppy Sopy Sopy Srihilmawati, Rostika Supriatna, Nisrina Khairunnisa Tamami, Muhammad Zaki Temmy Widyastuti Temmy Widyastuti Tri Agustini Gandaresmi Udin Supriadi Ulug'bek, Xoduk Usep Kuswari Winci Firdaus Yayat Sudaryat Yuliani Yuliani Yusuf, Dery Maulana Zuhdi, Hafidz Ali Zul Fahmi, Lisan Shidqi