Islamudin Ahmad
Department Of Pharmaceutical Sciences, Faculty Of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda 75119, East Kalimantan, Indonesia Pharmaceutical Research And Development Laboratory Of FARMAKA TROPIS, Faculty Of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarin

Published : 54 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Efek Antidiare Ekstrak Daun Sembung (Blumea Balsamifera L.) Terhadap Mencit Putih Elly Kendali Larasati; Islamudin Ahmad; Arsyik Ibrahim
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i2.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antidiare dan dosis efektif ekstrak daun sembung (Blumea Balsamifera) sebagai antidiare.Pemberian dosis ekstrak dan kontrol negatif diberikan secara oral pada mencit dan setelah tiga puluh menit diberikan oleum ricini pada mencit jantan sebagai pengiduksi diare, dengan menggunakan 3 replikasi setiap dosisnya. Data analisis menggunakan anava satu arah dilanjutkan dengan uji lanjutan BNJD untuk mengetahui dosis efektif ekstrak daun sembung (Blumea Balsamifera) sebagai antidiare, Dosis efektif ekstrak daun sembung sebagai antidiare pada dosis 250 mg/KgBB.
Penentuan Nilai Persentase Eritema dan Pigmentasi Ekstrak Herba Suruhan (Peperomia pellucida L.) Secara In Vitro Islamudin Ahmad
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i2.22

Abstract

Penelitian yang berjudul Penentuan Nilai Persentase Transimisi Eritemadan Pigmentasi dari Ekstrak Herba Suruhan (Peperomia pellucida L.) secara ini vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai persentasetransmisi eritema dan persentase transmisi pigmentasi secara in vitrodengan menggunakan metode spektrofotometri. Dilakukan ekstraksi sampel dengan menggunakan maserasi menggunakan pelarut methanol, selanjutnya ekstrak difraksinasi menggunakan pelarut dengan tingkat kepolaran yang berbeda yang berturut-turut dimulai dengan menggunakan pelarut N-heksan, etil asetat dan n-butanol, masing-masing ekstrak dan fraksi dilakukan penentuan nilai transmisi eritema dan transmisi pigmentasi menggunakan spektofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 290-400 nm pada range setiap 5 nm. Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak Herba Suruhan (Peperomia Pellucida L.) terhadap sampel segar yaitu ekstrak metanol sebesar 1,05%, fraksi n-heksan 0,39%, fraksi etil asetat 0,13%, dan fraksi n-butanol 0,11%. Terhadap sampel kering, rendemen yang diperoleh dari ekstrak kasar metanol yaitu 8,25%, fraksi n-heksan 3,09%, fraksi etil asetat 1,03%, dan fraksi n-butanol 0,82%. Sedangkan terhadap ekstrak kasar metanol, nilai rendemen fraksi n-heksan sebesar 37,49%, fraksi etil asetat 12,49%, dan fraksi n-butanol 10,00%, serta hasil pengujian aktivitas sebagai tabir surya dengan konsentrasi efektif adalah ekstrak metanol pada konsentrasi 10 ppm %Te 0,8878% dan %Tp 0,8778%, fraksi n-heksan pada konsentrasi 10 ppm %Te 0,8282% dan %Tp 0,8135%, fraksi etil asetat pada konsentrasi 10 ppm %Te 0,7373% dan %Tp 0,7215%, fraksi n-butanol pada konsentrasi 10 ppm %Te 0,7602% dan %Tp 0,7605%.
Efek Antimitosis Ekstrak Bawang Dayak (Eleutherina americana L. Merr) Terhadap Sel Telur Bulu Babi (Tripneustes gratilla Linn.) Ahmad Efendi; Islamudin Ahmad; Arsyik Ibrahim
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i3.24

Abstract

Bawang dayak (Eleutherina americana L. Merr) merupakan salah satu tanaman obat yang banyak digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional, salah satunya adalah sebagai obat anti kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui IC50 dari ekstrak n-heksan, etil asetat dan etanol umbi bawang dayak (Eleutherina americana L. Merr) dengan metode penghambatan mitosis zigot bulu babi (Tripneustes gratilla Linn.).Hasil uji aktivitas antimitosis menunjukkan ekstrak n-heksan memiliki nilai IC50 16,03 ppm, sedangkan pada ekstrak etilasetat dan etanol berturut-turut adalah 2,07 ppm dan 4,67 ppm. Data hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etilasetat memiliki aktivitas antimitosis paling kuat dibandingkan dengan ekstrak n-heksan dan etanol.
Bioaktivitas Ekstrak Metanol dan Fraksi n-Heksana Daun Sungkai (Peronema canescens JACK) terhadap Larva Udang (Artemia salina Leach) Islamudin Ahmad; Arsyik Ibrahim
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i3.27

Abstract

Penelitian bioaktivitas ekstrak methanol dan farksi n-heksana daun sungkai (Peronema canesens JACK) dengan metode brine shrimp lethality test (BSLT) telah dilakukan pengujiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen ekstrak, dan bagaimana bioaktivitasnya terhadap Artemia salina Leach. Penelitian ini menggunakan metode brine shrimp lethality test dimana data penelitiannya diperoleh dengan mengamati jumlah hewan uji yang mati, kemudian data tersebut diolah dengan menggunakan tabel Reed and Muench. Hasil pengujian ekstrak daun sungkai dengan metode brine shrimp lethality test bersifat bioaktif terhadap larva Artemia salina Leach. Dengan nilai LC50. dari ekstrak methanol adalah 387,257 ppm dan n-heksana adalah 107,399 ppm.
Isolasi Jamur Endofit dan Produksi Metabolit Sekunder Antioksidan dari Daun Pacar (Lawsonia inermis L.) Vilca Veronica Hasiani; Islamudin Ahmad; Laode Rijai
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i4.32

Abstract

Jamur endofit adalah kelompok jamur yang sebagian atau seluruh hidupnya berada dalam jaringan tumbuhan hidup dan biasanya tidak merugikan pada inangnya. Jamur-jamur endofit umumnya memproduksi metabolit sekunder yang memiliki aktivitas biologis yang bermanfaat seperti misalnya senyawa-senyawa anti kanker, anti virus, atau antibakteri. Jamur endofit dapat ditemukan pada berbagai jenis tumbuhan, terutama pada tumbuhan obat, seperti misalnya Lawsonia inermis, L., salah satu tumbuhan obat yang banyak terdapat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat jamur endofit dari daun Lawsonia inermis, L., karakterisasi jamur endofit yang diperoleh serta menguji aktivitas antioksidan dari isolat jamur yang diperoleh terhadap DPPH. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh 3 isolat jamur endofit dari daun Lawsonia inermis, L,. Ekstrak isolat jamur endofit tersebut memiliki aktivitas antioksidan.
Profil Tabir Surya Ekstrak dan Fraksi Daun Pidada Merah (Sonneratia caseolaris L.) Siti Hasanah; Islamudin Ahmad; Laode Rijai
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i4.36

Abstract

Telah dilakukan uji aktivitas tabir surya ekstrak dan fraksi daun pidada merah secara in vitro untuk mengetahui profil tabir surya ekstrak dan fraksi daun pidada merah. Profil tabir surya diketahui dengan metode analisis data berdasarkan hasil pengujian aktivitas tabir surya dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Pengujian aktivitas tabir surya ekstrak daun pidada merah didasarkan pada kemampuan ekstrak daun pidada merah mengabsorbsi sinar ultraviolet selanjutnya dilakukan perhitungan persentase transmisi eritema dan pigmentasi. kemudian dikategorikan kedalam penilaian aktivitas tabir surya. Hasil penelitian menunjukkan profil tabir surya ekstrak dan fraksi daun pidada merah memiliki aktivitas tabir surya sebagai fast tanning, suntan standar, proteksi ekstra, dan sunblock.
Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Akar Bandotan (Ageratum Conyzoides L.) Meilisa Athiyah; Islamudin Ahmad; Laode Rijai
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i4.37

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul “Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Akar Herba Bandotan (Ageratum conyzoides L.)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas tabir surya dengan parameter persentase transmisi eritema dan transmisi pigmentasi secara in vitro. Pengujian in vitro menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis pada ? 292,5-372,5 nm. Hasil pengujian menujukkan bahwa ekstrak kasar metanol memiliki aktivitas tabir surya kategori fast tanning, suntan standard, proteksi ekstra, dan sunblock pada konsentrasi 200 – 800 ppm; sedangkan profil aktivitas tabir surya fraksi etil asetat pada kategori fast tanning, suntan standard, proteksi ekstra, dan sunblock pada konsentrasi 50-200 ppm.
Aktivitas Hemaglutinasi dan Identifikasi Ekstrak Berbasis Green Solvent dari Akar Tapak Dara (Vinca rosea) dan Daun Kadamba (Mitragyna speciosa Korth. Havil) Menggunakan FTIR-Kemometrik: Hemagglutination Activity and Authentication of Extracts-Based Green Solvent from Vinca rosea and Mitragyna speciosa using FTIR - Chemometrics Risna Agustina; Iswahyudi Iswahyudi; Erwin Samsul; Noor Linda Febrianie; Wisnu Cahyo Prabowo; M. Arifuddin; Hadi Kuncoro; Angga Cipta Narsa; Azminah Azminah; Gemini Alam; Abdul Mun’im; Islamudin Ahmad
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2022): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v4i5.1086

Abstract

Proteksi terhadap infeksi seperti pandemik virus dapat dihasilkan dengan meningkatkan imunitas tubuh. Tanaman obat yang diolah dan digunakan dengan baik mampu berpotensi meningkatkan imunitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas hemaglutinasi dan karakteristik ekstrak berbasis natural deep eutectic solvents (NADES) atau lebih dikenal dengan istilah green solvent dari akar Tapak Dara (Vinca rosea) dan daun Kadamba (Mitragyna speciosa Korth. Havil) untuk melihat aktivitas ekstrak tersebut dalam mempengaruhi kerja sistem imun dalam melawan antigen yang masuk kedalam tubuh. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode ekstraksi non-konvensional NADES based microwave-assisted extraction (NADES-MAE) dengan kondisi ekstraksi yang sesuai. Uji hemaglutinasi dilakukan pada hewan coba mencit yang telah diinduksi sel darah merah kambing (SDMK) 1%, yang diukur berdasarkan jumlah titer. Karakterisasi ekstrak dilakukan menggunakan analisis ATR-FTIR dan kemometrik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Ekstrak Tapak Dara berbasis NADES memiliki aktivitas hemaglutinasi, sehingga berpotensi meningkatkan sistem imun tubuh. Ekstrak NADES tersebut dapat digunakan sebagai kandidat obat berbasis bahan alam sebagai preventif ataupun supportif dari inveksi virus SARS-CoV2 dan mengurangi gejala setelah terinfeksi. Selain itu, hasil identifikasi ekstrak berbasis NADES menggunakan ATR-FTIR dan kemometrik menunjukkan spesifisitas masing-masing ekstrak yang dihasilkan berdasarkan berbagai komposisi NADES yang digunakan pada kedua tanaman tersebut
Analisis Proksimat Cookies dari Tepung Sukun (Artocarpus altilis) dan Tepung Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus): Proximate Analysis of Cookies from Breadfruit Flour (Artocarpus altilis) and Red Dragon Fruit Flour (Hylocereus polyrhizus) Putri Diah Wulandari; Andi Tenri Kawareng; Islamudin Ahmad
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 5 No. SE-1 (2023): Spesial Edition J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v5iSE-1.2052

Abstract

The prevalence of diabetes mellitus in Indonesia has increased from year to year, so it is necessary to make efforts to control diabetes mellitus. One of the efforts that can be done is food arrangement with a high-fibre diet. Breadfruit and red dragon fruit are foods with high fibre content. Cookies made from breadfruit flour and red dragon fruit flour have the potential to be used as a snack for diabetics. This research aims to determine the nutritional content of cookies made from breadfruit flour and red dragon fruit flour. The results from the test is water content 4.51%, total ash content 5%, acid insoluble ash content 0.34%, glucose content 1.52%, fat content 22.65%, protein content 11.65%, carbohydrate content 56.19%, and fibre content 21.5%. Cookies made from breadfruit flour and red dragon fruit have a high fibre content so that they can be used as an alternative snack for diabetics. Keywords: Breadfruit, Red dragon fruit, Diabetes mellitus Abstrak Prevalensi diabetes mellitus di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, sehingga perlu dilakukan upaya pengendalian diabetes mellitus. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan pengaturan makan dengan cara diet tinggi serat. Buah sukun dan buah naga merah merupakan pangan dengan kandungan serat yang tinggi. Cookies berbahan dasar tepung sukun dan tepung buah naga merah berpotensi untuk dijadikan makanan selingan bagi penderita diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi pada cookies berbahan dasar tepung sukun dan tepung buah naga merah. Hasil dari pengujian yang dilakukan, diperoleh kadar air 4,51%, kadar abu total 5%, kadar abu tidak larut asam 0,34%, kadar glukosa 1,52%, kadar lemak 22,65%, kadar protein 11,65%, kadar karbohidrat 56,19%, dan kadar serat 21,5%. Cookies berbahan dasar tepung sukun dan buah naga merah memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat dijadikan alternatif makanan selingan bagi penderita diabetes mellitus. Kata Kunci: Buah sukun, Buah naga merah, Diabetes Mellitus
Isolasi Fungi Endofit Batang Bajakah (Uncaria nervosa Elmer) dan Pengujian Toksisitas dengan Metode BSLT: Isolation of Endophytic Fungi from Bajakah Stems (Uncaria nervosa Elmer) and Toxicity Testing by BSLT Method Umi Khusnul Khotimah; M. Arifuddin; Fika Aryati; Islamudin Ahmad
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 5 No. SE-1 (2023): Spesial Edition J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v5iSE-1.2053

Abstract

Bajakah (Uncaria nervosa Elmer) is one of the plants that grows a lot in East Kalimantan and difficult to cultivate. Empirically, Bajakah stems are used by rural communities, especially the Dayak people for the treatment of various diseases by drinking boiled water, causing Bajakah stems to be exploited. Endophytic fungi are endophytic microbes that live in plant tissues asymptomatically and can produce secondary metabolites with various biological activities, one of which is anticancer. This study aims to isolate the endophytic fungi of the Bajakah stem and test the toxicity using the BSLT method on Artemia salina shrimp larvae as an initial screening to determine the potential of endophytic fungi as a producer of candidate drug compounds. Based on the results of the study, 2 isolates of the endophytic fungi of the Bajakah stem were obtained. The results of the toxicity test of the UN 3B isolate extract obtained an LC50 value of 21.4 ppm, while the UN 4B isolate extract was 28.2 ppm. Each extract is cytotoxic because it can cause the death of 50% of test animals at concentrations <1000 ppm. Keywords: Bajakah, endophytic fungi, cytotoxic test, BSLT Abstrak Bajakah (Uncaria nervosa Elmer) merupakan salah satu tumbuhan yang banyak tumbuh di Kalimantan Timur dan sulit dibudidayakan. Secara empiris, batang Bajakah dimanfaatkan oleh masyarakat pedalaman, khususnya masyarakat suku Dayak untuk pengobatan berbagai penyakit dengan cara meminum air rebusan, sehingga menyebabkan batang Bajakah di eksploitasi. Fungi endofit merupakan mikroba endofit yang hidup di jaringan tumbuhan secara asimtomatis dan dapat menghasilkan senyawa metabolit sekunder dengan berbagai aktivitas biologis salah satunya antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi fungi endofit batang Bajakah dan uji toksisitas dengan metode BSLT terhadap larva udang Artemia salina sebagai skrining awal untuk mengetahui potensi fungi endofit sebagai penghasil kandidat senyawa obat. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 2 isolat fungi endofit batang Bajakah. Hasil uji toksisitas ekstrak isolat UN 3B diperoleh nilai LC50 sebesar 21,4 ppm, sedangkan ekstrak isolat UN 4B sebesar 28,2 ppm. Pada masing-masing ekstrak bersifat sitotoksik karena dapat menyebabkan kematian 50% hewan uji pada konsentrasi <1000 ppm. Kata Kunci: Bajakah, fungi endofit, uji sitotoksik, BSLT
Co-Authors Abdul Mun'im Abdul Mun’im Abdul Mun’im Agus, Adhe Septa Ryant Ahmad Efendi Aji Ayatullah Alghifari, Muhammad Farhan Alyazahra, Restika Amarila Malik Andi Tenri Kawareng Andi Yusniah Angga Cipta Narsa Arifuddin, Muhammad Arsyik Ibrahim Azminah Azminah Baso Didik Hikmawan Berna Elya Bohari Yusuf Bone, Mahfuzun Dandy Zwageri Dewi Rahmawati Duwi Meiliyani Elisabeth James Randan Elly Kendali Larasati Elsa Edita Ervina Irmaya Sagita Erwin Samsul Erwin Samsul Faizatun Maulidha Fauzan Afandi Febrina, Lizma Ferry Semiawan Fika Aryati Firzan Nainu Firzan Nainu Gemini Alam Gemini Alam Hadi Kuncoro Hajrah Hajrah Hajrah Hanita Omar Hapizi, Amrullah Muhammad Helmi Heratris, Julieta Adillah Herman Herman Hifdzur Rashif Rija’i Himmatul Ulya I Putu Agus Yudiane Ibrahim, Arsyik Indriani, Gina Nabila Iswahyudi Iswahyudi Junaidin, Junaidin Karisman Karisman Kharisma Ayu Tandi Datu Kurnya Kurnya Laode Rijai Laode Rijai M Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin Maghfiroh, Wasiul Mahfuzun Bone Maryono Maryono Mayda Ariyati Meilisa Athiyah Michael Rendy Yakubus Mirhansyah Ardana Mohd Azlan Nafiah, Mohd Azlan MUHAMMAD AMIR MASRUHIM Muhammad Faisal Muhammad Hanafi Muhammad Safruddin Neneng Siti Silfi Ambarwati Nia Fevniaty Rupa Ningrum, Indah Setiya Noor Linda Febrianie Novita Sari Noviyanty Indjar Gama Nur Masyitah Zamruddin Nur Masyithah Nur Mita Nurul Fauziah Nurul Fitriani Prabowo, Wisnu Cahyo Putri Diah Wulandari Putri Natasya Magdalena Ramila Hidayati Rifqi, Ahmad Nur Rija'i, Hifdzur Rashif Riki Risna Agustina Risna Agustina Risna Lestari Rolan Rusli Rusman, Arman Sabaniah Sabaniah Indjar Gama Salam, Supriatno Salsabila, Unik Hanifah Samsul, Erwin Selvi Jumiatul Astati Selvy Jumiatul Astati Siti Hasanah Suci Aprisilia Kartika Sulistiarini, Riski Suparningtyas, Juniza Firdha Susilowati, Kartika Indah Tanod, Brain Christian Severius Tanod Umi Khusnul Khotimah Vidia Prajna Lakhsita Vilca Veronica Hasiani Vita Olivia Siregar Wisnu Cahyo Prabowo Yuditya Artha Yurika Sastyarina Yurika Sastyarina Yuspian Nur Yuspian Nur