Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan kesehatan tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat) Nuryani, Dina Dwi; Aryastuti, Nurul; Sari, Nurhalina; Rafika, Echa; Yuliana, Eka; Setiawati, Endang; Fatmawaty , Desy
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 4 (2022): Promosi Dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i4.239

Abstract

Background: Stunting is a chronic malnutrition problem caused by a lack of nutritional intake for a long time, resulting in growth disorders in children, namely the child's height is lower or shorter (short) than the normal standard of growth. From the results of the validation of data validation of families at risk of stunting in neighbourhood 5-16, Srengsem Village, Panjang District, Bandar Lampung, it is known that not many people know about stunting and how to prevent it. So that some of them think that their children/toddlers are shorter than their age due to genetic or hereditary factors so that they do not require further treatment. Purpose: Respondents can know, understand about stunting and its prevention by applying the Healthy Kitchen program Methods: The implementation of the method used in community service is carried out in 2 stages, namely, firstly, Public Health students explain stunting and its prevention by applying the Healthy Kitchen program using power points and secondly after being given counseling about stunting and its prevention by applying the Healthy Kitchen program, respondents were given questions and answers about stunting and its prevention by applying the Healthy Kitchen program and demonstrating the prepared Healthy Kitchen menu. Results: Respondents understand about stunting and its prevention by applying the Healthy Kitchen program. Conclusion: Respondents can understand stunting and its prevention by applying the Healthy Kitchen program and are expected to be able to apply it in their respective homes and in their daily food menu.   Pendahuluan: Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar normal pertumbuhannya. Dari hasil verifikasi validasi data KK yang beresiko stunting yang ada di Rt 5-16 Kelurahan Srengsem, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung diketahui bahwa belum banyak yang mengetahui stunting dan bagaimana pencegahan nya. Sehingga beberapa dari mereka beranggapan bahwa anak/ balitanya lebih pendek dari usianya adalah karena faktor genetik atau keturunan sehingga tidak memerlukan penanganan lebih lanjut. Tujuan: Responden dapat mengetahui, memahami tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat). Metode: Pelaksanaan metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa Kesehatan Masyarakat menjelaskan tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat) menggunakan power point dan kedua setelah diberikan penyuluhan tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat), responden diberikan tanya jawab tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat) dan mendemonstrasikan menu DASHAT yang telah disiapkan. Hasil: Responden memahami tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat). Simpulan: Responden dapat memahami tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat) dan diharapkan dapat mengaplikasikannya di rumah masing-masing dan pada menu makanan sehari-hari.
Edukasi gizi seimbang sejak dini pada anak prasekolah sebagai upaya pencegahan masalah stunting Djamaludin, Djunizar; Aryastuti, Nurul; Nadila, Tiya; Hidayanti, Sisca; Hasanah, Uswatun
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 4 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i3.315

Abstract

Introduction: The problem of stunting nutrition can not only be intervened in the first thousand days of life (1000 HPK) but can still be intervened at pre-school age to school age and adolescents so that the impact does not get worse to the next stage. Therefore, various efforts need to be made to prevent this nutritional problem from being overcome. One of the efforts that can be done is nutrition education to parents, children, and schools from an early age in the community. This educational activity is part of community service activities. Purpose: This counseling aims to increase the knowledge and attitudes of mothers, children, and teachers in the application of balanced nutritious food consumption in children from an early age. This is an effort to prevent and overcome sustainable stunting at school age in the Pinang Jaya Region. Method: The intervention method used to achieve this goal is interactive counseling using audio-visual counseling media. A total of 40 participants attended Results: After the counseling activities, it was found that all participants, both mothers and children, experienced an increase in knowledge related to the application of balanced nutrition in children's daily menus by an average of 80%. Conclusion: From the results of the counseling, it was concluded that there was a need for mentoring activities from the puskesmas to provide nutrition education to pre-school and school children as well as monitoring the nutritional status of children in schools so that children avoid nutritional problems and have good nutritional status.   Keywords: Children; Education; Stunting; Preschool.   Pendahuluan: Masalah gizi stunting tidak hanya dapat diintervensi pada seribu hari pertama kehidupan (1000 HPK) namun masih bisa dilakukan intervensi pada usia pra sekolah hingga usia sekolah dan remaja agar tidak semakin parah dampaknya ke tahap selanjutnya. Oleh karena itu, berbagai upaya perlu dilakukan untuk mencegah agar masalah gizi ini dapat diatasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah edukasi gizi kepada orangtua, anak, dan pihak sekolah sejak dini di masyarakat. Kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan: penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu, anak, dan guru dalam penerapan konsumsi makanan bergizi seimbang pada anak sejak usia dini. Hal ini sebagai upaya mencegah dan mengatasi stunting yang berkelanjutan pada usia sekolah di Wilayah Pinang Jaya. Metode: Metode intervensi yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan penyuluhan interaktif menggunakan media penyuluhan audio visual. Sebanyak 40 peserta yang hadir Hasil: Setelah kegiatan penyuluhan diperoleh hasil bahwa seluruh peserta baik ibu, dan anak mengalami peningkatan pengetahuan terkait penerapan gizi seimbang pada menu harian anak dengan rata-rata sebesar sebesar 80%. Simpulan: Dari hasil penyuluhan disimpulkan bahwa perlu adanya kegiatan pendampingan dari puskesmas untuk memberikan edukasi gizi pada anak pra sekolah dan anak sekolah serta monitoring status gizi anak di sekolah agar anak terhindar dari masalah gizi dan memiliki status gizi yang baik.
Kejadian BBLR di Indonesia (Analisis Data SSGI tahun 2022) Ningtyas, Febrianti Harum; Perdana, Agung Aji; Aryastuti, Nurul; Setiawati, Setiawati
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.16616

Abstract

Angka kematian bayi di Indonesia adalah 22 per 1.000 kelahiran hidup, dan bayi dengan berat badan lahir rendah memiliki risiko kematian dan kesakitan yang lebih tinggi. Selain menyebabkan kematian, berat badan lahir rendah diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya stunting.  Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jumlah populasi 334.848 dan jumlah sampel 1.725. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis data menggunakan univariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 93,4% berat bayi baru lahir tidak dengan kondisi BBLR, sedangkan 6,6% lainnya terlahir dengan kondisi BBLR. Rata-rata jumlah anak yang dilahirkan adalah 2,08. Melahirkan selama hidup terendah adalah 1 kali sedangkan terbanyak adalah 9 kali. Rata-rata jumlah kehamilan adalah 2,14 kali. Frekuensi hamil terendah adalah 1 kali sedangkan terbanyak adalah 9 kali. Penelitian ini menyarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan upaya promotif dan preventif dengan mengedukasi pasangan usia subur terkait jumlah ideal untuk melahirkan dan jumlah kehamilan yang aman untuk menurunkan risiko melahirkan bayi dengan kondisi BBLR.
Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Lansia Hipertensi Di Puskesmas Hajimena Oktavia, Mutiara; Yanti, Dhiny Easter; Aryastuti, Nurul; Perdana, Agung Aji
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.16818

Abstract

Kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi adalah sejauh mana perilaku seseorang dalam menggunakan obatnya sesuai dengan anjuran yang disepakati dari penyedia layanan kesehatan. Prevalensi hipertensi berdasarkan minum obat anti hipertensi di Provinsi Lampung tahun 2018 sebanyak 11.163 kasus lalu di lampung selatan terdapat 1.382 kasus. Tujuan penelitian adalah diketahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Hajimena tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini seluruh lansia penderita hipertensi yang memeriksakan kesehatannya di Puskesmas Hajimena, yakni sebanyak 91 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui lembar kuesioner. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian diketahui ada hubungan pengetahuan (p-value = 0,009) dan dukungan keluarga (p-value = 0,006) dengan kepatuhan minum obat. Diharapkan bagi lansia hipertensi dapat mengonsumsi obat antihipertensi dengan teratur sesuai anjuran dari dokter atau tenaga kesehatan agar terapi pada pengobatan mendapatkan hasil yang maksimal
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SUMBER INFORMASI MENGENAI KEBIJAKAN PPKM DENGAN KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASYARAKAT Wahyu Yuliastuti, Ni Luh Putu; Samino, Samino; Aryastuti, Nurul
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.1903

Abstract

Kebijakan PPKM merupakan kewenangan pemerintah mejalankan tugas dan fungsinya terkait pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat dengan protokol kesehatan 5 M. Hasil survei Badan Pusat statistik Provinsi Lampung mengenai kepatuhan 5M didapakan Memakai masker 84%, Mencuci tangan 67%, Menjaga jarak 55%, Menghindari kerumunan 74%, Membatasi mobilisasi 56%. Angka kejadian kasus covid 19 di Kabupaten Tulang bawang, sampai tanggal 22 Agustus 2022, didapatkan jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 1781 kasus dan kasus kematian sebanyak 94 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui diketahuinya hubungan pengetahuan dan sumber informasi mengenai kebijakan PPKM dengan kepatuhan protokol kesehatan pada masyarakat di Desa Trimulya Jaya Tulang Bawang tahun 2022. Rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di Desa Trimulya Jaya Tulang Bawang pada tahun 2022 sebanyak 1539 orang dengan sampel sebanyak 94 responden. pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan kriteria inklusi. Analisa bivariat menggunakan Chi-square. Hasil penelitian berdasarkan distribusi frekuensi didapatkan sebagaian besar responden patuh (69,1%), sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (81,9%) dan sebagian besar responden memiliki sumber informasi positif (58,5%). Hasil uji Chi-square didapatkan ada hubungan antara pengetahuan (p value 0,000 <0,05 ) dan sumber informasi (p value 0,000 <0,05 ) mengenai kebijakan PPKM dengan kepatuhan protokol kesehatan pada masyarakat di Desa Trimulya Jaya Tulang Bawang tahun 2022. Disarankan untuk seluruh warga dapat mematuhi aturan pemerintah mengenai kebijakan PPKM dan mengikuti aturan protokol kesehatan agar covid-19 mengalami penurunan secara perlahan.
Gambaran Kesetaraan Gender Dan Kekerasn Berbasis Gender Di SMP Provinsi Lampung Muhani, Nova; Aryastuti, Nurul; Sary, Lolita; Dwiyana, M Rizal; Daka, Rohman
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i3.20262

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap perilaku seksual berisiko dan kekerasan berbasis gender, terutama di tengah dinamika perubahan sosial dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi kesetaraan gender serta pengalaman kekerasan berbasis gender pada siswa SMP di Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 171 responden yang dipilih secara purposive. Hasil menunjukkan bahwa norma sosial, budaya, dan agama memengaruhi persepsi peran gender (71,9%), dan mayoritas siswa menyatakan memahami isu kekerasan berbasis gender (73,7%). Namun, masih ditemukan kasus perundungan (25,7%), pelecehan seksual (12,3%), dan pemerkosaan (1,8%). Sebanyak 38% responden juga menyatakan bahwa wilayah tempat tinggal mereka memiliki kasus kekerasan berbasis gender. Pihak sekolah diharapkan dapat mengintegrasikan pendidikan kesetaraan gender dan kesehatan reproduksi ke dalam kurikulum serta membentuk unit khusus penanganan kekerasan.
Hubungan Tempat Tinggal (Urban dan Rural) Dan Penggunaan Media Sosial dengan perilaku berisiko seksual Remaja awal di provinsi Lampung Muhani, Nova; Aryastuti, Nurul; Sary, Lolita; Dwiyana, M Rizal; Daka, Rohman
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i4.20263

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang kompleks dan rentan terhadap pengaruh lingkungan, termasuk dalam hal perilaku seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tempat tinggal (urban dan rural) serta penggunaan media sosial dengan perilaku seksual berisiko pada remaja awal di Provinsi Lampung. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 171 siswa SMP diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan uji bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tempat tinggal dengan perilaku seksual berisiko (p-value = 0,12). Sementara itu, terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial yang mengandung konten pornografi dengan perilaku seksual berisiko (p-value = 0,01; OR = 3,6). Disarankan agar sekolah, orang tua, dan pemangku kebijakan lebih aktif dalam memberikan edukasi dan pengawasan terhadap penggunaan media sosial dan akses informasi remaja. Pendidikan kesehatan reproduksi berbasis teknologi dan keluarga merupakan langkah strategis dalam upaya pencegahan perilaku seksual berisiko di kalangan remaja.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Antenatal Care (ANC) 10T Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Pinang Jaya Tahun 2023 Yuliana, Eka; Aryastuti, Nurul; Yanti, Dhiny Easter
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i2.2711

Abstract

AKI di provinsi Lampung cenderung meningkat sebanyak 187/100.000 KH pada tahun 2021, upaya penurunan AKI adalah dengan adanya pemanfaatan Antenatal Care (ANC) 10T, namun belum semua ibu hamil dapat memanfaatkan dan memenuhi ANC10T. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan ANC 10T di wilayah kerja Puskesmas Pinang Jaya. Jenis penelitian ini kuantitatif, desain cross sectional, teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel responden ibu hamil sesuai kriteria sebanyak 108 orang. Analisis data univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan dari 108 orang yang memenuhi pelayanan ANC sebanyak 31,5% dan tidak memenuhi pelayanan ANC 10T sebanyak 68,5%. Variabel yang berhubungan terhadap pemanfaatan pelayanan ANC 10T adalah variabel pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,000), dukungan petugas (p=0,000) dan dukungan keluarga (p=0,000). Kesimpulannya pengetahuan, sikap, dukungan petugas kesehatan dan dukungan keluarga memiliki hubungan terhadap pemanfaatan ANC 10T oleh ibu hamil. Saran kepada puskesmas agar lebih meningkatkan pelayanan dengan penyuluhan kepada masyarakat khususnya ibu hamil tentang pentingnya melakukan pemanfaatan dan pemenuhan standar ANC 10T selama masa kehamilan agar ibu hamil memiliki kesadaran dalam memanfaatkan ANC 10T.
Hubungan Pengetahuan, Dukungan Suami dan Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Standar Kunjungan (K6) Antenatal Care (ANC) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Pinang Jaya Kota Bandar Lampung Tahun 2023 Adelita, Audrey; Aryastuti, Nurul; Angelina Febriani, Christin
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i2.2840

Abstract

Pada tahun 2021 AKI mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020 yaitu dari 4.627 kasus menjadi 7.389 di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan AKI-AKB melalui pelaksanaan antenatal care (ANC) terpadu dengan 6x pemeriksaan kehamilan kunjungan 1x di trimester 1, 2x trimester 2 dan 3x di trimester 3. Tujuan penelitian adalah untuk melihat Hubungan Pengetahuan, Dukungan Suami, dan Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Standar Kunjungan (K6) Antenatal Care (ANC) Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pinang Jaya Kota Bandar Lampung Tahun 2023. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada bulan September sampai Oktober tahun 2023 dengan sampel 85 ibu hamil ditrimester 3. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan membagikan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan analisis bivariat didapatkan hasil ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan standar kunjungan (K6) ANC pada ibu hamil dengan p-value = 0,002, ada hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan standar kunjungan (K6) ANC pada ibu hamil dengan p-value = 0,006 dan ada hubungan yang bermakna antara dukungan tenaga kesehatan dengan standar kunjungan (K6) ANC pada ibu hamil dengan p-value = 0,008. Saran yang dapat diberikan adalah untuk dapat meningkatkan pengetahuan bukan hanya ibu hamil saja tetapi suami ibu hamil juga mengenai standar kunjungan (K6) ANC serta suami dan tenaga kesehatan harus selalu memberikan dukungan positif kepada ibu hamil agar ibu mau melakukan standar kunjungan (K6) ANC.
Analisis Survival Waktu Sembuh Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Multazamiyah, Siti Aminah; Sary, Lolita; Aryastuti, Nurul
JOURNAL OF Medical Surgical Concerns Vol. 3 No. 2 (2023): December Edition 2023
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/msc.v3i2.126

Abstract

Pendahuluan: Peningkatan jumlah kasus COVID-19 terjadi cukup cepat dan sudah mengalami penyebaran antar negara. Lama pasien dirawat ditemukan bervariasi berdasarkan periode waktu, wilayah, dan outcome penyakit (sembuh atau meninggal). COVID-19 menimpa masyarakat tanpa mengenal batasan gender ataupun umur. Tujuan: Mengetahui estimasi fungsi survival lama waktu sembuh pasien COVID-19 di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung.Metode: Merupakan jenis penelitian kuantitatif komparatif dengan rancangan survey cohort. Menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien COVID-19 di RSPBA dengan waktu penelitian dilakukan pada bulan AprilAgustus 2021. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Populasi penelitian ini seluruh pasien COVID-19 di RSPBA. Analisis data yang digunakan hingga multivariat. Didapatkan 124 sampel, 90 yang mengalami event dan 34 yang mengalami sensor.Hasil: Lama waktu yang dibutuhkan seseorang dengan COVID-19 untuk mencapai event atau sensor yaitu minmax 3-40 hari, mean 14,22 hari, median 15 hari, dengan probabilitas ketahanan hidup memiliki median survival timesebesar 17,30 hari. Hasil analisis bivariat terhadap semua variabel diperoleh P-Value >α (0,05) dan kurva KaplanMeier menunjukan tidak memenuhi asumsi proporsional hazard.Simpulan: Analisis multivariat menunjukan hasil bahwa tidak terdapat variabel yang berhubungan dengan kesembuhan pasien.
Co-Authors Aan Oktavia yuman Abdullah, Rochman Aribowo Ade Sinta Purnama Adelita, Audrey Agung Aji Perdana AHMAD ANSORI Amangsa Mas Gede, Aranda Ana Astuti Angkas Mandala Putra Anita Bustami Antika, Bernadeta Ramah Aprina Arisandi, Syafik Aryawati, Wayan Audrey Adelita Bella Tania Putri Chanita Sari Manulang Christin Angelina Febriani Cipta Nengsih Daka, Rohman Damayanti Damayanti Deni Ardiansyah Desy Fatmawaty Dewi Astuti Dewi Astuti Dias Dumaika Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Djamaludin, Djunizar Dwi Kartini, Dwi Dwi Puspita Sari, Dwi Puspita Dwiyana, M Rizal Easter Yanti, Dhiny Easter, Dhiny Echa Rafika Eka Yuliana Eka Yuliana Ekasari, Fitri Endang Setiawati Endang Setiawati Farida Aryani Farra Hayka Salsabilla Fatihah, Azzahra Kania Fatmawaty , Desy Febriani, Christin Ferry Widiatmoko Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Ekasari Fitri Ekasari Furqoni, Prima Dian Gayatri, Dwi Ghina Gabrilla Yusuf Gunawan, Vera Hafiratul Fitri Usfa Handayani, Fina Hany Musliha Henni Puji Lestari Rahayu Hermawan, Dessy Hidayanti, Sisca Ida Sulistiani Imam Ahmad Indrawati, Nuke Ketut Wijana Khoidar Amirus Krisnawati Bantas Kurniane Hartono, Bella Kurniati, Mala Lestari, Juwita Lia Amelia Lolita Sary Made Prativi Meika Sari, Ida Maya Muhani, Nova Multazamiyah, Siti Aminah Murtianingsih, Erni Nabila, Nia Nadila, Tiya Nadya Salsabilla Nawawi, Achmad Neti Nurmala Sari Ni Luh Putu Wahyu Yuliastuti Ningtyas, Febrianti Harum Nova Muhani Nova Muhani Nuke Indrawati Nurhalina Sari Nurkhasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Nurul Isnaini Octa Reni Setiawati Oktavia, Mutiara Oktavio, Irda Angelica Pangaribuan, Betseba Natalia Prima Dian Furqoni Putri, Novita Rafika, Echa Ramadanti, Catur Reni, Christina Kusuma Renna Oktavia Rudi Rian Hidayat Rini Mustikasari Kurnia Pratama Riska Depari Rohman Daka Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino, Saminp Sari, Desi Mailan Sari, Fitri Eka Serlia Marthasari Setiawati Setiawati SETIAWATI, ENDANG Shabrina, Hanifah Siti Fadilah Siti Helmyati Siti Nurjanah Slamet Widodo Sri Diastuti Sri Wulandari Sri Yunita Suti, Shalsabila Suti, Shalsabilla Suwito Suwito Torry Duet Irianto Triyono Triyono Tyani Khoerunissa Ulin Noa Uswatun Hasanah Vera Yulyani Wahyu Yuliastuti, Ni Luh Putu Waser, Waser Wayan Aryawati Wayan Aryawati Wayan Aryawati Wayan Aryawati Yanti, Dhiny Easter Yenny Puspitasari Yolandha Adinda Pratiwi Yulistiharoh Yulyani, Vera Zelda Nora Afriza