p-Index From 2021 - 2026
8.714
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biologi Edukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts) Jurnal CARE RITME Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Geografi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Aulad : Journal on Early Childhood Jurnal Inovatif Ilmu Pendidikan EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Didaktika: Jurnal Kependidikan These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Didaktika Didaktis: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar Kumarottama : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Journal Of Human And Education (JAHE) Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Pendidikan Geosfer Jurnal Mutiara Pendidikan Jurnal Konseling Pendidikan Islam Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Journal Learning Geography JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Toplama PESARE: Science and Engineering Service Journal Journal of Indonesian Primary School Indonesian Journal of Education and Social Humanities PESHUM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING BERBANTUAN MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII MTsN 3 LHOKNGA ACEH BESAR Fazri, Fazratul Ulfa; Abdi, Abdul Wahab; Yulianti, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 8, No 4 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v8i4.34337

Abstract

Model pembelajaran Probing Prompting merupakan pembelajaran dengan cara guru menyajikan serangkaian pertanyaan yang sifatnya menuntun dan menggali, sehingga menjadi proses berpikir yang mengaitkan pengetahuan setiap siswa dan pengalamannya dengan pengetahuan baru yang sedang dipelajari. Selanjutnya siswa mengkonstruksi konsep prinsip-aturan menjadi pengetahuan baru, dengan demikian pengetahuan baru tidak diberitahukan. Media Flash Card adalah media pembelajaran dalam bentuk kartu bergambar yang ukurannya sekitar 25x30 cm. Gambar yang ada pada media ini merupakan rangkaian pesan yang disajikan dengan keterangannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek penelitian ini ialah siswa kelas VIII-1 MTsN 3 Aceh Besar dengan jumlah 30siswa. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar tes yaitu pre-test dan post-test, instrumen aktivitas guru dan siswa, instrumen keterampilan guru terhadap pembelajaran, dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Analisis data menggunakan statistik desktriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Ketuntasan individual pada siklus I sebesar 30%, menjadi 50% pada siklus II dan 90% pada siklus III. Ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 10%, menjadi 40% siklus II, dan 80% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari 4 aktivitas yang sesuai pada siklus I, menjadi 7aktivitas pada siklus II, dan menjadi 10 aktivitas pada siklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari 2,53 berkategori sedang pada siklus I, menjadi 2,76 berkategori baik pada siklus II, dan 3,47 berkategori baik pada siklus III. (4) Respon siswa sebanyak 83,3% siswa menjawab Ya bahwa penerapan model pembelajaran Probing Prompting berbantuan media Flash Card merupakan model yang menyenangkan untuk diterapkan dan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING BERBANTUAN MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII MTsN 3 LHOKNGA ACEH BESAR Fazri, Fazratul Ulfa; Abdi, Abdul Wahab; Yulianti, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i1.22278

Abstract

The Probing Prompting learning model is a method that involves a series of questions posed by the teacher to guide and explore students' understanding. This approach encourages students to connect their prior knowledge with previous experiences, enabling them to construct new concepts independently. Flash Cards are used as visual aids to clarify materials and enhance students' memory retention. This study aims to analyze the improvement in student learning outcomes, teacher and student activities, teachers' teaching management skills, and students' responses to this learning model. The subjects of this study were 30 students of class VIII-1 at MTsN 3 Aceh Besar. Data collection was conducted through pre-tests and post-tests, observation of teacher and student activities, evaluation of teachers' teaching management skills, and student response questionnaires. The data were analyzed using descriptive percentage statistics. The results showed that individual mastery increased from 30% in cycle I to 50% in cycle II and 90% in cycle III. Meanwhile, classical mastery improved from 10% in cycle I to 40% in cycle II and 80% in cycle III. Teacher and student activities increased from 4 activities in cycle I to 10 in cycle III. Teachers' teaching management skills also improved from a moderate category (2.53) to a better level (3.47). Additionally, 83.3% of students responded positively, stating that the Probing Prompting model assisted their understanding and made learning more enjoyable. Thus, this model has proven effective in enhancing student learning outcomes.
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN EDUTAINMENT TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA BABUL MAGHFIRAH Fitri, Wardatina; Abdi, Abdul Wahab; Yulianti, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 1 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i1.32495

Abstract

Proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru mengakibatkan siswa menjadi sangat pasif pada saat proses berlangsung. Hal ini dipengaruhi oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat sederhana dan monoton. Penerapan metode edutainment dalam proses pembelajaran akan membantu pembelajaran menjadi begitu menyenangkan. Pentingnya metode ini untuk meningkatkan dan menunjang siswa dalam kegiatan pembelajaaran seefisien mungkin agar tercapai apa yang diinginkan. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah ada pengaruh penerapan metode pembelajaran edutainment terhadap hasil belajar geografi siswa kelas X SMA Babul Maghfirah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pembelajaran edutainment terhadap hasil belajar geografi siswa kelas X SMA Babul Maghfirah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental dengan desain quasi experimental melibatkan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas konvensional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X SMA Babul Maghfirah yang berjumlah 124 siswa dengan pengambilan sampel dua kelas (kelas eksperimen dan kelas konvensional) melalui teknik purposive sampling dari 4 kelas yang tersedia. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XC sebagai kelas eksperimen dan kelas XB sebagai kelas konvensional. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Kemudian dianalisis menggunakan uji ANOVA, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data dapat dikemukakan bahwa hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung = 2,12 dan ttabel = 2,02 yang berarti Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan metode pembelajaran edutainment terhadap hasil belajar geografi siswa kelas X SMA Babul Maghfirah.
HUBUNGAN INTERAKSI EDUKATIF DAN LINGKUNGAN SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 BANDA ACEH Wahna, Yuliani Mutia; Desfandi, Mirza; Yulianti, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 1 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i1.32824

Abstract

Hasil belajar merupakan sebuah realisasi ataupun pemekaran dari kemampuan potensial atas kapasitas yang dimiliki oleh seseorang. Namun kenyataan yang terjadi belum sesuai yang diharapkan. Berdasarkan hasil observasi di SMAN 3 Banda Aceh, ada beberapa permasalahan yang muncul yaitu ada siswa yang cerdas secara intelektual tetapi tidak berhasil karena mereka tidak cerdas secara emosional dan spiritual. Begitupun sebaliknya, ada siswa yang tidak cerdas secara intelektual tetapi berhasil karena mereka cerdas secara emosional dan spiritual. Hal ini dapat dibuktikan dari sikap, tingkah laku dan akhlak siswa terhadap guru, sesama teman dan rasa patuh terhadap Sang Pencipta. Di samping itu, fenomena yang sering terjadi di sekolah sekarang yaitu banyaknya siswa yang tidak mematuhi tata tertib dan kurangnya kedisiplinan di sekolah Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan interaksi edukatif dan lingkungan sosial dengan hasil belajar Geografi siswa kelas X SMA Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan interaksi edukatif dan lingkungan sosial dengan hasil belajar Geografi siswa kelas X SMA Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik Kelas X yang ada di SMAN 3 Banda Aceh berjumlah 354 peserta didik dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Berdasarkan hal ini penulis mengambil sampel sebanyak 70 siswa yaitu kelas X2 dan X3. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dan teknik angket. Analisis data dilakukan dengan penghitungan korelasi ganda dan uji signifikansi. Hasil penghitungan koefisien determinasi sebesar 0,5%. Nilai penghitungan signifikansi diperoleh Fhitung (1,716) Ftabel (3,13) sehingga H0 diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan interaksi edukatif dan lingkungan sosial dengan hasil belajar Geografi siswa kelas X SMA Negeri 3 Banda Aceh.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRCUIT LEARNING BERBANTUAN MEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IPS SWASTA INSHAFUDDIN BANDA ACEH Ruhma, .; Desfandi, Mirza; Yulianti, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v7i3.33938

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPS SMA Swasta Inshafuddin Banda Aceh yang berjumlah 18 siswa. pengumpulan data penelitian menggunakan lembar tes yaitu pre-test dan post-test, instrumen aktivitas guru dan siswa, instrumen keterampilan guru serta angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebesar 72%, 83% pada siklus II dan 94% pada siklus III serta ketuntasan klasikal pada siklus I 50% menjadi 80% pada siklus II dan 90% pada siklus III. Aktivitas guru dan siswa yang sesuai meningkat dari 9 aktivitas pada siklus I menjadi 12 aktivitas pada siklus II dan 14 aktivitas pada siklus III. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari 2,80 berkategori baik pada siklus I menjadi 3,31 berkategori baik pada siklus II dan 3,87 berkategori sangat baik pada siklus. Respon siswa sebanyak 93,3% siswa menjawab Ya bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe circuit learning berbantuan media animasi merupakan model pembelajaran yang menyenangkan untuk diterapkan dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dikarenakan saat diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe circuit learning berbantuan media animasi siswa dapat lebih mudah memahami materi dan menjadi lebih bersemangat untuk mengikuti pembelajaran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER BERBANTUAN MEDIA RODA IMPIAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 1 SETIA BAKTI KABUPATEN ACEH JAYA Sari, Defi Nanda; Desfandi, Mirza; Yulianti, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i3.33790

Abstract

Model pembelajaran Numbered Heads Together merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang mendorong peserta didik aktif dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran untuk mencapai hasil yang maksimal dan juga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, sedangkan guru berperan sebagai pembimbing peserta didik. Media Roda Impian adalah media yang digunakan untuk pembelajaran dalam kerja kelompok berupa permainan untuk mempermudah peserta didik memahami serta mengingat materi pelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik; (2) Aktivitas guru dan peserta didik; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon peserta didik terhadap pembelajaran. Jenis penelitian ini ialah Penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian peserta didik kelas X IPS SMA Negeri 1 Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya dengan jumlah 21 peserta didik. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar tes yaitu pre-test dan post-test, instrumen aktivitas guru dan peserta didik, instrumen keterampilan guru terhadap pembelajaran, dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran. Analisis data menggunakan statistik desktriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Ketuntasan individual pada siklus I sebesar 48%, menjadi 76% pada siklus II dan 95% pada siklus III. Ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 40%, menjadi 60% siklus II, dan 90% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan peserta didik meningkat dari 10 aktivitas yang sesuai pada siklus I, menjadi 13 aktivitas pada siklus II, dan menjadi 15 aktivitas pada siklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari 2,50 berkategori sedang pada siklus I, menjadi 3,16 berkategori baik pada siklus II, dan 3,72 berkategori sangat baik pada siklus III. (4) Respon peserta didik sebanyak 95% peserta didik menjawab Ya bahwa penerapan model pembelajaran Numbered Heads Together berbantuan media Roda Impian merupakan model yang menyenangkan untuk diterapkan dan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, hal ini dikarena peserta didik lebih mudah memahami materi pelajaran dan membuat peserta didik lebih bersemangat untuk mengikuti pelajaran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBASIS LESSON STUDY LEARNING COMMUNITY (LSLC) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X SMAN 1 MUARA TIGA KABUPATEN PIDIE Usrati, Zul; Yulianti, Fitriani; Zalmita, Novia; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i2.24696

Abstract

Keadaan pendidikan saat ini masih didominasi oleh guru sehingga menyebabkan keterlibatan peserta didik untuk aktif dalam proses pembelajaran masih kurang. Untuk itu diperlukan model yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik yaitu salah satunya penerapan model pembelajaran kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik; (2) Aktivitas guru dan peserta didik; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon peserta didik terhadap pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMAN 1 Muara Tiga Kabupaten Pidie yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar pre-test dan post-test, instrumen pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, instrumen pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran, dan angket respon peserta didik. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan (1) Ketuntasan individual pada siklus I 45,4% menjadi 72,7% pada siklus II dan 86,3% pada siklus III. Persentase ketuntasan klasikal dari 50% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan peserta didik dari 4 aktivitas yang sesuai pada siklus I menjadi 7 aktivitas pada siklus II dan 9 aktivitas pada siklus III. 3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran dari skor 2,6% (kategori baik) pada siklus I menjadi 2,87% (kategori baik) pada siklus II dan 2,91 (kategori baik) pada siklus III. (4) Respon peserta didik yang berisi 10 pertanyaan, peserta didik menjawab ya sebanyak 87.7% maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kolaboratif berbasis LSLC dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik.
Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pongot Pada Acara Sinte Mungerje (Pernikahan) Masyarakat Gayo Lues Safrijal, Safrijal; Yulianti, Fitriani; Zalmita, Novia; Furqan, M.Hafizul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26369

Abstract

Pongot merupakan ratapan seorang wanita yang bersiap nikah dengan pria dari urang (orang) yang berbeda. Tujuan penelitian ini untuk; (1) mengetahui prosesi pongot dalam acara pernikahan; (2) mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam syair pongot dalam acara sinte mungerje (pernikahan) dalam Masyarakata Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif. Populasi penelitian ini Masyarakat Kampung Panglima Linting yang dipilih secara acak untuk memberikan infromasi tentang pongot. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumetasi. Alat pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi pongot dalam pernikahan Masyarakat Gayo Lues terdiri dari pongot man pasir, pongot berguru, pongot turun mah bai, pongot tok kurik, dan pongot mah beru. Nilai-nilai kearifan lokal dalam syair pongot diantaranya nilai agama, nilai sosial, nilai kesatuan, nilai janji, nilai berfikir positif, nilai bersyukur, nilai pendidikan, nilai kerja sama, dan nilai kesehatan. Dapat disimpulkan pongot memiliki makna yang sangat luas yang berisi amanah, nasihat, dan pelajaran hidup bagi seorang wanita yang bersiap untuk menikah. Saran peneliti pongot merupakan kearifan lokal yang harus dijaga dan dilestarikan karena banyak nilia-nilai yang disampaikan dalam menjalin hubungan rumah tangga.
TINGKAT KESIAPSIAGAAN SISWA DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI SD ELEMENTARY ISLAMIC SCHOOL AL-IMTIYAAZ KECAMATAN BANDA RAYA KOTA BANDA ACEH Riska, Ruhil; Yulianti, Fitriani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i2.29768

Abstract

Aceh merupakan salah satu provinsi yang terletak di ujung utara pulau sumatera. Aceh memiliki potensi besar terhadap bencana gempa bumi dan tsunami. Banyak korban jiwa dalam rangkaian gempa selama ini menunjukkan bahwa mitigasi menghadapi bencana masih lemah. Oleh karena itu, sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan kebencanaan untuk meminimalkan resiko korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana gempa bumi di SD Al-Imtiyaaz Kota Banda Aceh. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 dan 6. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner bentuk pertanyaan tertutup. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif yaitu analisis indeks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan siswa SD Al-Imtiyaaz dalam menghadapi bencana gempa bumi secara umum termasuk dalam kategori hampir siap dengan nilai indeks 62. Diharapkan kepada instansi terkait agar memberikan pelatihan dan keterampilan kebencanaan kepada siswa SD Al-Imtiyaaz, agar kesiapsiagaan terus meningkat sampai kategori sangat siap.Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Bencana, Gempa Bumi, SD Al-Imtiyaaz
Perubahan Tingkah Laku Hewan Dalam Mendeteksi Datangnya Bencana Alam Azizah, Dinda Rizka; Yulianti, Fitriani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1.1 (2023): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Juli 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.1.32204

Abstract

Bencana alam(Natural disaster) adalah suatu peristiwa yang terbagi menjadi dua berdasarkan pemicunya. Pertama, bencara yang terjadi secara alami dapat berupaletusan gunung berapi, banjir, tsunami, tanah longsordan lainnya.Kedua, bencana alam yang terjadi tidak secara alami contohn kelaparan, yaitu kekurangan bahan pangan dalam jumlah besar yang disebabkan oleh kombinasi faktor manusia dan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tingkah laku hewan dalam mendeteksi datangnya bencana alam secara alami. Metode penelitian yang digunakan adalah narrative review yaitu dengan mengumpulkan sejumlah literatur berdasarkan kata kunci yang telah ditetapkan, meringkas dan mensintesis beberapa artikel dari google scholar kemudian diintegrasikan ke dalam bentuk tulisan. Beberapa hewan diyakini dapat mendengar suara dan merasakan getaran yang terkait dengan pergeseran lapisan di dalam bumi. Hewan juga dianggap memiliki kemampuan yang lebih baik untuk mendeteksi perubahan elektromagnetik di alam semesta daripada manusia. Oleh karena itu, banyak orang yang percaya bahwa perubahan perilaku hewan memiliki hubungan yang kuat dengan bencana alam yang akan datang. Berbagai jenis hewan telah digunakan sebagai biosensor dan diidentifikasi melalui perilaku mereka terhadap rangsangan yang mereka terima seperti burung yang terbang tak beraturan, anjing dan kucing yang melolong dan merasa gelisah pada bencana gempa bumi hebat yang melanda Turkey pada 6 Februari 2023. Sejak dahulu kala, perilaku hewan yang tidak biasa telah dianggap sebagai tanda akan terjadinya bencana alam. Kepercayaan tersebut terus diwariskan kepada masyarakat atau biasa disebut dengan kearifan lokal.Kata kunci: bencana alam, mendeteksi, perubahan elektromagnetik, perilaku hewan, biosensor
Co-Authors ., Fatihaturosyidah Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab adhatul pitriyani Adzqya Cendana Tantra, Fanesya Ahmad Suryadi Ali, Ismail Alifah Andhianto, Putri Amelya, Andine Amin, Maftuh Anggraini, Indira Sofy Anwar, Syifa Fauziyah Aprilia, Epa Aqsar, Muharrir Al Arie Rakhmat Riyadi Arzaqi, Roby Naufal Azizah, Dinda Rizka Azmi, Hafizul Br Silitonga, Ruslige Juliarti Budhi Tristyanto Burairoh, Siti Anisa Cut Vita Rajiatul J. Daska Azis Daska Aziz, Daska Dedy Satya Hadianda, Dedy Satya Dewi, Sasa Sandra Diah*, Husna Diah, Husna Dinda Rizka Azizah Eliana Mutiarasari Encep Supriatna Esya Anesty Mashudi, Esya Anesty Evi Mauliza Fajriah, Awalia Farid Rizqi Maulana Fatihaturosyidah Fazri, Fazratul Ulfa Firda Rahmadini Fitri, Wardatina Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, M.Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Gusmawanti, Sari Hani Febriani Hasliza Putria Herli Salim Hernawati Husna Diah Husna, Tafridatul Iik Nurulpaik Iis Husnul Hotimah Islami, Zukya Rona Jummi, Cut Vita Rajiatul Keumala, Cut Lidya Natasya Kevin Julian, Adhimas Kwartie, Risa Listiyani, Novi M. Hafizul Furqan Maghfirah, Fuja Margaret Aurelia, Gracea Marpian Marpian, Marpian Marselina, Lind Miftahul Jannah Mirza Desfandi Mubarok Somantri Muftiana, Dara Muhammad Hafizul Furqan Muhjam Kamza Muliawati, Maira Nabila Qotrunnida Nabila, Nisa Nafisa, Rahma Sayyida Nazariah, Nazariah Nenden Sundari Nenden Sundari Nir Fathiya Novia Zalmita Nur Alifa, Siti Nur Aliza Nur Maliah Nurbani, Rizkia Ramadhania Nurmala, Neli Nuroniah, Pepi Nurul Izza Oktaviansyah, Fitri Paik, Iik Nurul Paridah, Nur Pilay, Karishma Kavita Pitriyani, Adhatul Prayogo, Bintang Aditya Ratna Anjani Ria Yuliati Ichsan Rika Ar Nurazka Rika Luthfia Pratiwi Riska, Ruhil Risma Rustianingrum Rizki, Mentarina Rokayah, Eroh Ruhana, Ruhana Ruhma, . Safrijal Safrijal, Safrijal Sakinah, Anissa Citra salsabila, safira Sari, Defi Nanda Sari, Yusfita Sentosa, Gempur Sitanggang, Claudia Sopia, Nabila Susilawati Suzanti, Lizza Syahla Arnia Tsabitha Saputra, Salwa Ulya, Iffa Usrati, Zul Wahna, Yuliani Mutia Wahyu Sopandi Widjayatri, Rr. Deni Yatmoko, Ryan Dwi Zaki, Ammar Zila, Yuna Zulfina, Oriza