Satrio Hadi Wijoyo
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Published : 107 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Berbasis Kriteria untuk Kesusksesan Implementasi Sistem Informasi Kesehatan Berdasarkan Delone and Mclean Model Herlambang, Admaja Dwi; Wijoyo, Satrio Hadi; Rachmadi, Aditya; Alimah, Cindy Felita Nur
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 3: Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2700.64 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019631321

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi kesuksesan implementasi sistem informasi kesehatan (Homedika.com). Pengukuran dilakukan berdasarkan DeLone & McLean Model. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah lolos uji validitas dan reliabilitas. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dan data dianalisis dengan statistik jenis deskriptif. Hasil analisis kesuksesan pada variabel system quality, information quality, service quality, user satisfaction, dan net benefits masuk ke dalam kategori Tinggi, dan variabel use masuk ke dalam kategori Cukup Tinggi. Kesuksesan implementasi sistem informasi kesehatan dapat ditingkatkan dengan cara melakukan perbaika pada variabel use dengan indikator frequency of use.AbstractThe study aims to evaluate the success of health information systems (Homedika.com) implementation. Measurements are carried out based on DeLone & McLean Model. Data collection was done through  questionnaire that had passed the validity and reliability test. The research sample consisted of 30 respondents who were selected using purposive sampling technique and ata were analyzed using descriptive statistics formula. The results of success analysis in the system quality, information quality, service quality, user satisfaction, and net benefits variable categorized as High, and use variable categorized as Quite High. The success of the implementation of health information systems can be improved by improving the use variable with frequency of use indicator.
Algoritma Naive Bayes untuk Klasifikasi Sumber Belajar Berbasis Teks pada Mata Pelajaran Produktif di SMK Rumpun Teknologi Informasi dan Komunikasi Herlambang, Admaja Dwi; Wijoyo, Satrio Hadi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 4: Agustus 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2254.084 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019641323

Abstract

Salah satu komponen esensial dalam kegiatan pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan Rumpun Teknologi Informasi dan Komunikasi (SMK TIK) adalah ketersediaan sumber belajar mata pelajaran produktif. Media internet atau online adalah sumber belajar yang berbentuk media elektronik yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru melalui jaringan internet. Salah satu bentuk media online adalah halaman web berformat .html (Hypertext Markup Language) yang berupa dokumen teks sangatlah banyak. Sehingga sumber belajar tersebut perlu di kelompokkan berdasarkan kriteria atau ciri esensial setiap mata pelajaran produktif di SMK TIK. Proses pengelompokkan menggunakan algoritma Naive Bayes karena algoritma tersebut dapat digunakan untuk dokumen teks dan menggunakan teorema Bayes dengan menganggap semua atribut saling tidak berhubungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil klasifikasi dan evaluasi kualitas klasifikasi sumber belajar berbasis teks dengan menggunakan Algoritma Naïve Bayes. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah pengoleksian data set, pemrosesan awal dengan text mining, pembobotan Tf-Idf, pengklasifikasian Naïve Bayes, dan evaluasi akurasi. Pengklasifikasian teks menghasilkan sembilan kelompok mata pelajaran produktif dan pengujian menghasilkan nilai akurasi tertinggi 81,48%, sedangkan nilai akurasi terendah sebesar 79,63%. AbstractThe availability of learning resources for productive subjects is one of the essential components in learning activities for Vocational High Schools, especially for Information and Communication Technology competence field. Internet or online media is a learning resource in the form of electronic media that can be used by students and teachers through the internet. One form of online media is a web page formatted in .html (Hypertext Markup Language) in the form of very many text documents. So that learning resources need to be grouped based on the essential criteria or characteristics of each productive subject in Vocational High Schools. The grouping process uses the Naive Bayes algorithm because the algorithm can be used to text documents and use the Bayes theorem by assuming all attributes are mutually unrelated. The purpose of the study was to describe the results of the classification and classification quality evaluation of text-based learning sources using the Naïve Bayes Algorithm. The stages of the research carried out are collecting data sets, pre-processing with text mining, Tf-Idf weighting, Naïve Bayes classifying, and accuracy evaluation. Text classification results shows that there are nine productive subject groups and based on uji results shows that the highest accuracy value was 81,48%, while the lowest accuracy value was 79,63%.
Analisis Pengaruh Faktor Teknologi, Organisasi, dan Manusia Terhadap Kesuksesan Penerapan E-voting System pada Aspek Penggunaan Sistem, Kepuasan Pengguna, dan Manfaat (Studi Kasus Pemilihan Mahasiswa Raya Universitas Brawijaya) Mubarok, Muhammad Rosyid; Rachmadi, Aditya; Wijoyo, Satrio Hadi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 5: Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022954610

Abstract

Penggunaan teknologi informasi di Universitas Brawijaya telah menerapkan sistem e-voting Pemilihan Mahasiswa Raya Universitas Brawijaya (PEMIRA UB) sejak tahun 2015. PEMIRA UB merupakan sarana bagi mahasiswa dalam pembelajaran berdemokrasi di lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi aspek kepuasan pengguna, penggunaan sistem dan manfaat guna mengetahui keberhasilan dari penerapan sistem e-voting PEMIRA UB. Model penelitian ini menggunakan tujuh variabel model Human, Organization, and Technology-Fit (HOT-Fit) yang dimodifikasi. Metote pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menyebar kuisioner online. Sampel yang digunakan dalam peneltian ini berjumlah 108. Data responden yang sudah terkumpul dilakukan uji validitas dan realibilitas terlebih dahulu sebelum dilakukan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Metode analisis data penelitian menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan bantuan program SMART-PLS. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan kualitas layanan berpengaruh secara signifikan terhadap aspek Penggunaan Sistem. Kualitas sistem, informasi, dan layanan berpengaruh secara signifikan terhadap aspek Kepuasan Pengguna. Faktor organisasi dan penggunaan sistem berpengaruh secara signifikan terhadap Manfaat. AbstractThe use of information technology in University of Brawijaya has implemented an e-voting system for the Student Election of University of Brawijaya (PEMIRA UB) since 2015. PEMIRA UB is a forum for students in democratic learning on campus. The purpose of this research is to identify the factors that affecting user satisfaction, system use and benefits in order to determine the success of implementing PEMIRA UB e-voting system. This research model uses seven modified Human, Organization, and Technology-Fit (HOT-Fit) model variables. The data collection method used is by distributing online questionnaires. The sample used in this research was 108. The collected data of respondents were tested for validity and reliability first before carrying out descriptive analysis and inferential analysis. The research data analysis method used the Structural Equation Model (SEM) with the SMART-PLS program. Based on the results of the analysis that has been carried out, service quality has a significant effect on aspects of System Use. The quality of systems, information and services has a significant effect on aspects of user satisfaction. Organizational factors and system use have a significant effect on net benefits.
Analisis Kualitas Website HSP Academy (PT. Hanosen Pratama) Menggunakan Metode Webqual 4.0 dan Importance and Performance Analysis (IPA) Ikhsawiyanthi, Anisah; Wijoyo, Satrio Hadi; Mursityo, Yusi Tyroni
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 1: Februari 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2023104858

Abstract

HSP Academy merupakan perusahaan lembaga training yang terletak di Tangerang dan bertujuan untuk membantu dalam mengembangkan sumber daya manusia. HSP Academy sudah terdaftar oleh badan sertifikasi baik nasional maupun internasional. HSP Academy memanfaatkan website perusahaan dalam menunjang pelayanan dan kebutuhan informasi pelanggannya. Untuk menciptakan layanan yang dapat memberikan nilai bagi pelanggan mereka dan juga sebagai pengelolaan jaminan mutu berdasarkan ISO 9001:2015, perlu dilakukan penilaian kualitas layanan website dengan menggunakan metode WebQual 4.0 dan IPA untuk meningkatkan dan mempertahankan kualitas layanan berdasarkan asumsi penggunanya. Metode WebQual 4.0 menilai dengan cakupan masalah Usability, Information Quality dan Service Interaction, metode ini menilai apakah kinerja website sudah sesuai dengan harapan penggunanya. Sedangkan metode IPA digunakan untuk melihat permasalahan mana yang harus dilakukan perbaikan berdasarkan prioritas pada kuadran IPA. Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner kepada 118 responden yang merupakan pengguna dari website HSP Academy, hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 atribut pernyataan yang masuk kedalam prioritas utama yaitu tata letak informasi, pembaharuan informasi, informasi yang detail dan informasi yang akurat. Sedangkan terdapat 4 atribut pernyataan yang masuk kedalam prioritas rendah yaitu tampilan website, domain website, informasi dengan format bahasa serta penyampaian kritik dan saran terhadap website. Untuk atribut pernyataan lainnya tidak masuk kedalam prioritas perbaikan karena dinilai memiliki kinerja yang baik untuk dipertahankan. Rekomendasi perbaikan tampilan website pada prioritas utama dan prioritas rendah dibuat berdasarkan pedoman yang ada. AbstractHSP Academy is a training company located in Tangerang and aims to assist in developing human resources. HSP Academy has been registered by both national and international certification bodies. HSP Academy utilizes the company's website to support its customer service and information needs. To create services that can provide value for their customers and also as quality assurance management based on ISO 9001:2015, it is necessary to assess the quality of website services using WebQual 4.0 and IPA methods to improve and maintain service quality based on user assumptions. The WebQual 4.0 method assesses the coverage of Usability, Information Quality and Service Interaction problems. This method assesses whether the website's Performance is in accordance with the expectations of its users. Meanwhile, the IPA method is used to see which problems need improvement based on priority in the quadrant of IPA. Based on the results of distributing questionnaires to 118 respondents who are the users of the HSP Academy website, the results show that there are 4 attributes included in the high priority for improvement, those are information layout, updating of information, detailed information and accurate information. Meanwhile, there are 4 attributes included in low priority for improvement, those are website appearance, website domain, information in language format and the delivery of criticism and suggestions toward the website. The other attributes are not included in the priority for improvement because they are considered to have good Performance and sufficient enough to be maintained. Recommendations for the website’s interface are made based on the existing guidelines.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi 2 Dimensi dengan Model ADDIE pada Mata Pelajaran Teknik Pengolahan Audio dan Video Kelas XII Multimedia SMKN 12 Malang Aprilianto, Pratama; Wijoyo, Satrio Hadi; Amalia, Faizatul
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 6: Desember 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022934886

Abstract

Selama pandemi Covid-19 yang saat ini terjadi banyak inovasi baru dalam pembuatan media pembelajaran seperti media pembelajaran video. Media pembelajaran video digunakan untuk peserta didik melakukan pembelajaran daring. Pengembangan media pembelajaran dilakukan menggunakan model ADDIE dengan tahap antara lain (1) Melakukan analisis karakter peserta didik, analisis media dan analisis pembelajaran yang dilakukan; (2) Merancang desain karakter, skenario media dan merancang lembar instrumen; (3) Melakukan tahap development video animasi, perekaman audio dan finalisasi video; (4) Melakukan implementasi pada kegiatan pembelajaran tatap muka maupun daring; dan (5) Melakukan kegiatan evaluasi pembelajaran dan pengujian validitas media dan materi kepada 3 ahli media dan 2 ahli materi. Pengujian dilakukan mendapatkan hasil pada validitas media dengan kategori Cukup valid berjumlah 1 butir, Valid berjumlah 6 butir dan Sangat Valid berjumlah 13 butir, sedangkan pada pengujian validitas materi mendapatkan hasil dengan kategori Valid berjumlah 13 butir dan Sangat Valid berjumlah 7 butir. Hasil pengembangan yang dilakukan adalah berupa produk video pembelajaran animasi dua dimensi yang diunggah pada youtube dan website e-learning sekolah. Produk video animasi dua dimensi yang dikembangkan berguna bagi peserta didik jurusan multimedia untuk meningkatkan hasil belajar ketika masa pandemi. AbsctractDuring the Covid-19 pandemic, there are currently many new innovations in the manufacture of learning media such as video learning media. Video learning media are used for students to do online learning. The development of learning media is carried out using the ADDIE model with the following stages: (1) Conducting student character analysis, media analysis and learning analysis; (2) Designing character designs, media scenarios and designing instrument sheets; (3) Performing the animation video development stage, audio recording and video finalization; (4) Implementing face-to-face and online learning activities; and (5) Conducting learning evaluation activities and testing the validity of media and materials to 3 media experts and 2 material experts. The test was carried out to get results on the validity of the media with the category of Fairly valid amounting to 1 item, Valid amounting to 6 items and Very Valid amounting to 13 items, while in testing the validity of the material obtained results with the Valid category amounting to 13 items and Very Valid amounting to 7 items. The result of the development carried out is in the form of a two-dimensional animation learning video product that is uploaded on YouTube and the school's e-learning website. The two-dimensional animated video product developed is useful for students majoring in multimedia to improve learning outcomes during the pandemic.
Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas Pengguna Aplikasi Jenius Menggunakan Model E-S- Qual dan E- Recs- QUal (Studi Kasus: Pengguna Aplikasi Jenius Kota Malang) Mulyadi, Alfansya Achmad; Wijoyo, Satrio Hadi; Az-Zahra, Hanifah Muslimah
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 6: Desember 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022934937

Abstract

Jenius merupakan aplikasi yang telah dirancang oleh Bank BTPN guna memudahkan masyarakat ketika mengatur life finance menggunakan smartphone. Namun, aplikasi Jenius masih ditemui permasalahan terkait keluhan-keluhan terkait layanan yang diberikan terlihat pada ulasan aplikasi Jenius di Appstore dan customer service Jenius di social media twitter. Hal ini menjadi alasan dilakukannya penelitian untuk mengetahui aspek dari kualitas layanan yang mempengaruhi kepuasan dengan loyalitas pengguna aplikasi Jenius, khususnya di Kota Malang yang saat ini sedang berkembang di bidang digital finance. Pada penelitian ini memakai metode kuantitatif dengan menggunakan model Electronic Service Quality dan Electronic Recovery Service Quality, kedua model ini memiliki tingkat pengukuran yang baik berdasarkan penelitian sebelumnya yang dilakukan untuk mengukur kualitas layanan elektronik. Penelitian ini melibatkan sebanyak 100 sampel pengguna aplikasi Jenius di Kota Malang. Pada penelitian menggunakan purposive sampling sebagai teknik sampling, dan analisis regresi linier berganda dan sederhana sebagai teknik dalam analisis data. Hasil penelitian diperoleh jika dimensi efficiency, fulfilment, dan compensation memiliki pengaruh signifikan parsial (individu) terhadap kepuasan pengguna aplikasi Jenius. Lalu diperoleh hasil jika dimensi efficiency, system availability, fulfilment, privacy, responsiveness, compensation, dan contact memiliki pengaruh signifikan simultan (bersama-sama) terhadap kepuasan pengguna aplikasi Jenius. Dan didapatkan juga bahwa kepuasan pengguna berpengaruh terhadap loyalitas pengguna aplikasi Jenius. AbstractJenius is an application that Bank BTPN has designed to make it easier for the public when managing life finance using a smartphone. However, the Jenius application still encounters problems related to the services provided, as seen in the Jenius application reviews on the Appstore and Jenius customer service on social media Twitter. The reason for conducting this research is to determine aspects of service quality that affect satisfaction with the loyalty of Jenius application users, especially in Malang City, which is currently developing in digital finance. This study uses quantitative methods using Electronic Service Quality and Electronic Recovery Service Quality models. Both of these models have a good level of measurement based on previous research conducted to measure the quality of electronic services. This study involved 100 samples of Jenius application users in Malang City. This research uses purposive sampling as a sampling technique and multiple and simple linear regression analysis as a technique in data analysis. The results obtained if the dimensions of efficiency, fulfillment, and compensation have a partial (individual) significant effect on the satisfaction of Jenius application users. Then the results are obtained if the dimensions of efficiency, system availability, fulfillment, privacy, responsiveness, compensation, and contact have a simultaneous (together) significant influence on the satisfaction of Jenius application users. Moreover, it is also found that user satisfaction affects the loyalty of Jenius application users.
Pengembangan Tes Bentuk Soal Pilihan Ganda dan Uraian Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Ranah Kognitif Mata Pelajaran Pemrograman Dasar (Studi pada SMK Negeri 12 Malang) Aryati, Meilita Dwi; Wijoyo, Satrio Hadi; Herlambang, Admaja Dwi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 1: Februari 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2023104955

Abstract

Hasil belajar siswa dapat diketahui dengan tes. Dilihat dari survei internasional pada tahun 2018 (PISA), negara Indonesia menempati nilai terendah di Dunia karena soal yang digunakan masih belum mengukur Higher Order Thinking Skillls (HOTS). Pada penelitian ini dilakukan pengembangan tes dengan bentuk soal pilihan ganda dan uraian yang menggunakan indikator HOTS pada ranah kognitif seperti menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode research and development (R&D) dengan model formative research dari Tessmer, yang terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu preliminary¸ self evaluation, protoyping, dan field test. Hasil tahap preliminary yaitu telah menentukan subjek dan tempat penelitian yang berada di SMK Negeri 12 Malang, namun pelaksanaan pengujian dilakukan secara daring karena adanya Pandemi COVID-19. Tahap self evaluation menghasilkan desain soal yang disebut dengan prototype I. Tahap Prototyping menghasilkan soal yang telah diperbaiki pada uji ahli dan uji one-to-one yang disebut dengan prototype II, pada Uji small group tidak terdapat perbaikan karena mendapatkan respon positif dari peserta didik. Hasil pengujian field test yaitu terkumpul data sebanyak 29 orang, lalu dilakukan penskoran dan analisis kualitas soal. Hasil analisis kognitif peserta didik memiliki rata-rata cukup baik, sedangkan hasil analisis HOTS pada indikator menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta adalah sangat kurang. Hal tersebut disebabkan karena peserta didik tidak mampu menjawab soal dengan baik dan banyak menjawab secara asal-asalan. Oleh karena itu perlu adanya pembiasaan menjawab soal dengan kriteria HOTS agar dapat melatih kognitif dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. AbstractThe result of student learning can be known by the test. From the international survey in 2018 (PISA), Indonesia has lowest score in the world, because the questions used still not measured Higher Order Thinking Skills (HOTS). In this study, the development of test was carried out with the type of multiple choice questions and descriptions, using HOTS indicators in the cognitive domain such as analyzing (C4), evaluating (C5), and creating (C6). The method used in this study is research and development (R&D) method with the formative research model from Tessmer, which consist of 4 development stages namely preliminary¸ self evaluation, protoyping, and field test. The result of the preliminary stage has been determined the subject and place of research at SMK Negeri 12 Malang, but the testing was carried out online because of the COVID-19 pandemic. The self-evaluation stage produces questions design called prototype I. The prototyping stage produces questions that have been corrected in the expert test process and one-to-one test was called prototype II, in the small group test there’s no improvement because it gets a positive response from students. The results of the field test were 29 people data was collected then scored and analyzed the quality of the questions. The results of the cognitive analysis of students have a fairly good average, while the results of HOTS analysis on indicators of analyzing, evaluating, and creating are very lacking. This is because students are not able to answer questions well and many answer carelessly. Therefore it is necessary to get used to answering questions with HOTS criteria in order to train cognitive and higher-order thinking skills.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website pada Mata Pelajaran Dasar Desain Grafis Menggunakan Model Pengembangan Four-D (Studi pada SMK Negeri 1 Rembang) Azkiyah, Azka; Wijoyo, Satrio Hadi; amalia, faizatul
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 4: Agustus 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022945299

Abstract

Pandemi Covid-19 menuntut pembelajaran berjalan secara daring. Dalam penelitian ini, peserta didik tidak memiliki sumber belajar khusus sebagai acuan untuk melaksanakan pembelajaran secara daring melalui Whatsapp, Zoom dan Google Classroom. Berdasarkan observasi pada total 3 kelas: 1 kelas memanfaatkan media pembelajaran, sementara 2 kelas lainnya tidak. Dua kelas tanpa media mendapatkan rata-rata lebih rendah dibandingkan dengan kelas dengan media. Pembelajaran dengan media dilaksanakan dengan slide materi dan video yang mengharuskan peserta didik melakukan pengunduhan. Oleh karena itu peneliti mengembangkan media pembelajaran berbasis website yang dapat mengakomodasi pembelajaran secara daring. Peneliti mengembangkan media pembelajaran berbasis website dengan model pengembangan Four-D (define, design, develop, dan disseminate). Berdasarkan hasil validasi kelayakan media dari ahli media, materi, dan instruksional menunjukkan kriteria sangat layak dengan persentase masing-masing 88,7%, 100%, dan 90,77%. Uji coba luas melibatkan 34 peserta didik. Uji coba luas terdiri dari uji efektivitas dan efisiensi media pembelajaran. Hasil uji efektifitas melalui uji wilcoxon membandingkan hasil pretest dan posttest mencapai skor signifikansi 0,001 (<0,05). Uji efisiensi dari skor kuesioner respon media yang meliputi tampilan, bahasa, dan kegunaan dari media mencapai 92,28% (sangat layak). Pada tahap disseminate, peneliti mendapatkan hasil skor respon sebesar 92,03% (sangat layak). Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran layak untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran dasar desain grafis kelas X SMK N 1 Rembang. AbstractCovid-19 pandemic demands school to implement online learning. In this study, students do not have specific learning resources as reference for their online lessons. Learning outcomes in 2 classes without media get lower score then the class that uses it. Teacher used  slides and videos which require students to download. Therefore, in this study the researcher develop a web-based learning media which accommodate online learning. The researcher developed a web-based learning media with Four-D development method (define, design, develop, and disseminate). The validation result from media, material, and instructional experts show very feasible criteria with 88.7%, 100%, and 90.77% score respectively. In order to test the effectiveness and efficiency of learning media, the researcher involved 34 students in general trial. General trial consist of effectivity and efficiency test. Effectivity is measured by comparing pretest and posttest score.  Learning media is effective in learning with significance score of 0.001 (<0,05) through wilcoxon test. The efficiency test of the student responses by measuring web view, language use, and usability of media scores reached 92.03% (very feasible). On dissemination stage, the researcher involved 30 students reach score of 92.03% (very feasible). Thus, learning media is feasible for student’s learning process in subject basic graphic design grade X at SMK N 1 Rembang.  
Klasifikasi Siswa Slow Learner untuk Mendukung Sekolah dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Wicaksono, Abdul Harris; Supianto, Ahmad Afif; Wijoyo, Satrio Hadi; Krisnandi, Didik; Heryana, Ana
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 3: Juni 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022935609

Abstract

Tidak semua siswa sekolah bisa menangkap materi dengan kemampuan yang sama dikarenakan tingkat kecerdasan dan kemampuan belajar setiap anak berbeda - beda. Ada siswa yang kemampuan belajarnya rendah sehingga lambat dalam memahami materi yang biasa disebut sebagai slow learner. Siswa slow learner ini perlu perlakuan yg khusus supaya dapat memahami materi seperti siswa lainnya. Siswa slow learner yang tidak terdeteksi dapat memperlambat kegiatan belajar mengajar karena guru harus mengulang kembali menjelaskan materi untuk membuat siswa memahami materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan siswa slow learner dan non slow learner dan menghasilkan visualisasi dashboard yang dapat digunakan untuk membantu sekolah. Penelitian ini mengangkat studi kasus siswa kelas XI dan XII SMA Tunas Luhur yang berjumlah 89 siswa.  Penelitian ini menggunakan algoritma naive bayes untuk klasifikasi dan cross validation 10 folds sebagai metode pengujian. Hasil pengujian didapatkan nilai akurasi 0.92857, precison  0.94736, recall 0.97297 , dan F-measure 0.96 serta hasil pengujian visualisasi dashboard menggunakan kuesioner System Usability Scale yang menghasilkan skor 71.75 atau acceptable. Algoritma naïve bayes  berhasil mengklasifikasikan siswa slow learner dan non slow learner dengan baik, dan visualisasi dashboard bisa diterima dengan baik oleh pihak sekolah. AbstractNot all school students can capture material with the same abilities because each child's level of intelligence and learning ability are different. There are students whose learning ability is low so that it is slow in understanding the material commonly referred to as slow learner. These slow learner students need special treatment in order to understand the material like other students. Undetectable slow learner students can slow down teaching and learning activities because teachers have to redo explain the material to make students understand the material. This study aims to classify slow learner and non slow learner students and produce dashboard visualizations that can be used to help schools. This study raised the case study of grade XI and XII students of Tunas Luhur High School which amounted to 89 students.  The study used naive bayes algorithms for classification and cross validation of 10 folds as a testing method. The test result obtained an accuracy score of 0.92857, precison of 0.94736, recall of 0.97297 , and F-measure of 0.96 and dashboard visualization test results using the System Usability Scale questionnaire which resulted in a score of 71.75 or acceptable. Bayes' naïve algorithm successfully classifies slow learner and non-slow learner students well, and dashboard visualization is well received by the school.
Implementasi Algoritma Naïve Bayes untuk Mendeteksi Resiko Tinggi Diabetes Melitus Pada Ibu Hamil (Studi Kasus : Puskesmas Kabupaten Malang) Fatmawati, Fatmawati; Wicaksono, Satrio Agung; Wijoyo, Satrio Hadi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 4: Agustus 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2024106422

Abstract

Diabetes pada ibu hamil dapat meningkatkan berbagai risiko, baik maternal maupun neonatus. Terdapat gangguan homeostasis glukosa pada ibu hamil. Terjadinya malformasi kongenital, keguguran, risiko preeklampsia, CPD (Cepalo Pelvik Dispropotion), kelahiran prematur, kelainan letak, plasenta previa dan hipoglikemia neonatus. Oleh karena itu, Perhatian dan penanganan menyeluruh bagi ibu hamil yang mengalami diabetes. Data mining dapat digunakan untuk deteksi resiko tinggi diabetus mellitus pada ibu hamil. Data yang digunakan seperti nama, usia, umur kehamilan, gravida, para, riwayat kehamilan yang lalu, riwayat penyakit yang pernah diderita, faktor risiko, riwayat persalinan yang lalu untuk deteksi resiko tinggi diabetus mellitus pada ibu hamil. Tidak semua kehamilan dapat berjalan dengan normal atau fisiologis pada saat proses persalinannya ada faktor risiko yang dapat mempengaruhinya. Pada penelitian ini dapat mendeteksi resiko yang akan terjadi kepada ibu hamil dan bayi dalam kandungannya. Nilai akurasi tertinggi terdapat pada pengujian ke 4 sebesar 82.4324% dan terendah nilai akurasi pada pengujian ke 2 sebesar 75%. Nilai presisi tertinggi terdapat di uji coba ke 3 sebesar 79.2% dan nilai presisi terendah di uji coba ke 2 sebesar 76.3%. Nilai recall tertinggi terdapat di uji coba ke 4 sebesar 82.4% dan nilai recall terendah di uji coba ke 2 sebesar 75%. Nilai F-Measure tertinggi terdapat di uji coba ke 3 sebesar 79.2% dan nilai F-Measure terendah di uji coba ke 2 sebesar 74.8%. AbstractDiabetes in pregnant women can increase various risks, both maternal and neonatal. There is a disturbance of glucose homeostasis in pregnant women. Occurrence of congenital malformations, miscarriage, risk of preeclampsia, CPD (Cepalo Pelvic Disproportion), premature birth, position abnormalities, placenta previa and neonatal hypoglycemia. Therefore, attention and comprehensive treatment for pregnant women with diabetes. Data mining can be used to detect high risk of diabetes mellitus in pregnant women. The data used are name, age, gestational age, gravida, para, past pregnancy history, history of previous illness, risk factors, past delivery history to detect high risk of diabetes mellitus in pregnant women. Not all pregnancies can run normally or physiologically at the time of delivery there are risk factors that can affect it. In this study, it can detect the risks that will occur to pregnant women and their babies in the womb. In addition, recommendations from the system can support a midwife's decision making in taking action to pregnant women. The highest accuracy value is found in the 4th test of 82,4324% and the lowest accuracy value in the 2nd test is 75%. The highest precision value was found in the 3rd trial of 79.2% and the lowest precision value in the 2nd trial of 76.3%. The highest recall value was found in the 4th trial of 82.4% and the lowest recall value in the 2nd trial of 75%. The highest F-Measure value was found in the 3rd trial of 79.2% and the lowest F-Measure value in the 2nd trial of 74.8%.
Co-Authors 'Aisy, Rihadatul Abiyyu, Muhammad Alifandi Aditya Rachmadi, Aditya Admaja Dwi Herlambang, Admaja Dwi Adristi, Tikta Ahmad Afif Supianto Ahnaf, Muhammad Farrel Reginaldo Aji, Yanuar Bimantoro Akbar, Muhammad Aminul Akhmadi, Lutfiani Alfian Hakim Alimah, Cindy Felita Nur Almas, Muhammad Fikri Almira Syawli, Almira Ananda, Reza Berlian Andi Reza Perdanakusuma, Andi Reza Aprilianto, Pratama Ardelia, Ayunizar Fata Ardiansyah, M. Iqbal Aritonang, Elsa Aryani, Lisa Aryati, Meilita Dwi Aryo Pinandito Astriya Nugraha, Dwi Cahya Aswin Suharsono, Aswin Atmaja, Alvino Dwiky Aurellia, Salsabila Rachma Ayuningdias, Risky Azizi Fahreza, Muhammad Alfian Kurnia Azkiyah, Azka Bayu Satriawan, Eka Bihantoro, Riyan Budi Bilqis, Ariqa Cahyani, Ernita Dwi Dian Eka Ratnawati Diana Purwitasari Djoko Pramono Dwinanda, Ashila Gisara Edmund Pierre Purba, Geoffrey Eris Maghfiroh, Intan Sartika Fadhilah, Irsya Salim Fadhlika, Nidi Amalia Fahrur Rozi Faizatul Amalia, Faizatul Fatmawati, Fatmawati Faturani, Bunga Sauma Firdaus, Raihan Zahran Fitra Abdurrachman Bachtiar Ghani Wijaya, Alfiyanto Hanggara, Buce Trias Hanif, Muhammad Fauzan Hanifah Muslimah Az-Zahra, Hanifah Muslimah Hanun, Putri Nabilah Hariz Farisi Herawati, Serra Nadya Indi Herlambang, Adwaja Dwi Herlando, Muhammad Raafi Heryana, Ana Hikmah Amalia, Dwi Himawat Aryadita, Himawat Husen, Dania Lazuardi Ibrohim, Muhammad Idota, Patrick Jore Ikhsawiyanthi, Anisah Irmawan, Rozy Setia Iskandar, Fahru Setiawan Issa Arwani Jahiro, Almaas Janara Khansa, Elyzia Jannah, Ghina Shofa Raudhatul Jatmiko, Alvindo Tri Juan, Helga Julen, Eiko Farah Diva Khalid Rahman, Khalid Krisnandi, Didik Kurniasari, Salvia Dyah Lubis, Ade Fatmasari Macira Balqis Abdul Gopur, Maersyifaa Maulana, Alif Rizal Mochamad Chandra Saputra, Mochamad Chandra Mubarok, Muhammad Rosyid Mulyadi, Alfansya Achmad Muslichah, Nur Wachidatul Nabawiyyatin, Ala Millatin Nanang Yudi Setiawan Nugraha, Dwi Cahya Astriya Nurul Hidayat Octavia, Sarah Uli Perdanalusuma, Andi Reza Perwira, Muhammad Phadung, Muneeroh Prakoso, Bondan Sapta Pranaliwa, I Putu Ardhika Pryono, Muhammad Adam Purnomo, Welly PUSPITA, ARBALIYAH Putra, Kristantheo Nathaniel Damara Putri, Hana Rizkia Iswana Putri, Rizka Saudah Yunida Putri, Salsabila Tjahya Kusuma Rahmandita, Prasetya Naufal Ramadana, Muhammad Rifqy Ramadhan Al Fauzi, Rafly Ramadhan, Rakhmad Fajar Ramadhani, Aditya Wahyu Retno Indah Rokhmawati, Retno Indah Ro'if, M. Rosady, Annisa Rosanti, Mitha Diah Rosida, Khanif Salim, Pratama Maulidi Ega Salsabila, Syahda Rani Salshabila, Alyssa Salshabila, Alyssa Melani Salwa, Shafa Nathaniela Satriawan, Eka Bayu Satrio Agung Wicaksono Sebayang, Gading Sembiring, Rinawati Septiyan Andika Isanta Setyawan, Romi Fajar Sholihah, Tuffahati Siregar, Rafi Arya Sitepu, Mikha Aziel Christian Sugiharto, Pradiptya Kahvi Suhartanto, Nathalia Clarissa Anggraini SUPRAPTO Suprihono, M. Rezky Revansyah Suryanugraha, Mohamad Ariq Tambing, Nathania Maerella Arungla'bi' Tarihoran, Aditya Nugraha Tri Afirianto, Tri Uun Hariyanti Uun Hariyanti, Uun Waworuntu, Kenneth Clinton Wibisono Sukmo Wardhono, Wibisono Sukmo Wibisono, Jonathan Wicaksono, Abdul Harris Widhiprasetyo, Fadhil Widhy Hayuhardhika Nugraha Putra Yanuar, Athallarifky Yanuardhana, Anugrah Daffa Yufis Azhar Yusi Tyroni Mursityo Zaein, Nabila