Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pidato Pemanfaatan Kemajuan Teknologi Untuk Pembangunan Berkelanjutan Abdul Syukur; Arina Rahma Tika; Erlita Praha Ardila Putri; Sigit Wibowo
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i4.582

Abstract

Penelitian ini menganalisis teknik penerjemahan pidato kepresidenan untuk menyampaikan pesan etis dan ide pembangunan berkelanjutan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini menggali teknik penerjemahan seperti modulasi, kesetaraan budaya, dan adaptasi gaya bahasa, serta dampaknya pada pemahaman audiens.Hasil penelitian menunjukkan penggunaan teknik modulasi pada frasa "harnessing technological progress," diterjemahkan menjadi "memanfaatkan kemajuan teknologi," yang lebih relevan dengan konteks Indonesia. Teknik kesetaraan budaya diterapkan pada istilah "inclusive future," diadaptasi menjadi "masa depan yang inklusif dan adil," mengacu pada nilai keadilan dalam budaya lokal. Adaptasi gaya bahasa juga tampak pada frasa "emerging technologies," yang diterjemahkan langsung menjadi "teknologi baru yang berkembang."Teknik modulasi dan kesetaraan budaya dominan dalam analisis ini, menunjukkan efektivitasnya dalam menyampaikan nilai penting pidato. Penggunaan teknik penerjemahan yang tepat memfasilitasi interpretasi yang lebih jelas dan bermakna, menciptakan koneksi antara pidato presiden dan audiens lokal.
I am a Muslim Song: Method of Improving Speaking Skills for Early Childhood Erlangga, Rifqi Aulia; Abdul Syukur
Social Science Studies Vol. 4 No. 6 (2024): Issue: November
Publisher : Profesional Muda Cendekia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research Aims: This study aims to analyze the effectiveness of learning Islamic education and English using the song I am a Muslim as a medium for early childhood (ages 4-12) through an experimental study. Design/methodology/approach: This research employs an experimental method involving 32 children from various regions in Indonesia. The song was played three times a day for one month, and the children's progress was observed through video recordings and interviews with close family members. The data were analyzed using a qualitative descriptive approach. Research Findings: The research findings indicate that 18 children experienced significant improvements in English proficiency and understanding of religious values, while the other 14 showed varying levels of progress. Factors such as age, learning methods, and family support influenced the success rate of the learning process. Theoretical Contribution/Originality: This study provides theoretical contributions to language and religious education by emphasizing the role of songs as an effective learning medium. It also highlights the importance of experiential learning approaches in enhancing language skills and understanding of religious values.
Pendampingan Masyarakat Dalam Aplikasi Bokashi Pada Budidaya Tanaman Kangkung Darat Raksun, Ahmad; Lalu Zulkifli; Abdul Syukur; Lalu Japa; Mahrus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12710

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sudah dilaksanakan di Dusun Ketangga Timur Desa Ketangga Jeraeng Kabupaten Lombok Timur. Mitra kegiatan adalah masyarakat tani Dusun Ketangga Timur yang memiliki ternak itik, kambing dan atau sapi. Tujuan pelaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu mitra menemukan alternatif solusi terhadap masalah banyaknya kotoran ternak disekitar lingkungan tempat tinggal masyarakat, mengedukasi mitra tetang aplikasi pupuk bokashi pada lahan pertanian untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman, dan membantu mitra menurunkan biaya pemupukan tanaman melalui aplikasi pupuk organik bokashi sehingga penggunaan pupuk kimia dapat dikurangi. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan pendampingan. Aplikasi bokashi dilakukan pada tanaman kangkong darat pada lahan dengan luas 100 m2. Setelah kegiatan ini dilaksanakan, mitra mampu mengolah kotoran ternak menjadi bokashi dan memanfaaatkannya untuk meningkatkan pertumbuhan kangkong darat. Selama pelaksanaaan kegiatan, masyarakat yang menjadi mitra terlibat secara aktif
Association of Mollusks with Mangroves to Support Ecotourism Development on the South Coast of Lombok Island Samtika , Nuning; Muh Arafatir Al Jarwi; Abdul Syukur
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1.7142

Abstract

Mangroves are a type of plant that has adapted to environments that have salinity, such as in estuary areas. Mangroves that grow and develop contribute to sustainable fauna diversity, such as molluscs. Therefore, the aim of this research is to assess the diversity of molluscs associated with mangroves as a natural tourist attraction on the southern coast of East Lombok (Bale Mangrove). The methods used are belt transect and hand sorting and the data analysis used is species diversity (Shannon-Wiener), species uniformity (uniformity index), species dominance (dominance index). The research results have found 16 species consisting of three bivalves and 22 species consisting of eight Gastropods. Furthermore, there are four species of mangroves found in Bale Mangrove ecotourism, namely: Rhizopora Apiculata, Rhizhopora Mucronata, Sonneratia Alba, and Avecinea Marina. Furthermore, the index values ​​for species diversity, species uniformity and species dominance show that Bivalves have a species diversity of 1.306, while Gastropods have a species diversity of 1.016. The species uniformity of Bivalves is 0.729, while the Gastropods have species uniformity of 0.631. The dominance index for Bivalves is 0.393 and Gastropods is 0.501. Therefore, the conclusion is that the potential of mangroves with their associated biota can become a natural tourist attraction.
Penggunaan Pupuk Bokashi Dalam Budidaya Tanaman Terung di Desa Ketangga Jeraeng Kabupaten Lombok Timur Raksun, Ahmad; Lalu Zulkifli; Abdul Syukur; Lalu Japa; Mahrus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13114

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat tetang pemanfaatan bokashi kotoran ternak dalam budidaya tanaman terung sudah dilaksanakan mulai Bulan Mei Sampai dengan Agustus 2025. Mitra pengabdian kepada masyarakat adalah 12 orang petani yang berdomisili di Dusun Ketangga Timur Desa Ketangga Jeraeng Kabupaten Lombok Timur.. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menemukan kemungkinan pemecahan masalah banyaknya sampah organik berupa kotoran ternak di Dusun Ketangga Timur. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat tentang penggunaan pupuk bokashi pada budidaya tanaman terung. Percobaan penggunaan bokashi pada budidaya tanaman terung sudah dilakukan pada lahan pertanian dengan luas 125 m2. Melalui pelaksanaan kegiatan ini, mitra mampu memanfaatkan kotoran ternak sebagai bahan baku pembuatan bokashi dan dapat melakukan pemupukan tanaman menggunakan pupuk bokashi. Masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini sudah mengikuti semua tahapan kegiatan dengan baik. Masyarakat memiliki komitmen untuk mengolah kotoran ternak menjadi bokashi agar lingkungan sekitar tempat tinggal mereka menjadi bersih.
Gelombang Kedua Gerakan Feminisme di Indonesia (1982-1998) Astri Aristiani; Abdul Syukur; Umasih
PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol. 3 No. 1 (2021): PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/periode.031.5

Abstract

The New Order government created its own gender politics. They adopted the concept of "Motherism" and viewed women as mothers and wives. The life of the independent feminism movement in the period 1982-1998 had to experience cat-and-cat with the New Order government, so it is not uncommon for some of these organizations to be illegal. In the midst of repressive government attitudes, the independent feminism movement is challenged. But it was able to go through with a mature strategy, so that many of them were able to survive until the New Order was dethroned, even able to cooperate with the international feminism movement. Then at the time of the May 1998 riots, independent feminism movements either at the center orpu areas synergized with each other to voice freedom. This study aims to examine the dynamics of life of the second wave of feminism movement in Indonesia in 1982-1998. This study uses historical methods whose data is obtained from interviews, literature studies and presented descriptively-narratively. Pemerintah Orde Baru menciptakan politik gender tersendiri. Mereka mengadopsi konsep “Ibuisme” dan memandang perempuan sebagai ibu dan istri. Kehidupan gerakan feminisme independen pada periode 1982-1998 harus mengalami kucing-kucingan dengan pemerintah Orde Baru, sehingga tidak jarang dari beberapa organisasi ini bersifat ilegal. Di tengah sikap pemerintah yang represif, gerakan feminisme independen banyak mendapat tantangan. Namun hal tersebut mampu dilalui dengan strategi yang matang, sehingga banyak dari mereka yang mampu bertahan hingga Orde Baru lengser, bahkan bisa menjalin kerjasama dengan gerakan feminisme internasional. Kemudian pada saat kerusuhan Mei 1998, gerakan feminisme independen baik yang berada di pusat ataupu daerah saling bersinergi untuk menyuarakan kebebasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai dinamika kehidupan gelombang kedua gerakan feminisme di Indonesia pada tahun 1982-1998. Penelitian ini menggunakan metode historis yang datanya didapat dari hasil wawancara, kajian kepustakaan dan disajikan secara deskriptif-naratif.
KAJIAN AGRIBISNIS RUMPUT LAUT (Eucheuma spinosum) DI KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH Abdul Syukur; Ine Fausayana; Abdul Gafaruddin
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i3.1149

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh wilayah Kecamatan Mawasangka yang berada di daerah pesisir dan merupakan Kawasan potensial aktifitas budidaya laut salah satunya adalah budidaya rumput laut. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran sistem agribisnis rumput laut di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan analisis pendapatan. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin dan proportional random sampling. Jumlah responden petani rumput laut sebanyak 44 petani dan 3 pedagang antara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran sistem agribisnis rumput laut yang diterapkan oleh petani rumput di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah terdiri dari subsistem hilir dalam hal ini penyediaan sarana produksi, subsistem usahatani, subsistem hulu yakni pengolahan dan penyimpanan, subsistem pemasaran dan subsistem penunjang. Dalam subsistem input, petani pengadaan sarana produksi yakni bibit dan peralatan berasal dari dua sumber yakni berasal dari petani sendiri dan berasal dari pemerintah. Pada subsistem budidaya petani melakukan budidaya rumput laut dengan beberapa tahapan yakni pemilihan lokasi, penyediaan bibit, persiapan konstruksi/wadah budidaya, tempat penyimpanan hasil panen/penjemuran, pemeliharaan hingga pemanenan. Produksi rata-rata petani rumput laut sebesar 629,55 kg dengan penerimaan rata-rata Rp.8.400.586,00 dan pendapatan sebesar Rp6.002.678,96. Pada subsistem agroindustri petani mengolah hasil panennya dari rumput laut basah ke rumput laut kering dengan waktu penjemuran ± 3 hari. Subsistem pemasaran terjadi saluran distribusi tak langsung (Indirect Channel of Distribution), dengan margin rata-rata Rp500,00,-. Sedangkan pada subsistem penunjang, pemerintah membantu petani rumput laut dalam menjalankan usahataninya melalui bantuan sarana produksi. Terdapat beberapa kendala dan permasalahan pada beberapa subsektor yakni penyaluran sarana produksi yang tidak merata oleh pemerintah setempat, keterbatasan petani dalam mengadakan sarana produksi yang disebabkan oleh keterbatasan modal, adanya hama dan kotoran yang mengganggu pertumbuhan rumput laut, faktor iklim yang mengganggu proses penjemuran serta harga yang tidak menentu yang didapatkan oleh para petani.
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS APLIKASI DIGITAL DI KELURAHAN GISIKDRONO SEMARANG BARAT Saraswati, Galuh; Gustina Alfa Trisnapradika; Abdul Syukur; Ahmad Zainul Fanani; Lakui Johary
Jurnal Pengabdian Informatika Vol. 2 No. 2 (2024): JUPITA Volume 2 Nomor 2, Februari 2024
Publisher : Jurusan Informatika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Gisikdrono memiliki 1 bank sampah bernama “KARYA IBU” yang berada di RW 10 yang memiliki pengurus berjumlah 12 orang dan memiliki nasabah sebanyak 97 orang. Bank sampah tersebut merasa kesulitan dalam melakukan pendataan sampah dikarenakan semakin banyaknya jumlah nasabah dan pencatatan masih dilakukan secara manual. Terkadang pengelola dibidang adiministrasi harus mencari data dalam buku batik satu -persatu agar mendapatkan nama nasabah yang dicari selain itu pengelola kesulitan saat mencari record pengambilan tabungan sampah. Untuk menghadapi masalah terbut penulis memperkenalkan aplikasi SIKECIK yang digunakan untuk mengelola data bank sampah meliputi pemilihan sampah, penyetoran sampah, penimbangan sampah serta pencatatan dan hasil sampah yang dapat diakses melalui aplikasi, sehingga para pengelola dapat melakukan manajemen pendataan pengelolaan sampah secara mudah dan nasabah sampah/warga dapat melihat data tabungan sampah secara cepat tanpa harus datang ke bank sampah. Metode yang digunakan adalah ABCD (Asset Based For Community Development) terdiri dari Wawancara Apresiatif, pemetaan potensi masyarakat, Tautan dan Mobilisasi Aset, penyusunan Rencana Aksi dan prioritas kegiatan, Monitoring dan evaluasi. Hasilnya menunjukan bahwa Masyarakat Kelurahan Gisikdrono memahami pentingnya pemanfaatan teknologi untuk pengelolan sampah di wilayahnya. Sebagai kesimpulan, kegiatan ini berhasil memperkenalkan SIKECIK untuk meningkatkan kesadaran akan bijak mengelola sampah
Qur’anic Ethical Framework for the Use of Artificial Intelligence in Interpersonal Communication: Challenges, Bibliometric Trends, and Strategic Solutions Muhamad Bisri Mustofa; Siti Wuryan; Fegi Sentiana; Norrodzoh Binti Hj Siren; Abdul Syukur
AL-DZIKRA: JURNAL STUDI ILMU AL-QUR'AN DAN AL-HADITS Vol 19 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-dzikra.v19i2.28524

Abstract

Abstract The rapid expansion of Artificial Intelligence (AI) in interpersonal communication has generated complex ethical challenges that remain insufficiently explored from a Qur’anic ethical standpoint. Although existing studies discuss AI ethics broadly, research rarely integrates bibliometric evidence with Islamic moral principles to construct an operational ethical framework. Addressing this gap, this study investigates ethical concerns surrounding AI-mediated communication through a Qur’anic perspective while mapping global research trends to highlight the thematic landscape. Using bibliometric analysis of 220 Scopus-indexed articles, the study identifies major clusters such as Interpersonal Communication, AI Ethics, and Communication Technologies, with the Qur’anic Perspective emerging as an underrepresented yet crucial conceptual bridge. The analysis reveals key ethical issues privacy risks, algorithmic bias, opacity, and the erosion of human trust. As its primary novelty, the study proposes a Qur’anic-based strategic framework that operationalizes the values of justice (‘adl), truthfulness (ṣidq), trustworthiness (amānah), and human dignity (‘izzah) into practical guidelines for AI design and use. This integration offers a normative foundation that can strengthen ethical AI governance within interpersonal contexts. The findings emphasize that responsible AI deployment requires both technological safeguards and value-driven principles to preserve ethical integrity and support humane communication practices. Keywords: Ethical Consideration; AI; Interpersonal Communication; Qur’an.
Community empowerment in prevention and management adressing stunting in Pong Murung and Compang Dalo Villages Manggarai Regency Nirwaning Makleat; Abdul Syukur; Frans K. Selly; Yosephina K. Sogen; Stofani S. Lima
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.65515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memotret upaya pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan stunting di Desa Pong Murung dan Desa Compang Dalo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik Focus Group Discussion (FGD). Subjek penelitian meliputi ibu hamil, kader posyandu, perangkat desa, dan masyarakat setempat di kedua desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat telah mengenali kondisi anak bertubuh pendek, namun masih memandangnya sebagai hal yang wajar dan lebih sering dikaitkan dengan faktor genetika dibandingkan masalah gizi kronis. Pemerintah desa bersama kader posyandu telah berupaya melakukan pencegahan dan penanganan melalui pemberian makanan tambahan bergizi, bantuan dana, serta pelayanan kesehatan dasar. Hasil penelitian menunjukkan adanya fenomena menarik dimana masyarakat justru merasa “senang” saat anaknya dikateogirkan sebagai anak stunting karena akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Temuan ini menjadi masukan yang berarti bagi upaya pemberdayaan masyarakat sehingga nantinya mampu mengoptimalisasikan program sosialisasi bagi masyarakat.
Co-Authors A Zainul Fanani Aan Setiawan Abda Abda Adam Restu Ade Yusupa Adityo Putro Wicaksono Agil Al Idrus Agung Prabowo Ahmad Raksun Ahmad Raksun, Ahmad Ahmad Zainul Fanani Akhmad Khanif Zyen Alawiyah, Desi Altanova Reza Anak Agung Gede Sugianthara Annisa Zikri Robbia Arina Rahma Tika Arinal Hidayati Aris Tri Jaka Harjanta, Aris Tri Astri Aristiani Ayu Safitri Melita Ayudya Lestari Baiq Fitri Rahmayanti Baiq Indriana Sukawati Baiq Serena Diva sabatani Baiq Serena Diva Sabatini Baiq Tuluk Parawansa Rahayu Bambang Hendro Sunarminto Candra Putra Pamungkas Catur Supriyanto Daeng Mas'ud Ibrahim Desy Ika Puspitasari Didan Arya Ramadhan Didik Santoso DIDIK SANTOSO Diwahana Mutiara Candrasari Hermanto DjaÂ’far Shiddieq Dwi Alya R.R Kurnia Erlita Praha Ardila Putri Erna Martia Anggraini Fajriyanto Fajriyanto Fegi Sentiana Ferniawan, Ferniawan Fery Riyanto Firman Santoso Fisha Shalsabila Frans K. Selly Gafaruddin, Abdul Gemma Maya Gustin Ghinayatul Amjad Gustina Alfa Trisnapradika Hadiyatun Najjichah Hafizul Khatomy Hamidatul Aeni Hendro Subagyo Humaira Agustini I Wayan Merta Ine Fausayana Inggrid Tania Rinaryanto Jamaluddin JAMALUDIN Jami’atul Aulia Junia Efriana Karnan Karnan Khairuddin - Khairudin Khairudin Laela Innaza Laela Salsa A Lakui Johary Lalu Japa Lalu Muh. Sofyan Hadinata Lalu Raftha Patech Lalu Zulkifli Lalu Zulkifli Lina Kurniatun M. Fahmi Khairul Umam M. Tufaila M. Yamin Mahrus Mahrus Mahrus Makleat, Nirwaning Mariana Ikun RD Pareira Mario Rere Garcia Djaro Masita Mattalatta Mattalatta Miftahul Khairat Mila Mentari Moch Arief Soeleman Mohamad Ilyas Abas Mohammad Liwa Ilhamdi Muh Arafatir Al Jarwi Muhamad Bisri Mustofa Muhammad Danial Ali Yafi Muhammad Khalid Rozani Muhammad Yamin Nanang Riadi Nina Nurraudatul Jannah Nisrina Nisrina Noffiyanti Norrodzoh Binti Hj Siren Nugrohotomo Nugrohotomo Nuraeni S Nurhudayati Nurjani Nurlaili Agustin Nurul Hatika Oktaviana Wirnis Agrian Fani Prapto Yudono Raudatul Jannah Rian Aprianto Ricardus Anggi Pramunendar Rifqi Aulia Erlangga Rika Damayanti Rizky Jasahuldia Sajili, Lalu Alvin Maulana Salsa Dela Asmarini Samtika , Nuning Saraswati, Galuh Sarwan Ardani Setia Budi Shonhaji Shonhaji Sigit Wibowo Siti Wuryan Sitti Munifah Soemitro Padmowijoto Sofyan Hidayat Sri Tejowulan Stofani S. Lima suhendi suhendi Sulakhudin Sulakhudin Suprapedi Suprapedi Suwardji Syachruddin Tania Fadillah Tiara Karantina Tita Syahru Ramdhani Umasih Umasih Umasih Wahyu Saputra X Zardht Alex Hidayat Yadi Sumyadi Yeni Susanti Yohannes Panca Mukti Yosephina K. Sogen Yudira Adhani Yuli Murdianingsih Yuni Kurniasi Zaenal Bachruddin Zelisa Nudia Fitri Zoul Fakar Zulhalifah Zulhalifah