p-Index From 2021 - 2026
8.714
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biologi Edukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts) Jurnal CARE RITME Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Geografi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Aulad : Journal on Early Childhood Jurnal Inovatif Ilmu Pendidikan EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Didaktika: Jurnal Kependidikan These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Didaktika Didaktis: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar Kumarottama : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Journal Of Human And Education (JAHE) Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Pendidikan Geosfer Jurnal Mutiara Pendidikan Jurnal Konseling Pendidikan Islam Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Journal Learning Geography JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Toplama PESARE: Science and Engineering Service Journal Journal of Indonesian Primary School Indonesian Journal of Education and Social Humanities PESHUM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SOSIAL DAN EKONOMI OBJEK WISATA PANTAI SBB BAGI MASYARAKAT DI KECAMATAN LABUHANHAJI Ulya, Iffa; Yulianti, Fitriani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1.1 (2023): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Juli 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.1.31843

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terdiri dari banyak pulau dan memiliki banyak sumber daya alam baik di darat maupun di laut. Di samping itu, Indonesia juga memiliki beragam ekosistem pesisir seperti pantai berpasir. Pantai di Indonesia bukan hanya dimanfaatkan sebagai sumber daya alam dalam bidang kelautan seperti hasil tangkapan perikanan, tetapi juga sebagai sumber daya pariwisata. Pariwisata adalah sektor yang sangat penting dalam mengembangkan ekonomi suatu wilayah karena dapat memberikan kontribusi yang besar pada pendapatan wilayah tersebut. Namun, sektor pariwisata juga memiliki dampak atau pengaruh pada bidang sosial dan ekonomi yang perlu dipelajari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan dari objek wisata pantai SBB di Desa Padang Bakau, Kecamatan Labuhanhaji. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif, di mana penulis membagikan kuesioner untuk pengumpulan data. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa pantai SBB memiliki dampak positif sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Hal ini dibuktikan dari jawaban para responden dan Pantai SBB dapat menjadi kawasan objek wisata yang dapat memberikan lapangan kerja baru bagi masyarakat, masyarakat juga mendukung keberadaan pantai SBB sebagai objek wisata di Desa Padang bakau Kecamatan Labuhanhaji Kabupaten Aceh Selatan.
Analisis SWOT Terhadap Letak Pelabuhan Malahayati Dintinjau Dari Aspek Geografis Dan Ekonomis Muftiana, Dara; Yulianti, Fitriani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1.1 (2023): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Juli 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.1.31839

Abstract

ABSTRACT Indonesia is geographically located between two continents and two oceans, including the Australian and Asian continents, and the Indian and Pacific oceans. Indonesia's geographical location provides a number of advantages, one of which is being a connecting area for world trade routes between the west and east. This geographical location has advantages in the form of a strategic position as a stopover place for international trade To support this potential advantage, a port that is able to facilitate all export and import activities that pass through the Malacca Strait, such as the Malahayati Port, this study aims to see the development potential and barriers from the position of the Malahayati Port in terms of geographical and economic aspects, This research is quantitative research. Where in this study will be seen various potentials and obstacles to the position of malahayati ports in terms of geographical and economic aspects. The use of SWOT analysis in this study aims to see the strengths, weaknesses, opportunities and, threats of malahayati port locations in terms of geographical, economic, and attention aspects by the government. Based on the results of the study, it can be concluded that Malahayati port is a port for loading and unloading goods or exporting imports of goods, with access to affordability far from the city center, but with good and wide road access, it will make it easier for truck drivers to get to the port, although there are supporting facilities for loading and unloading goods, the facility is still somewhat lacking, but the government is also trying to make malahayati port into international standard ports.Keywords : SWOT, Port, Geographic and Aconomical.ABSTRAK Indonesia secara geografis terletak antara dua benua dan dua samudera, diantaranya benua Australia dan asia, dan samudera hindia dan pasifik. Letak geografis Indonesia ini memberikan sejumlah keuntungan salah satunya menjadi wilayah penghubung jalur perdagangan dunia antara barat dan timur. Letak geografis ini memiliki keunggulan berupa posisi yang strategis sebagai tempat persinggahan dagang internasional Untuk menunjang potensi keunggulan tersebut maka dibutuhkanlah pelabuhan yang mampu memfasilitasi semua kegiatan ekspor dan impor yang melewati selat malaka, seperti pelabuhan malahayati, Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi pengembangan dan penghalang dari posisi keberadaan Pelabuhan Malahayati ditinjau dari aspek Geografis dan Ekonomis, penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dimana pada penelitian ini akan dilihat berbagai potensi dan hambatan terhadap posisi pelabuhan malahayati ditinjau dari aspek geografis dan ekonomis (analisis SWOT). Penggunaan analisis SWOT dalam penelitian ini bertujuan untuk melihat kekuatan (Strength), kelemahan (Weakness), peluang (Opportunities) dan, ancaman (Threats) lokasi pelabuhan malahayati ditinjau dari aspek geografis, ekonomis, dan perhatian oleh pemerintah. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pelabuhan Malahayati adalah pelabuhan bongkar muat barang atau ekspor impor barang, dengan akses keterjangkauannya jauh dari pusat kota, tetapi dengan adanya akses jalan yang baik dan luas akan memudahkan pengendara truk menuju ke pelabuhan tersebut, meskipun terdapat fasilitas penunjang bongkar muat barang fasilitas tersebut masih terbilang kurang, akan tetapi pemerintah juga berupaya untuk menjadikan pelabuhan malahayati menjadi pelabuhan bertaraf internasional.Kata Kunci : SWOT, Pelabuhan, Geografis dan Ekonomis
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING TOGETHER BERBANTUAN MEDIA POSTER TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA DI MAS DARUL ULUM BANDA ACEH Salsabila, Safira; Azis, Daska; Yulianti, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 4 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i4.35392

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi penting bagi kehidupan manusia, tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar tetapi juga membentuk karakter dan nilai-nilai budaya. Pendidikan harus dimulai sejak dini untuk memastikan penerapan nilai-nilai tersebut di masa dewasa, serta mendukung perkembangan potensi individu dalam konteks sosialdanspiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Learning Together berbantuan media poster berpengaruh terhadap hasil belajar geografi siswa kelas X-IPAS 3 MAS Darul Ulum Banda Aceh. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif, adapun jenis penelitian ini menggunakan Pre-Experimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest, dengan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sampelpenelitian ini adalah siswa kelas X-IPAS 3 MAS Darul Ulum Banda Aceh yang berjumlah 29 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan domukentasi. Pengujian instrument menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data uji Normalitas, Homogenitas, dan Hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian bahwa model pembelajaran Learning Together berbantuan media poster secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar geografi kelas X-IPAS 3, sebagaimana terbukti dari nilai thitung 7,05 ttabel= 1,671 pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan 56, sehingga Haditerima.Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model Learning Together berbantuan media poster memberikan pengaruh positif yang nyata terhadap pencapaian belajar siswa mata pelajaran geografi kelas X-IPAS 3 MAS Darul Ulum Banda Aceh.
COMPARISON OF SOCIAL SCIENCE STUDY OUTCOMES USING A MAKE A MATCH MODEL WITH HANDOUT-ASSISTED SNOWBALL THROWING Yulianti, Fitriani; Oktaviansyah, Fitri
Journal Learning Geography Vol. 4 No. 1 (2023): Journal Learning Geography (JLG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ jlglg4i1.13

Abstract

Various learning models can eliminate students' boredom while learning. The make a match and snowball throwing learning models are learning models that use a game system. The problem in this study is whether the social studies integrated learning outcomes using the make a match model are better than the snowball throwing learning model assisted by handout media for class VIII students of SMP Negeri 18 Banda Aceh. This study aims to find out whether the learning outcomes of integrated social studies using the make a match learning model are better than the snowball throwing learning model assisted by media handouts for class VIII students of SMP Negeri 18 Banda Aceh. This study uses a quantitative approach, with the type of experimental research. Sampling was taken using purposive sampling technique, two classes were taken from class VIII-4 and VIII-5, totaling 60 participants. Data collection techniques using pre-test data and post-test data. Data analysis techniques using the t test. The results of data processing obtained tcount > ttable or 3.13 > 1.67 so that Ha is accepted. It can be concluded that the integrated social studies learning outcomes taught using the Make A Match learning model are better.
CAREER INFORMATION SERVICES AS AN EFFORT TO DEVELOP CAREER EXPLORATION FOR STUDENTS AT THE MANAHIJUSSADAT ISLAMIC BOARDING SCHOOL Nuroniah, Pepi; Fitriani, Yulianti; Sundari, Nenden; Tsabitha Saputra, Salwa
TOPLAMA Vol. 3 No. 1 (2025): TOPLAMA
Publisher : PT Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/tla.v3i1.435

Abstract

High school students are in the career exploration development stage. The acquisition of career information in Islamic Boarding Schools needs to be optimized. Career information is usually delivered by Guidance and Counseling teachers. This Community Service Program aims to introduce career information guidance services to students at the Manahijussadat Lebak-Banten Islamic Boarding School, as well as provide information on the registration mechanism at state universities to teachers. This activity is part of the implementation of Tri Dharma through a workshop that uses a question and answer technique. The participants were grade XII students and their supervising teachers. The activity methodology follows the A.P.P.L.E (Assess, Plan, Prepare, Lead, Evaluate) facilitation model. The description of the activity results is described based on the A.P.P.L.E. stages. The technique for collecting data on workshop participant satisfaction with the workshop implementation used questionnaires and interviews. Data analysis used descriptive quantitative analysis. The results of the workshop implementation of the community service program were students gaining knowledge on how to identify interests and talents to achieve their desired careers. This allows teachers to gain an understanding of the use of career information services. Participants' responses to the workshop ranged from satisfied to very satisfied, suggesting a continued program.
Media Pembelajaran CANVA untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif pada Materi Poster Siswa Sekolah Dasar: Systematic Literature Review Hernawati; Iik Nurulpaik; Yulianti Fitriani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2930

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif menjadi kompetensi krusial dalam pendidikan abad 21, terutama pada materi visual seperti poster. Namun, implementasi pembelajaran online selama pandemi menunjukkan keterbatasan dalam stimulasi kreativitas. Canva sebagai media desain intuitif berpotensi mengatasi tantangan ini, tetapi belum ada sintesis sistematis tentang efektivitasnya secara khusus untuk peningkatan berpikir kreatif siswa sekolah dasar. Mengkonsolidasi bukti empiris tentang dampak Canva terhadap indikator berpikir kreatif (fluency, flexibility, originality, elaboration) dalam pembelajaran poster di jenjang SD. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) mengikuti protokol PRISMA dengan pencarian di 4 database (ERIC, Google Scholar, ScienceDirect, SAGE Journals). Kriteria inklusi: studi empiris (2018-2023), partisipan siswa SD, intervensi Canva untuk proyek poster, pengukuran indikator kreativitas. Dari 1.044 studi teridentifikasi, 50 memenuhi kriteria seleksi ketat. Hasil Utama: Peningkatan signifikan 14.2% pada originality dan elaboration; Peningkatan motivasi intrinsik (93% studi) dan kepercayaan diri (87% studi); Kolaborasi kelompok kecil (4-5 siswa) sebagai desain aktivitas optimal; Ketimpangan infrastruktur sebagai penghambat utama di daerah rural. Canva efektif meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SD pada materi poster melalui tiga mekanisme kunci: scaffolding desain visual, penguatan motivasi intrinsik, dan kolaborasi. Keberhasilan implementasi bergantung pada pelatihan guru dan dukungan infrastruktur.
The Effect of Morning Waking Habits on The Discipline of Elementary School Students Marpian, Marpian; Somantri, Mubarok; Supriatna, Encep; Fitriani, Yulianti; Marselina, Lind
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Character education is a crucial foundation for building a well-rounded generation, encompassing responsibility, consistency, and order alongside discipline. These attributes are vital for future-ready learners, aligning directly with the Sustainable Development Goals (SDGs) for Quality Education. This study addresses the issue of indiscipline in elementary schools by examining its link to morning waking habits, framed within the principles of Self-Regulation Theory. The main objective was to investigate the influence of morning waking habits on the discipline level of 5th-grade students at SDN Batucina and highlight its academic contribution. A quantitative descriptive correlational design was used with a total sample of 30 fifth-grade students. Data were collected using a Likert scale questionnaire. The findings indicate a very strong and positive correlation was found between morning waking habits and student discipline (r=0.752; p=0.000), with an effect size of 56.5%. In conclusion, the habit of waking up early is an effective strategy to develop self-regulation skills in young students, fostering consistency and responsibility that directly enhance their discipline. This finding provides crucial implications for designing sustainable character programs and 21st-century education by prioritizing consistent positive habits
The Effect of the STEAM Learning Model on Problem-Solving Skills in Science Education for Third-Grade Students at SDN Kamasan 1 Paridah, Nur; Sopandi, Wahyu; Nurulpaik, Iik; Fitriani, Yulianti; Rokayah, Eroh
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Science and Social Studies (IPAS) learning in elementary schools plays a crucial role in developing students’ critical and problem-solving abilities. However, preliminary observations at SDN Kamasan 1, Cinangka District, revealed that third-grade students still struggle to identify problems and design contextual solutions in IPAS learning activities. This study aims to determine the effect of the STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) learning model on students’ problem solving skills. The research employed a quasi-experimental design with a non-equivalent control group, involving 52 students divided into an experimental class (n = 26) and a control class (n = 26). The experimental class received learning through the STEAM model, while the control class used conventional learning. Data were collected through problem-solving tests and observation sheets, and analyzed using an independent sample t-test. The results showed that the mean posttest score of the experimental class (M = 84.12, SD = 6.45) was significantly higher than that of the control class (M = 72.31, SD = 7.28), with t(50) = 6.42, p < 0.001. The effect size (Cohen’s d = 1.15) indicated a strong influence of the STEAM model on students’ problem-solving skills. These findings suggest that the STEAM learning model effectively enhances students’ ability to connect IPAS concepts to real-life situations, promoting creativity and collaboration in 21st-century learning contexts.
Permainan Board Games ‘Si Kemal Jago Finansial’ dalam Mengembangkan Sikap Tanggung Jawab Anak Usia 5-6 Tahun Risma Rustianingrum; Yulianti Fitriani; Pepi Nuroniah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8452

Abstract

Sikap tanggung jawab sebagai bagian dari perkembangan sosial emosional merupakan hal krusial yang perlu distimulasi sejak dini sebagai bekal hidup anak di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sikap tanggung jawab anak usia 5–6 tahun melalui permainan board game ‘Si Kemal Jago Finansial’. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 5 anak di kelas B TK Segar Amanah. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara, dan instrumen penilaian, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan konsisten dari pra-siklus hingga siklus II. Rata-rata klasikal pra-siklus hanya mencapai 35%, meningkat menjadi 65% pada siklus I, dan mencapai 95% pada siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa board game berbasis konteks finansial sederhana efektif membentuk sikap tanggung jawab anak usia dini dan dapat dijadikan strategi pembelajaran yang replikatif oleh pendidik PAUD.
Effect of Classcraft-Based Gamification on Strengthening the Disciplinary Character of Elementary School Students Ahmad Suryadi; Arie Rakhmat Riyadi; Yulianti Fitriani
Journal of Indonesian Primary School Vol. 3 No. 2 (2026): JUNE 2026
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/jips.v3i2.863

Abstract

Character education in the digital era challenges educators to find innovative ways to cultivate student discipline without relying on conventional, punitive measures. While gamification has emerged as a viable pedagogical tool, empirical evidence regarding the specific impact of immersive behavioral gamification platforms, such as Classcraft, on young learners' disciplinary character remains scarce. This study aims to investigate the effect of Classcraft-based gamification on strengthening the discipline character of elementary school students. Utilizing a quantitative approach with a quasi-experimental design, this research involved 30 upper-grade students (grades 5 and 6) from SD Negeri Padasuka Baros Serang, equally divided into an experimental group (n = 15, utilizing Classcraft) and a control group (n = 15, utilizing conventional classroom management). Data on students’ disciplinary behavior were systematically collected through structured observation techniques and analyzed using descriptive and inferential parametric statistics (independent and paired-sample t-tests).The findings revealed that Classcraft-based gamification has a highly positive and statistically significant effect on enhancing students' discipline character. Within the experimental group, discipline scores escalated dramatically from a pre-test average of 61.12 (low category) to a post-test average of 93.14 (very high category). Furthermore, the experimental group’s post-test performance (M = 92.34) significantly outperformed the control group (M = 65.61, low category) with an inferential significance value of p < 0.000. These results indicate that Classcraft’s role-playing mechanics successfully transform rigid rules into engaging, collaborative quests that internalize intrinsic discipline. Consequently, this study provides critical empirical support for leveraging digital gamification as a non-coercive, preventive alternative to mitigate behavioral issues in primary education.
Co-Authors ., Fatihaturosyidah Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab adhatul pitriyani Adzqya Cendana Tantra, Fanesya Ahmad Suryadi Ali, Ismail Alifah Andhianto, Putri Amelya, Andine Amin, Maftuh Anggraini, Indira Sofy Anwar, Syifa Fauziyah Aprilia, Epa Aqsar, Muharrir Al Arie Rakhmat Riyadi Arzaqi, Roby Naufal Azizah, Dinda Rizka Azmi, Hafizul Br Silitonga, Ruslige Juliarti Budhi Tristyanto Burairoh, Siti Anisa Cut Vita Rajiatul J. Daska Azis Daska Aziz, Daska Dedy Satya Hadianda, Dedy Satya Dewi, Sasa Sandra Diah*, Husna Diah, Husna Dinda Rizka Azizah Eliana Mutiarasari Encep Supriatna Esya Anesty Mashudi, Esya Anesty Evi Mauliza Fajriah, Awalia Farid Rizqi Maulana Fatihaturosyidah Fazri, Fazratul Ulfa Firda Rahmadini Fitri, Wardatina Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, M.Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Gusmawanti, Sari Hani Febriani Hasliza Putria Herli Salim Hernawati Husna Diah Husna, Tafridatul Iik Nurulpaik Iis Husnul Hotimah Islami, Zukya Rona Jummi, Cut Vita Rajiatul Keumala, Cut Lidya Natasya Kevin Julian, Adhimas Kwartie, Risa Listiyani, Novi M. Hafizul Furqan Maghfirah, Fuja Margaret Aurelia, Gracea Marpian Marpian, Marpian Marselina, Lind Miftahul Jannah Mirza Desfandi Mubarok Somantri Muftiana, Dara Muhammad Hafizul Furqan Muhjam Kamza Muliawati, Maira Nabila Qotrunnida Nabila, Nisa Nafisa, Rahma Sayyida Nazariah, Nazariah Nenden Sundari Nenden Sundari Nir Fathiya Novia Zalmita Nur Alifa, Siti Nur Aliza Nur Maliah Nurbani, Rizkia Ramadhania Nurmala, Neli Nuroniah, Pepi Nurul Izza Oktaviansyah, Fitri Paik, Iik Nurul Paridah, Nur Pilay, Karishma Kavita Pitriyani, Adhatul Prayogo, Bintang Aditya Ratna Anjani Ria Yuliati Ichsan Rika Ar Nurazka Rika Luthfia Pratiwi Riska, Ruhil Risma Rustianingrum Rizki, Mentarina Rokayah, Eroh Ruhana, Ruhana Ruhma, . Safrijal Safrijal, Safrijal Sakinah, Anissa Citra salsabila, safira Sari, Defi Nanda Sari, Yusfita Sentosa, Gempur Sitanggang, Claudia Sopia, Nabila Susilawati Suzanti, Lizza Syahla Arnia Tsabitha Saputra, Salwa Ulya, Iffa Usrati, Zul Wahna, Yuliani Mutia Wahyu Sopandi Widjayatri, Rr. Deni Yatmoko, Ryan Dwi Zaki, Ammar Zila, Yuna Zulfina, Oriza