Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN CARA MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI SD NEGERI 1 HARAPAN JAYA SUKARAME KOTA BANDAR LAMPUNG PADA TAHUN 2022 Christin Angelina Febriani; Dhiny Easter Yanti; Nurul Aryastuti; Audrey Adelita; Chanita Sari Manulang; Ghina Gabrilla Yusuf; Hafiratul Fitri Usfa; Nurkhasanah Nurkhasanah; Zelda Nora Afriza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.508-514

Abstract

Melakukan upaya perawatan gigi dan mulut merupakan salah satu bentuk perawatan diri pada anak-anak yang harus dilakukan sejak dini. Anak-anak sangat menyukai makanan dan minuman manis seperti permen, cokelat, minuman manis. Makanan dan minuman tersebut memudahkan gigi menjadi rusak karena akan menempel di gigi sehingga dapat menimbulkan masalah pada gigi. Masalah kesehatan gigi dan mulut jika tidak dilakukan perawatan akan menimbulkan rasa sakit pada gigi yang berakibat anak malas melakukan aktivitas sehari-hari, anak malas hadir ke sekolah dan nafsu makan menurun sehingga mengakibatkan gangguan tumbuh kembang pada anak-anak. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatan pengetahuan dan merubah sikap siswa/siswi menjadi lebih baik mengenai cara menjaga kesehatan gigi serta dapat menerapkan informasi-informasi yang sudah diberikan di kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan desain Quasi Eksperimen kepada anak kelas V dan VI SD Negeri 1 Harapan Jaya Sukarame Bandar Lampung yang diberikan intervensi penyuluhan, dengan pendekatan One Group Pre Test dan Post Test. Kegiatan ini di lakukan SD Negeri 1 Harapan Jaya Sukarame Bandar Lampung. Hasil kegiatan yang di dapatkan adalah setelah mengisi Pre Test dan Post Test menunjukkan tingkat pengetahuan siswa/siswi mengalami peningkatan dari 60.00% menjadi 68.57%, tetapi untuk tingkat sikap menurun dari 42.41% menjadi 42.01 % dengan total populasi 56 siswa/siswi kelas V dan VI. Kesimpulan yang didapatkan dari penyuluhan ini yaitu hasil analisis t dependen berdampak pada peningkatan pengetahuan siswa/siswi tetapi tidak berdampak pada perubahan sikap siswa/siswi.
Faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru pada anak (usia 0-14 tahun) Nabigha, Zehan Aura; Aryawati, Wayan; Aryastuti, Nurul
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 12 (2026): Volume 19 Nomor 12
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i12.759

Abstract

Background: Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis and can affect all ages, including children. The incidence of pulmonary TB in children is influenced by various factors, such as host, agent, and environment. These factors include exclusive breastfeeding, Bacille Calmette-Guérin (BCG) immunization status, low birth weight (LBW), socioeconomic status, and history of contact with TB patients. Rajabasa Indah Community Health Center ranked third in terms of TB cases in Bandar Lampung in 2022, with 125 cases in adults and 40 cases in children. If risk factors are not addressed, the number of new cases will continue to increase. Purpose: To identify factors associated with the incidence of pulmonary TB in children aged 0-14 years. Method: This was a quantitative study with a case-control design. The sampling technique used purposive sampling, with a total of 120 children participating, divided into 30 cases and 90 controls. Data analysis was performed using chi-square tests and multiple logistic regression. Results: In the case group, 76.7% had a history of exclusive breastfeeding, 70% had received BCG immunization, 63.3% had no history of low birth weight (LBW), 53.2% were from low socioeconomic status, and 60% had no history of contact with TB patients. Meanwhile, in the control group, 68.9% had a history of exclusive breastfeeding, 94.4% had received BCG immunization, 91.1% had no history of low birth weight (LBW), 56.7% were from high socioeconomic status, and 86.7% had no history of contact with TB patients. There was a significant association between a history of low birth weight (p = 0.001), BCG immunization status (p = 0.001), and a history of contact with TB patients (p = 0.004) and the incidence of pulmonary TB in children. The dominant factor influencing the incidence of pulmonary TB in children was BCG immunization status (p = 0.002). Conclusion: There is a significant association between BCG immunization status, history of low birth weight (LBW), and history of contact with TB patients with the incidence of pulmonary TB in children. BCG immunization is a dominant factor in TB prevention, therefore, the public is encouraged to ensure that children receive complete basic immunizations, especially BCG from birth, to prevent pulmonary TB and more severe TB cases. Suggestion: Further research can be conducted with a larger sample size to provide information regarding the description of risk factors for TB incidents in children.   Keywords: Children; Bacille Calmette-Guérin (BCG) Immunization; Low Birth Weight (LBW); Tuberculosis.   Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan dapat menyerang segala usia, termasuk anak-anak. Kejadian TB paru pada anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti host, agent, dan lingkungan, yang meliputi pemberian ASI eksklusif, status imunisasi Bacille Calmette-Guérin (BCG), berat badan lahir rendah (BBLR), status sosial ekonomi, serta riwayat kontak dengan penderita TB. Puskesmas Rajabasa Indah menempati urutan ketiga dalam jumlah kasus TB terbanyak di Bandar Lampung pada tahun 2022, dengan 125 kasus pada orang dewasa dan 40 kasus pada anak-anak. Jika faktor risiko tidak dicegah, jumlah kasus baru akan terus bertambah. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian TB paru pada anak usia 0-14 tahun Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan case-control. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, dengan total 120 anak sebagai partisipan, yang terbagi menjadi kelompok kasus sebanyak 30 anak dan kelompok kontrol sebanyak 90 anak. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik ganda. Hasil: Pada kelompok kasus, 76.7% memiliki riwayat ASI eksklusif, 70% telah mendapatkan imunisasi BCG, 63.3% tidak memiliki riwayat BBLR, 53.2% berasal dari status sosial ekonomi rendah, dan 60% tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita TB. Sementara pada kelompok kontrol, 68.9% memiliki riwayat ASI eksklusif, 94.4% telah mendapatkan imunisasi BCG, 91.1% tidak memiliki riwayat BBLR, 56.7% berasal dari status sosial ekonomi tinggi, dan 86.7% tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita TB. Terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat BBLR (p = 0.001), status imunisasi BCG (p = 0.001), dan riwayat kontak dengan penderita TB (p = 0.004) dengan kejadian TB paru pada anak. Faktor dominan yang berpengaruh terhadap kejadian TB paru pada anak adalah status imunisasi BCG (p = 0.002). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara status imunisasi BCG, riwayat BBLR, dan riwayat kontak dengan penderita TB dengan kejadian TB paru pada anak. Imunisasi BCG merupakan faktor dominan dalam pencegahan TB, sehingga masyarakat diimbau untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi dasar lengkap, terutama BCG sejak lahir, guna mencegah kejadian TB paru dan kasus TB yang lebih berat. Saran: Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan jumlah sampel yang lebih banyak diperlukan guna memberikan informasi terkait gambaran faktor resiko kejadian TB pada anak.   Kata Kunci: Anak; Berat Badan Lahir Rendah (BBLR); Imunisasi Bacille Calmette-Guérin (BCG);  Tuberkulosis.
The Effectiveness of IEC Using Booklet and Video Media on Diarrhea Prevention Efforts on the Knowledge of Posyandu Cadres Nuke Indrawati; Nurul Aryastuti; Fitri Ekasari; Nova Muhani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.4200

Abstract

Diarrhea is still the most common cause of death in the post-neonatal period, which is 14% of deaths due to diarrhea. Success in preventing children from getting into more severe conditions due to diarrhea cannot be separated from the role of posyandu cadres. Efforts to increase the knowledge of cadres about diarrhea prevention is health education. This study aimed to determine the effectiveness of KIE using booklet media and videos about efforts to prevent diarrhea on the knowledge of posyandu cadres at the Gunung Sugih Community Health Center, Central Lampung Regency, in 2023. This type of research is quantitative research using a quasi-experimental design and a pretest-posttest design with a control group. The population in this study were all cadres at the Gunung Sugih Health Center with a total of 50 people with a sampling technique using total sampling. The intervention group was given CIE using a booklet, and the control group was assigned CIE using a video. Data analysis in this study used univariate and Mann-Whitney. The results of this study indicate that the average knowledge before being given health education using booklet media is 57.52, and after being given health education is 91.48. While the intermediate knowledge before being given health education using video media was 58.60, and after being given health education was 93.56. Based on the results of the Mann-Whitney test, it was found that the p-value was 0.625 > 0.05, meaning that there was no difference in the effectiveness of KIE using booklets and videos on diarrhea prevention efforts on the knowledge of posyandu cadres at the Gunung Sugih Health Center, Central Lampung Regency in 2023. Suggestions for cadres after being given education This health service can pass on information to mothers with toddlers.
Co-Authors Aan Oktavia yuman Abdullah, Rochman Aribowo Ade Sinta Purnama Adelita, Audrey Agung Aji Perdana AHMAD ANSORI Amangsa Mas Gede, Aranda Ana Astuti Angkas Mandala Putra Anita Bustami Antika, Bernadeta Ramah Aprina Arisandi, Syafik Aryawati, Wayan Audrey Adelita Bella Tania Putri Chanita Sari Manulang Christin Angelina Febriani Cipta Nengsih Daka, Rohman Damayanti Damayanti Deni Ardiansyah Desy Fatmawaty Dewi Astuti Dewi Astuti Dias Dumaika Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Djamaludin, Djunizar Dwi Kartini, Dwi Dwi Nuryani, Dina Dwi Puspita Sari, Dwi Puspita Dwiyana, M Rizal Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Yuliana Eka Yuliana Endang Setiawati Endang Setiawati Farida Aryani Farra Hayka Salsabilla Fatihah, Azzahra Kania Fatmawaty , Desy Febriani, Christin Ferry Widiatmoko Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Ekasari Fitri Ekasari Furqoni, Prima Dian Gayatri, Dwi Ghina Gabrilla Yusuf Gunawan, Vera Hafiratul Fitri Usfa Handayani, Fina Hany Musliha Henni Puji Lestari Rahayu Hermawan, Dessy Hidayanti, Sisca Ida Sulistiani Imam Ahmad Ketut Wijana Krisnawati Bantas Kurniane Hartono, Bella Kurniati, Mala Lestari, Juwita Lia Amelia Lolita Sary Made Prativi Muhani, Nova Multazamiyah, Siti Aminah Murtianingsih, Erni Nabigha, Zehan Aura Nabila, Nia Nadila, Tiya Nadya Salsabilla Nawawi, Achmad Neti Nurmala Sari Ni Luh Putu Wahyu Yuliastuti Ningtyas, Febrianti Harum Nova Muhani Nova Muhani Nuke Indrawati Nurhalina Sari Nurkhasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Nurul Isnaini Octa Reni Setiawati Oktavia, Mutiara Oktavio, Irda Angelica Pangaribuan, Betseba Natalia Prima Dian Furqoni Putri, Novita Rafika, Echa Reni, Christina Kusuma Renna Oktavia Rudi Rian Hidayat Rini Mustikasari Kurnia Pratama Riska Depari Rohman Daka Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino, Saminp Sari, Desi Mailan Sari, Fitri Eka Serlia Marthasari Setiawati Setiawati SETIAWATI, ENDANG Shabrina, Hanifah Siti Fadilah Siti Helmyati Siti Nurjanah Slamet Widodo Sri Diastuti Sri Wulandari Sri Yunita Suti, Shalsabila Suti, Shalsabilla Suwito Suwito Torry Duet Irianto Triyono Triyono Tyani Khoerunissa Ulin Noa Uswatun Hasanah Vera Yulyani Wahyu Yuliastuti, Ni Luh Putu Waser, Waser Wayan Aryawati Wayan Aryawati Yanti, Dhiny Easter Yenny Puspitasari Yolandha Adinda Pratiwi Yulistiharoh Yulyani, Vera Zelda Nora Afriza