Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Masyarakat Sehat Glikemik pada Keluarga Pengrajin Gula Kelapa Sari Manggar Desa Sunyalangu Kabupaten Banyumas Syska, Kavadya; Ropiudin, Ropiudin; Soolany, Christian; Budiyah, Feriani; Aji, Dhimas Oki Permata; Azzizzah, Frida Amriyati
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 11 (2024): February
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10694503

Abstract

Fokus kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu pendidikan kesehatan glikemik untuk keluarga pengrajin gula kelapa Sari Manggar di Desa Sunyalangu, Kabupaten Banyumas. Dengan pendekatan partisipatif, program ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan glikemik dan mengurangi risiko diabetes mellitus. Kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan pendidikan kesehatan masyarakat dengan menekankan gaya hidup sehat glikemik di kalangan keluarga pengrajin gula kelapa. Kegiatan ini menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran akan kesehatan glikemik khusus pada keluarga pengrajin gula kelapa Sari Manggar Desa Desa Sunyalangu Kabupaten Banyumas, sebagai langkah krusial dalam mencegah dan mengelola diabetes mellitus di masyarakat. Selain itu, kegiatan ini memberikan wawasan berharga untuk program pendidikan kesehatan berbasis masyarakat lebih lanjut, khususnya yang menargetkan kesejahteraan glikemik dalam pengaturan sosio-kultural serupa. Berdasarkan hasil analisis evaluasi menggunakan model CIPP (Context,  Input,  Process, and Product) pencapaian pelaksanaan kegiatan dengan persentase  82,65%  termasuk  dalam  kategori sangat  baik dengan peningkatan pengetahuan sebesar 84,0%,  peningkatan sikap sebesar 82,0%, dan peningkatan psikomotor sebesar 81,0%.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Introduksi Teknologi Pengering Berenergi Surya dan Biomassa pada UMKM Kerupuk Singkong Ropiudin, Ropiudin; Syska, Kavadya; Soolany, Christian; Budiyah, Feriani; Siswantoro, Siswantoro; Janah, Sofia Nur
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 5 (2024): Agustus
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13323367

Abstract

Desa Krangean, yang terletak di Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah, dikenal sebagai salah satu sentra produksi kerupuk singkong. Produk ini merupakan makanan ringan yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia. Namun demikian, pengeringan kerupuk singkong yang dilakukan oleh UMKM di desa ini masih mengandalkan metode tradisional yang bergantung pada cuaca, menyebabkan ketidakkonsistenan dalam kualitas produk dan penundaan produksi saat cuaca tidak mendukung. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperkenalkan teknologi pengering bertenaga surya dan biomassa sebagai solusi yang ramah lingkungan dan efisien. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan dalam pembuatan dan penggunaan teknologi pengering ini. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan teknis masyarakat dalam merakit dan mengoperasikan alat pengering, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan teknologi ramah lingkungan. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, dan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Penerapan teknologi pengering bertenaga surya dan biomassa di Desa Krangean telah meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, dan pendapatan UMKM, memberdayakan masyarakat melalui pelatihan teknis dan kesadaran lingkungan, serta didukung oleh strategi keberlanjutan seperti pembentukan kelompok kerja, kerjasama berbagai pihak, dan evaluasi program untuk dampak ekonomi jangka panjang.
IoT-based pesticide distribution control system with photometric sensor frameworkIoT-based pesticide distribution control system with photometric sensor framework Al Hakim, Rosyid R; Islami, Ichsani Nurul; Ropiudin; Pangestu, Agung; Jaenul, Ariep; Arief, Yanuar Z.; Hidayah, Hexa Apriliana
Journal of Global Engineering Research and Science Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Global Engineering Research & Science
Publisher : Jakarta Global University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56904/jgers.v1i2.23

Abstract

The use of pesticides is often given under extreme conditions. The excess use of these pesticides can harm both the farmers directly and the affected environment; this is the impact of the uncontrolled use of pesticides. There is a need for a control system to control the distribution of pesticides on agricultural land. This article seeks to provide a control system design for controlling the distribution of pesticides by utilizing photometric technology integrated with the internet of things (IoT). The control system is designed automatically with a sensing system or an operating record. It is expected to be able to disseminate the correct use of pesticides to achieve production efficiency. This study provides a design of an automatic control system for pesticide distribution IoT-based. We use a photometric sensor to control the pesticide distribution. Future work can be implemented for prototype work due to smart farming to control pesticide distribution automatically.
Audit Energi pada Industri Pengolahan Tahu (Studi Kasus Industri Kecil Menengah Desa Sampang dan Desa Brani Kecamatan Sampang Kabupaten Cilacap) Ropiudin, Ropiudin -; Yanti, Andina Lies; Ritonga, Abdul Mukhlis; Margiwiyatno, Agus
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 3 No 1 (2022): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2022.3.1.6345

Abstract

Tahu merupakan makanan yang mengandung protein dan terbuat dari sari kedelai yang diperoleh melalui proses fermentasi kacang kedelai. Adanya peningkatan konsumsi tahu mengakibatkan meningkatnya kebutuhan energi pada suatu industri pengolahan tahu. Penggunaan energi yang dilakukan secara efisiensi ini dapat dilakukan dengan cara audit energi yang akan mendapatkan energi yang digunakan dan mengatahui cara penghematannya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kebutuhan energi pada tiap proses pengolahan tahu, 2) mengetahui bentuk, sumber dan jumlah kebutuhan energi yang digunakan pada proses produksi pengolahan tahu di Desa Sampang dan Desa Brani, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, 3) mengetahui perbandingan tingkat efisiensi dari kedua industri pengolahan tahu di Desa Sampang dan Desa Brani, Kecamatan Cilacap, Jawa Tengah, dan 4) mengidentifikasikan hasil dari perbandingan data yang diperoleh dari kedua industri pengolahan tahu untuk melakukan suatu upaya penghematan energi atau diversifikasi penggunaan energi. Penelitian ini dilakukan pada dua industri kecil di Desa Sampang milik Bapak Maryo dan Desa Brani milik Bapak Sholeh yang berlokasi di Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari 2021 hingga bulan April 2021. Pengambilan yang dilakukan pada kedua industri ini agar memperoleh data energi serta mengamati perbedaan alat yang digunakan saat pengolahan tahu tersebut. Metode pengambilan data dilakukan tiap produksi dalam satu hari. Variabel yang diperoleh dari pengambilan data seperti jumlah produksi tahu perhari, kebutuhan energi bahan bakar biomassa (sekam padi dan kayu bakar), kebutuhan energi manusia, kebutuhan energi listrik, kebutuhan energi bahan bakar solar, dan kebutuhann energi pada batu pemberat. Hasil penelitian menunjukan bahwa energi yang dibutuhkan di industri pengolahan tahu bapak Maryo sebesar 779,06 MJ atau 5,19 MJ/kg yang diperoleh dari sumber energi seperti energi manusia (33,47 MJ atau 0,22MJ/kg), energi bahan bakar biomassa (552,29 MJ atau 3,68 MJ/kg), dan energi bahan bakar solar (193,30 MJ atau 1,29 MJ/kg). Energi yang digunakan pada industri pengolahan tahu milik bapak Maryo ini sebesar 244,81 MJ atau 1,63 MJ/kg yang berasal dari energi yang digunakan pada industri ini seperti energi manusia (18,43 MJ atau 0,12 MJ/kg), energi bahan bakar biomassa (122,54 MJ atau 0,82 MJ/kg), dan energi bahan bakar solar (103,84 MJ atau 0,69 MJ/kg). Hasil penelitian pada industri pengolahan tahu bapak Sholeh sebesar (2205,77 MJ atau 6,30 MJ/kg) yang diperoleh dari sumber energi seperti energi manusia sebesar (33,47 MJ atau 0,10 MJ/kg), energi bahan bakar biomassa (2109,60 MJ atau 6,03 MJ/kg), dan energi listrik (62,70 MJ atau 0,18 MJ/kg). Energi yang digunakan pada industri pengolahan tahu milik bapak Sholeh sebesar (298,74 MJ atau 0,85 MJ/kg) yang berasal dari energi yang digunakan pada industri seperti energi manusia (32,22 MJ atau 0,09 MJ/kg), energi bahan bakar biomassa (214,11 MJ atau 0,61 MJ/kg), dan energi listrik (52,41 MJ atau 0,15 MJ/kg).
ANALISIS KUALITAS BIOBRIKET KARBONISASI TEMPURUNG KELAPA DAN KULIT SINGKONG DENGAN PEREKAT TEPUNG SINGKONG Ropiudin, Ropiudin -; Syska, Kavadya
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 3 No 1 (2022): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2022.3.1.6588

Abstract

Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi sumber bahan bakar fosil adalah pemanfaatan sumber energi terbarukan, terutama sumber-sumber energi terbarukan. Pengalihan sumber energi yang berasal dari bahan bakar minyak ke sumber energi terbarukan diharapkan dapat mengurangi tingkat ketergantungan kepada minyak bumi. Pemanfaatan limbah pertanian, limbah perkebunan ataupun limbah industri merupakan salah satu alternatif pengganti bahan bakar dengan mengubahnya menjadi biobriket. Tempurung kelapa dan kulit singkong merupakan limbah pertanian yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan biobriket dan ketersediaannya cukup melimpah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menganalisis kualitas biobriket karbonisasi tempurung kelapa dan kulit singkong berdasarkan pengaruh komposisi bahan dan persentase perekat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan kombinasi perlakuan sebanyak 9 variasi percobaan. Ulangan dilakukan sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Faktor perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah persentase perekat (P0 = Perekat 3%, P1 = Perekat 5%, P2= Perekat 7%) dan komposisi bahan (K0 = 80% serbuk karbonisasi tempurung kelapa dan 20% serbuk karbonisasi kulit singkong, (K1= 75% serbuk karbonisasi tempurung kelapa dan 25% serbuk karbonisasi kulit singkong, (K2 = 70% serbuk karbonisasi tempurung kelapa dan 30% serbuk karbonisasi kulit singkong). Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu kadar air, kadar abu, kadar zat mudah menguap, kadar karbon terikat, nilai kalor, kerapatan, dan kuat tekan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji F dan uji DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas biobriket karbonisasi kulit singkong dan tempurung kelapa dengan menggunakan perekat tepung singkong yaitu kadar air (6,71-7,75%), kadar abu (4,16-4,63%), kadar zat mudah menguap (2,01-2,18%), kadar karbon terikat (85,53-87,02%), nilai kalor (6709,29-8142,82kal/g), kerapatan (0,57-0,74 g/cm3), dan kuat tekan (3,36-7,66 kg/cm2).
Pemodelan Sorpsi Isotermik dan Pendugaan Umur Simpan Gula Kelapa Kristal dalam Kemasan Plastik Ropiudin, Ropiudin -
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 4 No 1 (2023): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2023.4.1.8462

Abstract

Crystalline coconut sugar is a product that is thought to have a short shelf life. The high water content of crystalline coconut sugar will trigger the occurrence of sugar clumping (clumping), this will also reduce the physical quality of the product. The isothermic sorption of water is a curve that relates the water content data to the water activity of a material at the same temperature. Knowledge of isothermic sorption of a food ingredient can help determine the type of packaging needed and predict the characteristics of suitable storage conditions and shelf life. The shelf life of crystalline coconut sugar is also greatly influenced by the type of packaging used. Improper packaging will cause a decrease in the quality of the food product. Determination of isothermic sorption of Crystal coconut sugar water using the GAB model (Guggenheim, Anderson, de Boer) using saturated salt in the range of aw 0,05-0,9 at 30 °C. Estimation of shelf life uses coconut sugar that has been dried and then packaged using HDPE (high density polyethylene), PP (polypropylene), and LDPE (low density polyethylene) packaging then stored at 30 °C for 5 weeks and observed every 7 days. The results showed that the value of the equilibrium moisture content increased with increasing the value of aw at constant temperature. The GAB model is a rather precise model in describing the ISA characteristics of crystal coconut sugar. The shelf life of Crystal coconut sugar for 5 weeks at a storage temperature of 30 °C, namely LDPE packaging 143 days, PP packaging 528 days and HDPE packaging 310 days. From the results of the calculation of shelf life using ASLT with the Arrhenius approach Crystal coconut sugar stored using PP (polypropylene) packaging has a longer shelf life than LDPE (low density polyethylene) and HDPE (High Density Polyethylene) packaging.
AUDIT ENERGI PADA PEMBUATAN GULA KELAPA KRISTAL (STUDI KASUS PADA KOPERASI SEMEDO MANISE KECAMATAN PEKUNCEN, KABUPATEN BANYUMAS) Fidelia, Tiara Aghna; Ritonga, Abdul M; Ropiudin, Ropiudin
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 4 No 2 (2023): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2023.4.2.9552

Abstract

Koperasi Semedo Manise merupakan salah satu produsen gula kelapa kristal yang saat ini belum diketahui jumlah penggunaan energinya sehingga dibutuhkan perhitungan audit energi untuk memberikan gambaran konsumsi energi dan mencari upaya penghematan energi. Pengambilan data dilakukan dengan mengikuti seluruh proses pada pembuatan gula kelapa kristal. Proses produksi gula kelapa kristal di Koperasi Semedo Manise membutuhkan energi dengan jumlah yang berbeda-beda. Penggunaan energi total dalam proses produksi gula kelapa kristal adalah sebesar 1.073,93 MJ dengan setiap proses produksi gula kelapa kristal yaitu pada proses penyadapan 2,49 MJ, penyaringan dan pemasakan 447,53 MJ, pengentalan 0,35 MJ, pengkristalan 0,18 MJ, pengayakan di petani 0,21 MJ, pengayakan di gudang 0,70 MJ, pengovenan 619,54 MJ, penyortiran 1,96 MJ, serta pengemasan 0,97 MJ. Penggunaan energi berdasarkan bentuk energinya yaitu energi manusia sebesar 15,85 MJ, energi listrik 0,38 MJ, energi biomassa 444,57 MJ, dan energi gas 613,13 MJ. Hasil perhitungan audit energi menunjukkan bahwa energi gas paling banyak dibutuhkan dalam pembuatan gula kelapa kristal. Upaya yang dapat dilakukan untuk menghemat energi tersebut yaitu rutin melakukan pengecekan secara berkala terhadap alat/mesin yang menggunakan energi gas, menyalakan alat/mesin saat akan digunakan dan mematikannya saat selesai digunakan, serta rutin membersihkan alat/mesin yang menggunakan energi gas sehingga dapat menjaga nyala api tetap konstan yang akan berpengaruh terhadap efisiensi energi.
RANCANG BANGUN SISTEM IRIGASI OTOMATIS BERBASIS SENSOR KAPASITIF KELEMBAPAN TANAH Sudarmaji, Arief; Margiwiyatno, Agus; Siswantoro, Siswantoro; Masrukhi, Masrukhi; Wijaya, Krissandi; Kuncoro, Purwoko Hari; Ropiudin, Ropiudin; Mustofa, Asna; Sulistyo, Susanto Budi; Arsil, Poppy; Ritonga, Abdul Mukhlis; Irawadi, Irawadi
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 5 No 1 (2024): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2024.5.1.11349

Abstract

Precise and measurable water availability is an important aspect for optimal plant growth. It is necessary to monitor soil moisture continuously as a basis for watering. This paper presents the design of a soil moisture measurement system and testing of a capacitive type soil moisture sensor to obtain a calibration model on various types of soil. The measurement system is based on an Arduino-Mega microcontroller consisting of a soil moisture sensor, timer module, memory card module, keypad, LCD and irrigation actuator. In this research, five capacitive soil moisture sensors were tested on three types of soil, namely sand soil, and organic soil. Sand soil comes from the coast in Adipala Village, Cilacap Regency and organic soil comes from dry land in Kedungrandu Village, Banyumas Regency. The calibration process is based on the capacitive soil moisture sensor voltage (V) and soil water content (KA) values determined using the gravimetric method. The calibration model obtained for each soil is KA = 34.23 x V2 -182.84 x V + 249.45 (sandy soil), and KA = 2389 x V2 - 9252.6 x V + 9012.9 (organic soil). Soil moisture outputs, time data, and irrigation status are stored in the memory card.
Pendugaan Umur Simpan Teh Daun Beluntas (Pluchea indica L.) dan Rosella (Hibiscus Sabdariffa) dengan Metode ASLT (Accelerated Shelf Life Test) Model Arrhenius Janah, Sofia Nur; Syska, Kavadya; Ropiudin, Ropiudin; Siswantoro, Siswantoro
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 8 (2024): Vol. 2, No. 8, 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13369347

Abstract

Tanaman beluntas dan rosella mengandung berbagai senyawa bioaktif salah satunya antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Beluntas dan rosella dengan kandungan senyawa antioksidannya dapat dimanfaatkan sebagai minuman teh. Teh adalah minuman yang sudah lama diolah menjadi minuman yang menyegarkan dan dapat dinikmati oleh semua kalangan. Teh adalah produk minuman yang mengandung berbagai senyawa bioaktif. Mutu minuman teh dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya lama penyimpanan. Untuk pendugaan umur simpan teh dapat dilakukan menggunakan metode ASLT (Accelerated Shelf Life Test) model Arrhenius. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menentukan perubahan mutu teh daun beluntas dan rosella menggunakan metode ASLT (Accelerated Shelf Life Test) model Arrhenius, 2) mendapatkan umur simpan teh daun beluntas dan rosella menggunakan metode ASLT (Accelerated Shelf-life Test) model Arrhenius. Pendugaan umur simpan menggunakan daun beluntas dan rosella yang dikemas menggunakan kemasan aluminium foil, plastik HDPE, dan plastik PP yang disimpan pada suhu 10°C, 30°C, dan 45°C selama 28 hari dan dilakukan pengamatan setiap 7 hari. Data dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Varians) dengan tingkat kepercayaan 5% jika hasil ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan, dilanjutkan dengan Uji BNJ (Beda Nyata Jujur). Hasil pengamatan didapatkan bahwa suhu penyimpanan dan jenis kemasan berpengaruh nyata terhadap nilai kadar air, Ph, dan antioksidan. Nilai umur simpan the daun beluntas dan rosella selama 28 hari menggunakan kemasan aluminium foil, pada duhu 10°C, 30°C, dan 45°C berturut-turut adalah 212 hari, 869 hari, 479 hari, kemasan HDPE 161 hari, 173 hari, 842 hari, kemasan PP 629 hari, 290 hari, dan 171 hari.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Introduksi Teknologi Pengering Berenergi Surya dan Biomassa pada UMKM Kerupuk Singkong Ropiudin, Ropiudin; Syska, Kavadya; Soolany, Christian; Budiyah, Feriani; Siswantoro, Siswantoro; Janah, Sofia Nur
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 5 (2024): Agustus
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13323367

Abstract

Desa Krangean, yang terletak di Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah, dikenal sebagai salah satu sentra produksi kerupuk singkong. Produk ini merupakan makanan ringan yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia. Namun demikian, pengeringan kerupuk singkong yang dilakukan oleh UMKM di desa ini masih mengandalkan metode tradisional yang bergantung pada cuaca, menyebabkan ketidakkonsistenan dalam kualitas produk dan penundaan produksi saat cuaca tidak mendukung. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperkenalkan teknologi pengering bertenaga surya dan biomassa sebagai solusi yang ramah lingkungan dan efisien. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan dalam pembuatan dan penggunaan teknologi pengering ini. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan teknis masyarakat dalam merakit dan mengoperasikan alat pengering, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan teknologi ramah lingkungan. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, dan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Penerapan teknologi pengering bertenaga surya dan biomassa di Desa Krangean telah meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, dan pendapatan UMKM, memberdayakan masyarakat melalui pelatihan teknis dan kesadaran lingkungan, serta didukung oleh strategi keberlanjutan seperti pembentukan kelompok kerja, kerjasama berbagai pihak, dan evaluasi program untuk dampak ekonomi jangka panjang.
Co-Authors A.H. Syaeful Anwar Abdul Mukhlis Ritonga Abdul Mukhlis Ritonga Achmad Muchsin Agung Pangestu Agung Pangestu Agus Margiwiyatno Agus Margiwiyatno Ahmad Luqman Hakim, Ahmad Luqman Al Hakim, Rosyid R Al-Hakim, Rosyid Ridlo Alfiana, Yulia Eva Aminuddin, Jamrud Andesta Celya Harlina Andri Susanto Anjar Safitri Arief Sudarmaji Arief Sudarmaji Arief Sudarmaji Arief Sudarmaji, Arief Arief, Yanuar Z. Ariep Jaenul Arifah, Ika Nur Asep Budiman Asna Mustofa Aulia, Risfa Ayuningtyas, Syella Aditya Azzizzah, Frida Amriyati Billy Arifa Tengger Budi Dharmawan Budi I. Setiawan Carollina, Tania Dhimas Oki Permata Aji Dian Novitasari Dian Novitasari Dian Windy Dwiasi Dian Windy Dwiasi Eni Sumarni Eni Sumarni Estiningrum, Diyah Palupi Faridah Satya Lestari Fenny Aprilliani Fenny Aprilliani Feriani Budiyah Fidelia, Tiara Aghna Hakim, Ahmad Halimah Setia Budi Lestari Hamidi, Ahmad Luthfi Hanis Adila Lestari Hardanto . Hari Prasetijo Hexa Apriliana Hidayah Hexa Hidayah Hidayati, Rima Hikmah Yuliasari Ichsani Islam Insani, Choerul Irawadi, Irawadi Islami, Ichsani Nurul Istiqomah, Kholifatun Janah, Sofia Nur Kavadya Syska Khirnika, Asvi Krissandi Wijaya Krissandi Wijaya Krissandi Wijaya Kuncoro, Purwoko Hari Kurniawan, Anri Lasimin Lestari, Hanis Adila Maskuri, Khasan Masrukhi Masrukhi Muhammad Ridwan Muhammad Ridwan Muhammad Rifqi Mujihal Edo Romadhon Najib, Akmal Auladi Nita Saniah Nuroniah Nurhayati, Asti Dewi Permatasari, Ratna M. Poppy Arsil Pranoto, Restu Aji Saripwijaya Priswanto Priswanto, Priswanto Priswanto, Priswanto Purwoko Hari Kuncoro Purwoko Hari Kuncoro Purwoko Hari Kuncoro Purwoko Hari Kuncoro Qodriyah, Laelatul Radite P.A. Setiawan Reza Kusuma Nurrohman Ridlo, Abdullah Ritonga, Abdul M Ritonga, Abdul Mukhlis Rizqon Halal Syah Aji, Rizqon Halal Riztina Dwi Setyasih Romadhon, Mujihal Edo Rony, Zahara Tussoleha Rostaman Rosyid Ridlo Al-Hakim Rudiyanti, Etik Saputra, Sentana W. Sidiq, Miftakhul Hafidz Siswantoro Siswantoro Siswantoro Siswantoro Soolany, Christian Subekti, Ilyas Sudrajat, Amel Okky Sukesi, Rina Susanto Budi Sulistyo Susanto Budi Sulistyo Susanto Budi Sulistyo Susanto Budi Sulistyo Toibah, Toibah Verry Verry Wahab, Luthfi Wahdah, Fatimah Wati, Aulia Septia Wulandari, Elsa Yanti, Andina Lies Yanuar Arief Yuwono, Triat Adi Zahroh, Inarotul