Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi tidak terkontrol pada pasien prolanis Oktavio, Irda Angelica; Suwito, Suwito; Aryastuti, Nurul; Sari, Fitri Eka
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 5 (2025): October Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i5.1325

Abstract

Background: The number of hypertension cases at the Gisting Community Health Center in 2024 was 1.164 people with hypertension. Of these, 120 individuals with hypertension were also participating in the chronic disease management program (Prolanis). Purpose: To determine factors associated with the occurrence of uncontrolled hypertension in Prolanis patients at the Gisting Community Health Center in 2024. Method: This was a quantitative analytical study with a cross-sectional design. The sample consisted of 120 hypertensive patients participating in the Prolanis program at the Gisting Community Health Center in 2024. Data collection was conducted using a questionnaire. Data analysis was conducted using the chi-square test and logistic regression. Results: There is no relationship between smoking and uncontrolled hypertension with p value: 0.198; there is no relationship between stress and uncontrolled hypertension with p value: 0.236; there is a relationship between adherence to antihypertensive medication consumption and uncontrolled hypertension with p value: 0.000; OR: 14.760; there is a relationship between routine check-ups and uncontrolled hypertension with p value: 0.0.000; OR: 17.862; there is a relationship between a history of diabetes mellitus and uncontrolled hypertension with p value: 0.022; OR: 2.799; there is no relationship between total cholesterol levels and uncontrolled hypertension with p value: 0.062; the most dominant factor is routine check-ups with OR value: 8.362. Conclusion: There is no relationship between smoking and uncontrolled hypertension, there is no relationship between stress and uncontrolled hypertension, there is a relationship between adherence to antihypertensive medication consumption and uncontrolled hypertension, there is a relationship between routine check-ups and uncontrolled hypertension, there is a relationship between a history of diabetes mellitus and uncontrolled hypertension, there is no relationship between total cholesterol levels and uncontrolled hypertension, and the most dominant factor is routine check-ups.   Keywords: Uncontrolled Hypertension; Prolantis.   Pendahuluan: Jumlah kasus hipertensi di Puskesmas Gisting pada tahun 2024 yaitu sebanyak 1.164 orang yang terkena hipertensi. Didapatkan sejumlah 120 orang yang memiliki penyakit hipertensi juga mengikuti program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis). Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi tidak terkontrol pada pasien Prolanis di Puskesmas Gisting Tahun 2024. Metode: Penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian adalah penderita hipertensi yang mengikuti program Prolanis di Puskesmas Gisting Tahun 2024 sebanyak 120 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistic. Hasil: Tidak ada hubungan merokok dengan hipertensi tidak terkontrol dengan p value: 0.198; tidak ada hubungan stress dengan hipertensi tidak terkontrol dengan p value: 0.236; ada hubungan kepatuhan konsumsi obat antihipertensi dengan hipertensi tidak terkontrol p value: 0.000; OR: 14.760; ada hubungan pemeriksaan rutin dengan hipertensi tidak terkontrol p value: 0.000; OR: 17.862; ada hubungan riwayat diabetes mellitus dengan hipertensi tidak terkontrol dengan p value: 0.022; OR: 2.799; tidak ada hubungan kadar kolesterol total dengan hipertensi tidak terkontrol dengan p value: 0.062; faktor yang paling dominan adalah pemeriksaan rutin dengan nilai OR: 8.362. Simpulan: Tidak ada hubungan merokok dengan hipertensi tidak terkontrol, tidak ada hubungan stress dengan hipertensi tidak terkontrol, ada hubungan kepatuhan konsumsi obat antihipertensi dengan hipertensi tidak terkontrol, ada hubungan pemeriksaan rutin dengan hipertensi tidak terkontrol, ada hubungan riwayat diabetes mellitus dengan hipertensi tidak terkontrol, tidak ada hubungan kadar kolesterol total dengan hipertensi tidak terkontrol, dan faktor yang paling dominan adalah pemeriksaan rutin.   Kata Kunci: Hipertensi Tidak Terkontrol; Prolanis.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SUMBER INFORMASI MENGENAI KEBIJAKAN PPKM DENGAN KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASYARAKAT Wahyu Yuliastuti, Ni Luh Putu; Samino, Samino; Aryastuti, Nurul
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.1903

Abstract

Kebijakan PPKM merupakan kewenangan pemerintah mejalankan tugas dan fungsinya terkait pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat dengan protokol kesehatan 5 M. Hasil survei Badan Pusat statistik Provinsi Lampung mengenai kepatuhan 5M didapakan Memakai masker 84%, Mencuci tangan 67%, Menjaga jarak 55%, Menghindari kerumunan 74%, Membatasi mobilisasi 56%. Angka kejadian kasus covid 19 di Kabupaten Tulang bawang, sampai tanggal 22 Agustus 2022, didapatkan jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 1781 kasus dan kasus kematian sebanyak 94 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui diketahuinya hubungan pengetahuan dan sumber informasi mengenai kebijakan PPKM dengan kepatuhan protokol kesehatan pada masyarakat di Desa Trimulya Jaya Tulang Bawang tahun 2022. Rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di Desa Trimulya Jaya Tulang Bawang pada tahun 2022 sebanyak 1539 orang dengan sampel sebanyak 94 responden. pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan kriteria inklusi. Analisa bivariat menggunakan Chi-square. Hasil penelitian berdasarkan distribusi frekuensi didapatkan sebagaian besar responden patuh (69,1%), sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (81,9%) dan sebagian besar responden memiliki sumber informasi positif (58,5%). Hasil uji Chi-square didapatkan ada hubungan antara pengetahuan (p value 0,000 <0,05 ) dan sumber informasi (p value 0,000 <0,05 ) mengenai kebijakan PPKM dengan kepatuhan protokol kesehatan pada masyarakat di Desa Trimulya Jaya Tulang Bawang tahun 2022. Disarankan untuk seluruh warga dapat mematuhi aturan pemerintah mengenai kebijakan PPKM dan mengikuti aturan protokol kesehatan agar covid-19 mengalami penurunan secara perlahan.
Analisis Faktor Perilaku Seksual Yang Menyimpang (Homoseksual) Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpur Bandar Lampung Tahun 2023 Wayan Aryawati; Angkas Mandala Putra; Christin Angelina Febriani; Aprina; Nurul Aryastuti
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1.631

Abstract

Abstrak Homoseksual merupakan kelainan terhadap orientasi seksual yang ditandai dengan timbulnya rasa suka terhadap sesama jenis. Indonesia menjadi negara kelima terbesar penyumbang LGBT dan mempunyai populasi 3% LGBT. Dari 250 juta rakyat Indonesia, sekitar 7,5 jutanya merupakan LGBT. Penelitian ini bertujuan mengetahui analisis faktor risiko perilaku seksual yang menyimpang (homoseksual) di wilayah kerja Puskesmas Simpur Bandar Lampung tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan case-control. Populasi pada penelitian ini 180 kejadian LSL. Sampel pada penelitian ini berjumlah 102 sampel yang terdiri dari 51 kasus dan 51 kontrol dengan teknik purposive sampling dengan analisis univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (logistic regression). Hasil uji univariat terdapat 50% homoseks, dan 50% tidak homoseks. Usia berisiko 91.2% dan usia tidak berisiko 8.8%. Status pekerjaan yang bekerja 60.8% dan yang tidak bekerja 39.2%. pendidikan rendah 30.4% dan pendidikan tinggi 69.6%. riwayat peristiwa traumatik 66.7% dan yang tidak memiliki peristiwa traumatik 33.3%. Lingkungan yang buruk dan baik sama sebesar 50%. Prevalensi keluarga tidak harmonis 63.7% dan keluarga harmonis 36.3%. Dari hasil uji bivariat didapatkan hubungan antara pekerjaan dengan perilaku homoseks (p-value=0.008), peristiwa traumatik dengan perilaku homoseks (p-value=<0.0001), keluarga dengan perilaku homoseks (p-value=<0.0001), dan lingkungan dengan perilaku homoseks (p-value=0.047). faktor paling dominan adalah peristiwa traumatis (p-value=<0.0001) dengan OR sebesar 14.06. Diharapkan keluarga, orang terdekat, puskesmas dan tenaga kesehatan dapat memberikan dukungan dan perhatian untuk menciptakan lingkungan yang nyaman sehingga diharapkan bisa mengurangi rasa trauma atau ketakutan dimasa lalu dan pelaku homoseksual dapat memiliki kesadaran diri sendiri untuk tidak melakukan penyimpangan orientasi seksual. Kata kunci: Homoseksual, LGBT, LSL
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku WUS Dalam Melakukan Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Di Wilayah Kerja Puskesmas Brabasan Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji Siti Fadilah; Dessy Hermawan; Nurul Aryastuti; Fitri Ekasari; Christin Angelina Febriani
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1.639

Abstract

Kanker serviks merupakan penyakit ganas yang berkembang di leher rahim, bagian terbawah rahim yang meluas hingga ke ujung saluran reproduksi. Pencegahan terpadu dengan skrining sebaiknya dilaksanakan di puskesmas. Program Pemeriksaan Kanker Serviks Puskesmas Willaraga Bravasan memiliki tingkat kelulusan sebesar 13,6% pada tahun 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku WUS dalam skrining kanker serviks dengan metode IVA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 2.479 wanita usia subur antara 30 dan 50 tahun yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Bravasan, dengan sampel sebanyak 127 orang wanita. Analisis data menggunakan univariat, bivariat dengan chi-square dan multivariat dengan regresi logistic sedehana. Hasilnya, 102 orang (80,3%) tidak mengikuti tes, dan 25 orang (19,7%) mengikuti tes. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value = 0,000; OR = 7,600), dukungan suami (p-value = 0,001; OR = 4,875), dan dukungan tenaga kesehatan (p-value = 0,045; OR = 7,600). Diketahui bahwa ada. ) terdiri dari 1,378), sumber (p-value = 0,018 OR=3,563), dan paritas (p-value = 0,000; OR = 5,560). ). Variabel yang paling dominan yaitu variable pengetahuan (OR=11,082. Diharapkan tenaga kesehatan untuk melakukan penyuluhan kepeda Wanita Usia Subur antara 30 dan 50 tahun di wilayah kerja Puskesmas Bravasan agar lebih memahami tentang tes IVA dan risiko kanker serviks, sehingga dapat memperbaiki perilakunya saat melakukan tes WUS. Kata kunci: Deteksi Dini, Kanker Leher Rahin, WUS
Manajemen Pelayanan Pasien COVID-19 di Ruang Isolasi Puskesmas Rawat Inap Kabupaten Tanggamus Tahun 2023 Ferry Widiatmoko; Lolita Sary; Nurul Aryastuti
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1.643

Abstract

Abstrak Pandemi COVID-19 menunjukkan kasus peningkatan dan menuntut respon layanan kesehatan. Puskesmas Air Naningan merupakan Puskesmas rawat inap terbanyak merawat pasien COVID-19 yaitu 6 orang dan Puskesmas Margoyoso merawat 3 orang pasien. Pelaksana pelayanan masih terhambat masalah tenaga medis, keterbatasan peralatan dan vaksin serta kapasitas ruangan. Penelitian bertujuan mendeskripsikan manajemen pelayanan pasien COVID-19 di ruang isolasi yang difokuskan pada unsur man, money, material, method dan machine. Jenis penelitian adalah kualitatif. Tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Teknik sampling menggunakan purpossive yang terdiri dari 1 orang informan kunci yaitu Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, 2 orang informan utama yaitu Kepala UPTD Puskesmas Margoyoso dan Air Naningan serta 2 orang informan pendukung yaitu penanggung jawab ruang isolasi di kedua Puskesmas tersebut. Analisis isi menggunakan koding, kategori dan tema. Hasil penelitian menunjukkan gambaran pelayanan pasien COVID-19 di ruang isolasi pada aspek man dibutuhkan tambahan SDM untuk mengurangi beban kerja. Pada aspek money sudah tersedia pembiayaan berasal dari bantuan alat dan barang dari Dinas Kesehatan Kabupaten dan dana operasional Puskesmas (BOK dan JKN) dan dana insentif. Pada aspek material sarana sudah tersedia dan pedoman Kementerian Kesehatan sudah menjadi acuan pelayanan. Pada aspek method telah ditetapkan Standard Operational Procedure dan ketersediaan alat dan bahan melindungi tenaga kesehatan. Pada aspek machine logistik mampu memaksimalkan tata laksana kasus COVID-19 yang dirawat ruang isolasi. Pemerintah perlu membuat kebijakan untuk pelatihan khusus bagi tenaga kesehatan yang melayani pasien COVID-19 di ruang isolasi Kata kunci: Covid-19, Manajemen, Pelayanan Kesehatan
Faktor Hygiene Sanitasi Gerai Pangan Penjamah Makanan Jajanan Anak Sekolah di Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur Tahun 2022 Abdullah, Rochman Aribowo; Sari, Nurhalina; Aryastuti, Nurul
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i1.8243

Abstract

Makanan jajanan memiliki peran yang penting dalam menunjang aktivitas dan peningkatan mutu gizi para murid sehingga kebersihan dan jenis makanan jajanan yang dijual oleh para pedagang harus diperhatikan agar kualitas tetap terjaga. Pada tahun 2021 hasil dari pembinaan dan pengawasan Puskesmas Way Mili Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur menunjukkan bahwa dari total 14 sekolah dasar di seluruh wilayah kerja Puskesmas Way Mili yaitu terdapat 32 gerai Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dan semuanya belum memenuhi syarat kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya Faktor Hygiene Sanitasi Gerai PJAS di Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur Tahun 2022.Rancangan penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Way Mili Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur Tahun 2022 sejumlah 32 gerai pangan penjamah makanan JAS, dengan sampel 32 responden. Analisis data yang digunakan yaitu uji korelasi, uji  kruskal walis dan uji man-withney.Hasil penelitian menunjukkan Nilai tengah (median) dari hygiene penjamah makanan adalah 5, pengetahuan penjamah makanan adalah 7. Sebagian besar berpendidikan SMP (78,1%), status kepemilikan tidak menetap (56,2%), tidak ada pengawasan (84,4%). Ada pengaruh pengetahuan, status kepemilikan, pengawasan penjamah makanan terhadap Hygiene Gerai Pangan Penjamah makanan JAS,  Tidak ada pengaruh pendidikan penjamah makanan terhadap Hygiene Gerai Pangan Penjamah Makanan JAS Di Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur Tahun 2022 (P value 0,086).  Saran diharapkan PKM Way Mili melakukan koordinasi dengan pihak Korwil Pendidikan agar setiap sekolah melakukan MOU dengan Penjamah makan gerai pangan JAS untuk dilakukan pendataan bagi penjamah makanan yang bersetatus kepemilikan menetap dan tidak menetap serta memberi penyuluhan kepada masyarakat khususnya penjamah Gerai Pangan JAS untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat, dilakukan upaya menanamkan prinsip hidup sehat sedini mungkin melalui pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah dengan memberikan syarat kebersihan makanan. Selain itu melakukan inspeksi makanan dari pihak puskesmas dan pengawasan hygiene sanitasi penjamah makanan dan kualitas makanan yang memenuhi syarat kesehatan dari pihak UKS, dan membentuk kantin sehat disekolah.
Pemberdayaan Masyarakat dengan Sistem Informasi Laporan Imunisasi (SILIMUN) Bayi dan Balita di Posyandu Way Layap Desa Hajimena Aryastuti, Nurul; Perdana, Agung Aji; Isnaini, Nurul; Antika, Bernadeta Ramah; Ningtyas, Febrianti Harum
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12587

Abstract

ABSTRAK Penyakit menular seperti penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) masih menjadi masalah di Indonesia. Daerah yang beresiko mengalamai penyakit PD3I adalah daerah dengan pelayanana kesehatan yang kurang memadai dan beresiko mengakibatkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Imunisasi diberikan sebagai upaya pemeliharaan kesehatan agar anak tersebut terhindar dari penyakit PD3I. Permasalahan yang masih terjadi pada pelaksanaan program imunisasi adalah pada tahap penyelenggaran imunisasi yaitu terkait kualitas pencatatan dan pelaporan di tingkat Posyandu.  Kegiatan Utama Posyandu mencakup Kesehatan Ibu dan Anak, Keluarga Berencana, Imunisasi, Gizi. Pencatatan dan pelaporan register kohort bayi dan anak balita di Posyandu masih dilakukan menggunakan buku register yang rentan hilang, tidak lengkap dan sering terjadi kesalahan penulisan. Oleh sebab itu tujuan utama dari kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah membantu Posyandu untuk menghasilkan data yang tepat dan lengkap agar informasi yang dihasilkan valid dan dapat dipertanggung jawabkan. Metode pelaksanaan kegiatan pemberdayaan berbasis Masyarakat dengan membuat Sistem Informasi Laporan Imunisasi (SILIMUN) Bayi dan Balita dengan menggunakan makro pada aplikasi excel, sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan aplikasi SILIMUN serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Sistem Informasi tersebut di aplikasikan di Posyandu Way Layap Desa Hajimena. Kader dilatih bagaimana cara penggunaan Sistem Informasi tersebut dan juga dilakukan penyuluhan tentang pentingnya imunisasi pada kader dan seluruh masyarakat yang datang di lokasi mitra. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat ini didapatkan peningkatan pengetahuan kader terkait imunisasi berdasarakan nilai pre-test dan post-test, kedua adanya peningkatan keterampilan kader dalam penggunaan aplikasi SILIMUN.Kesimpulan aplikasi SILIMUN dapat dijadikan salah satu alternatif dalam perbaikan pencatatan dan pelaporan data di Posyandu. Kata Kunci: SILIMUN, Imunisasi, PD3I  ABSTRACT Infectious diseases that can be prevented by immunization (PD3I) remain a problem in Indonesia. High-risk areas for PD3I diseases are those with inadequate healthcare services and are at risk of causing outbreaks. Immunization is given as a health maintenance effort to protect children from PD3I diseases. The issue that still exists in the implementation of the immunization program is related to the quality of recording and reporting at the Posyandu level. Posyandu's main activities include Maternal and Child Health, Family Planning, Immunization, and Nutrition. Recording and reporting of baby and toddler cohort registers at Posyandu are still done using paper registers that are susceptible to loss, incomplete, and often have writing errors. Therefore, the main objective of this community empowerment activity is to assist Posyandu in generating accurate and complete data so that the resulting information is valid and accountable. The implementation method of the empowerment activity is based on Community by creating the Immunization Report Information System (SILIMUN) for Babies and Toddlers using macros in the Excel application, socialization and education, SILIMUN application training, and monitoring and evaluation of activities. This information system will be applied at Posyandu Way Layap in Hajimena Village. Cadres will be trained on how to use the Information System, and there will also be education on the importance of immunization for cadres and all community members who visit the partner location. Posyandu Way Layap will serve as the pilot project for this activity, and if effective, it will be replicated in other Posyandu in Hajimena Village. Keywords: SILIMUN, Immunization, PD3I
ANALYSIS OF VITAMIN D LEVELS & COMPLETENESS OF COVID-19 VACCINE WITH RECURRENT COVID-19 INFECTIONS: Hubungan Kadar Vitamin D dan Kelengkapan Vaksin COVID-19 dengan Kejadian Infeksi COVID-19 Berulang pada Dosen Universitas Malahayati Nurjanah, Siti; Hermawan, Dessy; Aryastuti, Nurul; Muhani, Nova; Furqoni, Prima Dian; Sary, Lolita; Widodo, Slamet
Amerta Nutrition Vol. 8 No. 1 (2024): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v8i1.2024.33-39

Abstract

Background: There is a continued increase in the fatality rate of COVID-19 pandemic despite the apparent containment of the virus. In September 2022, the death toll from this disease has exceeded 150 thousand individuals. Furthermore, Vitamin D has been observed for its correlation with the immune system. Objectives: This study aimed to analyze correlation between blood vitamin D levels, completeness of COVID-19 vaccine, and compliance with health protocols for recurrent infection. Methods: This analytical observational study with a cross-sectional method examined correlation between blood vitamin D levels, vaccine completeness status, as well as compliance with health protocols, age, and gender. The population consisted of 62 lecturers at Malahayati University, Bandar Lampung, who were willing to volunteer as subjects. The method used was non-probability sampling and the inclusion criteria were individuals infected with COVID-19 in 2022, resulting in 47 samples. The collected data was analyzed using the chi-square test and logistic regression test. Results: The results showed that there was a significant correlation between the completeness status of COVID-19 vaccine (p-value=0.001) with an OR of 8.24 and 8.47, as well as low levels of vitamin D in the blood (p-value=0.007) and recurrent infection. Conclusions: The possibility of recurrent COVID-19 infection was increased when there were lower levels of vitamin D in the bloodstream and a less comprehensive response to vaccine.
Analisis faktor kecenderungan perilaku mengakses situs porno pada pelajar Putri, Novita; Kurniati, Mala; Aryastuti, Nurul
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 10 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i10.13280

Abstract

Background: Pornography has many negative impacts on teenagers, such as many teenagers engaging in deviant behavior. The results of the Health Research and Development survey in collaboration with UNESCO in 2018 showed that as many as 5.6% of Indonesian teenagers had engaged in free sex before marriage. A pornography addiction survey conducted in the capital city of Jakarta and Pandeglang showed that as many as 96.7% had been exposed to pornography and 3.7% had experienced pornography addiction.Purpose: To determine the factors that influence student behavior in accessing pornographic sites.Method: Quantitative research with a cross sectional approach, the population of this study was 148 students from SMA X, Bandar Lampung City, class X-XI, the total sample population. Bivariate analysis uses the chi square test and multivariate analysis uses logistic regression.Results: There is a relationship between knowledge (p = 0.004; OR=3.4), attitude (p = 0.004; OR = 4), friend influence (p = 0.000; OR= 6.8), parental influence (p = 0.000; OR 4.8), social media (p = 0.009; OR = 2.7) with student behavior in accessing pornographic sites.Conclusion: All variables influence students' behavioral tendencies in accessing pornographic sites, such as peers, parents, social media, knowledge, attitudes (p value <0.05. The influence of friends is the most dominant factor (p value 0.000).Suggestion: It is recommended that you do not access films or things related to pornography because it can have an impact on damaging your mindset and destroying your future. Keywords: Friends Of The Same Age; Porn Sites; Student Behavior. Pendahulaun: Pornografi memberikan banyak dampak negatif bagi remaja seperti banyaknya remaja yang melakukan perilaku menyimpang. Hasil survei Litbang Kesehatan bekerjasama dengan UNESCO tahun 2018, menunjukan sebanyak 5.6% remaja Indonesia sudah melakukan seks bebas pra nikah. Survei ketergantungan pornografi yang dilakukan di daerah ibu kota Jakarta dan Pandeglang menunjukan sebanyak 96.7% telah terpapar pornografi dan 3.7% mengalami adiksi pornografi.Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pelajar dalam mengakses situs porno.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dilaksanakan di SMA X Kota Bandar Lampung dengan periode penelitian Juni 2023. Rancangan survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Total sampel adalah seluruh populasi sejumlah 148 orang. Variabel bebas (independentI) yaitu pengetahuan, sikap, teman sebaya, peran orang tua, dan media massa. Variabel terikat (dependent) yaitu perilaku pelajar dalam mengakses situs porno. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik.Hasil: Adanya hubungan pengetahuan (p = 0.004; OR=3.4), sikap (p = 0.004; OR = 4), pengaruh teman (p = 0.000; OR= 6.8), pengaruh orang tua (p = 0.000; OR 4.8), media sosial (p = 0.009; OR = 2.7) dengan perilaku pelajar dalam mengakses situs porno.Simpulan: Semua variabel berpengaruh terhadap kecenderungan perilaku pelajar dalam mengakses situs porno seperti teman sebaya, orang tua, media social, pengetahuan, sikap (nilai p value <0.05. Pengaruh teman merupakan faktor yang paling dominan (nilai p value 0.000).Saran: Diharapkan agar tidak mengakses film ataupun hal-hal yang berbau pornografi karena dapat berdampak pada rusaknya pola pikir dan menghancurkan masa depan. Kata kunci: Perilaku Pelajar; Situs Porno; Teman Sebaya.
The Relationship between Antenatal Care with Childbirth Complication in Indonesian’s Mothers (Data Analysis of The Indonesia Demographic and Health Survey 2012) Bantas, Krisnawati; Aryastuti, Nurul; Gayatri, Dwi
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia Vol. 2, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Labor complications often lead to maternal death. A good antenatal care can reduce maternal and infant mortality. The purpose of this study was to analyze the relationship between antenatal care and labor complica tion among Indonesian’s mothers. Data of the Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS) 2012 from 33 Provinces were used in this study. Samples consisted of 11.803 women aged 15-49 years who deliv ered baby at sometimes during the last 5 years before survey. A cross sectional design was used. Variables in the study consisted of dependent variable (labor complication), main independent variable (antenatal care) and potential confounder variables including maternal age in the last labor, mother’s education, number of parity, preceding birth interval, birth attendance, place of delivery, a history of pregnancy complications, history of previous labor complication and multiple pregnancies. A logis tic regression was used for analyzing data. Results of this study showed that the prevalence of labor complications was 49.2% and the preva lence of poor antenatal cares (do not use a standard criteria recom mended by Indonesian Health Ministry) was 91.2%. After controlling for all potential confounder variables, this study showed that, mothers with a poor antenatal care had a 1.3 times higher risk of labor complications than mothers with a good antenatal care (POR 1.3, 95% CI: 1.1 - 1.4)
Co-Authors Aan Oktavia yuman Abdullah, Rochman Aribowo Ade Sinta Purnama Adelita, Audrey Agung Aji Perdana AHMAD ANSORI Amangsa Mas Gede, Aranda Ana Astuti Angkas Mandala Putra Anita Bustami Antika, Bernadeta Ramah Aprina Aryawati, Wayan Audrey Adelita Bella Tania Putri Chanita Sari Manulang Christin Angelina Febriani Cipta Nengsih Damayanti Damayanti Damayanti Deni Ardiansyah Desy Fatmawaty Dewi Astuti Dewi Astuti Dias Dumaika Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Djamaludin, Djunizar Dwi Kartini, Dwi Dwi Puspita Sari, Dwi Puspita Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Yuliana Eka Yuliana Endang Setiawati Endang Setiawati Farida Aryani Farra Hayka Salsabilla Fatmawaty , Desy Febriani, Christin Ferry Widiatmoko Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Siregar Fitri Ekasari Fitri Ekasari Furqoni, Prima Dian Gayatri, Dwi Ghina Gabrilla Yusuf Gunawan, Vera Hafiratul Fitri Usfa Hany Musliha Henni Puji Lestari Rahayu Hermawan, Dessy Hidayanti, Sisca Ida Sulistiani Imam Ahmad Ketut Wijana Krisnawati Bantas Kurniane Hartono, Bella Kurniati, Mala Lestari, Juwita Lia Amelia Lolita Sary Made Prativi Muhani, Nova Murtianingsih, Erni Nabigha, Zehan Aura Nabila, Nia Nadila, Tiya Nadya Salsabilla Nawawi, Achmad Neti Nurmala Sari Ni Luh Putu Wahyu Yuliastuti Ningtyas, Febrianti Harum Nova Muhani Nova Muhani Nuke Indrawati Nurhalina Sari Nurkhasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Nurul Fatimah Susanti Nurul Isnaini Octa Reni Setiawati Oktavia, Mutiara Oktavio, Irda Angelica Pangaribuan, Betseba Natalia Prima Dian Furqoni Puspita Sari, Dwi Putri, Novita Rafika, Echa Reni, Christina Kusuma Renna Oktavia Rudi Rian Hidayat Rini Mustikasari Kurnia Pratama Riska Depari Rohman Daka Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino, Saminp Sari, Desi Mailan Sari, Fitri Eka Serlia Marthasari Setiawati Setiawati SETIAWATI, ENDANG Shabrina, Hanifah Siti Fadilah Siti Helmyati Siti Nurjanah Slamet Widodo Sri Diastuti Sri Wulandari Sri Yunita Sri Yunita Suti, Shalsabila Suti, Shalsabilla Suwito Suwito Syafik Arisandi Torry Duet Irianto Triyono Triyono Tyani Khoerunissa Ulin Noa Uswatun Hasanah Vera Yulyani Wahyu Yuliastuti, Ni Luh Putu Waser, Waser Wayan Aryawati Wayan Aryawati Yanti, Dhiny Easter Yenny Puspitasari Yolandha Adinda Pratiwi Yulistiharoh Yulyani, Vera Zelda Nora Afriza