Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di Desa Pace, Kabupaten Jember, berbasis inovasi pertanian dalam upaya peningkatan nilai tambah produk pisang Halimatus Sa'diyah; Vega Kartika Sari; Riza Yuli Rusdiana; Sri Hartatik; Kacung Hariyono; Rani Aprillia Rahmawati; Suci Wulaningtyas Prasetyo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38095

Abstract

Abstrak Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi  di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, menjadikan budidaya kopi sebagai kegiatan pertanian utama mereka, dengan budidaya pisang sebagai sumber pendapatan tambahan. Namun, kelompok ini menghadapi keterbatasan yang signifikan, seperti kurangnya akses terhadap bibit pisang berkualitas tinggi dan kurangnya inovasi dalam pengembangan produk berbasis pisang, yang mengurangi daya saing pasar mereka. Inisiatif keterlibatan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi kelompok tersebut melalui program pelatihan terstruktur yang berfokus pada teknik pengolahan pisang yang inovatif. Kegiatan tersebut meliputi presentasi edukatif dan praktik langsung, khususnya mengajarkan pembuatan “pisang coklat lumer” — keripik pisang yang dilapisi cokelat leleh. Pelatihan ini menggunakan varietas pisang lokal yaitu Kepok dan Sebulen, dipilih karena mudah diperoleh dan tekstur keripik yang renyah. Sebanyak 23 peserta mengikuti program ini. Hasil  evalusi menggunakan kuesioner menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam pembuatan dan pemasaran produk, termasuk wawasan tentang pendekatan pemasaran digital. Program ini berhasil memberdayakan anggota KWT Srikandi untuk menciptakan produk pisang bernilai lebih tinggi, berkontribusi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan dan kewirausahaan di tingkat lokal. Kata kunci: inovasi produk; pisang; pemberdayaan; nilai tambah; wirausaha Abstract The Srikandi Women Farmers Group (KWT) in Pace Village, Silo District, Jember Regency, engages in coffee cultivation as their main agricultural activity, with banana farming serving as a supplementary income source. However, the group encounters significant limitations, such as insufficient access to high-quality banana seedlings and a lack of innovation in banana-based product development, which reduces their market competitiveness. This community engagement initiative aimed to enhance the group’s economic capacity through a structured training program focused on innovative banana processing techniques. The activities included educational presentations and workshops, specifically teaching the preparation of “pisang coklat lumer” — banana chips coated with melted chocolate. The training utilized local banana varieties, including Kepok and Sebulen, chosen because they are easy to obtain and have a crispy chip texture. A total of 23 participants took part in the program. The outcome showed increased participant competence in both product-making and marketing, including insights into digital marketing approaches. This program successfully empowered members of KWT Srikandi to create higher-value banana products, contributing to sustainable economic development and entrepreneurship at the local level. Keywords: product innovation; banana; empowerment; value addition; entrepreneurship
Pelatihan Digital Marketing dan Pertanian Usaha Berbasis Platform Digital Guna Meningkatkan Jangkauan Pemasaran Produk UMKM di Desa Yosowilangun Lor, Lumajang Basuki Basuki; Retno Purnama Sari; Vega Kartika Sari; Muhammad Rizal Romadhon
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15748

Abstract

Based on the identification of problems that occur in UMKM in Yosowilangun Lor Village, there are obstacles to marketing that are still traditional. This activity aims to help MSME problems in product marketing so that MSMEs are more advanced and product sales can increase through digital marketing. The stages of the activity are carried out with socialization, training, and mentoring of MSMEs. The material presented includes the correct procedures for product photos and videos, the use of social media and copywriting, the application of business accounting, and tagging Google maps locations. MSME actors enthusiastically participate in MSME outreach, training and mentoring activities. So that this shows that MSME actors provide a positive attitude and have high interest and curiosity in participating in the activities that have been carried out
Keragaan Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Tajuk Hasil Induksi Poliploid dengan Kolkisin Ika Nur'aini; Vega Kartika Sari
Agroteknika Vol 9 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v9i1.587

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L). banyak dibutuhkan untuk penyedap masakan. Teknik mutasi menggunakan kolkisin untuk menginduksi poliploidisasi dan menimbulkan perubahan fenotipe tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi kadar kolkisin dan durasi perendaman terhadap keragaan tanaman bawang merah Varietas Tajuk. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga Juli 2025 di Laboratorium Biometrika dan Pemuliaan Tanaman. Pelaksanaan penanaman dilakukan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Jember. Variabel pengamatan yang digunakan terdiri dari daya berkecambah benih, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah siung bawang merah, berat basah tanaman, dan diameter umbi. Perlakuan kombinasi kadar kolkisin dan durasi perendaman terdiri atas perlakuan Kontrol (K0), 200 ppm + 5 jam (K1), 200ppm + 10 jam (K2), 300 ppm + 5 jam (K3), 300ppm + 10 jam (K4). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel berat basah tanaman, serta diameter umbi terbesar dihasilkan pada penggunaan kadar kolkisin 200 ppm serta durasi perendaman 10 jam (K2), sedangkan tinggi tanaman dan jumlah umbi bawang merah tertinggi dihasilkan dari penggunaan kadar kolkisin 200 ppm serta durasi perendaman 5 jam (K1). Kadar 200 ppm dengan durasi perendaman 5 jam dan 10 jam menunjukkan kombinasi perlakuan optimum yang dapat berpengaruh pada keragaan tanaman bawang merah di setiap variabel pengamatan.
Co-Authors Achmad Haikal Baswedan Adib , Affan Rizwanda Aditya Wahyu Pratama Ahmad Ilham Tanzil Aji, Galih Setiyo Al Fiqriansyah, Lilo Amalia, Dita Ambarwati, Septiani Tri Andini Ike B. Pramudita Andreano, Rio Tito Anggriawan, Rendy Ardelia Argiyanti Basuki Basuki , Basuki Basuki BASUKI BASUKI Basuki, Basuki Bimo Arvi Aji Isnanto Bisyri , Ahmad Janukhi Budiman, Subhan Arif Chalen Vito Nanda Choiriyah, Nikmatul Christy, Rullita Tio Damanhuri Damanhuri Deana Nathania Damayanti Destiawan, Hisyam Ashar Destiawan, Hisyam Azhar Devani Avrillia Susanto Dewi Shinta Kumalasari Dok Sakinah Dwi Amalianingtias Dwi Nurahmanto Dwi Nurahmanto Dyah Ayu Fitriani Dyah Ayu Kessumowati Elfrida Ratnawati Eliyatiningsih, Eliyatiningsih Eva Rosdiana Farisi, Oria Alit Fatah, Muhammad Rizal Fatya, Adrin Putri Furqon, Muhammad Ariful Gita Permata Sari Grandys Prameswari Halimatus Sa'diyah Hasan Fikri, Hasan Hermiyanto, Bambang Himmatul Khasanah Hisyam Ashar Destiawan Hutauruk, Laura Ro Vega Br. Ika Bella Aprillia Pasaribu Ika Nur'aini Indrajid, Sukma Maulana Indri Fariroh Isnanto, Bimo Arvi Aji Jannah, Shelsa Novita Na'immatul Juliansyach, Naufal Kacung Hariyono Kaisardi, Rekzy Pradwipta Karomah, Amanda Roudatul Kesumowati, Dyah Ayu Khairur Rahman Ilyas Khofi, Achmad Chaqiqotul Khomariah, Feby Dea Nur Khozin, Mohammad Nur Listya Purnamasari Luluk Noviana M. Zayin Sukri Maharani, Sherly Apta Mandala, Marga Marga Mandala Maulana, Muhammad Irfan Mochamad Alfandi Risfansyah Mochammad Fahrur Rozi Mohammad Rayhan Maulana Muhammad Ferdiansyah Muhammad Ridwan Hadiyanto Muhammad Rizal Romadhon Nabilah Dwi ‘Ulayya Ambaroh Naura, Lintang Arsa Nazmi Kamilla Putri Neta Aurina Widyadhani Nikmatul Choiriyah Nur Fatimah Nurul Dwi Novikarumsari, Nurul Dwi Oria Alit Farisi Oria Alit Farisi Pertami, Rindha Rentina Darah Pitaloka, Amelia Ayu Prasetya, Eka Bagus Budi Prastiyo, Hendrik Eka Rahayu, Yeni Dwi Rani Aprillia Rahmawati Ratih Apri Utami Ratih Apri Utami Refa Firgiyanto Refa Firgiyanto Restanto, Didik Pudji Retno Purnama Sari Rindha Rentina Darah Pertami Ristiyana, Suci Rohman, Fahmi Arief Rudi Hari Murti Rusdiana, Riza Yuli Sa'diyah, Halimatus Sabila, Revina Putri Sabilillah, Vanya Yuni Artafirdaus Safitri, Erna Indah Dwi Safitri, Urmita Dwi Saputra, Yongky Purna Sari, Ani Dwita Sa’diyah, Halimatus Septian Yoga Pratama Setiawati, Tri Candra Setyo Andi Nugroho Shafira, Alivia Nur Siswadi, Edi Siti Aisyah Siti Ma'rufah Sri Hartatik Sri Rahayu Steven, Syahrul Suci Ristiyana Suci Wulaningtyas Prasetyo Sukri, M. Zayin Sukron Romadhona Suryono, M. Iqbal Krisna Hadi Susanto, Devani Avrillia Tri Rini Kusparwanti Tri Rini Kusparwanti, Tri Rini Umroh, Windatul Urmita Dwi Safitri Valentina Tasya Angelina Widianingrum, Desy Cahya Widya Kristiyanti Putri Windari, Riski Ayu Yulianto, Roni